• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Perempuan Membaca Sastra

10/04/2015/0 Comments/in Terkini /by Super News

Forum Apresiasi Sastra (FAS) #45 yang diselenggarakan pada Rabu (8/4/2015), di hall kampus II Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menampilkan para perempuan pecinta sastra. Mereka adalah mahasiswi, alumni UAD, serta beberapa penampil dari luar UAD yang turut membacakan karya dari para penulis perempuan yang diapresiasi oleh para perempuan.

Menurut Angga T Sanjaya, FAS kali ini mengangkat tema “Perempuan Mengapresiasi Sastra” sebagai salah satu cara untuk memperingati hari Kartini yang jatuh pada 21 April nanti.

Acara yang rutin setiap bulan pada minggu kedua hari Rabu itu diawali dengan pembacaan puisi oleh Dita yang membacakan karya Dorothea Rosa. Dilanjutkan oleh Riska, Rachma Nurjanah, dan Dinar Suci Mayaratih.

Selain pembacaan puisi, juga ada pembacaan cerpen oleh Putri Kusuma Ningrum dan musikalisasi puisi dari Teater Jaringan Anak Bahasa (JAB), serta tari puisi dari Apsari Amandita.

Acara semakin berbeda dengan penampilan pelukis puisi perempuan UAD. Ia adalah Melia Tri Pamungkas. Perempuan cantik itu melukis di panggung selama kurang lebih dua jam, yakni sejak acara dimulai.

“Lukisan ini adalah visualisasi dari puisi karya Evi Idiawati yang berjudul ‘Catatan Ibu’,” terang Meli setelah menyelesaikan lukisannya. Menurut Meli, gambar perempuan dalam lukisannya merupakan istri yang sedang meratapi kematian suaminya. Di bagian bawah, sebuah simbol hitam merupakan lukisan anaknya yang terbakar.

Acara menarik ini ditutup oleh pembacaan puisi oleh Meli, sesaat setelah menyelesaikan lukisannya.

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/field/image/perempuan_bicara_sastra_di_uad.jpg 231 403 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2015-04-10 03:33:192015-04-10 03:33:19Perempuan Membaca Sastra

Peran Mahasiswa untuk Memerangi Narkoba

10/04/2015/0 Comments/in Terkini /by Super News

“Berpikirlah sebelum bertindak.”

Perintah ini sudah sering kita dengar ketika mengikuti kegiatan-kegiatan sosialisasi. Ya, berpikir menggunakan otak sebelum bertindak merupakan hal penting. Otak adalah anugerah yang Tuhan berikan kepada manusia untuk berpikir, memilih yang baik atau buruk. Lalu bagaimana jika manusia tidak lagi menggunakan otaknya sebelum melakukan sesuatu?

Sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba telah diadakan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora), Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Kepolisian Daerah (Polda) DIY pada Senin (6/4/2015) di auditorium kampus I. Dalam acara yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas itu, turut didatangkan pula tim investigasi GRANAT (Gerakan Nasional Anti Narkoba) DIY.

Seperti yang diketahui bersama, narkoba meliputi zat alam atau sintetis yang bila dikonsumsi dapat menimbulkan perubahan fungsi fisik dan psikis, serta menimbulkan ketergantungan. Jika disalahgunakan untuk tujuan di luar pengobatan, narkoba dapat mengubah kerja saraf otak sehingga akan sulit berpikir, berperasaan, dan berperilaku tidak normal.

Terdapat 5 jenis narkotika, 2 psikotropika, dan 2 zat adiktif lainnya, dengan beberapa golongan yang saat ini sudah disalahgunakan dalam pemakaiannya. Berbagai cara telah dilakukan badan negara untuk mengatasi keadaan ini, mulai dari sosialisasi, pencegahan, pemberantasan, dan lainnya.

“Hanya satu hal paling penting dalam mengatasi penyalahgunaan narkoba, yaitu peduli. Peduli pada diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar,” ujar Feriyansyah Hartonugroho sebagai ketua tim investigasi GRANAT.

