• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Fani Melani: Pelajaran Terpenting dari Kuliah Adalah Menjadi Pribadi yang Seimbang

06/08/2025/in Terkini /by Ard

Fani Melani, Wisudawan Terbaik Prodi Bisnis dan Jasa Makanan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Fani)

Tidak pernah membayangkan akan menjadi yang terbaik di antara rekan seangkatannya, Fani Melani, mahasiswi Program Studi Bisnis Jasa Makanan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengaku sangat bersyukur atas pencapaiannya. “Awalnya, saya hanya menargetkan bisa lulus tepat waktu, tidak pernah membayangkan akan menjadi lulusan terbaik,” ungkap Fani.

Lahir di Banjarnegara, Fani menyelesaikan studinya dalam waktu 3 tahun 8 bulan. Pencapaiannya bukanlah sesuatu yang mudah, apalagi ia menjalani pendidikan dengan latar belakang keluarga sederhana. Namun, justru kondisi itu menjadi pemacu semangatnya untuk maju. “Saya ingin menunjukkan bahwa dari desa pun, jika ada niat dan usaha, pasti ada jalan,” ujar Fani penuh keyakinan.

Dalam perjalanannya, Fani tidak hanya berjuang secara akademik, tetapi juga aktif dalam organisasi dan perlombaan. Ia dikenal aktif sebagai penerima Beasiswa Program Misi dan menjadi bagian dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) FEB UAD, tempat ia mengasah kepemimpinan dan manajemen organisasi. “Selama menjabat, saya dipercaya menjadi ketua bidang pertama di riset dan pengembangan keilmuan, lalu di bidang organisasi. Itu membentuk pola pikir dan strategi yang berbeda,” tuturnya.

Fani juga sempat mengukir prestasi nasional dengan meraih Juara I PKM-K dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah tingkat nasional. Di tengah kesibukannya, ia terbiasa mengatur waktu melalui jadwal mingguan dan skala prioritas. “Saya sudah terbiasa membagi waktu sejak awal kuliah, apalagi sejak menjadi mahasiswa beasiswa yang juga harus aktif di persyarikatan,” kata Fani.

Meskipun perjalanan akademiknya penuh dinamika, Fani merasa didampingi oleh banyak pihak. Ia menyebutkan peran penting orang tua, almarhum Pembina SMK-nya, rekan-rekan kontrakan yang saling menguatkan, serta para dosen yang memberikan dukungan luar biasa. “Saya sangat berterima kasih kepada Ibu Marsudi Endang Sri Rejeki selaku dosen pembimbing skripsi saya. Beliau sangat mendukung, membimbing dengan cepat dan penuh perhatian, sehingga membuat proses skripsi justru menjadi pengalaman yang menyenangkan,” ujarnya.

Lebih dari sekadar pencapaian nilai, Fani menyebut bahwa pelajaran terpenting selama kuliah di UAD adalah bagaimana menjadi pribadi yang seimbang. “Saya merasa perjalanan ini bukan hanya tentang bekal dunia, tetapi juga akhirat. Berkuliah di UAD memberi saya lebih dari yang saya harapkan,” tutupnya. (Adi)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Fani-Melani-Wisudawan-Terbaik-Prodi-Bisnis-dan-Jasa-Makanan-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Fani.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-06 10:45:152025-08-06 10:45:15Fani Melani: Pelajaran Terpenting dari Kuliah Adalah Menjadi Pribadi yang Seimbang

Wisuda Periode IV, UAD Luluskan 1.158 Mahasiswa

02/08/2025/in Terkini /by Ard

Prosesi Wisuda oleh Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2024/2025 pada Sabtu, 2 Agustus 2025, bertempat di Jogja Expo Center (JEC). Sebanyak 1.158 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan resmi dikukuhkan sebagai lulusan UAD.

Adapun rincian lulusan terdiri atas 8 lulusan Sarjana Terapan, 1.066 Sarjana, 83 Magister, dan 1 Doktoral. Sebanyak 859 di antaranya berhasil meraih predikat cum laude dan 54 wisudawan terbaik dari berbagai program studi mendapat kehormatan diwisuda langsung oleh Rektor dan Wakil Rektor Bidang Akademik.

