• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Mahasiswa KKN UAD dan Warga Banaran Kidul Tanam Toga dan Olah Kompos

12/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan warga Banaran Kidul tanam toga dan olah kompos (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.D.3 sukses laksanakan kegiatan penanaman Tanaman Obat Keluarga (Toga) serta pelatihan pengolahan sampah organik menjadi kompos. Kegiatan ini berlangsung bersama masyarakat Padukuhan Banaran Kidul, Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, pada Jumat, 13 Februari 2026.

Program yang dipusatkan di salah satu rumah anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Banaran Kidul ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan keluarga sekaligus pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Kolaborasi mahasiswa dan warga diwujudkan melalui penanaman berbagai jenis bibit herbal, seperti jahe, kunyit, dan serai, guna memenuhi kebutuhan kesehatan harian.

Selain penanaman Toga, mahasiswa juga memberikan edukasi dan praktik langsung mengenai pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi kompos. Materi yang disampaikan meliputi proses pemilahan sampah organik, pencampuran bahan, hingga teknik pengomposan.

Zakhwan Alfandi, selaku pemateri utama, memaparkan secara rinci tahapan pengolahan sampah dapur tersebut. “Kompos ini nantinya akan berfungsi sebagai pupuk alami yang sangat ramah lingkungan. Pupuk ini bisa langsung dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman Toga di pekarangan rumah ibu-ibu,” jelasnya.

Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Siti Kurnia Widihastuti S.KM., M.PH., program ini dirancang agar relevan dengan kebutuhan masyarakat. Siti memastikan bahwa perencanaan yang dieksekusi oleh delapan mahasiswa KKN—yakni Zakhwan Alfandi, Dina Rosi Pratiwi, Salsabila Alnadzifah, Alief Lutphi Wibowo, Dinar Apriliani, Aldiyansah Ramadani, Shafira Hermalia Widodo, dan Asti Tsaniya Lailatifah—memiliki dampak positif yang berkelanjutan bagi desa. Salah satu anggota KWT Banaran Kidul menyampaikan apresiasinya atas kehadiran program tersebut. 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Selain belajar membuat kompos dari sampah dapur, kami juga mendapatkan pengetahuan tentang penanaman tanaman obat yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD berharap masyarakat Padukuhan Banaran Kidul dapat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan hidup sehat, memaksimalkan lahan pekarangan untuk Toga, dan mengelola sampah rumah tangga secara bijak. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dan-warga-Banaran-Kidul-tanam-toga-dan-olah-kompos-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-12 09:07:552026-06-17 13:25:21Mahasiswa KKN UAD dan Warga Banaran Kidul Tanam Toga dan Olah Kompos

KKN UAD Kenalkan Teh Herbal dari Limbah Rambut Jagung

11/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan olahan tee herbal dari limbah rambut jagung (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Unit VIII.C.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil menyelenggarakan penyuluhan dan pelatihan pembuatan teh dari rambut jagung (corn silk). Kegiatan yang menyasar anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ini berlangsung di Balai Dusun Pokdadap, Desa Dadapayu, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, pada Selasa 10 Februari 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh 16 peserta tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan limbah pertanian. Selain itu, program ini juga mendorong inovasi produk herbal yang berpotensi meningkatkan nilai ekonomi hasil tani setempat. Selama ini, rambut jagung hanya dianggap sebagai limbah yang dibuang atau dibakar oleh warga.

Ketua Unit KKN VIII.C.3, Arya Langgeng Nur Prambayu Utama, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang berdasarkan hasil observasi dan analisis kebutuhan masyarakat di lokasi KKN.

“Sebelum menentukan program ini, kami menemukan adanya kebutuhan inovasi pengolahan hasil pertanian. Dari situ, kami melihat potensi rambut jagung yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh warga,” ujarnya.

Acara diawali dengan penyuluhan mengenai perbedaan obat herbal dan obat kimia, serta pemanfaatan potensi tanaman sekitar sebagai sumber bahan alami. Sesi kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan teh rambut jagung yang diikuti dengan praktik langsung oleh para peserta. Inisiator program, Alfi Lutfiah Putri, secara rinci memaparkan tahapan pengolahan limbah tersebut hingga menjadi produk teh herbal yang siap seduh.