Sebenarnya, ada beberapa cara untuk mengelola diri agar jauh dari narkoba. Di antaranya, aktif memegang teguh norma-norma agama dan sosial kemasyarakatan; aktif melibatkan diri dalam kegiatan keluarga, sosial, dan agama; hadapilah persoalan hidup dengan tidak takut, panik, ataupun stres karena setiap masalah pasti ada solusinya; ceritakan setiap persoalan kepada orang yang dipercaya; hindari pergaulan dengan orang-orang yang sudah terindikasi sebagai pemakai narkoba; dan lain-lain.

Perlu diketahui, pencegahan, penanggulangan penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba merupakan tanggung jawab bersama guna mewujudkan kamtibmas yang aman dan kondusif. Harapannya, dapat terwujud stabilitas pembangunan nasional, masyarakat adil, makmur, dan sejahtera.

“Keberadaan BNN khusus menangani dan berwenang menyelidiki kasus narkoba. Hal ini tentu dibantu oleh tim hukum yang terdiri atas kepolisian, kejaksaan, dan lain sebagainya, serta medis seperti kedokteran dan psikolog,” tukas Bambang Wiryanto sebagai Ketua Bidang Pencegahan BNNP-DIY.

Prediksi BNN, pecandu atau pengguna narkoba dapat mencapai 5,1 juta orang pada tahun 2015 ini. Angka tersebut sangat besar. Namun jika masyarakat mau bersama-sama mencegah dan memberantas peredaran narkoba, bukan hal mustahil angka pengguna narkoba dapat menurun.

Lalu, apa yang harus dilakukan pelopor sejati dalam memberantas narkoba?

Terdapat beberapa langkah yang dapat diperbuat. Pertama, selalu waspada dengan perkembangan teknologi, canggihnya teknologi membuat para pengedar dapat dengan mudah melancarkan niatnya untuk mengedarkan obat terlarang tersebut. Kedua, tanamkan keteladanan agar dapat memberi bimbingan dan dorongan untuk berbuat lebih baik. Ketiga adalah peduli, sekaligus hal paling penting untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba.

Dalam hal ini, mahasiswa haruslah menjadi pelopor sejati dalam memberantas narkoba, bukan hanya sebagai “penonton” bahkan menjadi pemilik, penadah, pengedar, atau pemakai. Selain menjadi salah satu mesin propaganda yang mampu merobohkan sebuah ketidakbenaran, mahasiswa diharapkan menjadi kelompok massa idealis yang menjunjung tinggi nilai-nilai norma serta moral, juga menjadi agen perubahan terutama di dunia pendidikan. (AKN)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/field/image/uad_sosialisasi_narkoba_indonesia.jpg 217 411 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2015-04-10 03:26:282015-04-10 03:26:28Peran Mahasiswa untuk Memerangi Narkoba

Muhammadiyah; Membangun Masyarakat Islam yang Sebenarnya

10/04/2015/0 Comments/in Terkini /by Super News

 

Maksud dan tujuan Muhammadiyah adalah menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Sementara itu, Muhammadiyah merupakan gerakan Islam dakwah amar ma’ruf nahi munkar dan tajdid (pembaruan tentang pokok ajaran Islam) yang bersumber pada al-Qur’an dan as-Sunnah as-Sohihah.

Begitulah materi pertama yang didapat peserta Latihan Dasar Ikatan (LDI) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang terdiri atas mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Dirasat Islamiyah (FTDI) dan Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Sabtu, (4/4/2015), dengan Drs. H. Anhar Ansyary, M.S.I. sebagai pemateri.

“Jika tidak tahu Muhammadiyah, bukan mahasiswa Muhammadiyah namanya,” tegas Anhar ketika memberi materi tentang Kemuhamadiyahan.

