• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Mahasiswa KKN Alternatif UAD Gelar Pelatihan Dasar Mediasi, Dorong Penyelesaian Konflik Secara Humanis

18/12/2025/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Gelar Pelatihan Dasar Mediasi (Foto. Mahasiswa KKN UAD)

“Konflik bisa diselesaikan oleh siapa saja yang mampu.” Pesan inilah yang menjadi semangat utama kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Dasar Mediasi yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 102 Unit III.B.2 pada Sabtu, 6 Desember 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Laboratorium Ruang Debat Buya Hamka Lantai 7, Fakultas Hukum UAD Kampus IV, ini juga diikuti oleh mahasiswa KKN Alternatif Unit III.B.1 dan III.B.3. Pelatihan menghadirkan Dr. Mufti Khakim, S.H., M.H., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Unit III.B.2 sekaligus Dekan Fakultas Hukum UAD, bersama tim RAM & Partners sebagai narasumber utama.

Dalam sambutannya, Dr. Mufti Khakim menegaskan bahwa mediasi saat ini menjadi alternatif penting dalam penyelesaian sengketa di tengah masyarakat. Menurutnya, mediasi menawarkan pendekatan nonlitigasi yang hemat biaya, menjunjung keadilan restoratif, serta lebih mengedepankan nilai kemanusiaan.

“Mediasi dinilai lebih humanis karena mengutamakan dialog dan musyawarah dalam menentukan solusi yang adil bagi kedua belah pihak,” ujarnya.

Pada sesi materi, peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai prinsip dasar mediasi, teknik komunikasi mediator, hingga tantangan yang kerap muncul dalam penyelesaian sengketa. Penyampaian materi yang interaktif membuat peserta memahami bahwa mediasi tidak hanya terbatas pada ranah hukum, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai profesi lintas disiplin ilmu, mulai dari psikologi, pendidikan, manajemen, komunikasi, kesehatan, hingga bidang keilmuan lainnya.

Pemahaman tersebut dinilai mampu membentuk keterampilan berkomunikasi, berpikir jernih, serta menjaga objektivitas dalam memfasilitasi konflik.

Sesi paling menarik terlihat ketika peserta diajak mengikuti simulasi mediasi dengan kasus poligami dan sengketa keluarga. Mahasiswa berperan sebagai mediator maupun pihak yang bersengketa sehingga dapat merasakan langsung dinamika diskusi, negosiasi, hingga proses mencapai mufakat.

Simulasi kemudian dilanjutkan dengan pelatihan penyusunan Nota Kesepakatan sebagai dokumen akhir hasil mediasi. Pengalaman praktik ini memberikan gambaran nyata mengenai proses mediasi di dunia profesional.

Kegiatan yang berakhir pukul 15.15 WIB tersebut ditutup dengan sesi foto bersama. Pelatihan ini meninggalkan kesan mendalam bahwa mediasi bukan sekadar teori, melainkan keterampilan penting yang perlu dimiliki generasi muda. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga bekal untuk berperan aktif dalam penyelesaian konflik di masyarakat secara damai, humanis, dan konstruktif.

Dengan terselenggaranya pelatihan, KKN Alternatif UAD berinisiatif menghadirkan kegiatan yang inspiratif dan membuka wawasan bahwa seorang mediator tidak hanya lahir dari ruang sidang, melainkan dari siapa saja yang siap menjadi jembatan penyelesaian masalah. Harapannya, pelatihan dasar mediasi ini menjadi langkah awal untuk memperluas praktik mediasi di lingkungan kampus hingga masyarakat luas. (Rus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Alternatif-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Gelar-Pelatihan-Dasar-Mediasi-Foto.-Mahasiswa-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-18 10:45:312025-12-18 10:45:31Mahasiswa KKN Alternatif UAD Gelar Pelatihan Dasar Mediasi, Dorong Penyelesaian Konflik Secara Humanis

Program Studi Teknik Industri UAD Gelar Industrial Expo 2025

18/12/2025/in Terkini /by Ard

Program Studi Teknik Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Gelar Industrial Expo 2025 (Foto. Mawar)

Program Studi Teknik Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan Industrial Expo 2025 pada Minggu, 16 November 2025, bertempat di RRI Pro 2 Yogyakarta. Kegiatan tahunan ini menjadi wadah inovasi, edukasi, dan kolaborasi yang melibatkan mahasiswa, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta masyarakat umum.

