• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Makna Fitrah Menjadi Manusia

04/06/2022/in Terkini /by Ard

Scara syawalan PBSI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Farida)

Sabtu, 29 Mei 2022, Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan syawalan dengan mengusung tema ā€œMenjadi Cahaya Selepas Hari Rayaā€. Acara ini merupakan agenda dari Prodi PBSI dengan tujuan menjalin silaturahmi antara dosen, mahasiswa, dan alumni pasca-Idulfitri.

Berlangsung selama dua jam melalui platform Zoom Meeting dan tayang melalui kanal YouTube PBSI FKIP UAD Official, hadir Dra. Hj. Eny Harjanti selaku pemateri sekaligus alumnus Prodi PBSI UAD.

ā€œKegiatan syawalan ini bisa mengawali kegiatan kita untuk senantiasa menjalin silaturahmi dari prodi, mahasiswa, dosen, dan alumni, karena sampai kapan pun silaturahmi akan mendekatkan rezeki kita. Dengan adanya siraman rohani ini harapannya kita bisa bercahaya selepas hari raya, insyaallah bisa menjadi cahaya untuk diri kita sendiri ataupun keluarga,ā€ papar Roni Sulistiyono, S.Pd., M.Pd. selaku Kaprodi PBSI dalam sambutannya.

Dalam pemaparannya, Eny membahas cara menjadi pencerah selepas hari raya. ā€œMenjadi cahaya merupakan satu cita-cita, satu keinginan yang perlu kita perjuangkan. Bagaimana selepas hari raya kita mampu memberi pencerahan, menjadi lentera, menjadi penerangan bagi masyarakat atau lingkungan di mana pun berada. Bagaimana kita bisa menjadi pencerah, lentera? Tentu saja akan kembali pada fitrah kita,ā€ paparnya.

Fitrah menjadi manusia tidak hanya dimaknai dari sekadar suci dan bersih, tetapi fitrah sebagai manusia seperti Allah menciptakan manusia hanya dengan tujuan agar kita beribadah kepada-Nya. Manusia diberikan potensi oleh Allah Swt. berupa tiga hal, yaitu potensi bodi, akal, dan hati. Potensi bodi atau jasad, manusia diciptakan oleh Allah Swt. dalam bentuk terbaik, seperti firman Allah dalam Q.S. At-Tin ayat 4. Allah memberikan akal, makin tinggi ilmu pengetahuan makin tinggi pula akalnya. Potensi yang ketiga adalah hati, Rasulullah saw. bersabda ā€œAla wa inna fil-jasadi mudhgatan idza shalahat shalahal-jasadu kulluhu wa idza fasadat fasadal-jasadu kulluhu ala wa hiyal-qalbu.ā€ Yang artinya: ā€œIngatlah, dan sesungguhnya di dalam hati itu terdapat segumpal darah. Jika ia baik, baik (pula) seluruh tubuh. Dan bila ia rusak, rusak pula seluruh tubuh. Ketahuilah, ia adalah hati.ā€ (H.R. Imam Bukhari dan Imam Muslim) (Muttafaqun Alaih). Apabila ketiga potensi tersebut mampu berkolaborasi, bersinergi, dan mampu mengolah kemudian muncul satu aktivitas yang bernilai ibadah, maka kita akan mampu menjadi cahaya, lentera di lingkungan sekitar.

ā€œOrang yang bisa memberikan pengaruh, pencerah untuk lingkungan tentu saja orang yang memiliki kualitas lebih dibanding yang di sekitarnya. Lantas bagaimana kriteria orang yang berkualitas? Orang yang berkualitas adalah orang yang memiliki ilmu pengetahuan, orang yang beriman dan beramal saleh, orang yang bermanfaat bagi orang lain, dan orang yang bersih hati. Sungguh Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri, bersih hati secara lahir maupun batin. Jika selama bulan Ramadan kita betul-betul belajar untuk menyucikan jiwa kita, maka tidak mustahil kebersihan hati, rohani, jiwa kita peroleh pasca-Ramadan sehingga mewarnai kehidupan kita setelah hari raya dan seterusnya,ā€ tutupnya. (frd)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dra.Hj_.-Eny-Harjanti-sedang-memaparkan-materi-pada-acara-syawalan-PBSI-UAD.-foto-Farida-2.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-06-04 08:38:372022-06-04 08:38:37Makna Fitrah Menjadi Manusia

Tekad Kuat Hasilkan Pencapaian yang Hebat

30/05/2022/in Feature /by Ard

Muhammad Iqwan Sanjani alumnus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Muhammad Iqwan Sanjani, alumnus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memiliki tekad yang kuat dalam meraih masa depan. Kesalahan memilih jurusan IPA saat SMA, tak lantas membuatnya patah arang. Pemuda yang sejak kecil tinggal bersama neneknya itu telah melakukan berbagai usaha sampai akhirnya menemukan bidang yang dikuasainya yaitu bahasa Inggris.