Lebih lanjut disampaikan, Muhammadiyah hanya mendasari seluruh aspek kehidupan dari al-Qur’an dan as-Sunnah as-Sohihah. Penekanan terhadap pergerakan Islam, pola dakwah, dan tajdid juga tak luput dari perhatian. Selain itu, Muhammadiyah tidak dibatasi oleh ruang dan waktu, serta bukan organisasi politik dan tidak akan pernah membentuk organisasi politik.

“Berdakwah harus tetap dijalankan di mana pun dan kapan pun tanpa dibatasi ruang dan waktu,” jelas Anhar yang juga merupakan Direktur Pesantren Ahmad Dahlan (Persada) dan dosen UAD.

Menurutnya, terdapat dua cara yang bisa dilakukan bagi pemula Muhammadiyah, yakni mempelajari tokoh-tokoh seperti K.H. Ahmad Dahlan, Buya Hamka, K.H. Ibrahim, dan lain-lain, serta mempelajari latar belakang berdirinya Muhammadiyah. Dengan dua cara tersebut, para pemula dapat mengawali pengetahuan tentang Muhammadiyah.

“Pahamilah Islam secara luas, mendalam, dan komprehensif berdasarkan al-Qur’an dan as-Sunnah. Itulah tuntunan Nabi Muhammad,” tutup Anhar. (AKN)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2015-04-10 03:20:392015-04-10 03:20:39Muhammadiyah; Membangun Masyarakat Islam yang Sebenarnya

Menciptakan Peradaban yang Berkemajuan

10/04/2015/0 Comments/in Terkini /by Super News

 

Tipologi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yaitu religiositas, intelektualitas, dan humanitas. Religiositas yakni menjadikan Islam sebagai identitas sekaligus jiwa sebagai penggerak, intelektualitas berarti menjadikan mahasiswa sebagai pusat-pusat unggulan terutama dalam hal intelek, serta humanitas bertujuan untuk mewujudkan pembaruan peradaban kehidupan yang berkemajuan.

Acara Latihan Dasar Ikatan (LDI) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang bertempat di villa Abmarina Kaliurang, Sleman, DIY, menghadirkan Ahmad Saifudin Rauf, S.S. sebagai pemateri kedua yang membahas tentang ke-IMM-an pada Sabtu (4/4/2015) pukul 20.30‒21.30 WIB.

IMM merupakan organisasi otonom mahasiswa Muhammadiyah yang memiliki kewenangan untuk mengatur rumah tangganya sendiri. Tujuannya untuk mewujudkan akademisi Islam yang berakhlak mulia sehingga harapan Muhammadiyah dapat terwujud, yakni membentuk masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Ahmad berujar, “Materi tentang ke-IMM-an ini sangat penting jika melihat tema yang diangkat, yakni ‘Pemahaman Paham Ideologis untuk Menumbuhkan Kader IMM yang Militan’. Setelah tahu tentang IMM, barulah kader IMM yang baik dapat tercetak.”

Dalam pembahasan materi tersebut, Ahmad juga memaparkan tentang pengertian dan tujuan IMM, faktor-faktor dan sejarah terbentuknya, dan struktur organisasi dari daerah hingga pusat. Lebih lanjut dijelaskan mengenai organisasi-organisasi akademik, di antaranya HMI (Himpunan Mahasiswa  Muhammadiyah), PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah), dan KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia).

“Torehkan aktivitas dengan hal-hal positif, jadikan IMM sebagai wadahnya. Hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Teruslah berdakwah di jalan Allah,” kata Ahmad di akhir pemaparannya. (AKN)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2015-04-10 03:20:072015-04-10 03:20:07Menciptakan Peradaban yang Berkemajuan

Anatomi Tauhid dalam Realita Islam

10/04/2015/0 Comments/in Terkini /by Super News

“Untuk apa hidup?”

Pertanyaan ini sering muncul pada pembahasan-pembahasan keagamaan, terutama ketika membicarakan tentang akidah. Akidah merupakan salah satu ajaran pokok dalam Islam yang membahas tentang keimanan. Sering juga dimaknai sebagai sesuatu yang mengikat dengan meyakininya dengan hati, mengucapkan dengan lisan, dan mengamalkan dengan perbuatan.

