• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Pancasila sebagai Darul Ahdi Wa Syahadah

31/08/2022/in Terkini /by Ard

Program Sekolah Kebangsaan oleh Prodi PPKn Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Widya)

Sekolah Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), diawali dengan materi pertama yang disampaikan oleh Hasnan Bachtiar mengenai Pancasila sebagai Darul Ahdi Wa Syahadah.

Hasnan mengatakan, Pancasila memiliki kontribusi yang lebih signifikan untuk membangun peradaban kemanusiaan yang begitu luhur. Ia juga mengutip pendapat profesor ahli hukum internasional dari universitas di Belgia yang menyatakan bahwa ada tiga ciri khas untuk menentukan suatu negara. Rakyat, tanah atau biasa disebut teritori, dan pemerintahan yang efektif. Ketiganya ini sangatlah penting untuk menjamin kedaulatan. Indonesia sebagai negara yang berdiri sendiri tentu membutuhkan sebuah kedaulatan. Dalam mencapai kedaulatan itu maka dibutuhkan sebuah ideologi.

Indonesia memiliki ideologi Pancasila yang digali langsung melalui nilai-nilai luhur masyarakat Indonesia itu sendiri. Dewasa ini ideologi Pancasila sering kali mengalami ancaman mulai dari adanya ideologi Islam ataupun ideologi yang lain. Islam kerap dijadikan sebagai alat politik untuk mendapatkan kursi kekuasaan. Beberapa kelompok yang menyatakan dirinya anti-Pancasila berusaha mengganti negara Indonesia untuk dijadikan negara Islam, yang artinya merujuk pada negara yang menggunakan serta menerapkan hukum Islam.

Hasnan juga menjelaskan pandangan Muhammadiyah mengenai Indonesia yang merupakan negara Pancasila, yang kemudian negara Pancasila dipandang sebagai negara Darul Ahdi Wa Syahadah pada muktamar ke-47 di Makassar tahun 2015 lalu.

“Darul Ahdi berarti negara konsensus atau negara hasil musyawarah, kesepakatan, ijma dari seluruh anak bangsa tanpa memandang agama, suku, bahasa, etnis, ataupun warna kulit. Sementara Darusyahadah adalah, dengan hal yang disepakati serta segala kekayaan perbedaan yang dimiliki, kita bahu-membahu membangun bangsa dan negara sebagai komitmen dalam proses pembangunan peradaban kemanusiaan yang unggul,” jelasnya.

Ketika membangun Darul Ahdi Wa Syahadah, Muhammadiyah berijtihad secara kolektif dan interdisipliner, mengupayakan teologisasi demokrasi, mengupayakan objektivikasi dan substansialisasi doktrin Islam untuk memperkuat makna demokrasi. Tentunya hal tersebut berdasarkan Islam berkemajuan atau manhaj, serta menggunakan pendekatan bayani, burhani, irfani, dan lintas disipliner. Metode yang digunakan pun berorientasi pada kemaslahatan umum, menjunjung Hak Asasi Manusia (HAM), dan permuliaan alam. (wid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Program-Sekolah-Kebangsaan-oleh-Prodi-PPKn-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Widya-e1661484794856.jpg 714 1387 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-08-31 08:06:232022-08-31 08:06:23Pancasila sebagai Darul Ahdi Wa Syahadah

Prodi BK UAD Adakan Seminar Antar Bangsa

30/08/2022/in Terkini /by Ard

Seminar Antar Bangsa oleh Prodi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Humas UAD)

Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar acara bertajuk “Seminar Antar Bangsa” pada Sabtu, 27-08-2022. Bertempat di Amphitarium Gedung Utama Kampus IV UAD, acara dihadiri dengan antusias oleh dosen dan mahasiswa BK UAD.

