• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Pengalaman Mengelola Jurnal

29/09/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

Oleh Rendra Widyatama, SIP., M.Si

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan, pengelola Jurnal Litraya

Menurut Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PDII LIPI), jumlah jurnal ilmiah (cetak) di Indonesia berkisar 7.000 buah. Dari jumlah itu, 4.000 di antaranya telah terbit secara rutin sementara 3000 lainnya tidak teratur terbitnya. Dari jurnal yang terbit terarur tadi, hanya 300 jurnal yang berhasil mendapatkan akreditasi.

Ada banyak faktor yang menyebabkan jurnal tidak terbit teratur. Namun masalah terbanyak yang dihadapi pengelola jurnal adalah langkanya naskah. Karena naskah kurang sehingga tidak teratur terbit, maka efek berikutnya adalah gagalnya jurnal untuk terakreditasi. Masalah tersebut sungguh menggelisahkan. Namun benarkah persoalan kurangnya naskah tidak dapat diatasi?

Pengalaman

Mulai pertengahan tahun 2013 lalu, penulis diserahi tanggungjawab mengelola sebuah jurnal yang terbit sejak tahun 2001. Pada terbitan pertama sampai kelima, jurnal tersebut relative teratur. Namun menginjak terbitan keenam, perlahan-lahan mulai tersendat-sendat, bahkan sempat fakum untuk beberapa waktu. Dilandasi semangat ilmiah luar biasa dari institusi, jurnal tersebut direvitalisasi kembali kepengelolaannnya.

Menerima amanah tersebut, penulis langsung mencoba menghidupkan gagasan lama saat bergabung dengan institusi lama yang saat ini sudah tutup karena tak adanya lagi mahasiswa. Yaitu menjalin kerjasama dengan kampus lain untuk bersama-sama saling tukar menukar artikel.

Mulailah penulis hunting naskah dengan menghubungi universitas yang memiliki disiplin ilmu terkait. Upaya tersebut belum membuahkan hasil, meski umumnya pertguruan tinggi tersebut menyatakan siap bekerjasama, namun sayang tidak kunjung diikuti langkah nyata berkirim artikel.

Saya jadi ingat surat edaran DIKTI tertanggal 27 Januari 2012 No. 152/E/T/2012 perihal kewajiban menulis jurnal. Bila aturan itu sukses diterapkan, tentu kesulitan mencari naskah tidak akan saya jumpai. Namun apa mau dikata. Para akademisi kita tidak suka dipaksa-paksa, meski oleh pemerintahnya sendiri.

Menyadari kemungkinan gagal atas upaya pertama, penulis mencoba alternatif lain. Kali ini justru bekerjasama dengan para dosen matakuliah maupun pembimbing karya ilmiah baik skripsi dan tesis, namun masih dalam institusi yang sama. Format penduan penulisan artikel jurnal saya kirimkan pada mereka untuk dijadikan acuan. Hasilnya mulai terlihat. Dalam waktu yang singkat, terkumpul sekitar 80 artikel. Artikel-artikel tersebut adalah tugas matakuliah mahasiswa, penelitian skripsi dan tesis. Sampai tulian ini dibuat, jumlah artikel masih terus bertambah, termasuk dari karya dosen yang baik karena kesadaran sendiri menulis maupun kebutuhan untuk menaikan pangkat.

Meski tidak seluruh artikel layak diterbitkan, namun dengan beberapa revisi, akhirnya naskah-naskah itu bisa diterbitkan. Bersama pengelola lain, kami sepakat sedikit maklum bilamana dijumpai kualitas artikel ada yang sedikit kurang bagus. Prioritas kami, yang penting terbit teratur dahulu. Bila sudah teratur, perlahan-lahan kualitas ditingkatkan. Kalau sudah teratur dan populer, tentu jurnal akan diminati penulis. Ke depan setelah itu, akan kami lanjutkan ke luar negeri, mengundang para penulis asing.

Berdasarkan pengalaman itu, penulis berkesimpulan bahwa mengelola jurnal sebenarnya tidak terlalu sulit. Apabila semua kampus melakukan seperti itu, lalu sepakat saling menukar naskah, tentu variasi penulis sebuah jurnal akan lebik lagi. Bila bervariasi, maka syarat terakreditasi lebih mudah dicapai. Sekarang, tinggal menumbuhkan kemauan semua pihak untuk bekerjasama. Mari, siapa mau ikut jejak kami?