Pembahasan akidah ini merupakan salah satu materi yang diberikan pada acara Latihan Dasar Ikatan (LDI) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Minggu (5/4/2015) di Kaliurang, Sleman, DIY, dengan pemateri Fajar Mahmudi, mahasiswa semester IV Tafsir Hadits Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

“Semua makhluk yang diciptakan di muka bumi ini tidak lain untuk beribadah, baik manusia, hewan, tumbuhan, serta makhluk gaib seperti malaikat dan jin. Mereka diciptakan di dunia hanya untuk menjalankan semua perintah Allah. Kewajiban kita sebagai muslim adalah memiliki keyakinan yang kuat akan adanya Allah,” ungkap Fajar.

Akan tetapi, manusia kadang terlena dengan indahnya dunia. Tipisnya iman, lingkungan yang buruk, serta kurangnya pengetahuan agama membuat manusia lupa akan siapa dirinya, dari mana berasal, dan siapa sesungguhnya yang harus disembah. Di sinilah masalah akidah mulai dipertanyakan. Solusinya tak lain adalah meningkatkan tauhid.

Lebih lanjut dipaparkan, dewasa ini perbuatan syirik merajalela. Di antaranya penyembahan berhala, matahari, bahkan umat Islam melakukan syirik tanpa disadari. Budaya yang kental dengan masa belum masuknya Islam di Indonesia, tanpa disadari telah membawa efek buruk. Sebagai contoh, budaya masyarakat yang mengagungkan Nyai Roro Kidul. Tentu perbuatan ini syirik karena menyembah selain Allah.

QS. an-Nisaa’ ayat 48 telah menjelaskan tentang perbuatan syirik, yang sebagian artinya, “Allah tidak akan mengampuni dosa syirik”. “Kita hidup untuk beribadah kepada Allah, dan orang yang syirik akan mendapatkan kutukan dan celakalah hidupnya,” tutupnya. (AKN)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2015-04-10 03:19:212015-04-10 03:19:21Anatomi Tauhid dalam Realita Islam

Mengaktifkan Pikiran Melalui Organisasi

07/04/2015/0 Comments/in Terkini /by Super News

 

Mengubah cara berpikir, tentu membutuhkan latihan. Namun, banyak manfaat yang akan diperoleh. Mengaktifkan pikiran dengan ide-ide menarik akan bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain. Selain itu juga dapat menambah motivasi untuk selalu berpikir positif dalam menjalani hidup.

Kajian keputrian FRESS diadakan pada Jum’at (27/3/2015), pukul 11.30-12.30 WIB di ruang 301 B Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Acara ini merupakan program rutin Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Psikologi. Pada kesempatan tersebut, tema yang dibahas adalah “Aktivis Yes, Kuliah Oke!”.

“Kalian mengaku anak muda, maka inner beauty-nya harus muncul dengan menghidupkan wajah yang selalu tersenyum agar membawa kesan baik bagi diri sendiri dan orang lain,” terang Rudi Yuniawati S.Psi. selaku pembicara yang juga merupakan dosen UAD.

Menurutnya, untuk tampil prima di hadapan orang lain maka harus ekspresif dengan menampakkan wajah berseri-seri. Sebab, itu akan menunjukkan suasana hati dan keadaan diri. Di samping itu, organisasi sangat bermanfaat, di antaranya menambah ilmu pengetahuan, menambah teman, dan yang paling utama adalah menambah pengalaman.

“Manusia memang tidak lepas dari masalah. Namun, jangan selalu berburuk sangka padanya karena  pasti terdapat hikmah di balik semua itu. Yang dibutuhkan adalah mencari sebab dari setiap permasalahan. Terlepas dari mudahnya mahasiswa di doktrin dan memiliki sifat idealis yang tinggi, organisasi sangat dibutuhkan dalam menuangkan ide-ide, menjalin komunikasi, serta berdiskusi dengan orang lain. Hal semacam ini dapat memunculkan konsep diri,” lanjutnya.

