• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

15 Mahasiswa KKN AB XIII UAD Bantu Pemulihan Pascagempa di Manggarai Barat

24/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

 

Mahasiswa KKN AB XIII UAD Bantu Pemulihan Pascagempa di Manggarai Barat (Foto. KKN AB XIII)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerjunkan 15 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Anak Bangsa (KKN AB) Periode XIII ke Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Pengabdian berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Agustus hingga 13 September 2026, dengan fokus yang disesuaikan pada misi kemanusiaan pascagempa.

KKN Anak Bangsa merupakan program pengabdian UAD di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang melibatkan mahasiswa dari organisasi otonom Muhammadiyah, yakni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Hizbul Wathan (HW), dan Tapak Suci (TS). Program yang pertama kali dilaksanakan pada 2016 tersebut kini memasuki periode ke-13.

Penerjunan mahasiswa berlangsung melalui upacara adat Manggarai di Kantor Desa Cunca Wulang, Minggu 16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Pemerintah Desa Cunca Wulang, tokoh adat, tokoh masyarakat, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mbeliling, serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Manggarai Barat.

Kepala Desa Cunca Wulang, Pius Suparjo Sadu, menyambut kehadiran mahasiswa dan berharap mereka dapat berkolaborasi dengan pemerintah desa serta masyarakat. Ia juga meminta agar misi kemanusiaan menjadi bagian dari program tematik KKN karena mahasiswa hadir tidak lama setelah gempa melanda wilayah Nusa Tenggara Timur.

“Dikarenakan mahasiswa hadir ketika gempa baru saja terjadi, kami berharap dapat ditambahkan misi kemanusiaan sebagai program tematik KKN,” ujar Pius.

Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026 mendorong mahasiswa bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) melakukan penyesuaian terhadap program kerja yang telah dirancang sebelumnya. DPL KKN AB XIII UAD, Yahya Hanafi, mengatakan penyesuaian dilakukan agar program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan masyarakat pascabencana.

“Program-program KKN mahasiswa akan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi pascabencana. Mahasiswa KKN AB XIII diharapkan tidak hanya menjalankan program akademik, tetapi juga menjadi bagian dari relawan Muhammadiyah yang berada di bawah koordinasi MDMC,” jelas Yahya.

Sejumlah program tanggap bencana disiapkan, meliputi asesmen dampak gempa, pendataan kebutuhan dasar warga, pendampingan psikososial, serta edukasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di lembaga pendidikan Desa Cunca Wulang. Pendekatan psikososial menjadi salah satu perhatian utama untuk membantu masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, menghadapi dampak emosional pascabencana.

Program KKN juga diarahkan pada peningkatan kapasitas masyarakat dan pendidikan kebencanaan agar manfaat pengabdian dapat berkelanjutan. Pemerintah desa, tokoh adat, Muhammadiyah, dan masyarakat turut berkomitmen mendampingi mahasiswa dengan memperhatikan aspek keselamatan selama kegiatan berlangsung.

Melalui pendekatan psikososial, edukasi kebencanaan, dan pemberdayaan masyarakat, KKN AB XIII UAD membawa semangat “ilmu amaliah, amal ilmiah”. Kehadiran 15 mahasiswa diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Cunca Wulang dalam proses pemulihan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana dan mengembangkan potensi desa secara berkelanjutan. (dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-AB-XIII-UAD-Bantu-Pemulihan-Pascagempa-di-Manggarai-Barat-Foto.-KKN-AB-XIII.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-24 08:57:382026-09-08 13:02:3815 Mahasiswa KKN AB XIII UAD Bantu Pemulihan Pascagempa di Manggarai Barat

Respons Cepat Pasca-Gempa, Mahasiswa KKN UAD Bantu Warga Cunca Wulang

24/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Anak Bangsa Periode XIII Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Asesmen Warga Terdampak Gempa (Foto. Ika)

Gempa yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong mahasiswa KKN Anak Bangsa (KKN AB) Periode XIII Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk menyesuaikan program pengabdian dengan kondisi warga. Sejak 18 Agustus 2026, mahasiswa bersama Pemerintah Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, melakukan asesmen ke rumah-rumah warga terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi masyarakat sekaligus memetakan kebutuhan pascabencana.

Selain mendata kondisi rumah warga, tim juga menyisir sejumlah fasilitas umum, termasuk masjid dan gereja yang terdampak. Data yang diperoleh kemudian dikoordinasikan dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Manggarai Barat untuk membantu proses pendataan dan penyaluran bantuan secara lebih tepat.