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-09-29 06:04:222014-09-29 06:04:22Pengalaman Mengelola Jurnal

Seminar Internasional: Membangun Citra Indonesia di Mata Internasional melalui Bahasa dan Sastra Indonesia

25/09/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

Dalam rangka Pertemuan Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia XXXVI, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Ahmad Dahlan (PBSI UAD) akan mengadakan Seminar Internasional bertajuk Membangun Citra Indonesia di Mata Internasional melalui Bahasa dan Sastra Indonesia.

Acara akan diselenggarakan hari Sabtu-Minggu, 11-12 Oktober 2014 di hotel @Hom, Yogyakarta. Hadir sebagai pembicara utama Prof. Dr. Suminto Sayuti (UNY), Prof. Dr. I Dewa Putu Wijana (UGM), Prof. Yang Xiaoqiang (China), Dr. Rina Ratih, M.Hum. (UAD), Nicholas Jackson (Australia), dan Chris Woodrich (Kanada).

Bagi yang ingin ikut, daftarkan diri anda langsung di Sekretariat Panitia, FKIP PBSI UAD, Kampus II, Jl. Pramuka 42 atau melalui surat elektronik (surel) pibsi2014@gmail.com. Informasi lebih lengkap dapat menghubungi Wachid Eko (0858 6815 89899), Siti Salamah (0819 3175 0316), serta mengakses situs www.pibsi2014.tumblr.com dan www.pibsi2014.uad.ac.id. serta http://pbsi.uad.ac.id/

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/images/Pamflet PIBSI 2014 comp.jpg 448 325 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-09-25 06:52:282014-09-25 06:52:28Seminar Internasional: Membangun Citra Indonesia di Mata Internasional melalui Bahasa dan Sastra Indonesia

Bazar Buku Kreskit 2014 : Genggam Ilmu dengan Buku

23/09/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

 

            Lebih dari 300 judul buku dijajakan pada Bazar Kreskit 2014 di Hall Kampus 2 Universitas Ahmad Dahlan sejak 15 hingga 20 Sepetember lalu. Dengan tema “Genggam Ilmu dengan Buku”, organisasi jurnalistik di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMPS-PBSI) ini menggelar acara bazar buku dengan menggandeng lima penerbit ternama di kota Yogyakarta.

            Buku-buku terbitan Diva Press, Ar-ruzz Media, Navilla, Jalasutra dan Istana Agency terlihat memenuhi lima tempat yang disediakan panitia. Puluhan jenis buku tersedia mulai dari Sastra, Hukum, Pendidikan, Fiksi, hingga Kesehatan. Ditemui saat penutupan bazaar 20 September lalu, Reyhani selaku sekertaris Bazar Buku Kreskit 2014 menuturkan bahwa tujuan diadakannya bazaar ini adalah untuk membantu memenuhi kebutuhan bacaan mahasiswa dan mahasiswi pada awal semester ganjil ini. Kendati banyak kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya, bazar buku yang pertama kali digelar oleh organisasi jurnalistik Kreativitas Kita (Kreskit) ini dapat dibilang sukses.

            Diakui Lusiani, mahasiswi semester 3 Program Studi PBSI bahwa acara Bazar Buku Kreskit 2014 ini sangat membantu mahasiswa.“Jadi kami nggak perlu jauh-jauh ke toko buku, cukup beli buku di kampus. Bukunya bagus-bagus, jadi banyak yang ingin dibeli, paling suka buku-buku tentang sastra,” jelasnya.