Organisasi merupakan bagian dari skala prioritas manusia. Dengan organisasi, seseorang dapat meninggalkan kemalasan dan berbuat sesuai aturan karena setiap perbuatan akan dipertanggungjawabkan kelak. (AKN)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2015-04-07 03:59:412015-04-07 03:59:41Mengaktifkan Pikiran Melalui Organisasi

Sejuta Manfaat Menjadi Aktivis

07/04/2015/0 Comments/in Terkini /by Super News

“Organisasi dapat memberikan spirit mahasiswa untuk menjadi aktivis.”

Mahasiswa merupakan usia produktif untuk berkarya. Menjadi aktivis adalah salah satu wadah untuk menuangkan gagasan menjadi sebuah karya. Memang, tidak semua mahasiswa mau dan berminat untuk terjun dalam sebuah organisasi. Selain banyak peraturan, kedisiplinan juga sangat dituntut. Namun jika dicermati, manfaat menjadi aktivis sangat banyak.

“Sebagai kaum muda, harus melakukan sesuatu yang lebih karena banyak mimpi yang harus diwujudkan. Yang belum berorganisasi, bergabunglah di dalamnya. Yang sudah berorganisasi, lakukanlah hal baru yang lebih dari itu. Wujudkan skill-mu, banyaklah membaca karena buku merupakan jendela dunia,” kata Rudi Yuniawati S.Psi. selaku pembicara dalam acara kajian keputrian FRESS yang rutin diadakan hari Jum’at di kampus I UAD.

Seorang aktivis akan sangat mudah memperoleh inspirasi dan komunikasi dari variasi orang. Di sisi lain, juga dapat mempererat tali silaturahmi yang perlu diketahui dapat menambah usia, ilmu pengetahuan, pengalaman.

Selain itu, berorganisasi juga dapat menambah kepuasan hidup. Keadaan tersebut dapat mengonsep diri sehingga seseorang dapat menerima dirinya dan kemudian dapat mensyukuri. Menjadi aktivis merupakan ajang untuk meng-upgrade diri, berkomunikasi, dan beradaptasi sehingga mampu menjadi pribadi yang lebih fleksibel dengan bervariasi orang. Selain itu, dapat lebih mudah dalam mengaktifkan pikiran, menenangkan hati, dan meningkatkan motivasi hidup.

Di akhir acara Rudi berkata, “Mahasiswa dianjurkan untuk menjalin komunikasi dengan dosen, teman, atau siapa pun dengan cara berdiskusi agar semangat hidup menjadi tinggi. Marilah mencoba memahami orang lain.” (AKN)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2015-04-07 03:59:102015-04-07 03:59:10Sejuta Manfaat Menjadi Aktivis

Kebangkitan IMM dalam Membangun Bangsa

07/04/2015/0 Comments/in Terkini /by Super News

 

Terhitung sejak awal Maret, 15 rangkaian acara guna memperingati Milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) telah diselenggarakan. Acara tersebut meliputi seminar farmasi, festival film pendek, dai IMM yang diterjunkan ke masjid-masjid di DIY, dan lain-lain.

Talk show pada Minggu (29/3/2015) merupakan acara terakhir dari serangkaian kegiatan tersebut. Kegiatan ini diadakan di auditorium kampus I Universitas Ahmad Dahlan (UAD) jalan Kapas 09 Semaki, Yogyakarta, dari pukul 09.00-12.00 WIB. Peserta yang hadir berjumlah sekitar 150 dari berbagai fakultas.

Hadir sebagai pembicara, di antaranya Farid Suryanto, S.Pd., Purnomo, S.T., dan Imam Mahdi, S.IP., M.A., dengan Juwanti, S.Pd. sebagai moderator. Tema yang diangkat adalah “Kiprah ke-51 Menuju Era Keemasan Kita Bangkitkan Peran IMM dalam Membangun Bangsa.’

