• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Gerakan #uadminimplastik, UAD Berkomitmen Wujudkan Zero Waste Campus

28/04/2026/in Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi meluncurkan gerakan #uadminimplastik (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi meluncurkan gerakan #uadminimplastik sebagai langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi sampah plastik di lingkungan akademik. Acara peluncuran ini berlangsung khidmat di Hall Kampus 4 UAD pada Senin, 27 April 2026.

Acara dibuka dengan laporan dari Ketua Program WWF Indonesia, Ahmad Ahid Mudayana, S.K.M., M.P.H. Dalam laporannya yang bertajuk ā€œZero Waste Campus: Penguatan Edukasi, Kebijakan, dan Fasilitas Pengurangan Sampah Plastikā€, Ia menjelaskan bahwa inisiatif ini sesungguhnya telah diinisiasi sejak tiga tahun lalu, dilatarbelakangi oleh kebijakan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengenai penutupan TPA Piyungan.

“Ini merupakan salah satu dari banyaknya program kerja sama antara UAD dengan WWF Indonesia. Harapannya dengan launching ini, bisa memberikan dampak nyata pada pengelolaan sampah di kampus,” jelas Ahmad.

Selaras dengan hal tersebut, Kepala Biro Sarana dan Prasarana UAD, Prof. Dr. Ir. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., dalam sambutannya menyatakan kesiapan universitas dalam mendukung gerakan ini melalui penyediaan infrastruktur yang memadai untuk pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan. Bahkan saat ini limbah plastik yang dihasilkan oleh kampus sudah menurun sebanyak 25%.Ā 

ā€œKami turut berbahagia dengan pendampingan yang telah dilakukan hingga saat ini, programnya bisa berjalan dan memberikan dampak nyata. Bagaimana kita meminimalkan sampah dan mengolahnya dengan sebaik mungkin menjadi hal yang bermanfaat. Semoga kedepannya kita bisa mengurangi sampah plastiknya sehingga residu menjadi semakin berkurang,ā€ ungkap Prof. Zahrul.

Puncak acara ditandai dengan arahan langsung dari Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., yang sekaligus membuka secara resmi peluncuran gerakan #uadminimplastik. Rektor menekankan pentingnya perubahan mindset sivitas akademika, mengingat UAD sendiri telah memiliki infrastruktur pendukung yang mumpuni.

ā€œDi kampus kita ada unit pengolah sampah dengan metode pirolisis (pyrolysis). Kita tidak hanya menimbun sampah, tetapi mengolahnya menjadi hal-hal yang bermanfaat. Oleh karena itu, kita harus membangun mental memilah dalam membuang sampah. Kita juga harus mewujudkan lingkungan yang asri dari sisi mata, telinga, dan hati,ā€ tutur Rektor UAD.

Sebagai salah satu langkah nyata, Rektor menyerahkan tumbler kepada perwakilan dekan dan mahasiswa, dilanjutkan dengan penekanan tombol sirine sebagai tanda dimulainya gerakan tersebut secara masif di seluruh lingkungan universitas. Prosesi ini turut didampingi oleh perwakilan dari WWF Indonesia.

ā€œKita harus membangun mental memilah dalam membuang sampah, sekaligus mewujudkan lingkungan yang asri dari sisi mata, telinga, dan hati,ā€ ungkap Muchlas.

Gerakan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial belaka, namun mampu menjadi budaya baru bagi seluruh sivitas akademika UAD untuk lebih peduli terhadap penggunaan plastik sekali pakai. Melalui integrasi antara kebijakan kampus dan partisipasi aktif mahasiswa, UAD optimis dapat menjadi pionir kampus ramah lingkungan di Yogyakarta. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-resmi-meluncurkan-gerakan-uadminimplastik-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-28 13:26:502026-04-28 13:26:50Gerakan #uadminimplastik, UAD Berkomitmen Wujudkan Zero Waste Campus

Day Care An-Nahl UAD: Laboratorium Hidup yang Dukung Tumbuh Kembang Anak

27/04/2026/in Terkini /by Ard

Kegiatan anak-anak di Day Care An-Nahl Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Day Care An-Nahl)

Day Care An-Nahl PG PAUD yang berlokasi di Jl. Ki Ageng Pemanahan No. 19, Sorosutan, Yogyakarta, tepatnya di Kampus V Universitas Ahmad Dahlan (UAD), hadir sebagai inovasi layanan pendidikan anak usia dini. Day care ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat penitipan anak, tetapi juga sebagai ā€œlaboratorium hidupā€ bagi Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD).