            Ketika ditanya perihal harapan untuk acara serupa di kemudian hari, mahasiswi yang membeli buku “Darah Daging Sastra Indonesia” terbitan Jalasutra ini berharap agar koleksi buku-buku sastra lebih lengkap dan bervariasi. Dalam prakteknya pun, Lusiani berharap agar komunikasi penjual dan pembeli bisa lebih erat, “Mungkin diadakan live music atau pertujukan, biar lebih seru,” tuturnya.(Doc)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-09-23 03:14:122014-09-23 03:14:12Bazar Buku Kreskit 2014 : Genggam Ilmu dengan Buku

Mengenal Hafiz Al-Qur’an UAD

23/09/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

(Tips Menghafal Mudah ala Mahasiswa Hafiz al-Qur’an UAD)

Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah Saw. bersabda: “Penghafal al–Quran akan datang pada hari kiamat, kemudian al–Quran akan berkata: Wahai Tuhanku, bebaskanlah dia, kemudian orang itu dipakaikan mahkota karamah (kehormatan), al–Quran kembali meminta: Wahai Tuhanku tambahkanlah, maka orang itu dipakaikan jubah karamah. Kemudian al–Quran memohon lagi: Wahai Tuhanku ridhailah dia, maka Allah meridhainya. Dan diperintahkan kepada orang itu, bacalah dan teruslah naiki (derajat-derajat surga), dan Allah menambahkan dari setiap ayat yang dibacanya tambahan nikmat dan kebaikan.” (HR. Tirmidzi, hadits hasan {2916}, Ibnu Khuzaimah, dishahihkan Al Hakim)

Itulah salah satu fadhilah (keutamaan) jika kita mau menghafal al-Qur’an, kitab suci umat Islam, yang merupakan petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa dan pedoman hidup bagi umat manusia hingga akhir zaman.

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dikenal sebagai perguruan tinggi yang sangat memperhatikan terjaganya al-Qur’an. Hal ini dibuktikan dengan mewajibkan civitas akademika untuk dapat membaca al-Qur’an dengan baik dan benar, diterapkannya kurikulum Tahfidzul Qur’an di beberapa fakultas, dan mengarahkan mahasiswa serta dosen melakukan penelitian tentang Living Qur’an.

Tahun ini, beberapa mahasiswa baru (maba) UAD banyak yang hafiz Qur’an. Berbagai alasan yang melatarbelakangi mereka masuk di UAD. Di antaranya ingin menambah hafalan, ingin menjaga hafalannya, mendalami studi Islam, dan alasan-alasan yang lain. Mereka adalah Muqimudin Husni Arsyad, Neli Silfiowati, dan Eka Rinor Maya. Ketiganya merupakan maba Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Agama Islam.

Muqimudin Husni Arsyad, akrab disapa Arsyad. Mahasiswa asli Magelang ini mengaku mulai menghafal al-Quran sejak masuk SMP di Pondok Pesantren Tahfiz Hamalatul Qur’an. “Alhamdulillah, dalam waktu tiga tahun, saya sudah hafal tiga puluh juz,” katanya.

Sebelum masuk di UAD, Arsyad lebih dulu kuliah di Ma’had Ali bin Abi Thalib UMY Bahasa Arab selama satu tahun. Selain kuliah, Arsyad sibuk mengajar Tahfiz Al-Qur’an dan Bahasa Arab di pondok pesantrennya dan di Universitas Gadjah Mada (UGM) kelas untuk menghafal al-Qur’an.

“Bagi teman-teman yang ingin menghafal al-Qur’an, carilah waktu yang tepat. Baiknya sebelum dan sesudah subuh. Tiap-tiap individu mempunyai ciri khas metode tersendiri dalam menghafal. Lambat laun dia akan menemukan metode yang tepat dan mudah untuk menghafal sesuai dengan kemampuannya, asalkan ada niatan dalam dirinya,” tambahnya.

Selain Arsyad, ada Eka Rinor Maya. Gadis yang akrab dipanggil Maya ini mengaku mulai menghafal al-Qur’an ketika masuk di Muhammadiyah Boarding School, Prambanan, setelah lulus dari SMP di Kalimantan Tengah.

Menurut mahasiswi yang menyukai olahraga pencak silat ini, agar mudah dalam menghafal al-Qur’an maka belajarlah dengan ustadz/ustadzah yang sudah hafal al-Qur’an, sering-sering tadarus al-Qur’an, dan memilih waktu yang tepat untuk menghafal serta murajaa’ah hafalan.

Hal senada juga diutarakan Neli Silfiowati. “Untuk memudahkan menghafal, maka rajinlah tadarus al-Qur’an, menghindari perbuatan-perbuatan maksiat karena cahaya al-Qur’an senantiasa menaungi orang-orang yang bersih,” kata gadis yang kerap disapa Neli ini.

