• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

15 Dosen UAD Terpilih Menjadi Reviewer BRIN, Bukti Kualitas Riset Semakin Unggul

02/09/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Salah Satu Gedung di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam bidang riset dan inovasi. Sebanyak 15 dosen UAD terpilih menjadi Reviewer Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Penetapan ini berdasarkan Surat Keputusan Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi BRIN dengan nomor B-1947/II.7/HK.01.00/7/2025.

Adapun dosen yang terpilih yakni Prof. Sulistiyawati, S.Si., M.PH., Ph.D., Dr. Fitriana, MSc.FM., Sp.KKLP., Dr. Enung Hasanah, S.Pd., M.Pd., Dr. Wantini, S.Pd.I., M.Pd.I., Dr. Ika Maryani, S.Pd., M.Pd., Prof. Dr. Ir. Erna Astuti, ST., M.T., IPM., Prof. Dr. Ir. Siti Jamilatun, M.T., Prof. Dr. Solikhah, S.KM., M.Kes., Dr.PH., Prof. Dr. Ir. Zahru Mufrodi, S.T., M.T., IPM., Ir. Herman Yuliansyah, S.T., M.Eng., Ph.D., Apt. Lalu Muhammad Irham, M.Farm., Ph.D., Prof. Dr. Suyatno, M.Pd.I., Ir. Iqbal S. Si, M.Sc., Ph.D., Dr. Fatwa Tentama, S.Psi., M.Si., serta Dr. Murinto, S.Si., M.Kom.

Menurut Ir. Phisca Aditya Rosyady, S.Si., M.Sc., Ketua BRIN UAD, capaian ini tidak lepas dari kesiapan dosen UAD yang dinilai memiliki spesifikasi kepakaran sangat baik. Ia menjelaskan, pembukaan sebagai reviewer BRIN memang ditujukan bagi seluruh periset dari BRIN, perguruan tinggi, maupun lembaga riset lainnya, baik ASN maupun non-ASN. Adapun syarat yang ditetapkan cukup ketat, yaitu berpendidikan minimal S3, memiliki kepakaran sesuai bidang pendanaan riset, pengalaman dalam penelitian dengan minimal dua kali pendanaan eksternal sebagai ketua, memiliki paten atau Hak Kekayaan Intelektual yang dilisensikan ke industri, serta publikasi bereputasi dengan minimal lima indeks Scopus.

Phisca menambahkan, UAD dalam tiga tahun terakhir selalu menduduki peringkat teratas jumlah proposal yang didanai hibah Kememdiktisaintek untuk kategori PTS se-Indonesia. Karena itu, BRIN UAD aktif menyebarluaskan informasi pembukaan reviewer sekaligus memberikan pendampingan parsial kepada dosen dalam proses seleksi administrasi hingga substansi. “Peluangnya sangat strategis. Dosen UAD yang menjadi reviewer nasional akan mendapat pengalaman penting dalam mereview proposal riset. Hikmahnya, pengalaman itu bisa didiseminasikan ke dosen lain di UAD sehingga mereka lebih siap menyusun proposal berkualitas agar lolos dan didanai,” jelasnya.

Hingga Agustus 2025, dari sekitar 30 proposal riset UAD yang disubmit, tercatat dua sudah dinyatakan lolos pendanaan, sementara beberapa lainnya telah lolos administrasi dan substansi serta menunggu proses kontrak. Pada Oktober mendatang, BRIN kembali membuka batch ketiga pendanaan Riset Indonesia Maju (RIM), dan UAD tengah mempersiapkan proposal terbaiknya.

