• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Isah Fitriani: Perjuangan di Balik Gelar Wisudawan Berprestasi

12/08/2025/in Terkini /by Ard

Isah Fitriani, Wisudawan Berprestasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Isah)

Setiap mimpi, sekecil apa pun, layak untuk diperjuangkan. Kalimat itulah yang menjadi pengiring langkah Isah Fitriani selama menempuh pendidikan Magister Kesehatan Masyarakat di Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Lulus dengan IPK 3,97, ia dinobatkan sebagai wisudawan berprestasi setelah menorehkan berbagai capaian akademik dan nonakademik di tingkat daerah, provinsi, hingga nasional.

Perjalanan prestasi Isah dimulai pada tahun 2021 saat ia meraih Hibah Pendanaan PKM-PM Ditjen Dikti Kemendikbud RI, Juara II LKTI Nasional, dan Juara III Lomba Esai Nasional. Setahun berselang, ia dinobatkan sebagai Koordinator Daerah Terbaik Se-Wilayah 3 ISMKMI dan menyabet Juara I Lomba Esai Tingkat Provinsi. Ia juga meraih Juara II Lomba Penelitian Ilmiah pada Forum Ilmiah Tahunan dan Kongres Nasional IAKMI.

Prestasinya terus berlanjut. Pada 2024, Isah menorehkan predikat Peserta Terbaik B dalam Lomba Puisi Nasional. Puncak pencapaian terjadi pada 2025, saat ia meraih Juara I Lomba Presentasi Oral, Juara III Lomba Esai disertai predikat Best Poster dan Favorite Paper, Juara II Lomba Esai Nusantara Writing Festival 3, serta masuk 10 besar Lomba Artikel Ilmiah JoMaSSH FK UNY.

Di balik deretan penghargaan tersebut, Isah tentu menghadapi tantangan yang tidak ringan. Ia harus membagi waktu antara kuliah, menyelesaikan tesis, membantu administrasi skripsi di Prodi S-1 Kesmas, mengajar les privat, menjadi jurnalis di Bidang Humas dan Protokol UAD, mempersiapkan lomba, hingga menulis publikasi ilmiah.

Meski begitu, prinsipnya tetap teguh. “Gagal itu memang melelahkan, tetapi bukan berarti kau harus kehilangan masa depan. Bergeraklah, ciptakan perubahan, maka kau akan memperoleh keberhasilan. Kadang, kita harus berpura-pura kuat di tengah keramaian, tetapi apa yang dijalani sepenuh hati tidak akan sia-sia,” ungkapnya.

Di masa depan, Isah berencana untuk terus berkarya di bidang promosi kesehatan dan ilmu perilaku, menjangkau daerah terpencil, mengangkat isu kesehatan yang luput dari perhatian, dan berkontribusi dalam pengembangan kebijakan serta media promosi kesehatan. Baginya, gelar magister ini merupakan awal dari perjalanan baru. Sebab, ia selalu meyakini bahwa setiap orang akan hebat dengan caranya sendiri dan ia memilih untuk hebat melalui kontribusinya di bidang kesehatan masyarakat. (Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Isah-Fitriani-Wisudawan-Berprestasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Isah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-12 11:44:062025-08-12 11:44:06Isah Fitriani: Perjuangan di Balik Gelar Wisudawan Berprestasi

Inisiasi Sekolah Perempuan, Tim PPK Ormawa IMM FKM Kupas Tuntas Stunting di Purbayan

06/08/2025/in Terkini /by Ard

Pembukaan Sekolah Perempuan PPK Ormawa IMM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Media PKKO IMM FKM)

Tim Program Penguatan Kapasitas (PPK) Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi mengawali program “Sekolah Perempuan” di Kantor Kelurahan Purbayan, Kotagede, pada Sabtu, 2 Agustus 2025.

Kegiatan ini menandai dimulainya program pemberdayaan yang akan berlangsung hingga November mendatang dengan pertemuan rutin setiap minggu. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya mengenai isu stunting dan kesetaraan gender.

