• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Mahasiswa Gizi UAD dan Puskesmas Tegalrejo Edukasi Siswa SMPN 7 Yogyakarta tentang Gizi Seimbang dan Kantin Sehat

09/10/2025/in Terkini /by Ard

Penyuluhan di SMPN 7 Yogyakarta oleh Mahasiswi PKL Gizi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. PKL Gizi UAD)

Upaya membentuk generasi muda yang sehat dimulai dari kebiasaan makan yang baik dan lingkungan sekolah yang mendukung. Sebagai wujud komitmen tersebut, mahasiswi Praktik Kerja Lapangan (PKL) Program Studi (Prodi) Gizi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berkolaborasi dengan Puskesmas Tegalrejo menggelar kegiatan Penyuluhan Gizi dan Kantin Sehat di SMP Negeri 7 Yogyakarta pada Jumat, 3 Oktober 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program PKL Gizi UAD untuk mengaplikasikan ilmu gizi di masyarakat. Kegiatan dipandu oleh Reana Marliza, S.K.M., Nutrisionis Puskesmas Tegalrejo sekaligus pembimbing lapangan, dengan sasaran utama seluruh siswa dan pengelola kantin sekolah.

Sesi penyuluhan berlangsung interaktif di lapangan sekolah. Siswa diajak berdiskusi tentang kebiasaan makan sehari-hari dan mengerjakan pre-test sebelum menerima materi. Nayla, salah satu mahasiswa, menjelaskan tentang Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) serta kaitannya dengan masalah gizi seperti obesitas dan gizi kurang. Ia menekankan pentingnya sarapan agar siswa tidak bergantung sepenuhnya pada jajanan sekolah.

Selanjutnya, Fanny menyampaikan tips memilih jajanan yang aman, bergizi, dan bermutu. Ia menegaskan bahwa jajanan hanya berfungsi sebagai makanan selingan, bukan pengganti sarapan. Contoh PJAS sehat yang dianjurkan meliputi buah potong, roti isi, dan yoghurt, sedangkan jajanan tinggi gula, garam, dan pewarna buatan sebaiknya dihindari.

Sesi ditutup oleh Nafasya yang memaparkan konsep Gizi Seimbang dan panduan “Isi Piringku”. Ia mengajak siswa untuk mengonsumsi makanan yang lengkap, mencakup sumber energi, protein, vitamin, dan mineral. Selain itu, ia menekankan pentingnya aktivitas fisik minimal 30 menit per hari dan konsumsi air putih delapan gelas per hari sesuai anjuran Kementerian Kesehatan.

Pemahaman siswa diukur melalui post-test, yang menunjukkan peningkatan signifikan. Setelah penyuluhan, pengetahuan siswa mengenai ciri PJAS sehat dan prinsip gizi seimbang meningkat. Sebanyak 53,2% siswa mulai memilih jajanan bergizi dibandingkan 53,1% yang sebelumnya lebih memilih jajanan kurang sehat. Kesadaran akan pentingnya sarapan juga naik dari 41% menjadi 50,4%.

Kegiatan dilanjutkan dengan tinjauan Kantin Sehat, di mana mahasiswi PKL Gizi bersama Ibu Reana melakukan pengecekan kebersihan alat masak, penyimpanan bahan makanan, dan higiene penjamah makanan. Tim juga memberikan saran perbaikan, seperti penggunaan sarung tangan dan penutup kepala, menjaga kebersihan pribadi, serta mengganti jajanan gorengan dengan buah potong, puding buah, atau jus segar.

Dari aspek keamanan pangan, tim menekankan pentingnya pengecekan rutin terhadap label produk, tanggal kedaluwarsa, izin edar BPOM, dan logo halal. Penataan area kantin juga disarankan agar lebih bersih dan higienis, dengan pemisahan bahan mentah dan matang.

“Kami berharap lingkungan kantin menjadi aman dan bersih, serta pengelola terus menjaga kualitas jajanan karena hal ini merupakan perlindungan langsung bagi kesehatan siswa,” ujar Reana Marliza.