“Rambut jagung terlebih dahulu dicuci hingga bersih, kemudian dijemur sampai kering dan dihaluskan. Setelah itu, serbuk dimasukkan ke dalam kantong teh (tea bag) sebanyak kurang lebih dua gram. Agar memiliki rasa manis alami, teh ini dapat dicampur dengan daun stevia yang juga telah dicuci, dikeringkan, dan dihaluskan,” jelas Alfi.

Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, terutama saat sesi praktik pembuatan teh. Beberapa di antaranya bahkan menyatakan ketertarikannya untuk memproduksi teh rambut jagung secara mandiri di rumah.

Melalui inovasi ini, mahasiswa KKN UAD berharap masyarakat Dusun Pokdadap dapat memaksimalkan potensi limbah pertanian menjadi produk rumah tangga yang bernilai jual. Langkah ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru yang sepenuhnya berbasis pada potensi lokal desa. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-olahan-tee-herbal-dari-limbah-rambut-jagung-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-11 10:07:342026-06-17 13:25:13KKN UAD Kenalkan Teh Herbal dari Limbah Rambut Jagung

Berapa Lama Sampah Kita Terurai? Mahasiswa KKN UAD Jawab Lewat Papan Edukasi

10/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN UAD membuat papan edukasi tentang waktu penguraian sampah di Sentolo, Kulon Progo (Foto. KKN UAD)

Pertanyaan sederhana, tetapi jarang dipikirkan oleh banyak orang, “Berapa lama sampah kita terurai?” menjadi perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Padukuhan Siwalan, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo. Melalui pembuatan papan edukasi tentang waktu penguraian sampah, mahasiswa berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat setempat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang bijak.

Program pengabdian ini dilatarbelakangi oleh masih minimnya informasi yang diketahui warga mengenai lamanya proses penguraian berbagai jenis sampah. Banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa sampah plastik—seperti kantong kresek, botol minuman, atau sedotan—membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai secara alami. Hal ini tentu sangat berbeda dengan sampah organik, seperti daun atau sisa makanan, yang relatif lebih cepat terurai.

Papan edukasi yang dipasang di titik-titik strategis lingkungan padukuhan tersebut memuat informasi visual mengenai jenis-jenis sampah beserta estimasi waktu penguraiannya. Penyajian data dikemas secara sederhana dan mudah dipahami agar dapat dibaca oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Dalam proses pembuatannya, mahasiswa berkoordinasi dengan perangkat padukuhan untuk menentukan lokasi pemasangan yang mudah terlihat dan sering dilalui oleh warga. Material papan juga dipilih agar cukup kuat dan tahan terhadap kondisi cuaca sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama.

“Kami ingin masyarakat lebih sadar bahwa setiap sampah yang dibuang memiliki konsekuensi waktu yang berbeda terhadap lingkungan. Harapannya, informasi ini dapat mendorong perubahan perilaku dalam memilah dan mengurangi sampah,” ujar Ketua Unit KKN UAD.

Kehadiran papan edukasi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah warga mengaku baru mengetahui lamanya proses penguraian sampah anorganik setelah membaca informasi yang tertera.

Edukasi sederhana ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan di tingkat padukuhan. Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD tidak hanya menghadirkan media informasi, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan dimulai dari kebiasaan kecil sehari-hari. Sebab, dari satu pertanyaan tentang waktu penguraian sampah, tumbuh pemahaman bahwa setiap tindakan manusia meninggalkan jejak bagi bumi. (anw)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-UAD-membuat-papan-edukasi-tentang-waktu-penguraian-sampah-di-Sentolo-Kulon-Progo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 11:13:332026-06-17 13:25:07Berapa Lama Sampah Kita Terurai? Mahasiswa KKN UAD Jawab Lewat Papan Edukasi

Langkah Strategis KKN UAD Tekan Sampah Rumah Tangga di Sokorojo

10/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan penguatan Bank Sampah Sepuri Jaya di Nanggulan, Kulon Progo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Unit IV.C.2 Periode 155 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan penguatan Bank Sampah Sepuri Jaya di Padukuhan Sokorojo, Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan, pada Jumat, 27 Februari 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah berbasis lingkungan.