Acara pembukaan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Drs. Hadi Sasongko, M.Si., selaku Dosen Pendamping Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD; Ibu Komarijatul Chasanah, S.Pd., selaku Lurah Purbayan; perwakilan dekanat FKM UAD; tokoh masyarakat; serta para peserta yang terdiri dari wanita usia produktif dan remaja perempuan. Ibu Komarijatul Chasanah dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh dan berharap program ini dapat menjadi perintis bagi kegiatan bermanfaat lainnya di wilayahnya.

“Semoga program ini menjadi pionir sehingga nantinya terbentuk kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, khususnya untuk perempuan-perempuan di Kelurahan Purbayan,” ungkap Ibu Lurah.

Setelah seremonial, kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan pertama yang diisi dengan materi pengenalan stunting. Peserta dibagi menjadi dua kelas terpisah, yakni kelas ibu-ibu dan remaja, untuk memastikan materi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Di kelas ibu-ibu, Dr. drh. Asep Rustiawan, M.S., Ph.D., memaparkan pentingnya peran perempuan terdidik sebagai sekolah pertama bagi anak. Beliau menekankan periode emas pencegahan stunting, yaitu 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). “Seribu hari pertama kehidupan. Ini yang menentukan apakah anak ini akan stunting atau tidak. Seribu hari ini yang penting,” tegas Dr. Asep.

Sementara itu, di kelas remaja, Alfadhila Khairil Sinatrya, S.Gz., M.Kes., membawakan materi “Remaja Sehat Hari Ini, Ibu Hebat Esok Hari”. Alfadhila menjelaskan bahwa stunting bukan sekadar masalah tinggi badan, tetapi juga menyangkut gagal kembang dan risiko penyakit di masa depan. Ia pun menyoroti peran penting remaja dalam memutus siklus masalah gizi.

“Keturunan itu hanya menyumbang 0,007%. Jadi, tidak benar kalau dikatakan orang tuanya pendek, anaknya juga pasti pendek. Tidak, itu bisa diubah,” ujar Alfadhila, mematahkan mitos yang umum di masyarakat.

Proses belajar tidak hanya berlangsung satu arah, tetapi juga mencakup pre-test, post-test, dan Forum Group Discussion (FGD). Dalam FGD, setiap kelompok diberi studi kasus terkait permasalahan stunting yang ada di sekitar untuk didiskusikan dan dipresentasikan, yang mendorong partisipasi aktif dari para peserta.

Program Sekolah Perempuan ini diharapkan dapat memberikan dampak luas kepada masyarakat Purbayan dan berhasil hingga tahap Abdidaya serta menjadi model pemberdayaan perempuan yang sukses. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pembukaan-Sekolah-Perempuan-PPK-Ormawa-IMM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Media-PKKO-IMM-FKM.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-06 10:15:172025-08-06 10:15:17Inisiasi Sekolah Perempuan, Tim PPK Ormawa IMM FKM Kupas Tuntas Stunting di Purbayan

Wisuda Periode IV, UAD Luluskan 1.158 Mahasiswa

02/08/2025/in Terkini /by Ard

Prosesi Wisuda oleh Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2024/2025 pada Sabtu, 2 Agustus 2025, bertempat di Jogja Expo Center (JEC). Sebanyak 1.158 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan resmi dikukuhkan sebagai lulusan UAD.

Adapun rincian lulusan terdiri atas 8 lulusan Sarjana Terapan, 1.066 Sarjana, 83 Magister, dan 1 Doktoral. Sebanyak 859 di antaranya berhasil meraih predikat cum laude dan 54 wisudawan terbaik dari berbagai program studi mendapat kehormatan diwisuda langsung oleh Rektor dan Wakil Rektor Bidang Akademik.

Prosesi wisuda juga diwarnai momen haru saat UAD memberikan penghormatan khusus kepada almarhumah Faradhita Widaswari Smaniedo, wisudawan anumerta dari Program Studi S-1 Fisika. Prosesi dilakukan secara simbolis dan ijazah diserahkan kepada kakaknya, Bunga Dyah Indah, sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan almarhumah dalam menempuh pendidikan. Selain itu, UAD turut memfasilitasi prosesi wisuda daring bagi tujuh wisudawan yang tidak dapat hadir secara langsung guna memastikan partisipasi penuh bagi seluruh lulusan.