Kegiatan kolaboratif ini mencerminkan sinergi positif antara UAD, Puskesmas Tegalrejo, dan SMP Negeri 7 Yogyakarta dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat. Mahasiswi PKL Gizi UAD menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah atas dukungan dan kerja sama yang diberikan. Melalui edukasi tentang PJAS dan Gizi Seimbang, diharapkan para siswa dapat menerapkan kebiasaan makan sehat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga sekolah menjadi tempat yang mendukung terciptanya generasi muda yang sehat dan cerdas. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyuluhan-di-SMPN-7-Yogyakarta-oleh-Mahasiswi-PKL-Gizi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-PKL-Gizi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-10-09 10:36:442025-10-09 10:36:44Mahasiswa Gizi UAD dan Puskesmas Tegalrejo Edukasi Siswa SMPN 7 Yogyakarta tentang Gizi Seimbang dan Kantin Sehat

Mahasiswa Gizi UAD Raih Medali Perak Lewat Taekwondo di POMNAS XIX 2025

26/09/2025/in Prestasi /by Ard

Foto Nafisa, mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) saat mendapatkan penghargaan (Foto. Nafisa)

Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan oleh Nafisa Anindya, mahasiswa program studi Gizi, Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Ia berhasil meraih juara 2 Kyorugi Under-49 Putri pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025 yang digelar di GOR Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Satria Sport Center pada tanggal 20-23 September 2025.

Ajang bergengsi tingkat nasional ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai provinsi di Indonesia untuk berlaga dalam sejumlah cabang olahraga. Nafisa turun di cabang olahraga taekwondo, sebuah pengalaman berharga sekaligus tantangan besar. Dalam persiapannya, Nafisa menjalani Latihan intensif setiap pagi dan sore. Latihan tersebut mencakup pembinaan fisik dan penguatan teknik yang menjadi kunci keberhasilannya.

“Saya berusaha tetap tenang dan yakin bahwa latihan yang telah dilakukan akan membuahkan hasil yang baik,” ungkap Nafisa. Hal yang paling berkesan baginya adalah kesempatan bertemu sekaligus bertanding dengan mahasiswa dari berbagai provinsi. Selain memperkaya pengalaman, momen ini menambah semangatnya untuk terus berkembang.

Meskipun belum meraih emas, Nafisa tetap bangga dengan pencapaiannya. Ia percaya bahwa semangat, kerja keras, dan keyakinan adalah bekal utama dalam setiap perjuangan. “Apa yang telah diusahakan tidak akan sia-sia. Saya akan terus berlatih lebih baik lagi,”tambahnya. Sebagai penutup, Nafisa menyampaikan sedikit motivasi untuk mahasiswa lain agar berprestasi.

“Saya berharap teman-teman mahasiswa yang lain juga tidak takut untuk mencoba dan berjuang, karena kesempatan berprestasi terbuka untuk siapa saja yang mau mencoba,”tutupnya. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UAD tidak hanya unggul di bidang akademik , tetapi juga berkontribusi membawa nama kampus di kancah nasional. (Tifa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-Nafisa-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-saat-mendapatkan-penghargaan-Foto.-Nafisa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-26 13:01:432025-09-26 13:01:43Mahasiswa Gizi UAD Raih Medali Perak Lewat Taekwondo di POMNAS XIX 2025

Dua Putra-Putri Merauke Tempuh 4.384 Km untuk Kuliah di UAD

20/09/2025/in Terkini /by Ard

Arini, mahasiswi baru Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mawar)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus menjadi magnet bagi mahasiswa dari berbagai penjuru nusantara. Tahun akademik 2025/2026 ini, dua mahasiswa asal Merauke, Papua Selatan, yakni Arini dan Tahta Abdillah, tercatat sebagai mahasiswa terjauh yang menempuh pendidikan di UAD. Keduanya merupakan alumni SMA Negeri 1 Kurik, Merauke, yang menempuh perjalanan sepanjang 4.384 kilometer untuk bisa sampai ke kampus UAD di Yogyakarta.

Arini, mahasiswi baru Program Studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat, ia mengaku awalnya tidak memiliki kampus impian, namun setelah orang tuanya menyarankan untuk berkuliah di UAD, ia merasa takjub dan bersemangat. “Saya merasa sangat takjub. UAD kampusnya besar, fasilitasnya lengkap. Ini kampus pertama dan terakhir saya,” ujarnya. Arini mengaku kaget sekaligus kagum dengan suasana di Yogyakarta. Arini bercerita bahwa fasilitas di Jogja terasa sangat modern dibandingkan Merauke. “Di Papua tidak ada Indomaret, tempat wisata modern, atau fasilitas kampus yang lengkap seperti di sini. Semua serba hutan, sedangkan di Jogja serba ada. Fasilitas kampus UAD juga bagus,” jelasnya.