Lebih jauh, Phisca berharap capaian ini bukan hanya menambah jumlah pendanaan, tetapi juga menguatkan daya saing riset UAD di tingkat nasional. “Dengan semakin banyak dosen yang menjadi reviewer, UAD tidak hanya berkompetisi dalam pendanaan, tetapi juga memastikan kualitas riset meningkat, mengarah pada hilirisasi, menghasilkan produk terapan yang bermanfaat bagi masyarakat, hingga berimplikasi pada komersialisasi sebagai income generator bagi universitas,” tegasnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Salah-Satu-Gedung-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-02 10:56:212025-09-15 13:01:1215 Dosen UAD Terpilih Menjadi Reviewer BRIN, Bukti Kualitas Riset Semakin Unggul

Mahasiswa dan Dosen UAD Kaji Potensi Edible Coating Berbasis Biji Durian, Asap Cair, dan Daun Kelor untuk Makanan Cepat Saji

02/09/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa dan Dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kaji Potensi Edible Coating Berbasis Biji Durian, Asap Cair, dan Daun Kelor untuk Makanan Cepat Saji (Foto. Vale)

Mahasiswa yang tergabung dalam tim penelitian dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tengah mengembangkan inovasi edible coating berbasis bahan alami untuk meningkatkan mutu dan keamanan makanan cepat saji. Penelitian bertajuk “Edible Coating Berbasis Pati Biji Durian, Asap Cair, dan Ekstrak Daun Kelor untuk Meningkatkan Mutu dan Keamanan Makanan Cepat Saji” ini merupakan salah satu riset yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) tahun 2025.

Riset ini diketuai oleh Ir. Ibdal, S.Si., M.Sc., Ph.D., dengan anggota tim Ir. Ika Dyah Kumalasari, S.Si., M.Sc., Ph.D., dan Ir. Titisari Juwitaningtyas, S.T.P., M.Sc. Selain dosen, penelitian ini juga melibatkan mahasiswa Teknologi Pangan, yaitu Valerina Bintang Maharani, Mya Adi Sabrina, dan Salmah Zakiroh Al-Hamdani.

Penelitian ini menawarkan pendekatan baru dengan memanfaatkan pati biji durian (PBD) yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Bahan tersebut kemudian dikombinasikan dengan asap cair sekam padi (AC) sebagai agen antimikroba alami dan ekstrak daun kelor (EDK) sebagai agen antioksidan sekaligus anti-alergen. “Dengan kombinasi ini, edible coating yang dikembangkan tidak hanya berfungsi memperpanjang umur simpan, tetapi juga memberikan aktivitas bioaktif yang lebih lengkap,” jelas Valerina, salah satu mahasiswa peneliti.

Metode yang digunakan dalam riset ini adalah Response Surface Methodology-Central Composite Design (RSM-CCD) untuk mengoptimalkan formulasi PBD, AC, dan EDK secara lebih akurat. Keunggulan edible coating ini dibandingkan pengawet sintetis adalah sifatnya yang ramah lingkungan, aman bagi kesehatan, sekaligus mampu menghadirkan senyawa bioaktif seperti antimikroba, antioksidan, dan anti-alergen yang jarang diteliti sebelumnya.

Pada tahun pertama (2025), penelitian ini ditargetkan menghasilkan edible coating inovatif yang diuji pada produk makanan cepat saji, seperti bakso ikan. Sementara pada tahun kedua (2026), produk ini akan diperluas penggunaannya pada pempek dan siomay, sekaligus dipersiapkan menuju tahap sertifikasi keamanan pangan dan potensi komersialisasi. Selain itu, luaran penelitian juga mencakup publikasi di jurnal internasional bereputasi serta rencana paten sederhana.

“Harapannya edible coating ini bisa menjadi solusi nyata untuk menjaga mutu dan keamanan makanan cepat saji dengan cara yang lebih sehat dan berkelanjutan. Di sisi lain, riset ini juga dapat membantu mengurangi limbah pangan melalui pemanfaatan biji durian dan sekam padi, sehingga mendukung penerapan konsep ekonomi sirkular,” tambah Valerina. (Adi)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-dan-Dosen-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Kaji-Potensi-Edible-Coating-Berbasis-Biji-Durian-Asap-Cair-dan-Daun-Kelor-untuk-Makanan-Cepat-Saji-Foto.-Vale.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-02 10:20:162025-09-15 13:01:25Mahasiswa dan Dosen UAD Kaji Potensi Edible Coating Berbasis Biji Durian, Asap Cair, dan Daun Kelor untuk Makanan Cepat Saji

PPKO BEM Psikologi UAD Gelar Kelas Kesetaraan Gender di Desa Temuwuh

02/09/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Foto saat PPKO BEM Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Gelar Kelas Kesetaraan Gender di Desa Temuwuh (Foto. PPKO BEM Psikologi UAD)

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan “Kelas Kesetaraan Gender” sebagai bagian dari Program Penguatan Kapasitas Ormawa (PPK Ormawa) di Desa Temuwuh, Dlingo, Bantul. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 9 Agustus 2025 di Sekolah Perempuan Poetri Mardika.