Prosesi wisuda juga diwarnai momen haru saat UAD memberikan penghormatan khusus kepada almarhumah Faradhita Widaswari Smaniedo, wisudawan anumerta dari Program Studi S-1 Fisika. Prosesi dilakukan secara simbolis dan ijazah diserahkan kepada kakaknya, Bunga Dyah Indah, sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan almarhumah dalam menempuh pendidikan. Selain itu, UAD turut memfasilitasi prosesi wisuda daring bagi tujuh wisudawan yang tidak dapat hadir secara langsung guna memastikan partisipasi penuh bagi seluruh lulusan.

Salah satu momen inspiratif adalah saat Mufti Putri Dewi Buana, S.I.Kom., wisudawan berprestasi, menyampaikan kesan dan pesannya. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya keberanian bermimpi dan ketekunan dalam perjuangan. “Dulu, saya bertanya, ‘Keluarga yang kurang mampu, memangnya bisa, ya, berkuliah?’ Saat itu rasanya mustahil. Tetapi, hari ini, saya berdiri di sini sebagai bukti nyata bahwa kemustahilan bisa ditaklukkan. Melalui beasiswa KIP-Kuliah, UAD membuka jalan dan menjadi ruang pengalaman yang sangat berarti dalam hidup saya,” ungkapnya penuh haru.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen dan seluruh sivitas akademika UAD yang telah menciptakan lingkungan belajar yang mendidik sekaligus menghargai setiap proses pencarian ilmu.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., dalam pidato wisudanya menekankan bahwa wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan menuju dunia profesional yang penuh tantangan. “Momentum wisuda ini adalah titik tolak untuk memasuki dunia nyata. Kini saatnya Saudara mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tuturnya.

Prof. Muchlas juga berpesan agar seluruh lulusan terus menjaga nilai-nilai integritas, profesionalisme, serta semangat Islam berkemajuan yang telah ditanamkan selama masa studi di UAD. Tak lupa, Rektor menyampaikan terima kasih kepada orang tua dan keluarga wisudawan atas kepercayaan yang diberikan kepada UAD, serta kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan atas dedikasi mereka dalam membimbing mahasiswa hingga sukses di titik kelulusan.

Selanjutnya, juga dilakukan penyematan pin alumni secara simbolis oleh Ketua Keluarga Alumni Universitas Ahmad Dahlan (Kamada), Purnomo, S.T., M.M., kepada perwakilan wisudawan. Penyematan tersebut menjadi penanda resmi bergabungnya para lulusan dalam jejaring alumni UAD. (Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prosesi-Wisuda-oleh-Rektor-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-02 15:03:022025-08-02 15:03:48Wisuda Periode IV, UAD Luluskan 1.158 Mahasiswa

Mahasiswa UAD Raih Juara II dalam Ajang Social Business Pitch Presentation

31/07/2025/in Prestasi /by Ard

Tim Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Peraih 2nd Winner Social Bussines Pitch Presentation (Foto. Isna)

Tim mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang diketuai oleh M. Analta Gibransyah (Ilmu Hukum 2024) dan beranggotakan Isna Rodiana Munawaroh (Pendidikan Bahasa Inggris 2024) serta Luthfan Aulia Fathan (Sastra Inggris 2023) berhasil meraih juara II dalam Social Business Pitch Presentation Competition. Kompetisi ini merupakan bagian dari rangkaian 2nd International Economic Fair 2025 yang digelar oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UAD.

Tim mengangkat karya inovasi “GENIE (General Enabler for Needs, Instructions & Errands): Your Wish is Our Command”. GENIE merupakan sebuah platform layanan asisten digital yang menyediakan semua permintaan konsumen, mulai dari pengerjaan tugas, transportasi, membersihkan rumah, hingga kebutuhan harian lainnya.

Kompetisi yang dilaksanakan secara daring ini berlangsung pada 6–9 Juli 2025, meliputi proses pendaftaran, pengumpulan karya, hingga pengumuman pemenang. Selain itu, terdapat juga bazar di Kampus I-A UAD yang menjadi bagian dari rangkaian 2nd International Economic Fair 2025.