Industrial Expo 2025 diketuai oleh Riwan Naura Dhafi dan mengusung tema “Empowering Innovation, Celebrating Creativity” sebagai bentuk penguatan semangat inovasi dan apresiasi terhadap kreativitas.

Mengusung konsep inovasi modern, Industrial Expo 2025 tetap menghadirkan nilai budaya melalui penyelenggaraan lomba seni tari tingkat SD, SMP, dan SMA se-wilayah Yogyakarta. Berbagai penampilan tari tradisional dan tari kreasi berhasil menarik perhatian peserta dan pengunjung.

“Kami ingin menunjukkan bahwa inovasi tidak harus meninggalkan budaya. Justru keduanya bisa berjalan berdampingan dan saling menguatkan,” ujar Riwan.

Selain perlombaan, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh kehadiran 25 tenant UMKM lokal Yogyakarta yang menampilkan produk kreatif, kuliner, serta kerajinan khas daerah. Tidak hanya itu, tim Asisten Praktikum PPTI turut berpartisipasi dengan memamerkan Alat Permainan Edukasi (APE) hasil karya mahasiswa Teknik Industri UAD.

“Expo ini kami rancang sebagai ruang apresiasi, baik untuk UMKM maupun mahasiswa agar karya mereka bisa dikenal lebih luas oleh masyarakat,” tambah Riwan.

Industrial Expo 2025 mendapat dukungan dari sejumlah sponsor, di antaranya RRI Pro 2 Yogyakarta, PT Wimha Cipta Karya, Krisna Holiday, Café Luang Waktu, dan Cleo.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Teknik Industri UAD menegaskan komitmennya dalam mengembangkan kreativitas mahasiswa, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta melestarikan nilai budaya melalui kegiatan yang inovatif dan kolaboratif. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Program-Studi-Teknik-Industri-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Gelar-Industrial-Expo-2025-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-18 10:36:162025-12-18 10:36:16Program Studi Teknik Industri UAD Gelar Industrial Expo 2025

Qiya dan Perjuangannya di Tapak Suci

18/12/2025/in Prestasi /by Ard

 

Dziqriya Lissaada, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Dziqriya)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mencatat prestasi membanggakan melalui mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dziqriya Lissaada, yang akrab disapa Qiya.

Mahasiswi angkatan 2024 tersebut berhasil meraih Juara I kategori Seni Tunggal Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Putri Dewasa pada ajang Pencak Silat Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Championship 2 Tingkat Nasional. Kegiatan ini berlangsung pada 6–7 Desember 2025 di Gelanggang Olahraga (GOR) Gymnasium Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB), Kota Bogor.

Qiya mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. Baginya, kemenangan ini bukan hanya sekadar prestasi, melainkan bukti bahwa target utamanya untuk mempertahankan gelar dapat terwujud.

“Yang pasti senang dan bangga karena target utama tercapai, yaitu mempertahankan Juara I dalam setiap kejuaraan. Tentunya mempertahankan itu bukanlah hal mudah, harus diimbangi dengan latihan rutin dan intens,” ujarnya.

Ketertarikan Qiya terhadap pencak silat dimulai sejak jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sebagai siswa di sekolah Muhammadiyah, ia mengikuti ekstrakurikuler Tapak Suci yang diwajibkan pihak sekolah. Dari latihan dasar, pelatih kemudian mulai mengarahkan Qiya untuk mengikuti kompetisi. Sejak saat itu, ia semakin menemukan passion dalam dunia pencak silat.

