• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Mahasiswa UAD Jelajahi Papua Lewat Program PMM

16/08/2024/in MBKM, Terkini /by Ard

Wahdini Aprillia, mahasiswa Prodi PPKn Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ikuti Program PMM di Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong (Dok. Istimewa)

Wahdini Aprillia, mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong (UNIMUDA).

Program ini diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI) yang bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk belajar dan berinteraksi di lingkungan kampus yang berbeda yang tersebar di seluruh penjuru Nusantara.

Berangkat dari rasa keingintahuan yang tinggi akan budaya di Pulau Papua, April akhirnya mantap menjatuhkan pilihan pada kampus UNIMUDA yang terletak di Kecamatan Aimas Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. “Keingintahuan saya terjawab ketika menapakkan kaki di tanah Papua, dari bagaimana kehidupan penduduknya, kentalnya adat dan budaya, keragaman suku dan agama, serta toleransi yang kuat,” tuturnya.

Banyak pengalaman berharga yang ia dapatkan selama mengikuti program PMM ini. Pertama, pengalaman beradaptasi dengan perbedaan budaya, suku, agama, dan ras, yang menjadi tantangan tetapi juga memberikan kesempatan baginya untuk belajar tentang kebhinekaan. Kedua, belajar mengenai dinamika kehidupan kampus yang berbeda.

Selain mengikuti kegiatan perkuliahan, salah satu kegiatan yang paling berkesan menurutnya adalah kegiatan Modul Nusantara yang diadakan sekali setiap minggunya. Kegiatan ini mewadahi mahasiswa untuk dapat mengeksplorasi budaya, adat, suku, dan keindahan alam setempat.

“Banyak sekali kegiatan Modul Nusantara yang sangat berkesan bagi saya, contohnya ketika di Piaynemo Raja Ampat, di mana yang dulunya Raja Ampat adalah angan-angan saja bagi saya tetapi sekarang saya bisa melihat dan menikmati keindahan alam yang menakjubkan. Saya mengakui dan merasa terharu dengan keindahan alam di Piaynemo Raja Ampat, benar-benar The Last of Paradise,” jelasnya.

Selain Piaynemo Raja Ampat, tempat menarik lainnya yang sempat April kunjungi selama kegiatan Modul Nusantara adalah Pulau Misol. Di sana ia berkesempatan untuk mengeksplorasi keindahan alam serta melihat proses pembuatan sagu menjadi tepung hingga siap diolah menjadi papeda, makanan khas Papua.

“Sungguh banyak hal dan pengalaman baru yang belum saya rasakan sebelumnya yang membawa dampak positif bagi saya saat mengikuti program PMM di Tanah Papua ini, sehingga membuat wawasan saya semakin bertambah,” ungkapnya.

“Saya merasa beruntung bisa merasakan menjadi bagian dari masyarakat Papua dengan segala keunikannya. Kesempatan untuk mempelajari budaya, dan nilai-nilai masyarakat Papua menghadirkan pengalaman dan pengetahuan bermakna. Selama ini saya hanya tahu tentang Papua hanya dari buku atau dari ponsel, tetapi sekarang saya bisa melihat dan merasakannya langsung,” tutup April. (Lid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Wahdini-Aprillia-mahasiswa-Prodi-PPKn-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-ikuti-Program-PMM-di-Universitas-Pendidikan-Muhammadiyah-Sorong-Dok.-Istimewa.jpg 1483 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-16 09:02:022024-08-16 09:02:02Mahasiswa UAD Jelajahi Papua Lewat Program PMM

Program PMM Bawa Tanaya Eksplorasi Budaya Kalimantan

15/08/2024/in MBKM, Terkini /by Ard

Tanaya Qatrunada Rutriningtyas, mahasiswa Prodi PGPAUD Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ikuti Program PMM di Universitas Lambung Mangkurat (Dok. Istimewa)

Tanaya Qatrunada Rutriningtyas, mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), berkesempatan mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di Kalimantan. Program ini merupakan salah satu inisiatif dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI) yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia melalui kolaborasi serta pertukaran budaya dan pengetahuan antarperguruan tinggi.