Kondisi lapangan yang terus berubah membuat mahasiswa harus menyesuaikan program kerja yang sebelumnya telah disusun. Ketua Koordinator KKN AB XIII UAD, M. Farel Naufalino, mengatakan bahwa perubahan tersebut dilakukan karena kebutuhan masyarakat saat ini lebih mendesak. “Setelah melihat langsung situasi di lapangan, masyarakat saat ini jauh lebih membutuhkan program pendampingan psikososial serta mitigasi bencana guna mengurangi dampak trauma,” ujar Farel.

Meski fokus KKN sementara diarahkan pada respons kebencanaan, program kerja lainnya tetap akan dijalankan dengan menyesuaikan kondisi masyarakat. Farel menjelaskan bahwa program individu maupun program tematik nonkebencanaan tidak ditinggalkan, tetapi pola pelaksanaannya dibuat lebih fleksibel mengikuti perkembangan pemulihan desa.

Gerak cepat mahasiswa juga mendapat apresiasi dari Kepala Desa Cunca Wulang, Pius Suparjo Sadu. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa membantu pemerintah desa memperoleh data yang lebih lengkap mengenai kondisi rumah warga maupun fasilitas umum. “Akurasi data dari asesmen ini sangat krusial bagi kami pemerintah desa. Dengan adanya bantuan tenaga dari adik-adik mahasiswa, proses pelaporan ke tingkat kabupaten menjadi jauh lebih cepat dan terstruktur,” ungkap Pius.

Kolaborasi antara mahasiswa KKN UAD, Pemerintah Desa Cunca Wulang, dan MDMC Manggarai Barat diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemulihan warga, baik dari sisi fisik maupun psikologis. Melalui pendataan yang valid dan pendampingan yang berkelanjutan, upaya penanganan pascabencana di Desa Cunca Wulang diharapkan dapat berjalan lebih sistematis hingga masyarakat kembali pulih. (doc/Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Anak-Bangsa-Periode-XIII-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Asesmen-Warga-Terdampak-Gempa-Foto.-Ika.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-24 08:15:102026-09-08 13:00:18Respons Cepat Pasca-Gempa, Mahasiswa KKN UAD Bantu Warga Cunca Wulang

Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional

20/08/2026/in MBKM, Prestasi /by Ard

Hana Lin Zakiyah Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) peraih tiga kejuaraan nasional (Foto. Hana)

Prestasi membanggakan diraih Hana Lin Zakiyah mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan meraih tiga penghargaan dalam Lomba Video Kreatif, Presentasi Oral, dan Poster Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD. Hana meraih Juara II Short Video Kelas A, Juara I Poster Subtema Pendidikan Berkemajuan Kelas A, serta Juara Harapan I Presentasi Oral Subtema Sosial, Sastra, dan Budaya Kelas B. Kompetisi tersebut dilaksanakan secara daring dan diikuti mahasiswa S1 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Rangkaian kompetisi berlangsung pada 22 Mei hingga 15 Juni 2026. Kegiatan diawali dengan pendaftaran pada 22–30 Mei, pelatihan pada 31 Mei, dan technical meeting pada 1 Juni. Peserta kemudian mengumpulkan karya pada 2–8 Juni yang diperpanjang hingga 10 Juni, sebelum memasuki tahap kurasi dan penilaian pada 10–13 Juni. Seluruh rangkaian ditutup dengan pengumuman pemenang pada 15 Juni 2026.

Dalam mempersiapkan karya, Hana melalui berbagai tahapan, mulai dari menentukan isu, melakukan brainstorming, mencari referensi, menyebarkan kuesioner untuk kebutuhan presentasi oral, mengolah data, membuat karya, hingga melakukan revisi. “Prosesnya cukup panjang karena kami tidak hanya membuat karya, tetapi juga harus memastikan isu yang diangkat memiliki dasar yang kuat dan bisa memberikan pesan yang jelas kepada audiens,” ungkap Hana.

Ketiga karya yang dihasilkan mengangkat tema berbeda tetapi sama-sama berkaitan dengan pengembangan mahasiswa dan masa depan. Pada kategori poster, Hana mengangkat “Flashcard: Inovasi Belajar Mahasiswa untuk Pendidikan Berkemajuan” sebagai media belajar yang sederhana dan kreatif. Sementara itu, presentasi oral bertajuk “Literasi Produktif: Transformasi Mahasiswa dari Pembaca Pasif Menjadi Penulis Solutif Masa Depan” mendorong mahasiswa untuk tidak hanya membaca, tetapi juga menghasilkan gagasan dan solusi melalui tulisan.

