• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

FKM UAD dan Kemenag DIY Berkolaborasi Wujudkan Madrasah Sehat Lewat Program NGTS

24/04/2025/in Terkini /by Ard

FKM UAD dan Kemenag DIY Lakukan Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) (Dok. Humas FKM UAD)

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (FKM UAD) bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Daerah Istimewa Yogyakarta meresmikan kerja sama dalam program Nutrition Goes to School (NGTS) pada Senin, 14 April 2025. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini juga melibatkan SEAMEO RECFON sebagai mitra utama dalam upaya membangun ekosistem madrasah sehat yang berkelanjutan. Acara penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat PTSP Kanwil Kemenag DIY dan dihadiri oleh Kakanwil Kemenag DIY Dr. H. Ahmad Bahieh, S.H, M.Hum., Kabid Pendidikan Madrasah H. Abd. Suud, S.Ag., M.Si., dan Direktur SEAMEO RECFON Dr. dr. Herqutanto, M.P.H., MARS., serta jajaran pimpinan madrasah terpilih.

Dalam kerja sama ini, program NGTS mengusung empat pilar utama sebagai pendekatan komprehensif. Di antaranya yakni edukasi gizi yang mencakup pembiasaan makan sehat, penguatan kantin sehat sebagai penyedia makanan bergizi dan aman, pengembangan kebun sekolah sebagai media pembelajaran kontekstual dan sumber pangan sehat, serta gizi kewirausahaan yang menanamkan nilai inovasi dan kemandirian berbasis pangan lokal.

“FKM UAD sangat antusias menjadi bagian dari gerakan ini. Kami melihat bahwa pendidikan kesehatan harus dimulai sejak dini, dan madrasah adalah tempat yang sangat strategis untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat,” ujar Dekan FKM UAD Rosyidah, S.E., M.Kes., Ph.D. dalam wawancara seusai acara.

Sejak April 2024, kolaborasi ketiga lembaga ini telah berjalan aktif melalui berbagai kegiatan sosialisasi, orientasi, hingga pelatihan dan pendampingan. Bahkan sebelum MoU ditandatangani, program ini sudah menyasar 10 madrasah sebagai piloting awal. Evaluasi hasil pelaksanaan di tahun pertama menunjukkan dampak positif, terutama dalam membentuk kebiasaan makan sehat dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih dan tertata.

Untuk tahun 2025, lima madrasah ditetapkan sebagai kandidat lokus pengembangan NGTS lanjutan, yaitu MTsN 2 Bantul, MTsN 1 Yogyakarta, MTsN 6 Sleman, MTsN 6 Kulon Progo, dan MAN 2 Sleman. Penetapan ini dilakukan setelah madrasah-madrasah tersebut melalui proses seleksi dan menyatakan kesediaannya menjalankan program secara konsisten.

Program tersebut juga membuka ruang yang luas bagi implementasi tridharma perguruan tinggi. Mahasiswa FKM UAD, khususnya dari Program Studi Gizi, telah dilibatkan dalam kegiatan praktik lapangan dan pengabdian masyarakat di madrasah-madrasah mitra. Selain itu, peluang riset kolaboratif antara akademisi FKM dan pihak madrasah juga terus dikembangkan.

“Kolaborasi ini adalah wujud nyata dari visi kami, yaitu mendukung pengembangan masyarakat yang sehat melalui pendekatan berbasis nilai-nilai Islam. Harapannya, program NGTS dapat direplikasi secara nasional dan menjadi model unggulan pendidikan berbasis gizi di lingkungan madrasah,” tambah Rosyidah.

Dengan semangat sinergi dan dukungan penuh dari semua pihak, FKM UAD, Kemenag DIY, dan SEAMEO RECFON optimis program NGTS akan menjadi tonggak penting dalam transformasi dunia pendidikan yang lebih sehat dan bermutu. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/FKM-UAD-dan-Kemenag-DIY-Lakukan-Penandatanganan-nota-kesepahaman-MoU-Dok.-Humas-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-04-24 09:46:292025-04-24 09:46:29FKM UAD dan Kemenag DIY Berkolaborasi Wujudkan Madrasah Sehat Lewat Program NGTS

Sinergi 3 Lembaga dalam Program Nutrition Goes to School, Dorong Transformasi Madrasah Sehat di DIY

