• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Limbah Jeruk Menjadikan Mahasiswa UAD Juara II Technopreneurship di i-STEP 2012

23/07/2012/0 Comments/in Terkini /by Super News

I-STEP LANGKAH AWAL MENJADI TECHNOPRENEURSHIP

Juara2_UAD

Setelah lolos seleksi dari 251 proposal, terpilih 27 inovasi teknologi terbaik yang kemudian diikutsertakan dalam Pelatihan i-STEP 2012 yang bertempat di CICO Resort, Cimahpar, Bogor. Mary Fitriyah dan Latifatul Istichomah akhirnya berhasil menjadi juara kedua inovasi teknologi yang diadakan oleh Recognition and Mentoring Program of Agricultural University (RAMP-IPB) pada tanggal 2-16 Juli 2012.

Mahasiswa Fakultas Farmasi UAD ini memfokuskan pada Inovasi teknologi yang berjudul: Green Repellent: “Pemanfaatan Limbah Kulit Jeruk yang dikombinasikan dengan Minyak Cengkeh dan Minyak Kayu Putih sebagai Repelan dan Aromaterapi”.

Mary Fitriyah mengatakan inovasi ini dilatarbelakangi banyaknya kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Malaria di Indonesia bahkan di dunia. Di berbagai media massa diberitakan bahwa Indonesia merupakan negara endemik DBD terbesar se-Asia Tenggara. Tujuan dari inovasi ini adalah menyediakan obat antinyamuk yang mudah digunakan oleh masyarakat, ramah lingkungan karena menggunakan bahan alami seperti limbah kulit jeruk yang selama ini belum dimanfaatkan dengan baik, ramah lingkungan karena tidak berbahaya bagi kesehatan, sederhana, dan ekonomis.

“Selain itu, obat antinyamuk ini tidak hanya memiliki fungsi sebagai pengusir bahkan pembunuh nyamuk, melainkan dapat juga berfungsi sebagai aromaterapi yang dapat menyegarkan pikiran, merelaksasi otot dan saraf”, ungkap Mary Fitriyah.

Latifatul Istichomah Menambahkan dari inovasi teknologi ini, diharapkan dapat memudahkan konsumen dalam menggunakan obat antinyamuk dan mengurangi biaya yang dikeluarkan oleh konsumen. “Kemudian dari segi lingkungan dapat meningkatkan nilai guna dari kulit jeruk, menciptakan lingkungan sehat yang bebas dari nyamuk, menanggulangi penyakit menular yang disebabkan oleh nyamuk, dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat”.

Acara yang diadakan oleh Recognition and Mentoring Program of Agricultural University (RAMP-IPB) ini memberikan pembekalan selama 2 minggu. peserta dibekali ilmu oleh para pakar/ahli mengenai inovasi, teknologi, hak paten, business model, dan marketing plan. Para peserta juga melakukan kunjungan ke berbagai tempat industri berbasis teknologi di kawasan Jawa Barat, serta kunjungan ke Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUSPIPTEK) di Serpong.

“Banyak sekali ilmu pengetahuan yang diperoleh, terlebih saat mengalahkan 27 inovasi yang terpilih dari 20 universitas se-Indonesia yang berjumlah 49 peserta. i-STEP, event ini merupakan wadah pengembangan diri menjadi seorang technopreneurship”, kenang Mary. (Sbwh)


I-STEP LANGKAH AWAL MENJADI TECHNOPRENEURSHIP

Juara2_UAD

Setelah lolos seleksi dari 251 proposal, terpilih 27 inovasi teknologi terbaik yang kemudian diikutsertakan dalam Pelatihan i-STEP 2012 yang bertempat di CICO Resort, Cimahpar, Bogor. Mary Fitriyah dan Latifatul Istichomah akhirnya berhasil menjadi juara kedua inovasi teknologi yang diadakan oleh Recognition and Mentoring Program of Agricultural University (RAMP-IPB) pada tanggal 2-16 Juli 2012.

Mahasiswa Fakultas Farmasi UAD ini memfokuskan pada Inovasi teknologi yang berjudul: Green Repellent: “Pemanfaatan Limbah Kulit Jeruk yang dikombinasikan dengan Minyak Cengkeh dan Minyak Kayu Putih sebagai Repelan dan Aromaterapi”.

Mary Fitriyah mengatakan inovasi ini dilatarbelakangi banyaknya kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Malaria di Indonesia bahkan di dunia. Di berbagai media massa diberitakan bahwa Indonesia merupakan negara endemik DBD terbesar se-Asia Tenggara. Tujuan dari inovasi ini adalah menyediakan obat antinyamuk yang mudah digunakan oleh masyarakat, ramah lingkungan karena menggunakan bahan alami seperti limbah kulit jeruk yang selama ini belum dimanfaatkan dengan baik, ramah lingkungan karena tidak berbahaya bagi kesehatan, sederhana, dan ekonomis.

“Selain itu, obat antinyamuk ini tidak hanya memiliki fungsi sebagai pengusir bahkan pembunuh nyamuk, melainkan dapat juga berfungsi sebagai aromaterapi yang dapat menyegarkan pikiran, merelaksasi otot dan saraf”, ungkap Mary Fitriyah.

Latifatul Istichomah Menambahkan dari inovasi teknologi ini, diharapkan dapat memudahkan konsumen dalam menggunakan obat antinyamuk dan mengurangi biaya yang dikeluarkan oleh konsumen. “Kemudian dari segi lingkungan dapat meningkatkan nilai guna dari kulit jeruk, menciptakan lingkungan sehat yang bebas dari nyamuk, menanggulangi penyakit menular yang disebabkan oleh nyamuk, dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat”.

Acara yang diadakan oleh Recognition and Mentoring Program of Agricultural University (RAMP-IPB) ini memberikan pembekalan selama 2 minggu. peserta dibekali ilmu oleh para pakar/ahli mengenai inovasi, teknologi, hak paten, business model, dan marketing plan. Para peserta juga melakukan kunjungan ke berbagai tempat industri berbasis teknologi di kawasan Jawa Barat, serta kunjungan ke Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUSPIPTEK) di Serpong.

“Banyak sekali ilmu pengetahuan yang diperoleh, terlebih saat mengalahkan 27 inovasi yang terpilih dari 20 universitas se-Indonesia yang berjumlah 49 peserta. i-STEP, event ini merupakan wadah pengembangan diri menjadi seorang technopreneurship”, kenang Mary. (Sbwh)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2012-07-23 19:04:192012-07-23 19:04:19Limbah Jeruk Menjadikan Mahasiswa UAD Juara II Technopreneurship di i-STEP 2012
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

TERKINI

  • UAD Dorong Digitalisasi Pengelolaan Sampah BUMDes 19/06/2026
  • LPSI UAD Ajak Sivitas Akademika Maknai Hijrah melalui Pengajian 1 Muharam 1448 H19/06/2026
  • Tim Dosen UAD Kembangkan Wisata Religi Digital di Karangkajen 18/06/2026
  • Tim Prodamat MPAI UAD Gelar Pelatihan Dakwah Visual 18/06/2026
  • Alur Teknis dan Mekanisme Pengisian Portofolio Digital Mahasiswa UAD18/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Medali Perunggu ONMIPA-PT 202618/06/2026
  • Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional15/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok12/06/2026
  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026

FEATURE

  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026
  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top