Salah satu momen inspiratif adalah saat Mufti Putri Dewi Buana, S.I.Kom., wisudawan berprestasi, menyampaikan kesan dan pesannya. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya keberanian bermimpi dan ketekunan dalam perjuangan. “Dulu, saya bertanya, ‘Keluarga yang kurang mampu, memangnya bisa, ya, berkuliah?’ Saat itu rasanya mustahil. Tetapi, hari ini, saya berdiri di sini sebagai bukti nyata bahwa kemustahilan bisa ditaklukkan. Melalui beasiswa KIP-Kuliah, UAD membuka jalan dan menjadi ruang pengalaman yang sangat berarti dalam hidup saya,” ungkapnya penuh haru.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen dan seluruh sivitas akademika UAD yang telah menciptakan lingkungan belajar yang mendidik sekaligus menghargai setiap proses pencarian ilmu.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., dalam pidato wisudanya menekankan bahwa wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan menuju dunia profesional yang penuh tantangan. “Momentum wisuda ini adalah titik tolak untuk memasuki dunia nyata. Kini saatnya Saudara mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tuturnya.

Prof. Muchlas juga berpesan agar seluruh lulusan terus menjaga nilai-nilai integritas, profesionalisme, serta semangat Islam berkemajuan yang telah ditanamkan selama masa studi di UAD. Tak lupa, Rektor menyampaikan terima kasih kepada orang tua dan keluarga wisudawan atas kepercayaan yang diberikan kepada UAD, serta kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan atas dedikasi mereka dalam membimbing mahasiswa hingga sukses di titik kelulusan.

Selanjutnya, juga dilakukan penyematan pin alumni secara simbolis oleh Ketua Keluarga Alumni Universitas Ahmad Dahlan (Kamada), Purnomo, S.T., M.M., kepada perwakilan wisudawan. Penyematan tersebut menjadi penanda resmi bergabungnya para lulusan dalam jejaring alumni UAD. (Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prosesi-Wisuda-oleh-Rektor-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-02 15:03:022025-08-02 15:03:48Wisuda Periode IV, UAD Luluskan 1.158 Mahasiswa

FKM UAD Gelar Milad ke-23, Wujudkan Transformasi Kesehatan Masyarakat Menuju Healthy City

21/07/2025/in Terkini /by Ard

Perayaan Milad ke-23 FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Septia)

Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar perayaan Milad ke-23 pada Jumat, 18 Juli 2025, bertempat di Amphitarium Kampus IV UAD dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube FKM UAD Official. Perayaan ini menjadi momentum refleksi perjalanan FKM UAD dalam kontribusinya terhadap pengembangan masyarakat yang sehat, mandiri, dan berdaya melalui konsep Healthy City.

Dekan FKM UAD, Rosyidah, S.E., M.P.H., Ph.D., dalam pidatonya menyampaikan bahwa milad kali ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi ajakan reflektif untuk menjiwai makna transformasi yang sesungguhnya. “Jika setelah 23 tahun kita hanya berhenti pada definisi, maka kita belum benar-benar bertransformasi. Kita hanya berganti slogan saja setiap tahunnya,” ujar beliau dalam pidatonya.

Mengangkat tema “Transformasi Kesehatan Masyarakat: 23 Tahun FKM UAD Menuju Masyarakat Sehat, Mandiri, dan Berdaya melalui Healthy City”, beliau menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam menilai sehat tidak hanya dari fisik, tetapi juga dari mental, spiritual, dan ketahanan sosial.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., turut hadir dan menyampaikan bahwa usia 23 tahun bagi FKM merupakan usia produktif dengan semangat tinggi untuk terus melompat menuju keunggulan hakiki. Beliau juga menekankan pentingnya kesehatan sebagai salah satu parameter untuk melewati demographic window of opportunity yang kini diprediksi berakhir pada tahun 2035.