24/04/2025/in Terkini /by Ard

Sinergi Tiga Lembaga pada Program Nutrition Goes To School di DIY (Dok. Humas FKM UAD)

Komitmen membangun generasi cerdas dan sehat diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama strategis antara Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (FKM UAD), Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, dan SEAMEO RECFON dalam program Nutrition Goes to School (NGTS). Kegiatan tersebut terlaksana pada Senin, 14 April 2025, bertempat di Kanwil Kemenag DIY. Penandatanganan MoU ini sekaligus menjadi momentum penting untuk memperluas cakupan dan dampak program NGTS yang telah berjalan sejak tahun 2024.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Dr. H. Ahmad Bahieh selaku Kepala Kanwil Kemenag DIY, H. Abd. Suud sebagai Kabid Pendidikan Madrasah, serta Direktur SEAMEO RECFON Dr. dr. Herqutanto. Turut hadir pula perwakilan lima madrasah yang akan menjadi fokus utama program di tahun 2025.

NGTS merupakan program berbasis pendidikan gizi yang berfokus pada pembentukan madrasah sehat melalui pendekatan holistik. Empat komponen utama menjadi landasan program ini: edukasi gizi, kantin sehat, kebun sekolah, dan gizi kewirausahaan. Keempat pilar ini tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga memberdayakan seluruh warga madrasah termasuk guru, kepala sekolah, komite madrasah, hingga pengelola kantin.

“Ini adalah bentuk sinergi antara akademisi, birokrasi, dan lembaga internasional yang saling melengkapi. FKM UAD hadir bukan hanya untuk memberikan ilmu, tapi juga mendampingi madrasah secara nyata,” ungkap Rosyidah, S.E., M.Kes., Ph.D., Dekan FKM UAD.

Program NGTS telah menyasar 10 madrasah sebagai pelaksana awal pada 2024 dan mendapat respons positif dari pihak madrasah serta wali murid. Tahun ini, lima madrasah tambahan telah ditetapkan sebagai fokus pengembangan, dengan rencana pendampingan lebih intensif dan pelatihan berkelanjutan.

Salah satu fokus utama ke depan adalah penguatan kapasitas guru dan pengelola kantin dalam menyajikan makanan sehat, aman, dan halal. Hal ini selaras dengan nilai-nilai Islam yang menjadi dasar pendidikan di madrasah. Program itu juga akan mendorong keterlibatan orang tua melalui kegiatan sosialisasi tentang pentingnya bekal sehat dan kebiasaan makan bergizi.

Rosyidah menambahkan bahwa implementasi NGTS membuka peluang besar bagi mahasiswa dan dosen FKM UAD dalam menjalankan tridharma, khususnya pada bidang praktik lapangan, pengabdian masyarakat, dan penelitian. 

“Beberapa mahasiswa kami sudah mulai terlibat langsung dalam kegiatan edukasi di madrasah. Ke depan, riset kolaboratif dan pengembangan inovasi lokal sangat potensial dilakukan,” ujarnya.

Selain fokus pada aspek gizi, kolaborasi ini juga membuka kemungkinan integrasi dengan keilmuan lain di FKM UAD, seperti promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, dan epidemiologi. Visi ini sejalan dengan misi UAD sebagai universitas yang unggul, inovatif, dan berorientasi global, serta berakar kuat pada nilai-nilai Islam.

Program NGTS diharapkan dapat menjadi model percontohan nasional untuk pengembangan madrasah sehat berbasis gizi dan nilai keislaman. Sinergi yang terbangun antara FKM UAD, Kemenag DIY, dan SEAMEO RECFON menjadi pondasi kokoh untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan memberdayakan seluruh warganya. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sinergi-Tiga-Lembaga-pada-Program-Nutrition-Goes-To-School-di-DIY-Dok.-Humas-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-04-24 09:39:562025-04-24 09:39:56Sinergi 3 Lembaga dalam Program Nutrition Goes to School, Dorong Transformasi Madrasah Sehat di DIY

Mahasiswa Magister Kesmas UAD Edukasi Kader Posyandu tentang PPIA

26/03/2025/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Magister Kesmas Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Edukasi Kader Posyandu tentang PPIA (Foto. FKM UAD)

Dalam upaya peningkatan pengetahuan kader posyandu Kelurahan Mantijeron tentang Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA), mahasiswa S-2 Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan Program Pemberdayaan Umat (Prodamat). Kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Kelurahan Mantrijeron, Yogyakarta, ini dihadiri oleh 26 peserta. Materi diberikan dengan metode interaktif dan diakhiri dengan pre-test dan post-test sebagai alat untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta.