Isna mengutarakan persiapan kompetisi yang dilakukan oleh timnya. “Kami berkumpul dan melakukan persiapan sebagai tim selama enam hari sebelum tenggat waktu. Prosesnya meliputi penentuan ide dan konsep selama satu hari, menyunting materi, logo, dan konten dalam tiga hari, serta pengambilan (take) video dan penyuntingan (editing) pada hari terakhir,” ujarnya dalam sesi wawancara.

Isna juga mengungkapkan perasaannya. “Awalnya, saya ragu untuk mengikuti kegiatan ini karena merasa skill saya belum cukup. Tetapi, dengan dorongan dari tim, saya memutuskan bergabung dan belajar bersama mereka,” tutupnya. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Peraih-2nd-Winner-Social-Bussines-Pitch-Presentation-Foto.-Isna.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-31 09:34:332025-07-31 09:34:33Mahasiswa UAD Raih Juara II dalam Ajang Social Business Pitch Presentation

Tim PESTAFOOD UAD Raih Dua Penghargaan pada Ajang Studentpreneur Bootcamp 2025

25/07/2025/in Prestasi /by Ard

Tim PESTAFOOD Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Peraih Dua Penghargaan pada Ajang Studentpreneur Bootcamp 2025 (Foto. Arya)

Tim PESTAFOOD dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Studentpreneur Bootcamp 2025. Kompetisi kewirausahaan tingkat nasional yang berlangsung pada 19–22 Juli 2025 ini diselenggarakan oleh Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator PTMA. Dalam ajang tersebut, tim PESTAFOOD sukses meraih dua penghargaan sekaligus, yaitu Juara II Business Matching Kategori Kuliner Kemasan dan Juara III Stan Terbaik.

Arya Eka Putra (D-4 Bisnis Jasa Makanan) dan Andi Bintang Toar D. (S-1 Informatika) tampil solid sebagai tim PESTAFOOD. Mereka memperkenalkan Indoflakes, sereal sehat berbahan dasar umbi porang lokal, yang mengusung konsep pangan fungsional dan berkelanjutan. Inovasi produk yang unik, manfaat kesehatan yang jelas, serta kemasan yang menarik berhasil memukau para juri dan pengunjung.

“Kami menyiapkan semuanya secara detail, mulai dari proposal, video profil, desain stan, hingga pitching. Kuncinya ada pada kolaborasi yang kuat dan strategi komunikasi yang tepat,” ujar Arya saat diwawancarai. Ia menambahkan bahwa kekuatan ide dan kepercayaan diri saat presentasi turut mendorong timnya tampil unggul di tengah puluhan peserta dari berbagai kampus.

Keikutsertaan mereka di ajang ini juga membawa pengalaman berharga. “Bootcamp ini memberi kami pelajaran langsung dari para mentor, melatih mental kompetitif, dan membuka jejaring baru. Kami sangat bersyukur bisa membawa pulang dua penghargaan,” ungkap Arya. Ia pun mengajak mahasiswa lain untuk berani melangkah. “Jangan ragu untuk ikut kompetisi seperti ini. Justru dari proses dan tantangan itulah kita bisa berkembang dan menemukan potensi terbaik diri sendiri,” tuturnya.

Setelah meraih dua penghargaan nasional, tim PESTAFOOD berkomitmen mengembangkan Indoflakes ke tingkat yang lebih tinggi. Mereka mulai merancang strategi digital marketing dan menargetkan ekspansi ke pasar ekspor. Melalui inovasi berkelanjutan dan kebanggaan terhadap potensi lokal, tim ini siap menjadikan Indoflakes sebagai ikon pangan sehat asal Indonesia. Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa UAD terus melahirkan mahasiswa yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu bersaing dan berkontribusi secara nyata di tingkat nasional maupun global. (Risa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PESTAFOOD-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Peraih-Dua-Penghargaan-pada-Ajang-Studentpreneur-Bootcamp-2025-Foto.-Arya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-25 11:28:212025-07-25 11:28:21Tim PESTAFOOD UAD Raih Dua Penghargaan pada Ajang Studentpreneur Bootcamp 2025

KSPM UAD Gelar Seminar “Investor Lab” untuk Asah Literasi Saham Mahasiswa

14/07/2025/in Terkini /by Ard

Seminar “Investor Lab” oleh KSPM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KSPM UAD)

Kelompok Studi Pasar Modal Universitas Ahmad Dahlan (KSPM UAD) kembali menyelenggarakan seminar edukatif bertajuk “Investor Lab: Eksperimen dan Analisis dalam Dunia Saham”. Acara yang berlangsung di Auditorium Kampus I-A UAD ini diikuti oleh ratusan mahasiswa lintas program studi dan diselenggarakan pada Jumat, 4 Juli 2025.

Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan analisis investasi di kalangan mahasiswa, khususnya dalam memahami dinamika pasar modal berbasis data dan praktik langsung.

Hadir sebagai keynote speaker adalah Agnes Sindhunita Kusumastuti, Executive Trainer Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (KP BEI) Yogyakarta. Ia membawakan materi seputar berbagai produk pasar modal, mulai dari saham, obligasi, reksa dana, hingga instrumen derivatif. Ia juga menyoroti pengaruh inflasi terhadap nilai investasi serta pentingnya pemahaman struktur dan regulasi pasar modal di Indonesia.

“Per 1 Juli 2025, terdapat lebih dari 900 emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Ini adalah peluang besar bagi generasi muda untuk ikut memiliki bisnis dan berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Agnes dalam pemaparannya.

Sesi berikutnya diisi oleh Hery Gunawan Muhamad, S.IP., M.E., CES., selaku Kepala Divisi Syariah FAC Sekuritas, yang membahas strategi analisis saham berbasis prinsip syariah. Ia juga mengajak peserta untuk memahami penggunaan data historis dalam pengambilan keputusan investasi, terutama dalam konteks perkembangan pasar modal syariah yang semakin diminati oleh generasi muda Muslim.

Sepanjang acara, antusiasme peserta terlihat tinggi. Banyak mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan mengenai teknik pemilihan saham, strategi menghadapi volatilitas pasar, hingga tantangan menjadi investor pemula.

Dalam sambutannya, Ahmad Rizal Solihuddin, selaku Direktur Pembina Galeri Investasi UAD, menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta dan panitia. Ia menegaskan pentingnya literasi pasar modal sebagai bekal menghadapi dunia profesional dan kewirausahaan.

“Pemahaman yang baik tentang pasar modal akan menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk bersaing di dunia kerja maupun membangun usaha sendiri. Seminar seperti ini menjadi langkah awal yang strategis,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, KSPM UAD menegaskan perannya sebagai fasilitator literasi finansial kampus, sekaligus komitmennya dalam membentuk generasi muda yang melek investasi dan siap menjadi investor cerdas di era ekonomi digital. (Aly/Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-Investor-Lab-oleh-KSPM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KSPM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-14 09:53:502025-07-14 09:53:50KSPM UAD Gelar Seminar “Investor Lab” untuk Asah Literasi Saham Mahasiswa

Langkah Berani Arya Eka Putra: Dari Keraguan Menjadi Juara I Pilmapres LLDikti V

10/07/2025/in Prestasi /by Ard

Arya Eka Putra, Mahasiswa Prodi Bisnis Jasa Makanan angkatan 2023 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Peraih Juara 1 Pilmapres LLDikti V (Foto. Arya)

Keberhasilan tidak selalu bermula dari keyakinan penuh, kadang justru lahir dari keraguan yang dijawab dengan keberanian. Hal inilah yang dialami Arya Eka Putra, mahasiswa Program Studi Bisnis Jasa Makanan angkatan 2023 Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Melalui proses panjang dan penuh tantangan, Arya berhasil meraih “Juara I Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tingkat Wilayah LLDikti V Kategori Diploma”, sekaligus menjadi wakil UAD yang mengharumkan nama kampus di tingkat wilayah.

Capaian ini menjadi prestasi membanggakan bagi Universitas Ahmad Dahlan, sekaligus membuktikan konsistensi UAD dalam mencetak mahasiswa unggul dan berdaya saing. Sebagai wakil kampus, Arya tampil tidak hanya membawa karya inovatif, tetapi juga mencerminkan semangat mahasiswa vokasi UAD yang penuh dedikasi dan integritas.