Menjelang kejuaraan, Qiya menjalani latihan intens yang bukan hanya dilakukan dalam hitungan bulan, melainkan akumulasi usaha selama bertahun-tahun. Di UAD, ia merasa sangat difasilitasi, khususnya melalui Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah Tapak Suci UAD.

“Saya selalu difasilitasi dari segi latihan, ruang untuk berlatih, waktu, hingga perlengkapan. Saat kejuaraan pun semuanya tetap difasilitasi,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa motivasi terbesarnya datang dari keluarga. “Dukungan orang tua dan keluarga membuat saya ingin terus membuktikan bahwa saya bisa berprestasi. Semoga jika Allah berkehendak, saya bisa sampai tingkat internasional,” harapnya.

Sebagai mahasiswa aktif, Qiya tetap mengutamakan kuliah. Ia mengatur waktu sedemikian rupa agar kegiatan akademik dan latihan tidak saling berbenturan.

“Jadwal kuliah itu tidak bisa diulang, tetapi latihan bisa disesuaikan. Untungnya jadwal latihan biasanya malam, jadi masih bisa saya manage,” jelasnya.

Baginya, tantangan terbesar justru berasal dari diri sendiri. Rasa malas sering muncul, tetapi selalu ia lawan demi disiplin waktu, pola hidup, dan kualitas latihan. Qiya menegaskan bahwa pencapaiannya tidak terlepas dari dukungan orang-orang di sekelilingnya. “Teman-teman, keluarga, dan dosen-dosen PBSI selalu mendukung dan memberi apresiasi di setiap kejuaraan yang saya ikuti,” katanya.

Qiya memberikan pesan penting terkhusus bagi mahasiswa yang ingin berprestasi di bidang nonakademik. “Mulailah tertib untuk diri kalian. Dalam olahraga, rajin latihan saja tidak cukup, harus diimbangi dengan pola hidup, pola makan, dan pola ibadah yang baik. Insyaallah semua proses akan dimudahkan dan hasilnya bermanfaat.”

Prestasi Qiya menjadi bukti bahwa mahasiswa UAD tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu bersinar dalam kancah nasional melalui dedikasi, kerja keras, dan dukungan lingkungan kampus. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dziqriya-Lissaada-Mahasiswa-Program-Studi-Pendidikan-Bahasa-dan-Sastra-Indonesia-PBSI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Dziqriya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-18 10:24:152025-12-18 10:24:15Qiya dan Perjuangannya di Tapak Suci

UAD Tuan Rumah Orasi Ilmiah dalam Rangka HUT ABKIN ke-50

17/12/2025/in Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Tuan Rumah Orasi Ilmiah dalam Rangka HUT ABKIN ke-50 (Foto. Mawar)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjadi tuan rumah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) yang dirangkaikan dengan orasi ilmiah bertema “Penegakan Kode Etik Bimbingan dan Konseling pada Era Digital: Tantangan dan Peluang”. Kegiatan ini disiarkan langsung di kanal YouTube Klik_UAD, pada Rabu, 17 Desember 2025.

Ketua Panitia, Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd., menyampaikan bahwa bulan Desember menjadi momentum reflektif bagi ABKIN melalui sejumlah rangkaian kegiatan. “Bulan Desember ini adalah bulan ABKIN, sehingga ada beberapa rangkaian acara, seperti refleksi HUT ke-50 ABKIN dan orasi ilmiah, dilanjutkan seminar bimbingan dan konseling, serta uji publik panduan BK di perguruan tinggi yang dikembangkan oleh Pengurus Besar (PB) ABKIN bersama Belmawa,” ujarnya. Ia menambahkan, “Harapannya ABKIN semakin jaya, semakin diakui, dan menjadi lebih profesional serta dedikatif,” tandasnya.