Latar belakang diadakannya kelas ini berangkat dari kenyataan bahwa perempuan masih menghadapi berbagai bentuk ketidakadilan. Mulai dari keterbatasan akses pendidikan dan ekonomi, beban ganda dalam keluarga, hingga stereotip peran domestik yang kerap membatasi ruang gerak perempuan. Oleh karena itu, kelas ini menjadi wadah untuk memberikan pemahaman sekaligus penguatan diri agar perempuan mampu berdaya dan setara dengan laki-laki.

Kegiatan ini menghadirkan Adi, perwakilan dari Himpunan Psikologi (HIMPSI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang dikenal sebagai psikolog aktif membahas isu keluarga. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya peran perempuan sebagai fondasi keluarga sekaligus pengajar pertama yang menanamkan nilai-nilai kehidupan bagi anak-anak. Materi yang disampaikan mencakup perbedaan gender dan jenis kelamin, konsep diri, perilaku bias gender, serta strategi penguatan diri untuk perempuan. Diskusi juga menyinggung tantangan yang masih dihadapi perempuan, khususnya dalam konteks kehidupan di pedesaan.

PPKO BEM Psikologi menyampaikan bahwa kelas ini bertujuan agar perempuan di Desa Temuwuh menyadari hak dan potensinya sebagai individu setara dengan laki-laki, baik dalam aspek pendidikan, ekonomi, maupun sosial.  Dari hasil diskusi, terungkap bahwa banyak masyarakat khususnya peserta dan suami peserta sudah memahami konsep kesetaraan gender secara umum. Mereka tidak malu untuk berbagi peran dan saling membantu dalam kehidupan rumah tangga. Namun, diskriminasi justru masih sering datang dari lingkungan sekitar.

Beberapa peserta mengaku kerap mendapat cibiran, misalnya “alah cuman lulusan SMP sok banget ngikut ini itu” atau “jadi istri kok suaminya ditinggal terus”, ketika mereka berusaha aktif dalam kegiatan sosial atau mengambil peran lebih mandiri.  Kegiatan ini menjadi langkah nyata PPKO BEM Fakultas Psikologi dalam mendukung pemberdayaan perempuan di pedesaan, sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama bahwa kesetaraan gender merupakan fondasi penting dalam membangun keluarga dan masyarakat yang lebih adil. (Tifa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-saat-PPKO-BEM-Psikologi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Gelar-Kelas-Kesetaraan-Gender-di-Desa-Temuwuh-Foto.-PPKO-BEM-Psikologi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-02 09:51:062025-09-15 13:01:37PPKO BEM Psikologi UAD Gelar Kelas Kesetaraan Gender di Desa Temuwuh

Cassmelcake: Dari Singkong Tradisional Menuju Inovasi UMKM Warga Balong

28/08/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Cassmelcake oleh Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Singkong sering kali dipandang sebagai pangan sederhana. Di banyak daerah, termasuk di Padukuhan Balong, Kelurahan Balong, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, singkong hanya diolah sebatas direbus, digoreng, atau dijadikan gaplek. Padahal, hasil bumi ini begitu melimpah dan memiliki potensi besar jika diolah dengan cara yang lebih kreatif dan modern.

Melihat kenyataan tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 145 Unit III.C.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) hadir dengan sebuah terobosan: Program Pengolahan Inovatif Berbahan Dasar Singkong. Dari program inilah lahir Cassmelcake, kue singkong karamel yang dikemas secara lebih menarik, dengan cita rasa modern namun tetap merakyat.

Program ini bukan hanya sekadar memperkenalkan resep baru, tetapi juga mengajarkan bahwa kreativitas mampu mengubah sesuatu yang biasa menjadi luar biasa. Seperti disampaikan Irine, penanggung jawab program, “Kami ingin membantu masyarakat menyadari bahwa singkong tidak hanya bisa diolah secara tradisional, tetapi juga dapat dibuat menjadi produk modern dengan potensi pasar yang lebih luas.”

