• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Biologi UAD Manfaatkan Limbah Sampah untuk Peternak

05/04/2021/in Terkini /by Ard

Himpunan Mahasiswa Biologi UAD memberikan Pelatihan tentang Pemanfaatan Maggot di Desa Tamanan Bantul

Meningkatnya harga pakan dari tahun ke tahun membuat peternak harus mencari alternatif lain untuk menekan biaya pakan. Alasan itu yang membuat Divisi Pengabdian Masyarakat, Himpunan Mahasiswa Program Studi Biologi (Hima BIO) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengenalkan solusi untuk para peternak, yakni mengganti pelet dengan maggot. Maggot merupakan larva lalat black soldier fly (BSF) yang mengandung nutrien lengkap untuk ikan dan berkualitas baik. Kelebihan maggot yakni bisa diproduksi dalam waktu singkat dan berkesinambungan dengan jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pakan.

“Manfaat dari maggot sendiri dapat dijadikan makan ternak, umpan mancing, dan limbah bekasnya bisa dijadikan untuk pupuk organik, baik padat maupun cair, yang berguna untuk tanaman,” kata Clariza Ninda Aprilda Kepala Divisi Komunikasi, Informasi, dan Humas Hima BIO UAD.

Clariza, begitu ia akrab disapa, juga menegaskan bahwa kegiatan pelatihan maggot merupakan bagian dari Agenda Desa Mitra. Dalam pelatihan ini, memanfaatkan maggot sebagai agen untuk mendegradasi sampah sekaligus memanfaatkan drum cat bekas sebagai alat degradasinya. Tujuannya untuk mengurangi limbah sampah organik rumah tangga.

Pelatihan yang dilaksanakan di Desa Tamanan, Kecamatan Banguntapan, Bantul, itu berjalan dengan lancar. Banyak warga yang antusias mengikuti kegiatan, karena di tempat tersebut belum ada pengolahan tumpukan sampah rumah tangga, terutama sampah organik.

“Untuk meratakan pelatihan, akan diadakan kunjungan lagi yaitu berkunjung ke tempat warga yang belum sempat hadir untuk mengajak berlatih mengolah sampah organik,” ungkap Clariza.

Dengan adanya kegiatan ini, semoga tercipta lingkungan nyaman dan sehat, sehingga meningkatnya pemahaman dan sikap tentang pentingnya pengolahan limbah. (Amb)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Himpunan-Mahasiswa-Biologi-UAD-memberikan-Pelatihan-tentang-Pemanfaatan-Maggot-di-Desa-Tamanan-Bantul.jpeg 867 1156 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-04-05 17:00:352021-04-05 08:43:27Biologi UAD Manfaatkan Limbah Sampah untuk Peternak

Jadi Mahasiswa Berkemajuan di Era Disrupsi

05/04/2021/in Terkini /by Ard

Arif Jamali Muis, S.Pd., M.Pd. selaku BPH UAD saat memberikan materi terkait menjadi mahasiswa yang berkemajuan di era disrupsi

Memasuki abad 21, mahasiswa seharusnya tertantang untuk berkembang secara global. Nilai dan IPK tinggi kini sudah tidak terlalu penting jika rendah dalam soft skills. Kebutuhan abad 21 terletak pada learning and innovation skill berupa berpikir kritis, kreatif dan inovatif, kemampuan komunikasi, serta kolaborasi yang baik. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam rangka menyiapkan mahasiswa di era disrupsi, membekalinya dengan pendidikan karakter dan soft skills.

Soft skills berupa kemampuan dalam mengatur dan memanajemen diri sendiri dan orang lain menjadi hal yang perlu ditanamkan kepada mahasiswa. Jika hard skills hanya berupa ilmu disipliner yang didapat dari proses belajar di kelas, maka soft skills membentuk karakter mahasiswa menjadi kepribadian yang unggul.