Kegiatan yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Iin Narwanti, M.Sc., Ph.D., tersebut dilatarbelakangi hasil pengamatan mahasiswa KKN terhadap kondisi Bank Sampah Sepuri Jaya yang belum dimanfaatkan secara optimal. Keterbatasan fasilitas serta partisipasi warga yang masih rendah menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program ini.

Padukuhan Sokorojo yang dihuni sekitar 107 kepala keluarga diperkirakan menghasilkan kurang lebih 53,5 kilogram sampah per hari. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pengelolaan sampah yang lebih terorganisir melalui optimalisasi peran bank sampah sebagai pusat pengelolaan berbasis masyarakat.

Sebagai langkah penguatan, mahasiswa menyediakan sejumlah fasilitas pendukung, meliputi banner nama bank sampah sebagai identitas dan penanda lokasi, papan informasi untuk menunjang edukasi, serta tempat sampah organik dan anorganik guna mendukung proses pemilahan sejak dari sumbernya.

Kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi yang dihadiri puluhan warga, terdiri atas pengurus bank sampah, ibu-ibu PKK, kelompok tani, kelompok ternak, serta pemuda setempat. Materi yang disampaikan mencakup manfaat bank sampah, pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R (Reuse, Reduce, Recycle), pemilahan sampah organik dan anorganik, serta optimalisasi pemanfaatan bank sampah.

Ketua KKN Unit IV.C.2 menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari rumah. “Kami ingin bank sampah tidak hanya menjadi fasilitas, tetapi benar-benar dimanfaatkan secara rutin oleh warga sehingga dapat mengurangi sampah rumah tangga,” ujarnya.

Pengurus Bank Sampah Sepuri Jaya menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai memberikan semangat baru bagi warga untuk kembali aktif menabung sampah dan mengelola lingkungan secara bersama.

Selain penguatan fasilitas dan edukasi, mahasiswa KKN turut menghadirkan inovasi pemanfaatan limbah anorganik berupa kaca bekas yang dijadikan penopang tiang bendera. Proses pembuatannya menggunakan galon bekas, pipa paralon, dan campuran semen. Galon dipotong sebagai wadah, kemudian diisi adonan semen sebagai lapisan dasar. Pipa ditempatkan di bagian tengah, kaca bekas yang telah dihancurkan dimasukkan dan dipadatkan, lalu kembali ditutup dengan semen hingga rapat.

Inovasi tersebut menunjukkan bahwa limbah anorganik masih memiliki nilai guna dan dapat dimanfaatkan kembali secara produktif. Melalui program ini, mahasiswa KKN Reguler Unit IV.C.2 Periode 155 memperkuat peran Bank Sampah Sepuri Jaya sebagai pusat pengelolaan sampah berbasis masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya sistem yang lebih tertata, partisipatif, dan berdampak nyata bagi kebersihan lingkungan Padukuhan Sokorojo. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-melakukan-penguatan-Bank-Sampah-Sepuri-Jaya-di-Nanggulan-Kulon-Progo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 11:04:332026-06-17 13:24:43Langkah Strategis KKN UAD Tekan Sampah Rumah Tangga di Sokorojo

KKN UAD Kenalkan BRIKAM di Kulon Progo

10/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan olahan BRIKAM Kulon Progo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Unit IV.D.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar sosialisasi pengolahan limbah sekam padi menjadi briket arang yang dinamai dengan BRIKAM (Briket dari Sekam Padi) di Padukuhan Setan, Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 13 dan 15 Februari 2026 dengan sasaran Kelompok Tani Handayani dan perkumpulan UKLPMD Dusun Setan.

Program ini digagas sebagai upaya penanggulangan limbah organik berupa sekam padi yang banyak ditemukan di wilayah tersebut. Selama ini, sekam padi umumnya hanya dibuang, dibakar, atau dijual tanpa pengolahan lanjutan.