Setelah melewati proses seleksi dan persiapan yang cukup panjang, perempuan yang akrab disapa Tanaya ini akhirnya terpilih untuk mengikuti PMM di Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan. “Saya merasa sangat senang ketika akhirnya lolos di PMM 4 di Universitas Lambung Mangkurat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa PMM di Universitas Lambung Mangkurat terbagi menjadi dua lokasi. Sebanyak 76 peserta ditempatkan di Banjarmasin sedangkan 23 peserta lainnya ditempatkan di Banjarbaru.

Selain mengikuti kegiatan perkuliahan, ia juga aktif mengeksplorasi budaya dan adat istiadat di Kalimantan Selatan. “Kegiatan yang paling asyik adalah Modul Nusantara, karena kami bisa mengeksplor budaya dan adat istiadat setempat serta menikmati waktu refreshing setiap minggunya. Salah satu pengalaman unik adalah mengunjungi pasar terapung di Banjarmasin, di mana pembeli harus menaiki kapal kecil bernama klotok untuk menuju pasar yang berada di tengah sungai. Kami juga berkesempatan mencicipi soto banjar yang sangat enak,” tuturnya.

Kegiatan menarik lainnya yang sempat ia dan kawan-kawan lakukan selama melakukan Modul Nusantara adalah Pulau Curiak yang merupakan tempat perlindungan hewan bekantan. Pada kegiatan ini, ia juga turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial di Loksado, menginap di vila dengan pemandangan yang sangat indah, serta mengunjungi kampung Dayak dan air terjun Haratai.

Menurut Tanaya, seluruh pengalaman yang ia dapat selama menjalani program PMM ini sangatlah berkesan. Ia berharap agar Program PMM dapat terus berlanjut. “Semoga PMM tetap ada sehingga lebih banyak mahasiswa dapat mengenal budaya, adat istiadat, dan bahasa yang beragam. Saya berharap pengalaman ini membuat saya lebih memahami budaya lain dan cara menyikapinya. Terima kasih kepada teman-teman PMM yang telah menemani saya selama kegiatan ini. Semoga kita bisa bertemu lagi di kesempatan berikutnya,” tutupnya. (Lid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tanaya-Qatrunada-Rutriningtyas-mahasiswa-Prodi-PGPAUD-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-ikuti-Program-PMM-di-Universitas-Lambung-Mangkurat-Dok.-Istimewa.jpg 2000 1500 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-15 09:22:512024-08-15 09:22:51Program PMM Bawa Tanaya Eksplorasi Budaya Kalimantan

Cerita Dilla: Dapat Emas Pimnas Hingga Ikuti MBKM Selama Kuliah di UAD

14/08/2024/in Feature, MBKM /by Ard

Aulia Syafadilla Azali, Wisudawan Berprestasi Bidang Akademik Universitas Ahmad Dahlan yang Ikuti MBKM Selama Kuliah di UAD (Dok. Istimewa)

Aulia Syafadilla Azali, mahasiswi Program Studi (Prodi) Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi Terapan (FAST) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mendapatkan penghargaan Wisudawan Berprestasi Bidang Akademik pada wisuda periode IV 2023/2024. Mahasiswi yang kerap disapa Dilla ini gemar ikuti perlombaan maupun pertukaran mahasiswa yang diadakan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam mendukung kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Mulai semester 2, Dilla mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) pada skim PKM-RE tetapi dirinya belum berkesempatan lolos pendanaan. Selanjutnya pada semester 3, ia ikuti pertukaran mahasiswa yang langsung diselenggarakan oleh Prodi Biologi UAD ke Prodi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Pertukaran mahasiswa dilakukan secara daring karena bertepatan dengan masa pandemi.

“Hal yang paling berkesan saat pertukaran mahasiswa di UMM, saya jadi belajar mengenai teori keguruan yaitu mengenai media dan sumber belajar, yang sebelumnya saya tidak tahu apa itu media pembelajaran. Sebab, saya berasal dari Prodi Biologi Murni yang sebelumnya hanya belajar hal umum seperti biologi dasar,” ujarnya.

