• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham Kunjungi UAD

01/04/2021/in Terkini /by Ard

Kunjungan Dirjen DJKI Kemenkumham ke UAD

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (DJKI Kemenkumham). Kunjungan ini berlangsung di Kampus Utama UAD, Selasa (30-03-2021).

Pada kunjungan tersebut hadir Rektor UAD, Dr. Muchlas, M.T. dengan didampingi oleh Wakil Rektor bidang Akademik Rusydi Umar, S.T., M.T., Ph.D., Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UAD Anton Yudhana, S.T., M.T., Ph.D., dan Kepala Sentra Kekayaan Intelektual UAD, Dra. Sudarmini, M.Pd.

Pada sambutannya Muchlas mengucapkan terima kasih atas kunjungan DJKI Kemenkumham, yang diwakili Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Dr. Freddy Harris, A.C.C.S. “Kami memiliki harapan, dengan kunjungan ini, kerja sama antara UAD dan DJKI Kemenkumham akan lebih baik di masa mendatang,” kata Muchlas.

Di sisi lain Freddy menjelaskan akan memberikan peluang bagi para inventor khususnya di lingkungan UAD untuk memberikan perlindungan hukum atas karya atau inovasi yang menjadi pendorong inovasi, kreativitas, dan pertumbuhan ekonomi nasional. “Permohonan paten meningkat tajam dalam dua tahun belakangan, sebagian besar dari Perguruan Tinggi dan Litbang,” ujar Freddy.

Ia menambahkan, kesadaran masyarakat Indonesia akan paten saat ini masih kurang terutama pada pihak industri lokal. Hal itu sangat disayangkan karena perlindungan kekayaan paten atau kekayaan intelektual berpengaruh terhadap perekonomian bangsa, apalagi era digital seperti saat ini.

“Perlindungan paten menjadi hal yang sangat penting. Oleh karenanya banyaknya paten yang dimiliki berbagai instansi pendidikan menjadi harapan dan motivasi bagi para pelaku industri untuk berinovasi dan ikut memperhatikan paten atas inovasinya,” tandasnya. (doc/ard)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kunjungan-Dirjen-DJKI-Kemenkumham-ke-UAD-scaled.jpg 1707 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-04-01 11:30:202021-04-01 10:40:05Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham Kunjungi UAD

Indah: UAD Mampu Menjaga Spirit Prestasi Mahasiswa

01/04/2021/in Terkini /by Ard

Indah Astrida Lestari Putri mahasiswa UAD lulusan terbaik S1 priode Maret 2021 Program Studi Ilmu Hukum

Covid-19 seketika mengubah tatanan sosial masyarakat mulai dari sektor sosial, politik, ekonomi, hingga dunia pendidikan. Untuk mampu bertahan, perguruan tinggi pun dituntut untuk mempunyai daya lenting yang baik.

“Alhamdulillah di tengah tekanan Covid-19, Universitas Ahmad Dahan (UAD) mampu menghadirkan ragam alternatif metode pengajaran jarak jauh, demi meningkatkan kemampuan belajar mahasiswa,” ujar Indah Astrida Lestari Putri, mahasiswa lulusan terbaik S1 periode Maret 2021.

Selama satu tahun terakhir, Indah tetap mampu mengoptimalkan capaian pembelajarannya sehingga ia mampu mempertahankan nilai secara konsisten. Terbukti, ia memperoleh IPK sempurna, yakni 4.00. Ditambah ia lulus dalam rentang waktu 3,5 tahun saja.