Melalui sosialisasi dan pelatihan, mahasiswa KKN memperkenalkan inovasi BRIKAM sebagai solusi bahan bakar alternatif yang ekonomis dan ramah lingkungan. Dalam pemaparannya, mahasiswa mengingatkan bahwa limbah sekam padi dapat mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan bijak. Mahasiswa menjelaskan proses pembuatan BRIKAM, mulai dari pengeringan sekam, penghalusan, pencampuran dengan tepung kanji, pencetakan, dan pengeringan briket.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian materi, demonstrasi, pembuatan briket, serta sesi diskusi. Anggota Kelompok Tani Handayani dan UKLPMD menunjukkan antusiasme dengan mengajukan beberapa pertanyaan mengenai manfaat dan potensi pengembangan BRIKAM.

BRIKAM dinilai lebih unggul dibandingkan kayu bakar biasa, di antaranya menghasilkan residu asap yang lebih sedikit, panas yang stabil, serta daya tahan pembakaran yang lebih lama. BRIKAM juga bermanfaat untuk alternatif bahan bakar kebutuhan rumah tangga dan pelaku UMKM.

Mahasiswa KKN berharap inovasi BRIKAM dapat terus dikembangkan oleh masyarakat Padukuhan Setan, bukan hanya sebagai solusi pengelolaan limbah sekam padi, tetapi juga menjadi nilai tambah bagi ekonomi warga setempat. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-olahan-BRIKAM-Kulon-Progo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 10:51:252026-06-17 13:24:37KKN UAD Kenalkan BRIKAM di Kulon Progo

KKN UAD Inisiasi Pengaktifan Kembali Kelompok Wanita Tani Kebonjero

10/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) inisiasi pengaktifan kembali Kelompok Wanita Tani Kebonjero (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) periode ke-155 menginisiasi pengaktifan kembali Kelompok Wanita Tani (KWT) Dewi Sri di Padukuhan Kebonjero pada 17 Februari 2026. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA). Sebelumnya, kegiatan KWT sempat tidak aktif karena kesibukan masing-masing anggota.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai jenis dan manfaat tanaman obat keluarga, kemudian dilanjutkan dengan praktik penanaman bersama anggota KWT. Adapun tanaman yang dibudidayakan antara lain jahe emprit, jahe merah, kunyit, lengkuas, dan kencur. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, mahasiswa KKN mendorong masyarakat untuk tidak hanya mengenal jenis tanaman obat, tetapi juga memahami khasiatnya bagi kesehatan.

Titania Claudia Felicia, salah satu anggota KKN, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi kesehatan berbasis lingkungan. “Sudah banyak masyarakat yang mengetahui jenis-jenis tanaman obat keluarga, namun masih jarang yang memahami manfaat dari masing-masing tanaman tersebut. Karena itu, kami ingin memberikan pemahaman yang lebih komprehensif,” ujarnya.

Ketua KWT Dewi Sri menyambut baik pendampingan yang dilakukan mahasiswa KKN. Ia berharap kegiatan ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan tidak terhenti seperti sebelumnya. Salah satu anggota KKN, Reynaldo menambahkan, “Kami berharap pengaktifan kembali KWT ini dapat terus berlanjut. Selain itu, keberadaan tanaman obat keluarga diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pola hidup sehat,” tandasnya. Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD berharap KWT Dewi Sri semakin aktif dan mandiri dalam mengembangkan potensi pertanian serta pemanfaatan TOGA di Padukuhan Kebonjero. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-inisiasi-pengaktifan-kembali-Kelompok-Wanita-Tani-Kebonjero-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 10:11:462026-06-17 13:24:10KKN UAD Inisiasi Pengaktifan Kembali Kelompok Wanita Tani Kebonjero

Ramadan Berdampak, UAD Adakan Kajian Inklusif dan Buka Bersama HIDIMU se-DIY

09/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan Kajian Inklusif dan Buka Bersama HIDIMU se-DIY (Foto. Tim Masjid IC UAD

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyemarakkan Ramadan di Kampus (RDK) 1447 H dengan menggelar “Kajian Ramadhan Inklusif & Buka Puasa Bersama” pada Kamis, 5 Maret 2026. Bertempat di Masjid Islamic Center UAD, acara ini mengusung tajuk “Ramadhan Berdampak, Untuk Kemaslahatan Umat”. Lebih istimewa lagi, kajian ini turut dihadiri oleh ratusan anggota Himpunan Difabel Muhammadiyah (HIDIMU) se-DIY yang dikoordinasi oleh Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY.