Lalu pada tahun 2022 di semester 4 hingga semester 5, Dilla mencoba lagi pada kegiatan PKM dan mendapatkan lolos pendanaan pada skim PKM-K. Dilla dan tim menciptakan inovasi yaitu pemanfaatan limbah tulang ayam sebagai pakan ikan lele yang diberi nama SITUL. Selain itu pada tahun tersebut, ia juga mengikuti Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang mengangkat judul “Kampung Jamu Mataram: Pusat Konservasi dan Augmentred Edugames Tanaman Obat Jawa di Kalurahan Pleret”. Pada PPK Ormawa tersebut, ia bergabung dalam tim Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Sains dan Teknologi Terapan (IMM FAST) yang berhasil mendapatkan juara harapan II pada ajang Abdidaya Ormawa Tahun 2022 yang diselenggarakan di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Tidak cukup sampai situ saja, pada semester 6 hingga semester 7, Dilla mencoba lagi mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) pada skim PKM-RE yang mengangkat judul “Studi in Vivo Potensi Flavonoid Ekstrak Tanaman Songgolangit (Tridax procumbens L.) sebagai Bentuk Protektif Radikal Bebas pada Saluran Pernapasan Perokok Aktif”. Ia dan tim berhasil mendapatkan medali emas kategori presentasi pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-36 yang diselenggarakan di Universitas Padjadjaran (UNPAD). Prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras tim sehingga UAD mendapatkan peringkat I perguruan tinggi swasta nasional dan peringkat IX perguruan tinggi nasional.

“Kompetisi ini bukan sembarang kompetisi, tetapi perjuangan yang luar biasa selama saya menduduki bangku perkuliahan hingga mendapatkan gelar sarjana. Karena dengan mengikuti MBKM saya bisa kuliah tanpa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan tanpa skripsi. Semua mendapatkan konversi dari kegiatan yang saya ikuti selama kuliah,” imbuhnya.

Selain itu, selama berkuliah, Dilla juga aktif mengikuti organisasi seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), maupun IMM Fakultas. Kata motivasi yang membuat dirinya bisa bertahan di bangku perkuliahan yaitu, “Flowers need time to bloom, bunga butuh waktu untuk mekar”. Semua proses yang ia lakukan ia nikmati dengan berjalannya waktu dan terus memupuk potensi diri. (dil)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Aulia-Syafadilla-Azali-Wisudawan-Berprestasi-Bidang-Akademik-Universitas-Ahmad-Dahlan-yang-Ikuti-MBKM-Selama-Kuliah-di-UAD-Dok.-Istimewa.jpg 1280 1138 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-14 08:52:492024-08-14 08:52:49Cerita Dilla: Dapat Emas Pimnas Hingga Ikuti MBKM Selama Kuliah di UAD

Prodi PVTE UAD Dukung Mahasiswa Ikuti Program Kampus Merdeka

06/08/2024/in MBKM, Terkini /by Ard

Prodi PVTE Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Dukung Mahasiswa Ikuti Program Kampus Merdeka (Dok. Istimewa)

Program Studi Pendidikan Elektronika dan Informatika (PVTE) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyampaikan laporan mengenai pencapaian mahasiswa dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB). Mahasiswa yang berpartisipasi dalam program ini adalah Ronal Fiqih Yulanda, Melia Fatmawati, Hendrian Bayu Prasetyo, dan Ranesti Damarsuri.

Program MBKM dan MSIB merupakan inisiatif dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan berkembang di luar lingkungan kampus. Mahasiswa dapat mengikuti magang, proyek kemanusiaan, penelitian, kewirausahaan, studi/proyek independen, atau program mengajar di sekolah.

Ketua Program Studi PVTE Berry Nur Setyanto, M.Pd. menyatakan kebanggaannya atas pencapaian para mahasiswa. “Kami sangat bangga dengan prestasi yang telah dicapai oleh Ronal, Melia, Hendrian, dan Ranesti. Program MBKM dan MSIB memberikan mereka pengalaman berharga yang akan mendukung karier mereka di masa depan,” ujarnya pada 24 Juli 2024.

