• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Alumni FKIP UAD, Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd. Bagikan Perjalanan Pengabdian dari Guru hingga Birokrat

25/05/2026/in Terkini /by Ard

 

Talkshow Alumni Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menggelar Talkshow Alumni pada Jumat, 15 Mei 2026, bertempat di Ruang Amphitarium Lantai 9, Kampus IV UAD. Acara ini menghadirkan alumni inspiratif dari berbagai bidang, salah satunya Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd. yang kini menjabat sebagai Kepala DP3ACSKB (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan, Pencatatan Sipil, dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pada kesempatan ini, Bapak Asyraf mengenang masa kuliahnya di Yogyakarta pada era 1980-an. Beliau masuk kuliah pada 1985 dan lulus pada 1990 melalui jalur skripsi, yang saat itu masih sedikit diminati mahasiswa. Kehidupan mahasiswa masa itu masih sangat sederhana, ia menggunakan bus kota dan sepeda untuk aktivitas sehari-hari.

“Waktu itu saya naik bus kota, terminal masih dekat Kampus 2 UAD. Saya juga pakai sepeda balap warna merah,” kenangnya.

Setelah menyelesaikan studi, Bapak Asyraf kembali ke Bangka Belitung dan mengabdi sebagai guru di beberapa sekolah swasta, termasuk SMA Muhammadiyah sekitar tahun 1991. Tak lama kemudian, beliau ditugaskan menjadi guru SMP di wilayah terpencil yang berjarak cukup jauh dari pusat kota.

“Jarak sekolah sekitar 100 kilometer. Pernah pulang naik truk dan tidur di sekolah,” ujarnya.

Di tengah kesibukannya mengajar, beliau tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang magister di Jakarta, kemudian mengajar di sekolah unggulan milik PT Timah sebelum melanjutkan studi doktoral di Universitas Negeri Jakarta.

Selain berkiprah di bidang pendidikan, beliau juga aktif di organisasi keagamaan. Saat Bangka Belitung resmi menjadi provinsi, ia dipercaya menjadi ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor tingkat provinsi. Meskipun berlatar belakang dari Muhammadiyah, beliau tetap dipercaya memimpin organisasi tersebut sebagai pengabdian lintas golongan.

Karier birokrasi Bapak Asyraf dimulai ketika beliau berpindah ke Dinas Pendidikan. Beliau turut terlibat sebagai sekretaris tim pendirian Universitas Bangka Belitung saat daerah tersebut belum memiliki perguruan tinggi negeri.

“Waktu Bangka Belitung jadi provinsi, universitas negeri belum ada. Kami memproses penggabungan beberapa perguruan tinggi hingga berdiri universitas,” ungkapnya.

Dalam kiprahnya di pemerintahan, Bapak Asyraf menyoroti tingginya angka pernikahan usia anak di Bangka Belitung ini berkaitan dengan rendahnya tingkat pendidikan masyarakat. Sebagai solusinya, beliau menginisiasi program pendidikan kesetaraan melalui paket A, B, dan C serta inovasi pembaruan data pendidikan pada kartu keluarga agar data penduduk tetap akurat.

Menjelang masa pensiunnya sebagai ASN pada 1 Juni 2026, Bapak Asyraf mengaku akan kembali fokus di dunia pendidikan sebagai bagian dari Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung. Baginya, pendidikan tetap menjadi ruang utama untuk mengabdi dan memberikan manfaat kepada masyarakat. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Talkshow-Alumni-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD-1.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-25 11:13:452026-05-25 11:13:45Alumni FKIP UAD, Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd. Bagikan Perjalanan Pengabdian dari Guru hingga Birokrat

UAD dan Kalurahan Caturharjo Kolaborasikan Teknologi Pengelolaan Sampah Berbasis IoT

25/05/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Kalurahan Caturharjo Kolaborasikan Teknologi Pengelolaan Sampah Berbasis IoT (Foto. LPPM UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Kalurahan Caturharjo dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul resmi memulai kolaborasi penelitian pengelolaan sampah berbasis Internet of Things (IoT) melalui Program BESTARI SAINTEK pada Selasa, 19 Mei 2026. Program tersebut bertujuan mendorong kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan sampah terpadu di Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul.