“Kegiatan-kegiatan kemahasiswaan, organisasi, dan diskusi menjadi salah satu cara dalam mengembangkan soft skills. Di organisasi secara tidak langsung mengajarkan mahasiswa dalam memanajemen diri, bekerja sama, komunikasi, serta kolaborasi yang tidak diperoleh di dalam kelas,” ungkap Arif Jamali Muis, S.Pd., M.Pd. selaku Badan Pengurus Harian (BPH) UAD saat berbagi ilmu di seminar pendidikan (27-03-2021).

Masa mengenyam pendidikan di bangku kuliah, mereka memberikan pelajaran dan pengalaman yang bermanfaat untuk masa depan.  Nah, era disrupsi memaksa mahasiswa agar out of the box. Tidak lagi menjadi mahasiswa yang terlalu nyaman di zona aman. Gali potensi, kembangkan minat dan bakat dalam rangka mencapai prestasi dan relasi di masa mendatang.

“Imbangi antara hard skills dengan kecapakan soft skills. Perkuat kompetensi yang dimiliki sebagai landasan berpikir sehingga dapat menjadi ahli dalam bidangnya. Pertajam soft skills dengan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, kolaborasi, dan berkritis kritis agar mampu mengahadapi era disrupsi,” tandas Arif. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Arif-Jamali-Muis-S.Pd_.-M.Pd_.-selaku-BPH-UAD-saat-memberikan-materi-terkait-menjadi-mahasiswa-yang-berkemajuan-di-era-disrupsi.jpeg 720 1281 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-04-05 11:30:202021-04-05 08:45:22Jadi Mahasiswa Berkemajuan di Era Disrupsi

385 Mahasiswa UAD Ikuti Program Kampus Mengajar Angkatan I

05/04/2021/in Terkini /by Ard

Penerjunan Mahasiswa UAD yang mengikuti Kampus Mengajar Kemendikbud RI diterima Sekretaris Dinas Pendidikan Merangin Jambi Drs. Mulyadi, M. Pd

Sebanyak 385 mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) lolos seleksi Program Kampus Mengajar Angkatan I tahun 2021. Program ini merupakan kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti).

Wakil Rektor Bidang Akademik UAD, Rusydi Umar, Ph.D. mengaku bangga dengan pencapaian ini. Sebab dengan mengikuti program tersebut, mahasiswa UAD yang tinggal di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) memiliki spirit untuk turut membantu memajukan pendidikan di daerahnya.

“Kami menyambut baik dengan 385 mahasiswa UAD yang lolos seleksi program Kampus Mengajar Angkatan I. Program ini sangat baik untuk mahasiswa maupun UAD. Jumlah tersebut merupakan yang terbanyak di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan terbanyak keenam secara nasional. Capaian ini mengungguli berbagai perguruan tinggi negeri,” katanya.

Lebih lanjut, Rusydi menjelaskan, program Kampus Mengajar dilaksanakan untuk mendukung program Merdeka Belajar Kemendikbud Republik Indonesia. Program ini direkognisi menjadi 12 satuan kredit semester (SKS). Di antaranya kuliah kerja nyata (KKN) dan berbagai mata kuliah lain yang relevan yang dikerjakan mahasiswa di daerah 3T.

“Selain mendapat pengalaman mengajar dan manajemen sekolah, keuntungan lain yang diperoleh mahasiswa adalah mendapat bantuan pembiayaan perkuliahan. Tentunya ini sangat membantu mahasiswa,” ungkap Rusydi ketika diwawancarai di Kampus I UAD, Jln. Kapas 9, Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta, Selasa (30-03-2021).

Rusydi berharap, mahasiswa UAD yang mengikuti program Kampus Mengajar dapat benar-benar berperan di sekolah yang ditempati. Tidak hanya dalam hal pendidikan atau pembelajaran, tetapi juga membantu manajemen sekolah, administrasi, dan berbagai kegiatan lain. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas dan memajukan pendidikan di daerah 3T.

