• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Self-Regulation Skill sebagai Modal Mental Mahasiswa Tangguh

20/02/2026/in Terkini /by Ard

Dr. Dewi Ekowati, M.Psi. pemateri pengajian bulanan mahasiswa FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mawar)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), kembali menggelar Pengajian Bulanan Mahasiswa edisi #7. Kajian kali ini mengangkat tema Self-Regulation Skill sebagai Modal Mental Mahasiswa Tangguh. Dalam sambutannya, Koordinator Tim AIK FKIP UAD, Dwi Astuti, S.Pd.Si., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan rutin tersebut.

“Alhamdulillah, pengajian ini bukan sekadar agenda formal, tetapi ruang bertumbuh bagi mahasiswa untuk menguatkan mental dan spiritualitasnya di tengah tantangan zaman,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi kerja keras tim pendamping AIK serta semangat mahasiswa yang tetap hadir meskipun cuaca kurang bersahabat dan agenda perkuliahan sedang padat.

Pemateri, Dr. Dewi Ekowati, M.Psi., menekankan bahwa membangun vibes positif merupakan bagian dari self-regulation. “Regulasi diri bukan proses instan. Ia adalah keterampilan yang terus dilatih sepanjang hidup, terutama ketika kita berada dalam tekanan,” jelasnya. Mahasiswa sebagai generasi yang hidup di tengah dinamika akademik dan sosial dituntut memiliki ketahanan mental serta kemampuan mengelola emosi secara bijak.

Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa kesehatan mental berkaitan erat dengan kemampuan mengelola stres, kecemasan, overthinking, dan berbagai tekanan hidup lainnya. Tantangan menuju kedewasaan memang tidak ringan, tetapi setiap ujian selalu disertai kemudahan.

Berpikir positif (husnuzan), bersyukur atas ujian, serta memahami bahwa setiap kesulitan membawa peluang peningkatan derajat menjadi landasan penting dalam membangun mental yang sehat. Regulasi emosi membantu mahasiswa tetap rasional dalam mengambil keputusan dan tidak larut dalam tekanan.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa regulasi emosi dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu cognitive reappraisal (mengubah cara pandang terhadap situasi) dan suppression (menekan respons emosi). Keduanya dapat digunakan sesuai konteks. Mengubah persepsi negatif menjadi sudut pandang yang lebih konstruktif dapat meredakan kecemasan, sementara menahan respons emosional dapat mencegah konflik yang lebih besar. Namun, penekanan emosi tanpa penyelesaian masalah berpotensi menjadi beban terpendam, sehingga diperlukan kesadaran untuk mengelolanya secara sehat.

Ia menguatkan dengan perspektif Islam, bahwa pengelolaan emosi juga dicontohkan melalui kisah-kisah para nabi dan tokoh teladan, seperti menangis sebagai bentuk pelepasan emosi, menyibukkan diri dengan aktivitas positif, berdiam diri untuk introspeksi, serta menahan ucapan saat marah. Kunci utamanya adalah mengambil keputusan dalam keadaan tenang dan memberi jeda sebelum menilai orang lain. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu menjadi pribadi yang matang, tenang, dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Dewi-Ekowati-M.Psi_.-pemateri-pengajian-bulanan-mahasiswa-FKIP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-20 09:49:362026-02-20 09:49:36Self-Regulation Skill sebagai Modal Mental Mahasiswa Tangguh

Songsong Ramadan dengan Ibadah Berdampak

20/02/2026/in Terkini /by Ard

Dr. Syakir Jamaluddin, S.Ag., M.A. pemateri pengajian FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mawar)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), kembali menggelar Pengajian Bulanan Dosen dan Tendik #33 mengangkat tema “Fikih Ibadah di Bulan Ramadan” dengan menghadirkan Dr. Syakir Jamaluddin, S.Ag., M.A. sebagai penceramah.

Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa menyambut Ramadan tidak cukup hanya dengan tradisi seremonial, tetapi harus disertai pembekalan ilmu agar ibadah semakin bermakna. “Pengajian harus menggerakkan amal dan ibadah kita. Kalau tidak menggerakkan, ya tidak bisa,” tegasnya. Menurutnya, eksistensi sebuah gerakan akan langgeng jika mampu menunjukkan kebenaran sekaligus manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia juga mencontohkan gerakan “Kopi Ngaji” yang awalnya merupakan pengabdian masyarakat berbasis penguatan ekonomi, kini berkembang hingga ratusan jemaah. Tidak hanya menghadirkan kajian keislaman, program tersebut juga membuka ruang kolaborasi bisnis, koperasi, hingga penguatan jejaring digital. Bahkan, ia menyebut pengajian harus solutif terhadap persoalan umat, termasuk persoalan jodoh dan keluarga. “Jangan hanya dari sekadar ngaji ke ngaji tapi tidak ada solusinya, tidak ada gerakannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Syakir mengingatkan pentingnya meluruskan niat dan pemahaman dalam menyongsong Ramadan. Ia menyoroti sejumlah tradisi yang berkembang di masyarakat, seperti salat atau puasa tertentu yang didasarkan pada hadis lemah bahkan palsu. Ia menegaskan bahwa motivasi beribadah tidak boleh dibangun di atas dalil yang tidak sahih. “Bukan masanya lagi kita berlindung di balik ketidaktahuan. Sekarang bisa ngaji, bisa searching,” katanya. Ia juga menjelaskan bahwa doa yang baik tetap boleh diamalkan selama tidak disandarkan secara keliru kepada Nabi Muhammad saw.

Selain itu, ia menekankan bahwa ibadah harus berdampak sosial. Puasa, menurutnya, tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi harus melahirkan amal saleh dan meninggalkan keburukan. Ia mengingatkan agar menjelang Ramadan umat Islam melunasi utang puasa, memperbanyak sedekah, serta memperbaiki hubungan sosial tanpa harus terjebak pada ritual yang tidak memiliki dasar kuat. Tradisi seperti ziarah kubur tetap diperbolehkan sebagai sunah, namun bukan sebagai ritual khusus penyambutan Ramadan.

Dr. Syakir juga mengajak peserta menjadikan Ramadan sebagai momentum transformasi diri dan gerakan. Ia mencontohkan bagaimana fikih tidak berhenti pada teks, tetapi melahirkan solusi, termasuk dalam persoalan perempuan hamil dan menyusui yang memiliki keringanan syariat. Baginya, Islam adalah agama yang memudahkan sekaligus mencerahkan. Dengan bekal ilmu yang benar dan semangat amal yang nyata, Ramadan diharapkan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan ruang pembuktian ketakwaan yang berdampak luas bagi diri dan masyarakat. (Mawar)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Syakir-Jamaluddin-S.Ag_.-M.A.-pemateri-pengajian-FKIP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-20 09:35:512026-02-20 09:38:52Songsong Ramadan dengan Ibadah Berdampak

CIRNOV UAD Produksi Bom Drone ‘Gambit Merapi’ Untuk Penguatan Pertahanan Negara

20/02/2026/in Terkini /by Ard

CIRNOV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Produksi Bom Drone ‘Gambit Merapi’ Untuk Penguatan Pertahanan Negara (Foto. CIRNOV UAD)

Peperangan yang terjadi di dunia sekarang telah membuka mata bahwa peran drone menjadi sangat vital. Selain tidak beresiko terhadap manusia yang mengendalikannya, drone dengan bom yang dibawa terbilang efektif dan efisien dalam melumpuhkan lawan, menyertai penggunaan rudal untuk kombinasi serangan. Perang berkepanjangan antara Rusia lawan Ukraine, Israel lawan Hamas, dan masih banyak lagi konflik antar negara menunjukkan semakin masifnya penggunaan senjata tersebut.