Dukungan dan apresiasi juga disampaikan oleh Presiden Persatuan Kaunseling Malaysia Antarabangsa (PERKAMA) International, Prof. Dato’ Dr. Abd. Halim Mohd. Hussin. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan ABKIN tidak terlepas dari soliditas seluruh anggotanya. “Kejayaan ABKIN bertonggak pada komitmen seluruh ahlinya. Tahun ini akan ada Asian Counseling Conference dan ABKIN turut terlibat. Selamat untuk ABKIN yang telah mencapai usia 50 tahun, dan saya yakin perjuangan ABKIN akan terus ditegakkan oleh para pimpinan yang ada,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., menilai lima dekade perjalanan ABKIN sebagai bukti konsistensi dalam menjaga profesionalisme layanan bimbingan dan konseling di Indonesia. “Saya percaya bahwa lima dekade ini menjadi bukti komitmen dan konsistensi dalam membangun, menjaga, dan mengembangkan profesionalisme bimbingan dan konseling di Indonesia. Sejak berdiri pada tahun 1975, ABKIN telah memainkan peran strategis dalam membentuk ekosistem layanan bimbingan dan konseling yang berakar pada nilai etik, keilmuan, serta pengabdian kepada peserta didik dan mahasiswa,” ungkapnya.

Ketua Umum PB ABKIN, Prof. Dr. H. Muh. Farozin, M.Pd., dalam sambutannya menyoroti akar historis bimbingan dan konseling di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa hasil Konferensi FKIP yang berkembang menjadi IKIP pada 20-24 Agustus 1960 di Malang menjadi tonggak awal dimasukkannya layanan BK ke dalam sistem pendidikan nasional. “Perkembangan tersebut berlanjut dengan pendirian jurusan BP, yang kini dikenal sebagai BK, di IKIP Bandung dan Malang pada tahun 1963, hingga penguatan regulasi melalui Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Menengah,” jelasnya.

Puncak kegiatan diisi dengan orasi ilmiah oleh Ketua Dewan Akreditasi, Sertifikasi, dan Lisensi PB ABKIN, Prof. Dr. H. Ahman, M.Pd. Ia memaparkan empat pilar utama strategi bimbingan dan konseling digital, yakni digitalisasi layanan dasar, konseling daring yang efektif, pemanfaatan media kreatif berbasis teknologi, serta data-driven counseling. Selain itu, ia menegaskan pentingnya penegakan kode etik BK sebagai fondasi utama dalam menjaga profesionalisme dan perlindungan terhadap konseli di era digital yang terus berkembang. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Tuan-Rumah-Orasi-Ilmiah-dalam-Rangka-HUT-ABKIN-ke-50-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-17 11:37:132025-12-17 12:18:31UAD Tuan Rumah Orasi Ilmiah dalam Rangka HUT ABKIN ke-50

Universitas Ahmad Dahlan Sambut 33 Doktor Baru Tahun 2025

17/12/2025/in Terkini /by Ard

 

Penyambutan Doktor Baru Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2025 (Foto. BSDM UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Biro Sumber Daya Manusia menyelenggarakan kegiatan Penyambutan Doktor Baru 2025 pada Senin, 16 Desember 2025, sebagai bentuk apresiasi kepada dosen yang telah berhasil menyelesaikan studi doktoral. Acara ini dilaksanakan di Kampus I UAD, Jalan Kapas, Yogyakarta.

Acara ini dihadiri oleh Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Dr. Norma Sari, S.H., M.Hum., dan Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Dr. Hendro Widodo, M.Pd.

Kegiatan ini diikuti oleh 33 dosen yang meraih gelar doktor melalui berbagai skema pendanaan, baik beasiswa internal UAD, beasiswa pemerintah, maupun beasiswa luar negeri. Dari 33 dosen yang menyelesaikan studi doktoral, sebanyak 10 dosen menerima reward atau penghargaan lulus tepat waktu karena berhasil menyelesaikan studi dalam waktu kurang dari delapan semester.