“Pembicara yang dihadirkan merupakan alumni IMM yang masih berkontribusi di masyarakat, yang mampu memberi contoh baik kepada adik-adiknya untuk berjuang dalam Muhammadiyah,” kata M. Amirul selaku ketua panitia dalam sambutannya.

Sebagai putra bangsa yang berkewajiban membangun bangsa ini agar lebih baik, diperlukan adanya usaha untuk melakukan perubahan. IMM harus mampu berkarya dan membawa perubahan dengan melakukan dinamisasi, revitalisasi, dan fungsialisasi di bidangnya. Harapannya, kualitas negeri ini semakin meningkat.

Dalam talk show, diangkat beberapa pembahasan, seperti pendidikan yang dibutuhkan di Indonesia, gambaran tentang kondisi umum IMM selama 51 tahun ini, dan berbagai realita yang terjadi di masyarakat mengenai pendidikan, politik, maupun keadaan sosial lainnya. (AKN)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2015-04-07 03:58:402015-04-07 03:58:40Kebangkitan IMM dalam Membangun Bangsa

Filipina Membuat Pendidikan Dasar 12 Tahun

02/04/2015/0 Comments/in Terkini /by Super News

Orasi Ilmiah Atty Santiago D. Ortega, Jr.;

“Filipina telah mengubah sistem pendidikan dengan menambah 2 tahun di pendidikan dasar, yakni dari 10 tahun menjadi 12 tahun. Undang-Undang Peningkatan Pendidikan Dasar 2013 mengamanatkan bahwa TK dibuat wajib pada usia 5, ditambah 12 tahun pendidikan dasar. Angkatan pertama dari kelas 11 pada tahun 2016, menjadi tantangan tersendiri bagi institusi pendidikan tinggi karena kekosongan dua tahun di pendidikan tinggi. Program pendidikan dasar 12 tahun Filipina akan membuat lulusan sebanding dengan lulusan lain di negara-negara ASEAN, dan dunia pada umumnya.”

Itulah yang dikatakan Atty Santiago D. Ortega, Jr., President Of University of Saint Anthony, Filipina, dalam orasi ilmiah wisuda Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Sabtu (28/3/2015), di JEC.

Menurutnya, pada 2015, ASEAN Community telah dimulai. Situasi ini akan menghilangkan batas-batas bagi orang, produk, jasa dan barang, serta menghilangkan hambatan sehingga meningkatkan persaingan.

Bagaimana kita akan menyiapkan diri dalam tahun-tahun mendatang? Apakah bergerak maju, atau mundur? Apakah kita siap untuk menghadapi dunia di tengah-tengah menyusutnya batas?

Berkaitan dengan hal itu, Atty menghubungkan dengan mahasiswa yang sedang diwisuda. “Setelah lulus, persaingan akan dimulai. Anda akan menemui banyak tantangan. Beberapa orang mungkin memutuskan untuk bekerja di institusi pemerintah, sedangkan yang lain memutuskan untuk menjelajah ke dunia bisnis, mengelola atau usaha sendiri, dan menjadi bos. Di sini, saya ingin menekankan tentang kewirausahaan, menjadi seorang pengusaha-pengacara di Filipina.”

“Saya memuji Komisi Pendidikan Tinggi (CHED), lembaga yang mengelola lembaga pendidikan tinggi di Filipina. Pada tahun 2005, CHED berdasarkan Resolusi Nomor 184-2005 telah menyetujui Kebijakan, Standar, dan Pedoman Bachelor of Science dalam Kewirausahaan efektif S/Y 2006−2007. Tujuannya untuk mengembangkan wirausaha Filipina. CHED percaya bahwa semangat kewirausahaan adalah tulang punggung ekonomi apa pun, semakin kuat semangat wirausaha, maka semakin bergairah ekonomi. Di Filipina, jumlah terbesar pendaftar dan lulusan di perguruan tinggi adalah jurusan bisnis dan manajemen pendidikan,” tambahnya.