Selaras dengan tajuknya, seminar ini mengundang tiga narasumber dari tiga negara berbeda. Mereka adalah Prof. Darcy Haag Granello, Ph.D., LPCC-S. dari Ohio State University, USA, Prof. Madya Dr. Aslina binti Ahmad dari Universiti Pendidikan Sultan Idris, Malaysia, dan Dr. Dody Hartanto, M.Pd. dari Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Muhammad Sayuti, S.Pd., M.Pd., M.Ed. secara resmi membuka kegiatan seminar. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa ini merupakan kesempatan berharga untuk saling bertukar pengetahuan dan pengalaman. “Dengan kunjungan dari para profesor ini, semoga bisa memberikan kita energi baru. Sekaligus juga menjadi sebuah sinyal bagi kita untuk menguatkan hubungan baik antar kedua belah pihak,” papar Sayuti.

Dengan dimoderatori oleh Ajar Pradika Ananta Tur, S.S., M.A., Prof. Granello berkesempatan menyampaikan materinya pertama kali. Ia membahas tentang konseling sebagai fondasi untuk membentuk identitas profesional. Granello mengungkapkan bahwa konseling adalah mempercayai kebaikan akan selalu ada dan berusaha untuk menjadi kebaikan itu sendiri. Belajar menjadi seorang konselor adalah proses belajar seumur hidup.

“Daripada hanya menyoroti kesalahan atau keburukan, konseling hari ini baiknya difokuskan pada kelebihan yang akan membantu individu untuk membangun identitasnya,” imbuh Granello.

Materi kedua disampaikan oleh Prof. Aslina yang membahas tentang psychological well-being atau kesejahteraan psikologis. Ia menggarisbawahi bahwa perubahan drastis banyak dirasakan dalam segala aspek karena pandemi melanda. Hal ini kemudian membawa dampak psikologis dalam lini kehidupan. Salah satu yang paling bisa dirasakan adalah bagaimana kita makin bergantung dengan gawai. Banyak dari kita yang terkena imbasnya seperti nomophobia, FOMO (Fear of Missing Out), dan cyberbullying.

Pembahasan terakhir diisi oleh Dody yang menyampaikan tentang konseling dalam paradigma baru setelah pandemi. Hampir senada dengan Aslina, Dody juga menyatakan bahwa pandemi telah membawa dampak besar seperti meningkatnya depresi dan angka pengangguran di Indonesia. Tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah hilangnya karakter (character loss) pada generasi muda. “Kehilangan kesempatan belajar bisa dikejar dalam tiga atau empat tahun, tetapi character loss jelas tidak bisa,” tandas Dody.

Dengan durasi selama kurang lebih tiga jam, mahasiswa diharapkan bisa menyerap ilmu baru agar siap menjadi konselor yang baik di masa depan. Selain materi yang komprehensif, acara juga dimeriahkan dengan penampilan vokal dari beberapa mahasiswa BK UAD. (tsa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-Antar-Bangsa-oleh-Prodi-Bimbingan-dan-Konseling-BK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Humas-UAD.jpg 1666 2500 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-08-30 12:19:542022-08-30 12:19:54Prodi BK UAD Adakan Seminar Antar Bangsa

PPKn UAD Adakan Sekolah Kebangsaan

26/08/2022/in Terkini /by Ard

Program Sekolah Kebangsaan oleh Prodi PPKn Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Widya)

Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada 10–12 Agustus 2022 adakan Sekolah Kebangsaan. Sekolah Kebangsaan merupakan salah satu kegiatan akademik dalam rangka sosialisasi sekaligus promosi Program Studi PPKn UAD kepada masyarakat, kemudian sasarannya adalah para siswa, mahasiswa, guru, dosen, serta para profesional lainnya. Dalam pelaksanaannya, PPKn UAD bekerja sama dengan komunitas mahasiswa Lingkar Studi Kewarganegaraan serta bermitra dengan Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Muhammadiyah Makassar.