Penularan HIV dari ibu ke anak merupakan isu kesehatan masyarakat yang kompleks dan serius, memengaruhi kesehatan ibu, bayi, dan masa depan generasi muda. Pengetahuan merupakan faktor penting dalam perilaku kesehatan, termasuk dalam konteks PPIA. Pengetahuan yang bagus terkait PPIA harapannya dapat meningkatkan upaya pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak di masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa S-2 Kesmas UAD melakukan kegiatan edukasi ini guna meningkatkan pengetahuan kader mengenai PPIA. Adapun mahasiswa yang berpartisipasi adalah Sajdah Khusnul Mukhlis, Ghanis Kristia, Fitri Rahmyanai, dan Any Wijayanti.

Dalam kegiatan ini, mereka menyampaikan informasi komprehensif terkait PPIA, meliputi mekanisme penularan HIV dari ibu ke anak, faktor risiko, cara pencegahan, dan pelayanan kesehatan. Kader yang mengikuti kegiatan didorong untuk dapat memberikan informasi tentang PPIA pada ibu hamil serta masyarakat pada umumnya. Mereka juga harapannya dapat mengedukasi ibu hamil dan pasangan untuk melakukan tes HIV di layanan kesehatan. Selain pemaparan materi, metode pembelajaran interaktif juga dilakukan agar peserta lebih memahami materi, seperti tanya jawab dan diskusi. Acara juga diawali dengan ice breaking untuk meningkatkan konsentrasi peserta selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan yang sangat baik dari kader posyandu Kelurahan Mantijeron. Dengan adanya acara tersebut, diharapkan ada peningkatan peran kader dalam menyebarluaskan informasi tentang PPIA pada ibu hamil dan masyarakat secara luas. Prodamat ini menunjukkan kontribusi UAD dalam meningkatkan pengetahuan kader posyandu Kelurahan Mantrijeron tentang PPIA. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Magister-Kesmas-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Edukasi-Kader-Posyandu-tentang-PPIA-Foto.-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-26 10:14:082025-03-26 10:14:08Mahasiswa Magister Kesmas UAD Edukasi Kader Posyandu tentang PPIA

Bincang Santai: Vape – Tren Gaya atau Ancaman Nyata?

14/03/2025/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Bersama Remaja Masjid Jogokariyan (RMJ) pada Acara Edukasi Kesehatan (Dok. Kesmas UAD)

Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan bahaya penggunaan rokok elektrik atau vape di kalangan remaja, telah dilaksanakan acara edukasi kesehatan bertajuk “Vape: Tren Gaya atau Ancaman Nyata?” di Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, pada 18 Februari 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan remaja dan bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang dampak penggunaan vape terhadap kesehatan serta risiko jangka panjang yang mungkin ditimbulkannya.

Kegiatan ini menyasar kelompok Remaja Masjid Jogokariyan (RMJ) sebagai bagian dari implementasi Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Di bawah bimbingan Dr. Heni Trisnowati, S.K.M., M.P.H., kelompok mahasiswa yang terdiri atas Purwati, Rini Ismiyati, Ahmad Riyanto, dan Lusiana Ambarsari berkolaborasi mengajak peserta untuk berpartisipasi aktif dalam rangkaian edukasi. Sebelum sesi edukasi kesehatan, peserta terlebih dahulu mengikuti pemeriksaan gula darah dan konsultasi kesehatan.