Iqwan kembali dihadapkan pada kondisi yang sulit saat mendaftar perguruan tinggi. Seperti kebanyakan siswa SMA pada umumnya, ia memiliki impian untuk bisa kuliah di perguruan tinggi negeri, tetapi setelah lima kali proses mendaftar, Iqwan tetap gagal. Namun, justru hal itulah yang menjadi titik balik dalam hidupnya.

ā€œMomen-momen saat kuliah di UAD tidak pernah terlupakan karena dari sinilah awal baru hidup saya,ā€ ucapnya dalam kanal YouTube resmi Universitas Ahmad Dahlan (23-05-2022).

Ketika berkuliah di UAD, Iqwan memiliki tekad yang kuat untuk memperbaiki kualitas dirinya. Ia mulai dengan memperbaiki nilai akademik hingga akhirnya berhasil menjadi mahasiswa berprestasi dan memenangkan beberapa kejuaraan perlombaan.

Ketika hari pertama kuliah, ia langsung bergabung dengan Debating Community (DECO), sebuah komunitas debat bahasa Inggris yang mewadahi mahasiswa untuk mengasah kemampuan khususnya dalam bidang debat. Terdapat beberapa kegiatan yang diikuti, salah satunya Nasional University Debating Championship (NUDC).

Iqwan juga sempat mengikuti beberapa presentasi ilmiah ke luar negeri, di antaranya Malaysia, Singapura, dan Jepang. Ia bahkan berhasil meraih juara I lomba presentasi di University of Singapura. Tidak hanya itu, Iqwan memiliki kelompok menulis yaitu PKM Gagasan Tertulis yang salah satu proposalnya lolos pendanaan. Ia pun pernah diundang oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Budapest yang ada di Hungaria untuk menjadi duta budaya dalam acara selebrasi hubungan diplomatik antara Indonesia dan Hungaria. Bersama beberapa mahasiswa UAD lainnya, ia menjadi perwakilan Indonesia untuk menyajikan dan menunjukkan kebudayaan Indonesia.

ā€œMomen yang menurut saya paling membanggakan adalah ketika lolos menjadi finalis lima belas besar mahasiswa berprestasi nasional karena itu datang di semester akhir sebelum saya lulus, jadi semacam akumulasi dari portofolio dan prestasi-prestasi yang saya dapatkan.ā€

Setelah semua itu, tentu saja perjuangan Iqwan tidak berhenti sampai di situ. Alumnus UAD ini kemudian bertekad untuk melanjutkan studi S2 di luar negeri. Meski sempat ditolak tiga kali berturut-turut, di percobaan keempat ia akhirnya berhasil.

ā€œSempat melalui proses yang sangat panjang sekali sampai akhirnya diterima.ā€

Meskipun begitu, ia menyelesaikan studi S2 dengan sangat baik. Ia berhasil menyelesaikan skripsi tiga bulan sebelum batas akhir, berhasil publikasi jurnal, dan mendapatkan hadiah yang besar dari pemberi beasiswa yaitu beasiswa LPDP. Tidak hanya itu, Iqwan juga menjadi ketua perhimpunan pelajar Indonesia di Bristol.

Melanjutkan studi S3, Iqwan kembali menemui tantangan. Ia harus apply sebanyak tujuh kali sampai akhirnya berhasil mendapatkan beasiswa di University of Sandwell yang ada di Sydney.