Kegiatan Sekolah Kebangsaan ini merupakan kali kedua yang diselenggarakan oleh Program Studi PPKn UAD. Pada tahun pertama, mereka mengambil tema “Membumikan Pancasila” dengan luaran berupa bunga rampai esai yang ditulis oleh peserta dan selanjutnya dicetak menjadi buku. Lalu pada tahun 2022, kegiatan kembali digelar dengan mengangkat tema “Mengokohkan Semangat Kebangsaan Generasi Muda”. Untuk luaran produknya tak jauh berbeda dengan yang pertama yaitu menghasilkan buku.

“Kami menghadirkan empat narasumber. Mereka adalah Hasnan Bachtiar, Dr. Muhajir, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr. Supriyadi, M.Si. dari UAD, dan yang terakhir Syifa Siti Aulia, M.Pd. dari UAD,” tutur Dikdik Baihaqi selaku Ketua Program Studi PPKn UAD dalam sambutannya.

Harapan dari diadakannya sekolah kebangsaan ini adalah dapat memberikan wawasan yang luas dalam mengkaji fenomena tentang semangat kebangsaan. Khususnya, di kalangan generasi muda yang dewasa ini menghadapi tantangan yang tidak sedikit. (wid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Program-Sekolah-Kebangsaan-oleh-Prodi-PPKn-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Widya-e1661484794856.jpg 714 1387 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-08-26 10:29:292022-08-26 10:33:26PPKn UAD Adakan Sekolah Kebangsaan

Implementasi Merdeka Belajar dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia

19/08/2022/in Terkini /by Ard

Prof. Dr. Prima Gusti Yanti, M.Hum., pemateri acara Seminar Nasional SAGA #4 yang diselenggarakan PBSI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Farida)

Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan Seminar Nasional SAGA #4 dengan tajuk “Implementasi Merdeka Belajar dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia”. Acara digelar secara daring melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube Universitas Ahmad Dahlan, juga secara luring bertempat di Ruang Amphitarium, Kampus IV UAD pada Sabtu, 13 Agustus 2022. Hadir sebagai pemateri Prof. Dr. Andayani, M.Pd., Prof. Dr. Prima Gusti Yanti, M.Hum., dan Roni Sulistiyono, M.Pd.

Andayani menyampaikan mengenai inovasi pembelajaran bahasa Indonesia dalam konteks Merdeka Belajar di era digital. Esensi merdeka dalam berpikir kuncinya ada pada seorang pendidik. Tanpa terjadi sebuah perubahan dan tindakan dari pendidik maka tidak mungkin akan terjadi perubahan pada peserta didik. Pembelajaran bahasa Indonesia Merdeka Belajar implikasinya adalah belajar, berpikir, berfilsafat, dan mencari pengetahuan. 

“Kemajuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi memungkinkan rentang jarak antara pendidik dan peserta didik saling berkomunikasi melalui media digital. Ada ide dari penelitian kami yaitu mengubah arah pendidikan education menjadi edutainment. Secara esensial tidak mengubah hakikat proses pembelajaran, melainkan ada beberapa perbedaan dalam proses perencanaan, strategi, metode, dan teknik pengajarannya,” jelas Andayani.

Edutainment berasal dari perpaduan kata education dan entertainment. Edutainment merupakan sebuah pembelajaran yang digunakan dalam pendidikan dipadukan dengan hiburan sehingga pembelajaran banyak diminati. Penggambaran edutainment pada era digital untuk mewujudkan demonstrasi, penggunaan multimedia untuk mengenalkan objek kajian, menggunakan musik dan lagu, menggambarkan pendidikan dengan permainan, serta menyelipkan humor dalam pendidikan.

Lebih lanjut, Prima menyampaikan Implementasi Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). MBKM memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung ke dunia kerja sebagai persiapan karier masa depan. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 30 tahun 2022 tentang kebijakan MBKM yang diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Tujuannya untuk menyiapkan mahasiswa menjadi sarjana yang tangguh, relevan dengan kebutuhan zaman, dan siap menjadi pemimpin dengan semangat kebangsaan yang tinggi.