Acara dikemas dalam bentuk bincang santai yang diselingi dengan kuis interaktif, sehingga peserta dapat lebih mudah memahami informasi yang disampaikan. Dalam sesi diskusi, peserta diajak mengenali kandungan dalam cairan vape serta dampaknya terhadap paru-paru dan organ tubuh lainnya. Materi disampaikan oleh dr. Ahmad Riyanto dengan pendekatan yang ringan tetapi berbobot, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai bahaya vape. Risiko penggunaan vape tidak hanya mengancam pengguna langsung, tetapi juga orang-orang di sekitarnya yang dapat terpapar residu uap vape yang menempel pada benda-benda di lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, slogan “Sehat Dimulai dari Saya” menjadi pesan utama yang ditekankan agar generasi muda lebih peduli dalam menjaga kesehatan dengan menghindari kebiasaan merokok, baik rokok konvensional maupun rokok elektrik. Edukasi mengenai bahaya rokok elektrik menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang bahaya vape, generasi muda diharapkan tidak tergiur untuk mencoba atau menggunakan vape, mengingat zat-zat berbahaya yang terkandung di dalamnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul kesadaran lebih tinggi di kalangan remaja untuk menjaga kesehatan serta menjauhi kebiasaan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain di sekitar mereka. (ht,ri & lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Bersama-Remaja-Masjid-Jogokariyan-RMJ-pada-Acara-Edukasi-Kesehatan-Dok.-Kesmas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-14 10:29:262025-03-14 10:29:26Bincang Santai: Vape – Tren Gaya atau Ancaman Nyata?

Tim PkM FKM UAD Gelar Sosialisasi Pencegahan Penyakit Degeneratif

03/03/2025/in Terkini /by Ard

Tim PKM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Gelar Sosialisasi Pencegahan Penyakit Degeneratif (Foto. FKM UAD)

Seiring dengan bertambahnya usia, kesehatan seseorang pun akan berkurang. Penyakit degeneratif juga akan mengancam. Penyakit degeneratif merupakan penyakit yang mengancam semua orang karena disebabkan oleh pertambahan usia. Penyakit ini terjadi akibat penurunan organ dan jaringan tubuh yang terjadi secara perlahan yang berdampak pada kualitas hidup penderitanya. Beberapa jenis penyakit degeneratif, antara lain strok, hipertensi, diabetes melitus, osteoporosis, dan lain-lain.

Permasalahan penyakit degeneratif ini sebenarnya dapat dicegah dan dikelola. Maka dari itu, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang diketuai oleh Desi Nurfita, S.K.M., M.Kes. (Epid) bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melakukan edukasi terkait dengan penyakit degeneratif ini di Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait faktor risiko penyakit degeneratif. Harapannya masyarakat setempat dapat melakukan pencegahan terhadap penyakit degeneratif.

Kegiatan ini dilaksanakan pada 25 Februari 2025, yang dibagi menjadi dua kegiatan, yaitu edukasi melalui penyuluhan dan pemeriksaan gula darah, kolesterol, serta tekanan darah. Penyuluhan diikuti oleh peserta dari berbagai usia, mulai dari dewasa sampai dengan lansia. Peserta sangat antusias dalam mengikuti edukasi ini yang dapat dilihat dari keaktifan dan antusias peserta.

Desi Nurfita menyampaikan bahwa tubuh manusia itu seperti motor. “Tubuh manusia itu sama seperti motor. Butuh perawatan. Kalau motor setiap bulan diservis, walaupun sudah tua tetap enak digunakan. Tubuh manusia jika dirawat dari muda, pasti saat tua juga akan enak digunakan. Perawatannya bagaimana? Yaitu dengan menerapkan pola hidup yang baik dan memperhatikan asupan makanan. Dan itu harus dilakukan terus menerus.”

Pemeriksaan rutin juga penting dilakukan guna mengontrol kesehatan seseorang. Tim PkM melakukan pemeriksaan kesehatan gratis yang dapat diikuti oleh seluruh kalangan. Pemeriksaan itu terdiri atas pemeriksaan gula darah, pemeriksaan kolesterol, dan pemeriksaan tekanan darah. Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk lebih peduli terhadap kesehatan agar terhindar dari penyakit degeneratif. (FKM/Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PKM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Gelar-Sosialisasi-Pencegahan-Penyakit-Degeneratif-Foto.-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-03 10:42:182025-03-03 10:42:18Tim PkM FKM UAD Gelar Sosialisasi Pencegahan Penyakit Degeneratif

FKM UAD Inisiasi Kerja Sama dengan SRM IST India

26/02/2025/in Terkini /by Ard

Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Inisiasi Kerja Sama dengan SRM IST India (Foto. FKM UAD)

Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memulai inisiasi kerja sama internasional dengan Sri Ramaswamy Memorial Institute of Science and Technology (SRM IST), India. Kerja sama ini dilakukan melalui kuliah tamu yang diisi oleh Lina Handayani, M.Kes., Ph.D., dosen Program Studi S-2 Kesehatan Masyarakat UAD, yang hadir sebagai dosen tamu di SRM IST pada 5‒14 Februari 2025.