ā€œDari sini saya belajar untuk menghargai sebuah proses yang memang tidak selalu mudah. Dari kegagalan itu kita dituntut untuk bisa belajar memperbaiki kualitas diri kita dan dengan tekad yang kuat kita pasti bisa membuat perubahan,ā€ imbuhnya. (eka)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Muhammad-Iqwan-Sanjani-alumnus-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-05-30 08:40:072022-05-30 08:40:07Tekad Kuat Hasilkan Pencapaian yang Hebat

Henry Suhendra Alumnus UAD: Integritas sebagai Pedoman dalam Meniti Karier

21/03/2022/in Terkini /by Ard

Henry Surendra, S.K.M., M.P.H., Ph.D., FRSPH. alumnus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Henry Surendra, S.K.M., M.P.H., Ph.D., FRSPH. adalah alumnus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan mengambil Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Ia melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan program studi yang sama, dan berlanjut S3 di London, Inggris. Pada tahun 2015 lalu Henry mendapatkan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Pria kelahiran Lombok ini, ketika berada dalam jenjang S1 tidak pernah membayangkan dirinya dapat berkuliah hingga ke luar negeri, tetapi hal itu dipatahkan ketika Henry menempuh pendidikan S2 di UGM. Di masa studi S2 Henry mulai mengikuti konferensi dan presentasi di Vietnam, dan diperkuat lagi ketika dirinya bekerja di pusat kedokteran trovis di UGM. Di sana ia melakukan penelitian-penelitian yang bekerja sama dengan lembaga-lembaga internasional, salah satunya di Belgia, Australia. Dan pada akhirnya memungkinkan Henry untuk kenal dan memiliki keyakinan bahwa berkuliah di luar negeri adalah hal yang realistis baginya.

Henry kembali menjelaskan bahwa dirinya merasa beruntung dapat berkesempatan kuliah di UAD, dengan slogan ā€œmoral, intelektual ,integrityā€ yang masih diingatnya hingga kini.

ā€œIntegritas, jujur, disiplin, dan moral justru jauh lebih penting dibandingkan dengan kecerdasan, karena keterampilan bisa dilatih, tetapi yang tidak kalah penting adalah integritas,ā€ ujar Henry.

Dengan integritas inilah yang mengantarkannya untuk dapat berada di posisi seperti saat ini. ā€œTerus terang, saya berada di posisi saat ini, saya mengalami hal yang luar biasa, seperti mendapat tawaran kerja baik di Indonesia maupun di luar negeri. Bahkan terakhir begitu lulus S3, saya dihubungi dan ditawari bekerja di posisi World Health Organization (WHO), dan itu sebenarnya karena saya membangun relasi personal yang cukup baik. Semua itu bukan karena saya hebat melainkan karena sikap saya yang baik,ā€ tutup Henry. (wid)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Henry-Surendra-S.K.M.-M.P.H.-Ph.D.-FRSPH.-adalah-alumnus-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 1076 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-21 09:36:242022-03-21 09:36:24Henry Suhendra Alumnus UAD: Integritas sebagai Pedoman dalam Meniti Karier

Bimawa UAD Launching Layanan Karier dan Bisnis

14/03/2022/in Terkini /by Ard

Alumni Menyapa #6 sekaligus launching Layanan Karier dan Bisnis Bimawa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta terus memberikan berbagai fasilitas baik bagi mahasiswa maupun alumninya. Pada Sabtu, 12 Maret 2022, UAD mengadakan acara rutin yakni Alumni Menyapa #6 sekaligus launching Layanan Karier dan Bisnis, yang disiarkan secara langsung di YouTube UAD.

Pada sambutannya, Kepala Bidang Pusat Pengembangan Karier Apt. Hendy Ristiono, S.Far., M.P.H. menyampaikan, ā€œHarapannya mulai saat ini dan seterusnya kami bisa menyiapkan peluang, relasi, dan tempat bagi alumni untuk sukses dalam karier maupun bisnis. Hal ini juga tidak kalah pentingnya dengan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB).ā€

Tentunya dalam berkarier atau berbisnis, tidak bisa dengan cara singkat, sehingga Biro Mahasiswa dan Alumni (Bimawa) UAD berusaha membuat dan memberikan program yang bisa diberikan sejak semester awal hingga lulus.

ā€œSalah satu programnya yakni Layanan Karier dan Bisnis, yang memang di dalam program ini kami akan mencoba memfasilitasi dan menampung segala keluh kesah baik alumni maupun mahasiswa aktif UAD yang ingin berkarier atau berwirausaha. Kami juga berharap alumni yang sukses berkarier dan berwirausaha bisa menjadi mentor bagi teman-teman yang ingin memulai,ā€ imbuh Hendy.

Turut hadir dalam acara ini, Wakil Rektor Bidang Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Drs. Parjiman, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia Dr. Norma Sari, S.H., M.Hum., Kepala Bidang Pembinaan Organisasi Kemahasiswaan dan Prestasi MahasiswaĀ Danang Sukantar, M.Pd., Caraka Putra Bhakti, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan UAD, serta seluruh dekan dan Ketua Program Studi UAD.