Jumlah mahasiswa UAD yang lolos kampus mengajar per provinsi:

  1. Aceh – 3 Orang
  2. Sumatera Utara – 2 Orang
  3. Sumatera Barat – 4 Orang
  4. Riau – 10 Orang
  5. Kepulauan Riau – 11 Orang
  6. Jambi – 13 Orang
  7. Sumatera Selatan – 30 Orang
  8. Kepulauan Bangka Belitung – 33 Orang
  9. Bengkulu – 5 Orang
  10. Lampung – 34 Orang
  11. DKI Jakarta – 1 Orang
  12. Banten – 15 Orang
  13. Jawa Barat – 38 Orang
  14. Jawa Tengah – 100 Orang
  15. DI Yogyakarta – 15 Orang
  16. Jawa Timur – 10 Orang
  17. Nusa Tenggara Barat – 13 Orang
  18. Nusa Tenggara Timur – 4 Orang
  19. Kalimantan Barat – 10 Orang
  20. Kalimantan Tengah – 7 Orang
  21. Provinsi Kalimantan Selatan – 2 Orang
  22. Kalimantan Timur – 6 Orang
  23. Kalimantan Utara – 1 Orang
  24. Sulawesi Tengah – 6 Orang
  25. Provinsi Sulawesi Selatan – 1 Orang
  26. Sulawesi Tenggara – 3 Orang
  27. Maluku – 2 Orang
  28. Papua – 4 Orang
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penerjunan-Mahasiswa-UAD-yang-mengikuti-Kampus-Mengajar-Kemendikbud-RI-diterima-Sekretaris-Dinas-Pendidikan-Merangin-Jambi-Drs.-Mulyadi-M.-Pd.jpeg 584 1040 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-04-05 08:40:062021-04-05 08:40:06385 Mahasiswa UAD Ikuti Program Kampus Mengajar Angkatan I

Bimawa UAD Luncurkan Program Soft Skill secara Daring

03/04/2021/in Terkini /by Ard

Bimawa UAD adakan Sosialisasi Program Soft Skill bagi Mahasiswa UAD secara daring

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) senantiasa membekali kompetensi, menggali potensi, serta menanamkan karakter bagi mahasiswa. Dalam rangka menanamkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), serta meningkatkan karakter mahasiswa UAD, Bimawa inisiasi pelatihan soft skill dalam jaringan (daring) secara bertahap mulai tanggal 4 April dan 11 April 2021.

Choirul Fajri, S.I.Kom., M.A. selaku Kepala Bimawa menuturkan pendidikan karakter bagi mahasiswa sangat penting dilakukan. Kemampuan komunikasi, adaptasi, kerja sama, manajemen waktu, internalisasi nilai-nilai keislaman, berpikir kritis, dan kreativitas menjadi poin yang penting dikuasai oleh mahasiswa di era revolusi industri.

“Pendidikan karakter menjadi hal utama yang perlu diperhatikan oleh institusi pendidikan. Karakter dan kepribadian yang menentukan jalan kesuksesan di masa depan. Selain kemampuan hard skill, UAD senantiasa membekali mahasiswanya dengan soft skill yang sangat berguna pada pembentukan karakter,” ungkap Fajri.

Soft skill wajib diikuti bagi mahasiswa UAD baik angkatan baru dan lama. Peluncuran soft skill diadakan bersama dengan seminar nasional Pendidikan Karakter daring yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube UAD (27-03-2021). Ahmad Muttaqin, M.Ag., M.A., Ph.D. dan Arif Jamali Muis, S.Pd., M.Pd. selaku Badan Pengurus Harian (BPH) UAD hadir sebagai pembicara dalam seminar nasional.

“Soft skill yang diselenggarakan UAD di setiap tahun sangat bermanfaat bagi mahasiswa, terlebih bagi mahasiswa baru agar dapat beradaptasi dengan dunia kemahasiswaan. Mahasiswa sejak semester baru sudah dibekali dengan kemampuan soft skill agar dapat merancang studi dan kariernya dengan baik. Selain itu, soft skill menjadi syarat bagi mahasiswa untuk mendaftar beasiswa, seminar proposal, ujian skripsi, serta poin wajib yang tertuang dalam SKPI,” tutup Caraka Putra Bakti, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Bimawa UAD. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Bimawa-UAD-adakan-Sosialisasi-Program-Soft-Skill-bagi-Mahasiswa-UAD-secara-daring.jpeg 720 1256 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-04-03 17:30:542021-04-01 10:40:30Bimawa UAD Luncurkan Program Soft Skill secara Daring

Matematika Ilmu Humanis

03/04/2021/in Terkini /by Ard

Isnaepi mahasiswa UAD lulusan terbaik priode Maret 2021 dari Magister Pendidikan Matematika

Isnaepi mengaku banyak memperoleh pembelajaran dan pengalaman bermakna, selama menjadi mahasiswa magister Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Khusus bidang pendidikan matematika, ia menemukan hal baru untuk mengubah persepsi siswa terhadap pendidikan matematika yang dianggap mengerikan.