Kehadiran mereka menjadikan momen ini sebagai ruang silaturahmi inklusif yang menggambarkan semangat dakwah persyarikatan dalam merangkul seluruh kalangan masyarakat, tanpa sekat dan tanpa batas. Rangkaian acara diawali dengan lantunan Ayat Suci Al-Qur’an dari perwakilan TPQ Inklusi Ibnu Ummi Maktum.

Kepala Bidang di Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) Universitas Ahmad Dahlan, Muhammad Syaiful Effendi, M.Pd.B.I., yang pada kesempatan tersebut hadir mewakili Rektor UAD, menyambut hangat kedatangan para tamu undangan.

“Merupakan sebuah keberuntungan bagi UAD dapat menjamu teman-teman HIDIMU. Kami senantiasa membuka pintu agar fasilitas kampus dan masjid milik persyarikatan ini dapat dimanfaatkan untuk masyarakat luas,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua MPKS PWM DIY, Zainal Arifin, turut mengapresiasi dukungan fasilitas dari UAD, seperti ketersediaan jalur landai (ramp) di area masjid. Ia sangat berharap sinergi ke depannya dengan UAD dapat mewujudkan cita-cita berdirinya Muhammadiyah Difabel Center di DIY.

Acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan bantuan secara simbolis. Pada momen tersebut, UAD selaku pihak fasilitator menerima penyerahan wakaf Al-Qur’an Braille. Selanjutnya, perwakilan PT BPRS HIK MCI bersama Lazismu DIY turut menyerahkan bantuan kado Ramadan berupa paket sembako secara langsung kepada perwakilan anggota HIDIMU se-DIY.

Memasuki acara inti, Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ust. Muhammad Sayuti, Ph.D., hadir memberikan tausiah Ramadan. Dalam pemaparannya, ia mengingatkan bahwa energi utama dalam menjalankan ibadah adalah rasa syukur. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa karakter utama seorang muslim sejati adalah memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi dalam aspek apa pun, termasuk kepedulian lingkungan.

“Orang Islam, orang beriman, karakter pokoknya adalah tanggung jawab. Setiap tindakan apa pun, entah itu kebaikan sekecil apa pun, yakinlah bahwa Allah senantiasa mencatatnya,” pesannya.

Kajian inklusif ini diakhiri dengan pembacaan doa bersama, persiapan berbuka puasa, dan ibadah Salat Magrib berjemaah. Agenda ini tidak hanya memperkuat pemahaman agama, tetapi juga menegaskan komitmen UAD dan persyarikatan dalam menciptakan dakwah yang adaptif, ramah, dan membawa kemaslahatan nyata bagi umat. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-Kajian-Inklusif-dan-Buka-Bersama-HIDIMU-se-DIY-Foto.-Tim-Masjid-IC-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-09 11:54:172026-06-17 13:24:01Ramadan Berdampak, UAD Adakan Kajian Inklusif dan Buka Bersama HIDIMU se-DIY

Mahasiswa MKM UAD Edukasi Remaja Mantrijeron tentang Pencegahan Stunting

09/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Prodamat di Wilayah Mantrijeron (Foto. Prodamat MKM UAD)

Mahasiswa Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) bertema “Peran Remaja dalam Mencegah Stunting di Wilayah Mantrijeron” pada 13 Februari 2026. Kegiatan ini menyasar remaja perwakilan RW se-Kalurahan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, yang merupakan kelompok strategis sebagai calon orang tua penentu kualitas generasi mendatang.