Seiring dengan perubahan konflik geopolitik, Indonesia sebagai negara non Blok yang juga memiliki kekuatan militer tentu juga harus mampu menjaga kepentingan negara di hadapan negara lain yang semakin transaksional dalam menjalin persahabatan. Terlebih, Presiden Prabowo Subianto pernah mengatakan bahwa ‘Jika Indonesia Diserang, No Body is Going to Help Us’. Untuk itu Pusat Riset CIRNOV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang dikenal mampu membuat rudal anti pesawat terbang (Rudal Merapi) dan juga rudal anti tank / kendaraan tempur (Rudal Kodok) kaliber 70 telah melakukan riset pembuatan bom drone yang sudah diuji cobakan baik statis maupun dinamis untuk kepentingan produksi.

Bom yang dibawa drone untuk melumpuhkan target, dapat menggunakan teknik impact-fuze (benturan bersama drone) seperti yang digunakan oleh drone Kamikaze, maupun teknik dropping, yang dijatuhkan dari drone yang terbang. Bom yang dibuat CIRNOV menggunakan sistem keamanan (safety system) berlapis yang menjadi persyaratan suatu produk hankam yang harus dipastikan aman bagi pengguna dan sekitarnya. Sistem keamanan dilakukan melalui sekuensial fungsi komponen Pin Mekanik Fuze, Safety Pin, Timer, dan Self Destruction. Bom secara umum terdiri dari dua bagian penting yaitu rangkaian fuze dan bahan peledak yang diaktifkan oleh detonator yang menjadikan bom mampu melumpuhkan target. Rangkaian fuze harus memiliki sistem keamanan yang akurat, sedangkan bagian detonator yang terhubung dengan rangkaian fuze akan mentriger bahan TNT atau sejenisnya sehingga akan blasting / meledak dengan kekuatan tinggi yang mampu menghamburkan isian bom seperti bola baja, pecahan logam keras dan lain-lain untuk melumpuhkan target pada radius tertentu. Besar kecilnya radius dapat diatur melalui jumlah bahan peledak yang dipergunakan serta teknik sebaran obyek yang berfungsi untuk menghantam sasaran.

Seluruh komponen Gambit Merapi dibuat menggunakan komponen lokal sehingga sangat mandiri dan memiliki potensi mudah dibuat dalam jumlah besar untuk mendukung operasi berkepanjangan jika diperlukan. Selain itu dalam pembuatannya, berbagai konsep dasar ilmu-ilmu Fisika dan Material juga diterapkan seperti penggunaan kalkulasi akurat sistem firing pin (kekuatan pegas), vibrasi struktur bahan dan kehandalan rangkaian elektronika yang ada, juga ilmu Aerodinamika yang harus dikuasai agar bom yang dijatuhkan mampu merubah arah jatuh dari posisi horizontal ke vertical sehingga firing pin dapat aktif mendetonasi bom sewaktu mengalami benturan terhadap target untuk nilai hentakan tertentu.

Uji fungsi detonator bom sudah dilakukan CIRNOV UAD bersama PT DAHANA yang selama ini ada kerjasama pengembangan teknologi alutsista. Gambit Merapi dibuat dalam dua jenis yaitu untuk drone Kamikaze dan juga drop drone bomb sehingga cukup fleksible. Sekarang ini sudah ada pihak  yang berminat dan dalam proses pembelian produk tersebut. Diharapkan produksi bisa semakin masif dan handal untuk mencukupi kebutuhan bagi penguatan teknologi pertahanan Indonesia agar nantinya tidak tergopoh-gopoh harus mengimpor dari luar negeri jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam kerangka mempertahankan NKRI, demikian kata Prof. Hariyadi selaku Kepala CIRNOV UAD. (Doc)

uad.ac.id

 

 

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/CIRNOV-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Produksi-Bom-Drone-‘Gambit-Merapi-Untuk-Penguatan-Pertahanan-Negara-Foto.-CIRNOV-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-20 09:15:542026-02-20 09:15:54CIRNOV UAD Produksi Bom Drone ‘Gambit Merapi’ Untuk Penguatan Pertahanan Negara

Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut

19/02/2026/in Prestasi /by Ard

Zul Hamdi Batubara mahasiswa PBio Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih Andalan Awards tiga tahun berturut (Foto. Zul Hamdi B)

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Zul Hamdi Batubara, kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Anugerah Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ahmad Dahlan (Andalan Awards) ke-8 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh UAD melalui Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa).