“Meskipun ditempa wabah Covid-19, UAD tetap mampu menjaga spirit prestasi mahasiswa. Saya berterima kasih telah terpilih menjadi salah satu wisudawati terbaik periode Maret 2021. Saya bangga menjadi bagian dari UAD,” ungkap mahasiswa dari Program Studi Ilmu Hukum tersebut di kanal YouTube UAD, Sabtu (27-03-2021). (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Indah-Astrida-Lestari-Putri-mahasiswa-UAD-lulusan-terbaik-S1-priode-Maret-2021-Program-Studi-Ilmu-Hukum-3.jpg 720 1520 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-04-01 07:30:402021-03-31 11:44:40Indah: UAD Mampu Menjaga Spirit Prestasi Mahasiswa

Mahasiswa PBI UAD Raih Juara Event JCC

31/03/2021/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UAD Torehkan Prestasi di JCC

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil memborong juara di perhelatan The 3rd Jogjakarta Communication Conference (JCC) yang merupakan acara rutin hasil kolaborasi dari Program Studi Ilmu Komunikasi

UAD dengan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Acara ini juga didukung oleh Ilmu Komunikasi UMSU, Ilmu Komunikasi UMJ, Ilmu Komunikasi UM Buton, Ilmu Komunikasi UII, Ilmu Komunikasi UAI, dan APIK-PTMA.

Acara bergengsi ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom pada 18 Maret 2021. Seperti data tersebut, mahasiswa PBI UAD menangkan berbagai perlombaan yakni digital journalism, content creator, public relation, dan mobile presenter. Mereka juga berhasil unggul dari peserta lain yang berasal dari beberapa universitas di Indonesia bahkan luar negeri. Dr. Ani Susanti, M.Pd.B.I. selaku Kepala Program Studi PBI menyampaikan kebahagiaannya atas prestasi yang mereka raih.

“Saya merasa sangat bersyukur dengan pencapaian prestasi mahasiswa PBI. Mereka masih semangat berkompetisi meskipun sedang pandemi seperti ini,” tuturnya.

Dengan kreativitas dan ketangguhan, mahasiswa tetap dapat melakukan yang terbaik saat mengikuti kompetisi padahal fasilitas seadanya. Walaupun ada yang belum berhasil menjadi juara, yakinlah kalian telah menang dalam mengalahkan rasa enggan dan inferior yang tetap unggul dibandingkan mahasiswa yang tidak mengikuti kompetisi. Menjadi juara bukan tujuan utama, yang lebih utama adalah melatih kepercayaan diri sehingga ada mental growth.

Ke depannya, dengan adanya kompetisi ini semoga mahasiswa semakin aktif mengikuti berbagai forum baik itu lomba maupun program-program sharing dalam konferensi ilmiah maupun diskusi publik. “Prodi PBI sangat mendukung semua mahasiswa yang ingin berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang positif asal tetap bisa menjaga keseimbangan antara kuliah dan kegiatan ekstrakurikulernya,” ujar Ani.

Ia juga menambahkan, “Bagi mahasiswa yang masih merasa minder, jangan ragu untuk mencoba. Show your color, do your best. Minder itu wajar dan setiap manusia mengalami. Namun yang membuat beda antarmahasiswa adalah seberapa kuat mereka memanfaatkan energi positif untuk menekan rasa minder. Setiap orang pasti bisa jika berusaha.” (Amb)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Pendidikan-Bahasa-Inggris-UAD-Torehkan-Prestasi-di-JCC.jpg 467 528 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-03-31 17:30:202021-03-31 09:19:49Mahasiswa PBI UAD Raih Juara Event JCC

FEB UAD Adakan Economic Fair 2021

31/03/2021/in Terkini /by Ard

Simbolis Pembukaan Opening Economic Fair oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis di dampingi oleh Ketua Panitia

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta hadir sebagai wujud pengabdian kepada negara dalam meningkatkan perekonomian warga negara melalui pendidikan Sumber Daya Manusia (SDM). Berdasarkan jati diri UAD yaitu moral dan intelektual intregitas, FEB menetapkan visi yakni “Menjadi Fakultas Unggul dalam Bidang Ekonomi Bisnis dan Entrepreneurship, Berwawasan Global, dan Berlandaskan Nilai-Nilai Islam”.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, FEB UAD selalu menyelenggarakan Economic Fair, meskipun pelaksanaan kegiatan ini berbeda yakni secara virtual karena masih dalam keadaan pandemi Covid-19. Kompetisi-kompetisi yang diadakan pun sejalan dengan program studi yang ada di FEB yaitu PKM-K dan PKM-PM. Tak hanya itu, kompetisi lainnya juga banyak mulai dari lomba Tiktok edu-competition, poster, video konten, vlog motivasi islami, hingga E-sport Mobile Legend.