Adapun karya Short Video berjudul “Aku di Masa Depan” yang mengajak mahasiswa merefleksikan diri dan membayangkan kehidupan di masa mendatang. Bagi Hana, ketiga karya tersebut menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menyampaikan gagasan yang dekat dengan kehidupan mahasiswa. “Saya berharap pengalaman ini tidak berhenti pada pencapaian lomba saja, tetapi bisa membantu saya lebih kritis dalam melihat persoalan sosial, lebih kreatif dalam menghasilkan ide, dan mampu menciptakan inovasi yang benar-benar memberikan dampak,” pungkasnya. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Hana-Lin-Zakiyah-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-peraih-tiga-kejuaraan-nasional-Foto.-Hana.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-20 11:49:392026-09-08 13:00:02Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional

Tim MeRAMU BEM Farmasi UAD Kembangkan Gula Semut Herbal di Hargowilis

19/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim MeRAMU BEM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembangkan gula semut herbal di Hargowilis (Foto. Tim MeRAMU)

Tim MeRAMU BEM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi diterjunkan di Kalurahan Hargowilis, Selasa 11 Agustus 2026.. Penerjunan yang berlangsung di Kantor Kalurahan Hargowilis tersebut menjadi langkah awal pelaksanaan program pengembangan potensi tanaman rempah dan produk unggulan masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Hargowilis Warsidi, S.T., Kepala Bidang Pembinaan Organisasi Kemahasiswaan dan Prestasi Mahasiswa UAD Danang Sukantar, M.Pd., Dosen Pendamping Lapangan Dr. apt. Dwi Utami, M.Si., serta perwakilan masyarakat dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Sermo Lor dan Desa Prima Hargowilis.

Dalam sambutannya, Warsidi menyampaikan dukungan terhadap kehadiran Tim MeRAMU BEM Farmasi UAD dan program yang akan dilaksanakan. Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat bagi pengembangan produk unggulan Kalurahan Hargowilis, khususnya gula semut.

“Besar harapan kami Tim MeRAMU BEM Farmasi UAD dapat memberikan manfaat bagi pengembangan dan inovasi produk unggulan Desa Hargowilis, yakni gula semut,” ujar Warsidi.

Dosen Pendamping Lapangan Dr. apt. Dwi Utami, M.Si., menjelaskan bahwa program KKN khusus MeRAMU merupakan ruang aksi mahasiswa untuk umat melalui kerja sama UAD dan LAZISMU UAD. Program tersebut berlangsung selama dua bulan yang terbagi dalam tahap aktivasi program pada bulan pertama dan finalisasi program pada bulan kedua.

“Tim MeRAMU BEM Farmasi merupakan kolaborasi mahasiswa Fakultas Farmasi dan Manajemen dengan bidang garap produksi dan manajemen pemasaran inovasi gula semut herbal,” jelas Dwi Utami.

Dalam kegiatan tersebut, 15 anggota Tim MeRAMU BEM Farmasi UAD diperkenalkan sekaligus memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan. Program utama tim adalah mengembangkan inovasi gula semut herbal dengan memanfaatkan rempah-rempah hasil budidaya masyarakat Hargowilis.

Rempah yang digunakan meliputi jahe, kencur, kunyit, dan serai. Bahan-bahan tersebut akan dikombinasikan dengan gula semut yang diproduksi masyarakat melalui rumah produksi Desa Prima Hargowilis dengan nama produk COCONERA.

Pengembangan gula semut herbal tersebut mengintegrasikan keilmuan farmasi dengan potensi sumber daya alam lokal. Selain memanfaatkan rempah sebagai bahan herbal, program ini diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah produk sehingga memiliki peluang untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat.

Melalui program tersebut, Tim MeRAMU BEM Farmasi UAD juga mendorong kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kalurahan, kelompok masyarakat, dan pelaku usaha lokal. Kolaborasi diharapkan dapat mengoptimalkan potensi rempah sekaligus mengembangkan produk lokal yang inovatif dan bernilai ekonomi.

Setelah penerjunan, Tim MeRAMU BEM Farmasi UAD akan melanjutkan rangkaian kegiatan dan pendampingan bersama masyarakat Hargowilis. Inovasi gula semut herbal diharapkan menjadi salah satu upaya untuk mengangkat potensi rempah lokal sekaligus memperkuat pengembangan produk unggulan masyarakat. (doc/dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-MeRAMU-BEM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kembangkan-gula-semut-herbal-di-Hargowilis-Foto.-Tim-MeRAMU.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-19 08:57:592026-08-20 14:32:26Tim MeRAMU BEM Farmasi UAD Kembangkan Gula Semut Herbal di Hargowilis

Tim REGENOCA UAD Manfaatkan Bahan Alam jadi Teknologi Nano untuk Regenerasi Luka Bakar

15/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim REGENOCA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembangkan nanogel dari bahan alam (Foto. Tim REGENOCA UAD)

Perkembangan teknologi farmasi terus membuka peluang baru dalam menghadirkan sistem penghantaran bahan aktif yang lebih inovatif. Salah satunya melalui teknologi nanogel yang memanfaatkan ukuran partikel nano untuk mendukung stabilitas sediaan dan pelepasan zat aktif secara lebih optimal. Teknologi ini menjadi salah satu pendekatan yang menarik dalam pengembangan sediaan untuk mendukung proses regenerasi jaringan kulit pada kasus luka bakar.