“Beberapa Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP) MBKM itu seperti pertukaran pelajar, asistensi mengajar, magang praktik kerja, mengajar di sekolah, penelitian, proyek kemanusiaan, dan bela negara. BKP ini bertujuan untuk meraih capaian pembelajaran lulusan dengan kompetensi tambahan baik soft skill maupun hard skill. Selain itu sebagai bentuk internalisasi sikap profesional dan budaya kerja yang sesuai, serta menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan,” papar Prima.

Terakhir, ia menyampaikan mengenai langkah pemutakhiran kurikulum yang berorientasi MBKM di Prodi PBSI. Di antaranya analisis kebutuhan pasar dan stakeholder, analisis perkembangan keilmuan dan keahlian, penyesuaian visi misi universitas, serta analisis kebutuhan kualifikasi nasional dan internasional. (frd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-Prima-Gusti-Yanti-M.Hum_.-sedang-memaparkan-materi-pada-acara-Seminar-Nasional-SAGA-4-yang-diselenggarakan-PBSI-UAD.-foto-Farida-2.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-08-19 08:37:302022-08-19 08:42:53Implementasi Merdeka Belajar dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia

BK UAD Adakan Workshop International Join Research and Publication

16/08/2022/in Terkini /by Ard

Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar Workshop International Join Research and Publication (Foto: Istimewa)

Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar acara bertajuk Workshop International Join Research and Publication pada Senin, 15 Agustus 2022. Bertempat di Hotel Jayakarta Yogyakarta, acara ini dihadiri oleh seluruh dosen BK UAD dengan mengundang dua narasumber yaitu Dr. Rully Charitas Indra Prahmana, S.Si., M.Pd. dan Prof. Dr. Dwi Sulisworo, M.T.

Workshop dibuka oleh Ketua Program Studi (Kaprodi) BK UAD, Irvan Budhi Handaka, M.Pd. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini ditujukan untuk mendorong dosen BK dalam mengembangkan jejaring internasional, khususnya dalam hal penelitian dan publikasi. “Ini adalah kesempatan yang baik untuk mendiskusikan bersama dengan ahli tentang strategi membangun jejaring internasional,” ucap Irvan.

Rully, selaku perwakilan dari Biro Publikasi Ilmiah UAD, memaparkan tentang kiat-kiat dalam menyusun artikel ilmiah pada jurnal. Ia juga membagikan tips dalam melaksanakan integrasi antara literatur dan sosial media dalam international publication collaboration. “Dengan memaksimalkan kolaborasi antara dua hal ini, maka publikasi akan semakin matang,” papar Rully.

Sementara itu, Dwi Sulisworo selaku Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Universitas (BPPU) menjelaskan tentang urgensi jejaring penelitian internasional. Ia mengungkapkan bahwa ada beberapa tips yang bisa dilakukan dalam merencanakan dan membangun jejaring internasional.

Dengan diadakannya workshop tersebut, prodi berharap dosen-dosen bisa makin terarah dalam melaksanakan penelitian. Jejaring internasional juga diharapkan bisa membantu para dosen dalam melakukan publikasi penelitiannya. (tsa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prodi-Bimbingan-dan-Konseling-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-Workshop-International-Join-Research-and-Publication-Foto-Istimewa.jpeg 1200 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-08-16 09:56:552022-08-16 09:57:29BK UAD Adakan Workshop International Join Research and Publication

Rifna: Terus Bekembang dan Berprestasi Bersama Tapak Suci

15/08/2022/in Terkini /by Ard

Rifna Dwi Stefani mahasiswa Prodi PBSI UAD raih medali emas pada Kejuaraan Bali Open Competition 2022 (Foto: Farida)

Ia adalah Rifna Dwi Stefani, mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), sekaligus salah satu atlet Tapak Suci (TS) dari tiga belas atlet yang dikirim UAD untuk ikut serta berpartisipasi pada kejuaraan Bali Open Competition 2022. Acara itu berlangsung di Gor Lila Bhuana, Denpasar, Bali, pada Jumat–Minggu, 05–07 Agustus 2022. Rifna, sapaan akrabnya, dalam kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari itu berhasil menyabet medali emas. Dengan prestasi yang diraihnya, ia sangat senang dan bertambah semangat.