Neli yang merupakan kelahiran Pemalang, 17 Mei 1993 mengaku, ia mulai menghafal ketika SMA dan masuk di Pondok Pesantren Taruna al-Qur’an Yogyakarta. Saat ini, ia telah hafal lima belas juz. Selain aktif kuliah, Neli juga sibuk mengajar ngaji ibu-ibu dan mengajar les privat untuk anak SD. (CH)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/field/image/hafid_uad_al_qur_an_uad_2.jpg 310 490 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-09-23 03:04:272014-09-23 03:04:27Mengenal Hafiz Al-Qur’an UAD

Dr. Rosemini A.P., M.Psi : Menjadi Pendidik Anak yang Baik

23/09/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

 

Anak merupakan anugerah terindah dari Tuhan Yang Maha Esa. Setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak sebagaimana tercantum di UUD 1945 Pasal 31 ayat 1. Dalam hal ini, orangtua dan guru memegang peranan penting dalam proses pendidikan karena merekalah orang-orang terdekat (significant others) dengan keseharian anak, baik di rumah maupun di sekolah.

Untuk menjadi pendidik yang baik, orangtua maupun guru hendaknya melakukan beberapa hal. Seperti yang dikatakan Dr. Rosemini A.P., M.Psi. dalam acara seminar nasional Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Ahmad Dahlan (PG-PAUD UAD), Sabtu (06/09)  lalu. Acara yang berlangsung di auditorium kampus I UAD ini mengangkat tema “Membangun Karakter Anak Melalui Rekonstruksi Lingkungan Rumah dan Sekolah Bebas Budaya Kekerasan”. Dalam acara tersebut, setidaknya ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam mendidik anak.

  1. Memahami Karakteristik Perkembangan Anak

Setiap anak memiliki karakteristik masing-masing sesuai dengan tahapan perkembangannya. Dengan memahami karakteristik tersebut, orangtua/guru diharapkan mampu melakukan pendekatan yang sesuai dalam proses pendidikan anak. Misalnya mendidik dengan metode bermain, bercerita dan analogi untuk anak usia dini, melakukan diskusi, membuat kesepakatan, serta memperlakukan sebagai rekan kepada anak usia remaja.

  1. Mengasah Moral Orangtua/Guru

Dengan moral yang terasah, diharapkan orangtua/maupun guru mampu mendidik anak dengan cara yang baik, sekaligus menjadi contoh yang baik pula bagi anak.

  1. Meningkatkan Pemahaman Orangtua/Guru Terkait dengan Pengasuhan dan Pengajaran

Pola asuh terbagi atas empat macam, yaitu authoritarian (otoriter), authoritative (demokrasi), uninvolved (tidak terlibat), dan indulgent (permisif). Orangtua/guru hendaknya menerapkan berbagai pola asuh secara bergantian menyesuaikan situasi dan kondisi yang sedang dihadapi. Lihat Juga tips Mendidik anak.

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-09-23 02:45:162014-09-23 02:45:16Dr. Rosemini A.P., M.Psi : Menjadi Pendidik Anak yang Baik

Family Gathering Milad UAD Ke 54

22/09/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

PELAKSANAAN :

HARI,TANGGAL       : MINGGU, 19 OKTOBER 2014

TEMPAT                    : NOL KILOMETER JL MALIOBORO YOGYAKARTA (CAR FREEDAY)

WAKTU                     : 06.00 – 10.00 WIB

PESERTA                   : SELURUH KARYWAN UAD BESERTA KELUARGA SERTA MASYARAKAT

 

RANGKAIAN ACARA :

  1. SENAM BERSAMA KELUARGA BESAR UAD BERSAMA MASYARAKAT DIY
  2. PEMBUKAAN ACARA FG OLEH REKTOR DAN WALIKOTA SERTA PELEPASAN BALON BERHADIAH
  3. MINUM JAMU GENDONG BERSAMA
  4. PIJAT REFLEKSI GRATIS OLEH ITMI (IKATAN TUNA NETRA MUSLIM) YOGYAKARTA
  5. HIBURAN DAN PEMBAGIAN DOORPRIZE
  6. LOMBA-LOMBA :