Dengan laporan ini, PVTE FKIP UAD menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung dan memfasilitasi mahasiswa dalam meraih pengalaman belajar yang beragam dan bermanfaat. (asti)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prodi-PVTE-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dukung-Mahasiswa-Ikuti-Program-Kampus-Merdeka-Dok.-Istimewa.jpg 909 1547 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-06 09:38:502024-08-06 09:47:47Prodi PVTE UAD Dukung Mahasiswa Ikuti Program Kampus Merdeka

Mahasiswa UAD Eksplorasi Budaya Papua Melalui Program PMM Kemendikbudristek RI

27/07/2024/in MBKM, Terkini /by Ard

Safira Mawadda, mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di Papua (Dok. Istimewa)

Safira Mawadda, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di Papua. Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI). Program ini memberikan kesempatan dan mobilitas kepada mahasiswa seluruh Indonesia untuk mencari dan mendapatkan pengalaman belajar di perguruan tinggi di Indonesia.

Perempuan yang kerap disapa Fira itu melaksanakan PMM di Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong Provinsi Papua Barat Daya selama 4 bulan, sesuai dengan jangka waktu ditentukan oleh kalender akademik masing-masing kampus tujuan. Tujuan umumnya memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat mengunjungi berbagai daerah di Indonesia dan menunjukkan kepada para mahasiswa tentang keberagaman suku, alam, budaya, dan yang lainnya di negeri ini. Ia berkesempatan bertemu dengan beragam mahasiswa yang berasal dari seluruh Indonesia. Pada PMM Batch 4 yang ia ikuti, terdapat 284 mahasiswa dari 155 universitas.

Selain mengikuti kegiatan perkuliahan, Fira juga mengenal budaya, adat, suku, dan keindahan alam di Papua Barat Daya. Ada salah satu kegiatan yang dilaksanakan seminggu satu kali dan biasanya di akhir minggu yaitu kegiatan Modul Nusantara. Kegiatan ini mengunjungi suatu tempat yang memiliki cerita di dalamnya untuk dipelajari perbedaannya maupun keunikannya.

Beberapa tempat yang ia kunjungi saat melakukan Modul Nusantara antara lain Rumah Etnik Papua, Pulau Yerusel, Hutan Lindung, Pulau Um, Kampung Mibi, Rumah Ukir Sanggar Araima, Raja Ampat, dan dirinya juga melakukan kontribusi sosial berupa penanaman mangrove di pesisir sekaligus mengajar di Sekolah Dasar.

Pengalaman menarik bagi Fira yaitu saat mendekati kepulangan karena ia berkesempatan berkunjung di Pulau Matan. Pulau Matan berada di wilayah Raja Ampat. Ia menyeberang menggunakan perahu. Sesampainya di Pulau Matan, disajikan pemandangan yang luar biasa, hamparan pasir putih dan air laut yang sangat jernih, banyak biota laut di dalamnya seperti ubur-ubur, bintang laut dan ikan-ikan kecil yang sangat indah serta menakjubkan.

Di pulau tersebut tidak ada aliran listrik sama sekali, bahkan sinyal juga kerap hilang. Ia bermalam di Pulau Matan bersama rekan PMM lainnya. Penerangan malam saat itu hanya mengandalkan cahaya dari senter gawai dan juga cahaya bulan yang cukup terang.

“Di sana saya mengetahui banyak budaya yang sebelumnya belum diketahui. Selain itu juga mengenal banyak orang dari berbagai suku dan pulau, mendapatkan pengalaman baru yang beragam, mengunjungi tempat yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya,” ujar Fira. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Safira-Mawadda-mahasiswa-Prodi-Ilmu-Komunikasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-ikuti-program-Pertukaran-Mahasiswa-Merdeka-PMM-di-Papua-Dok.-Istimewa.remini-enhanced.jpg 1205 1800 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-07-27 11:25:372024-07-29 08:31:36Mahasiswa UAD Eksplorasi Budaya Papua Melalui Program PMM Kemendikbudristek RI

Mahasiswa PMM Angkatan 4: Kuliah di UAD Sangat Menyenangkan!

