• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Prodamat MKM UAD Edukasi Remaja tentang Kesehatan Reproduksi

06/02/2023/in Terkini /by Ard

Seminar Prodamat Prodi MKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tentang Remaja Bergengsi Melek Kesehatan Reproduksi (Foto: Istimewa)

Program Studi (Prodi) Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan seminar secara daring pada Sabtu, 21-01-2023 dalam rangkaian kegiatan Program Pemberdayaan Umat (Prodamat). Acara ini diikuti oleh lebih dari 150 peserta remaja dan mengusung tema “Remaja Bergengsi Melek Kesehatan Reproduksi”.

Kesehatan reproduksi dipilih sebagai pokok bahasan karena dinilai sangat dibutuhkan bagi remaja. Masa remaja merupakan salah satu fase paling penting dalam siklus kehidupan manusia yang diikuti dengan pertumbuhan fisik dan seksualitas. Di tahap ini, mereka akan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan penyediaan informasi yang benar perlu diberikan untuk mencegah perilaku pergaulan bebas yang marak terjadi di masyarakat akhir-akhir ini.

Seminar dibuka oleh Wakil Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UAD M. Samsu Hidayat, S.E., M.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, ia juga menyatakan bahwa masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa dan sering disebut fase pencarian jati diri. Dengan makin banyaknya arus informasi yang beredar, terutama dari internet, maka kontrol keabsahan informasi tersebut perlu dilakukan.

“Melalui webinar ini, diharapkan dapat memberi manfaat bagi remaja sebagai bekal untuk menyaring informasi yang diperoleh,” terang Samsu.

Dua narasumber yang merupakan para ahli di bidangnya hadir untuk memberikan materi terkait kesehatan reproduksi. dr. Esti Kurniasih, praktisi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, menjelaskan tentang definisi remaja, ciri fisiknya, dan seluk-beluk posyandu remaja. Sementara Farizandio Octan Feryant dari Yayasan Vesta Indonesia yang fokus dengan masalah HIV/AIDS mengupas tuntas terkait penyakit tersebut beserta cara penularan dan pencegahannya.

Acara berlangsung interaktif dengan tingginya antusiasme peserta. Pembagian hadiah berupa uang elektronik kepada mereka yang beruntung menjadi penutup rangkaian kegiatan hari itu. Tim di balik kesuksesan acara tersebut adalah 10 mahasiswa MKM UAD yang terdiri atas Esti Kurniasih, Annisa Rifdatul Marwa, Dea Pratiwi, Ezi Emira, Nur Asiyatul Janah, Nur Afni, Aldi Busura, Saras Kuntari, Basrudin, dan Deni Andriyani, dengan pembimbing Dr. Dyah Suryani, M.Kes. dan M. Samsu Hidayat, S.E., M.Sc., Ph.D. (tsa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-Prodamat-Prodi-MKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tentang-Remaja-Bergengsi-Melek-Kesehatan-Reproduksi-Foto-Istimewa.jpeg 663 1277 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-02-06 09:46:152023-02-06 09:46:15Prodamat MKM UAD Edukasi Remaja tentang Kesehatan Reproduksi

Kenali Stunting pada Anak Sejak Dini

26/01/2023/in Terkini /by Ard

Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) FKM UAD menggelar Webinar tentang ”Cegah Stunting, Membentuk Generasi Tangguh” (Foto: Istimewa)

Program Studi (Prodi) Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Webinar tentang ”Cegah Stunting, Membentuk Generasi Tangguh” melalui Zoom pada Sabtu, 7 Januari 2023. Kegiatan yang diadakan secara daring ini diikuti oleh 273 peserta yang berasal dari berbagai kalangan.

Webinar ini merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) yang rutin dilaksanakan oleh MKM FKM UAD setiap tahun. Secara umum, Prodamat ditujukan untuk mendorong mahasiswa berperan aktif dan bersikap responsif terhadap permasalahan di masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut terdapat dua pembicara yakni Ana Amalia Rizqi, S.K.M. (Analis Kesehatan Ibu dan Anak Dinas Kesehatan Kab. Sleman dan Fasilitator Nasional Tumbuh Kembang) dan Atikah Mulyawati, S.K.M. (Sanitarian BBTKLPP Yogyakarta, Mahasiswa MKM FKM UAD).

Materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut mengenai “Pentingnya Tumbuh Kembang Bagi Balita” dan “Peran Lingkungan untuk Atasi Stunting”. Kegiatan prodamat ini beranggotakan 10 mahasiswa aktif MKM UAD yakni Muhammad Aditya Pratama, Fatimah, Raodah, Yesti Permata, Erla Asmalasari, Bayu Rusmadi Putra, Atikah Mulyawati, Ana Amalia Rizqi, Anggie Dheana dan Wahyuning Nugraheni yang dibimbing oleh dua dosen UAD yaitu Rosyidah, S.E., M.Kes., Ph.D. serta Solikhah, S.K.M., M.Kes., Dr. PH.

Ana Amalia Rizqi, S.K.M., menerangkan seribu hari pertama kehidupan anak, sangat berperan penting dalam pencegahan stunting. “Itu artinya, asupan gizi anak sudah harus diperhatikan sejak awal kehamilan. Stunting dapat terjadi sejak kehamilan jika ada hambatan pertumbuhan pada janin dalam kandungan.”

Ia menekankan agar ibu hamil cukup dalam mengonsumsi makronutrien seperti karbohidrat, protein, dan lemak. Dalam hal ini, utamakan agar ibu hamil mendapat protein hewani. Diimbangi juga dengan mengomsumsi mikronutrien, yaitu vitamin dan mineral yang terdapat dalam buah dan sayuran.

Sementara itu menurut Mulyawati, S.K.M. selain nutrisi pertumbuhan yang harus dipenuhi lingkungan yang sehat juga berperan penting dalam pencegahan stunting. “Sanitasi, sumber air minum dan pengelolaan sampah yang baik mutlak dilakukan untuk mencegah anak-anak kita dari stunting,” tandasnya. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Program-Studi-Magister-Kesehatan-Masyarakat-MKM-FKM-UAD-menggelar-Webinar-tentang-Cegah-Stunting-Membentuk-Generasi-Tangguh-Foto-Istimewa.jpeg 610 1270 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-01-26 13:31:132023-01-26 13:40:19Kenali Stunting pada Anak Sejak Dini

Rekonstruksi Tri Kompetensi Dasar, IMM FKM Adakan Musyawarah Komisariat ke-XVII

21/01/2023/in Terkini /by Ard

Serah terima jabatan ketua umum IMM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan Musyawarah Komisariat (Musykom) ke-XVII dengan tema “Rekonstruksi Tri Kompetensi Dasar Membentuk Kader dalam Ghiroh ber-IMM”.

Musykom ini berlangsung pada tanggal 8–10 Januari 2023 di Gedung Dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Srandakan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pembina, Majelis Pendidikan Kader Pimpinan Daerah (MPK PDM) Kota Yogyakarta, demisioner, dan kader IMM FKM.

Musyawarah komisariat merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan menjelang berakhirnya masa jabatan IMM selama 1 periode. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai dalam Tri Kompetensi Dasar IMM diharapkan dapat direkonstruksi sehingga mampu menjadi penyemangat para kader untuk berjihad.

“Dengan terpilihnya nakhoda baru, harapannya IMM FKM tetap bisa menjadi rumah yang nyaman untuk berpulang setelah menjalani aktivitas yang melelahkan,” ujar Fiina Ilhami Salsabila selaku Ketua Umum periode 2021–2022.

Musykom diawali dengan kuliah umum berupa penyampaian materi oleh Jenal A. Nurfalah, S.Pd.I., M.S.I. selaku MPK PDM Kota Yogyakarta. Jenal menyampaikan bahwa pengkaderan bukanlah segalanya, tetapi dari pengkaderanlah segalanya dimulai.

Hal tersebut menjadi pemantik bagi para kader dalam merekonstruksi Tri Kompetensi Dasar IMM di lingkungan akibat pengaruh globalisasi, bonus demografi, dan kecanggihan teknologi.

Setelah kuliah umum acara dilanjutkan ke sidang pleno yang terdiri atas pembahasan tata tertib, penyampaian laporan pertanggungjawaban, pembahasan rekomendasi dan rancangan periode berikutnya, pemilihan tim formatur, hingga pemilihan ketua umum periode 2023–2024. Berdasarkan hasil musyawarah, terpilihlah Qiroatul Husna sebagai Ketua Umum IMM FKM UAD Periode 2023–2024.