Program ini dilaksanakan oleh Nura Rezka Maharani, Neli Witasari, Iman Gunawan, Rifky Zidane El-Fariq Nizar, Reyna Maulidian, dan Ratnasari di bawah bimbingan Dr. Heni Trisnowati, S.K.M., M.P.H. Latar belakang pelaksanaan kegiatan ini berawal dari temuan kasus stunting serta terbatasnya pemahaman remaja terkait gizi seimbang, anemia, kesehatan reproduksi, dan perilaku berisiko seperti merokok.

Kegiatan diawali dengan pre-test guna mengukur tingkat pengetahuan awal peserta mengenai stunting dan faktor risikonya. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi secara interaktif melalui diskusi kelompok, permainan edukatif, serta pemutaran video tentang prevalensi stunting dan pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Dalam sesi edukasi tersebut, pemateri memberikan penekanan khusus mengenai definisi dan dampak dari kondisi kurang gizi ini.

”Stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan, melainkan kondisi kekurangan gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, pencegahan harus dimulai sejak masa remaja melalui pemenuhan gizi, penerapan perilaku hidup sehat, dan kesiapan sebelum pernikahan,” papar perwakilan pemateri.

Kegiatan ditutup dengan post-test sebagai bentuk evaluasi untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Indikator keberhasilan program ditandai dengan peningkatan pemahaman minimal 80% serta terbentuknya komitmen remaja sebagai agen perubahan dalam mendukung pencegahan stunting di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Melalui kegiatan Prodamat ini, mahasiswa MKM UAD menegaskan peran aktif perguruan tinggi dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting serta penguatan kualitas generasi masa depan. (Doc/Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Prodi-Magister-Kesehatan-Masyarakat-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggelar-Prodamat-di-Wilayah-Mantrijeron-Foto.-Prodamat-MKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-09 11:12:492026-06-17 13:23:50Mahasiswa MKM UAD Edukasi Remaja Mantrijeron tentang Pencegahan Stunting

Solusi Sampah Organik Rumah Tangga, KKN UAD Kenalkan Biopori

09/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggiatkan program pengelolaan sampah organik berbasis biopori di Dusun Semilir (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VII.A.2 menggiatkan program pengelolaan sampah organik berbasis biopori di Dusun Semilir RT 17–20. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada 7–10 Februari 2026. Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sampah rumah tangga menjadi pupuk alami bernilai guna, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Kegiatan ini disesuaikan dengan kondisi masyarakat Dusun Semilir yang mayoritasnya berprofesi sebagai petani. Pengolahan sampah organik menjadi kompos melalui lubang biopori diharapkan mampu membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pupuk secara mandiri, sekaligus menekan volume timbunan sampah rumah tangga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan tahap sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya memilah dan mengelola sampah organik, serta memaparkan ragam manfaatnya bagi kelestarian lingkungan dan sektor pertanian. Usai pemaparan materi, warga langsung diajak untuk mempraktikkan pembuatan lubang biopori sebagai media pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos.

Program ini memang dirancang secara aplikatif agar masyarakat tidak sekadar memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara mandiri di rumah. Tak hanya berfokus pada biopori, mahasiswa KKN UAD Unit VII.A.2 juga melaksanakan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) berupa jahe, kencur, dan cincau.

Guna mengoptimalkan lahan yang ada, penanaman TOGA ini dilakukan di lokasi yang sama dengan titik pembuatan biopori pada masing-masing RT. Melalui sinergi kegiatan ini, mahasiswa mendorong masyarakat untuk memanfaatkan hasil pupuk kompos dari biopori guna menunjang pertumbuhan tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dapur keluarga.

“Melihat pekerjaan warga yang mayoritas adalah petani, kami ingin sampah organik yang ada di lingkungan rumah dapat dimanfaatkan kembali menjadi pupuk yang berguna bagi lahan pertanian. Harapannya, kebiasaan ini dapat terus berlanjut setelah program KKN selesai,” ungkap Rifki, selaku Ketua Unit KKN UAD di Dusun Semilir.