Kegiatan diawali dengan kunjungan lapangan sebagai langkah awal pelaksanaan penelitian dan pendampingan masyarakat yang akan berlangsung selama satu tahun penuh. Penelitian dipimpin oleh Prof. Anton Yudhana, Ph.D., bersama tim multidisiplin dari berbagai program studi dan perguruan tinggi.

Lurah Caturharjo, Wasdiyanto, menyampaikan bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan besar bagi masyarakat. Namun, menurutnya, pengelolaan sampah yang tepat dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial. “Permasalahan sampah harus dihadapi bersama karena jika dikelola dengan baik dapat menjadi sumber manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Saat ini, Kalurahan Caturharjo memiliki 14 Rumah Kumpul Sampah (RKS) yang tersebar di berbagai wilayah padukuhan. Pengelolaan sampah dilakukan melalui pemilahan sampah organik dan nonorganik dengan pendekatan daur ulang. Sampah organik diolah melalui program jogangan, sedangkan sampah bernilai jual dipisahkan untuk mendukung keberlanjutan program lingkungan.

Pimpinan Padukuhan Gluntung Kidul, Ngadiono, mengatakan bahwa program Rumah Kumpul Sampah yang telah berjalan selama empat tahun memberikan dampak sosial bagi masyarakat. “Beberapa manfaat yang telah diberikan adalah santunan kepada lansia, bingkisan untuk guru TK, serta pendanaan aksi sosial,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Penelitian sekaligus pimpinan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD, Anton Yudhana, menjelaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kalurahan, dan masyarakat menjadi kunci pengelolaan sampah berkelanjutan. “Pendampingan universitas tidak hanya berhenti pada transfer teknologi, tetapi juga membangun perubahan pola pikir masyarakat agar mampu menciptakan kemandirian dalam pengelolaan lingkungan,” jelasnya.

Melalui program tersebut, tim peneliti akan mengembangkan teknologi pengelolaan sampah berbasis IoT, seperti sistem deteksi emisi gas berbahaya dan low-cost vision method untuk pemantauan visual pengolahan sampah. Selain itu, pengembangan fasilitas insinerator juga dirancang untuk membantu penanganan sampah residu secara mandiri dan lebih efisien.

Program ini turut diintegrasikan dengan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi yang melibatkan 34 mahasiswa dari berbagai program studi di UAD. Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat berpartisipasi langsung dalam pemberdayaan masyarakat dan implementasi teknologi pengelolaan sampah berbasis IoT di Kalurahan Caturharjo.

Kegiatan yang berlangsung di Emperan Inspirasi Toga Tobato atau Rumah Dilan tersebut dihadiri perangkat kalurahan, pengelola Rumah Kumpul Sampah, kader lingkungan, komunitas masyarakat, hingga para lansia penerima santunan sembako. Melalui kolaborasi ini, Kalurahan Caturharjo diharapkan dapat menjadi model pengelolaan sampah terpadu berbasis teknologi dan pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi di berbagai wilayah Indonesia.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dan-Kalurahan-Caturharjo-Kolaborasikan-Teknologi-Pengelolaan-Sampah-Berbasis-IoT-Foto.-LPPM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-25 10:31:492026-06-17 13:36:17UAD dan Kalurahan Caturharjo Kolaborasikan Teknologi Pengelolaan Sampah Berbasis IoT

UAD Kenalkan Eco-Printing kepada Siswa Sekolah di Jepang

25/05/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

 

Dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan eco-printing kepada siswa sekolah di Jepang (Foto. Vera Yuli)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali memperluas kiprahnya di tingkat internasional melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Jepang. Pada 14 Mei 2026, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia UAD Dr. Norma Sari, S.H., M.Hum. bersama dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Dr. Vera Yuli Erviana, M.Pd. memberikan pelatihan eco-printing kepada 106 siswa kelas IV di Hanaoka Elementary School, Kota Kitakyushu, Jepang.

Eco-printing merupakan teknik pewarnaan kain ramah lingkungan yang memanfaatkan bahan alami, seperti daun, untuk menghasilkan motif dan pola unik pada kain. Di Indonesia, teknik ini diajarkan dalam pendidikan dasar sebagai upaya menumbuhkan kreativitas sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan. Pada kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan penjelasan dan demonstrasi mengenai proses pembuatan eco-print serta diperlihatkan berbagai karya yang menampilkan detail urat daun pada kain.