Kepala Laboratorium PG-PAUD UAD, Ega Asnatasia Maharani, M.Psi., Ph.D., Psikolog, menjelaskan bahwa An-Nahl dibangun untuk menjawab kebutuhan internal sekaligus mendukung pembelajaran mahasiswa. ā€œAn-Nahl pada awalnya dibangun sebagai bentuk layanan dari laboratorium PG-PAUD. Kami melihat adanya kebutuhan untuk memiliki laboratorium hidup yang juga sejalan dengan kebutuhan dosen dan tenaga kependidikan,ā€ ujarnya.

Keunikan Day Care An-Nahl terletak pada pengelolaan yang berada di bawah supervisi langsung PG-PAUD UAD. Seluruh pengasuh merupakan lulusan PG-PAUD yang telah melalui proses seleksi ketat, dan sistem pembelajarannya disesuaikan dengan kurikulum akademik. Selain itu, An-Nahl juga menjalin kolaborasi dengan berbagai fakultas di UAD untuk memperkaya pengalaman belajar anak dan mahasiswa.

Dalam pelaksanaannya, Day Care An-Nahl memiliki sejumlah program unggulan yang berfokus pada tumbuh kembang anak. Salah satunya adalah pemeriksaan rutin perkembangan anak. ā€œKami secara berkala melakukan cek tumbuh kembang. Jika ditemukan adanya keterlambatan, kami akan langsung berkomunikasi dengan orang tua,ā€ jelas Ega. Selain itu, tersedia pula layanan konseling bagi orang tua serta berbagai program yang melibatkan peran aktif keluarga.

Menurut Ega, keterlibatan orang tua menjadi salah satu prinsip utama dalam layanan An-Nahl. ā€œKami tidak hanya melihat orang tua sebagai pengguna layanan, tetapi juga sebagai mitra. Ada buku penghubung dan komunikasi harian agar orang tua mengetahui aktivitas anak,ā€ tambahnya.

Dari segi fasilitas, Day Care An-Nahl menawarkan lingkungan yang aman dan nyaman karena berada di area kampus. Berbagai sarana stimulasi disediakan, mulai dari alat permainan edukatif hingga ruang khusus untuk bayi dan toddler yang disesuaikan dengan kebutuhan perkembangan masing-masing usia. Rasio pengasuh dan anak juga dijaga secara ketat, bahkan kapasitas dibatasi maksimal 13 anak demi kenyamanan.

Selain itu, desain ruang Day Care An-Nahl menggunakan konsep ruang kaca terbuka, sehingga aktivitas anak dapat terlihat langsung dari luar. Hal ini memberikan rasa aman dan transparansi bagi orang tua, karena mereka dapat memantau kegiatan anak tanpa hambatan. Dengan konsep ini, kekhawatiran orang tua terhadap keamanan dan kenyamanan anak dapat diminimalkan.

Selain fasilitas fisik, layanan yang diberikan mencakup kebutuhan harian anak, seperti makan, tidur, hingga aktivitas bermain dan belajar. Orang tua juga diberikan kemudahan dengan adanya ruang tunggu, sehingga dapat menyelesaikan aktivitas terlebih dahulu sebelum menjemput anak.

Day Care An-Nahl menerapkan kurikulum berbasis stimulasi tumbuh kembang yang diperbarui secara berkala. Kegiatan anak dirancang secara tematik harian, bulanan, hingga semesteran, termasuk kegiatan luar ruangan seperti field trip. Nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) juga menjadi bagian penting dalam pembelajaran. ā€œSejak dini anak-anak diajarkan berdoa, belajar wudhu, hingga dikenalkan pada nilai-nilai keislaman melalui kegiatan sederhana,ā€ jelas Ega.

Seiring meningkatnya kebutuhan, Day Care An-Nahl juga tengah mempersiapkan pengembangan unit kedua. ā€œKami melihat kebutuhan semakin besar dan waiting list terus bertambah. Ke depan, kami ingin menghadirkan unit kedua dengan program yang lebih luas, termasuk persiapan masuk sekolah dasar,ā€ ungkap Ega.

