Manajemen Diri bersama IMM

139

Dwi Astuti, M.Pd., dalam acara talk show malam ta’aruf bertajuk “Wujudkan Ukhuwah Islamiyah” mengatakan bahwa kader ikatan mahasiswa Muhammadiyah (IMM) harus memanajemen diri, mengatur, dan mengelola diri untuk mencapai tujuan (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta evaluasi oleh diri sendiri). Seiring dengan kegiatan yang di IMM, maka hal itu dapat dicapai dengan mudah. Menurutnya, manajemen diri menjadi salah satu kunci kesuksesan.

Acara talk show menarik ini berlangsung di Kampus Utama UAD, (22-11-2019). Di hadapan kader IMM Program Studi Pendidikan Fisika, Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Vokasi (JPMIPA) dan IMM Pprogram Studi Bimbingan Konseling, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (BPP), Dwi Astuti mengingatkan pentingnya manajemen diri yang baik.

“Manajemen diri yang baik, menata kebiasaan setiap hari dengan baik, tetapkan tujuan secara berkala, perbaiki diri setiap hari, memanfaatkan waktu untuk membangun relasi, selalu berpikiran positif, dan tidak mudah menyerah. Manajemen waktu merupakan cara seseorang dalam mengatur waktu yang selalu berjalan setiap saat, perencanaan waktu sesuai dengan target yang ingin dicapai, disiplin diri dalam memenuhi perencanaan waktu tersebut, menentukan skala prioritas. Manajemen diri butuh konsistensi, istiqamah, dan lingkungan yang mendukung,” jelasnya.

Mahasiswa yang berani untuk bergabung dengan IMM, maka mereka sudah selangkah lebih depan dibanding mahasiswa lain. Sebab, di IMM mereka akan mematangkan diri dalam memanajemen diri dan berorganisasi. IMM merupakan organisasi otonom Muhammadiyah di kampus, gerakan dakwah Islam di kalangan mahasiswa, struktur dari tingkat pusat sampai ranting (ada di seluruh Indonesia). Organisasi ini juga tidak berafiliasi dengan partai politik tertentu. Mahasiswa dapat berkembang dengan baik melalui IMM. (JM)