Aktif dalam perkuliahan dan organisasi seperti HMPS BISMA serta Culinary Startup Community, Arya menunjukkan bahwa mahasiswa vokasi pun mampu bersaing dan bersinar. Perjalanan Arya dimulai sejak seleksi tingkat program studi dan fakultas pada Oktober hingga November. Setelah melalui berbagai pelatihan dan seleksi ketat di tingkat universitas, ia resmi menjadi wakil UAD pada Pilmapres Kategori Diploma.

“Awalnya saya ragu karena merasa belum cukup layak. Tetapi, saat melihat kakak tingkat berdiri di atas panggung membawa nama kampus, saya tergerak. Saya pun berpikir, saya ingin mencoba,” ungkap Arya mengenang momen awalnya terjun dalam ajang prestisius ini.

Proses menuju tingkat wilayah bukanlah jalan yang mudah. Arya harus menyusun proposal produk inovatif dalam waktu singkat, menjalani pembinaan intensif, dan tetap menjalankan tanggung jawab akademik serta organisasi. Dalam proses ini, ia tidak sendiri. Tiga dosen pembina universitas: Nur Rifai Akhsan, Retnosyari Septiyani, dan Patria Handung Jaya, serta tim mentor dari OSCOM UAD menjadi pilar penting keberhasilannya. Arya juga mendapat bimbingan dari Dr. agr. Ir. Adhita Sri Prabakusuma, S.P., M.Sc., IPM., dalam penguatan produk inovatif.

Tak hanya dari lingkungan kampus, dukungan dari keluarga dan sahabat juga menjadi kekuatan besar baginya. “Keluarga saya: ayah, ibu, dan adik, yang selalu menjadi semangat saya. Teman seperjuangan saya, Andi Bintang, juga selalu ada untuk berdiskusi dan saling mendukung,” tambahnya.

Penilaian dalam Pilmapres meliputi presentasi produk inovatif, wawancara capaian unggulan, dan speech Bahasa Inggris. Semua ini menjadi ajang unjuk kemampuan dan ketangguhan mental bagi Arya. Salah satu momen paling berkesan baginya adalah saat bertemu peserta lain dari berbagai universitas di Yogyakarta dalam seleksi tingkat wilayah.

“Saya bertemu banyak mahasiswa hebat dengan latar belakang luar biasa. Suasananya suportif dan itu justru membuat saya lebih percaya diri untuk menampilkan yang terbaik,” ujarnya.

Kemenangan ini bukan hanya tentang trofi dan gelar, melainkan juga tentang proses, pembelajaran, dan pertumbuhan diri. Arya berharap apa yang ia raih bisa menjadi motivasi untuk mahasiswa lainnya. “Jangan tunggu sempurna untuk memulai. Kadang kita merasa belum cukup siap, tetapi justru dari keberanian untuk mencoba, kita akan tahu sejauh mana potensi kita. Kesempatan tidak datang dua kali, maka manfaatkan setiap peluang yang ada,” pesannya dengan penuh makna.

Arya juga berharap tradisi juara Pilmapres di UAD bisa terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi generasi mahasiswa berikutnya. “Saya hanya membawa cerita kecil. Tetapi, jika cerita ini bisa menginspirasi satu orang saja untuk berani melangkah, maka itu sudah cukup berarti,” tutupnya. (Risa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Arya-Eka-Putra-Mahasiswa-Prodi-Bisnis-Jasa-Makanan-angkatan-2023-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Peraih-Juara-1-Pilmapres-LLDikti-V-Foto.-Arya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-10 11:27:282025-07-10 11:27:28Langkah Berani Arya Eka Putra: Dari Keraguan Menjadi Juara I Pilmapres LLDikti V

Dari Konsep ke Aksi: Workshop OBE AFEB PTMA Hasilkan Peta Jalan Implementasi Kurikulum

28/06/2025/in Feature /by Ard

Peserta Workshop OBE AFEB PTMA di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas FEB)

Rangkaian Workshop Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang diinisiasi oleh Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (AFEB PTMA) telah resmi berakhir pada Rabu, 18 Juni 2025, bertempat di Ruang Serbaguna Lantai 10 Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Hari kedua sekaligus penutup workshop difokuskan pada penguatan aspek teknis, praktik penyusunan dokumen, serta integrasi standar internasional ke dalam kurikulum.