Setelah sesi demonstrasi, siswa mengikuti praktik pembuatan eco-print menggunakan daun untuk memindahkan pigmen alami ke kain. Meskipun daun musim semi yang digunakan memiliki kandungan getah lebih sedikit sehingga menghasilkan warna yang tidak terlalu pekat, para siswa tetap menunjukkan antusiasme tinggi. Dengan kreativitas masing-masing, mereka menghasilkan beragam karya unik yang mencerminkan imajinasi dan karakter pribadi.

Pelaksanaan kegiatan didukung oleh guru sekolah setempat, seorang penerjemah, serta mahasiswa seminar Prof. Ogata dari Kyushu International University yang membantu pengelolaan kelas dan mendampingi siswa selama praktik. Kehadiran para mahasiswa tersebut memberikan pengalaman berharga dalam berpartisipasi secara aktif pada kegiatan pertukaran internasional sekaligus mendukung proses pembelajaran yang interaktif.

Selain pelatihan eco-printing, para siswa juga berkesempatan berinteraksi dengan tamu dari Indonesia melalui percakapan dalam bahasa Inggris. Dalam sesi tersebut, Norma Sari dan Vera Yuli Elviana memperkenalkan berbagai destinasi wisata dan kehidupan masyarakat Indonesia melalui sejumlah foto yang ditampilkan.

Pada kesempatan yang sama, Vera Yuli turut menjelaskan pemanfaatan eco-printing sebagai sarana pemberdayaan perempuan di Yogyakarta. Melalui pelatihan ini, ibu tunggal yang belum memiliki pekerjaan tetap diberi kesempatan memproduksi berbagai kerajinan, seperti kipas, pouch, dan suvenir pernikahan yang bernilai ekonomi.

Kegiatan pengabdian ini tidak hanya memperkenalkan budaya dan praktik pendidikan Indonesia kepada siswa Jepang, tetapi juga memperkuat kerja sama internasional, meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dosen-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-eco-printing-kepada-siswa-sekolah-di-Jepang-Foto.-Vera-Yuli.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-25 10:13:322026-06-17 13:36:11UAD Kenalkan Eco-Printing kepada Siswa Sekolah di Jepang

HISKI UAD dan Balai Bahasa DIY Gelar Siniar Literasi

22/05/2026/in Terkini /by Ard

HISKI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Balai Bahasa DIY Gelar Siniar Literasi (Foto. HISKI UAD)

Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI) Komisariat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama HISKI Komisariat Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar program siniar kolaboratif pada Senin, 18 Mei 2026. Kegiatan tersebut membahas buku terbaru karya akademisi UAD, Prof. Wajiran, S.S., M.A., Ph.D., berjudul Karya Sastra dan Pendidikan Moral: Fondasi Literasi dan Pembentukan Karakter Siswa Indonesia.

Siniar dipandu oleh Ratun Untoro, M.Hum., selaku Widyabasa Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Kerja Pelindungan Bahasa dan Sastra di Balai Bahasa Provinsi DIY. Diskusi berlangsung hangat dengan mengangkat pentingnya karya sastra dalam membangun moral dan karakter siswa Indonesia.

Dalam pemaparannya, Prof. Wajiran menyoroti rendahnya budaya membaca di Indonesia. Menurutnya, karya sastra memiliki banyak nilai penting seperti kejujuran, kedisiplinan, empati, dan norma sosial yang dapat membentuk karakter peserta didik. Ia juga membagikan pengalamannya selama berada di Australia yang menunjukkan bahwa budaya membaca telah ditanamkan sejak usia dini melalui dongeng, buku bergambar, ruang baca yang nyaman, hingga kewajiban membaca novel di sekolah.

“Di Australia, siswa belajar bahasa melalui sastra. Bahkan novel Indonesia seperti Laskar Pelangi karya Andrea Hirata juga digunakan sebagai bahan bacaan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pemerintah Australia turut mendukung budaya literasi melalui penyediaan perpustakaan anak serta pembatasan penggunaan smartphone di sekolah.