    1. LOMBA ANAK-ANAK (<12 TH)
  1. LOMBA MEWARNAI
  2. LOMBA HAFALAN SURAT-SURAT ALQUR’AN
  3. LOMBA BERCERITA DENGAN TEMA ISLAM

    1. LOMBA ANAK-ANAK (> 12 TH)

      1. LOMBA BAKAT/KETERAMPILAN
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-09-22 02:52:432014-09-22 02:52:43Family Gathering Milad UAD Ke 54

Tips-tips Menjadi Pendidik Anak yang Menyenangkan

22/09/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

Tips-tips dalam mendidik anak :

  1. Dibutukan kesabaran serta ketekunan dalam proses mendidik anak.
  2. Jadilah contoh yang baik bagi anak.
  3. Setiap anak berbeda untuk itu, jangan memberlakukan standar orangtua/guru pada anak atau membandingkan anak satu dengan yang lainnya.
  4. Tidak hanya mengukur keberhasilan anak dari nilai akademisnya saja tekankan pada penguasaan bukan hasil.
  5. Ibu dan ayah harus kompak dan konsisten dalam proses mendidik.
  6. Meggunakan konsekuensi bukan punishment
  7. Bangunlah self-esteem, sehingga anak mampu mengontrol ciri dan juga dapat bebas berkreasi.
  8. Jangan mencela, melabel, menggeneralisasi dan menganggap anak sebagi obyek.
  9. Bangun komunikasi, kedekatan serta kehangatan didalam keluarga/kelas sehingga anak merasa nyaman.

Disampaikan oleh Dr. Rosemini A.P., M.Psi pada acara seminar Nasional PGPAUD UAD dengan tema “Membangun Karakter anak melalui rekonstruksi lingkungan rumah dan sekolah bebas budaya kekerasan”. Sabtu (06/09/2014). Bertempat di Auditorium Kampus I UAD. Jalan Kapas 09 Semaki Yogyakarta. (CH)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-09-22 01:36:592014-09-22 01:36:59Tips-tips Menjadi Pendidik Anak yang Menyenangkan

Pemanfaatan Limbah agar Ekonomi Meningkat

20/09/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

Salah satu program IPTEK bagi Masyarakat (IbM) dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang lolos didanai Dirjen Dikti Kemendikbud adalah memanfaatkan limbah pertanian untuk meningkatkan perekonomian petani. Program yang dilaksanakan di Kelurahan Bimomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman ini difokuskan untuk membuat produk briket bioarang, media tanam, dan pupuk organik.

Fatwa Tentama, S.Psi., M.Si. selaku Dosen Program Studi Psikologi UAD juga bertindak sebagai ketua tim program tersebut menjelaskan. Mereka (TIM IbM) mengelola limbah pertanian sehingga menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai jual sehingga dapat menguatkan perekonomian. Di samping itu, petani dapat hemat dalam menggunakan bahan bakar fosil ketika memasak sehari-hari, penyediaan media tanam, persemaian padi, dan penyediaan pupuk organik.

Sebelumnya, IbM telah melakukan sosialisasi dan rancangan program untuk pemanfaatan limbah sekam padi. Apresiasi warga ditunjukkan dengan semangat dalam mengikuti program tersebut. Selama ini, limbah sekam padi banyak ditemui menumpuk di pinggir-pinggir persawahan dan di sungai-sungai. Selain itu, banyak yang dibuang langsung di penggilingan atau dibakar di pinggir sawah. Padahal hasil dari pembakaran tersebut, yaitu karbon, dapat membahayakan lingkungan dan manusia.

“Tim kami berupaya mengembangkan IPTEK bagi masyarakat dengan proses yang sederhana, tanpa membutuhkan alat yang canggih. Adanya bahan baku limbah yang melimpah, para petani dapat membuat sendiri briket bioarang, media tanam, dan pupuk organik dari sekam padi. Sehingga sekam padi yang selama ini kurang bermanfaat dapat menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai jual yang dapat menguatkan perekonomian mereka, ” tutur Fatwa.