Pada sesi kelima, Prof. Dr. Naelati Tubastuvi membedah strategi penyusunan asesmen dan rubrik. Menurutnya, penilaian dalam kerangka OBE harus mencerminkan pencapaian konkret mahasiswa dan tidak lagi sebatas angka. Ia mencontohkan berbagai pendekatan seperti studi kasus, presentasi bisnis, hingga peer review untuk mengukur nilai-nilai etik dan karakter Islami.

“Rubrik yang baik tidak hanya krusial untuk akreditasi, tetapi juga menjadi alat refleksi untuk peningkatan mutu berkelanjutan,” tegasnya.

Sesi kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung, di mana peserta didampingi oleh Prof. Naelati untuk menyusun draf dokumen kurikulum. Mulai dari menurunkan profil lulusan hingga memetakan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) ke mata kuliah, diskusi kelompok berlangsung dinamis. Setiap tim juga mempresentasikan hasilnya dan mendapatkan umpan balik konstruktif, sebuah proses yang dinilai sangat membantu dalam memahami tantangan implementasi di lapangan.

Sesi pamungkas menghadirkan Dr. Sartini Wardiwiyono, S.E., M.S.Acc., Ph.D., Ak., dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang berbagi praktik terbaik tentang integrasi Standar Pendidikan Internasional (International Education Standards). Ia memaparkan bagaimana benchmarking terhadap standar global seperti Association to Advance Collegiate Schools of Business (AACSB) menjadi dasar untuk mereformulasi CPL agar lulusan siap bersaing secara global.

“Kurikulum harus berpijak pada kebutuhan dunia nyata, namun tetap membumi pada nilai-nilai keislaman yang menjadi karakter institusi Muhammadiyah,” tegas Dr. Sartini.

Workshop secara resmi ditutup oleh Ketua AFEB PTMA, Prof. Rizal Yaya, S.E., M.Sc., Ph.D., Ak., CA., CRP. Dalam sambutannya, ia berharap kegiatan ini menjadi batu loncatan untuk transformasi kurikulum dan peningkatan mutu pendidikan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah secara kolektif. Dengan demikian, para peserta tidak hanya pulang membawa draf dokumen kerja, tetapi juga semangat kolaborasi dan komitmen baru untuk mewujudkan kurikulum yang unggul, relevan, dan berorientasi pada luaran. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Peserta-Workshop-OBE-AFEB-PTMA-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-FEB.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-28 10:34:052025-06-28 10:34:05Dari Konsep ke Aksi: Workshop OBE AFEB PTMA Hasilkan Peta Jalan Implementasi Kurikulum

Merancang Sistem Akademik yang Terintegrasi dalam Semangat OBE

27/06/2025/in Terkini /by Ard

Sesi Perancangan RPS Berbasis OBE pada Workshop Kurikulum OBE di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Septia)

Setelah membahas desain dan perancangan, sesi keempat Workshop Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (AFEB PTMA) yang berlangsung di Ruang Serbaguna Lantai 10 Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengajak peserta untuk melihat ekosistem pendukungnya, yang meliputi sistem evaluasi, struktur organisasi, dan peran sumber daya manusia. Sesi ini menekankan bahwa kurikulum yang unggul membutuhkan sistem akademik yang fungsional.

Masih bersama dengan Prof. B.M. Purwanto, M.B.A., Ph.D., sesi ini dibuka dengan penekanan pada pentingnya rubrik asesmen, terutama untuk kompetensi yang bersifat kompleks seperti kerja tim, komunikasi, dan kepemimpinan. Rubrik tidak lagi bersifat generik, melainkan harus dirancang khusus, berbasis konteks, dan diturunkan langsung dari Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Instrumen asesmen harus memungkinkan dosen melihat bukan hanya hasil akhir, tetapi juga proses mahasiswa dalam mencapai kompetensinya, baik di dalam kelas, proyek, hingga program seperti PKM.

Namun, instrumen evaluasi yang canggih sekalipun tidak akan berarti tanpa struktur organisasi yang solid. Sesi ini menyoroti peran sentral komite kurikulum sebagai otak dari pengembangan, evaluasi, hingga inovasi pembelajaran.