Seluruh kompetisi yang ada di Economic Fair 2021 tidak lain untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa di bidang akademik maupun nonakademik, seperti yang disampaikan oleh ketua panitia Amir Hidayatulloh, S.E., M.Sc.

“Economic Fair 2021 merupakan kegiatan untuk meningkatkan minat, bakat, dan keterampilan mahasiswa baik di bidang soft skill maupun hard skill. Rangkaian kegiatan ini dimulai pada tanggal 25 Maret sampai 3 April 2021 dengan berbagai lomba,” ucapnya saat memberikan sambutan pembukaan Economic Fair 2021, (25-03-2021).

Acara ini dibuka secara simbolis menabuh gong oleh dekan FEB Dr. Salamatun Asakdiyah, M.Si. yang didampingi oleh ketua panitia Amir Hidayatulloh. (Lrs)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Simbolis-Pembukaan-Opening-Economic-Fair-oleh-Dekan-Fakultas-Ekonomi-dan-Bisnis-di-dampingi-oleh-Ketua-Panitia-Amir-Hidayatullah-Msc.jpg 720 1520 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-03-31 12:00:172021-03-31 09:29:11FEB UAD Adakan Economic Fair 2021

Kita Talk Bahas Teamwork dan Interdisipliner KKN

31/03/2021/in Terkini /by Ard

Kita Talk episode 14 dengan tema KKN sebagai Wadah Menerapkan Ipteks secara Teamwork dan Interdisipliner

Kita Talk episode 14 dilaksanakan secara daring dan disiarkan langsung di YouTube Televisi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Kita Talk merangkum kegiatan yang ada di UAD dari mulai kegiatan yang menginspirasi, prestasi, apresiasi, inovasi, motivasi, dan edukasi yang dikemas dengan menarik.

Pada episode yang ke-14, bertema “KKN sebagai Wadah Menerapkan Ipteks secara Teamwork dan Interdisipliner”, menghadirkan beberapa mahasiswa UAD sebagai narasumbernya. Mereka adalah Ahmad Ramadani KKN UAD unit XIII C1 dari Program Studi PPKn, Hardi Mahardika KKN unit XIII C1 Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Jamhul Haer KKN unit XIII C2 Program Studi Ekonomi Pembangunan (EP). Acara dipandu oleh pembawa acara andalan Televisi UAD yakni Desi Kurniawati Pratiwi.

KKN pada tahun ini tentunya berbeda dari sebelumnya, mengingat pandemi Covid-19 tidak diketahui kapan berakhir sehingga menjadi tantangan untuk beberapa mahasiswa yang akan melakukan KKN. Walaupun demikian, ternyata tidak menyurutkan semangat melaksanakan KKN sebagai bentuk pengabdian masyarakat melalui beberapa program kerja yang dilaksanakan.

Beberapa program diadakan untuk membantu dan memberikan solusi dari yang dibutuhkan warga, misalnya instalasi penyiraman air untuk kebun ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di Pleret, Bantul. Seperti yang disampaikan oleh Ahmad pada Rabu (24-03-2021), “Program kerja yang kami unggulkan adalah instalasi penyiraman air untuk kebun KWT. Program kerja tadi mendapatkan respons yang baik dari warga setempat karena bisa membantu dan meringankan kerja KWT.”

Program kerja KKN dapat dikatakan sebagai cara kita bisa memberikan jawaban atas keresahan warga. “Awalnya ada beberapa warga yang mengeluhkan beberapa masalah yang sedang terjadi terkait kebun yang sedang ditanami. Bagaimana menyiram yang tidak membutuhkan tenaga banyak? Dari situlah kami merespons persoalan yang sedang terjadi,” tambah Hardi, yang juga satu divisi dengan Ahmad.