“Matematika selama ini dianggap sulit, mengerikan, tidak menarik, atau bahkan hanya tidak lebih dari permainan simbol. Padahal matematika itu humanis, karena ia sangat dekat dengan kehidupan manusia,” ungkapnya.

Matematika tidak hanya permainan angka belaka. Mahasiswa lulusan terbaik S2 periode Maret 2021 tersebut juga berpendapat, matematika bisa menjadi alat untuk mempermudah masalah manusia di dalam kehidupan sehari-hari.

“Oleh karena itu saya berharap, semoga UAD terus menjembatani mahasiswa untuk menjadi calon pendidik profesional dan berkompeten di bidangnya,” imbuhnya di kanal YouTube UAD, Sabtu (27-03-2021). (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Isnaepi-mahasiswa-UAD-lulusan-terbaik-priode-Maret-2021-dari-Magister-Pendidikan-Matematika.jpg 720 1520 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-04-03 11:30:142021-04-01 10:37:11Matematika Ilmu Humanis

10 Kepribadian Muhammadiyah dalam Diri Mahasiswa UAD

03/04/2021/in Terkini /by Ard

Ahmad Muttaqin, M.Ag., M.A. Ph.D. selaku BPH UAD saat menjadi pembicara dalam seminar pendidikan yang selenggarakan oleh Bimawa UAD

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjadi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang berbasis pada nilai-nilai keislaman. Kepribadian Muhammadiyah menjadi salah satu hal yang perlu ditanamkan bagi mahasiswa UAD. Tujuannya gar tercipta kader persyarikatan yang unggul dan berkemajuan.

“Potensi mahasiswa UAD tidak dapat dipungkiri. Berbagai prestasi dan kejuaraan diperoleh setiap tahunnya. Sebagai mahasiswa di PTM, selain mencetak prestasi tentunya perlu mencerminkan 10 karakter kepribadian Muhammadiyah dalam diri mahasiswa,” tutur Ahmad Muttaqin, M.Ag., M.A., Ph.D. selaku Badan Pengurus Harian (BPH) UAD saat berkesempatan menjadi pembicara pada seminar pendidikan yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) pada Sabtu (27-03-2021).

Kepribadian Muhammadiyah perlu diimplementasikan dalam diri kader persyarikatan. Tentunya, mahasiswa UAD menjadi bagian dari Persyarikatan Muhammadiyah yang perlu mengamalkannya. “Karakter pertama, mahasiswa UAD harus giat belajar, beramal, dan berjuang untuk perdamaian dan kesejahteraan. Gunakan ilmu yang dimiliki sebagai ladang menebar kebermanfaatan bagi umat. Kedua, memperbanyak kawan dan mengamalkan ukhuwah islamiyah, wathaniyah, dan insaniyah serta aktif memberikan solusi,” ujar Muttaqin.

Ia melanjutkan, karakter ketiga, mahasiswa UAD perlu memiliki jiwa proaktif dan adaptif dengan perkembangan zaman yang dilandasi ajaran Islam. Keempat, senantiasa mencari ilmu dan mengamalkannya secara ilmiah. Kelima, taat pada hukum, undang-undang, serta taat pada peraturan dan kode etik kampus. Keenam, berpikir kritis dan peka terhadap lingkungan sekitar dengan selalu tanggap dan menjadi teladan. Ketujuh, ber-fastabiqul khairat dalam kebajikan melalui prestasi akademik maupun nonakademik.