Meskipun menghadapi tantangan dalam menyesuaikan jadwal dengan kalender akademik kampus, pihak pengelola tetap berkomitmen memberikan layanan terbaik. Ega juga menegaskan bahwa Day Care An-Nahl tidak berorientasi pada keuntungan, melainkan pada pemenuhan kebutuhan anak.

Ega menambahkan, ā€œDaycare bukan sekadar tempat menitipkan anak, tetapi ruang penting untuk stimulasi tumbuh kembang pada usia emas. Orang tua tetap harus terlibat, tetapi tidak perlu ragu karena layanan daycare saat ini sudah banyak yang mengedepankan kualitas dan kesejahteraan anak,ā€ pungkasnya.

Dengan konsep integratif antara pendidikan, pengasuhan, dan nilai keislaman, Day Care An-Nahl UAD menjadi salah satu contoh layanan pendidikan anak usia dini yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada perkembangan optimal anak. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kegiatan-anak-anak-di-Day-Care-An-Nahl-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Day-Care-An-Nahl.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-27 13:58:372026-04-27 13:58:37Day Care An-Nahl UAD: Laboratorium Hidup yang Dukung Tumbuh Kembang Anak

Mahasiswa Doktor FKIP UAD Diseminasikan Inovasi Pendidikan

27/04/2026/in Terkini /by Ard

Diseminasikan inovasi pendidikan mahasiswa doktor FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. FKIP UAD)

Program Studi Pendidikan Doktor Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan Diseminasi Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran pada Kamis, 16 April 2026. Bertempat di Ruang Educator FKIP Kampus IV UAD, acara ini menjadi ajang pertemuan strategis antara akademisi dan praktisi pendidikan dari berbagai jenjang sekolah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran kepala sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) serta perwakilan guru dari jenjang SMP, SMA, hingga SMK. Diseminasi tersebut merupakan bagian dari implementasi akademik mahasiswa angkatan pertama Program Studi Pendidikan Doktor FKIP UAD dalam rangka menyebarluaskan hasil penelitian disertasi yang tengah mereka kembangkan untuk meningkatkan mutu pembelajaran di Indonesia.

Ketua Program Studi (Kaprodi) Pendidikan Program Doktor FKIP UAD, Prof. Dr. Ir. Dwi Sulisworo, M.T., dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini memiliki peran vital dalam menyelaraskan teori akademik dengan praktik di lapangan. Ia berharap adanya dialog dua arah antara peneliti dan pendidik untuk memperkaya hasil riset yang ada.

“Kegiatan diseminasi ini memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan. Kami mengajak seluruh peserta untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan masukan, saran, dan tanggapan konstruktif terhadap disertasi yang dipresentasikan, agar inovasi ini benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam sesi presentasi, empat mahasiswa Program Doktor memaparkan hasil inovasi mereka secara bergantian. Sriyanto mengawali dengan pembahasan mengenai pola pengembangan profesionalitas guru SMA Negeri di Kabupaten Bantul, disusul oleh Nur Hidayah yang mengenalkan model pembelajaran kewirausahaan berbasis pendidikan transformatif holistik untuk kreativitas mahasiswa.

Selanjutnya, Hindun Yafa Chotijah mempresentasikan pengembangan instrumen kompetensi guru SD Muhammadiyah yang terintegrasi nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan berbasis platformĀ Diksimu, dan diakhiri oleh Agus Darwanto yang memaparkan pengembangan model manajemenĀ boarding schoolĀ guna meningkatkan aksesibilitas serta kualitas peserta didik.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi yang melibatkan para peserta sebagai bentuk kolaborasi nyata antara akademisi dan praktisi pendidikan. Melalui diseminasi ini, FKIP UAD berharap hasil penelitian para mahasiswa doktor tidak hanya berhenti sebagai dokumen akademik di perpustakaan, melainkan dapat segera diimplementasikan untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan kualitas pendidikan di tanah air. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Diseminasikan-inovasi-pendidikan-mahasiswa-doktor-FKIP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-FKIP-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-27 12:50:212026-04-27 12:50:21Mahasiswa Doktor FKIP UAD Diseminasikan Inovasi Pendidikan

Program Studi Teknik Elektro UAD Raih Akreditasi Unggul dari LAM Teknik

27/04/2026/in Terkini /by Ard

 

Akreditasi Unggul Prodi Teknik Elektro S1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan capaian membanggakan dalam bidang penjaminan mutu pendidikan. Program Studi Teknik Elektro dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) berhasil meraih peringkat akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik (LAM Teknik). Berdasarkan Keputusan Nomor 0063/SK/LAM Teknik/AS/IV/2026, akreditasi ini berlaku mulai 21 April 2026 hingga 20 April 2031.