Peluncuran Layanan Karier dan Bisnis dilangsungkan dengan menekan tombol oleh Parjiman, dilanjut dengan talkshow Alumni Menyapa bersama Henry Surendra, S.K.M., M.P.H., Ph.D., FRSPH., alumnus Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat UAD. Acara dimoderatori oleh Eka Anisa Sari, S.I.Kom., M.I.Kom, yang saat ini menjadi anggota Majelis Pendidikan Kader (MPK) PW Yogyakarta. (Lrs)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Alumni-Menyapa-6-sekaligus-launching-Layanan-Karier-dan-Bisnis-Bimawa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-14 09:36:532022-03-14 09:36:53Bimawa UAD Launching Layanan Karier dan Bisnis

Memori di Granada Spanyol

25/01/2022/in Terkini /by Ard

Muhammad Arifin, mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjelaskan perjalanan kuliahnya di Granada Spanyol selama program IISMA (Foto: Tsabita)

Masih berada dalam euforia Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) Batch 1, kali ini Office of International Affairs (OIA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar acara bertajuk Talk Series: Memories of Granada. Hadir sebagai narasumber Muhammad Arifin, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UAD yang menjadi awardee IISMA Batch 1 dan berkesempatan kuliah di University of Granada, Spanyol. Acara diselenggarakan melalui video konferensi Zoom Meeting dan siaran langsung di kanal YouTube OIA UAD pada Sabtu, 22 Januari 2022.

Arifin menjelaskan panjang lebar tahapan-tahapan yang ia lalui selama menjadi awardee IISMA, mulai dari proses seleksi, persiapan keberangkatan, pembelajaran di host university, hingga akhirnya kembali ke tanah air. Mengikuti program ini memberi banyak sekali pengalaman bagi Arifin, bisa berpartisipasi dalam cultural festival dan mengenalkan budaya serta masakan khas Indonesia, hingga bertemu dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Spanyol.

Berangkat ketika akhir bulan September lalu, Arifin disambut oleh musim gugur di Granada, dengan daun-daun mapel kuning berjatuhan dan memenuhi jalan. Selain sisi akademik, Granada adalah sebuah kota di Spanyol yang menyimpan sejuta pesona indah untuk dinikmati. ā€œBonusnya adalah kita bisa sekalian jalan-jalan, explore, dan menikmati pemandangan yang tidak bisa kita dapatkan di Indonesia,ā€ terangnya.

Saat ditanya tentang alasannya memilih Granada sebagai tujuan, Arifin mengatakan bahwa University of Granada adalah satu-satunya universitas yang menawarkan mata kuliah tentang agama Islam, yaitu Islamic Culture in Spain. Hal ini menarik perhatiannya karena Spanyol juga dikenal sebagai salah satu pusat peradaban Islam terakhir di Eropa. Masa kejayaan Islam di Spanyol bisa dilihat dari kokohnya Alhambra Palace berdiri di tengah kota Granada. Peninggalan Bani Umayyah yang dulunya dijadikan sebagai tempat tinggal khalifah dan raja di era dinasti tersebut.

Puas menjelajahi Granada tidak lekas membuat Arifin lupa dengan kewajiban akademiknya yaitu kuliah. Perihal sistem perkuliahan, ia menerangkan bahwa ā€œOverall sama dengan Indonesia, yang membedakan hanya di atmosfernya yang lebih menuntut keaktifan karena banyak kegiatan diskusi dan field work (terjun langsung ke lapangan),ā€ tutup Arifin. (tsa)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Muhammad-Arifin-menjelaskan-tentang-perjalanannya-di-Granada-selama-program-IISMA-Foto-Tsabita.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-25 09:20:512022-01-25 08:36:57Memori di Granada Spanyol

Santri Persada UAD Harus Cerdik Melihat Peluang Bisnis

20/01/2022/in Terkini /by Ard

Ikhsan Prasetyo alumni Persada UAD yang hadir sebagai pemateri pada Talkshow Alumni Persada UAD (Foto: Istimewa)

Sebagai alumni Pesantren Mahasiswa K.H. Ahmad Dahlan (Persada) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Ikhsan Prasetyo, S.T. yang merupakan Lulusan Terbaik Fakultas Teknologi Industri (FTI) UAD 2018 dan Alfina Irfa’I, S.Pd. seorang lulusan dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) UAD sekaligus Owner Ablah Generation, berpesan dan menceritakan pengalaman hidupnya kepada para mahasiswa UAD yang saat ini menjadi santri dan mengembang ilmu di Persada.