Selain manfaat tersebut, tim berharap akan ada luaran lainnya, yaitu berupa produk atau alat cetak briket bioarang, buku panduan IbM mengenai pemanfaatan arang sekam untuk media tanam dan briket bioarang, serta jurnal nasional terakreditasi atau jurnal internasional.

“Program ini sangat bermanfaat bagi kami semua, kami tidak mengira bahwa limbah sekam yang selama ini kami buang begitu saja ternyata memiliki manfaat yang sangat banyak,” kata Suroto selaku koordinator kelompok tani.

Sampai saat ini, tim masih melakukan pendampingan kepada petani yang menjadi sasaran program. Mereka mendatangi setiap rumah untuk melihat aplikasi dari IPTEK yang sudah diberikan dan melakukan pengukuran mengenai efektivitas program-program tersebut.(Doc)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/field/image/foto_2.jpg 335 448 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-09-20 03:20:582014-09-20 03:20:58Pemanfaatan Limbah agar Ekonomi Meningkat

Melihat Kunjungan Pascasarjana UAD di Tiga Universitas Filipina

18/09/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

 

Kunjungan ke Ateneo de Manila University

Pada 4 September 2014, rombongan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berkunjung ke Ateneo de Manila University untuk melaksanakan beberapa kegiatan. Di antaranya adalah studi banding, library study, dan campus tour; belajar mengaplikasikan peminjaman dan pengembalian buku dengan electronic system; melihat langsung fasilitas kuliah; melihat langsung sistem kerja pelayanan dari staf universitas; meeting dengan Associate Chair, Dean of Humanities, Dean of English Language Education, and Department Head of English Language Education Program, dan bertemu beberapa profesor.  

Pertemuan tersebut membicarakan adanya kegiatan kolaborasi yang telah dilakukan UAD, yakni  mengantar mahasiswa yang akan kuliah dua tahun di UNC (untuk memperoleh double degree). Selain itu, lima mahasiswa melaksanakan penelitian, menyelesaikan tugas akhir tesis, dan ujian akhir master degree di USANT pada Januari 2015. Sebelumnya, UAD telah melaksanakan kegiatan Visiting Lecturer, Visiting Professor, Join Publication, Students’ Exchange Program, Education Expo, Scholarship, Social Exchange Program, seperti dengan UUM, UPM, USM, Tiongkok, Thailand, Cambodia, Australia, dan USA.

Untuk kerja sama selanjutnya, Ateneo de Manila University menawarkan beberapa kegiatan. Antara lain Program Kursus Bahasa Inggris ekstensif selama delapan minggu−pada waktu tenggang atau liburan di UAD, secara berkelompok antara 8−15 peserta. Selain meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, tujuan program ini adalah mendapat skor TOEFL/IELT tinggi sehingga dapat dipakai sebagai syarat melanjutkan studi Ph.D. dan meraih scholarship studi di luar negeri. AdeMU juga mengundang mahasiswa UAD untuk berlomba mendapatkan scholarship dari NIPPON Foundation untuk studi lanjut Ph.D. Semua persyaratan memperoleh scholarship dapat diunduh melalui internet.

 

Kunjungan ke University of Saint Anthony

Penyerahan lima mahasiswa pascasrajana Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Ahmad Dahlan (PBI-S2 UAD) kepada Presiden USANT didampingi tiga Dekan USANT dilakukan pada 5 September 2014. Mahasiswa tersebut langsung diberi kesempatan bertemu adviser-nya dan sepenuhnya mendapat bimbingan para professor di USANT. Kelima mahasiswa harus dapat melampaui empat tahap defences, yaitu Title Defence, Proposal Defence, Preliminary Defence, dan Last Oral Defence.

Para mahasiswa akan menghadapi Oral Defence atau Preliminary Defence yang akan didampingi Rektor dan Kaprodi PBI S2 yang berperan sebagai anggota panel dari UAD. Agenda yang dijadwalkan adalah Preliminary Oral Defence pada 15−30 Desember 2014 dengan berkesempatan memberi pertanyaan, masukan, saran, dan usul. Kemudian, 16 Januari 2015 merupakan Final Oral Defence yang diharapkan tidak perlu ada direvisi mengenai judul masing-masing mahasiswa, pembimbing, dan yang bertanggung jawab.