27/07/2024/in MBKM, Terkini /by Ard

Raihan (kiri) dan Andi (kanan), mahasiswa PMM Angkatan 4 mengungkapkan kesannya selama berkuliah di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Humas dan Protokol UAD)

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) merupakan salah satu inisiatif dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI). Program ini menjadi bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang dirancang untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk belajar dan berinteraksi di lingkungan kampus yang berbeda yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

Sejak pertama kali dibuka, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia telah turut serta sebagai perguruan tinggi pengirim sekaligus penerima. Melalui program tersebut, UAD menerima banyak sekali respons positif dari para mahasiswa PMM. Baru-baru ini pada acara Pelepasan Mahasiswa Inbound Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Angkatan 4 (14-7-2024), dua dari mahasiswa tersebut mengungkapkan kesan-kesannya selama berkuliah di UAD.

Raihan Putra Adinata, mahasiswa asal Aceh dari Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara berbagi pengalamannya. “Dengan adanya kegiatan ini, khususnya bagi saya yang masih tabu akan budaya luar, saya bisa mengenal kearifan lokal dan keunikan daerah tertentu. Kegiatan ini mencakup aspek kebhinekaan, refleksi, hingga inspirasi dari tokoh-tokoh yang sangat menginspirasi kami dalam mengemban kehidupan.”

Selanjutnya, Andi Nurhikma dari Universitas Negeri Makassar juga mencurahkan perasaannya. “Awal-awal saya ingin pulang, tetapi sekarang jujur saya tidak ingin pulang. Yang paling berkesan selama Modul Nusantara adalah menghabiskan waktu bersama dan menjelajahi indahnya Jogja.” Pengalaman menjelajahi keindahan Yogyakarta bersama teman-teman menjadi momen yang sangat berkesan baginya.

Menurut Raihan maupun Andi, Modul Nusantara menjadi salah satu kegiatan yang sangat berkesan selama mereka berkuliah di UAD dalam program PMM. Melalui Modul Nusantara, mereka dapat merasakan kedalaman budaya yang ada di Indonesia, khususnya di Yogyakarta serta bagaimana hal tersebut memperkaya pengetahuan dan perspektif mereka. (Lid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Raihan-kiri-dan-Andi-kanan-mahasiswa-PMM-Angkatan-4-mengungkapkan-kesannya-selama-berkuliah-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1384 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-07-27 09:06:212024-07-27 09:06:21Mahasiswa PMM Angkatan 4: Kuliah di UAD Sangat Menyenangkan!

Ikuti Program PMM, Mahasiswa UAD Jelajahi Sulawesi Selatan

26/07/2024/in MBKM, Terkini /by Ard

Desta Rama Novita, Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Ikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka di UM Makassar (Dok. Istimewa)

Desta Rama Novita, mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) ikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di Makassar, Sulawesi Selatan. PMM adalah program pertukaran mahasiswa antaruniversitas di Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Program ini dilaksanakan selama satu semester. Tujuan umumnya adalah untuk memberikan pengalaman belajar di luar kampus asal, memperluas wawasan kebhinekaan, serta meningkatkan kemampuan adaptasi dan kolaborasi antarbudaya.

Desta tertarik mengikuti PMM karena ia ingin merasakan pengalaman belajar dan hidup di lingkungan yang berbeda. Selain itu juga ingin memperluas jaringan pertemanan, mempelajari kebudayaan lokal, serta mengembangkan kemampuan diri di luar daerah asal. Ia mengikuti PMM ini di Universitas Muhammadiyah Makassar bersama teman-teman dari seluruh Indonesia, contohnya dari Universitas Malahayati, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Universitas Muhammadiyah Semarang, dan lain-lain.

Alasan Desta memilih Universitas Muhammadiyah Makassar karena ingin menjelajahi budaya dan lingkungan baru di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar yang terkenal dengan keindahan alam dan kekayaan budayanya. Selain itu juga ingin mempelajari lebih lanjut tentang sistem pendidikan dan kehidupan kampus di Makassar.