Menurut Ikhsan, mahasiswa Persada UAD perlu untuk menentukan skala prioritas, yakni antara kesibukan maupun rutinitas. Hal tersebut penting dilakukan agar tidak mengalami kesulitan dan kebingungan saat mahasiswa terlibat di berbagai kegiatan yang diikutinya. ā€œItulah mengapa alhamdulillah sampai lulus saya bisa melakukan berbagai kegiatan dengan lancar, karena sedari awal nyantri di Persada saya melakukan skala prioritas tersebut.ā€

ā€œKesadaran mahasiswa yang menjadi santri di Persada UAD juga penting. Saat ini, lama mahasiswa untuk nyantri di Persada itu hanya satu tahun, jadi maksimalkan dengan baik. Jika telah usai masa santrinya, silakan mahasiswa bereksplorasi dan berperan aktif di kegiatan kampus. Jangan sampai lalai dengan status sebagai santri Persada itu sendiri,ā€ pesan Ikhsan.

Menyambung yang disampaikan Ikhsan, Alfina menambahkan agar selain menentukan skala prioritas, mahasiswa Persada UAD juga perlu untuk membuat catatan kegiatannya. Selain itu menyelesaikan rangkaian kegiatan yang terjadwal di satu hari yang sama, serta yang terpenting jangan selalu menunda-nunda pekerjaan.

Selain fokus pada kegiatan dan pembelajaran di Persada UAD, Alfina berpesan untuk para mahasiswa Persada mampu hidup mandiri dari segi finansial, dengan cerdik melihat peluang, dan menjalankan bisnis sederhana yang tersedia. ā€œKetika di Persada dulu, saya selalu memikirkan agar bisa menghasilkan rupiah dari bisnis. Salah satu peluang bisnis sederhana yang saya manfaatkan adalah bikin atribut Program Pengenalan Kampus (P2K), dan dari sana saya mendapat penghasilan dari teman-teman yang menggunakan jasa saya tersebut.ā€

Mengemban ilmu di Persada UAD adalah salah satu gerbang untuk mencapai kesuksesan, tentu dengan berbagai rangkaian kegiatan yang harus dilakukan secara patuh dan disiplin. Mahasiswa adalah golongan manusia yang berilmu, dan santri adalah golongan manusia yang beradab, jadi penting dan luar biasa jika kedua unsur tersebut menjadi satu kesatuan yang menciptakan suatu keharmonisan. (didi)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ikhsan-Prasetyo-alumni-Persada-UAD-yang-hadir-sebagai-pemateri-pada-Talkshow-Alumni-Persada-UAD-Foto-Istimewa.jpg 764 1364 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-20 09:40:082022-01-20 09:01:53Santri Persada UAD Harus Cerdik Melihat Peluang Bisnis

Persada UAD Adakan Talkshow Alumni di Peringatan Milad ke-12

19/01/2022/in Terkini /by Ard

Talkshow Alumni dalam rangka memperingati milad ke-12 Persada UAD (Foto: Didi)Ā 

Pesantren Mahasiswa K.H. Ahmad Dahlan (Persada) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan Talkshow Alumni Persada, dalam memperingati milad yang ke-12 dengan bertemakan ā€œSantri Beradab dan Berilmuā€. Sebagai pesantren mahasiswa di lingkungan UAD, Persada UAD memiliki tujuan untuk menciptakan mahasiswa yang bermoral, cerdas, dan membanggakan, sebagaimana motto yang dimilikinya ā€œBerakhlak Karimah, Beramal Ilmiah, Berkemajuan, dan Berprestasiā€.

Tayang secara langsung di kanal YouTube PERSADA UAD TV dan melalui Zoom Meeting, pada Sabtu, 15 Januari 2022, talkshow ini mengundang Ikhsan Prasetyo, S.T., dan Alfina Irfa’i, S.Pd., sebagai pemateri yang keduanya juga merupakan santri alumni Persada UAD.

Dibuka oleh Wayan Bagus Prasetyo selaku Master of Ceremony (MC) dan dipandu oleh Ahmad Aryzal selaku moderator, talkshow yang dihadiri oleh seluruh santri Persada UAD ini mempunyai empat sesi berbeda, yaitu sesi pertanyaan kegemaran kepada pemateri, bincang santai, permainan tentang ā€œMitos atau Faktaā€ yang juga ditujukan kepada pemateri, dan tanya jawab dari peserta kepada pemateri.