Di KKN divisi lain pun sama, seperti divisi Jamhul, membuat program kerja yang bisa meningkatkan perekonomian warga berupa pelatihan pembuatan produk wedang jahe hingga pemasaran yang sampai saat ini masih di pasarkan di UMKM Guyangan. (Lrs).

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kita-Talk-episode-14-dengan-tema-KKN-sebagai-Wadah-Menerapkan-Ipteks-secara-Teamwork-dan-Interdisipliner.jpg 720 1520 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-03-31 08:38:262021-04-03 12:13:59Kita Talk Bahas Teamwork dan Interdisipliner KKN

Wisuda Periode Maret Tuai Respons Positif dari Keluarga Besar Muhammadiyah

30/03/2021/in Terkini /by Ard

Dr. H. M. Busyro Muqaddas, M.Hum., selaku Ketua PP Muhammadiyah

Pada Sabtu (27-03-2021), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) selenggarakan wisuda secara luring terbatas dan daring. Sebanyak 2.771 wisudawan-wisudawati yang terdiri atas 2.513 S1 dan 259 S2 yang telah diwisuda. Tercatat jumlah wisudawan yang cum laude mencapai 1.376 atau 49,65 persen, meningkat pesat dari sebelumnya.

Pencapaian tersebut menuai banyak respons positif dari keluarga besar Muhammadiyah. Budi Setiawan, S.T., selaku Ketua MDMC Muhammadiyah menyampaikan, syukur dan selamat kepada wisudawan-wisudawati yang telah berhasil dan mampu menempuh satu jenjang pendidikan di perguruan tinggi.

“Oleh sebab itulah kita sama-sama mensyukuri nikmat wisuda ini. Maka kemudian mestinya wisudawan-wisudwati akan mampu mengimplementasikan, mengamalkan ilmu-ilmu, dan tetap terus menuntut ilmu. Sehingga ilmu yang telah didapat bisa dibagi ratakan. Itulah ilmu yang akan berbuah dan sesuatu yang memang kita harus wujudkan,” ucapnya.

Dr. H. M. Busyro Muqaddas, M,Hum., selaku Ketua PP Muhammadiyah juga menyinggung, mudah-mudahan wisudawan-wisudawati yang sekarang ini mempunyai semangat baru untuk melanjutkan studi. Busyro memberi saran, agar mahasiswa UAD selalu melakukan riset demi kemanusiaan dan perubahan sosial politik dengan bekal ilmu yang telah dijiwai taufiq fungsional, taufiq sosial, dengan niat semata-mata memperoleh rida Allah Swt.

“Mudah-mudahan mahasiswa UAD menjadi ilmuwan yang bermanfaat, berwatak, dan mampu membuat perubahan-perubahan,” ungkapnya di kanal YouTube UAD. (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-H.-M.-Busyro-Muqaddas-M.Hum_.-selaku-Ketua-PP-Muhammadiyah.jpg 720 1520 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-03-30 17:30:262021-03-30 10:55:58Wisuda Periode Maret Tuai Respons Positif dari Keluarga Besar Muhammadiyah

Dilema Pendidikan Karakter di Tengah Pandemi Covid-19

30/03/2021/in Terkini /by Ard

Iman Sumarlan, S.IP., M.H.I. selaku Direktur Pegiat Pendidikan Indonesia (Pundi) saat menjadi pembicara di seminar daring LKMM UAD yang diselenggarakan oleh kelompok 3 LKMM UAD

Pandemi Coronavirus Diseases 2019 (Covid-19) yang sudah mewabah selama satu tahun di Indonesia, tentu memberikan dampak bagi masyarakat. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sebagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) ikut serta mengupayakan kegiatan pendidikan agar tetap berjalan meski dengan pembelajaran dalam jaringan (daring).