“Poin kedelapan ialah mahasiswa UAD harus memiliki komunikasi asertif. Kesembilan, mempunyai kemampuan kerja sama dalam menyiarkan ajaran Islam. Poin terakhir atau kesepuluh ialah kolaboratif dalam membangun peradaban serta bersifat korektif dengan kebijakan. Sebanyak 10 karakter itulah yang perlu dimiliki mahasiswa UAD agar menjadi insan unggul berkemajuan” tandas Muttaqin dalam sesi pemaparan materi. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ahmad-Muttaqin-M.Ag_.-M.A.-Ph.D.-selaku-BPH-UAD-saat-menjadi-pembicara-dalam-seminar-pendidikan-yang-selenggarakan-oleh-Bimawa-UAD.jpeg 720 1277 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-04-03 08:00:212021-04-01 10:52:1310 Kepribadian Muhammadiyah dalam Diri Mahasiswa UAD

Mahasiswa Sasindo UAD Gagas Komunitas Literasi

02/04/2021/in Terkini /by Ard

Komunitas Kolam Baca saat mendampingi anak-anak belajar menggambar

Dia adalah Raja Syeh Anugrah, mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang berhasil mengembangkan komunitas literasi di kampungnya Sawahlunto, Sumatera Barat. Komunitas Kolam Baca berawal dari sebuah kegiatan bernama Gerakan Silungkang Membaca (GSM). Silungkang sendiri diambil dari nama kenagarian atau bisa juga disebut kecamatan. Gerakan ini berdiri 2 hari selang peringatan Sumpah Pemuda, 30 Oktober 2020 lalu.

“GSM lahir dari keresahan kami saat melihat situasi dan kondisi minimnya akses bacaan di desa. Biasanya kami membuka lapak baca gratis di Surau Tepi Air pada hari Jumat mulai pukul 11.00 hingga menjelang shalat Jumat. Gerakan pertama itu mendapat respons baik dari masyarakat, terlebih lagi dari seorang rekan yang berdomisili di pusat kota Sawahlunto,” jelas Raja selaku ketua, Senin (29-03-2021).

Ia menerangkan kalau GSM semakin berkembang dan mengubah namanya menjadi Gerakan Literasi Masyarakat (GLM). Meski berganti nama, konsep kegiatan sama, yaitu membuka lapak baca gratis berlokasi di lapangan Segitiga pusat kota Sawahlunto.

GLM aktif bergerak hingga bulan Desember 2020. Sebelumnya pada 20 November 2020, GLM mulai membuka kegiatan di panti asuhan. Seiring berjalan waktu, beberapa pemuda-pemudi turut andil berpartisipasi. Pada 12 Desember, gerakan yang tidak spesifik itu direncanakan mengubah dari gerakan ke dalam naungan komunitas.

“Dengan diskusi yang alot, akhirnya kami bersama sepakat menamakan menjadi Komunitas Kolam Baca,” tutup Raja. (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Komunitas-Kolam-Baca-saat-mendampingi-anak-anak-belajar-menggambar-2-scaled.jpg 1707 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-04-02 17:30:432021-04-01 10:32:19Mahasiswa Sasindo UAD Gagas Komunitas Literasi

Komunitas Kolam Baca: Warnai Masa Pandemi dengan Literasi

02/04/2021/in Terkini /by Ard

Komunitas Kolam Baca saat memberi eduksi terkait literasi kepada anak-anak

“Kami membuka taman bacaan untuk masyarakat dan membuat program-program dengan konsep bermain sambil belajar. Kalau dilihat kondisi berita terkini terkait situasi pandemi, membuat sebagian anak terlena sehingga malas belajar. Makanya Komunitas Kolam Baca hadir di sini untuk menyajikan cara belajar yang lain, di samping misi utama membuka cakrawala pemikiran agar mereka dapat melihat peradaban semakin luas,” ujar Raja Syeh Anugrah, salah satu anggota.

Komunitas Kolam Baca berkomitmen untuk memberi akses bahan bacaan baik kepada masyarakat umum maupun pelajar. Tidak hanya itu saja, mereka juga memberi edukasi seputar literasi dan kampanye pentingnya membangun pendidikan mulai dari aktivitas membaca.