Di USANT, lulusan terbanyak pada 2015 berasal dari departemen pendidikan bisnis sekitar 40%. Populasi terbesar di sana adalah jurusan akuntansi. Sebanyak 34% dari seluruh perguruan tinggi adalah departemen pendidikan bisnis.

Mengapa program pendidikan bisnis menjadi pilihan siswa Filipina? Di USANT, biaya program tersebut lebih rendah dibandingkan program medis dan sains, serta sedikit praktik laboratorium. Selain itu, siswa percaya bahwa mereka memiliki pilihan yang lebih luas setelah lulus. Mereka bisa menjadi bos bagi dirinya sendiri atau mendapatkan pekerjaan di sektor swasta maupun publik. Persiapan akademis formal di perguruan tinggi akan membantu lulusan memulai bisnis mereka sendiri, untuk menjadi mandiri dan memperoleh gelar tanpa tergantung kepada pemerintah.

Memang ada urgensi untuk menceburkan diri dalam kegiatan kewirausahaan. Statistik Nasional Kantor Filipina melaporkan bahwa tingkat pengangguran di Filipina rata-rata 8,9% pada 1994−2014. Namun, data tersebut menurun menjadi 6,0% pada Oktober 2014. Di antara para pengangguran, 21,6% adalah lulusan perguruan tinggi.

Pada laporan yang sama, tingkat pengangguran di Indonesia adalah 5,94%, jauh sedikit lebih rendah dari Filipina. Ini merupakan bukti yang meyakinkan bahwa kewirausahaan, baik skala kecil atau skala besar, usaha kecil atau makro, bisa mengurangi pengangguran di kedua negara.

“Saya percaya UAD telah membekali Anda dengan pengetahuan, nilai-nilai dan keterampilan untuk menghadapi dunia kerja yang nyata. UAD, salah satu perguruan tinggi terkemuka di Yogyakarta, membekali Anda dengan soft skills dan hard skills untuk menjadi warga negara yang produktif dan pengusaha Indonesia yang sukses,” kata Atty.

Soft skill mengacu pada keterampilan interpersonal, sikap dan semangat terhadap pekerjaan. Sementara menurut Andrew Dubrin, penulis buku Essentials of Management, hard skill mengacu pada keterampilan teknis, konseptual, diagnostik, dan politik. Keterampilan ini akan membuat pengusaha meraih hasil maksimal dalam bisnis. Bill Gates, salah satu yang terkaya dunia adalah programmer komputer. Ia memiliki keterampilan teknis yang tidak dapat diragukan. Ia merupakan salah satu pengusaha paling terkenal, yang memiliki Microsoft.

“Di USANT, kami menganjurkan dan membangun kualitas mahasiswa dan karyawan atau CDCD atau yang disingkat dengan care (perhatian), dedication (dedikasi), commitment (komitmen),  dan discipline (disiplin). Jika Anda memiliki kualitas ini, Anda tidak akan pernah gagal. Sukses akan berada di ujung jari Anda.”

Buktinya, formula ini membawa USANT ke tempat yang sekarang, pemimpin dalam inovasi pendidikan dan keunggulan. USANT terus menyentuh dan meningkatkan kehidupan para pemangku kepentingan dan akan terus melakukan bahkan lebih berani, lebih baik, dan lebih bersinar. Seandainya bukan karena CDCD, USANT tidak akan seperti sekarang.

“Sebagai Presiden dan Ketua Dewan USANT, universitas mitra Anda, saya mendesak masing-masing dari Anda untuk membuat perbedaan. Selalu bawa cita-cita almamater. Hidup yang bermanfaat adalah saat Anda merangkul motto moral and intellectual integrity,” terangnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, “Rahasia sukses saya adalah kerja keras, tekun berdoa, dan berbagi dengan sesama. Ukir masa depan Anda dengan integritas moral dan intelektual, disiplin, perhatian, dan dedikasi,” tutupnya.