Melihat peluang tersebut, Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM RE) REGENOCA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tidak hanya memanfaatkan potensi bahan alam Indonesia, tetapi juga mengintegrasikannya dengan teknologi modern. Tim REGENOCA mengembangkan nanogel yang mengombinasikan albumin Channa striata (ikan gabus) dengan ekstrak Aloe vera sebagai inovasi untuk menstimulasi regenerasi sel dermal pada kasus luka bakar secara in vivo.

Teknologi nanogel dipilih sebagai pendekatan dalam formulasi karena sistem berukuran nano berpotensi membantu meningkatkan stabilitas sediaan serta mendukung penghantaran dan pelepasan bahan aktif secara lebih optimal. Dengan demikian, teknologi ini diharapkan dapat menjadi jembatan untuk mengoptimalkan pemanfaatan bahan alam dalam pengembangan sediaan farmasi modern.

Inovasi tersebut dikembangkan melalui penelitian berjudul “Inovasi Nanogel Kombinasi Albumin Channa striata dengan Ekstrak Aloe vera untuk Menstimulasi Regenerasi Sel Dermal Kasus Luka Bakar Secara In Vivo.” Penelitian dilaksanakan selama Mei hingga Agustus 2026 oleh Yurika Shifa Tuzzahra, Nurmala Ayu Azzahra, Shasqik Alfida Danin Djati Wicaksana, dan Berliana Putri Rahmadani dari Fakultas Farmasi, serta Nanda Putri Kinasih dari Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Tekonologi Terapan. Penelitian ini berada di bawah bimbingan Haris Setiawan, S.Pd., M.Sc. dari Fakultas Sains dan Tekonologi Terapan UAD.

Pengembangan nanogel ini menjadi bentuk perpaduan antara kekayaan hayati lokal dan kemajuan teknologi farmasi. Albumin Channa striata dan ekstrak Aloe vera dikembangkan ke dalam sistem sediaan nanogel untuk mengevaluasi potensinya dalam mendukung regenerasi sel dermal pada luka bakar.

Melalui inovasi tersebut, Tim REGENOCA berupaya menunjukkan bahwa bahan alam Indonesia memiliki peluang untuk dikembangkan lebih jauh melalui pendekatan teknologi modern. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan sediaan farmasi inovatif yang memadukan potensi bahan alam dengan teknologi nano untuk mendukung penelitian terapi luka bakar. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-REGENOCA-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kembangkan-nanogel-dari-bahan-alam-Foto.-Tim-REGENOCA-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-15 10:00:332026-08-20 14:32:04Tim REGENOCA UAD Manfaatkan Bahan Alam jadi Teknologi Nano untuk Regenerasi Luka Bakar

Wujudkan Posyandu Digital, PPK Ormawa IMM FKM UAD Dampingi Kader Korowelang Gunakan SI-WARAS

14/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PPK Ormawa IMM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) merealisasikan kegiatan Pitutur Waras (Foto. Tim PPK Ormawa FKM UAD)

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) merealisasikan kegiatan “Pitutur Waras”. Kegiatan yang menjadi bagian dari implementasi Program HAMEMAYU WARASING DESA ini diselenggarakan di Posyandu Padukuhan Korowelang, Kalurahan Caturharjo, pada Senin, 10 Agustus 2026.

Kegiatan ini berfokus pada penerapan sistem pelayanan kesehatan masyarakat yang terintegrasi melalui konsep One Stop Service. Melalui sistem ini, seluruh tahapan pelayanan Posyandu yang meliputi pendaftaran, pemeriksaan, pencatatan, edukasi, hingga konseling dilebur ke dalam satu alur pelayanan yang utuh. Pelaksanaannya dilakukan langsung oleh kader kesehatan Padukuhan Korowelang dengan pendampingan melekat dari Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD 2026.

Alur kegiatan dimulai dari proses pendaftaran peserta oleh kader kesehatan, yang kemudian langsung diarahkan untuk mengikuti rangkaian pelayanan terintegrasi. Pada tahap pemeriksaan, setiap hasil pengukuran kesehatan dicatat secara sistematis menggunakan Kartu Jati Waras sebagai media pencatatan pelayanan kesehatan peserta.