Selain itu, Prof. Wajiran menjelaskan perbedaan pembelajaran bahasa di Indonesia dan Australia. Menurutnya, pembelajaran di Indonesia masih berfokus pada struktur bahasa, sedangkan di Australia lebih menitikberatkan pada kesusastraan. Ia menilai sastra seharusnya menjadi media utama pembelajaran bahasa karena mampu meningkatkan kosakata, pemahaman bacaan, sekaligus menanamkan nilai moral secara alami.

Kolaborasi antara HISKI UAD dan HISKI Balai Bahasa DIY menjadi bentuk sinergi antar lembaga dalam menghidupkan ekosistem literasi di Yogyakarta. Melalui program siniar tersebut, kedua pihak berharap dapat mendorong lahirnya diskusi-diskusi serupa demi memperkuat pendidikan karakter bangsa melalui sastra.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/HISKI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dan-Balai-Bahasa-DIY-Gelar-Siniar-Literasi-Foto.-HISKI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-22 12:57:502026-05-22 12:57:50HISKI UAD dan Balai Bahasa DIY Gelar Siniar Literasi

PBI UAD Terima Kunjungan Edukatif SD BIAS Klaten

22/05/2026/in Terkini /by Ard

Kunjungan SD BIAS Klaten di Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. PBI UAD)

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan siswa-siswi SD BIAS Klaten dalam kegiatan bertajuk UADventure pada Senin, 4 Mei 2026, di Kampus 4 UAD. Sebanyak 70 siswa kelas 3 dan 4 mengikuti kegiatan pembelajaran bahasa Inggris interaktif yang dibagi ke dalam enam kelompok.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Program Studi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman belajar bagi siswa, tetapi juga menjadi ruang praktik mahasiswa PBI UAD dalam pembelajaran Teaching English to Young Learners (TEYL).

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi pengalaman belajar bagi siswa, tetapi juga ruang praktik bagi mahasiswa PBI UAD dalam pembelajaran Teaching English to Young Learners (TEYL),” ujarnya.

Wakil Kepala Sekolah BIAS Klaten, Ust. Wahyu Hidayat, berharap para siswa dapat menikmati proses belajar bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan selama berada di PBI UAD.

Selama kegiatan berlangsung, siswa mengikuti sistem rotasi di enam laboratorium, yakni Laboratorium Bahasa A, Bahasa B, Journalism, TEYL, Tourism, dan Microteaching. Di Laboratorium Bahasa A, siswa belajar melalui video dan permainan edukatif, sedangkan di Laboratorium Bahasa B mereka mencoba aktivitas membaca berbasis Augmented Reality (AR) serta latihan pelafalan bahasa Inggris.

Di Laboratorium Journalism, siswa berlatih membuat siniar sederhana menggunakan percakapan bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan berbicara dan rasa percaya diri. Sementara itu, di Laboratorium TEYL siswa mengikuti kegiatan reading aloud dan bookish play, sedangkan di Laboratorium Tourism mereka belajar mendeskripsikan tempat menggunakan bahasa Inggris sederhana. Adapun di Laboratorium Microteaching, siswa diajak mengenal berbagai profesi melalui aktivitas imaginative speaking dan sentence building.

Salah satu peserta, Ilham, mengaku antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. “Kegiatan hari ini sangat seru dan menyenangkan. Paling seru itu kegiatan di Lab Journalism karena membuat podcast,” ujarnya.

Melalui kegiatan UADventure, PBI UAD berharap dapat menghadirkan pengalaman belajar bahasa Inggris yang kreatif, interaktif, dan menyenangkan bagi anak-anak sekaligus mengenalkan lingkungan kampus sejak dini. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kunjungan-SD-BIAS-Klaten-di-Pendidikan-Bahasa-Inggris-PBI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-PBI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-22 12:25:062026-05-22 12:25:06PBI UAD Terima Kunjungan Edukatif SD BIAS Klaten

Membangun Akhlak Digital Pelajar di Era Media Sosial

21/05/2026/in Terkini /by Ard

Prodamat Mahasiswa Prodi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga (Foto. Tim Prodamat UAD)

Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Ahmad Dahlan melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Akhlak Bermedia Sosial dan Strategi Monetisasi Digital bagi Pengurus IPM SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga” di SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh mahasiswa MPAI UAD, yaitu Yusron Latif, Anisa Dwi Hartanti, dan Dewi Kartika, sebagai bagian dari tugas Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) dan bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada pelajar di era digital.