Ikhsan, pria yang merupakan alumnus Persada UAD tahun 2019, Lulusan Terbaik Fakultas Teknologi Industri (FTI) UAD 2018, Penerima Beasiswa Muhammadiyah Scholarship Preparation Program 2020, Penerima Hibah Inovasi Teknologi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) 2021, Ketua Umum Hizbul Wathan (HW) UAD 2016–2017, dan saat ini sedang menempuh studi S2 di Institut Teknologi Bandung (ITB), menceritakan pengalamannya sewaktu nyantri di Persada UAD. ā€œSewaktu saya dulu di Persada itu suasananya tenang, nyaman, dan seru. Pemandangan alam bisa dengan mudah dinikmati di lingkungan asrama, karena masih sangat asri.ā€

Sama halnya dengan Ikhsan, Alfina, wanita yang merupakan alumnus Persada UAD 2013, dan saat ini sedang menggeluti dunia bisnis sekaligus owner dari Ablah Generation, Ablah Hijab, dan Ablah Herbal, seorang pengajar Bimbingan Belajar (Bimbel) Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Terpadu (IT) Abu Bakar Muhammadiyah Yogyakarta, dan Ketua Umum Koperasi Mahasiswa UAD 2016, juga menceritakan pengalaman mengesankan sebagai santriwati di Persada UAD. ā€œDulu waktu saya kelaparan dan masih awal masuk asrama, belum kenal siapa pun dan tidak membawa bekal makanan, tapi syukurnya ada seorang santri juga yang menawari saya makan bareng. Alhamdulillah di Persada banyak kisah yang berkesan dan seru.ā€

Cerita-cerita tersebut menjadi bukti bahwa pengalaman di Persada mempunyai pengaruh sehingga membentuk Ikhsan dan Alfina seperti sekarang. (didi)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ahmad-Aryzal-selaku-moderator-bersama-Ikhsan-Prasetyo-S.T.-dan-Alfina-Irfai-S.Pd_.-sebagai-pemateri-terlibat-perbincangan-menarik.jpg 750 1334 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-19 08:32:032022-01-19 08:32:03Persada UAD Adakan Talkshow Alumni di Peringatan Milad ke-12

Belajar PPKn, Belajar Kehidupan Penunjang Karier

13/12/2021/in Terkini /by Ard

Podcast Sapa Alumni bertajuk ā€œBelajar PPKn, Belajar Kehidupanā€ oleh Prodi PPKn Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Renzy)

Keberhasilan alumni sering kali menjadi tolok ukur penilaian sebuah perguruan tinggi. Hal ini mengharuskan adanya komunikasi yang baik antara perguruan tinggi dan alumninya, sebagai bentuk silaturahmi sekaligus sharing pencapaian hasil pembekalan semasa kuliah. Oleh karena itu, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menyelenggarakan Podcast Sapa Alumni bertajuk ā€œBelajar PPKn, Belajar Kehidupanā€. Kegiatan ini berlangsung di kanal YouTube PPKn UAD, (06-12-2021).

Dosen Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung), Tati, S. Pd., M.P.A. mengaku, pembekalan yang ia dapatkan semasa kuliah S1 di UAD berpengaruh dalam membangun kariernya. Tati bercerita, mata kuliah yang ia dapatkan di Prodi PPKn sangat berpengaruh dalam pembelajaran etika, guna membangun relasi dengan interaksi yang komunikatif. Hal ini yang mengantarkannya menjadi dosen yang masih terus aktif berorganisasi, misalnya belum lama ini ia dilantik sebagai ketua bidang Hubungan Luar Negeri, Dewan Pimpinan Pusat (Nasional), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.

ā€œEtika kewarganegaraan yang sering saya dapatkan ketika kuliah, saya coba praktikkan untuk prinsip diri, untuk berorganisasi. Itu yang membedakan dengan pengurus atau pemimpin lainnya,ā€ jelasnya.

Meskipun aktivitasnya terbilang padat, Tati mengaku tidak merasa kesulitan dalam manajemen waktu untuk mengemban amanahnya mengajar sekaligus berkiprah dalam organisasi. Menurutnya, yang terpenting ialah mampu untuk mengetahui kelemahan maupun kelebihan diri. Jangan terlalu memaksakan diri serta tetap batasi jam komunikasi.