Wakil Rektor UAD, Dr. Norma Sari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan prestasi institusi yang patut disyukuri. Ia menuturkan bahwa proses menempuh pendidikan doktoral penuh dengan tantangan, mulai dari tekanan akademik hingga dinamika relasi dengan promotor yang kerap menegangkan. Namun demikian, seluruh proses tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan akademisi yang tangguh.

“Perolehan gelar doktor ini bukan hanya capaian pribadi, melainkan juga kontribusi strategis bagi Universitas Ahmad Dahlan. Rata-rata setiap tahun UAD menambah 30–35 doktor, dan hingga hari ini tahun 2025 telah mencapai 33 doktor baru,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas perjuangan para dosen dalam menyelesaikan studi doktoral. Ia menekankan bahwa gelar doktor bukanlah akhir dari perjalanan karier akademik, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Setelah menjadi doktor, beban akademik tentu bertambah, mulai dari publikasi ilmiah bereputasi, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga pengajuan paten. Semua ini harus dijalani sebagai bagian dari pengembangan karier dosen,” jelasnya.

Rektor juga menyampaikan kebijakan pemberian tunjangan doktor yang akan diberikan berdasarkan sistem grade, disertai dengan pakta integritas yang dievaluasi setiap tahun. Tunjangan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi dosen untuk terus meningkatkan kinerja akademik dan produktivitas ilmiah.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Sumber Daya Manusia UAD, Dr. Hendro Widodo, melaporkan bahwa hingga tahun 2025, UAD memiliki 309 dosen bergelar doktor dari total 762 dosen, atau sekitar 40,5%. Selain itu, terdapat 173 dosen yang saat ini sedang menempuh studi doktoral.

Ia menegaskan pentingnya keberlanjutan karier fungsional dosen pascadoktor, khususnya percepatan menuju jabatan Lektor Kepala dan Guru Besar. Salah satu kebijakan yang ditekankan adalah kewajiban publikasi ilmiah terindeks SINTA 2 sebagai syarat utama dalam penilaian kinerja dan kenaikan grade tunjangan doktor.

“Kami berharap para doktor baru tidak berhenti pada pencapaian gelar, tetapi terus melanjutkan pengembangan karier akademik secara terencana dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui kegiatan Penyambutan Doktor Baru 2025 ini, Universitas Ahmad Dahlan menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat. (Mumtaza/SDM)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyambutan-Doktor-Baru-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-2025-Foto.-BSDM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-17 11:28:282025-12-17 11:28:28Universitas Ahmad Dahlan Sambut 33 Doktor Baru Tahun 2025

UAD Raih Peringkat 35 UI GreenMetric 2025

17/12/2025/in Terkini /by Ard

 

Gedung Kampus Utama Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Bidang Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mencatatkan peningkatan peringkat dalam pemeringkatan UI GreenMetric World University Rankings 2025. Berdasarkan rilis resmi yang dikeluarkan Universitas Indonesia (UI) UAD berhasil menempati peringkat ke-35.

Capaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada UI GreenMetric 2024, UAD berada di peringkat ke-45, sehingga pada tahun ini naik sepuluh peringkat dalam daftar universitas berkelanjutan dunia.

UI GreenMetric World University Rankings merupakan pemeringkatan internasional yang menilai komitmen dan kinerja perguruan tinggi dalam aspek keberlanjutan lingkungan. Penilaian mencakup enam indikator utama, yakni pengaturan dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, limbah, air, transportasi, serta pendidikan dan riset.

Kenaikan peringkat ini menegaskan konsistensi UAD dalam mengembangkan kebijakan dan program kampus berkelanjutan. Pencapaian tersebut sekaligus memperkuat posisi UAD sebagai salah satu perguruan tinggi yang berkomitmen terhadap pengelolaan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di tingkat global. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Gedung-Kampus-Utama-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Bidang-Humas-UAD-4.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-17 10:07:072025-12-17 10:07:07UAD Raih Peringkat 35 UI GreenMetric 2025

Mahasiswa Hukum UAD Raih Juara II dalam Kejuaraan National Abstract Competition 2025

17/12/2025/in Prestasi /by Ard

Muh. Syah Quddus, mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Ahmad Dahlan (UAD)(Foto. salsya)

Muh. Syah Quddus, mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), kembali menorehkan prestasi dalam bidang kepenulisan dengan meraih Juara II National Abstract Competition.