Sementara itu, Tahta Abdillah, Prodi Teknik Elektro, menambahkan bahwa cuaca panas Jogja terasa mirip dengan Merauke, hanya saja di sini ia bisa menikmati pemandangan Gunung Merapi.

Meski baru memulai kuliah, baik Arini maupun Tahta sudah punya harapan besar. Arini ingin lebih produktif, ambisius, dan mampu membanggakan orang tua. Ia juga berharap bisa mengenal banyak teman dari berbagai daerah. Tahta pun menaruh harapan serupa, yakni bisa lancar kuliah, berkembang lebih jauh dari masa SMA, dan sehat menjalani Program Pengenalan Kampus (P2K) UAD.  

Di sela kesibukan, keduanya mulai beradaptasi dengan aktivitas mahasiswa baru. Arini kagum dengan keramahan teman-teman dan dosen yang humoris serta hangat, sedangkan Tahta senang bersepeda keliling Jogja untuk mengenal kota sekaligus menjaga kesehatan. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Arini-mahasiswi-baru-Program-Studi-Kesehatan-Masyarakat-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-20 12:12:062025-09-20 12:12:06Dua Putra-Putri Merauke Tempuh 4.384 Km untuk Kuliah di UAD

FKM UAD Gelar Edukasi MPASI di Gunungkidul untuk Cegah Stunting

06/09/2025/in Terkini /by Ard

Edukasi MPASI di Gunungkidul oleh FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. FKM UAD)

Upaya pencegahan stunting terus digencarkan di berbagai wilayah, termasuk di Padukuhan Ngipik, Kalurahan Tegalrejo, Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul. Kali ini, dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (FKM UAD), Desi Nurfita, S.KM., M.Kes.(Epid)., hadir langsung memberikan edukasi kepada warga. Ia bekerja sama dengan mahasiswa KKN UAD Unit IX.B.1 Gedangsari yang diketuai oleh Dzakiyyah Aulia Yasmin Al Aziz.

Dalam kegiatan tersebut, para orang tua balita mendapatkan pemahaman mengenai stunting sekaligus cara pencegahannya. Tidak hanya menerima materi, peserta juga diajak praktik membuat Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang sehat dan bergizi.

“Stunting bisa dicegah sejak dini, salah satunya dengan pemberian MPASI yang tepat, bergizi seimbang, dan aman,” ujar Desi. Ia menekankan pentingnya protein hewani seperti telur, ikan, dan daging dalam menu harian anak.

Acara ini disambut dengan antusias oleh warga. Banyak ibu-ibu terlihat aktif bertanya sekaligus mencoba resep MPASI sederhana yang diperagakan.

Berdasarkan data terbaru Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Kabupaten Gunungkidul tercatat sebesar 19,7%. Angka ini memang menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai 22,2%, tetapi tetap menjadi perhatian serius semua pihak.

Kegiatan edukasi yang diakhiri dengan sesi mencicipi MPASI ini berlangsung hangat dan penuh semangat. Harapannya, ilmu yang diperoleh para peserta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga membantu menurunkan angka stunting di wilayah Gunungkidul. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Edukasi-MPASI-di-Gunungkidul-oleh-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-06 10:01:092025-09-06 10:01:09FKM UAD Gelar Edukasi MPASI di Gunungkidul untuk Cegah Stunting

Perkuat Tradisi Akademik, UAD Kukuhkan Empat Guru Besar Baru

31/08/2025/in Terkini /by Ard

Empat Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Rektor UAD dan Ketua Senat (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mengukuhkan empat guru besar pada Sidang Terbuka Senat yang digelar pada Sabtu, 30 Agustus 2025 di Amphitarium Kampus IV UAD. Mereka yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes. dalam bidang pengelolaan sampah dan manajemen lingkungan; Prof. Elli Nur Hayati, M.PH., Ph.D., Psikolog. dalam bidang psikologi komunitas kelompok rentan; Prof. Dr. apt. Nining Sugihartini, M.Si. dalam bidang teknologi formulasi sediaan obat dan kosmetika; Prof. Dr. Dody Hartanto, M.Pd. dalam bidang bimbingan dan konseling keluarga.