Pencapaian tersebut menjadi bukti komitmen Program Studi Teknik Elektro UAD dalam menjaga dan meningkatkan kualitas akademik. Melalui penguatan kurikulum berbasis kebutuhan industri, peningkatan kompetensi dosen, serta optimalisasi sarana dan prasarana laboratorium, prodi ini mampu memenuhi berbagai indikator penilaian yang ditetapkan oleh lembaga akreditasi nasional.

Program Studi Teknik Elektro UAD juga dikenal aktif mengembangkan pembelajaran berbasis praktik dan inovasi teknologi. Berbagai kegiatan seperti pengembangan proyek berbasis rekayasa, riset di bidang kelistrikan dan sistem cerdas, hingga kolaborasi dengan mitra industri menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan teknis dan kemampuan problem solving di era transformasi digital.

Keberhasilan meraih akreditasi Unggul tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas mutu pendidikan, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi dan berkontribusi. Dukungan dari fakultas dan universitas turut memperkuat langkah Program Studi Teknik Elektro dalam mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing global.

Dengan capaian ini, Program Studi Teknik Elektro UAD semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu program studi unggulan di bidang teknik di Indonesia. UAD pun berkomitmen untuk terus mempertahankan kualitas akademik serta memperluas kontribusinya dalam menghasilkan lulusan yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan perkembangan teknologi. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Akreditasi-Unggul-Prodi-Teknik-Elektro-S1-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpeg 905 1080 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-27 10:42:282026-04-27 10:42:28Program Studi Teknik Elektro UAD Raih Akreditasi Unggul dari LAM Teknik

Memperkuat Strategi Reframing Pembelajaran Fisika di Perguruan Tinggi

27/04/2026/in Terkini /by Ard

 

Prof. Dr. Dian Artha Kusumaningtyas, S.Pd., M.Pd.Si. Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menambah jajaran profesornya melalui pengukuhan Prof. Dr. Dian Artha Kusumaningtyas, S.Pd., M.Pd.Si. sebagai Guru Besar dalam Ranting Ilmu/Kepakaran Evaluasi Pembelajaran Fisika pada Sabtu, 18 April 2026, di Ruang Amphitarium Gedung Utama Kampus IV UAD.

Dalam pidato orasi ilmiah berjudul ā€œReframing Pembelajaran Fisika di Perguruan Tinggiā€, Prof. Dian Artha menekankan bahwa tantangan Revolusi Industri 4.0 dan digitalisasi menuntut kurikulum universitas untuk mengintegrasikan penguasaan ilmu dengan kompetensi global serta literasi digital.

Strategi yang ditawarkan dalam orasi ilmiah tersebut fokus pada empat pilar utama kualitas pembelajaran fisika masa depan, yakni minimalisasi miskonsepsi melalui optimasi pengetahuan konten, penerapan pendekatan Content and Language Integrated Learning (CLIL) untuk memenuhi kebutuhan global, serta penguatan Subject Spesifik Pedagogy (SSP) pada pendidikan profesi.

Prof. Dian Artha memfasilitasi struktur kompetensi berlapis yang dimulai dari jenjang S1 dengan empat fase krusial yaitu fase fondasi, integrasi inti, integritas, dan profesi pendidikan. Secara filosofis, model ini memandang pendidikan sebagai proses humanisasi dan transformasi intelektual, sementara secara epistemologis, fisika ditempatkan sebagai bangunan pengetahuan yang koheren melalui pilar konseptualitas, empirisme terkontrol, serta modelisasi.

Karakter guru fisika unggul yang ingin dibentuk melalui model ini meliputi integritas akademik, kepekaan pada bukti empiris, keteguhan pada rasionalitas ilmiah, serta kemampuan berpikir sistematis.