Acara ini diadakan dalam rangkaian kegiatan Seridikum & Jurisinvest yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Asian Law Student Association (ALSA) Observer Universitas Lampung. Kejuaraan tersebut diadakan pada 6–8 Desember 2025 dan kemenangan diumumkan pada 10 Desember 2025.

Lomba yang diikuti oleh Quddus memiliki korelasi yang kuat dengan latar belakangnya sebagai mahasiswa hukum. Hal ini dapat dilihat dari judul yang diusung, yakni “Pertanggungjawaban Hukum Pelaku Tindak Pidana Perbankan yang Menyebabkan Bank Gagal”.

Pengangkatan judul tersebut bertujuan untuk menerapkan pengetahuan hukum dalam menganalisis kasus-kasus nyata, serta mengembangkan kemampuan analitis dan pemikiran kritis dalam menghadapi isu-isu hukum yang kompleks, khususnya dalam bidang hukum perbankan dan hukum ekonomi.

Ia mempersiapkan lomba dalam kurun waktu yang sangat singkat, hanya sekitar dua hari sejak lomba tersebut disosialisasikan.

“Saya mempersiapkan lomba tersebut kurang lebih sekitar dua hari dengan mulai membaca literatur sebanyak-banyaknya untuk menemukan ide dan gagasan yang sesuai dengan tema besar lomba. Termasuk data awal yang relevan serta kredibel untuk mendukung karya (abstrak),” ujar Quddus.

Quddus aktif mengikuti beberapa ajang kejuaraan dalam bidang kepenulisan untuk mengembangkan potensi dalam dirinya. Ia berharap kemenangan ini mampu menjadi motivasi untuk menjadi pribadi yang memiliki pemikiran konstruktif dan berbasis problem solving.

“Saya berharap, semoga prestasi ini menjadi motivasi saya untuk terus belajar dan berani bersaing dalam mengikuti setiap ajang kejuaraan. Saya juga tidak berhenti di sini. Saya akan terus berjuang dan menjadi pribadi yang memiliki pemikiran konstruktif dan berbasis problem solving,” tutup Quddus. (Salsya)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Muh.-Syah-Quddus-mahasiswa-Fakultas-Hukum-FH-Universitas-Ahmad-Dahlan-UADFoto.-salsya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-17 09:55:362025-12-17 09:55:36Mahasiswa Hukum UAD Raih Juara II dalam Kejuaraan National Abstract Competition 2025

Peran Generasi Muda dalam Mewujudkan Kampus Berkelanjutan

17/12/2025/in Feature /by Ard

Peran Generasi Muda dalam Mewujudkan Kampus Berkelanjutan (Foto. Mawar)

Forum Bidikmisi KIP Kuliah Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Seminar Nasional Mahasiswa bertema “Peran Mahasiswa dalam Membangun Ekosistem Kampus Berkelanjutan Berbasis Kesadaran, Teknologi, dan Inovasi untuk Mencapai SDGs” pada Rabu, 10 Desember 2025. Seminar ini menghadirkan pembicara dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan menjadi wadah bertemunya gagasan dari mahasiswa untuk memperkuat gerakan keberlanjutan di lingkungan kampus.

Salah satu pembicara, Arivansi Ringu Kodi, menyampaikan bahwa kampus hari ini masih menghadapi tantangan besar dalam mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan. Ia menyoroti rendahnya kesadaran lingkungan mahasiswa, tingginya konsumsi energi dan produksi sampah, serta belum maksimalnya pemanfaatan teknologi ramah lingkungan. Menurutnya, perubahan harus dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten. “Kesadaran lingkungan masih rendah. Padahal kampus sebagai pusat aktivitas seharusnya menjadi ruang percontohan perilaku ekologis,” ujarnya. Ia menambahkan pentingnya langkah konkret seperti membawa botol minum sendiri, memilah sampah, hingga mengampanyekan green lifestyle di media sosial.

