• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Qiya dan Perjuangannya di Tapak Suci

18/12/2025/in Prestasi /by Ard

 

Dziqriya Lissaada, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Dziqriya)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mencatat prestasi membanggakan melalui mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dziqriya Lissaada, yang akrab disapa Qiya.

Mahasiswi angkatan 2024 tersebut berhasil meraih Juara I kategori Seni Tunggal Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Putri Dewasa pada ajang Pencak Silat Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Championship 2 Tingkat Nasional. Kegiatan ini berlangsung pada 6–7 Desember 2025 di Gelanggang Olahraga (GOR) Gymnasium Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB), Kota Bogor.

Qiya mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. Baginya, kemenangan ini bukan hanya sekadar prestasi, melainkan bukti bahwa target utamanya untuk mempertahankan gelar dapat terwujud.

“Yang pasti senang dan bangga karena target utama tercapai, yaitu mempertahankan Juara I dalam setiap kejuaraan. Tentunya mempertahankan itu bukanlah hal mudah, harus diimbangi dengan latihan rutin dan intens,” ujarnya.

Ketertarikan Qiya terhadap pencak silat dimulai sejak jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sebagai siswa di sekolah Muhammadiyah, ia mengikuti ekstrakurikuler Tapak Suci yang diwajibkan pihak sekolah. Dari latihan dasar, pelatih kemudian mulai mengarahkan Qiya untuk mengikuti kompetisi. Sejak saat itu, ia semakin menemukan passion dalam dunia pencak silat.

Menjelang kejuaraan, Qiya menjalani latihan intens yang bukan hanya dilakukan dalam hitungan bulan, melainkan akumulasi usaha selama bertahun-tahun. Di UAD, ia merasa sangat difasilitasi, khususnya melalui Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah Tapak Suci UAD.

“Saya selalu difasilitasi dari segi latihan, ruang untuk berlatih, waktu, hingga perlengkapan. Saat kejuaraan pun semuanya tetap difasilitasi,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa motivasi terbesarnya datang dari keluarga. “Dukungan orang tua dan keluarga membuat saya ingin terus membuktikan bahwa saya bisa berprestasi. Semoga jika Allah berkehendak, saya bisa sampai tingkat internasional,” harapnya.

Sebagai mahasiswa aktif, Qiya tetap mengutamakan kuliah. Ia mengatur waktu sedemikian rupa agar kegiatan akademik dan latihan tidak saling berbenturan.

“Jadwal kuliah itu tidak bisa diulang, tetapi latihan bisa disesuaikan. Untungnya jadwal latihan biasanya malam, jadi masih bisa saya manage,” jelasnya.

Baginya, tantangan terbesar justru berasal dari diri sendiri. Rasa malas sering muncul, tetapi selalu ia lawan demi disiplin waktu, pola hidup, dan kualitas latihan. Qiya menegaskan bahwa pencapaiannya tidak terlepas dari dukungan orang-orang di sekelilingnya. “Teman-teman, keluarga, dan dosen-dosen PBSI selalu mendukung dan memberi apresiasi di setiap kejuaraan yang saya ikuti,” katanya.

Qiya memberikan pesan penting terkhusus bagi mahasiswa yang ingin berprestasi di bidang nonakademik. “Mulailah tertib untuk diri kalian. Dalam olahraga, rajin latihan saja tidak cukup, harus diimbangi dengan pola hidup, pola makan, dan pola ibadah yang baik. Insyaallah semua proses akan dimudahkan dan hasilnya bermanfaat.”

Prestasi Qiya menjadi bukti bahwa mahasiswa UAD tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu bersinar dalam kancah nasional melalui dedikasi, kerja keras, dan dukungan lingkungan kampus. (Anove)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, FKIP, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dziqriya-Lissaada-Mahasiswa-Program-Studi-Pendidikan-Bahasa-dan-Sastra-Indonesia-PBSI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Dziqriya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-18 10:24:152025-12-18 10:24:15Qiya dan Perjuangannya di Tapak Suci
You might also like
BEM Farmasi UAD Kenalkan 10 Stars of Pharmacist
BK UAD Adakan Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual
Sumpah Dokter Periode II FK UAD 2025 Luluskan Dokter Baru
Pembukaan Turnamen Sepak Bola Piala Rektor UAD 2023
Majukan Ekonomi dan Kelestarian Lingkungan, KKN UAD Inisiasi Pengelolaan Sampah
Haflah Akhirussanah Persada UAD 2025: Menutup Perjalanan, Membuka Langkah Baru

TERKINI

  • Forsikip UAD Gelar Pelatihan Pengembangan Diri Lintas Kampus bagi Awardee KIP-Kuliah15/10/2026
  • Menjajaki Riset, Inovasi, dan Teknologi dari Academic Visit di Tiongkok15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Hadirkan Mesin Extruder untuk UKM Putri 21 Gunungkidul14/10/2026
  • KKN UAD Edukasi Siswa SMP Muhammadiyah Piyungan tentang Pencegahan Bullying14/10/2026
  • Menjaga Hafalan 30 Juz di Tengah Padatnya Perkuliahan14/10/2026

FEATURE

  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top