Sosialisasi dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi digital yang memengaruhi pola pikir dan perilaku remaja, terutama dalam penggunaan media sosial. Platform digital saat ini tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga ruang untuk berekspresi, belajar, bahkan memperoleh penghasilan. Namun, di balik kemudahan tersebut, terdapat tantangan besar yang harus dihadapi generasi muda, yaitu bagaimana menggunakan media sosial secara bijak dan tetap berlandaskan nilai-nilai akhlak.

Di era digital saat ini, media sosial memiliki pengaruh besar terhadap pola pikir dan perilaku remaja. Tidak sedikit pelajar yang menggunakan media sosial tanpa memahami dampak dari setiap unggahan, komentar, maupun informasi yang mereka sebarkan. Padahal, dalam perspektif pendidikan Islam, penggunaan media sosial seharusnya tetap mencerminkan akhlak yang baik, seperti berkata santun, menghindari fitnah, tidak menyebarkan hoaks, serta mampu menjaga etika dalam berinteraksi di ruang digital.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, peserta diberikan pemahaman bahwa media sosial dapat menjadi sarana dakwah, edukasi, dan pengembangan kreativitas apabila digunakan secara tepat. Selain itu, peserta juga dikenalkan dengan berbagai strategi monetisasi digital yang dapat dimanfaatkan oleh pelajar, seperti membuat konten edukatif, desain digital, pengelolaan media sosial, hingga pemanfaatan platform digital untuk membangun personal branding yang positif.

Kegiatan berlangsung secara aktif dan interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab. Banyak peserta yang mulai menyadari bahwa media sosial tidak hanya digunakan untuk hiburan semata, tetapi juga dapat menjadi peluang untuk mengembangkan kemampuan diri dan meningkatkan produktivitas.  
Keberhasilan kegiatan ini juga terlihat dari adanya peningkatan pemahaman peserta berdasarkan hasil pretest dan posttest yang disediakan oleh penyelenggara. Sebelum kegiatan, sebagian peserta masih memiliki pemahaman terbatas mengenai akhlak bermedia sosial dan strategi monetisasi digital. Setelah mengikuti sosialisasi, hasil posttest menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan.

Pada akhirnya, perkembangan teknologi digital tidak dapat dihindari, tetapi dapat diarahkan. Oleh karena itu, pendidikan akhlak digital menjadi hal yang sangat penting agar generasi muda tidak hanya cakap dalam menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki karakter dan tanggung jawab moral dalam memanfaatkannya.

Melalui kegiatan ini diharapkan para pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) mampu menjadi pelopor pelajar yang cerdas bermedia sosial, memiliki akhlak digital yang baik, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk kegiatan yang positif dan bermanfaat. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prodamat-Mahasiswa-Prodi-Magister-Pendidikan-Agama-Islam-MPAI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-SMK-Muhammadiyah-1-Purbalingga-Foto.-Tim-Prodamat-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-21 09:54:352026-05-21 09:54:35Membangun Akhlak Digital Pelajar di Era Media Sosial

FEB dan FSBK UAD Adakan Pelatihan Konten dan Regulasi

21/05/2026/in Terkini /by Ard

FEB dan FSBK Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan pelatihan konten dan regulasi (Foto. Ika)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) bersama Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerja sama dengan TikTok Shop dan Tokopedia menggelar pelatihan bertajuk Standar Konten dan Regulasi pada Kamis, 7 Mei 2026 di Aula Masjid Islamic Center UAD. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Waktunya STARt Academy yang diikuti mahasiswa FEB dan FSBK UAD.

Pelatihan menghadirkan Sugeng Wibowo selaku Marketplace Expert. Dalam pemaparan materi, dijelaskan bahwa kualitas konten dan performa akun menjadi hal penting di TikTok Shop. Ia juga mengenalkan sistem health rating akun yang memengaruhi kesempatan pengguna mengikuti program campaign.