“Karena dari sinilah kami juga menghimpun pemuda-pemudi untuk belajar kerja sama secara tim. Sehingga membangun potensi diri dan peduli terhadap lingkungan sosialnya,” tambah mahasiswa dari Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) itu.

Ada empat kegiatan yang aktif dijalankan oleh Komunitas Kolam Baca. Pertama, Lapak Baca Gratis yang membuka ruang baca untuk masyarakat serta membuka mimbar bebas agar masyarakat dapat berkreasi dan membaca puisi. Lapak Baca Gratis juga menyediakan sarana mewarnai bagi anak-anak, serta ruang diskusi bagi setiap pengunjung yang datang.

“Secara tidak langsung tujuan dari Lapak Baca Gratis sebagai bentuk kampanye literasi, yakni mengenalkan kepada masyarakat luas agar tidak merasa asing dengan buku-buku bacaan.”

Kegiatan kedua ialah Pojok Surau, konsepnya hampir sama dengan Lapak Baca Gratis. Hanya saja medianya diletakkan di pojok sebuah surau pada hari Jumat, lebih tepatnya menjelang shalat Jumat. Lalu kegiatan ketiga adalah Mabar (Membaca Buku Bareng). Tujuan kegiatan Mabar ialah sebagai taman bacaan masyarakat dengan mengajak anak-anak yang masih pra-TK, TK, sampai SD untuk beraktivitas bersama buku dan berkreasi dengan berbagai permainan edukasi. Di Mabar juga ada kegiatan membuat ecobrick dan kolase guna memancing imajinasi dari anak-anak.

Kegiatan keempat adalah Wahana Kolaborasi, yakni media kolaborasi bersama komunitas lain. Sejauh ini, Komunitas Kolam Baca sudah melakukan kolaborasi bersama Taman Baca Rimba dengan melaksanakan webinar.

“Segala yang kami upayakan khususnya webinar, karena bertujuan untuk membuka ruang yang lebih luas dengan mengundang peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Lalu menghadirkan pembicara dengan topik yang menarik. Harapannya, baik kami sebagai penyelenggara maupun peserta akan mendapatkan pengetahuan baru. Kami pun juga dapat menjalin relasi,” tutup Raja, begitu sapaannya, Senin (29-03-2021). (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Komunitas-Kolam-Baca-saat-memberi-eduksi-terkait-literasi-kepada-anak-anak-2.jpg 1080 1616 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-04-02 11:30:032021-04-03 12:11:52Komunitas Kolam Baca: Warnai Masa Pandemi dengan Literasi

Filosofi Logo Milad IMM UAD ke-57

02/04/2021/in Terkini /by Ard

Logo Milad IMM ke-57 mengangkat nilai-nilai ikatan dalam membumikan gagasan dan membangun peradaban

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) sebagai salah satu organisasi otonom (ortom) Persyarikatan Muhammadiyah, pada tanggal 14 Maret 2021 lalu memasuki usia ke-57 tahun. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ikut serta dalam menyiapkan kader-kader unggul Muhammadiyah melalui IMM. “Implementasi Nilai-Nilai Ikatan dalam Membumikan Gagasan dan Membangun Peradaban” menjadi tema yang diangkat.

Logo menjadi salah satu hal yang identik di dalam sebuah kegiatan, sehingga mencerminkan tujuan dan harapan. Muhammad Anja Hidayatulla selaku ketua panitia menuturkan logo Milad IMM merepresentasikan dengan logo dasar IMM yang diberi tambahan angka 57 sebagai simbol usia IMM pada tahun 2021. Angka 57 berbentuk gunung dengan maksud Milad IMM tahun ini dapat membangun peradaban di bawah kemakmuran. Warna kuning mencerminkan kemakmuran negeri ini di masa yang akan datang, serta warna merah marun sebagai identitas ikatan.

“Milad IMM ke-57 akan tetap berjalan meriah meski di tengah pandemi Covid-19. Logo yang kami desain semoga dapat merepresentasikan semangat kader dalam membangun peradaban di masa yang akan datang,” ungkap Anja.