Tidak berhenti pada pencatatan manual, data hasil pelayanan dan pemeriksaan dari Kartu Jati Waras kemudian diinput dan didokumentasikan secara digital menggunakan aplikasi SI-WARAS (Sistem Informasi Warasing Desa). Langkah digitalisasi pencatatan data kesehatan ini bertujuan agar data terdokumentasi lebih terstruktur, sehingga dapat dimanfaatkan dalam proses pemantauan dan evaluasi kesehatan masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD memberikan pendampingan kepada kader untuk memastikan penerapan alur One Stop Service, penggunaan Kartu Jati Waras, dan pencatatan data melalui SI-WARAS berjalan sesuai alur yang dikembangkan.

Berdasarkan hasil pelaksanaan, para kader kesehatan terbukti mampu menerapkan alur pelayanan One Stop Service secara terintegrasi. Kader kesehatan juga memperoleh pengalaman dalam mengintegrasikan pelayanan langsung dengan pencatatan kesehatan berbasis digital. Pelaksanaan kegiatan Pitutur Waras ini menjadi salah satu bentuk implementasi nyata Program HAMEMAYU WARASING DESA dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat berbasis kader yang terintegrasi dan berkelanjutan. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PPK-Ormawa-IMM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-merealisasikan-kegiatan-Pitutur-Waras-Foto.-Tim-PPK-Ormawa-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-14 09:00:132026-08-20 14:31:47Wujudkan Posyandu Digital, PPK Ormawa IMM FKM UAD Dampingi Kader Korowelang Gunakan SI-WARAS

Tim ORIVAGO UAD Lolos Pendanaan P2MW, Kembangkan Suplemen Alami untuk Kesehatan Ayam

13/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim ORIVAGO Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembangkan suplemen alami untuk kesehatan ayam (Foto. Tim ORIVAGO UAD)

Tim mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) melalui gagasan usaha bernama ORIVAGO. Tim yang terdiri atas lima mahasiswa Program Studi Teknik Industri tersebut mengusulkan produk suplemen untuk ayam berbahan alami yang ditujukan untuk membantu menjaga kesehatan dan mendukung pertumbuhan ayam.

Tim ORIVAGO terdiri atas Jalaluddin Bima Satria sebagai Chief Executive Officer (CEO), Candra Hermawan sebagai Chief Marketing Officer (CMO), Deva Fecia Emalia sebagai Chief Financial Officer (CFO), Sindi Ameliyanti sebagai Chief Technology Officer (CTO), dan Fiesta Aulia Fatarani sebagai Chief Operating Officer (COO).

Keberhasilan memperoleh pendanaan P2MW menjadi kebahagiaan tersendiri bagi seluruh anggota tim. Proses seleksi yang dilalui cukup panjang sehingga kabar kelolosan tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi mereka untuk mengembangkan ORIVAGO.

“Kami merasa senang dan bersyukur banget karena usaha yang kami rencanakan akhirnya bisa lolos pendanaan P2MW. Sebelumnya, kami juga sempat merasa deg-degan karena proses seleksinya cukup panjang. Setelah dinyatakan lolos, kami jadi semakin semangat untuk mengembangkan ORIVAGO dan membuktikan kalau ide usaha yang kami ajukan memang bisa dijalankan dan memberikan manfaat,” ujar Bima.

ORIVAGO lahir dari perhatian tim terhadap pentingnya menjaga kesehatan ayam dalam kegiatan peternakan. Kondisi kesehatan ayam dinilai dapat memengaruhi pertumbuhan dan hasil yang diperoleh peternak. Berangkat dari permasalahan tersebut, tim melihat peluang untuk menghadirkan suplemen berbahan alami sebagai salah satu alternatif dalam membantu menjaga kondisi kesehatan ayam.

“ORIVAGO adalah suplemen untuk hewan ayam. ORIVAGO dibuat dengan tujuan membantu meningkatkan kesehatan ayam dengan menggunakan bahan-bahan alami yang aman. Kami ingin menghadirkan produk yang bisa membantu peternak dalam menjaga kondisi ayam, terutama agar ayam tetap sehat dan bisa tumbuh dengan baik,” tambahnya.

Selain berorientasi pada manfaat produk, tim juga menargetkan ORIVAGO memiliki nilai jual dan mampu dikembangkan menjadi usaha yang berkelanjutan. Produk tersebut dirancang agar praktis digunakan oleh peternak serta dapat menjadi alternatif suplemen berbahan alami.