Selain itu, peserta mendapat materi tentang berbagai pelanggaran yang sering terjadi di TikTok Shop, seperti konten live yang tidak sesuai produk, menampilkan anak di bawah umur, melakukan overclaim, hingga melanggar aturan saat siaran langsung. Peserta juga diberi pemahaman cara menjaga kesehatan akun serta melakukan banding jika terjadi pelanggaran.

PIC kegiatan, Dr. agr. Ir. Adhita Sri Prabakusuma, S.P., M.Sc., IPM., mengungkapkan bahwa program ini hadir untuk membantu mahasiswa memahami dunia bisnis digital secara langsung. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap menjadi pelaku di ekosistem digital dan mampu bersaing di dunia kerja maupun bisnis,” ujarnya.

Menurut Adhita, pelatihan ini juga membantu mahasiswa memahami perubahan dunia bisnis yang kini semakin berbasis digital. Mahasiswa diharapkan memiliki keterampilan membuat konten, memahami pasar, dan memanfaatkan platform e-commerce sejak masih kuliah.

Salah satu peserta, Aprilia Azmi, mengaku pelatihan ini membantunya memahami TikTok Shop untuk berjualan maupun menjadi afiliator. “Saya jadi lebih paham cara promosi digital dan memahami target pasar. Semoga ke depan program seperti ini terus dikembangkan agar mahasiswa lebih siap menghadapi persaingan bisnis digital,” ujarnya di sesi wawancara. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/FEB-dan-FSBK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-pelatihan-konten-dan-regulasi-Foto.-Ika.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-21 09:50:432026-05-21 09:50:43FEB dan FSBK UAD Adakan Pelatihan Konten dan Regulasi

Dosen UAD Gelar Workshop Manajemen Kesejahteraan Lansia

21/05/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan workshop manajemen kesejahteraan lansia (Foto. Tim PKM UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa Workshop Manajemen Kesejahteraan Lansia di Aula Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Sleman pada Sabtu, 9 Mei 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai upaya mewujudkan kelompok lanjut usia (lansia) yang sehat, aktif, dan sejahtera melalui penguatan kesehatan fisik, mental, dan sosial.

Tim pelaksana kegiatan terdiri atas Prof. Dr. Fatwa Tentama, S.Psi., M.Si., Dr. Tri Wahyuni Sukesi, S.Si., M.P.H., dan Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes. Workshop ini menghadirkan narasumber dari bidang psikologi dan kesehatan masyarakat guna memberikan pemahaman menyeluruh terkait kesejahteraan lansia.

Dr. Tri Wahyuni Sukesi, S.Si., M.P.H., menyampaikan materi bertajuk “Kesehatan Fisik, Gizi, dan Lingkungan Lansia”. Sementara itu, Prof. Dr. Fatwa Tentama, S.Psi., M.Si., membawakan materi mengenai “Kesehatan Mental untuk Menjadi Senior Tangguh”. Kedua materi tersebut dipadukan untuk memberikan bekal yang seimbang antara kesehatan fisik dan kesehatan mental bagi para lansia.

Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Lansia Tangguh dan Sejahtera” ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman dan Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Sleman. Workshop tersebut menjadi ruang strategis untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kapasitas pendamping, kader kesehatan, pralansia, serta lansia dalam mendukung kesejahteraan lansia secara holistik di wilayah Sleman.

Puluhan peserta yang terdiri atas pralansia, lansia, kader kesehatan, hingga pengurus griya lansia binaan MPKS PDM dan MKS PDA Sleman mengikuti kegiatan dengan aktif. Peserta memperoleh berbagai materi terkait kesehatan fisik lansia, kesehatan mental, kesehatan lingkungan, dukungan psikososial, pemberdayaan keluarga, hingga strategi mewujudkan lansia yang tangguh dan mandiri.

Dalam pemaparannya, Dr. Tri Wahyuni Sukesi, S.Si., M.P.H., menegaskan bahwa menjaga kesehatan fisik dan status gizi merupakan fondasi utama bagi kelompok lansia. Menurutnya, upaya menjaga kesehatan sudah perlu dilakukan sejak memasuki usia pralansia atau sekitar usia 40 tahun. Ia menjelaskan bahwa kesehatan lansia dapat dijaga melalui pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik teratur, pemeriksaan kesehatan rutin, istirahat yang cukup, serta menjaga kesehatan lingkungan.