ā€œKalau masalah manajemen waktu, jangan sampai terlalu menyiksa diri, jadi ketika memang capek, ya istirahat,ā€ katanya.

Menjelang akhir diskusi, Tati menegaskan tidak ada kata rugi dengan berkuliah di Prodi PPKn. Berdasar pada pengalamannya, mendapatkan materi semasa kuliah menjadi bekal kehidupan, terutama penguatan moral dan sikap yang dapat diterapkan untuk kehidupan bermasyarakat. Pembekalan ini yang menyadarkannya arti keikhlasan serta usaha dalam memantaskan diri dalam menunjang kariernya.

ā€œBelajarnya dimaksimalkan, interaksinya dimaksimalkan, dengan harus ikhlas niatnya tulus. Itu bukan sekadar karier, tapi kita berkontribusi aja dulu, berikhtiar aja dulu dan bersyukur,ā€ pungkasnya, sebagai bentuk pesan untuk mahasiswa yang sedang mencari jati diri, khususnya mahasiswa PPKn. (RRI)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pembukaan-Podcast-Sapa-Alumni-PPKn-Foto-Humas-UAD-e1639358200311.jpg 698 1276 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-12-13 08:18:102021-12-13 08:18:10Belajar PPKn, Belajar Kehidupan Penunjang Karier

Alumni UAD Menyapa dan Kiat Sukses Dunia Profesi

17/11/2021/in Terkini /by Ard

Prof. Ir. Wahyu Susihono, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng. selaku pemateri webinar ā€˜Alumni Menyapa’ sedang menayangkan slide (Foto: Didi)

Hubungan baik antara alumni dan almamater terus digiatkan oleh Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Sebab di balik usaha tersebut, banyak manfaat dan solusi inovatif yang didapatkan, guna perkembangan jalannya pendidikan dan sumber daya mahasiswa. Alumni yang menduduki posisi penting dalam profesi yang digeluti, tentu diharapkan bisa memberikan kiat sukses bagaimana untuk mencapainya.

Pusat Pengembangan Karier bersama Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD menghadirkan webinar ā€œAlumni Menyapaā€ guna menjembatani hal tersebut. Dalam webinar yang telah memasuki seri kelima ini, Prof. Ir. Wahyu Susihono, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., hadir sebagai pemateri utama. Ia merupakan alumnus Program Studi (Prodi) Teknik Industri UAD, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Sosialisasi, Pelatihan, dan Informatika Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Banten, sekaligus sebagai Guru Besar Ilmu Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Webinar yang dilaksanakan pada Sabtu, 13 November 2021, via Zoom ini, turut dihadiri pula oleh Dr. Muchlas, M.T. selaku Rektor UAD, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H. sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, seluruh Kepala Program Studi UAD, alumni, tamu undangan, dan mahasiswa UAD.

ā€œDi webinar ini tentu ada yang menyapa dan disapa, alumni yang menyapa kepada almamater sekaligus kepada keluarga besar UAD. Ke depannya acara semacam ini akan menjadi inspirasi bagi kita semua. Alumni bisa memberikan penguatan yang bersifat akademik dan pengalaman, dengan harapan pengalaman itu bisa digunakan sebagai modal dasar untuk mengembangkan sikap, yang diperlukan mahasiswa dalam menghadapi dunia profesi,ā€ ucap Muchlas di dalam sambutannya.

Mahasiswa diharapkan mampu bersaing dan mengetahui jalan kariernya masing-masing, dengan selalu berpegang teguh pada ilmu yang dimiliki. ā€œBerpikir masa depan, untuk berada selangkah di depan, setiap langkah kita selalu terdapat konsekuensi. Dimulai dari kesadaran diri, hidup harus mempunyai value,ā€ ujar Wahyu sembari menayangkan slide kisah perjalanan hidup dan kariernya.

ā€œJangan lupa untuk menjaga silaturahmi dan membangun kolaborasi. Terbiasalah untuk diri sendiri dalam mengukir masa depan tanpa bergantung kepada orang lain dan belajar banyak hal guna pengembangan diri. Penting menyiapkan apa yang diri punya. Fokus terhadap apa yang telah dilaksanakan, jangan lupa untuk selalu istikamah kepada ilmu yang kita pelajari. Penting dan perlu diingat adalah selalu belajar bertanggung jawab,ā€ Wahyu menambahkan.