Dalam kuliah tamunya, Lina Handayani memaparkan profil FKM UAD, termasuk visi dan misi keilmuan, kolaborasi internasional, serta pencapaian dalam penelitian dan pengabdian masyarakat. Ia juga menjelaskan perkembangan pendidikan dan penelitian di bidang kesehatan masyarakat di Indonesia, serta peluang dan tantangan yang dihadapi di masa depan.

Director of International Relations SRM IST, Mr. Lakshmi Narasimhan, menyambut baik kunjungan ini dan merespons positif peluang kolaborasi antara kedua institusi dalam bidang pendidikan dan penelitian kesehatan masyarakat. Hal senada disampaikan oleh Dr. Sowmiyya, yang sebelumnya telah menjalin kerja sama penelitian dengan UAD.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi FKM UAD dalam pendidikan dan penelitian, serta mendukung perkembangan kesehatan masyarakat secara global. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Fakultas-Kesehatan-Masyarakat-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Inisiasi-Kerja-Sama-dengan-SRM-IST-India-Foto.-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-02-26 08:54:162025-02-26 08:54:16FKM UAD Inisiasi Kerja Sama dengan SRM IST India

FKM UAD Gelar Edukasi Pencegahan Penyakit Infeksi dan Tumbuh Kembang Anak

13/02/2025/in Terkini /by Ard

Edukasi Pencegahan Penyakit Infeksi dan Tumbuh Kembang Anak oleh FKM UAD (Dok. FKM UAD)

Penyakit infeksi dan malnutrisi merupakan dua hal yang saling memengaruhi. Penyakit infeksi akan memengaruhi asupan makanan pada anak sehingga anak yang sakit menjadi enggan makan. Hal ini jika dibiarkan terus menerus maka anak dapat mengalami malnutrisi atau kekurangan gizi. Malnutrisi juga berpengaruh dengan daya tahan tubuh anak. Anak yang mengalami malnutrisi lebih berisiko terkena penyakit infeksi. Apabila siklus ini dibiarkan terus berlangsung, maka anak dapat mengalami kekurangan gizi kronis dan salah satu dampak panjangnya adalah stunting.

Oleh karena itulah, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar edukasi pencegahan penyakit infeksi dan tumbuh kembang anak di Balai Serba Guna Pedukuhan Mertosanan Kulon, Potorono, Banguntapan, Bantul, Sabtu 8 Februari 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pencegahan penyakit infeksi dan pemantauan tumbuh kembang anak guna mencegah stunting. Tim pengabdian terdiri atas Desi Nurfita, S.K.M., M.Kes. (Epid), Fitriana Putri Utami, S.K.M., M.Kes., dan Nur Syarianingsih Syam, S.K.M., M.Kes., yang bekerja sama dengan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Potorono Barat dan masyarakat setempat.

Edukasi tersebut mencakup tiga sesi utama, yaitu pencegahan penyakit infeksi, tumbuh kembang anak, dan pelatihan pemantauan tumbuh kembang anak. Antusiasme peserta terlihat tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian acara. Dukuh Mertosanan Kulon, Atik Mudawadah, mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menerapkan pola asuh yang baik.

Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan FKM UAD dalam mendukung kesehatan masyarakat dan mendapat dukungan penuh dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UAD.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Edukasi-Pencegahan-Penyakit-Infeksi-dan-Tumbuh-Kembang-Anak-oleh-FKM-UAD-Dok.-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-02-13 09:24:432025-02-13 09:24:43FKM UAD Gelar Edukasi Pencegahan Penyakit Infeksi dan Tumbuh Kembang Anak

Optimalisasi Peran Mahasiswa Melalui Basic Training of Public Health

15/01/2025/in Terkini /by Ard

Potret Kegiatan BToPH bagi Mahasiswa Baru Prodi S-1 Kesmas UAD (Dok. Isah)

Pada 11 Januari 2025, Program Studi (Prodi) S-1 Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menggelar Basic Training of Public Health (BToPH) di Desa Wisata Plosokuning, Bangun Kerto, Keamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang diturunkan oleh Direktorat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) melalui kelompok kerja (Pokja) di masing-masing institusi anggota tetap.