Dalam pelaksanaan Open Bali Competition 2022 tersebut, TS UAD membawa 13 atlet dan berhasil meraih 5 medali emas, 4 medali perak, dan 1 medali perunggu.

“Saat pertandingan berlangsung, para atlet didampingi langsung oleh pelatih fighter dan seni, yaitu Coach Prabawa dan Coach Zahara Firdaus. Perlombaan ini diikuti oleh sekitar empat ratus atlet mulai dari usia dini, remaja, hingga dewasa atau mahasiswa. Alhamdulillah, untuk juara umum I kategori dewasa diraih oleh kontingen Tapak Suci UAD,” ucap Rifna dalam sesi wawancara.

Ia mulai bergabung di Tapak Suci UAD sejak menjadi mahasiswa baru (maba) 2019 lalu, sedangkan kiprah perjalanan di tapak suci telah dimulai ketika duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) dan telah mengikuti beberapa ajang perlombaan.

Rifna menjelaskan dalam tahap persiapan mengikuti perlombaan tersebut dimulai dari rutin latihan dengan bertemu pelatih tiga kali dalam satu minggu. Selain itu, setiap atlet diwajibkan untuk menambah latihan secara mandiri di rumah masing-masing. 

“Harapannya, untuk UAD semoga dapat selalu mendukung mahasiswanya untuk berkembang salah satunya dengan mengikuti event-event yang akan datang. Untuk Tim TS UAD atas prestasi yang telah diraih ini, semoga selalu bisa memberikan hasil yang terbaik untuk kampus, menjadi ortom yang terbaik, dan para atlet selalu konsisten berprestasi,” tutup Rifna. (frd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rifna-Dwi-Stefani-mahasiswa-Prodi-PBSI-UAD-berhasil-sabet-Medali-Emas-pada-ajang-Bali-Open-Competition-2022.-foto-Farida-1.jpeg 725 899 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-08-15 11:00:332022-08-15 11:01:14Rifna: Terus Bekembang dan Berprestasi Bersama Tapak Suci

Peluang dan Tantangan Kerja Lulusan Keguruan di Era Digital

09/08/2022/in Terkini /by Ard

Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., Dekan FKIP sekaligus pemateri pelepasan wisudawan FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode Juli 2022 (Foto: Farida)

Kegiatan pelepasan wisudawan dan wisudawati Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) periode Juli 2022 dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan secara langsung melalui akun YouTube FKIP UAD Official pada Jumat, 05 Agustus 2022. Menurut Ketua Panitia Pelepasan Wisuda, Dr. Dody Hartanto, S.Pd., M.Pd., pada periode wisuda saat ini FKIP UAD akan mewisuda sejumlah 240 mahasiswa yang terdiri atas 26 dari jenjang S2 dan 214 dari jenjang S1.

Rusydi Umar, S.T., M.T., Ph.D. selaku Wakil Rektor Bidang Akademik UAD ikut menimpali, “Wisuda mahasiswa merupakan proses akhir dari rangkaian kegiatan akademik perguruan tinggi. Terlepas dari apa pun profesi setelah lulus dari FKIP, saya berharap alumni tetap menjaga nilai-nilai Islam dan kemuhammadiyahan, moral dan intelektual integrity.”

Acara ini mengambil tajuk “Peluang dan Tantangan Kerja Lulusan Keguruan di Era Digital”, sebuah materi yang diberikan kepada calon lulusan FKIP untuk memotivasi, juga memberi informasi mengenai peluang dan tantangan di dunia kerja. Hadir sebagai pemateri Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., yang merupakan Dekan FKIP UAD.

“Menjadi alumni UAD artinya Anda menjadi masyarakat nasional atau global. Jaringan atau networking yang didapat sudah tinggi sehingga akan menjadi tiket yang sangat sukses bagi masa depan Anda. Modal networking itu salah satunya dengan kenal banyak orang, berinteraksi dengan banyak orang. Generasi sekarang seperti calon wisudawan ini word view-nya tentu sudah harus berbeda dibanding dengan kami generasi X,” jelas Sayuti.