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 5 Februari 2026, di Amphitarium Lantai 9, Kampus IV UAD. Dalam ajang tersebut, Zul berhasil meraih Juara II pada kategori “Capaian Prestasi Mahasiswa Bidang Penalaran dan Kreativitas Kegiatan Mandiri”. Prestasi ini melengkapi capaian sebelumnya, yakni Juara III pada tahun 2024 dan Juara III pada tahun 2025, sehingga menjadikannya penerima penghargaan selama tiga tahun berturut-turut.

Zul mengaku sangat senang dan bangga atas pencapaian tersebut. “Saya sangat senang dan bangga telah meraih penghargaan ini tiga kali berturut-turut. Penghargaan ini merupakan bentuk dedikasi saya dalam bidang akademik melalui kejuaraan karya tulis dan karya kreatif,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa ketertarikannya pada bidang penalaran dan kreativitas berawal dari keinginannya untuk mengeksplorasi minat dan bakat.

Menurut Zul, konsistensi menjadi faktor utama yang membuatnya mampu mempertahankan prestasi selama tiga tahun berturut-turut. “Sejak awal perkuliahan, saya konsisten mengikuti berbagai kompetisi tingkat nasional maupun internasional. Setiap tahun saya bisa meraih lebih dari 25 prestasi, baik secara individu maupun tim,” ungkapnya. Ia juga menekankan bahwa dukungan dari Program Studi Pendidikan Biologi, dosen pembimbing, serta rekan satu tim memiliki peran besar dalam setiap capaian yang diraih.

Bagi Zul, Andalan Awards merupakan bentuk apresiasi atas proses panjang yang telah dilaluinya selama berkuliah di UAD. Ia juga berpesan, “Untuk teman-teman yang kuliah di UAD, ayo coba dari sekarang kembangkan minat dan bakat, gali potensi diri untuk tumbuh berkembang bersama UAD karena UAD memberikan berbagai fasilitas untuk menunjang prestasi, jadi jangan sampai menyesal ya!” tutupnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Zul-Hamdi-Batubara-mahasiswa-PBio-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-Andalan-Awards-tiga-tahun-berturut-Foto.-Zul-Hamdi-B.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-19 10:54:302026-02-19 10:54:30Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut

Ramadan Menuju Takwa: Mengasah Ilmu, Menguatkan Amal, Membangun UAD Berkemajuan

19/02/2026/in Terkini /by Ard

Dr. Ghoffar Ismail, M.A. pemateri Pengajian Songsong Ramadan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Sambut Ramadan dengan antusias, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Pengajian Songsong Ramadan pada 12 Februari 2026 bertepatan dengan 24 Sya’ban 1447 H. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Islamic Center UAD dan menghadirkan Dr. Ghoffar Ismail, M.A sebagai pemateri.

Dalam pemaparannya, Dr. Ghoffar Ismail, M.A. menegaskan bahwa dalam menyambut Ramadan diperlukan bekal terbaik yaitu ketakwaan. Seorang muslim hendaknya memiliki tujuan untuk kembali fitri atau bersih secara spiritual setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan. Dijelaskan pula bahwa Ramadan memiliki tiga keistimewaan utama, yaitu Syahrul Siyam (bulan puasa), Syahrul Qiyam (bulan untuk bermunajat), Unzila Fihil Quran (bulan turunnya Al-Qur’an).

Lebih lanjut, dipaparkan pula terkait konsep Nafs sebagai pertemuan antara jasad dan ruh. Keduanya memiliki kebutuhan yang berbeda. Ruh membutuhkan asupan spiritual sedangkan  jasad membutuhkan makan, minum, dan kegiatan fisik lainnya. Apabila pemenuhan kebutuhan jasad maupun ruh ini dilakukan dengan cara yang salah, hal tersebut dapat menimbulkan permasalahan bagi seorang muslim.