Lebih jauh lagi, inisiatif ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di lingkungan desa. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggiatkan-program-pengelolaan-sampah-organik-berbasis-biopori-di-Dusun-Semilir-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-09 10:33:042026-06-17 13:23:43Solusi Sampah Organik Rumah Tangga, KKN UAD Kenalkan Biopori

KKN UAD Sosialisasikan Pola Asuh Anak Gen Z di Masjid Nurul Huda

06/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sosialisasikan pola asuh anak Gen Z (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unit I.A.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan sosialisasi mengenai pola asuh pendidikan dalam keluarga tradisional terhadap anak Generasi Z. Kegiatan tersebut ditujukan kepada ibu-ibu jamaah Masjid Nurul Huda Bantengan, Wonocatur, pada Sabtu, 28 Februari 2026. Program ini merupakan bagian dari rangkaian KKN yang berfokus pada penguatan peran keluarga dalam pendidikan anak.

Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman kepada para orang tua mengenai pentingnya pola asuh yang tepat dalam mendampingi anak di era Generasi Z. Materi disampaikan oleh mahasiswa Program Studi PGPAUD yang menekankan bahwa keluarga merupakan unit sosial pertama dan utama bagi anak dalam memperoleh nilai, norma, serta pendidikan karakter.

Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan konsep keluarga dan keluarga tradisional yang masih menjunjung tinggi nilai adat istiadat dalam proses pengasuhan. Peserta diajak memahami peran keluarga dalam menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, serta membangun komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak.

Selain itu, dijelaskan pula jenis-jenis pola asuh, yakni otoriter, demokratis, dan permisif, beserta dampaknya terhadap perkembangan anak. Mahasiswa juga menekankan pentingnya komunikasi dua arah serta penanaman nilai moral secara konsisten tanpa kekerasan sebagai upaya menciptakan lingkungan keluarga yang suportif bagi anak Generasi Z.

Dalam sesi diskusi, salah satu peserta menyampaikan, “Iya, Mbak, sekarang keluarga bukan lagi tempat yang nyaman bagi anak-anak untuk bercerita kepada orang tuanya. Mereka justru lebih merasa nyaman bermain di luar bersama teman-temannya.”

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang terlihat dari berbagai pertanyaan dan berbagi pengalaman pengasuhan. Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN berharap para orang tua semakin memahami pentingnya pola asuh yang tepat dan komunikasi efektif dalam keluarga guna mendukung tumbuh kembang anak Generasi Z secara optimal. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-sosialisasikan-pola-asuh-anak-Gen-Z-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-06 12:26:042026-06-17 13:23:33KKN UAD Sosialisasikan Pola Asuh Anak Gen Z di Masjid Nurul Huda
Page 10 of 27«‹89101112›»

TERKINI

  • PPK Ormawa IMM FKM UAD Latih Kader Gunakan Aplikasi Digital SI-WARAS28/07/2026
  • Tim PkM Farmasi UAD Beri Penyuluhan Kesehatan Terpadu Lansia di Mergangsan27/07/2026
  • Prodi Perbankan Syariah UAD Gelar Kuliah Tamu Internasional27/07/2026
  • Refreshing AIK Pegawai UAD 2026 Perkuat Budaya Hidup Sehat dan Pengamalan Nilai AIK27/07/2026
  • Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD Perkuat Sinergi di Caturharjo26/07/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara 2 Lomba Video Kreatif Dahlan Culture Festival 202628/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III Monolog pada PEKSIMIPROV DIY 202628/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Poster dan Juara II Video Kreatif pada UAD Fair 202625/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan II Poster Digital melalui Produk Keripik Pisang Noma24/07/2026
  • Tim Teknik Industri UAD Raih Dua Penghargaan melalui Inovasi Produk BEKRESS22/07/2026

FEATURE

  • Empat Pilar Keselamatan Dunia dan Akhirat untuk Keluarga28/07/2026
  • Mewujudkan Takwa dan Akhlak Mulia26/07/2026
  • Pengobatan Klenik Modern dan Ancaman bagi Akidah25/07/2026
  • Olahraga dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadis24/07/2026
  • Makna Hijrah Rasulullah saw.23/07/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top