Kesuksesan adalah titik temu terindah, antara peluang dengan keberanian dan terkabulnya doa. Belajar merupakan pekerjaan sepanjang hidup. Jangan sampai, selesainya mahasiswa di almamater membuat diri enggan belajar dan menggali potensi. (didi)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pemateri-Sedang-Menayangkan-Slide.jpg 750 1334 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-11-17 08:00:552021-11-17 20:28:04Alumni UAD Menyapa dan Kiat Sukses Dunia Profesi

Alumnus UAD Raih Beasiswa Master di Turki

04/11/2021/in Terkini /by Ard

Mar’atul Husna, S.T., merupakan alumnus dari Program Studi (Prodi) Teknik Kimia UAD yang menerima beasiswa Master Program Turkiye Burslari Scholarship 2021 (Foto: Istimewa)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus mencetak generasi yang gemilang. Hal itu karena sesuai dengan motonya yaitu moral and intellectual integrity. Walaupun sempat terhalang oleh Covid-19, para alumninya tetap banyak yang berprestasi. Salah satu alumnus yang berprestasi yaitu Mar’atul Husna, S.T., dari Program Studi (Prodi) Teknik Kimia UAD. Perempuan yang hobi menari itu merupakan penerima beasiswa Master Program Turkiye Burslari Scholarship 2021. Melalui laman pemerintah Turki, Husna mendaftar beasiswa tersebut dan mengambil jurusan Teknik Kimia.

Husna, begitu orang-orang memanggilnya. Awal Oktober 2021, ia mulai belajar ke Turki di Universitas Kocaeli. Husna memilih kampus tersebut untuk melanjutkan studi karena sesuai dengan bidang riset yang akan ia kerjakan, dengan profesor dan laboratorium yang mendukung. Kesempatan itu ia dapat berkat rida dari Tuhan, usaha kerasnya, bekal ilmu dari UAD, dan dukungan orang-orang terdekatnya. Gadis yang lahir pada 21 Maret 1998 itu suka dunia teknik karena bisa belajar tentang teknologi terbaru yang bisa membawa perubahan besar di dunia.

Awal Oktober 2021, Mar’atul Husna, S.T., mulai belajar ke Turki di Universitas Kocaeli. Ia alumnus UAD yang berprestasi (Foto: Istimewa)

Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) UAD itu menyampaikan, ā€œPembelajaran berlangsung secara luar jaringan (luring). Jadi, saya banyak menjumpai mahasiswa internasional dan fasilitas kampus yang memadai. Hal yang menarik serta menantang yaitu perkuliahan menggunakan bahasa Turki. Saat ini saya sedang mengikuti kelas bahasa Turki selama satu tahun. Setelah itu, tahun kedua dan ketiga masuk ke program master. Karena saat ini sedang belajar bahasa untuk merancang jadwal, saya fokus belajar di kelas. Selain itu, saya juga berbaur dengan mahasiswa Turki supaya cepat lancar berbahasa Turki.ā€

Salah satu prinsip kesuksesannya yaitu ia meyakini bahwa setiap orang pasti punya mimpi, termasuk Husna. Ia menerapkan rasa tanggung jawab terhadap mimpi yang telah ditetapkannya, sehingga semua ia kerjakan dengan baik supaya mimpinya tercapai. Oleh karena itu, selalu timbul semangat untuk berprestasi. Ia bertekad melakukan sesuatu dengan ikhlas dan semaksimal mungkin, serta selalu ingat tujuannya. Seperti yang dikatakan Bung Karno semasa hidupnya yaitu ā€œBermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.ā€ Seperti itulah pesan Husna pada generasi penerus bangsa. (Dew)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Maratul-Husna-S.T.-merupakan-alumnus-dari-Program-Studi-Prodi-Teknik-Kimia-UAD-yang-menerima-beasiswa-Master-Program-Turkiye-Burslari-Scholarship-2021.-scaled.jpg 1440 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-11-04 08:19:292021-11-04 08:19:29Alumnus UAD Raih Beasiswa Master di Turki
Page 6 of 7«‹4567›

TERKINI

  • UAD Gelar Sumpah Profesi Psikolog Angkatan II Periode 202610/04/2026
  • Bedah Strategi 7 Jurus BK Hebat untuk Guru Wali10/04/2026
  • UAD Terima Kunjungan Dubes Inggris Bahas Isu Energi dan Iklim09/04/2026
  • Pentingnya Memperhatikan Kesehatan Mental Guru Wali09/04/2026
  • KKN UAD Edukasi PHBS Sejak Dini di PAUD Aisyiyah Tegalsari08/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top