Sementara Noval Arwansyah menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam menggerakkan perubahan sosial menuju kampus hijau. Ia menegaskan bahwa mahasiswa bukan hanya objek perubahan, tetapi subjek yang memimpin arah transformasi. “Mahasiswa harus menjadi teladan, mengedukasi lingkungan sekitar, dan tampil sebagai agen perubahan,” ungkapnya. Noval meyakini bahwa ketika mahasiswa menunjukkan sikap dan perilaku yang mencerminkan kepedulian lingkungan, maka budaya keberlanjutan dapat tumbuh lebih kuat dan mengakar. Ia juga mengingatkan bahwa gerakan keberlanjutan membutuhkan konsistensi, bukan sekadar kampanye sesaat. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Peran-Generasi-Muda-dalam-Mewujudkan-Kampus-Berkelanjutan-Foto.-Mawar.png 632 1143 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-17 09:47:052025-12-17 09:47:05Peran Generasi Muda dalam Mewujudkan Kampus Berkelanjutan

Kemuliaan Guru sebagai Penjaga Peradaban

17/12/2025/in Feature /by Ard

Dr. Mhd. Lailan Arqam, M.Pd.I., Dosen Dosen Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mawar)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan Pengajian Bulanan Mahasiswa ke-5 pada Rabu, 26 November 2025. Kegiatan ini menghadirkan penceramah Dr. Mhd. Lailan Arqam, M.Pd.I., Dosen Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) sekaligus Direktur Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta. Mengusung tema “Guru Hebat, Pimpinan Umat: Memantaskan Diri Sejak di Bangku Kuliah”, kegiatan ini menjadi ruang pembinaan spiritual sekaligus penguatan identitas bagi calon pendidik.

Dr. Lailan menegaskan kedudukan guru sebagai profesi yang tidak hanya mengajar, tetapi juga membentuk arah peradaban.

“Kita harus sepakat dulu bahwa guru itu bukan sekadar profesi, bukan pula peranan sederhana, tetapi memiliki peran penting dan strategis,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa guru merupakan representasi masa depan bangsa. “Kalau ingin melihat seperti apa kehidupan bangsa ini 20, 30, bahkan 50 tahun ke depan, lihatlah dari calon-calon gurunya,” ujarnya.

Dr. Lailan juga menyampaikan ilustrasi anekdot mengenai tiga calon penghuni surga, yaitu seorang ahli ibadah (abid), seorang dermawan, dan seorang ilmuwan. Ketiganya berlomba ingin masuk surga terlebih dahulu. Setiap kali malaikat bertanya sumber amal dan ilmu mereka, semuanya menjawab: “Dari guru.”

Dari kisah itu, ia menyimpulkan, “Berarti yang paling berhak masuk surga pertama adalah guru. Dan siapa guru itu? Ya, kalian mahasiswa FKIP UAD,” tandasnya.

Lebih jauh, ia menerangkan bahwa pendidik pertama dalam sejarah peradaban adalah Allah Swt. sendiri. “Pemilik ilmu, penguasa ilmu, dan sumber ilmu itu adalah Allah. Adam tidak tahu apa-apa hingga Allah mengajarinya,” jelasnya. Dari titik itu, ia menggambarkan bagaimana pengetahuan berkembang dari generasi ke generasi hingga lahirlah peradaban manusia yang terus bertumbuh melalui proses belajar.

Ia juga mengingatkan bahwa profesi guru merupakan kelanjutan dari misi kenabian. “Setelah Nabi wafat, misi keagamaan tidak berhenti. Yang melanjutkan siapa? Para guru, para mualim, orang-orang mulia yang meneruskan perjuangan Nabi,” tuturnya.