Gagasan ini juga terinspirasi dengan nilai-nilai Islam berkemajuan yang menekankan keseimbangan antara iman, ilmu, dan amal untuk membangun pendidikan yang mencerahkan dan berkontribusi terhadap peradaban.

Menutup pidatonya, Prof. Dian menyampaikan bahwa pencapaian jabatan akademik tertinggi ini merupakan hasil perjalanan panjang sejak ia memulai karir sebagai dosen pada tahun 2005. ā€œTentunya di perjalanan yang panjang ini, saya tidak menempuh seorang diri, ada banyak pihak yang telah berkontribusi memberi dukungan, kepercayaan serta kesempatan untuk terus belajar,ā€ pungkasnya. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-Dian-Artha-Kusumaningtyas-S.Pd_.-M.Pd_.Si_.-Guru-Besar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-27 10:31:452026-04-27 10:31:45Memperkuat Strategi Reframing Pembelajaran Fisika di Perguruan Tinggi

Kolaborasi Wujudkan Kampung Bebas Stunting

27/04/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan program kampung bebas stunting bersama berbagai elemen dan PRA Timbulharjo (Foto. Tim PKM UAD)

Masjid At-Taufiq menjadi titik awal gerakan pencegahan stunting berbasis komunitas yang digelar pada Sabtu dan Minggu (18–19 April 2026). Kegiatan bertajuk ā€œDari Masjid untuk Generasi Sehat: Wujudkan Kampung Bebas Stuntingā€ ini merupakan hasil kolaborasi tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan berbagai elemen masyarakat bersama Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Timbulharjo.

Sebanyak 25 peserta hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri atas takmir masjid, kader posyandu, perwakilan PRA, serta guru TK dan SD. Panitia menyebut keterlibatan lintas elemen ini sebagai kekuatan utama dalam membangun sinergi pencegahan stunting dari tingkat akar rumput.

Pada sesi pembukaan, ditekankan bahwa peran masjid tidak hanya terbatas sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat edukasi, pemberdayaan, dan transformasi sosial. Pendekatan berbasis masjid dinilai efektif dalam menyampaikan pesan-pesan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam sesi pertama, Erni Gustina menjelaskan bahwa stunting tidak semata disebabkan oleh kekurangan gizi, tetapi juga dipengaruhi oleh pola asuh yang kurang optimal. Ia menegaskan pentingnya pengasuhan responsif serta pemenuhan nutrisi sejak masa kehamilan.

ā€œPola asuh yang tepat menjadi fondasi utama dalam mencegah stunting. Peran keluarga, baik ayah maupun ibu, sangat krusial dalam memastikan anak mendapatkan asupan gizi dan perhatian yang cukup,ā€ ujarnya.

Selanjutnya, Liena Sofiana memaparkan pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Ia menyoroti periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai masa emas yang sangat menentukan kualitas tumbuh kembang anak.

ā€œPerubahan perilaku menjadi kunci. Edukasi harus terus dilakukan agar masyarakat tidak hanya memahami, tetapi juga mampu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,ā€ jelasnya.

Rangkaian materi ditutup oleh Yuniar Wardani yang menegaskan peran strategis masjid serta amal usaha Muhammadiyah dan Aisyiyah, mulai dari pengajian, klinik, hingga posyandu sebagai ujung tombak intervensi gizi dan edukasi kesehatan.

ā€œDari masjid, kita bisa membangun kesadaran kolektif untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting,ā€ tegasnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan berbagi pengalaman. Melalui forum ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara tokoh agama, tenaga pendidik, dan kader kesehatan dalam mewujudkan kampung bebas stunting secara berkelanjutan. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-program-kampung-bebas-stunting-bersama-berbagai-elemen-dan-PRA-Timbulharjo-Foto.-Tim-PKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-27 10:01:432026-06-17 13:32:55Kolaborasi Wujudkan Kampung Bebas Stunting

UAD Gelar Sidang Terbuka Senat dalam Rangka Pengukuhan Empat Guru Besar Baru

25/04/2026/in Terkini /by Ard

 

Empat Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Rektor UAD dan Ketua Senat (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka Pengukuhan Guru Besar pada Sabtu, 25 April 2026. Bertempat di Amphitarium Gedung Utama Kampus IV UAD, sebanyak empat guru besar telah dikukuhkan sebagai guru besar dalam berbagai bidang kepakaran.