Acara ini turut dihadiri para mitra FKM, kepala dinas, direktur rumah sakit, kepala puskesmas, pimpinan sekolah, para lurah, serta para alumni. Sejumlah penghargaan diberikan kepada dosen dan tenaga kependidikan yang berprestasi di bidang penelitian, pengabdian, publikasi, hingga keaktifan tahsin. Tak ketinggalan, para mahasiswa juga tampil dalam hiburan seni tari dan vokal serta menerima apresiasi atas prestasi lomba nasional.

Dalam momen reflektif tersebut, Dekan FKM juga menegaskan bahwa FKM UAD berkomitmen menciptakan manusia paripurna, yaitu insan yang tidak hanya sehat secara jasmani, tetapi juga utuh secara jiwa, mandiri dalam berpikir, serta mampu memberi makna bagi dirinya dan masyarakat. “Masyarakat sehat, mandiri, dan berdaya bukan lagi sekadar kebijakan, tetapi potret dari diri kita, tetangga kita, yang utuh jiwa raga, dan Healthy City bukan lagi cetak biru infrastruktur, tetapi rumah besar peradaban yang kita bangun bersama.”

Milad ini menjadi bukti semangat kolaboratif seluruh sivitas akademika dan mitra untuk bersama-sama mendorong perubahan nyata dalam membentuk masyarakat yang sehat secara holistik. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Perayaan-Milad-ke-23-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Septia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-21 10:54:092025-07-21 10:54:09FKM UAD Gelar Milad ke-23, Wujudkan Transformasi Kesehatan Masyarakat Menuju Healthy City

Mahasiswa Gizi UAD Raih Juara I Lomba Poster Contest 2025 Tingkat Nasional

05/07/2025/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Gizi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Peraih Juara I Lomba Poster Contest Nasional (Foto. Salsya)

Ragil Febriani Setyowati, mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), berhasil meraih Juara I dalam lomba Poster Contest 2025 tingkat nasional. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Mathematics Education and Forum Ukhuwah (MEDFU) Universitas Lampung dengan tema “Pendidikan Membuka Jalan, Mimpi Jadi Kenyataan” dan dilaksanakan pada 4–18 Mei 2025.

Dalam karyanya, Ragil mengangkat isu bahwa media visual dapat dirancang untuk menyampaikan pesan penting terkait dunia pendidikan kepada masyarakat luas. Tujuannya adalah untuk membangun kesadaran, motivasi, dan partisipasi publik terhadap isu-isu pendidikan.

“Saya membuat poster yang bertopik tentang pentingnya pendidikan bagi masa depan. Isi posternya berupa ajakan untuk semangat belajar,” ujarnya.

Selain itu, Ragil menghadapi beberapa rintangan dalam mengikuti perlombaan tersebut, yaitu kesulitan dalam mengatur waktu dan memilih detail tema yang tepat.

“Tantangan yang saya hadapi adalah menyesuaikan waktu pembuatan poster di tengah kesibukan tugas kuliah dan laporan praktikum. Tantangan lainnya ialah mencari materi untuk tema yang diusung agar pesannya dapat tersampaikan secara detail,” ungkap Ragil.

Namun, tantangan tersebut tidak membuat semangat Ragil berkurang. Dengan usaha dan doa yang tidak pernah putus, akhirnya ia berhasil meraih Juara I dalam lomba poster tersebut. Ia berharap, semoga UAD terus mendukung mahasiswa yang mengikuti berbagai ajang perlombaan sehingga mampu mencetak generasi emas yang berkualitas. (Salsya)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Gizi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Peraih-Juara-I-Lomba-Poster-Contest-Nasional-Foto.-Salsya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-05 10:45:142025-07-05 10:45:14Mahasiswa Gizi UAD Raih Juara I Lomba Poster Contest 2025 Tingkat Nasional

Skrining Kesehatan Mental dan Edukasi Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA oleh FKM UAD

03/07/2025/in Terkini /by Ard

Skrining Kesehatan Mental dan Edukasi NAPZA Remaja Tironirmolo oleh FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. FKM UAD)

Puluhan Remaja Tirtonirmolo, Bantul, dengan antusias mengikuti kegiatan edukatif bertajuk “Sehat Jiwa Raga, Bebas Narkoba: Gen Z Siap Berkarya!” yang digelar oleh Dedik Sulistiawan, Ph.D., bersama mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Kegiatan ini merupakan langkah positif di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap penyalahgunaan narkoba dan zat adiktif lainnya (NAPZA) pada remaja, khususnya setelah kasus penangkapan salah satu warga setempat pada Februari lalu dengan barang bukti 1.000 pil obat berbahaya (obaya).