“Selama PMM, saya mengikuti berbagai kegiatan akademik dan nonakademik, termasuk modul nusantara yang melibatkan perjalanan ke Toraja, Malino, Maros, dan Bulukumba. Di sana saya menjelajahi Sulawesi Selatan yaitu dengan mengunjungi makam Sultan Hasanuddin, Balla Lompoa, Benteng Fort Rotterdam, Klenteng Xian Ma, Dego-Dego, Kajang, Leang-Leang, Phinisi, Ramang-Ramang, Masjid 99 Kuba, dan Masjid Terapung. Pengalaman yang paling menarik bagi saya yaitu ketika diadakannya festival budaya dan ketika berkunjung ke Pantai Parangluhu,” ujarnya saat diwawancarai.

“Saya berharap dengan mengikuti PMM, saya dapat memperluas wawasan, mengembangkan jaringan pertemanan, serta meningkatkan kemampuan adaptasi dan kolaborasi. Selain itu, saya berharap dapat membawa pengalaman dan pengetahuan baru ini kembali ke kampus asal saya untuk berbagi dengan teman-teman maupun dosen,” tutup Desta. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Desta-Rahma-Novita-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Ikuti-Program-Pertukaran-Mahasiswa-Merdeka-di-UM-Makassar-Dok.-Istimewa.jpg 1180 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-07-26 10:54:222024-07-30 14:11:49Ikuti Program PMM, Mahasiswa UAD Jelajahi Sulawesi Selatan

Cerita Salma, Ikuti Pertukaran Mahasiswa Merdeka di Sumatra Barat

24/07/2024/in MBKM, Terkini /by Ard

Salma Fajriah Hakim, Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Ikuti Program PMM di Padang, Sumatra Barat (Dok. Istimewa)

Salma Fajriah Hakim, mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang berasal dari Program Studi Sastra Inggris ikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di Universitas Bung Hatta, Padang, Sumatra Barat. PMM adalah program yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, yang memungkinkan mahasiswa untuk belajar di universitas lain di Indonesia selama satu semester.

Program tersebut bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar dan budaya yang berbeda bagi mahasiswa di berbagai daerah di Indonesia. Dengan mengikuti PMM, mahasiswa dapat meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan keterampilan, serta mempererat persatuan dan kesatuan di antara mahasiswa dari berbagai daerah.

Alasan Salma tertarik mengikuti PMM karena ia ingin mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dan merasakan langsung budaya di daerah lain. Program ini juga memberi kesempatan untuk memperluas wawasan, berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang, dan mengembangkan keterampilan sosial serta akademis. Selain itu, dirinya juga ingin berkontribusi dalam mempererat persatuan dan kesatuan bangsa melalui pertukaran ide dan pengalaman dengan teman-teman dari berbagai daerah.

“Saya memilih PMM di Universitas Bung Hatta karena reputasinya yang baik dan kualitas pendidikannya yang diakui. Selain itu, Universitas Bung Hatta memiliki program studi yang relevan dengan bidang yang saya tekuni, sehingga saya dapat memperdalam pengetahuan dan keterampilan saya. Lingkungan akademis yang kondusif serta lokasi di Padang, Sumatra Barat, menawarkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat budaya Minangkabau, yang kaya akan tradisi dan nilai-nilai. Hal ini akan memperkaya pengalaman belajar saya, baik dari segi akademis maupun sosial,” ujar Salma saat diwawancarai.

Pengalamannya saat menjadi mahasiswa pertukaran sangatlah menginspirasi. Selama PMM, ia melakukan banyak hal bermanfaat. Selain mengikuti perkuliahan di universitas tujuan yang menambah wawasan akademis dengan mata kuliah yang berbeda dari biasanya, ia juga melakukan kegiatan modul nusantara yang mengenalkan budaya lokal dan tradisi daerah setempat.