Sidang dibuka secara resmi oleh Ketua Senat UAD, Prof. Dr. Ir. Dwi Sulisworo, M.T., yang dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia oleh Dr. Farid Setiawan, M.Pd.I. mengenai kenaikan jabatan akademik tersebut.

Empat guru besar yang dikukuhkan yakni Prof. Dr. Ishafit, M.Si. di bidang Pembelajaran Fisika Berbasis Laboratorium dan ICT, Prof. Dr. Yudi Ari Adi, M.Si. di bidang Pemodelan Matematika Interaksi Populasi, Prof. Dr. Fatwa Tentama, M.Si. di bidang Psikologi Kerja, Organisasi, dan Kewirausahaan, serta Prof. Wajiran, Ph.D. di bidang Kritik Sastra.

Prosesi pengukuhan dilakukan oleh Ketua Senat UAD Prof. Dwi Sulisworo didampingi Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T. Prof. Dwi Sulisworo dalam sambutannya berpesan agar gelar yang didapat mampu memberi manfaat dan kesejahteraan bagi umat manusia. ā€œUAD sudah memiliki 50 guru besar. Semoga bermanfaat tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga umat manusia,ā€ tuturnya.

Sementara Prof. Muchlas mengungkapkan kebanggaannya, karena tiga dari keempat guru besar ini merupakan alumni dari UAD. Jumlah guru besar UAD saat ini merupakan yang terbanyak di lingkungan Muhammadiyah dan ā€˜Aisyiyah se-Indonesia, dan terdapat sebanyak 150 lektor kepala.

ā€œKami akan terus mengikuti arahan dari Majelis Diklitbang PP Muhammadiyah maupun dari BPH untuk terus melaksanakan program-program akselerasi lektor kepala dan guru besar sehingga UAD dapat dijadikan sebagai rujukan perguruan tinggi khususnya di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ā€˜Aisyiyah di Indonesia.ā€ tutupnya. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Empat-Guru-Besar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bersama-Rektor-UAD-dan-Ketua-Senat-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD-1.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-25 13:52:502026-04-25 13:52:50UAD Gelar Sidang Terbuka Senat dalam Rangka Pengukuhan Empat Guru Besar Baru

Edukasi Keuangan Syariah Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Muhammadiyah DIY

24/04/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Edukasi keuangan syariah bagi warga Muhammadiyah DIY di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Edukasi keuangan syariah bagi warga Muhammadiyah DIY digelar di Amphitarium Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan mengusung tema ā€œPenguatan Literasi dan Implementasi Keuangan Syariah Menuju Kemandirian Ekonomi Warga Muhammadiyah.ā€

Kegiatan yang berlangsung pada 23 April 2026 ini bertujuan meningkatkan literasi serta penerapan prinsip keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari guna mendorong kemandirian ekonomi warga Muhammadiyah.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., menegaskan pentingnya literasi keuangan syariah sebagai fondasi utama. ā€œSaya kira literasi keuangan ini sangat penting bagi umat Muhammadiyah,ā€ ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kemandirian ekonomi tidak akan tercapai tanpa pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan berbasis syariah. ā€œKemandirian tidak akan terwujud kalau tidak ada pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan yang sesuai prinsip syariah,ā€ jelasnya.

Ketua PWM DIY, Dr. Muhammad Ikhwan Ahada, M.A., menyebut literasi keuangan syariah sebagai bagian dari upaya mencapai kesejahteraan hidup. ā€œLiterasi keuangan syariah penting bagi kita, jalan mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat,ā€ ujarnya.

Ia juga menilai kebijakan penggunaan sistem keuangan syariah di lingkungan Muhammadiyah sebagai langkah strategis. ā€œIni merupakan langkah strategis agar dunia keuangan syariah bisa lebih bergairah,ā€ tambahnya.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Singgih Januratmoko, S.H., M.M., menekankan peran keuangan syariah dalam menciptakan keadilan ekonomi. ā€œKeuangan syariah bukan lagi bicara halal dan haram, tetapi instrumen membangun ekonomi yang berkeadilan,ā€ ujarnya.