Proses kuliah dan berbagai kegiatan dialihkan melalui daring sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19. “Pembelajaran daring memaksa pendidik dan peserta didik untuk melek akan internet. Aplikasi seperti Google Classroom, Zoom, Google Meet, dan fitur pendukung lainnya dapat dimanfaatkan menjadi media pembelajaran. Namun jangan dikira itu semua dapat berjalan dengan mudah. Adaptasi tentu perlu dilakukan. Terlebih pembelajaran daring memaksa setiap siswa memiliki gawai yang canggih. Selain itu, uang kuota pun terus bertambah,” ungkap Iman Sumarlan, S.IP., M.H.I. selaku Direktur Pegiat Pendidikan Indonesia (PUNDI) saat menjadi pembicara di seminar daring Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa (LKMM) yang diselenggarakan oleh kelompok 3 LKMM dasar UAD secara daring (21-3-2021).

Sejak pembelajaran dilakukan, peserta didik tidak dapat berinteraksi secara langsung. Hal ini membuat ruang sosial mereka semakin sempit. “Penugasan yang terlalu berat dengan waktu pengerjaan yang singkat, jam belajar yang kaku dan monoton, akses internet yang susah, dan efektivitas pemahaman materi yang diterima menjadi salah satu problematika pembelajaran daring,” terangnya.

Pembelajaran daring menjadikan penanaman karakter pada peserta didik menjadi kurang maksimal. Sekarang ini, peserta didik lebih fokus menatap layar gawai dan laptop. Selain memang tidak diperbolehkan berkerumun, peserta didik menjadi dibatasi dalam bersosial yang berakibat pada pembentukan karakter.

“Sekolah sebaiknya membuat kurikulum darurat di tengah Covid-19 mengenai penguatan karakter. Ada tiga penguatan karakter yang penting dilakukan yaitu karakter kepedulian, hidup sehat, dan religious,” tutup Iman. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Iman-Sumarlan-S.IP_.-M.H.I.-selaku-Direktur-Pegiat-Pendidikan-Indonesia-Pundi-saat-menjadi-pembicara-di-seminar-daring-LKMM-UAD-yang-diselenggarakan-oleh-kelompok-3-LKMM-UAD.jpeg 335 720 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-03-30 12:00:182021-03-30 08:41:03Dilema Pendidikan Karakter di Tengah Pandemi Covid-19

Fianty Nada Huwiada: Senang Kreasi Menjadikan Prestasi

30/03/2021/in Prestasi, Terkini /by Ard

Fianty Nada Huwiada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UAD meraih juara 1 dalam kompetisi English Creative Vlog L2CF202

Untuk seorang yang gemar tampil, kita akan merasa jenuh dengan situasi pandemi yang mengharuskan screen to screen, karena minimnya aktivitas secara langsung. Nah, makanya harus ada solusi lain untuk tetap mengaplikasikan sesuatu yang kita senangi dengan mengikuti berbagai perlombaan maupun kegiatan lain yang sesuai dengan passion kita.

“Mengikuti kompetisi ini karena memang senang untuk mengkreasikan seni dalam bentuk bahasa maupun digital,” kata Fianty Nada Huwiada, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Nada, begitu sapaannya, melihat adanya lomba yang berpeluang untuk menyalurkan kesukaannya selama ini. Ya, dalam rangka hari bahasa, Telkom University mengadakan kompetisi tahunan Language and Creativity Challenge from Home (L2CFH) 2021 yang mengusung tema “Preserving Mother Language and Enhancing Foreign Language Competence”. Kompetisi tersebut ditujukan untuk pelajar Indonesia (tingkat SMA/SMK/sederajat, universitas, maupun pelajar asing (tingkat universitas). Terdapat tiga jenis perlombaan yakni short essay, speech, dan creative vlog dengan empat kategori yaitu bahasa Inggris, bahasa Jepang, bahasa Prancis, dan bahasa Indonesia. Total hadiah 37 juta rupiah. Kompetisi dilaksanakan mulai tanggal 19 Januari‒28 Februari 2021. Pendaftaran dan unggah karya pada tanggal 1‒15 Maret. Tahap penjurian dan berakhir pada pengumuman pemenang melalui Zoom pada 17 Maret 2021.