Respons warga pun sangat positif. Ibu-ibu terlihat antusias mengikuti demonstrasi pembuatan Cassmelcake. Ibu Lamtari, salah satu warga, menyebut inovasi ini sebagai angin segar. “Olahan singkong versi modern ini membuatnya simpel, rasanya enak, dan mudah dipraktikkan,” ujarnya.

Pemberdayaan masyarakat tidak selalu harus berangkat dari modal besar atau teknologi rumit, tetapi justru dapat dimulai dari potensi lokal yang diolah dengan sentuhan inovasi. Cassmelcake hanyalah contoh kecil, namun semangat di baliknya mencerminkan bagaimana pendidikan tinggi dapat hadir langsung di tengah masyarakat.

Harapannya, Cassmelcake bukan sekadar camilan musiman hasil program KKN, tetapi dapat berlanjut menjadi produk UMKM yang mengangkat nama Balong di kancah kuliner lokal, bahkan nasional. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Cassmelcake-oleh-Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-28 11:19:232025-08-28 15:43:28Cassmelcake: Dari Singkong Tradisional Menuju Inovasi UMKM Warga Balong

Menjaga Ekosistem Mangrove untuk Kelestarian Lingkungan Pesisir

28/08/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

PPK Ormawa HMTI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Pasang Paranet di Mangrove Srigading untuk Jaga Kelestarian Pesisir (Foto. PPKO HMTI UAD)

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan kegiatan pemasangan paranet di kawasan mangrove Kalurahan Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, pada Rabu, 20 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi langkah nyata mahasiswa dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir, khususnya ekosistem mangrove yang berperan penting dalam melindungi garis pantai.

Pemasangan paranet sepanjang 40 meter dilakukan secara kolaboratif bersama Forum Komunikasi Pemuda Pemudi Rejosari (FKPPRS), tim pelaksana, serta tim task force. Tujuan utama pemasangan paranet ini adalah untuk mencegah sampah yang terbawa arus agar tidak masuk ke kawasan mangrove.

Ketua Tim PPK Ormawa HMTI, Robi Ansori, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada perlindungan lingkungan, tetapi juga pada edukasi kepada masyarakat. “Kami berharap melalui program ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga ekosistem mangrove. Mahasiswa hadir bukan hanya untuk belajar di kampus, tetapi juga untuk memberi manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Melalui program PPK Ormawa, mahasiswa UAD berupaya menghadirkan solusi konkret terhadap persoalan lingkungan, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/PPK-Ormawa-HMTI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Pasang-Paranet-di-Mangrove-Srigading-untuk-Jaga-Kelestarian-Pesisir-Foto.-PPKO-HMTI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-28 10:59:382025-08-28 15:43:45Menjaga Ekosistem Mangrove untuk Kelestarian Lingkungan Pesisir

Mengolah Sampah Plastik Menjadi Paving Block

27/08/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Pengolahan sampah plastik menjadi paving block oleh Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Masalah pengolahan sampah plastik kini tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga menjadi peluang. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 145 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit V.B.2 membuktikannya dengan mengajak warga mengolah sampah plastik menjadi paving block bernilai tinggi di Dusun Depok, Gilangharjo, Bantul, melalui kegiatan pelatihan yang digelar pada Minggu, 24 Agustus 2025.

“Sampah plastik sering dianggap tidak berguna. Kami ingin menunjukkan dan mengajak warga untuk melihat sampah dari sudut pandang baru bahwa sampah plastik bukan hanya limbah, tetapi juga sumber daya. Dengan inovasi paving block plastik, masyarakat bisa mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menciptakan produk bermanfaat dan bernilai jual,” jelas Mega Lestari, Ketua KKN Unit V.B.2.

Paving block yang dibuat memiliki bahan dasar sampah plastik. Proses pembuatannya pun sederhana namun efektif. Plastik bekas yang kering dipilah, kemudian dilelehkan bersama campuran oli bekas dan pasir, lalu dicetak menjadi paving block yang kokoh.