Sidang terbuka dibuka oleh Ketua Senat UAD, Prof. Dr. Ir. Dwi Sulisworo, M.T., dengan pembacaan basmalah. Selanjutnya, Muhammad Habibi Miftakhul Marwa, S.H.I., M.H., Kepala Bidang Hukum, Tata Laksana, Organisasi, dan Etika UAD, membacakan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia tentang pengangkatan keempat guru besar tersebut.

Setelah penayangan video profil, para guru besar menyampaikan pidato pengukuhan. Prof. Surahma Asti Mulasari dengan judul “Mengelola Sampah, Mengelola Kehidupan: Strategi Ilmiah dalam Pengelolaan Lingkungan di Yogyakarta”. Prof. Elli Nur Hayati dengan judul “Psikologi Komunitas: Transisi Psikologi Individual-Sentris ke Komunal-Sistemik-Sentris”. Prof. Nining Sugihartini dengan judul “Transformasi Sediaan Antiinflamasi Minyak Atsiri Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum, L.): Eksplorasi Sediaan Topikal dan Inisiasi Scale-Up ke Skala Pilot”. Prof. Dody Hartanto dengan judul “Konseling Harapan: Paradigma Baru Layanan bagi Keluarga dan Remaja dengan Masalah Kesehatan Mental”. Prosesi pengukuhan secara simbolis dilakukan oleh Ketua Senat didampingi Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T.

Dalam sambutannya, Prof. Dwi Sulisworo menegaskan pentingnya pengukuhan ini karena sebagian besar bidang yang diangkat berkaitan erat dengan kesehatan, baik fisik, psikologis, keluarga, maupun lingkungan. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kiprah keempat profesor yang telah memberi inspirasi, mulai dari penelitian pengelolaan sampah, pemberdayaan masyarakat, pengembangan farmasi, hingga layanan konseling.

Rektor UAD, Prof. Muchlas, menyampaikan ucapan selamat sekaligus menekankan peran guru besar sebagai penjaga marwah akademik. Ia menambahkan bahwa UAD kini memiliki 57 guru besar, dengan 42 di antaranya lahir dari internal UAD. “Kami berharap para guru besar menghasilkan karya spektakuler, menjadi rujukan, dan berkontribusi dalam mengembangkan program studi S3 yang relevan,” ujarnya.

Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., turut memberikan selamat serta menekankan pentingnya peningkatan kualitas dosen melalui program nolisasi. Sementara itu, Prof. Mahfud Sholihin, Ph.D., Ak., CA., CPA., Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, menegaskan bahwa guru besar diharapkan aktif dalam riset-riset strategis, termasuk melalui hibah risetMU.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Rahmadi Wibowo Suwarno, Lc., M.A., M.Hum., Kepala Lembaga LPSI UAD, serta ditutup dengan pembacaan hamdalah oleh Ketua Senat. Para tamu undangan kemudian memberikan ucapan selamat kepada keempat guru besar yang baru dikukuhkan. Dengan pengukuhan ini, UAD berkomitmen untuk terus memperkuat tradisi akademik, mengembangkan keilmuan, serta menghadirkan karya-karya yang berdampak nyata bagi masyarakat Indonesia dan dunia. (Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Empat-Guru-Besar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dengan-Rektor-UAD-dan-Ketua-Senat-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-31 08:17:122025-08-31 08:17:12Perkuat Tradisi Akademik, UAD Kukuhkan Empat Guru Besar Baru

Aksi Nyata Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD di Sekolah Perempuan Purbayan

25/08/2025/in Terkini /by Ard

Proses pembelajaran di Sekolah Perempuan PPKO IMM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Media PKKO IMM FKM UAD)

Tim Program Penguatan Kapasitas (PPK) Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melanjutkan program “Sekolah Perempuan” dengan pertemuan ketiga yang digelar pada Sabtu, 16 Agustus 2025.

Memasuki pertemuan ketiga, antusiasme peserta tidak surut. Kali ini, kegiatan dibagi menjadi dua sesi di lokasi yang berbeda untuk menyesuaikan dengan jadwal peserta. Kelas ibu-ibu dilaksanakan pada pagi hari di Aula Kantor Kelurahan Purbayan, sementara kelas remaja digelar pada sore harinya di Aula Masjid Al Mustaqim.