BToPH bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa baru (maba) tentang dunia kesehatan masyarakat mulai dari sejarah perkembangan ilmu, prospek kerja, gerakan mahasiswa, isu terkini, hingga teknis persidangan. Di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Kesmas, BToPH yang digelar oleh Pokja ISMKMI UAD berlangsung meriah.

“Optimalisasi Peran Mahasiswa Membangun Generasi Kesmas yang Kreatif, Proaktif, dan Siap Menginspirasi” diusung sebagai tema utama tahun ini. Sebanyak 137 peserta turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan. Berbagai narasumber dari kaum akademisi maupun aktivis organisasi dihadirkan untuk memantik diskusi di setiap sesi.

Dalam realisasinya, mahasiswa dibagi ke dalam 13 kelompok yang didampingi oleh satu panitia untuk memudahkan koordinasi. Guna mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan oleh narasumber, diterapkan pula pre-test dan post-test. Di akhir sesi, setiap peserta mengikuti rangkaian kegiatan mancakrida (outbound) untuk melatih kerja sama dan keterampilan problem solving. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Potret-Kegiatan-BToPH-bagi-Mahasiswa-Baru-Prodi-S-1-Kesmas-UAD-Dok.-Isah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-15 11:38:312025-01-15 11:38:31Optimalisasi Peran Mahasiswa Melalui Basic Training of Public Health

Soroti Fenomena Remaja Jompo, Mahasiswa MKM UAD Gelar Kampanye Aktivitas Fisik

04/01/2025/in Terkini /by Ard

Kampanye aktivitas fisik di lingkungan FKM UAD (Dok. Isah)

Istilah “Remaja Jompo” kian eksis dalam beberapa tahun terakhir. Istilah ini menggambarkan kondisi para remaja yang mengeluh karena tubuhnya mudah lelah dan lesu seperti sudah berusia lanjut. Alhasil, kini banyak remaja yang menggunakan minyak angin, obat tempel (koyo), atau krim dengan berbagai manfaatnya dalam mengatasi keluhan kesehatan mereka.

Kondisi yang demikian tentunya tak lepas dari dampak digitalisasi yang semakin memudahkan aktivitas kehidupan manusia sehari-hari sehingga peluang tubuh untuk bergerak juga semakin kecil. Padahal, aktivitas fisik penting dilakukan agar tubuh tetap sehat dan bugar.

Sebagai perguruan tinggi yang memiliki Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Program Studi (Prodi) Magister Kesehatan Masyarakat (Kesmas) menggelar kampanye aktivitas fisik pada 31 Desember 2024. Kegiatan ini berlangsung pukul 08.45 WIB sampai 13.00 WIB dan menyasar pada mahasiswa Prodi S-1 Kesmas UAD yang mengikuti kelas dinamika kelompok. Mengusung tema “30 Menit Ubah Hidupmu dari Remaja Jompo Menjadi Muda Berenergi”, sebanyak 82 peserta turut berpartisipasi.

Kampanye aktivitas fisik bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai urgensi rutinitas aktivitas fisik agar terhindar dari berbagai penyakit yang kompleks di masa depan. Selain itu, kampanye juga dilakukan sebagai penunjang program kampus sehat dan bagian dari implementasi mata kuliah Praktik Belajar Lapangan (PKL) Promosi Kesehatan (Promkes) yang diampu oleh Prof. Dr. Dra. R. Sitti Nur Djannah, M.Kes. dan Dr. Heni Trisnowati, S.K.M., M.P.H. Adapun kelompok mahasiswa yang menginisiasi kegiatan yaitu Tesya Oktavia Mait, Ni Luh Dewi Yuliani, Nurramadhani, Syahirah Salawah, dan Asa Salsabila.