Prof. Purwanto menekankan pentingnya kerja tim dalam pengelolaan kurikulum. “Kaprodi tidak boleh bekerja sendirian,” ujarnya.

“Dibutuhkan tim solid yang terdiri dari komite kurikulum, unit penjaminan mutu, dosen senior, bahkan praktisi untuk memastikan kurikulum tetap hidup dan relevan,” tegasnya.

Sebagai penutup, sesi ini menyajikan berbagai contoh praktik baik, seperti penggabungan mata kuliah menjadi blok kompetensi, penyesuaian konten berbasis masukan industri, hingga integrasi sistem akademik melalui teknologi informasi untuk memudahkan pemantauan.

Pesan kuat dari sesi ini adalah membangun kurikulum berbasis OBE bukan hanya soal dokumen dan konsep, melainkan soal membangun sistem yang hidup. Dibutuhkan kolaborasi tim, struktur yang lincah, serta komitmen berkelanjutan untuk mengelola pembelajaran secara strategis. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sesi-Perancangan-RPS-Berbasis-OBE-pada-Workshop-Kurikulum-OBE-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Septia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-27 13:52:482025-06-27 13:52:48Merancang Sistem Akademik yang Terintegrasi dalam Semangat OBE

Merancang Kompetensi Mahasiswa Lewat Pendekatan Backward Design

27/06/2025/in Terkini /by Ard

Sesi Penyusunan CPMK dan Pemetaan CPL pada Workshop Kurikulum OBE di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Septia)

Memasuki sesi ketiga, Workshop Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (AFEB PTMA) yang berlangsung di Ruang Serbaguna Lantai 10 Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) semakin mendalami aspek teknis perancangan kurikulum. Dipandu oleh pemateri Prof. B.M. Purwanto, M.B.A., Ph.D., sesi kali ini mengupas tuntas pendekatan backward design (desain mundur). Para peserta diajak untuk menyadari bahwa kunci perancangan kurikulum yang efektif bukan terletak pada “apa yang diajarkan,” melainkan “siapa yang ingin dihasilkan.”

Pendekatan backward design membalik logika pendekatan konvensional. Prosesnya dimulai dengan mendefinisikan tujuan akhir (profil lulusan), kemudian ditarik mundur untuk menentukan capaian pembelajaran (CPL), struktur mata kuliah, hingga metode evaluasinya.

“Kita harus tahu dulu pelabuhan tujuannya, baru kita rancang kapal dan rute perjalanannya,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa setiap mata kuliah dalam struktur kurikulum harus memiliki kontribusi yang jelas dan terukur terhadap kompetensi lulusan. Untuk memetakannya, diperkenalkan konsep IPM: Introduce (memperkenalkan), Practice (melatih), dan Mastery (menguasai). Melalui pemetaan ini, sebuah kompetensi tidak harus dituntaskan dalam satu mata kuliah, tetapi dapat diperkenalkan, dilatih, dan dimatangkan secara bertahap sepanjang perjalanan studi mahasiswa.

Lebih jauh, sesi ini juga membahas evaluasi pembelajaran yang holistik, tidak hanya mengandalkan ujian tulis, tetapi juga penilaian berbasis performa (performance-based assessment) dan refleksi. Dalam merumuskan learning outcome yang terukur, peserta diajarkan cara menggunakan kerangka ABCD (Audience, Behavior, Condition, Degree).

Sesi ketiga ini memberikan pemahaman bahwa menyusun kurikulum OBE bukan sekadar aktivitas administratif dalam membuat daftar mata kuliah. Ini adalah sebuah proses merancang peta perjalanan pembelajaran mahasiswa yang koheren dari awal hingga akhir, dengan hasil yang terukur, relevan, dan mampu menjawab tantangan zaman. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sesi-Penyusunan-CPMK-dan-Pemetaan-CPL-pada-Workshop-Kurikulum-OBE-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Septia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-27 13:46:052025-06-27 13:46:05Merancang Kompetensi Mahasiswa Lewat Pendekatan Backward Design

Memahami Filosofi OBE: Menggeser Fokus Pendidikan ke Arah Kompetensi dan Dampak Nyata

27/06/2025/in Feature /by Ard

Prof. B.M. Purwanto, M.B.A., Ph.D., sebagai narasumber pada Materi Pengantar dan Landasan Filosofi Kurikulum OBE di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas FEB)

Di tengah pesatnya tuntutan dunia kerja dan perubahan global, pendidikan tinggi ditantang untuk terus bergerak dari sekadar mencetak lulusan berijazah menuju generasi kompeten yang berdampak secara nyata. Sesi pertama Workshop Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (AFEB PTMA) pada Selasa, 17 Juni 2025, bertempat di Ruang Serbaguna Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menjadi ajang penting untuk mengurai landasan filosofis OBE secara mendalam.