Program tersebut menghadirkan dua ahli gizi, Nurulita Septiana, S.Gz., untuk kelas ibu-ibu dan Tis’a Salma Muthi’ah, S.Gz., MPH., untuk kelas remaja. Fokus utama pertemuan ini adalah mengenal dan mempraktikkan teori gizi seimbang melalui sesi praktik yang interaktif.

Di kelas ibu-ibu, Nurulita Septiana, seorang Nutrisionis Ahli Muda dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, membawakan materi yang relevan dengan keseharian ibu-ibu, yaitu penerapan gizi seimbang dalam keluarga. Selain membahas penerapan gizi seimbang untuk dewasa dan cara membaca label gizi, beliau juga memberikan wawasan khusus mengenai gizi untuk balita. Diakhir, beliau turut menekankan pentingnya mengonsumsi makanan yang beraneka ragam sesuai dengan pedoman “Gizi Seimbang”.

“Kenapa harus beraneka ragam? Karena tidak ada satupun makanan yang gizinya komplit. Kalau kita makan macam-macam, ada karbohidrat, protein, sayur, dan buah, maka zat gizi yang kurang di satu makanan bisa dilengkapi oleh makanan lain,” jelas Nurulita Septiana.

Sementara itu, di kelas remaja, Tis’a Salma Muthi’ah, selaku dosen Gizi UAD, menyampaikan materi tentang pentingnya gizi seimbang bagi remaja dan calon ibu. Selain membahas pola makan yang akan mempengaruhi kesehatan saat menjadi calon ibu, para remaja juga dibekali cara praktis membaca label gizi pada jajanan kemasan agar lebih waspada terhadap apa yang mereka konsumsi sehari-hari.

“Kesehatan seorang calon ibu sangat dipengaruhi oleh kesehatannya saat remaja. Pola makan yang terbentuk di masa remaja akan terbawa hingga dewasa, sehingga penting untuk membangun kebiasaan baik sejak dini,” ujar Tis’a Tis’a Salma Muthi’ah.

Puncak acara pada pertemuan ini adalah sesi “Gizi Plate Challenge”. Dalam sesi ini, para peserta dari kedua kelas ditantang untuk menyusun menu makanan pada sebuah piring sesuai dengan prinsip “Isi Piringku” yang telah mereka pelajari. Kegiatan interaktif ini bertujuan untuk mengubah pengetahuan teori menjadi praktik nyata yang nantinya akan diterapkan di rumah. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Proses-pembelajaran-di-Sekolah-Perempuan-PPKO-IMM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Media-PKKO-IMM-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-25 10:04:312025-08-25 10:04:31Aksi Nyata Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD di Sekolah Perempuan Purbayan

Gandeng Puskesmas, Sekolah Perempuan Purbayan Dalami Penanganan Stunting

19/08/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Pembuatan pohon harapan oleh peserta sekolah perempuan IMM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Media PKKO IMM FKM)

Tim Program Penguatan Kapasitas (PPK) Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mengadakan kegiatan “Sekolah Perempuan” di Kantor Kelurahan Purbayan, Kotagede, pada Sabtu, 9 Agustus 2025.

Pada pertemuan kedua ini, program berkolaborasi dengan para ahli dari Puskesmas Kotagede I untuk memberikan pendalaman materi. Kegiatan kembali membagi peserta ke dalam dua kelas terpisah, yaitu kelas ibu-ibu yang diisi oleh Ida Widaningsih, S.Si.T., dan kelas remaja yang diisi oleh dr. Nur Wahyuningsih, M.P.H.

Di kelas ibu-ibu, Ida Widaningsih, selaku ahli gizi dari Puskesmas Kotagede I, membawakan materi “Penanganan dan Pencegahan Stunting”. Sesi ini berfokus pada pentingnya pola asuh dan pemenuhan gizi selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai kunci utama mencegah gagal tumbuh pada anak. “Pola asuh itu adalah suatu proses interaksi antara orang tua dan anak untuk mendukung perkembangan fisik, emosi, sosial, intelektual, dan spiritual. Jadi, bukan hanya memberi makan, tetapi juga bagaimana interaksi dan stimulasi yang diberikan kepada anak sangat berpengaruh,” jelas Ida Widaningsih.