Mulyanti, salah satu warga yang mengikuti rangkaian kegiatan, memberikan respons positif terhadap inovasi mahasiswa KKN. “Biasanya, sampah plastik hanya menumpuk di rumah. Dengan cara ini, ternyata bisa menjadi paving block. Kegiatan ini benar-benar memberikan ide baru untuk kami, warga Depok, agar dapat mengelola sampah dengan lebih kreatif,” ungkapnya.

Mahasiswa KKN berharap pelatihan ini menjadi langkah awal yang berkelanjutan. Harapannya, ke depan, warga Dusun Depok dapat memproduksi paving block sendiri, tidak hanya untuk membantu mengatasi masalah sampah, tetapi juga membuka peluang usaha baru di tingkat dusun.

Inovasi kecil ini membuktikan, mengelola sampah dengan kreatif bisa menjadi solusi lingkungan sekaligus sumber penghasilan. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pengelolaan-sampah-plastik-menjadi-paving-block-oleh-Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-27 11:32:542025-08-28 15:44:17Mengolah Sampah Plastik Menjadi Paving Block

Green House PPK Ormawa HMPS 2025 Resmi Diluncurkan di Desa Pandowoharjo

26/08/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Peresmian Green House PPK Ormawa HMTP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2025 di Desa Pandowoharjo (Foto. PPKO HMTP UAD)

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Teknologi Pangan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi meluncurkan Green House di Desa Pandowoharjo, Sleman, pada Jumat, 22 Agustus 2025.

Peresmian ini dihadiri oleh Kepala Program Studi Teknologi Pangan UAD, Ir. Titisari Juwitaningtyas, S.T.P., M.Sc.; dosen pendamping PPK Ormawa, Ir. Arsyad Cahya Subrata, S.T., M.T.; perangkat desa; perwakilan mitra desa; serta Kepala Bidang Pembinaan Organisasi Kemahasiswaan dan Prestasi Mahasiswa, Danang Sukantar, M.Pd.

Mahasiswa HMPS Teknologi Pangan yang tergabung dalam tim pelaksana PPK Ormawa HMPS 2025 terlibat aktif sejak tahap perencanaan hingga pembangunan fisik Green House. Bersama mahasiswa Teknik Elektro dan Sistem Informasi, mereka juga menyusun sistem teknologi otomatis yang akan diterapkan di dalamnya.

Green House ini dirancang sebagai pusat budidaya cabai dan bawang merah yang tahan terhadap curah hujan tinggi, serta menjadi sarana pelatihan teknologi irigasi dan pengendalian kondisi lingkungan secara otomatis. Fasilitas ini juga diproyeksikan sebagai ruang edukasi bagi generasi muda desa dalam mengenal pertanian modern.

Muhammad Fanni, Ketua PPK Ormawa HMPS 2025, mengungkapkan rasa bangganya. “Green House ini adalah bukti nyata kerja keras tim, kolaborasi erat dengan masyarakat, serta dukungan dari berbagai pihak. Melihat Green House ini akhirnya berdiri kokoh memberi rasa puas sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berinovasi,” ujarnya.

Ke depan, Green House PPK Ormawa HMPS 2025 diharapkan dapat terus berkembang melalui inovasi teknologi dan pendampingan berkelanjutan. “Harapan kami, Green House ini mampu menjadi solusi nyata atas permasalahan desa serta mendorong terwujudnya Desa Pandowoharjo sebagai desa edu-ekowisata yang berdaya saing,” pungkas Muhammad Fanni. (Adi)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Peresmian-Green-House-PPK-Ormawa-HMTP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-2025-di-Desa-Pandowoharjo-Foto.-PPKO-HMTP-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-26 09:45:192025-08-28 15:46:15Green House PPK Ormawa HMPS 2025 Resmi Diluncurkan di Desa Pandowoharjo

Pengelolaan Sampah Anorganik Hingga Fillet Lele, Inovasi KKN UAD untuk Warga Nglaran

26/08/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Produk Fillet Lele oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 145 Unit VII.C.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah anorganik melalui budidaya lele di dalam galon. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dalam upaya penanggulangan stunting sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat. Acara ini berlangsung pada Kamis, 13 Agustus 2025, di Masjid Baiturrahman, RT 03 Dusun Nglaran.