“Keunggulan utama ORIVAGO ada pada bahan yang digunakan, yaitu bahan alami sehingga kami ingin memberikan produk yang aman untuk ayam. Selain itu, ORIVAGO juga dikembangkan dengan tujuan membantu menjaga dan meningkatkan kesehatan ayam. Kami juga ingin membuat produk yang praktis sehingga bisa lebih mudah digunakan oleh peternak,” tandasnya.

Setelah memperoleh pendanaan, tim menargetkan ORIVAGO dapat berkembang dari sisi kualitas produk, proses produksi, serta pemasaran. “Target utama kami adalah mengembangkan ORIVAGO supaya produknya bisa semakin matang, baik dari segi kualitas maupun produksinya. Kami juga ingin mulai memperkenalkan produk kepada target pasar dan mendapatkan respons langsung dari konsumen. Selain itu, kami ingin meningkatkan penjualan dan membangun ORIVAGO supaya tidak hanya berjalan selama program P2MW, tetapi bisa terus berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan,” kata tim ORIVAGO.

Lebih dari sekadar program pendanaan, P2MW menjadi ruang bagi tim untuk menguji dan mengembangkan gagasan bisnis secara nyata. “Harapan kami tentunya ORIVAGO bisa tetap berjalan dan berkembang walaupun program P2MW sudah selesai. Kami nggak ingin usaha ini hanya berhenti setelah pendanaan berakhir. Kami ingin terus melakukan pengembangan produk, memperluas pasar, dan meningkatkan kualitas ORIVAGO. Ke depannya, kami berharap ORIVAGO bisa menjadi usaha yang benar-benar menghasilkan dan memberikan manfaat bagi para peternak ayam,” pungkasnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-ORIVAGO-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kembangkan-suplemen-alami-untuk-kesehatan-ayam-Foto.-Tim-ORIVAGO-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-13 09:13:362026-08-20 14:31:34Tim ORIVAGO UAD Lolos Pendanaan P2MW, Kembangkan Suplemen Alami untuk Kesehatan Ayam

Tim REGENOCA UAD Manfaatkan Bahan Alami untuk Membuat Obat Luka Bakar

13/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PKM RE Universitas Ahmad Dahlan (UAD) manfaatkan bahan alami untuk membuat obat luka bakar (Foto. Tim PKM RE UAD)

Di balik kekayaan hayati Indonesia, tersimpan beragam bahan alam yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi inovasi kesehatan. Ikan gabus (Channa striata) dan lidah buaya (Aloe vera) menjadi dua bahan yang menarik perhatian mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk dikembangkan sebagai bagian dari inovasi dalam mendukung proses regenerasi kulit pada kasus luka bakar.

Albumin yang terdapat pada ikan gabus dikenal memiliki peran dalam proses pembentukan dan perbaikan jaringan. Sementara itu, Aloe vera memiliki berbagai senyawa bioaktif dengan aktivitas antiinflamasi dan antioksidan serta kemampuan membantu menjaga kelembapan kulit. Potensi dari kedua bahan alam tersebut kemudian dipadukan dalam satu inovasi nanogel yang dikembangkan oleh mahasiswa UAD.

Melalui penelitian berjudul “Inovasi Nanogel Kombinasi Albumin Channa striata dengan Ekstrak Aloe vera untuk Menstimulasi Regenerasi Sel Dermal Kasus Luka Bakar Secara In Vivo,” Tim REGENOCA berupaya menghadirkan pendekatan baru dalam pemanfaatan bahan alam Indonesia. Kombinasi tersebut diharapkan dapat memberikan potensi sinergis dalam mendukung proses regenerasi sel dermal pada jaringan kulit yang mengalami luka bakar.

Inovasi ini dikembangkan oleh Tim REGENOCA, yang terdiri atas Yurika Shifa Tuzzahra, Nurmala Ayu Azzahra, Shasqik Alfida Danin Djati Wicaksana, dan Berliana Putri Rahmadani dari Fakultas Farmasi, serta Nanda Putri Kinasih dari Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi Terapan UAD. Penelitian ini berada di bawah bimbingan Haris Setiawan, S.Pd., M.Sc., dosen Fakultas Sains dan Teknologi Terapan UAD. Penelitian ini dilaksanakan pada Mei hingga Agustus 2026.

Bukan hanya sekadar memadukan dua bahan alam, penelitian ini menjadi upaya untuk mengangkat potensi sumber daya hayati Indonesia ke dalam pengembangan sediaan farmasi berbasis teknologi modern. Integrasi albumin Channa striata dan ekstrak Aloe vera dalam bentuk nanogel diharapkan dapat membuka peluang pengembangan inovasi baru dalam mendukung proses penyembuhan dan regenerasi jaringan kulit.