“Proses awal hingga akhir perlombaan cukup menegangkan walaupun secara dilakukan secara virtual. Pertama yaitu menyusun konsep video, research materi, kemudian membuat naskah agar alur videonya jelas. Semua saya jalankan secara padat karena syarat video hanya berdurasi lima menit. Menyusun konsep dengan waktu singkat cukuplah sulit, apalagi untuk orang yang belum berpengalaman,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan “Karena orang yang bisa melawan malas dan siap untuk kalah, dialah yang menang. Jangan pesimis dan takut, yakin kamu bisa, berikan yang terbaik untuk apa pun passion kamu.”

Dalam kompetisi, Nada membuat konten yang berkaitan tentang cara kita menguasai bahasa Indonesia dan melestarikan bahasa daerah, tetapi tetap meningkatkan kompetensi bahasa asing yaitu bahasa Inggris.

Menurutnya, ketika seseorang mencoba belajar bahasa baru, suatu kehebatan muncul karena rasa ingin tahu. Namun, itu bukan berarti ingin memamerkan apa yang mereka lakukan. Perlu diingat juga bahwa dukungan orang lain sangat berharga untuk perkembangan mereka. Semua yang menganggap remeh bisa menoleh, yang mencela bisa menopang, hingga bangkit bersama memajukan bahasa Indonesia dan bersama menjadikan bahasa asing sebagai aspek yang baik untuk kemajuan bangsa.

“Temukan apa yang membuatmu bisa berekspresi bukan hanya dalam bidang bahasa, sesuaikan dengan minat kesukaanmu. Dan jangan pernah jadikan kesuksesan orang sebagai tolak ukur kebahagiaanmu, karena Tuhan selalu punya rencana hebat di balik proses pahitmu,” tutupnya. (Amb)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Fianty-Nada-Huwiada-Mahasiswa-Program-Studi-Pendidikan-Bahasa-Inggris-PBI-Universitas-Ahmad-Dahlan-yang-meraih-juara-1-dalam-kompetisi-English-Creative-Vlog-L2CF202.jpeg 906 1140 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-03-30 08:35:152021-03-30 08:35:15Fianty Nada Huwiada: Senang Kreasi Menjadikan Prestasi

Mar’artul Husna: Tentang Ambisi dan Prestasi

29/03/2021/in Prestasi, Terkini /by Ard

Mar’artul Husna di Expo Science International Abu Dhabi

Sejak menjadi mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Mar’artul Husna mempunyai banyak mimpi, termasuk meraih prestasi di kancah nasional dan internasional. Husna, begitu sapaannya, juga berambisi untuk membuktikan bahwa mahasiswa dari perguruan tinggi swasta, sama-sama memiliki kesempatan untuk maju seperti mahasiswa dari perguruan tinggi negeri.

“Demi merealisasikan mimpi dan ambisi, saya selalu berusaha dan terus mencoba untuk menjadi mahasiswa yang aktif di kegiatan akademik maupun nonakademik. Saya selalu termotivasi dengan moto UAD yaitu moral and intellectual integrity,” terangnya saat diwawancarai via WhatsApp, Senin (22-03-2021).

Pada tahun 2018, Husna mulai memberanikan diri mengikuti kompetisi. Alhasil ia keluar sebagai juara I di HKTI Innovation Award kategori young innovator 2018, dan menjadi juara I di lomba pendamping PIMNAS 31 di bidang Kewirausahaan 2018. Tidak berhenti di situ, ia kembali mengikuti acara international seperti Student Exchange di University of Malaysia Pahang selama satu semester, dan mengikuti Research Collaboration dengan Flensburg University of Applied Science Germany and Berlin University of Applied Science Germany.