Sementara itu, di kelas remaja, dr. Nur Wahyuningsih menyampaikan materi komprehensif yang menghubungkan peran remaja dalam pencegahan stunting dengan pentingnya kesehatan reproduksi. Sesi ini secara khusus membahas bagaimana status gizi dan kesehatan reproduksi remaja putri menjadi fondasi utama untuk menjadi calon ibu yang sehat.

“Kesehatan reproduksi itu penting sekali. Jadi, kalau kita bicara stunting, itu tidak hanya saat anak sudah lahir, tetapi dari sebelum menjadi janin pun sudah harus kita siapkan. Remaja putri yang sehat dan tidak anemia akan memutus mata rantai lahirnya generasi stunting,” tegas dr. Nur Wahyuningsih.

Sebagai penutup, para peserta menuangkan harapan mereka untuk masa depan anak-anak dan diri mereka sendiri dalam sebuah “Pohon Harapan” yang dibuat bersama. Program Sekolah Perempuan ini akan terus berlanjut setiap minggunya dengan topik-topik relevan lainnya untuk mewujudkan perempuan Purbayan yang berdaya dan generasi masa depan yang sehat serta bebas stunting. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pembuatan-pohon-harapan-oleh-peserta-sekolah-perempuan-IMM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Media-PKKO-IMM-FKM.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-19 10:00:502025-08-28 15:46:47Gandeng Puskesmas, Sekolah Perempuan Purbayan Dalami Penanganan Stunting

Isah Fitriani: Perjuangan di Balik Gelar Wisudawan Berprestasi

12/08/2025/in Terkini /by Ard

Isah Fitriani, Wisudawan Berprestasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Isah)

Setiap mimpi, sekecil apa pun, layak untuk diperjuangkan. Kalimat itulah yang menjadi pengiring langkah Isah Fitriani selama menempuh pendidikan Magister Kesehatan Masyarakat di Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Lulus dengan IPK 3,97, ia dinobatkan sebagai wisudawan berprestasi setelah menorehkan berbagai capaian akademik dan nonakademik di tingkat daerah, provinsi, hingga nasional.

Perjalanan prestasi Isah dimulai pada tahun 2021 saat ia meraih Hibah Pendanaan PKM-PM Ditjen Dikti Kemendikbud RI, Juara II LKTI Nasional, dan Juara III Lomba Esai Nasional. Setahun berselang, ia dinobatkan sebagai Koordinator Daerah Terbaik Se-Wilayah 3 ISMKMI dan menyabet Juara I Lomba Esai Tingkat Provinsi. Ia juga meraih Juara II Lomba Penelitian Ilmiah pada Forum Ilmiah Tahunan dan Kongres Nasional IAKMI.

Prestasinya terus berlanjut. Pada 2024, Isah menorehkan predikat Peserta Terbaik B dalam Lomba Puisi Nasional. Puncak pencapaian terjadi pada 2025, saat ia meraih Juara I Lomba Presentasi Oral, Juara III Lomba Esai disertai predikat Best Poster dan Favorite Paper, Juara II Lomba Esai Nusantara Writing Festival 3, serta masuk 10 besar Lomba Artikel Ilmiah JoMaSSH FK UNY.

Di balik deretan penghargaan tersebut, Isah tentu menghadapi tantangan yang tidak ringan. Ia harus membagi waktu antara kuliah, menyelesaikan tesis, membantu administrasi skripsi di Prodi S-1 Kesmas, mengajar les privat, menjadi jurnalis di Bidang Humas dan Protokol UAD, mempersiapkan lomba, hingga menulis publikasi ilmiah.

Meski begitu, prinsipnya tetap teguh. “Gagal itu memang melelahkan, tetapi bukan berarti kau harus kehilangan masa depan. Bergeraklah, ciptakan perubahan, maka kau akan memperoleh keberhasilan. Kadang, kita harus berpura-pura kuat di tengah keramaian, tetapi apa yang dijalani sepenuh hati tidak akan sia-sia,” ungkapnya.