Menurutnya, perubahan dunia kerja terus mengalami perubahan karena Revolusi Industri 4.0 yang sedang berlangsung. Pandemi Covid-19 ini makin mempercepat sehingga implikasi ke dunia kerja sudah nyata. Antisipasi pekerjaan yang meningkat dan hilang, menjadikan soft skill, computer based job, kreativitas, dan continuous learners menjadi sangat penting.

Lebih lanjut, di antara teknologi yang canggih tetap harus membutuhkan manusia. Job skills tersebut seperti complex problem-solving, critical thinking, creativity, people management, coordinating with others, emotional intelligence, judgement and decision-making, service orientation, negotiation, dan cognitive flexibility.

Terakhir, Sayuti berpesan bahwa “Hal terpenting untuk sukses setelah wisuda adalah menjadi seorang pembelajar sepanjang hayat, belajar apa saja jangan kaku dengan program studi, berpikiran terbuka, suka membaca, dan bergaul dengan orang dari berbagai suku, daerah, maupun negara.” (far)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Muhammad-Sayuti-M.Pd_.-M.Ed_.-Ph.D.-pemateri-pelepasan-wisudawan-FKIP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Periode-Juli-2022-Foto-Farida.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-08-09 09:51:112022-08-09 09:51:11Peluang dan Tantangan Kerja Lulusan Keguruan di Era Digital

Prodi BK UAD Gelar Workshop Roadmap Penelitian Dosen

05/08/2022/in Terkini /by Ard

Workshop Roadmap Penelitian Dosen Prodi BK Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan acara Workshop Roadmap Penelitian Dosen bertempat di Hotel Jayakarta, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (02-08-2022). Dengan dihadiri oleh seluruh dosen BK UAD, acara ini ditujukan untuk penguatan struktur topik-topik penelitian mendatang yang akan dilaksanakan oleh para dosen.

Irvan Budhi Handaka, M.Pd. selaku Kepala Program Studi (Kaprodi) BK UAD menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah hadir dalam kegiatan tersebut. “Workshop ini merupakan sarana untuk menentukan dan memperjelas roadmap penelitian dari prodi dan dosen,” paparnya.

Dalam pelaksanaannya, terdapat dua agenda utama dalam sesi workshop. Pertama adalah pemaparan materi oleh dua narasumber, Dr. Ilfiandra, M.Pd. dan Hany Yulindrasari, S.Psi., M.Gendst., Ph.D. Ilfiandra menjelaskan tentang urgensi roadmap atau peta jalan penelitian dalam prodi, termasuk manfaat dan cara membuatnya. Ia juga mengungkapkan bahwa roadmap ini sejatinya lebih baik mengacu pada BK komprehensif dari Amerika yaitu management system, accountability, delivery system, dan foundation.

Sementara itu, Hany sebagai pemateri kedua menyampaikan tentang penentuan garis besar dalam penyusunan peta jalan penelitian bagi dosen. “Roadmap akan membantu memfokuskan para dosen dalam penelitian yang relevan dan bisa berdampak baik dalam kenaikan jabatan fungsional sampai akhirnya bisa jadi guru besar atau profesor,” tambahnya.

Agenda kedua yaitu praktik penyusunan roadmap yang dipimpin langsung oleh Kaprodi BK UAD dengan mengacu pada materi yang telah disampaikan. Setelah workshop ini, harapannya akan ada tindak lanjut dari para dosen untuk lebih terstruktur dalam melaksanakan penelitian di masa depan. Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh dosen yang hadir. (tsa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Workshop-Roadmap-Penelitian-Dosen-Prodi-BK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa-2-scaled.jpg 1920 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-08-05 08:07:402022-08-05 08:07:40Prodi BK UAD Gelar Workshop Roadmap Penelitian Dosen