Sementara itu, Deputi BUMN, Dr. Ferry Irawan, S.E., M.S.E., menyoroti masih adanya kesenjangan antara keuangan konvensional dan syariah. ā€œKonvensional sudah sekitar 93 persen, sedangkan syariah baru 13,4 persen,ā€ jelasnya, seraya menegaskan perlunya peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah.

Kegiatan ini diharapkan mendorong warga Muhammadiyah menjadi pelaku aktif dalam penguatan ekonomi berbasis syariah. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Edukasi-keuangan-syariah-bagi-warga-Muhammadiyah-DIY-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-24 09:32:302026-06-17 13:32:46Edukasi Keuangan Syariah Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Muhammadiyah DIY

Sebanyak 337 Mahasiswa KKN Dukung Penguatan Kampung Tematik di Kota Yogyakarta

22/04/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tergabung dalam tim KKN untuk penguatan kampung tematik di Kota Yogyakarta (Foto. KKN UAD)

Sebanyak 337 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari empat perguruan tinggi resmi dilepas untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di Kota Yogyakarta, Senin, 20 April 2026. Kegiatan pelepasan berlangsung di Halaman Balai Kota Yogyakarta.

Mahasiswa tersebut berasal dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Janabadra. Mereka akan menjalankan program KKN tematik sebagai bagian dari kolaborasi antara Pemerintah Kota Yogyakarta dengan perguruan tinggi dalam skema Kampung Tematik sekaligus mendukung konsep One Village One University.

Dalam program ini, Pemkot Yogyakarta mengusung 10 tema pengabdian, antara lain tematik sungai, kampung Inggris, pengelolaan sampah, pembinaan wirausaha, pendampingan kelompok rentan, kesehatan jiwa, pengembangan ruang terbuka hijau publik (RTHP), sekolah lansia, jam belajar masyarakat, serta program WNA mengajar.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam membangun kesadaran sosial masyarakat, terutama terkait isu lingkungan. Ia menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah, mulai dari membuang sampah pada tempatnya hingga mengolah sampah organik dan mengurangi food waste.

ā€œMahasiswa harus peka terhadap lingkungan. Mereka adalah agen perubahan yang mampu mengubah pola pikir masyarakat,ā€ ujarnya.

Hasto juga menjelaskan bahwa pendekatan One Village One University diharapkan mampu menciptakan kesinambungan program di tingkat kampung. Dengan pendampingan berkelanjutan dari perguruan tinggi, setiap kampung dapat fokus pada satu tema sehingga hasilnya lebih terukur.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V DIY, Setyabudi Indartono, menekankan bahwa keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari pelaksanaan program, tetapi juga dari respons masyarakat.

ā€œKampus harus menjadi solusi bagi masyarakat. Keberhasilan ditentukan dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya,ā€ ungkapnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga etika, meningkatkan kreativitas, serta membangun komunikasi aktif agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Salah satu peserta KKN dari UAD, Dwi Mulyadi, menyampaikan bahwa kelompoknya akan fokus pada pendampingan lansia, khususnya dalam aspek kesehatan mental. Selain itu, mereka juga akan memberikan perhatian pada remaja, terutama dalam persiapan karier.

Melalui kolaborasi lintas kampus ini, program KKN tematik diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Yogyakarta serta memperkuat peran mahasiswa sebagai motor perubahan sosial. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tergabung-dalam-tim-KKN-untuk-penguatan-kampung-tematik-di-Kota-Yogyakarta-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-22 10:08:032026-06-17 13:32:40Sebanyak 337 Mahasiswa KKN Dukung Penguatan Kampung Tematik di Kota Yogyakarta

Fenomena Komodifikasi Bahasa Religi Islam di Era Media Digital

22/04/2026/in Terkini /by Ard

 

Prof. Dr. Rika Astari, S.S., M.A. Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mengukuhkan salah satu guru besar barunya, Prof. Dr. Rika Astari, S.S., M.A. dalam ranting ilmu/kepakaran bahasa dan media. Acara ini dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026, di Ruang Amphitarium Gedung Utama Kampus IV UAD.