Di masa depan, Isah berencana untuk terus berkarya di bidang promosi kesehatan dan ilmu perilaku, menjangkau daerah terpencil, mengangkat isu kesehatan yang luput dari perhatian, dan berkontribusi dalam pengembangan kebijakan serta media promosi kesehatan. Baginya, gelar magister ini merupakan awal dari perjalanan baru. Sebab, ia selalu meyakini bahwa setiap orang akan hebat dengan caranya sendiri dan ia memilih untuk hebat melalui kontribusinya di bidang kesehatan masyarakat. (Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Isah-Fitriani-Wisudawan-Berprestasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Isah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-12 11:44:062025-08-12 11:44:06Isah Fitriani: Perjuangan di Balik Gelar Wisudawan Berprestasi

Inisiasi Sekolah Perempuan, Tim PPK Ormawa IMM FKM Kupas Tuntas Stunting di Purbayan

06/08/2025/in Terkini /by Ard

Pembukaan Sekolah Perempuan PPK Ormawa IMM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Media PKKO IMM FKM)

Tim Program Penguatan Kapasitas (PPK) Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi mengawali program “Sekolah Perempuan” di Kantor Kelurahan Purbayan, Kotagede, pada Sabtu, 2 Agustus 2025.

Kegiatan ini menandai dimulainya program pemberdayaan yang akan berlangsung hingga November mendatang dengan pertemuan rutin setiap minggu. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya mengenai isu stunting dan kesetaraan gender.

Acara pembukaan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Drs. Hadi Sasongko, M.Si., selaku Dosen Pendamping Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD; Ibu Komarijatul Chasanah, S.Pd., selaku Lurah Purbayan; perwakilan dekanat FKM UAD; tokoh masyarakat; serta para peserta yang terdiri dari wanita usia produktif dan remaja perempuan. Ibu Komarijatul Chasanah dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh dan berharap program ini dapat menjadi perintis bagi kegiatan bermanfaat lainnya di wilayahnya.

“Semoga program ini menjadi pionir sehingga nantinya terbentuk kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, khususnya untuk perempuan-perempuan di Kelurahan Purbayan,” ungkap Ibu Lurah.

Setelah seremonial, kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan pertama yang diisi dengan materi pengenalan stunting. Peserta dibagi menjadi dua kelas terpisah, yakni kelas ibu-ibu dan remaja, untuk memastikan materi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Di kelas ibu-ibu, Dr. drh. Asep Rustiawan, M.S., Ph.D., memaparkan pentingnya peran perempuan terdidik sebagai sekolah pertama bagi anak. Beliau menekankan periode emas pencegahan stunting, yaitu 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). “Seribu hari pertama kehidupan. Ini yang menentukan apakah anak ini akan stunting atau tidak. Seribu hari ini yang penting,” tegas Dr. Asep.

Sementara itu, di kelas remaja, Alfadhila Khairil Sinatrya, S.Gz., M.Kes., membawakan materi “Remaja Sehat Hari Ini, Ibu Hebat Esok Hari”. Alfadhila menjelaskan bahwa stunting bukan sekadar masalah tinggi badan, tetapi juga menyangkut gagal kembang dan risiko penyakit di masa depan. Ia pun menyoroti peran penting remaja dalam memutus siklus masalah gizi.

“Keturunan itu hanya menyumbang 0,007%. Jadi, tidak benar kalau dikatakan orang tuanya pendek, anaknya juga pasti pendek. Tidak, itu bisa diubah,” ujar Alfadhila, mematahkan mitos yang umum di masyarakat.

Proses belajar tidak hanya berlangsung satu arah, tetapi juga mencakup pre-test, post-test, dan Forum Group Discussion (FGD). Dalam FGD, setiap kelompok diberi studi kasus terkait permasalahan stunting yang ada di sekitar untuk didiskusikan dan dipresentasikan, yang mendorong partisipasi aktif dari para peserta.

Program Sekolah Perempuan ini diharapkan dapat memberikan dampak luas kepada masyarakat Purbayan dan berhasil hingga tahap Abdidaya serta menjadi model pemberdayaan perempuan yang sukses. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pembukaan-Sekolah-Perempuan-PPK-Ormawa-IMM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Media-PKKO-IMM-FKM.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-06 10:15:172025-08-06 10:15:17Inisiasi Sekolah Perempuan, Tim PPK Ormawa IMM FKM Kupas Tuntas Stunting di Purbayan

Wisuda Periode IV, UAD Luluskan 1.158 Mahasiswa

02/08/2025/in Terkini /by Ard

Prosesi Wisuda oleh Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2024/2025 pada Sabtu, 2 Agustus 2025, bertempat di Jogja Expo Center (JEC). Sebanyak 1.158 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan resmi dikukuhkan sebagai lulusan UAD.