Program kerja KKN ini di bawah bimbingan Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes., dan merupakan bentuk kolaborasi antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD dengan Dusun Nglaran, Ngalang, Gedangsari.

Sebelum sosialisasi, mahasiswa KKN Unit VII.C.3 melaksanakan senam bersama lansia guna mencegah strok. Aktivitas ini disambut dengan sangat meriah dan diharapkan dapat menjadi teladan dalam menerapkan pola hidup sehat.

Dari Lele Galon hingga Inovasi Fillet

Bersamaan dengan kesempatan tersebut, Datin Nabillah Yusuf, mahasiswa KKN dari Program Studi Manajemen, memperkenalkan inovasi produk fillet lele. Ide ini bertujuan agar hasil budidaya lele tidak hanya dikonsumsi sebagai sumber protein tinggi, tetapi juga diolah menjadi produk yang bernilai jual.

Lele atau catfish termasuk ikan air tawar dengan permintaan tertinggi di Indonesia. Data Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2023 menunjukkan produksi mencapai lebih dari 1,3 juta ton per tahun. “Produk fillet lele ini dapat menjadi ide bisnis bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha dari hasil budidaya,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan strategi branding produk fillet lele. Ia menekankan pentingnya membangun identitas produk melalui logo, kemasan, dan promosi digital agar hasil olahan lele dapat dikenal dan menjangkau konsumen yang lebih luas.

Solusi Lingkungan: Biopori dan Media Tanam

Tidak hanya fokus pada pangan, mahasiswa KKN UAD di Dusun Nglaran juga berkontribusi pada bidang lingkungan dengan melaksanakan pembuatan biopori serta pengolahan sampah anorganik menjadi media tanam. Melalui kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu, 17 Agustus 2025, di Kebun Gizi RT 04, masyarakat diajak memanfaatkan kemasan bekas sebagai polibag sederhana untuk menanam sayuran.

Biopori sendiri dibuat dengan cara melubangi tanah secara vertikal untuk menyerap air hujan dan mengurai sampah organik menjadi kompos alami. Inovasi ini memperkuat ketahanan pangan keluarga karena sayur yang dihasilkan bisa menjadi pelengkap sumber protein dari ikan lele.

Pada kesempatan itu, Bapak Dukuh Dusun Nglaran, Nugroho Edi Santoso, menyampaikan apresiasinya. Beliau menekankan bahwa program ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mendorong masyarakat untuk lebih peduli pada kesehatan, lingkungan, serta ekonomi keluarga.

Keseluruhan program ini menunjukkan keterpaduan antara pola hidup sehat, pemenuhan gizi, inovasi produk bernilai tambah, serta pelestarian lingkungan. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Produk-Fillet-Lele-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-26 09:20:072025-08-28 15:46:21Pengelolaan Sampah Anorganik Hingga Fillet Lele, Inovasi KKN UAD untuk Warga Nglaran

Budidaya Lele Jadi Kunci Penurunan Angka Stunting di Dusun Kenteng

22/08/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Budidaya Ikan Lele oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Dalam rangka memberikan wawasan mengenai pemanfaatan budidaya lele, mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode 145 Unit VIII.A.3 menyelenggarakan kegiatan sosialisasi. Program ini merupakan bentuk kerja sama pengabdian kepada masyarakat (PkM) antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UAD dengan Pemerintah Kalurahan Ngalang, Kenteng, Gunungkidul.

Kegiatan yang terselenggara berkat kerja sama dengan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ini didasarkan pada pemanfaatan sampah anorganik berupa galon serta usaha perbaikan gizi masyarakat. Sosialisasi ini diselenggarakan pada Selasa, 12 Agustus 2025, bertempat di Kebun Gizi, RT 04, Dusun Kenteng.

Budidaya ikan lele merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan dan asupan gizi masyarakat, terutama anak-anak, sehingga dapat membantu menurunkan angka stunting. Adinda, selaku pembicara, dalam demonstrasinya menyampaikan, “Galon air mineral berukuran 15 L digunakan sebagai wadah perkembangbiakan ikan lele yang berukuran 5–7 cm. Ikan akan dipindahkan ke kolam terpal jika sudah berukuran 15–17 cm,” jelasnya (12/8).