Merujuk pada Surah Fathir ayat 29-30, Ghoffar Ismail menyampaikan tiga amalam utama yang dapat dilakukan selama bulan Ramadan. Pertama, membaca Al-Qur’an, dapat dilakukan kebiasaan satu hari tiga jus selama sepuluh hari pertama Ramadan. Kedua, tilawah dan mempelajari isi Al-Qur’an selama sepuluh hari kedua Ramadan. Ketiga, menghafal atau murajaah Al-Qur’an pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Hal ini karena Al-Qur’an adalah literasi utama dan terbaik bagi umat muslim.

Selain menjadikan Al-Qur’an sebagai fokus utama di Bulan Ramadan, seorang muslim juga dianjurkan untuk menargetkan infak sebagai bentuk penguatan amal sosial dan kepedulian terhadap sesama. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Ghoffar-Ismail-M.A.-pemateri-Pengajian-Songsong-Ramadan-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-19 10:29:132026-02-19 10:29:13Ramadan Menuju Takwa: Mengasah Ilmu, Menguatkan Amal, Membangun UAD Berkemajuan

UAD Gelar Sosialisasi Beasiswa LPDP 2026

19/02/2026/in Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar sosialisasi beasiswa LPDP 2026 (Foto. Bimawa UAD)

Menjelang pembukaan seleksi beasiswa studi lanjut, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar sosialisasi resmi Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di Amphitarium Gedung Utama Kampus IV UAD, Kamis, 12 Februari 2026. Kegiatan ini menghadirkan Direktur Beasiswa LPDP sebagai pembicara utama guna memberikan informasi mengenai strategi meraih beasiswa kepada para mahasiswa, alumni, dan masyarakat umum.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., dalam sambutan sekaligus pembukaan acara menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk menambah ilmu bersama Direktur LPDP. Arahan atau informasi penting yang disampaikan dapat dijadikan rujukan bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi dengan bantuan dari Beasiswa LPDP.

“Ada beberapa mahasiswa UAD yang sudah berhasil lolos seleksi penerima Beasiswa LPDP. Akan tetapi persentasenya masih sangat kecil. Saya pikir kesempatan yang baik ini dapat kita manfaatkan untuk mendapatkan informasi lebih sehingga peluang kita untuk bisa lolos Beasiswa LPDP semakin besar,” ucapnya.

Direktur LPDP, Ir. Dwi Larso, M.SIE., Ph.D., menyampaikan bahwa pendidikan adalah akar pertumbuhan industri. Jika industri Indonesia tidak tumbuh maka lapangan pekerjaan akan hilang. Oleh karena itu LPDP sejalan dengan Asta Cita, terdapat 8 industri baru yang dapat dipilih. Di Beasiswa LPDP 2026 ini pendaftar hanya dapat memilih jalur Social, Humanities, Arts, Religious Studies, and Economics (SHARE) dan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

“Saat ini terdapat 38 ribu mahasiswa yang sedang dibiayai, 45% berada di luar negeri dan 55% di dalam negeri. Dalam dua atau tiga tahun lagi alumni LPDP akan mencapai angka di atas 72 ribu. LPDP bergerak terus, area yang difokuskan entrepreneurship dan industri. Saya tahu UAD sangat kuat di entrepreneurship,” ujarnya.

Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan, Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd. juga turut menegaskan pentingnya memikirkan alasan-alasan utama sebelum mendaftar Beasiswa LPDP.

”Sebenarnya tidak semua karier menuntut untuk S2. Jika memang orientasi pekerjaannya di bidang vokasi maka tidak mengharuskan untuk mengambil S2. Justru lebih penting memiliki sertifikasi kompetensi atau lisensi. Oleh karena itu direnungkan terlebih dahulu produktivitas masing-masing terkait ingin belajar apa dan tujuannya harus jelas. Jangan sampai S2 dijadikan sebagai pelarian hidup.” (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggelar-sosialisasi-beasiswa-LPDP-2026-Foto.-Bimawa-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-19 10:12:422026-02-19 10:12:42UAD Gelar Sosialisasi Beasiswa LPDP 2026