Proses pembuatan logo milad ditangani oleh panitia bagian tim media yang sudah memiliki keahlian dalam bidang desain dan videografi. Ia menambahkan logo tersebut menjadikan spirit dalam ber-amar ma’ruf nahi mungkar dalam mewujudkan peradaban. Nilai-nilai ikatan seperti religiusitas, intelektualitas, dan humanitas menjadi poin penting yang perlu dimaknai oleh kader IMM.

“Logo sebagai filosofi kegiatan milad kali ini, besar harapan dan upaya agar kader dapat membumikan gagasan IMM dalam membangun peradaban yang makmur dan sejahtera,” pesan Anja saat diwawancarai melalui WhatsApp (29-3-2021). (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Logo-Milad-IMM-ke-57-mengangkat-nilai-nilai-ikatan-dalam-membumikan-gagasan-dan-membangun-peradaban.jpeg 851 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-04-02 08:00:562021-04-01 10:24:58Filosofi Logo Milad IMM UAD ke-57

UAD Jalin MoU dengan DJKI Kemenkumham RI

01/04/2021/in Terkini /by Ard

MoU UAD dengan DJKI Kemenkumham RI

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia. Penandatangan dilakukan langsung oleh Rektor UAD Dr. Muchlas, M.T.

Dirjen KI Dr. Freddy Harris, A.C.C.S., mengatakan kesadaran akan pentingnya perlindungan paten di Indonesia sudah banyak mengalami peningkatan bila dilihat dari jumlah permohonan paten domestik yang didaftarkan. Namun, ia menyayangkan kebanyakan dari permohonan paten tersebut tidak dikomersialisasikan.

“Saya selalu mengulang-ulang untuk menyampaikan bahwa kekayaan intelektual ini harus selalu dilekatkan dengan nilai ekonomi, karena kalau tidak, khususnya di dalam penelitian-penelitian teknologi maka ia hanya akan sebatas hasil riset untuk kepentingan akademis saja,” jelasnya pada kegiatan Safari Paten DJKI Kemenkumham RI yang berlangsung di Hotel Tentrem Yogyakarta, Rabu, (24-03-2021).

Menurut Freddy, setiap invensi yang dihasilkan tidak hanya berhenti pada proses pendaftaran saja, tetapi berlanjut untuk diproduksi. Produk hasil invensi tersebut harus mampu dibuat secara massal dengan kualitas yang sama dan berhasil dikomersialisasikan sehingga menjadi pendorong para inventor untuk terus berinovasi menghasilkan paten yang aplikatif dan menjawab keperluan publik.

Penandatanganan MoU antara UAD dan DJKI Kemenkumham RI berfokus pada perlindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual. Dengan penandatanganan ini, Freddy memiliki harapan permohonan kekayaan intelektual UAD semakin meningkat. (doc/ard)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/MoU-UAD-dengan-DJKI-Kemenkumham-RI-scaled.jpg 1707 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-04-01 17:30:582021-04-01 10:49:30UAD Jalin MoU dengan DJKI Kemenkumham RI
Page 470 of 765«‹468469470471472›»

TERKINI

  • Usung Program NAWASENA, Tim PPK Ormawa RDC UAD Siap Terapkan Sistem Pertanian Cerdas24/06/2026
  • Tim PkM UAD Tingkatkan Literasi Digital Guru melalui Generative AI24/06/2026
  • HMPS PBSI UAD Gelar Aksi Bakti Sosial di Panti Asuhan Giwangan24/06/2026
  • HMPS Perbankan Syariah UAD Gelar Seminar Nasional Pengembangan Diri24/06/2026
  • BEM Fakultas Psikologi UAD Gelar Diskusi dan Kajian NONGKI24/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Favorit pada Kompetisi Fotografi Internasional di Malaysia23/06/2026
  • Mahasiswa Gizi UAD Raih Dua Gelar Juara dalam Kompetisi Artikel Ilmiah Nasional 202622/06/2026
  • Tim CIVIC’S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai22/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Medali Perunggu ONMIPA-PT 202618/06/2026
  • Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional15/06/2026

FEATURE

  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026
  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top