Melalui kolaborasi lintas disiplin antara Fakultas Farmasi dan Fakultas Sains dan Teknologi Terapan, Tim REGENOCA berharap inovasi ini dapat menjadi salah satu langkah menuju pemanfaatan bahan alam Indonesia yang lebih optimal di bidang kesehatan. Penelitian ini juga diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi farmasi yang tidak hanya memanfaatkan kekayaan hayati lokal, tetapi juga dikemas menggunakan pendekatan teknologi modern. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PKM-RE-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-manfaatkan-bahan-alami-untuk-membuat-obat-luka-bakar-Foto.-Tim-PKM-RE-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-13 08:58:562026-08-20 14:31:18Tim REGENOCA UAD Manfaatkan Bahan Alami untuk Membuat Obat Luka Bakar

Tim PKM RE UAD Buat Nanogel dari Ikan Gabus dan Aloe vera untuk Luka Bakar

12/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PKM RE Universitas Ahmad Dahlan (UAD) buat nanogel ikan gabus dan Aloe vera untuk luka bakar (Foto. Tim PKM RE UAD)

Luka bakar tidak hanya menimbulkan kerusakan pada permukaan kulit, tetapi juga dapat menjadi tantangan panjang dalam proses pemulihan jaringan. Kerusakan kulit akibat luka bakar dapat meningkatkan risiko infeksi hingga memicu terbentuknya jaringan parut yang berdampak pada kualitas hidup penderitanya. Proses regenerasi jaringan yang membutuhkan waktu inilah yang mendorong perlunya inovasi untuk mendukung penyembuhan luka bakar secara optimal.

Menjawab tantangan tersebut, Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM RE) REGENOCA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menghadirkan inovasi berbasis bahan alam melalui pengembangan nanogel untuk obat luka bakar dengan penelitian berjudul “Inovasi Nanogel Kombinasi Albumin Channa striata dengan Ekstrak Aloe vera untuk Menstimulasi Regenerasi Sel Dermal Kasus Luka Bakar Secara In Vivo.” Penelitian ini menjadi upaya tim dalam memadukan potensi sumber daya hayati Indonesia dengan teknologi sediaan farmasi.

Inovasi ini memanfaatkan albumin dari ikan gabus (Channa striata) dan ekstrak lidah buaya (Aloe vera) yang dikembangkan dalam bentuk nanogel. Kombinasi tersebut ditujukan untuk mengevaluasi potensinya dalam menstimulasi regenerasi sel dermal pada kasus luka bakar melalui pengujian in vivo. Pendekatan ini diharapkan dapat membuka peluang pemanfaatan bahan alam dalam pengembangan inovasi untuk mendukung proses regenerasi jaringan kulit.

Pengembangan nanogel menjadi salah satu bagian penting dari inovasi yang dilakukan Tim REGENOCA. Teknologi tersebut menjadi pendekatan dalam mengemas kombinasi bahan alam ke dalam suatu sediaan farmasi modern. Dengan demikian, penelitian ini mempertemukan dua potensi, yaitu kekayaan hayati Indonesia dan perkembangan teknologi farmasi.

Penelitian ini dilaksanakan pada Mei hingga Agustus 2026. Tim terdiri atas Yurika Shifa Tuzzahra sebagai ketua, bersama Nurmala Ayu Azzahra, Shasqik Alfida Danin Djati Wicaksana, dan Berliana Putri Rahmadani dari Fakultas Farmasi, serta Nanda Putri Kinasih dari Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi Terapan. Penelitian ini berada di bawah bimbingan Haris Setiawan, S.Pd., M.Sc., dosen Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi Terapan UAD.

Melalui kolaborasi lintas disiplin tersebut, Tim REGENOCA berupaya menghadirkan inovasi yang tidak hanya mengangkat potensi bahan alam Indonesia, tetapi juga mengembangkannya melalui pendekatan teknologi modern. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan inovasi farmasi berbasis bahan alam yang mendukung penelitian lebih lanjut mengenai regenerasi jaringan pada kasus luka bakar. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PKM-RE-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-buat-nanogel-ikan-gabus-dan-Aloe-vera-untuk-luka-bakar-Foto.-Tim-PKM-RE-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-12 08:32:582026-08-12 08:33:17Tim PKM RE UAD Buat Nanogel dari Ikan Gabus dan Aloe vera untuk Luka Bakar

Ayah Terlibat, Anak Sehat: UAD Edukasi Keluarga Cegah Stunting

11/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Tim MKM UAD)

Mahasiswa Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Peminatan Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan edukasi pencegahan stunting melalui Program “Suamiku Terbaik” di RW 10 Jogokaryan, Kelurahan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Sabtu, 13 Juni 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari Praktik Kerja Lapangan (PKL) Promosi Kesehatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman keluarga mengenai pentingnya keterlibatan ayah dalam mendukung tumbuh kembang balita sebagai upaya pencegahan stunting.