Mahasiswa S2 Farmasi UAD Bergabung dalam Tim MDMC Jadi Relawan di Aceh

19/02/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa S2 Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bergabung dalam Tim MDMC Jadi relawan di Aceh(Foto. Ilmi)

Imanudin Ilmi, seorang mahasiswa Program Magister Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), turut serta dalam menjalankan misi kemanusiaan di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Ia bergabung dengan tim Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) pada Selasa, 3 Februari 2026. Keikutsertaannya didorong oleh rasa empati yang mendalam setelah melihat kondisi Aceh di media sosial, serta keinginan kuat untuk mengamalkan ilmu farmasi yang dimilikinya agar dapat membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Imanudin menghadapi tantangan tersendiri selama bertugas di lapangan. Tugas utamanya tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga memetakan ulang obat-obatan sumbangan dari relawan sebelumnya agar distribusi logistik berjalan lancar. Selain itu, minimnya akses air bersih akibat sumur warga yang tertutup lumpur dan debu jalanan yang belum sepenuhnya hilang, telah memicu tingginya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang menjangkiti warga di sekitar posko kesehatan.

Di tengah tekanan tugas medis, pengalaman humanis turut mewarnai pengabdiannya. Salah satunya adalah saat ia menangani pasien anak dengan luka robek di kaki yang sempat disembunyikan dari orang tuanya.

Situasi ini menuntut kesigapan sekaligus ketegangan, di mana Imanudin berupaya menjaga kesehatan mental pribadinya dengan teknik relaksasi sembari menyuntikkan semangat optimisme kepada setiap pasien. Baginya, kehadiran tenaga kesehatan tidak hanya soal mengobati fisik, tetapi juga memulihkan semangat para penyintas bencana.

Sebagai penutup, Imanudin menegaskan pentingnya persiapan diri dalam menghadapi kemungkinan terburuk yang bisa terjadi kapan saja.

“Kesiapsiagaan bencana bukanlah hanya sebuah materi yang bisa disepelekan. Perbanyak literasi, karena suatu saat kita atau orang lain akan membutuhkan pengetahuan tentang tanggap bencana,” ujarnya. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-S2-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bergabung-dalam-Tim-MDMC-Jadi-relawan-di-AcehFoto.-Ilmi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-19 09:55:442026-02-19 09:55:44Mahasiswa S2 Farmasi UAD Bergabung dalam Tim MDMC Jadi Relawan di Aceh

UAD Tuan Rumah Rakereg FoSSEI Yogyakarta

19/02/2026/in Terkini /by Ard

Foto Bersama Seluruh Delegasi KSEI se-Yogyakarta di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Panitia Rakereg)

Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) Regional Yogyakarta sukses menggelar Seminar Talkshow dan Rapat Kerja Regional (Rakereg) 2026 di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Jumat, 6 Februari 2026. Agenda ini menjadi momentum penting bagi aktivis ekonomi syariah di Yogyakarta sebagai ruang silaturahmi dan kolaborasi antar KSEI se-Yogyakarta sekaligus untuk mengesahkan program kerja satu periode ke depan.

Acara ini dihadiri oleh FoSSEI Regional Yogyakarta, delegasi KSEI se-Yogyakarta, narasumber inspiratif, serta mahasiswa yang tertarik pada ekonomi Islam dan kepemimpinan rabbani. Kepala Program Studi Perbankan Syariah UAD, Dwi Santosa Pambudi, S.H.I., M.S.I., juga turut hadir memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif ini.

Tahun ini, FoSSEI Jogja mengangkat tema talkshow yang sangat relevan dengan fenomena anak muda saat ini, yaitu “Financial Flexing: Cara Cerdas Bangun Aset & Value, Bukan Cuma Gaya”, menghadirkan Krishna Adityangga selaku Co-Founder PT Xyz Inovasi Digital. Tema ini dipilih sebagai respons atas meningkatnya budaya konsumtif demi gaya hidup di kalangan generasi muda.