Acara yang berlangsung pada Minggu, 15 Juni 2025, tersebut dimulai dengan skrining kesehatan mental seputar kondisi emosional, stres, dan kesejahteraan menggunakan instrumen digital yang telah disiapkan oleh narasumber. Dilanjutkan dengan sesi edukasi interaktif, para remaja diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan mental dan fisik di usia muda. Materi yang dipaparkan menyentuh berbagai isu, mulai dari gaya hidup sehat, bahaya penyalahgunaan NAPZA, hingga cara membangun kebiasaan positif yang jauh dari zat adiktif.

Dalam sambutannya, Dedik menyampaikan harapannya bahwa kegiatan ini bisa menjadi pemantik perubahan di akar rumput. “Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para remaja untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental dan fisik mereka. Dengan bekal pengetahuan yang tepat, mereka akan lebih siap menghadapi tekanan lingkungan dan menjauh dari jerat penyalahgunaan NAPZA,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan di Masjid Al-Ikhlas di Padukuhan Mrisi Kidul, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul. Mereka aktif berdiskusi dan bahkan ikut serta dalam game online “Mitos atau Fakta” yang dirancang untuk menguji pengetahuan sekaligus meluruskan kesalahpahaman seputar narkoba.

Juna, salah satu peserta, mengaku, “Baru tahu ternyata jenis-jenis narkoba itu banyak banget dan bahayanya bukan main. Apalagi soal pil-pil yang sering beredar, ternyata termasuk obat berbahaya!” ujarnya.

Edukasi yang dikemas secara ringan dan menyenangkan ini bukan hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran kritis remaja agar berani berkata “tidak” pada narkoba serta siap menjadi generasi yang sehat, tangguh, dan produktif. (Jun)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Skrining-Kesehatan-Mental-dan-Edukasi-NAPZA-Remaja-Tironirmolo-oleh-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-FKM-UAD-1.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-03 10:34:262025-07-03 10:34:26Skrining Kesehatan Mental dan Edukasi Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA oleh FKM UAD

Digital Public Health Competencies

30/06/2025/in Feature /by Ard
Penyampaian materi tentang Digital Public Health oleh Kepala BKPK Kemenkes RI dalam kuliah pakar Prodi Magister Kesmas Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Isah)

Penyampaian materi tentang Digital Public Health oleh Kepala BKPK Kemenkes RI dalam kuliah pakar Prodi Magister Kesmas Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Isah)

Prof. Asnawi Abdullah, S.KM., MHSM., M.Sc., HPPF., DLSHTM., Ph.D., kembali menjadi narasumber dalam kuliah pakar di Program Studi (Prodi) Magister Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yang baru dilantik pada Januari 2025 lalu ini memberi wawasan baru mengenai kompetensi kesehatan masyarakat digital melalui Zoom Meeting.

“Framework Predictive Analytic Model dapat digunakan dalam pola berpikir kita. Yang pertama adalah pola pikir deskriptif; yang kedua, diagnostic; ketiga, predictive; dan yang terakhir adalah prescriptive. Ringkasnya adalah apa yang terjadi, mengapa hal itu terjadi, apa yang akan terjadi ke depannya, dan apa yang harus disiapkan selanjutnya. Model ini sangat relevan bagi mahasiswa agar cara berpikir kita jauh ke depan, bukan hanya sekadar apa dan mengapa hal tersebut terjadi, tetapi juga apa yang akan terjadi berikutnya dan apa saja yang harus disiapkan,” ujar Prof. Asnawi dalam memantik diskusi.