Program ini dilaksanakan oleh Muhammad Mirza Nuraikan, Alfi Hamduna, Erlina Sari Pujirahayu, dan Endang Widilestari di bawah bimbingan Dr. Heni Trisnowati, S.KM., M.P.H. Melalui pendekatan promosi kesehatan berbasis keluarga, mahasiswa mengajak masyarakat memahami bahwa pencegahan stunting memerlukan peran aktif ayah dan ibu dalam pengasuhan, pemenuhan gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, serta penciptaan lingkungan rumah yang sehat.

Edukasi diberikan kepada ibu yang memiliki balita menggunakan media presentasi PowerPoint. Materi yang disampaikan mencakup pengertian stunting, faktor penyebab, dampaknya terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, pentingnya gizi seimbang, pemantauan berat dan tinggi badan, hingga peran ayah dalam mendukung kesehatan anak.

Penyampaian materi dilakukan melalui ceramah interaktif dan diskusi sehingga peserta dapat berbagi pengalaman sekaligus berkonsultasi mengenai penerapan pencegahan stunting dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan sekaligus mendorong keluarga menerapkan pola pengasuhan yang lebih kolaboratif.

Dalam kegiatan tersebut, tim mahasiswa juga menekankan bahwa keterlibatan ayah dapat dimulai dari aktivitas sederhana yang dilakukan secara konsisten di rumah, seperti mendampingi anak saat makan, membantu menyediakan makanan bergizi, bermain bersama anak, membantu ibu dalam pengasuhan, mengetahui jadwal Posyandu, serta memperhatikan hasil pemantauan pertumbuhan balita. Ayah juga didorong untuk berperan aktif dalam pengambilan keputusan terkait kesehatan dan kebutuhan anak.

Selain itu, peserta diedukasi mengenai pentingnya menciptakan rumah yang sehat dan aman bagi balita, termasuk menghindarkan anak dari paparan asap rokok. Keluarga diajak membangun komitmen bersama agar tidak merokok di dalam rumah maupun di sekitar anak sebagai salah satu langkah menjaga kesehatan balita.

Sebagai tindak lanjut, peserta diperkenalkan dengan Logbook Challenge Ayah, yaitu media pendukung Program “Suamiku Terbaik” yang berisi berbagai aktivitas yang dapat dilakukan ayah bersama anak dan keluarga. Logbook tersebut diharapkan membantu keluarga membangun kebiasaan positif secara bertahap sekaligus memantau keterlibatan ayah dalam pengasuhan.

Pelaksanaan kegiatan didukung melalui koordinasi dengan Ketua RW 10 Jogokaryan, Puskesmas Mantrijeron, Kelurahan Mantrijeron, kader Posyandu, serta kelompok PKK. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pesan kesehatan sekaligus mendukung penerapan pengasuhan bersama di lingkungan masyarakat.

Melalui kegiatan PKL ini, mahasiswa UAD menunjukkan komitmennya menghadirkan promosi kesehatan yang aplikatif, partisipatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dosen pembimbing, Dr. Heni Trisnowati, S.KM., M.P.H., turut mendukung pelaksanaan program yang mengangkat peran ayah dalam pencegahan stunting. Mahasiswa berharap semakin banyak keluarga memahami bahwa keterlibatan ayah merupakan faktor penting dalam mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak sehingga semangat “Ayah Terlibat, Anak Sehat” dapat menjadi kebiasaan positif di tengah masyarakat.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Program-Studi-Magister-Kesehatan-Masyarakat-MKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Tim-MKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-11 10:22:442026-08-13 08:37:41Ayah Terlibat, Anak Sehat: UAD Edukasi Keluarga Cegah Stunting
Page 6 of 34«‹45678›»

TERKINI

  • Mahasiswa Gizi UAD Gelar Program GENZI di SMPN 3 Berbah07/10/2026
  • UAD PTS Terbaik DIY Berdasar Pemeringkatan THE WUR07/10/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Terpilih sebagai Google Student Ambassador 2026 Batch 207/10/2026
  • Menempa Mahasiswa Menuju Konselor Profesional yang Unggul dan Berkemajuan07/10/2026
  • Prodi BK UAD Pererat Kebersamaan melalui Camp Counseling 202606/10/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026
  • Pustakawan UAD Raih Prestasi di IPI Awards DIY 202629/09/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Esai Nasional Ajang PIKIR 202629/09/2026
  • Tim King Phoenix UAD Juara III Kontes Robot Terbang Indonesia28/09/2026

FEATURE

  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026
  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top