Tim Olahan ‘Surya Hijau’ Sirup Telang Sabet Pendanaan P2MW

04/08/2022/in Terkini /by Ard

Foto produk olahan ‘Surya Hijau’ sirup bunga telang yang dibuat mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Lima mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang terdiri atas Annisa Nur Hidayati selaku ketua tim dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) angkatan 2019 serta empat orang anggota lainnya yaitu Anis Setiawati (PBSI), Asri Mustika Aji (PBSI), Atik Widyaningrum (PBSI), dan Azmi Lani Oktavian (Perbankan Syariah), berhasil lolos dan mendapat pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) tahun 2022.

P2MW merupakan program pengembangan usaha mahasiswa yang telah memiliki usaha. Melalui bantuan dana pengembangan dan pembinaan, P2MW melakukan pendampingan serta pelatihan usaha kepada mahasiswa peserta yang terpilih. Kategori usaha yang dibantu di antaranya makanan dan minuman, produksi atau budi daya, industri kreatif, seni, budaya, dan pariwisata, jasa dan perdagangan, serta teknologi terapan. Peran mereka yaitu dalam rangka mendorong dan mencetak mahasiswa untuk menjalankan dan mengembangkan wirausaha, serta meningkatkan program kewirausahaan di perguruan tinggi di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek).

Saat diwawancarai via WhatApp pada (27-07-2022) Annisa mengatakan, dirinya dan tim mengambil kategori usaha di bidang produksi atau budi daya, yakni berupa olahan surya hijau sirup bunga telang. Sirup bunga telang mengusung budi daya tanaman hasil olahan sendiri dan bekerja sama dengan masyarakat Kelurahan Suryodiningratan Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Salah satu alasan kami mengambil budi daya ini karena pengelolaan sirup bunga telang merupakan upaya yang dapat dilakukan mahasiswa dan masyarakat dalam memberdayakan sumber daya yang ada tanpa sisa habis pakai. Mulai dari penanaman, pemeliharaan tanaman, pengolahan produk, hingga pemasaran produk, kami mengutamakan misi kemanusiaan,” terangnya.

Untuk budi daya tersebut ada beberapa yang akan dilakukan nantinya yaitu meliputi sosialisasi pemasaran produk, pengelolaan budi daya tanaman bunga telang, pengurusan perizinan, pemasaran, juga menjadikan produk ini sebagai simbol khas Kota Yogyakarta. Misalnya sebagai cendera mata maupun oleh-oleh yang mengangkat unsur budaya dan kearifan lokal.

Annisa berharap, rencana kegiatan yang akan dilaksanakan kurang lebih sekitar enam bulan dan bekerja sama dengan anggota kelompok Tani Surya Hijau itu berjalan lancar. “Setelah mendapatkan pendanaan, kami sangat berharap agar program yang kami rancang dapat berjalan tanpa halangan. Selain itu, dapat berdampak besar untuk misi kemanusiaan, serta bisa memberikan kesejahteraan kepada masyarakat Kelurahan Suryodiningratan pada khususnya.” (ctr)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-produk-tim-olahan-surya-hijau-sirup-bunga-telang.jpeg 1069 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-08-04 09:22:452022-08-04 09:22:45Tim Olahan 'Surya Hijau' Sirup Telang Sabet Pendanaan P2MW

Lawan Phubbing Lewat Permainan Tradisional

01/08/2022/in Terkini /by Ard

Layanan bimbingan kelompok menggunakan permainan tradisional oleh tim pengabdian masyarakat dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Tim pengabdian masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang terdiri atas Ulfa Danni Rosada, M.Pd., Kons., Dian Ari Widyastuti, S.Pd., M.Pd., dan Siti Muyana, S.Pd., M.Pd., memberikan layanan bimbingan kelompok menggunakan permainan tradisional kepada siswa Sekolah Dasar (SD) di Kawasan Wisata Kaliurang. Bekerja sama dengan Yayasan Titian Foundation, acara ini dilaksanakan pada 25‒26 Juli 2022.