Ia melanjutkan, “Tanpa disadari, teknologi digital mengalami kemajuan di luar imajinasi kita dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, berkembang secara eksponensial. Revolusi Industri 3.0 membutuhkan waktu untuk berubah ke Revolusi Industri 4.0 dan dari 4.0 hanya membutuhkan waktu 10 tahun untuk berubah ke Revolusi Industri 5.0.”

Sejak tahun 2020, era 5.0 ini sudah berfokus pada bagaimana pengetahuan dioptimalisasi dengan bantuan Artificial Intelligence (AI). Nyatanya, wearable devices telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Berbagai aplikasi digital terus berkembang dalam kesehatan secara umum dan pelayanan kesehatan, mulai dari health information, knowledge generation, knowledge integrators, personal health devices, telemedicine, diagnostics, imaging, pharmaceuticals, implantable devices, surgical, personalized therapeutics, hingga geospatial and environmental.

Prof. Asnawi menyampaikan bahwa terdapat tujuh kompetensi kesehatan masyarakat digital yang telah disepakati. Secara umum, ketujuh kompetensi tersebut di antaranya adalah public health sciences, data analytic and assessment; policy and program planning, implementing and evaluation; partnerships, collaboration and advocacy; diversity and inclusiveness; communication; dan leadership.

“Tentu ada yang bertanya-tanya, apa bedanya digital public health dengan digital health yang lain. Prevention and health promotion mencakup mHealth, sedangkan health care and management mencakup eHealth dan Digital Health. Digital Public Health (DiPH) adalah irisan dari ketiganya yang berada di tingkat populasi (lebih luas),” terang Prof. Asnawi.

Digital Public Health merupakan rekonstruksi pendekatan dasar ilmu dan seni dalam upaya kesehatan masyarakat dengan mengedepankan konsep dan peralatan teknologi digital terkini. Sederhananya, jika dianalogikan public health sebagai kopi dan digital technology sebagai susu, maka digital public health adalah perpaduan keduanya (kopi susu).

Idealnya, seorang praktisi kesehatan masyarakat (public health) harus memiliki tingkat literasi digital yang tinggi dan mampu menggunakannya dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Pengintegrasian antara kesehatan masyarakat (public health) tradisional dengan teknologi digital menjadi tuntutan masa kini dan masa yang akan datang. (Ish/dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyampaian-materi-tentang-Digital-Public-Health-oleh-Kepala-BKPK-Kemenkes-RI-dalam-kuliah-pakar-Prodi-Magister-Kesmas-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Isah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-30 09:43:492025-06-30 09:43:49Digital Public Health Competencies

BEM FKM UAD Adakan Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis

26/06/2025/in Terkini /by Ard

Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis BEM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. BEM FKM UAD)

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar kegiatan donor darah dan cek kesehatan pada Sabtu, 14 Juni 2025, di Gedung Kampus III UAD. Kegiatan yang mengusung tema “Blood for Life, Check for Love” ini merupakan program kerja tahunan dari Departemen Sosial Pengabdian Masyarakat (Sospem) Kabinet Rajawali.

Kegiatan ini berlokasi di Ruang S2 Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) serta taman Gedung Kampus III UAD. Donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Unit Kota Yogyakarta, sementara layanan cek kesehatan digagas bersama Bidang Sospem Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) FKM dengan melibatkan tim kesehatan mereka.

Layanan kesehatan yang disediakan mencakup pengukuran tinggi badan, berat badan, indeks massa tubuh (IMT), hemoglobin (HB), gula darah, dan tekanan darah. Target peserta untuk cek kesehatan sebanyak 50 orang, namun jumlah partisipan melampaui angka tersebut.

Untuk kegiatan donor darah, PMI menargetkan 35 kantong darah, namun hanya berhasil memperoleh 14 kantong. Meski demikian, antusiasme sivitas akademika terhadap kedua layanan ini sangat tinggi.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran sivitas akademika tentang pentingnya donor darah dan deteksi dini kesehatan serta menumbuhkan solidaritas sosial,” ujar Muhammad Dzaky Nashif Hakim selaku Steering Committee (SC) sekaligus Kepala Departemen Sospem.