Mahasiswa UAD mendapat kesempatan bersaing dengan mahasiswa Filipina untuk berprestasi dan studi lanjut ke jenjang Ph.D. tanpa tes. Selain itu, akan diusahakan adanya scholarship. Harapannya, semoga lima mahasiswa PBI-S2 dapat berprestasi maksimal dan menyambut baik kesempatan tersebut.

 

Kunjungan ke UNC di Naga City

Rombongan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) didampingi dua profesor dari USANT menuju UNC di Naga City. Acara diawali dengan upacara penyerahan dua mahasiswa Program Studi (Prodi) Fisika yang mengikuti double degree selama dua tahun.

“Mereka mengusulkan judul dan beberapa objektif. Adanya tindak lanjut sangat diharapkan dari Fakultas Ekonomi UAD,” ungkap Dr. Hj. R.A. Noer Doddy Irmawati, M.Hum.

Bersama Dr. Dwi, Dr. Noer melakukan presentasi dan meeting dengan Dean of Graduate School UNC. Mereka sepakat akan mengadakan kerja sama di masa mendatang. Atas permintaan UNC, diharapkan UAD mempersiapkan Dr. Kasiyarno, M.Hum. untuk dapat memberikan stadium general dengan tema “culture”, dan Dr. Noer dengan tema “literature” pada kunjungan selanjutnya, yakni sekitar Desember 2014 atau Januari 2015. (doc)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/images/foto bersama pimpinan USANT dan UNC.jpg 299 448 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-09-18 01:43:512014-09-18 01:43:51Melihat Kunjungan Pascasarjana UAD di Tiga Universitas Filipina

Tujuh Mahasiswa UAD Riset dan Kuliah Double Degree di Tiga Universitas Filipina

18/09/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

 

Program pascasarjana melalui Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (Prodi PBI-S2) ELT telah menindaklanjuti MoU yang telah disepakati antara Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan universitas di Filipina. Kegiatan yang dilakukan oleh universitas dari dua negara yang berbeda ini antara lain kolaborasi, mengirim mahasiswa mengikuti seminar, workshop, konferensi, pertukaran publikasi, dan perkuliahan.

Pada 3−12 September 2014, UAD mengirimkan dua dosen ke Filipina, yaitu Dr. Ir. H. Dwi Sulisworo, M.T. (Wakil Direktur Pascasarjana) dan Dr. Hj. R.A. Noer Doddy Irmawati, M.Hum. (Kaprodi PBI-S2 ELT). Mereka mengadakan tindak lanjut hubungan kolaborasi dan pembicaraan mengenai beberapa kegiatan kerja sama di tingkat universitas, fakultas, dan prodi antara UAD dengan Ateneo de Manila University, Manila–School of Humanities; University of Saint Anthony (USANT), City of Iriga–School of Graduate Studies and Research; dan University of Nueva Caceres (UNC), Naga City–Graduate Programme.

Kedua utusan UAD tersebut juga bertugas mengantar dan menyerahkan 7 mahasiswa yang terdiri atas 2 mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika S1 untuk mengikuti kuliah double degree di  University of Nueva Caceres, Naga City, dan 5 mahasiswa PBI-S2 untuk melaksanakan riset, menulis, dan menyelesaikan tesis di  University of Saint Anthony, Iriga City, Filipina.(Doc)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/field/image/foto_bersama_pimpinan_usant_dan_unc.jpg 299 448 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-09-18 01:39:222014-09-18 01:39:22Tujuh Mahasiswa UAD Riset dan Kuliah Double Degree di Tiga Universitas Filipina
Page 593 of 752«‹591592593594595›»

TERKINI

  • Universitas Ahmad Dahlan Kukuhkan 4 Guru Besar Baru18/04/2026
  • BEM dan DPM UAD Sinergikan Program Kerja dalam Rapat Kerja 202617/04/2026
  • UAD Tutup Program Mubaligh Hijrah dengan Festival Anak Saleh dan Aksi Berbagi17/04/2026
  • UAD Bekali Guru SD Muhammadiyah Kleco Teknik Deep Learning Berbasis Humanis Religius16/04/2026
  • UAD Jadi Tuan Rumah Silaturahmi dan Senam Bersama Barahmus DIY16/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top