Dalam realisasinya, setelah memperoleh materi dan mengikuti gim, setiap peserta kemudian melakukan praktik aktivitas fisik ringan yang dipandu oleh tim kampanye dari Prodi Magister Kesmas UAD. Sementara itu, pengukuran dampak kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test yang diisi oleh peserta. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kampanye-aktivitas-fisik-di-lingkungan-FKM-UAD-Dok.-Isah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-04 11:13:312025-01-04 11:14:47Soroti Fenomena Remaja Jompo, Mahasiswa MKM UAD Gelar Kampanye Aktivitas Fisik

Tingkatkan Kapasitas Calon Promotor Kesehatan Lewat Skill Public Speaking

02/01/2025/in Terkini /by Ard

Potret kegiatan gelar wicara dan training public speaking dalam bidang kesehatan Masyarakat (Dok. Isah)

Komunikasi merupakan skill dasar yang harus dimiliki oleh seorang public speaker di berbagai bidang termasuk kesehatan masyarakat. Public speaking di bidang kesehatan masyarakat tidak hanya bertujuan untuk menginformasikan saja, tetapi juga menghibur, mengajak, dan menginspirasi. Kompleksitas ini kemudian menjadi fokus bagi Program Studi (Prodi) S-1 Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam meningkatkan kapasitas mahasiswa melalui gelar wicara dan training public speaking yang digelar pada 22 Desember 2024 lalu.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh mahasiswa peminatan Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku (PKIP) angkatan 2021 dan 2022 sebagai diseminasi praktikum Komunikasi Lanjut (Komlan) serta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Promosi Kesehatan. Dibuka sejak pukul 08.30 WIB di Auditorium D Kampus III UAD, gelar wicara dan training berlangsung meriah.

“How to Be a Good Speaker in Public Health” dipilih sebagai tema utama yang di angkat tahun ini. Terdapat tiga narasumber yang dihadirkan yaitu Santy Dwi Kristina, S.K.M., M.K.M. (praktisi public speaking), Marsiana Wibowo, S.K.M., M.P.H. (dosen Kesmas UAD), dan Rizkiyah Assyukru (mahasiswa peminatan PKIP Kesmas UAD).

Ketiga narasumber mengupas tuntas urgensi public speaking bagi promotor kesehatan terutama dalam mengatasi potensi penolakan di kelompok sasaran. Konsep neuro linguistik programming juga diperkenalkan sebagai salah satu cara untuk menyamakan barier antara komunikator dan komunikan agar pesan yang disampaikan dapat dipahami. Jika barier di antara keduanya sama, maka perubahan perilaku sebagai tujuan akhir dari promosi kesehatan itu sendiri bisa tercapai. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Potret-kegiatan-gelar-wicara-dan-training-public-speaking-dalam-bidang-kesehatan-Masyarakat-Dok.-Isah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-02 10:57:192025-01-02 10:57:19Tingkatkan Kapasitas Calon Promotor Kesehatan Lewat Skill Public Speaking
Page 5 of 12«‹34567›»

TERKINI

  • BIMAWA UAD Latih Mahasiswa Tingkatkan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Melalui LKMM-TD 202528/08/2025
  • Cassmelcake: Dari Singkong Tradisional Menuju Inovasi UMKM Warga Balong28/08/2025
  • Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Program Biopori dan Jugangan untuk Memperbaiki Kualitas Tanah28/08/2025
  • Menjaga Ekosistem Mangrove untuk Kelestarian Lingkungan Pesisir28/08/2025
  • Mengolah Sampah Plastik Menjadi Paving Block27/08/2025

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan III Kompetisi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional 202528/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I di National Economic Business Competition 202527/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Pers Mahasiswa 2025 dari AJI Indonesia25/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Pengabdian Masyarakat Tingkat Nasional pada ASLAMA PTMA 202519/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II di Ajang AILEC 202519/08/2025

FEATURE

  • Cerita Dwi Nur Fadhliyah, Dari Iseng Hingga Raih Prestasi di BICF 202527/08/2025
  • Nikmat Tak Bisa Terhitung, Syukur Tak Boleh Terputus26/08/2025
  • Psikologi Profetik sebagai Paradigma Integratif Ilmu dan Iman21/08/2025
  • Prof. Maryudi Dorong Inovasi Polimer untuk Lingkungan yang Berkelanjutan20/08/2025
  • Implikasi Putusan MK 135/PUU-XXII/2024: Momentum Baru Demokrasi Lokal Indonesia20/08/2025

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top