Adapun rincian lulusan terdiri atas 8 lulusan Sarjana Terapan, 1.066 Sarjana, 83 Magister, dan 1 Doktoral. Sebanyak 859 di antaranya berhasil meraih predikat cum laude dan 54 wisudawan terbaik dari berbagai program studi mendapat kehormatan diwisuda langsung oleh Rektor dan Wakil Rektor Bidang Akademik.

Prosesi wisuda juga diwarnai momen haru saat UAD memberikan penghormatan khusus kepada almarhumah Faradhita Widaswari Smaniedo, wisudawan anumerta dari Program Studi S-1 Fisika. Prosesi dilakukan secara simbolis dan ijazah diserahkan kepada kakaknya, Bunga Dyah Indah, sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan almarhumah dalam menempuh pendidikan. Selain itu, UAD turut memfasilitasi prosesi wisuda daring bagi tujuh wisudawan yang tidak dapat hadir secara langsung guna memastikan partisipasi penuh bagi seluruh lulusan.

Salah satu momen inspiratif adalah saat Mufti Putri Dewi Buana, S.I.Kom., wisudawan berprestasi, menyampaikan kesan dan pesannya. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya keberanian bermimpi dan ketekunan dalam perjuangan. “Dulu, saya bertanya, ‘Keluarga yang kurang mampu, memangnya bisa, ya, berkuliah?’ Saat itu rasanya mustahil. Tetapi, hari ini, saya berdiri di sini sebagai bukti nyata bahwa kemustahilan bisa ditaklukkan. Melalui beasiswa KIP-Kuliah, UAD membuka jalan dan menjadi ruang pengalaman yang sangat berarti dalam hidup saya,” ungkapnya penuh haru.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen dan seluruh sivitas akademika UAD yang telah menciptakan lingkungan belajar yang mendidik sekaligus menghargai setiap proses pencarian ilmu.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., dalam pidato wisudanya menekankan bahwa wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan menuju dunia profesional yang penuh tantangan. “Momentum wisuda ini adalah titik tolak untuk memasuki dunia nyata. Kini saatnya Saudara mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tuturnya.

Prof. Muchlas juga berpesan agar seluruh lulusan terus menjaga nilai-nilai integritas, profesionalisme, serta semangat Islam berkemajuan yang telah ditanamkan selama masa studi di UAD. Tak lupa, Rektor menyampaikan terima kasih kepada orang tua dan keluarga wisudawan atas kepercayaan yang diberikan kepada UAD, serta kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan atas dedikasi mereka dalam membimbing mahasiswa hingga sukses di titik kelulusan.

Selanjutnya, juga dilakukan penyematan pin alumni secara simbolis oleh Ketua Keluarga Alumni Universitas Ahmad Dahlan (Kamada), Purnomo, S.T., M.M., kepada perwakilan wisudawan. Penyematan tersebut menjadi penanda resmi bergabungnya para lulusan dalam jejaring alumni UAD. (Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prosesi-Wisuda-oleh-Rektor-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-02 15:03:022025-08-02 15:03:48Wisuda Periode IV, UAD Luluskan 1.158 Mahasiswa
Page 3 of 14‹12345›»

TERKINI

  • Tim UAD Bersama BMKG dan Bosscha Berhasil Observasi Okultasi Asteroid Strenua 29/04/2026
  • Prodi Perbankan Syariah UAD Gelar Porseni 202629/04/2026
  • Upgrading PK IMM FTI UAD 2026: Perkuat Kepemimpinan dan Solidaritas29/04/2026
  • Dosen UAD Hadirkan Bel Sekolah Otomatis di SD Muhammadiyah Wonokromo 128/04/2026
  • Gerakan #uadminimplastik, UAD Berkomitmen Wujudkan Zero Waste Campus28/04/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Juara II Mawapres PTMA Program Diploma29/04/2026
  • Mahasiswa UAD Juara I Mawapres PTMA Program Sarjana27/04/2026
  • Mahasiswa UAD Juara I Pilmapres Program Diploma LLdikti Wilayah V Yogyakarta27/04/2026
  • Mahasiswa UAD Juara 1 Pilmapres LLDikti Wilayah V Yogyakarta27/04/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Mawapres PTMA Program Diploma, Usung Inovasi Pangan Berkelanjutan24/04/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top