BEM FKM berharap kegiatan semacam ini terus berlangsung secara rutin sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan mempererat hubungan kampus dengan lingkungan sekitar. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Donor-Darah-dan-Cek-Kesehatan-Gratis-BEM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-BEM-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-26 10:43:532025-06-26 10:43:53BEM FKM UAD Adakan Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis

Global Health Webinar Series 2025 dalam Rangka Milad FKM

26/06/2025/in Terkini /by Ard

Pemateri Pertama pada Webinar Global Health Series Milad FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2025 (Foto. Tifa)

Dalam rangka milad Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), diselenggarakan Global Health Webinar Series 2025 secara daring melalui platform Zoom Meeting. Mengusung tema utama “Kesiapsiagaan Indonesia dalam Menghadapi Kejadian Luar Biasa terhadap Kesehatan Global”, acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan mendorong kolaborasi dalam membangun sistem kesehatan yang tangguh dan responsif di tengah ancaman krisis global.

Webinar ini diikuti oleh mahasiswa UAD, masyarakat umum, dan menghadirkan pemateri dari berbagai sektor penting, termasuk pemerintah, akademisi, dan pelaku industri. Acara diawali dengan sambutan dari Dekan FKM, Dr. Rosyidah, S.E., M.Kes., Ph.D., yang menyampaikan harapannya agar diskusi hari ini menghasilkan rekomendasi konkret yang tidak hanya berhenti di ruang seminar, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata bagi kebijakan dan praktik di lapangan. Ia juga menegaskan pentingnya integrasi antara pendidikan, pengabdian masyarakat, dan penelitian sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Ketua Milad FKM 2025, Machfudz Eko Arianto, S.K.M., M.Sc., menambahkan bahwa webinar ini bukan hanya sebagai bentuk syukur atas milad FKM, tetapi juga sebagai momentum refleksi dan pembuka cakrawala pengetahuan untuk menghadapi tantangan kesehatan ke depan secara kolaboratif.

Sebagai keynote speaker, Tri Mardoyo, S.K.M., dari Forum Kota Sehat memaparkan pentingnya menjadikan Yogyakarta sebagai kota sehat yang memiliki ketahanan terhadap krisis kesehatan. Ia menggarisbawahi bahwa terdapat sembilan indikator tatanan kota sehat, termasuk pariwisata, perlindungan sosial, hingga penanggulangan bencana, yang harus diperkuat agar masyarakat dapat hidup sehat dan mandiri di tengah tantangan global.

Dr. Wisnu Trianggono, M.P.H., dari Balai Kekarantinaan Kesehatan, dalam sesi pemaparannya menyoroti pentingnya sistem deteksi dan peringatan dini dalam menghadapi Kejadian Luar Biasa (KLB) kesehatan. Ia menjelaskan bahwa KLB dapat bersumber dari luar (importasi) maupun dari dalam wilayah (episenter) sehingga deteksi dini menjadi kunci pencegahan dan pengendalian. Ia menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor—baik pemerintah, swasta, akademisi, hingga masyarakat—dalam membangun sistem peringatan yang efektif dan adaptif.

Selanjutnya, Catarina Issri Putranti Hendrajanti dari Dinas Pariwisata Bantul mengangkat topik Healthy Tourism sebagai strategi pemulihan dan peningkatan kualitas hidup pascakrisis. Ia menguraikan pentingnya sinergi antara sektor pariwisata dan kesehatan dengan contoh konkret seperti pelaksanaan vaksinasi di destinasi wisata saat pandemi COVID-19. Namun demikian, ia juga menggarisbawahi sejumlah tantangan, seperti kesiapan infrastruktur, kualitas SDM, serta perlunya sistem promosi dan sertifikasi nasional yang terpadu.

Webinar berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi. Diskusi mencakup berbagai pertanyaan kritis, mulai dari implementasi kebijakan hingga keterlibatan masyarakat lokal dalam membangun ketahanan kesehatan.