Contohnya seperti kunjungan ke tempat bersejarah, belajar tentang seni dan kebudayaan daerah, serta berinteraksi dengan masyarakat setempat. Salah satu pengalaman paling menarik adalah saat bisa mendalami budaya dan tradisi yang berbeda dari daerah asal. Salma belajar banyak nilai-nilai lokal dan berbagai perspektif baru dari teman-teman sekelas yang berasal dari berbagai daerah.

Ia pun aktif dalam kegiatan sosial dan organisasi mahasiswa di universitas tujuan, yang dapat memperluas jaringan dan meningkatkan keterampilan sosial serta kepemimpinan. “Keseluruhannya, PMM memberi saya pengalaman belajar yang tak terlupakan dan membuka mata saya lebih luas tentang keanekaragaman budaya di Indonesia,” tutupnya. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Salma-Fajriah-Hakim-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Ikuti-Program-PMM-di-Padang-Sumatra-Barat-Dok.-Istimewa.jpg 1275 1700 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-07-24 10:09:222024-07-29 14:39:25Cerita Salma, Ikuti Pertukaran Mahasiswa Merdeka di Sumatra Barat

Pengalaman Nabila Ikuti Pertukaran Mahasiswa di Bengkulu

23/07/2024/in MBKM, Terkini /by Ard

Nabila Rizki Oktriyani Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Ikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka di Bengkulu (Dok. Istimewa)

Nabila Rizki Oktriyani, mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang berasal dari Program Studi Pendidikan Matematika melakukan kegiatan Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di Universitas Bengkulu. Ini merupakan salah satu program unggulan yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Selain itu, PMM merupakan sebuah program mobilitas mahasiswa selama satu semester untuk mendapatkan pengalaman belajar di perguruan tinggi di Indonesia sekaligus memperkuat persatuan dalam keberagaman.

Ia melaksanakan PMM tentunya bersama rekan-rekan dari seluruh universitas di Indonesia. “Terkait berkas yang harus disiapkan, menurut saya tidak terlalu sulit, seperti dokumen transkrip nilai akademik, dokumen kependudukan, Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang tersedia daring pada saat pengisian pendaftaran, surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan yang berwenang, scan buku tabungan, kemudian yang diutamakan memiliki asuransi kesehatan lainnya,” ujar Nabila saat diwawancarai.

Selain menimba ilmu di universitas penerima, ia juga mendapatkan mata kuliah yang dinamakan modul nusantara, mata kuliah tersebut terdiri atas 4 SKS yang rutin dilaksanakan pada hari Sabtu atau Minggu. Kegiatan tersebut mengeksplor budaya, alam, makanan, adat istiadat dari provinsi Bengkulu.

Hal yang paling menarik bagi Nabila adalah ketika ia dan teman-temannya mendapatkan kegiatan modul nusantara yaitu mendaki Gunung Kaba. Ketika mendaki, kebersamaan, semangat satu sama lain, kekompakan sangat menonjol sehingga ia bisa menaiki dan menuruni gunung dengan selamat. Mendaki tersebut adalah kegiatan paling menarik dan paling berkesan bagi Nabila karena itu adalah pendakian pertamanya.

Keistimewaan yang didapatkan dari kegiatan PMM tentunya sangat beragam. Di antaranya mendapatkan pengalaman nilai-nilai komunitas baru, menjalin persahabatan lintas budaya, mengembangkan soft skill, dan mendapatkan sertifikat nasional dari Kemendikbudistek. Selain itu juga mendapat bantuan pembiayaan kegiatan modul nusantara selama 1 semester berupa sumbangan pembinaan pendidikan, bantuan berbagai pembiayaan seperti dana batuan biaya hidup selama 1 semester, transportasi berupa tiket berangkat dan pulang, serta asuransi kesehatan.