Permainan tradisional dipilih sebagai media preventif dalam upaya membentuk generasi anti-phubbing. Seiring dengan berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek), pembaruan dalam segala aspek menuntut kita untuk beradaptasi. Modernitas ini kemudian membawa beberapa dampak negatif yang salah satunya adalah phubbing, sebuah kondisi ketika seseorang rela menyakiti orang-orang di sekitarnya dengan bersikap tidak peduli dan lebih fokus pada gawai yang ada di tangan. Hal tersebut merupakan akibat dari penggunaan gadget yang berlebihan.

Target utama yang jadi sasaran dalam kegiatan adalah anak-anak SD yang sedang dalam masa transisi menuju remaja. Permainan tradisional seperti dakon (congklak) dan gobak sodor dipilih dalam sesi layanan bimbingan kelompok ini. Untuk meraih tujuan utama yaitu pembentukan generasi anti-phubbing, inovasi dilakukan dalam kedua permainan tersebut melalui game cards. Hal itu dimaksudkan untuk menginternalisasi nilai-nilai kerja sama, komunikasi interpersonal, dan interaksi sosial, sehingga rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar akan muncul.

Siswa yang mengikuti kegiatan mengaku senang karena mendapat banyak manfaat dari layanan bimbingan kelompok yang diadakan. Mereka mengenal istilah-istilah baru seperti nomophobia, phubbing, phubber, dan phubbee. Lalu, mereka juga belajar tentang gejala-gejala yang menandai phubbing, faktor yang memengaruhi, dampak buruk yang diakibatkan, dan hal-hal yang bisa dilakukan sebagai pencegahan. Selain itu, kemampuan para siswa dalam bekerja sama, komunikasi, dan interaksi dengan lingkungan sekitar juga bertambah.

Mengingat begitu besarnya dampak buruk phubbing bagi generasi penerus bangsa, upaya-upaya preventif seperti kegiatan ini perlu dilakukan secara konsisten. Berbeda dengan generasi sebelumnya, era globalisasi sekarang menuntut kita untuk menjadi individu yang adaptif dan produktif dalam rangka menghadapi intervensi yang kuat. “Menjawab tantangan tersebut, hal ini merupakan salah satu langkah konkret yang kami wujudkan melalui layanan bimbingan kelompok untuk membentuk generasi anti-phubbing,” ungkap Ulfa. (tsa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Layanan-bimbingan-kelompok-oleh-tim-pengabdian-masyarakat-dosen-BK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpeg 1200 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-08-01 12:55:172022-08-01 13:00:55Lawan Phubbing Lewat Permainan Tradisional
Page 24 of 30«‹2223242526›»

TERKINI

  • Perkuat Budaya Riset, UAD Hadirkan Akademisi NTU Singapura dalam Workshop Publikasi Ilmiah10/06/2026
  • Baitul Arqam Mahasiswa UAD Angkatan 2025 Gelombang 2 Resmi Ditutup10/06/2026
  • Dahlan Muda Menginspirasi di MA Miftahunnajah Sleman10/06/2026
  • Mahasiswa UAD Berbagi Inspirasi di Ponpes Taruna Al-Qur’an Putri09/06/2026
  • Penyuluhan Kesehatan Dorong Penggunaan Obat yang Tepat09/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Borong Tiga Penghargaan dalam Lomba National Essay & Business Plan Catalyst Future Competition10/06/2026
  • Pustakawan UAD Raih Juara II Riset Terbaik pada SILASMA 202609/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional, Teliti Duolingo dalam Meningkatkan Self-Directed Learning09/06/2026
  • Teliti Pengaruh TikTok terhadap Nilai Sosial Mahasiswa, Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional08/06/2026
  • Riset Kontrasepsi Pria Karya Mahasiswa UAD Raih Apresiasi Tingkat Nasional05/06/2026

FEATURE

  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026
  • Antara Iman dan Cinta: Belajar Adab Berdakwah dari Kisah Nabi Ibrahim21/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top