Krishna Adityangga menegaskan pentingnya memahami hakikat kepemilikan (ashbabul milkiyah). “Gaya itu cepat terlihat, namun cepat habis. Aset itu sunyi, namun diam-diam membebaskan”, tuturnya dalam sesi tersebut. Ia juga menyoroti pemanfaatan teknologi blockchain dan Web 3 sebagai produk fungsional yang harus tetap berpijak pada nilai akidah, syariah, dan akhlak.

Ketua Pelaksana Rakereg 2026 menyampaikan bahwa melalui tema ini, peserta diharapkan mampu memahami cara membangun aset dan nilai diri yang berkelanjutan sesuai prinsip syariah. “Kami berharap para peserta terinspirasi menjadi agen perubahan dalam mengembangkan ekonomi halal di Indonesia,” ungkapnya dalam sambutan.

Selain talkshow edukatif, agenda Rakereg menjadi wadah evaluasi dan penyusunan program kerja strategis bagi FoSSEI Regional Jogja. Melalui diskusi di enam komisi (A-F), para delegasi KSEI merumuskan gagasan inovatif untuk diimplementasikan pada periode mendatang.

Puncak acara ditandai dengan Pelantikan Pengurus Baru FoSSEI Regional Yogyakarta Masa Amanah 2026. Prosesi ini disaksikan langsung oleh Presidium Nasional FoSSEI, Saudara Abdul Wahab.

Melalui Rakereg ini, FoSSEI Regional Yogyakarta berharap kepengurusan baru masa amanah 2026 dapat mengimplementasikan program-program kerja strategis yang telah disusun, sehingga mampu mencetak kader-kader yang tidak hanya unggul secara intelektual, namun juga memiliki integritas moral dalam menghadapi tantangan ekonomi masa depan. (anw)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-Bersama-Seluruh-Delegasi-KSEI-se-Yogyakarta-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Panitia-Rakereg.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-19 09:37:252026-02-19 09:37:25UAD Tuan Rumah Rakereg FoSSEI Yogyakarta

Mahasiswa UAD Dorong Gaya Hidup Sehat untuk Warga Wonocatur

18/02/2026/in Terkini /by Ard

Foto Bersama Warga RT 7 Wonocatur bersama Mahasiswa PBL FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Tim PBL FKM UAD)

Mahasiswa kelompok 7 Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar intervensi kesehatan terpadu di RT 7 Wonocatur, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, melalui kegiatan jalan sehat, senam bersama, serta penyuluhan tekanan darah tinggi (hipertensi) yang merupakan tindak lanjut hasil identifikasi masalah kesehatan masyarakat RT 7 Wonocatur guna cegah penyakit tidak menular pada Minggu, 18 Januari 2026.

Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan sehat dan senam bersama yang diikuti warga dari berbagai kelompok usia. Usai kegiatan fisik, mahasiswa PBL memberikan penyuluhan kesehatan mengenai hipertensi. Materi yang disampaikan menekankan pada pengenalan faktor risiko, dampak jangka panjang hipertensi yang tidak terkontrol, serta pentingnya perubahan perilaku seperti pengaturan pola makan, pengurangan konsumsi garam, dan pemeriksaan tekanan darah secara rutin.

Dr. Rochana Ruliyandari, S.E, M.Kes., selaku pemateri sekaligus dosen pembimbing lapangan mahasiswa PBL FKM UAD kelompok 7 ungkap harapan dari diadakannya intervensi tersebut, “Hipertensi sering disebut sebagai silent killer karena kerap tidak disadari. Melalui intervensi ini, kami ingin mendorong masyarakat agar lebih waspada dan mampu melakukan pencegahan sejak dini.”

Ketua RT 7 Wonocatur turut menyampaikan apresiasinya terhadap keterlibatan mahasiswa PBL dalam upaya peningkatan kesehatan warga, “Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi warga. Selain berolahraga bersama, masyarakat juga mendapatkan pengetahuan yang penting tentang kesehatan, khususnya terkait tekanan darah. Kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut dan menjadi kebiasaan positif bagi warga,” ujar Ketua RT 7 Wonocatur.