Setahun kemudian, tahun 2019, ia kembali mencatat rekor dengan meraih special gold medal dari Highly Innovative Unique Foundation (HIUF) Kingdom of Saudi, silver medal di Shanghai International Exhibition of Inventions, dan Expo Science International Abu Dhabi, United Arab Emirates.

“Dalam proses menggapai prestasi, banyak sekali kesulitan dan masalah yang saya lalui. Mulai dari masalah dengan diri saya sendiri hingga tim, maupun masalah secara finansial. Terkadang saya merasa insecure setiap kali mengikuti events. Namun perasaan itu saya buang jauh-jauh dengan mengingat tujuan dan mimpi-mimpi saya,” tegas mahasiswa dari Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri (FTI) tersebut.

Husna mengungkapkan, semua pencapaian yang diraih sangat berkesan dan menyimpan pengalamannya sangat berharga. Setidaknya ada dua pencapaian yang paling berkesan dengan berbagi cerita di dalamnya. Pertama di tahun 2019 saat mengikuti kompetisi di Shanghai, Cina. Ia dan tim kesulitan dalam berkomunikasi sama warga sekitar, petugas subway, karyawan hotel, karyawan restoran, bahkan dengan dokter. Saat di Cina, ia sempat sakit dan dilarikan ke rumah sakit.

Menurut Husna, mungkin karena baru penyesuaian dengan cuaca di sana yang pada saat itu masuk musim spring dengan udara yang tidak terlalu dingin. Angin sangat kencang, sehingga di tengah malam ia mengalami kesulitan bernapas.

“Di posisi tersebut saya harus berkomunikasi dengan resepsionis hotel yang tidak bisa berbahasa Inggris untuk membantu memanggilkan rekan saya untuk membawa saya ke rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit, perawat dan dokternya pun tidak bisa berbahasa Inggris. Akhirnya untuk bisa mengerti apa yang dokter sampaikan, saya menggunakan google translate untuk menerjemahkan bahasa Cina,” terangnya.

Pengalaman yang berkesan kedua, saat Husna dan tim mau berangkat ke Jerman untuk research collaboration. Namun visa ia dan timnya ditolak sampai dua kali. Saat itu mereka sangat khawatir karena sudah sangat mepet waktu pelaksanaannya.

“Alhamdulillah atas izin Allah, visa ketiga yang kami ajukan akhirnya approved dan kami bisa berangkat ke Jerman, walaupun mundur sedikit dari hari yang telah ditentukan,” ungkapnya.

Selain itu, pencapaian Husna tentu tidak lepas dari sosok yang menjadi motivator baginya. Anton Yudhana, S.T., M.T., Ph.D. adalah dosen FTI, pembimbing, sekaligus figur yang sangat Husna kagumi. Dari keterangan Husna, Anton dosen pembimbing yang sekalipun tidak pernah memarahi ia dan timnya. Melainkan selalu mendukung dengan memberikan arahan dan ilmu. Ia sangat berterima kasih kepada Anton, karenanya Husna bisa sampai sekarang ini.

“Harapan ke depannya, semoga saya tidak mudah puas dengan apa pun yang telah saya raih sekarang, tetap rendah hati dan terus haus akan ilmu agar bisa menjadi manusia yang bermanfaat untuk manusia yang lain. Saya juga sangat berterima kasih kepada UAD yang telah mendukung saya. Sukses selalu untuk UAD, semoga selalu menciptakan generasi-generasi unggul yang mempunyai motivasi tinggi untuk berprestasi,” imbuhnya. (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Marartul-Husna-di-Expo-Science-International-Abu-Dhabi.jpg 535 957 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-03-29 17:30:572021-03-29 08:47:46Mar’artul Husna: Tentang Ambisi dan Prestasi

Ponco: Do Whatever I Want

29/03/2021/in Prestasi, Terkini /by Ard

Ponco Sukaswanto wisudawan berprestasi dari Prodi Teknik Elektro UAD dan medali emas yang diraihnya

Pemuda kelahiran Lampung, 5 Mei 1998 ini memiliki nama lengkap Ponco Sukaswanto. Suatu waktu ia merasa bosan di Yogyakarta, jadi ingin mencari suasana baru. Dirinya sadar kalau tidak punya banyak uang untuk traveling. Oleh karena itu, prestasi menjadi satu-satunya jalan. Baginya, kunci sukses dalam prestasinya yaitu do whatever i want.