Menurutnya, guru tidak hanya melakukan transfer ilmu, tetapi juga membangun karakter, moral, dan budaya masyarakat. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Mhd.-Lailan-Arqam-M.Pd_.I.-Dosen-Dosen-Magister-Pendidikan-Agama-Islam-MPAI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-17 09:35:382025-12-17 09:35:38Kemuliaan Guru sebagai Penjaga Peradaban

IMM FAI UAD Terbitkan Majalah Digital Iqra’ Digest

17/12/2025/in Terkini /by Ard

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. IMM FAI UAD)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan (IMM FAI UAD) berhasil menerbitkan tiga edisi majalah digital dengan tema yang beragam. Majalah ini diberi nama Iqra’ Digest. Pada tahun 2025, IMM FAI UAD menerbitkan edisi kedua pada 1 Juni, edisi ketiga pada 3 Oktober, dan edisi terbaru pada 6 Desember 2025.

Program kerja ini digagas oleh Bidang Tablig dan Kajian Keislaman yang diketuai oleh Gaesa Kahfi, dengan anggota Fathi Ahmad Al-Hajjaj, Maulana Arinal Haq, Khusnul Khatimah, Afroh Hana Taqiya, dan Hanifah Ilmiyati. Susunan pengurus majalah Iqra’ Digest dipimpin oleh Faiq Husaini sebagai pemimpin redaksi, bersama Aisy Safina dan Farras Abidah sebagai tim redaksi.

Edisi Kedua (1 Juni 2025) bertema “Dakwah Meneduhkan”. Edisi ini membahas bagaimana seorang dai dapat menyampaikan ajaran Islam dengan cara yang menenangkan hati. Yusuf Hanafiah, S.Pd.I., M.Pd.I., selaku Pembina IMM FAI UAD, menjadi penulis utama.

Edisi Ketiga (3 Oktober 2025) mengangkat tema “Kemerdekaan”. Edisi ini menyoroti pentingnya kesehatan mental sebagai bagian dari kemerdekaan bangsa. Pesan utamanya adalah bahwa kemajuan Indonesia tidak hanya bergantung pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pada kesehatan mental masyarakatnya.

Edisi Keempat (6 Desember 2025) diluncurkan bersamaan dengan penutupan Semarak Musyawarah Komisariat (Musykom) IMM FAI UAD di Amfiteater Kedokteran UAD. Edisi ini menjadi istimewa karena berisi tulisan-tulisan kader IMM FAI UAD yang dikemas sebagai “surat cinta” untuk komisariat. Edisi ini menjadi penutup yang berkesan di akhir periode kepengurusan IMM FAI UAD.

Peluncuran Iqra’ Digest diharapkan menjadi wadah ekspresi kader IMM FAI UAD dalam menyalurkan gagasan melalui tulisan. Selain itu, majalah ini diharapkan dapat menjadi media pengembangan bakat kepenulisan sekaligus sumber pengetahuan dan wawasan baru bagi para pembaca.

Dengan hadirnya Iqra’ Digest, IMM FAI UAD menegaskan komitmennya untuk merawat tradisi intelektual di kalangan mahasiswa. Majalah ini bukan hanya dokumentasi gagasan, melainkan juga jejak perjuangan literasi yang diharapkan terus tumbuh, meluas, dan menginspirasi pada periode-periode selanjutnya. (Faiq/Tifa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ikatan-Mahasiswa-Muhammadiyah-IMM-Fakultas-Agama-Islam-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-IMM-FAI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-17 09:27:512025-12-17 09:27:51IMM FAI UAD Terbitkan Majalah Digital Iqra’ Digest
Page 24 of 395«‹2223242526›»

TERKINI

  • Mahasiswa UAD Lolos Seleksi Pelatnas Asian Games XX 2026 Cabang Bola Voli Pantai02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis02/04/2026
  • Pesan Mendalam Ekologi dalam Surah Ar-Rahman02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor01/04/2026
  • Memaknai Lailatul Qadar melalui Al-Qur’an01/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top