Prof. B.M. Purwanto, M.B.A., Ph.D., sebagai narasumber pada sesi kali ini, mengupas secara kritis bagaimana perguruan tinggi harus bertransformasi. Ia menekankan bahwa akuntabilitas pendidikan saat ini bukan sekadar tentang jumlah lulusan, tetapi juga kompetensi aktual yang mahasiswa miliki dan kontribusi nyata mereka terhadap masyarakat. “Kita terlalu lama sibuk menghitung input dan proses, padahal yang seharusnya kita soroti adalah outcome, bahkan impact,” ujarnya dengan tegas.

Konsep OBE dipaparkan sebagai sistem pendidikan berbasis hasil belajar yang terukur dan relevan. Pendidikan tidak lagi hanya dinilai dari apa yang diajarkan dosen, tetapi juga dinilai berdasarkan apa yang dapat dilakukan mahasiswa setelah lulus. Beliau juga menyampaikan bahwa saat ini dunia sudah bergerak ke arah impact-based education, yaitu pendidikan yang tidak hanya menghasilkan kompetensi, tetapi juga memberikan dampak sosial.

Ia juga menyoroti pentingnya menyelaraskan visi, misi, strategi, dan sumber daya dalam penyusunan kurikulum. Visi tanpa strategi adalah angan, dan strategi tanpa fondasi nilai tidak akan menjadi apa-apa. Oleh karena itu, seluruh proses pendidikan perlu berakar pada nilai-nilai khas lembaga, termasuk nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan di PTMA.

Dengan gaya penyampaian yang inspiratif, beliau mengajak para peserta untuk merenung: “Apakah kita sedang mendesain lulusan yang mampu berpikir kritis, beradaptasi, dan memberi kontribusi nyata atau hanya sekadar mengejar akreditasi?”

Sesi ini tidak hanya menjadi momen berbagi ilmu, tetapi juga ruang diskusi bagi para pengelola Perguruan Tinggi Muhammadiyah untuk kembali pada hakikat pendidikan, yaitu menumbuhkan manusia seutuhnya yang siap menghadapi dunia. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-B.M.-Purwanto-M.B.A.-Ph.D.-sebagai-narasumber-pada-Materi-Pengantar-dan-Landasan-Filosofi-Kurikulum-OBE-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-FEB.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-27 13:39:492025-06-27 13:39:49Memahami Filosofi OBE: Menggeser Fokus Pendidikan ke Arah Kompetensi dan Dampak Nyata
Page 3 of 12‹12345›»

TERKINI

  • UAD Mewisuda 2.130 Mahasiswa pada Wisuda Periode I TA 2026/202702/11/2026
  • HISKI UAD Luncurkan Antologi Puisi di KIK ke-3502/11/2026
  • Gelar Karya PPG UAD Pamerkan 30 Projek Kepemimpinan30/10/2026
  • FKIP UAD Gelar Pelepasan Calon Wisudawan Periode I 2026/202730/10/2026
  • UAD dan UNJAYA Kembangkan Robot Pemilah Sampah Untuk Bangun Ekosistem Ekonomi Hijau Di Parangtritis Bantul30/10/2026

PRESTASI

  • Futsal UAD Raih Juara 1 Liga Futsal Kampus Yogyakarta 202602/11/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Juara I Seni Beregu Putri di POMDA DIY 202629/10/2026
  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026

FEATURE

  • Menanggapi Musibah dari Perspektif Islam30/10/2026
  • Gelar Dokter adalah Awal dari Pengabdian27/10/2026
  • Menjadi Orang Tua Dimulai Sebelum Anak Hadir26/10/2026
  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top