Menutup sesi, para pembicara menyerukan peran aktif generasi muda dalam sektor kesehatan dan pariwisata sebagai agen perubahan. “Kita tidak perlu menunggu semuanya sempurna. Ayo mulai dari sekarang, sambil berjalan dan membangun jejaring,” pungkas Ibu Tanti mewakili semangat kolaboratif yang menjadi benang merah seluruh rangkaian acara. (Tifa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pemateri-Pertama-pada-Webinar-Global-Health-Series-Milad-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-2025-Foto.-Tifa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-26 10:32:542025-06-26 10:32:54Global Health Webinar Series 2025 dalam Rangka Milad FKM

Kolaborasi Pariwisata dan Kesehatan, Membangun Ketahanan Indonesia Hadapi Krisis Global

25/06/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Global Health Webinar Series 2025 oleh FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Tifa)

Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi krisis kesehatan global, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Global Health Webinar Series 2025 bertema “Kesiapsiagaan Indonesia dalam Menghadapi Kejadian Luar Biasa terhadap Kesehatan Global”. Webinar yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh mahasiswa, masyarakat umum, serta menghadirkan pemateri dari lintas sektor, termasuk Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul.

Hadir sebagai narasumber utama, Catarina Issri Putranti Hendrajanti, perwakilan dari Dinas Pariwisata Bantul, menyampaikan pemaparan bertajuk “Healthy Tourism di Era Krisis Kesehatan Global: Tantangan dan Inovasi”. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa sektor pariwisata memiliki peluang besar dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui pendekatan wisata yang sehat, aman, dan edukatif.

“Konsep Healthy Tourism bukan hanya tentang jalan-jalan. Ini tentang bagaimana wisata dapat membantu pemulihan kesehatan fisik dan mental, khususnya pascapandemi,” ujar Tanti, sapaan akrabnya. Ia mencontohkan inisiatif di Bantul seperti penyediaan paket wisata edukasi herbal, spa tradisional, hingga kolaborasi dengan rumah sakit untuk membentuk paket layanan kesehatan terpadu.

Webinar ini menjadi ajang lintas sektor dalam memahami langkah konkret membangun sistem yang tangguh dan responsif terhadap kejadian luar biasa (KLB) kesehatan. Tanti menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur, SDM yang terlatih, serta keterlibatan masyarakat lokal dalam mendukung ekosistem wisata kesehatan.

“Pasca-COVID-19 adalah momentum penting. Kita belajar bahwa pariwisata dan kesehatan bisa dan harus saling mendukung. Di masa depan, wisata bukan hanya untuk rekreasi, tetapi juga untuk pemulihan,” tambahnya.

Diskusi berlangsung dinamis, dengan pertanyaan dari peserta mengenai efektivitas kolaborasi sektor kesehatan-pariwisata hingga peran masyarakat lokal dalam menyukseskan wisata kesehatan. Dengan semangat kolaboratif, webinar ini memberikan wawasan segar bahwa kesiapsiagaan terhadap krisis kesehatan memerlukan pendekatan multidisiplin, inovatif, dan berbasis komunitas. (Tifa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Global-Health-Webinar-Series-2025-oleh-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Tifa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-25 11:38:052025-07-12 10:15:17Kolaborasi Pariwisata dan Kesehatan, Membangun Ketahanan Indonesia Hadapi Krisis Global
Page 4 of 15«‹23456›»

TERKINI

  • Rektorat dan Aliansi Mahasiswa UAD Bersinergi Kawal Penanganan Kekerasan Seksual16/07/2026
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Gelar Dahlan Culture Run 202616/07/2026
  • RE-VIBES IMM Farmasi UAD Kembangkan Literasi Kritis melalui Diskusi Buku16/07/2026
  • Press Release Universitas Ahmad Dahlan15/07/2026
  • Gelar Two Thousand Show Vol. 2, Mahasiswa Ilkom UAD Hidupkan Memori Era 2000-an15/07/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Magister Farmasi UAD Raih Prestasi Lomba Poster Nasional16/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Penulisan Naskah Lakon Peksimiprov 202615/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Dua Gelar pada Ajang SILAT APIK PTMA 202615/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih 2 Gelar pada SILAT APIK PTMA 202614/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 1 Kasau Championship 202614/07/2026

FEATURE

  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026
  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top