Dalam pidato pengukuhannya, Prof. Dr. Rika Astari, S.S., M.A. mengangkat orasi ilmiah berjudul ā€œKomodifikasi Bahasa Religi Islam pada Media di Era Digital.ā€ Menurutnya, saat ini terdapat fenomena pergeseran fungsi bahasa religi yang tidak lagi hanya berperan sebagai penuntun spiritual, tetapi juga sebagai instrumen ekonomi dalam berbagai praktik media.

Prof. Rika menilai bahwa kekuatan bahasa tidak hanya untuk menyampaikan pesan, tetapi juga membentuk persepsi dan nilai dalam masyarakat. Dalam konteks digital, bahasa bahkan menjadi bagian dari strategi pemasaran yang memengaruhi cara pandang publik terhadap suatu produk atau fenomena.

Ia memaparkan bahwa komodifikasi bahasa religi terjadi di berbagai sektor, mulai dari industri perfilman, produk komersial, hingga layanan finansial digital. Dalam industri film, istilah religius kerap digunakan untuk memperkuat daya tarik cerita, baik dalam genre romantis maupun horor. Sementara itu, dalam dunia bisnis, simbol keagamaan dimanfaatkan sebagai strategi branding untuk membangun kepercayaan konsumen.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa komodifikasi bahasa religi Islam dapat dibagi menjadi dua, yaitu berdampak positif dan negatif. Pada sisi positif, komodifikasi dapat menjadi sarana syiar beragama yang efektif, misalnya melalui film maupun iklan produk bertema hijab yang mampu menginspirasi serta memperkuat identitas keagamaan dan kedekatan dengan masyarakat.

Namun, pada sisi negatif, komodifikasi berpotensi melemahkan nilai-nilai agama ketika digunakan semata-mata untuk kepentingan komersial, bahkan dapat memicu kesenjangan sosial dan ekonomi di tengah masyarakat.

Sebagai respons atas fenomena tersebut, ia menekankan pentingnya penguatan literasi bahasa dan digital bagi masyarakat. Selain itu, diperlukan pedoman etika komunikasi bagi industri kreatif agar penggunaan bahasa religi tetap menghormati nilai teologis dan tidak semata-mata berorientasi pada kepentingan ekonomi.

Prof. Rika menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari dukungan dan doa banyak pihak. ā€œCapaian ini adalah capaian bersama, capaian keluarga, capaian anak-anak kita.ā€ ucapnya. Ia juga mengucap terima kasih kepada keluarga, kolega, dan sivitas akademika yang telah membersamai. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-Rika-Astari-S.S.-M.A.-Guru-Besar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-22 09:49:022026-04-22 09:49:02Fenomena Komodifikasi Bahasa Religi Islam di Era Media Digital
Page 44 of 797«‹4243444546›»

TERKINI

  • Koordinator Kewirausahaan UAD Ajak Mahasiswa Temukan Ide Bisnis Lewat Teknologi Digital06/11/2026
  • UAD Resmi Luncurkan Dahlan Muda Expo #6, Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Mahasiswa06/11/2026
  • Rajut Harmoni Budaya Nusantara, Staff Muda BEM FKM UAD Gelar AMARTA06/11/2026
  • UAD Jadi Tuan Rumah LSF Goes to Campus, Kenalkan Budaya Sensor MandiriĀ 05/11/2026
  • Angkat Etnomedisin Suku Osing, Mahasiswa PSDIF UAD Raih Gelar Doktor dengan IPK Sempurna05/11/2026

PRESTASI

  • Tim Debat UAD Raih Juara Harapan I pada Kompetisi Debat Tingkat Nasional04/11/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Debat Nasional VERDE 202604/11/2026
  • Mahasiswa UAD Juara III Lomba Poster Kesehatan Mental Tingkat Nasional04/11/2026
  • Tim Futsal FKIP UAD Raih Juara 1 Ahmad Dahlan Sport Competition 202603/11/2026
  • Futsal UAD Raih Juara 1 Liga Futsal Kampus Yogyakarta 202602/11/2026

FEATURE

  • Kesehatan Jiwa untuk Masa Depan yang Indah03/11/2026
  • Menanggapi Musibah dari Perspektif Islam30/10/2026
  • Gelar Dokter adalah Awal dari Pengabdian27/10/2026
  • Menjadi Orang Tua Dimulai Sebelum Anak Hadir26/10/2026
  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top