Mahasiswa PBL FKM UAD kelompok 7 berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu perubahan perilaku kesehatan di lingkungan RT 7 Wonocatur. Intervensi berbasis komunitas ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif untuk mencegah hipertensi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. (doc/Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-Bersama-Warga-RT-7-Wonocatur-bersama-Mahasiswa-PBL-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Tim-PBL-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-18 10:32:112026-02-18 10:32:11Mahasiswa UAD Dorong Gaya Hidup Sehat untuk Warga Wonocatur

UAD Terima Kunjungan Pengurus Forum Komunikasi LPPM Jawa Tengah

18/02/2026/in Terkini /by Ard

LPPM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan dari Pengurus Forum Komunikasi LPPM Jawa Tengah (Foto. Humas UAD)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan dari Pengurus Forum Komunikasi LPPM Jawa Tengah. Kunjungan tersebut berlangsung di Amphiteater Fakultas Kedoktean Kampus IV UAD.

Kepala LPPM UAD, Prof. Ir. Anton Yudhana, S.T., M.T., Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kunjungan LPPM Forum Komunikasi Jawa Tengah. “Kami berterima kasih atas kunjungan Bapak/Ibu ke UAD. Semoga dengan pertemuan ini bisa meningkatkan kolaborasi dan kualitas perguruan tinggi di Indonesia.”

Sementara Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Ir. Sunardi, S.T., M.T., Ph.D. menekankan bahwa UAD saat ini menekankan pada keunggulan hakiki. “Untuk mencapai keunggulan hakiki, kami menekankan pada kerja sama baik di internal kampus maupun dengan pihak eksternal. Dengan kolaborasi dan kinerja yang bagus, akan berdampak pada pengembangan institusi,” jelasnya.

Ia berharap, ke depan setelah kunjungan ini akan ada kolaborasi antarperguruan tinggi di Jawa Tengah dengan UAD.

Di sisi lain, Ir. Suwarno Widodo, M.Si., Ketua Forum Komunikasi LPPM Jawa Tengah menjelaskan kunjungan ke UAD untuk berdiskusi dan menyerap ilmu dari UAD. “Apa yang didiskusikan dengan UAD, hasilnya nanti bisa diterapkan di LPPM di Jawa Tengah. Yang diharapkan tentu penelitian, pengabdian, dan publikasi semakin meningkat dan berkualitas.”

Menurutnya, kunjungan ke UAD adalah salah satu cara untuk meningkatkan kualitas peguruan tinggi. Suwarno berharap ke depan ada penguatan hilirisasi untuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta ada sinergi dan kerja sama antarperguruan tinggi di Jawa Tengah dan UAD. (dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/LPPM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menerima-kunjungan-dari-Pengurus-Forum-Komunikasi-LPPM-Jawa-Tengah-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-18 10:18:392026-02-18 10:18:39UAD Terima Kunjungan Pengurus Forum Komunikasi LPPM Jawa Tengah
Page 3 of 537‹12345›»

TERKINI

  • Garda Depan Melawan Dengue: Mahasiswa UAD Perkuat Peran Jumantik di Bokoharjo27/02/2026
  • Dukung Sektor Pertanian, KKN UAD Ikuti Penanaman Kentang Serentak di Batur Lor27/02/2026
  • Mahasiswa KKN UAD dan KWT Banaran Lor Gelar Tanaman Tumbuhan Herbal26/02/2026
  • Mudik Sekolah, Menjembatani Siswa dan Perguruan Tinggi25/02/2026
  • Mahasiswa FKM UAD Adakan Senam dan Edukasi Hipertensi di Wonocatur25/02/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I Presenter Terbaik pada ADIYC 202522/01/2026

FEATURE

  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026
  • Meminta Tanpa Menuntut, Belajar Ikhlas dan Tawakal dari Doa Nabi Zakaria25/02/2026
  • Bangun Relasi Spiritual di Tengah Overload Motivasi25/02/2026
  • Nilai Transendental Sebagai Basis Kemajuan Sains dan Teknologi24/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top