Wisudawan berprestrasi dari Program Studi (Prodi) Teknik Elektro angkatan 2016 ini telah mengantongi prestasi di berbagai ajang perlombaan dengan bekal ilmu saat belajar di Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Ia pernah andil dalam Kontes Robot Indonesia, Pekan Ilmiah Nasional (Pimnas) pada 2019, Internasional Young Inventors Award (IYIA) meraih juara III pada 2018, Expo Sciences Internasional (ESI) meraih Gold Award pada 2019, HKTI Innovation Award meraih juara I, dan Shanghai International Exhibition of Inventions (SIEI) meraih juara I pada 2019.

Sebelum ikut lomba internasional, Ponco merasa sudah cukup berkompeten. Namun pola pikirnya terbantahkan setelah mengikuti lomba internasional. Ternyata masih banyak orang-orang yang jauh lebih pintar dari dirinya. Dia menjumpai orang yang memiliki pemikiran yang jauh lebih revolusioner. Hal tersebut membuatnya tidak cepat puas terhadap kemampuan diri sendiri.

Selain berprestasi, Ponco benar-benar memanfaatkan waktu dengan cerdas. Pemuda asal Metro ini mengisi waktunya dengan mengikuti organisasi yakni Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro dan Robotic Development Community (RDC). Ia juga pernah bekerja part time di start-up cicil.co.id (PT Cicil Solusi Mitra Teknologi) sebagai student ambassador untuk UAD.

Ponco merupakan tipe pemuda yang night owl, jadi tidak terlalu sulit untuk membagi waktu dan bisa dengan mudah mengejar deadline. Oleh karena itu, ia jarang mengambil kuliah pagi karena biasanya pagi digunakannya untuk tidur. Sementara pada siang hari sampai sore untuk kuliah, dan malam untuk mengerjakan projek yang sedang dipegangnya. Selain itu, waktu luangnya diisi dengan bermain video game.

“Menurut saya, orang bisa karena terpaksa jadi paksalah dirimu untuk melakukan sesuatu yang bisa mencapai tujuanmu. Jalani semuanya dengan senang hati. Jika memiliki tim selalu harus dukung satu sama lain supaya pekerjaan jadi lebih mudah,” pesan pemuda yang hobi baseball itu pada 23-03-2021. (Dew)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ponco-Sukaswanto-wisudawan-berprestasi-dari-Prodi-Teknik-Elektro-UAD-dan-kalung-medali-emas-di-lehernya..jpg 591 863 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-03-29 12:00:212021-03-29 08:45:17Ponco: Do Whatever I Want
Page 471 of 765«‹469470471472473›»

TERKINI

  • Usung Program NAWASENA, Tim PPK Ormawa RDC UAD Siap Terapkan Sistem Pertanian Cerdas24/06/2026
  • Tim PkM UAD Tingkatkan Literasi Digital Guru melalui Generative AI24/06/2026
  • HMPS PBSI UAD Gelar Aksi Bakti Sosial di Panti Asuhan Giwangan24/06/2026
  • HMPS Perbankan Syariah UAD Gelar Seminar Nasional Pengembangan Diri24/06/2026
  • BEM Fakultas Psikologi UAD Gelar Diskusi dan Kajian NONGKI24/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Favorit pada Kompetisi Fotografi Internasional di Malaysia23/06/2026
  • Mahasiswa Gizi UAD Raih Dua Gelar Juara dalam Kompetisi Artikel Ilmiah Nasional 202622/06/2026
  • Tim CIVIC’S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai22/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Medali Perunggu ONMIPA-PT 202618/06/2026
  • Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional15/06/2026

FEATURE

  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026
  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top