• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Songsong Ramadan dengan Ibadah Berdampak

20/02/2026/in Terkini /by Ard

Dr. Syakir Jamaluddin, S.Ag., M.A. pemateri pengajian FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mawar)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), kembali menggelar Pengajian Bulanan Dosen dan Tendik #33 mengangkat tema “Fikih Ibadah di Bulan Ramadan” dengan menghadirkan Dr. Syakir Jamaluddin, S.Ag., M.A. sebagai penceramah.

Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa menyambut Ramadan tidak cukup hanya dengan tradisi seremonial, tetapi harus disertai pembekalan ilmu agar ibadah semakin bermakna. “Pengajian harus menggerakkan amal dan ibadah kita. Kalau tidak menggerakkan, ya tidak bisa,” tegasnya. Menurutnya, eksistensi sebuah gerakan akan langgeng jika mampu menunjukkan kebenaran sekaligus manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia juga mencontohkan gerakan “Kopi Ngaji” yang awalnya merupakan pengabdian masyarakat berbasis penguatan ekonomi, kini berkembang hingga ratusan jemaah. Tidak hanya menghadirkan kajian keislaman, program tersebut juga membuka ruang kolaborasi bisnis, koperasi, hingga penguatan jejaring digital. Bahkan, ia menyebut pengajian harus solutif terhadap persoalan umat, termasuk persoalan jodoh dan keluarga. “Jangan hanya dari sekadar ngaji ke ngaji tapi tidak ada solusinya, tidak ada gerakannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Syakir mengingatkan pentingnya meluruskan niat dan pemahaman dalam menyongsong Ramadan. Ia menyoroti sejumlah tradisi yang berkembang di masyarakat, seperti salat atau puasa tertentu yang didasarkan pada hadis lemah bahkan palsu. Ia menegaskan bahwa motivasi beribadah tidak boleh dibangun di atas dalil yang tidak sahih. “Bukan masanya lagi kita berlindung di balik ketidaktahuan. Sekarang bisa ngaji, bisa searching,” katanya. Ia juga menjelaskan bahwa doa yang baik tetap boleh diamalkan selama tidak disandarkan secara keliru kepada Nabi Muhammad saw.

Selain itu, ia menekankan bahwa ibadah harus berdampak sosial. Puasa, menurutnya, tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi harus melahirkan amal saleh dan meninggalkan keburukan. Ia mengingatkan agar menjelang Ramadan umat Islam melunasi utang puasa, memperbanyak sedekah, serta memperbaiki hubungan sosial tanpa harus terjebak pada ritual yang tidak memiliki dasar kuat. Tradisi seperti ziarah kubur tetap diperbolehkan sebagai sunah, namun bukan sebagai ritual khusus penyambutan Ramadan.

Dr. Syakir juga mengajak peserta menjadikan Ramadan sebagai momentum transformasi diri dan gerakan. Ia mencontohkan bagaimana fikih tidak berhenti pada teks, tetapi melahirkan solusi, termasuk dalam persoalan perempuan hamil dan menyusui yang memiliki keringanan syariat. Baginya, Islam adalah agama yang memudahkan sekaligus mencerahkan. Dengan bekal ilmu yang benar dan semangat amal yang nyata, Ramadan diharapkan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan ruang pembuktian ketakwaan yang berdampak luas bagi diri dan masyarakat. (Mawar)

uad.ac.id

 

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, FKIP, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Syakir-Jamaluddin-S.Ag_.-M.A.-pemateri-pengajian-FKIP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-20 09:35:512026-02-20 09:38:52Songsong Ramadan dengan Ibadah Berdampak
You might also like
Penegakan Hukum Tindak Pidana Jual Beli Organ Tubuh Manusia
PHBS dan Pemilahan Sampah untuk Bantul Sehat
Mahasiswa KKN UAD Kenalkan Magot sebagai Solusi Pengolahan Sampah Organik
Peringati Isra Mikraj, KKN UAD Gelar Pengajian di Bayuran
Dandi Saputra Mahasiswa UAD Raih Juara 2 Kompetisi Esai Nasional
CAST Pamerkan Karya-Karya Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026
  • Tim BEKAMIE UAD Raih Juara 2 pada Ajang Studentpreneur Bootcamp 202629/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 2 Lomba Video Kreatif Dahlan Culture Festival 202628/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III Monolog pada PEKSIMIPROV DIY 202628/07/2026

FEATURE

  • Belajar Tak Pernah Usai13/08/2026
  • Dari Titik yang Tertinggal, Fikrotus Shofiyah Menemukan Jalannya13/08/2026
  • Menjadi Versi Terbaik Melalui Ketekunan13/08/2026
  • Membangun Masa Depan dari Setiap Pengalaman12/08/2026
  • Di Balik Prestasi, Ada Proses yang Tak Pernah Berhenti12/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top