Senada dengan hal tersebut, Fatwa Tentama menyampaikan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan salah satu provinsi dengan persentase lansia tertinggi di Indonesia. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa DIY telah memasuki fase aging population, dengan Kabupaten Sleman sebagai wilayah yang memiliki jumlah lansia terbanyak.

“Tingginya jumlah lansia di wilayah Sleman membawa konsekuensi besar di berbagai sektor, mulai dari layanan kesehatan, perlindungan sosial, dukungan ekonomi, hingga pendampingan berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mencetak lansia tangguh yang sehat secara fisik, sosial, dan mental,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa salah satu tantangan terbesar pada masa lansia adalah risiko isolasi sosial. Kondisi kesepian kronis, menurutnya, dapat memicu depresi, kecemasan, hingga meningkatkan risiko berbagai penyakit. Oleh sebab itu, lansia perlu didorong untuk tetap aktif secara fisik maupun sosial melalui berbagai kegiatan yang menyenangkan, menjaga komunikasi dengan keluarga dan teman sebaya, serta memperkuat spiritualitas agar hidup tetap bermakna.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dan memicu diskusi hangat antara peserta dan narasumber. Para pengurus griya lansia maupun peserta lansia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi secara langsung mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui sinergi antara akademisi UAD, MPKS PDM, dan MKS PDA Sleman, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan lansia. Dengan bekal pengetahuan yang holistik, para pendamping dan lansia diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam mewujudkan masa tua yang sehat, mandiri, bahagia, dan bermakna. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dosen-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-workshop-manajemen-kesejahteraan-lansia-Foto.-Tim-PKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-21 07:37:492026-06-17 13:36:05Dosen UAD Gelar Workshop Manajemen Kesejahteraan Lansia

Ibadah Kurban dan Kesalehan Sosial

19/05/2026/in Terkini /by Ard

Pengajian Rutin Bulanan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Masjid Daarussalam Kampus I UAD (Foto. Takmir Masjid Daarussalam)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan Pengajian Rutin Bulanan yang berlangsung di Masjid Daarussalam Kampus I UAD pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan H. Ali Yusuf, S.Th.I., M.Hum., dari Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sebagai pemateri dengan mengusung tema “Ibadah Kurban dan Kesalehan Sosial”.

Dalam pemaparannya, Ali Yusuf menjelaskan bahwa hakikat ibadah kurban bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan wujud ketakwaan kepada Allah Swt. “Nilai utama kurban bukan hanya pada simbol materi seperti hewan kurban, tetapi pada spiritualitas, pengorbanan, dan kebermanfaatannya bagi sesama,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kurban berasal dari kata qarraba yang berarti “mendekat”. Menurutnya, makna tersebut tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah, tetapi juga mendekatkan manusia dengan sesama melalui semangat berbagi dan kepedulian sosial. “Kurban mengajarkan umat Islam untuk mengurangi egoisme dan membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ali Yusuf menyampaikan bahwa ibadah kurban merupakan wujud kesalehan sosial yang nyata. Melalui pembagian daging kurban, masyarakat dhuafa dapat merasakan kebahagiaan dan menikmati makanan bergizi yang mungkin jarang mereka peroleh. “Semangat kurban adalah menghadirkan pemerataan kesejahteraan dan kegembiraan sosial, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” jelasnya.

Dalam kajiannya, ia juga mengingatkan agar umat Islam tidak terjebak pada ritual semata tanpa menghadirkan kepedulian sosial. Menurutnya, seluruh ibadah dalam Islam memiliki dimensi kemanusiaan yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ali Yusuf turut mencontohkan teladan Nabi Muhammad saw. yang sering berkurban menggunakan kambing atau domba sebagai bentuk kesederhanaan dalam beribadah. “Nabi mengajarkan bahwa inti kurban bukan prestise atau kemewahan, melainkan ketakwaan dan manfaat sosial bagi masyarakat,” tuturnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pengajian-Rutin-Bulanan-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-Masjid-Daarussalam-Kampus-I-UAD-Foto.-Takmir-Masjid-Daarussalam.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-19 09:50:192026-05-19 09:50:19Ibadah Kurban dan Kesalehan Sosial