Masa panen ikan lele memerlukan waktu pemeliharaan selama dua hingga tiga bulan sampai ikan siap dikonsumsi. Dalam sosialisasi tersebut juga dipaparkan cara pemeliharaan yang efektif, mulai dari menjaga kualitas air hingga memastikan pakan bergizi.

Sukayati, selaku pengurus PKK, turut menyampaikan bahwa budidaya lele selain dapat meningkatkan gizi keluarga, juga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan. “Program ini bukan hanya soal ketahanan pangan, tetapi juga upaya pencegahan stunting secara langsung dari tingkat rumah tangga,” jelasnya (12/8).

Keberhasilan penyelenggaraan sosialisasi tersebut tidak luput dari bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), M. Eko Arianto, S.KM., M.Si., serta kontribusi masyarakat dan pengurus PKK Dusun Kenteng yang sadar akan kondisi lingkungan di sekitarnya. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Budidaya-Ikan-Lele-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-22 09:31:412025-08-28 15:46:25Budidaya Lele Jadi Kunci Penurunan Angka Stunting di Dusun Kenteng

KKN ADI Unit I Kelurahan Tipulu Lakukan Pembersihan di Teluk Kendari Bersama DKP Kota

19/08/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN ADI Unit I Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kelurahan Tipulu Lakukan Pembersihan di Teluk Kendari Bersama DKP Kota (Foto. Salsya)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Ahmad Dahlan Mengabdi (ADI) Unit I Kelurahan Tipulu mengaktualisasikan kegiatan pembersihan di Anjungan Teluk Kendari. Kegiatan ini dilaksanakan bersama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota pada Jumat, 8 Agustus 2025.

Pengabdian tersebut dihadiri langsung oleh Ir. Agus Salim, M.Si., selaku Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kota Kendari (Disperkimtan). Turut hadir pula camat, lurah, perwakilan Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Aparatur Sipil Negara (ASN) lain di Kota Kendari.

KKN ADI merupakan hasil kolaborasi dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di Sulawesi Tenggara, termasuk UAD. Anggota KKN ADI Unit I yang diterjunkan di Kelurahan Tipulu pun berasal dari berbagai universitas, seperti Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Kendari, Universitas Muhammadiyah Buton, Institut Teknologi & Bisnis Muhammadiyah Wakatobi, serta Institut Teknologi, Bisnis, dan Kesehatan Muhammadiyah Muna.

Tema pengabdian yang diusung adalah “Pemberdayaan Potensi Lokal, Pelestarian Lingkungan, dan Taman Hutan Rakyat Melalui KKN ADI di Kota Kendari”. Tema tersebut diangkat karena melihat kondisi Anjungan Kendari yang kian memprihatinkan akibat sampah yang ada di sana.

Qudus, selaku anggota tim KKN ADI Unit I dari UAD, mengatakan, “Tema yang kami usung sangat membantu warga sekitar karena dengan dilakukannya pembersihan di Anjungan Teluk Kendari, kondisi pesisir teluk menjadi jauh lebih bersih dan layak untuk dijadikan tempat wisata, sebagaimana awal mula penciptaannya.”

“Kami berterima kasih kepada kampus yang sudah menaungi kami karena diberi kesempatan untuk melangsungkan pengabdian dengan pengalaman yang luar biasa. Kegiatan yang kami lakukan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat lain,” tutupnya. (Salsya)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-ADI-Unit-I-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Kelurahan-Tipulu-Lakukan-Pembersihan-di-Teluk-Kendari-Bersama-DKP-Kota-Foto.-Salsya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-19 11:15:152025-08-28 15:46:39KKN ADI Unit I Kelurahan Tipulu Lakukan Pembersihan di Teluk Kendari Bersama DKP Kota
Page 4 of 12«‹23456›»

TERKINI

  • Mahasiswa UAD Lolos Seleksi Pelatnas Asian Games XX 2026 Cabang Bola Voli Pantai02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis02/04/2026
  • Pesan Mendalam Ekologi dalam Surah Ar-Rahman02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor01/04/2026
  • Memaknai Lailatul Qadar melalui Al-Qur’an01/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top