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/field/image/arasi_ilmiah_dari_fhilipphime_ke_uad_0.jpg 284 448 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2015-04-02 01:52:502015-04-02 01:52:50Filipina Membuat Pendidikan Dasar 12 Tahun

Melihat Kerja Sama UAD dengan Filipina

02/04/2015/0 Comments/in Terkini /by Super News

“Saya merasa senang bahwa 5 mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Ahmad Dahlan menyelesaikan tesis mereka di Graduate School USANT telah lulus,” kata Atty Santiago D. Ortega, Jr. President of University of Saint Anthony, Filipina, dalam orasi ilmiah wisuda Universitas UAD, Sabtu (28/3/2015), di JEC.

“Mereka tinggal bersama kami selama 4 bulan, yakni pada September hingga Desember 2014. Selamat untuk Awaludin Arifin, Balqis Husain, Ratih Kesuma Dewi, Aditya Dwi Saputri, dan Desi Hidayanti yang telah di wisuda periode ini,” tambahnya.

Atty merasa sangat tersanjung karena dapat berperan sebagai ayah kedua, menjadi presiden, Ketua Dewan Pembina Universitas Saint Anthony pada wisuda Maret 2015, serta berada di hadapan 796 wisudawan.

Sejak Oktober 2013, kerja sama UAD dengan Fakultas Seni Liberal sudah terjalin. Hal ini selanjutnya diangkat ke tingkat universitas setelah penandatanganan resmi Nota Kesepahaman antara Universitas Saint Anthony (USANT) dan UAD pada Desember 2014.

Tercatat, sudah banyak kerja sama yang dilakukan oleh kedua universitas ini. Di antaranya pada 25 Oktober 2013, Fakultas Psikologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Sastra, Budaya dan Komunikasi, menandatangani MoU dengan College of Liberal Arts USANT.

Bulan September 2014, UAD mengirimkan 5 mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa Inggris dalam program Credit Transfer System untuk menulis dan melakukan penelitian tesis di USANT. Satu bulan selanjutnya, Pascasarjana UAD menandatangani MoU dengan Graduate School USANT sekaligus menyelenggarakan seminar on Educational Exchange.

Selain itu, Fakultas Kesehatan Masyarakat UAD menandatangani MoU dengan Health Care Education Department USANT dan menyelenggarakan Seminar on Health Care Policy, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UAD bekerja sama dengan College of Education USANT menyelenggarakan seminar dengan tema Code of Ethics For Teachers: A Comparison Between Indonesia-Philippines, serta Fakultas Ekonomi UAD menandatangani MoU dengan Business School USANT dan menyelenggarakan Seminar on ASEAN Economic Community.

Pada 15 Desember 2014, Rektor UAD, Dr. Kasiyarno, M.Hum., dan Presiden USANT, Atty Santiago D. Ortega, Jr. juga menandatangani MoU tingkat universitas.

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2015-04-02 01:48:142015-04-02 01:48:14Melihat Kerja Sama UAD dengan Filipina
Page 586 of 765«‹584585586587588›»

TERKINI

  • Simulasi Kebencanaan FK UAD, Terapkan Manajemen Kedaruratan Lapangan secara Sigap26/06/2026
  • Inovasi SI-WARAS Warnai Pembukaan Program PPK Ormawa IMM FKM UAD di Caturharjo26/06/2026
  • IMM FTI UAD Gelar Studium Generale DAD 2026, Siapkan Kader Adaptif di Era Disrupsi25/06/2026
  • Simulasi Kebencanaan FK UAD Bahas Peran Strategis Dokter Masa Depan dan Resiliensi Kampus25/06/2026
  • Usung Program NAWASENA, Tim PPK Ormawa RDC UAD Siap Terapkan Sistem Pertanian Cerdas24/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Raih Juara III dalam University Clash 202625/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Favorit pada Kompetisi Fotografi Internasional di Malaysia23/06/2026
  • Mahasiswa Gizi UAD Raih Dua Gelar Juara dalam Kompetisi Artikel Ilmiah Nasional 202622/06/2026
  • Tim CIVIC’S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai22/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Medali Perunggu ONMIPA-PT 202618/06/2026

FEATURE

  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026
  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top