Perkuat Sinergi, Tapak Suci UAD Gelar Silaturahmi Ortom di Aula Islamic Center

19/05/2026/in Terkini /by Ard

Tapak Suci (TS) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan silaturahmi organisasi otonom (Ortom) (Foto. Tapak Suci UAD)

Tapak Suci (TS) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan acara Silaturahmi Ortom pada Jumat, 8 Mei 2026. Kegiatan yang bertempat di Aula Islamic Center UAD ini mengusung tema “Menjalin Ukhuwah, Menguatkan Sinergi, Bersama Membangun Harmoni Organisasi”.

Acara dihadiri oleh jajaran pimpinan dan kader dari tiga Organisasi Otonom (Ortom) di lingkungan UAD, yaitu Tapak Suci, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Hizbul Wathan (HW). Pertemuan ini bertujuan sebagai wadah untuk mempererat kedekatan serta saling berbagi masukan demi kemajuan organisasi masing-masing ke depannya.

Ketua Tapak Suci UAD, Sabil Isan Permana, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antar-Ortom untuk menciptakan dampak positif bagi kampus. “Saya percaya bahwa setiap ortom memiliki peran dan kekuatannya masing-masing, dan ketika semuanya berjalan beriringan, maka akan lahir banyak hal baik bagi kader maupun organisasi,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan komunikasi agar setiap langkah organisasi dapat selaras dengan visi besar universitas. Melalui silaturahmi ini, para pimpinan organisasi dapat berdiskusi mengenai langkah strategis dan inovasi yang bisa diterapkan bersama di lingkungan mahasiswa.

Selain sesi diskusi, acara juga diisi dengan pemaparan materi dan sharing session untuk mendalami manajemen organisasi yang humanis. Momen ini dimanfaatkan oleh para peserta untuk bertukar pikiran mengenai tantangan yang dihadapi oleh masing-masing komisariat dan unit di UAD.

Silaturahmi ini ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai simbol kebersamaan antar-Ortom di lingkungan kampus. Diharapkan semangat ukhuwah yang terbangun dalam acara ini dapat terus diimplementasikan dalam kegiatan-kegiatan kolaboratif di masa mendatang. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tapak-Suci-TS-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menyelenggarakan-silaturahmi-organisasi-otonom-Ortom-Foto.-Tapak-Suci-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-19 09:28:502026-05-19 09:28:50Perkuat Sinergi, Tapak Suci UAD Gelar Silaturahmi Ortom di Aula Islamic Center
Page 39 of 797«‹3738394041›»

TERKINI

  • Koordinator Kewirausahaan UAD Ajak Mahasiswa Temukan Ide Bisnis Lewat Teknologi Digital06/11/2026
  • UAD Resmi Luncurkan Dahlan Muda Expo #6, Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Mahasiswa06/11/2026
  • Rajut Harmoni Budaya Nusantara, Staff Muda BEM FKM UAD Gelar AMARTA06/11/2026
  • UAD Jadi Tuan Rumah LSF Goes to Campus, Kenalkan Budaya Sensor Mandiri 05/11/2026
  • Angkat Etnomedisin Suku Osing, Mahasiswa PSDIF UAD Raih Gelar Doktor dengan IPK Sempurna05/11/2026

PRESTASI

  • Tim Debat UAD Raih Juara Harapan I pada Kompetisi Debat Tingkat Nasional04/11/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Debat Nasional VERDE 202604/11/2026
  • Mahasiswa UAD Juara III Lomba Poster Kesehatan Mental Tingkat Nasional04/11/2026
  • Tim Futsal FKIP UAD Raih Juara 1 Ahmad Dahlan Sport Competition 202603/11/2026
  • Futsal UAD Raih Juara 1 Liga Futsal Kampus Yogyakarta 202602/11/2026

FEATURE

  • Kesehatan Jiwa untuk Masa Depan yang Indah03/11/2026
  • Menanggapi Musibah dari Perspektif Islam30/10/2026
  • Gelar Dokter adalah Awal dari Pengabdian27/10/2026
  • Menjadi Orang Tua Dimulai Sebelum Anak Hadir26/10/2026
  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top