“Harapan saya mengikuti kegiatan PMM yaitu dapat menerapkan ilmu yang telah didapatkan selama perkuliahan. Kemudian dengan mengikuti PMM pastinya saya memiliki banyak teman dari berbagai suku dan pulau, yang dari situlah bisa menjadi poin utama dalam memperluas relasi. Lalu, sesuai dengan slogan PMM yaitu ‘Bertukar Sementara, Bermakna Selamanya’, harapannya saya mampu mengimplementasikan dengan menebar hal-hal positif yang bermanfaat kepada sekitar,” tutup Nabila. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Nabila-Rizki-Oktriyani-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Ikuti-Program-Pertukaran-Mahasiswa-Merdeka-di-Bengkulu-Dok.-Istimewa.jpg 1441 1800 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-07-23 09:26:512024-07-23 09:26:51Pengalaman Nabila Ikuti Pertukaran Mahasiswa di Bengkulu

UAD Konsisten dalam Penyelenggaraan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

22/07/2024/in MBKM, Terkini /by Ard

Pelepasan Mahasiswa Inbound Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Angkatan 4 di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Humas dan Protokol UAD)

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) merupakan salah satu inisiatif dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI). Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk belajar dan berinteraksi di lingkungan kampus yang berbeda yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

Dr. Ishafit, M.Si. selaku Kepala Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sekaligus Koordinator PMM dalam sambutannya pada acara Pelepasan Mahasiswa Inbound Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Angkatan 4 (14-7-2024) menuturkan bahwa UAD sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang menjunjung tinggi kualitas pendidikan secara konsisten telah turut serta dalam program PMM sebagai perguruan tinggi pengirim sekaligus penerima sejak PMM 1 hingga 4.

Menurutnya, PMM memiliki filosofi mempersatukan keberagaman. Hal tersebut berarti PMM merupakan sebuah wadah bagi mahasiswa untuk saling mengenal budaya dan kearifan lokal berbagai wilayah di Indonesia.

Ishafit menambahkan bahwa UAD terus berkomitmen untuk meningkatkan berbagai fasilitas bagi mahasiswa PMM yang diterima di UAD. Fasilitas-fasilitas tersebut di antaranya adalah transportasi, asrama, fasilitas kesehatan, dan masih banyak lagi. Selain fasilitas, UAD juga terus berusaha untuk menghadirkan pengalaman belajar yang berkesan bagi mahasiswa.

Program PMM bukan hanya sekadar peluang akademik, tetapi juga sebuah perjalanan transformasi yang membuka pikiran dan memperluas wawasan. Dengan mengikuti program ini, mahasiswa diharapkan dapat menjadi individu yang lebih siap menghadapi tantangan di masa depan serta membawa dampak positif bagi masyarakat dan bangsa. (Lid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelepasan-Mahasiswa-Inbound-Program-Pertukaran-Mahasiswa-Merdeka-PMM-Angkatan-4-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1164 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-07-22 11:11:572024-07-22 11:11:57UAD Konsisten dalam Penyelenggaraan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka
Page 9 of 12«‹7891011›»

TERKINI

  • Inovasi BEKRESS Mahasiswa UAD Lolos Pendanaan P2MW 2026 Kemendiktisaintek RI05/06/2026
  • GALA BISMA UAD 2026 Hadirkan Harmoni Budaya dan Inovasi Modern04/06/2026
  • Sinergi AI dan Pembelajaran Tradisional Lestarikan Batik04/06/2026
  • Menghidupkan Lagi Nilai Luhur yang Diwariskan Nabi Ibrahim04/06/2026
  • Dosen Farmasi UAD Edukasi Warga Indonesia di Jepang Mengenai Gaya Hidup Sehat dan Kosmetik Halal04/06/2026

PRESTASI

  • Riset Kontrasepsi Pria Karya Mahasiswa UAD Raih Apresiasi Tingkat Nasional05/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Dua Juara Nasional dari Kajian Bahasa di Media Sosial05/06/2026
  • Inovasi Lentera Culture Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional04/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Presenter Terbaik melalui Inovasi Energi Terbarukan Berbasis AI04/06/2026
  • Inovasi Smart Insole Berbasis IoT Antar Mahasiswa UAD Torehkan Prestasi Nasional03/06/2026

FEATURE

  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026
  • Antara Iman dan Cinta: Belajar Adab Berdakwah dari Kisah Nabi Ibrahim21/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top