“IMM ini adalah rumah, bukan hanya tempat singgah. Seberat apa pun beban yang dirasakan, jangan lupa pulang ke rumah,” ucap Qiroatul Husna dalam sambutannya. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Serah-terima-jabatan-ketua-umum-IMM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 672 895 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-01-21 07:53:152023-01-21 07:53:15Rekonstruksi Tri Kompetensi Dasar, IMM FKM Adakan Musyawarah Komisariat ke-XVII

Fakultas Kesehatan Masyarakat Jalin Kerja Sama dengan Puskesmas Banguntapan III

19/01/2023/in Terkini /by Ard

Diskusi terkait kerja sama antara FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan Puskesmas Banguntapan III (Foto: Humas FKM)

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (FKM UAD) melakukan evaluasi dan perpanjangan kerja sama dengan Puskesmas Banguntapan III pada Senin, 10 Januari 2023. Evaluasi ini dilakukan dalam rangka peningkatan kapasitas mahasiswa Program Studi (Prodi) S-1 Kesehatan Masyarakat dalam pemberian edukasi kepada masyarakat melalui Praktik Belajar Lapangan (PBL). PBL merupakan mata kuliah wajib yang terdiri atas analisis situasi, Musyawarah Masyarakat Desa (MMD), dan intervensi kesehatan.

“Kami bersama mahasiswa secara berkelompok dibagi ke beberapa RT/RW di Desa Banguntapan untuk menganalisis kondisi kesehatan masyarakat, MMD, dan intervensi. Puskesmas Banguntapan III ini memiliki wilayah kerja yang luas dan agak ke selatan sehingga cocok untuk dijadikan lokasi PBL mahasiswa,” terang Muhammad Syamsu Hidayat, S.E., M.Sc., Ph.D. selaku Wakil Dekan Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Akademik, dan Kemahasiswaan.

Desa Banguntapan telah menjadi desa binaan FKM UAD sejak tahun 2019, tetapi sempat terhenti karena adanya pandemi Covid-19. Padahal, pengabdian kepada masyarakat menjadi komitmen dari FKM dalam mewujudkan Catur Dharma Perguruan Tinggi.

Syamsu melanjutkan, jarak wilayah kerja Puskesmas Banguntapan III tidak terlalu jauh dari kota sehingga mahasiswa tidak perlu menginap. Di sana, mahasiswa akan berlatih untuk melakukan edukasi kesehatan dengan baik. Selain itu, mahasiswa juga bisa berlatih untuk melakukan advokasi kepada pemangku kebijakan setempat melalui MMD.

Pada kesempatan tersebut, pihak Puskesmas Banguntapan III memberikan materi tentang peta permasalahan di wilayah kerjanya. Hal yang menjadi sorotan adalah perilaku HIV/AIDS pada 5 dusun yaitu Karangjambe, Plumbon, Tegal Tandan, Wonocatur, Jomblangan, dan Jaranan. Melalui pertemuan ini, harapannya permasalahan yang ada di lokasi tersebut dapat teratasi dan kerja sama antara FKM UAD dengan Puskesmas Banguntapan III dapat terjalin kembali. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Diskusi-terkait-kerja-sama-antara-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dengan-Puskesmas-Banguntapan-III-Foto-Humas-FKM.jpg 1000 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-01-19 10:59:482023-01-19 10:59:48Fakultas Kesehatan Masyarakat Jalin Kerja Sama dengan Puskesmas Banguntapan III

Prodamat MKM UAD Berikan Pembekalan untuk Program Duta UKS

10/01/2023/in Terkini /by Ard

Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di SMK Kesehatan Binatama Yogyakarta (Foto: Istimewa)

Program Studi (Prodi) Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Pembekalan Program Duta Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di SMK Kesehatan Binatama Yogyakarta pada 06-01-2023. Bertempat di aula dan ruang kelas, kegiatan diadakan dengan metode ceramah tatap muka, diskusi, serta simulasi praktik yang diikuti oleh 90 siswa dari jurusan Farmasi dan Keperawatan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) yang rutin dilaksanakan oleh MKM UAD tiap tahunnya. Selain itu, juga sebagai implementasi MoU antara kedua belah pihak. Secara umum, Prodamat ditujukan untuk mendorong mahasiswa berperan aktif dan bersikap responsif terhadap permasalahan di masyarakat sehingga mereka bisa berkontribusi untuk ikut menyelesaikannya.

Pembekalan Program Duta UKS terdiri atas 4 tema utama yaitu pengenalan UKS (meliputi pengertian, kebijakan, tugas, serta fungsi UKS), komunikasi dan teknik penyuluhan; ilmu kesehatan dasar (TRIAD-KRR, kesehatan gigi, mulut, telinga, mata, dan praktik mencuci tangan), serta gema cermat (Dagusibu, 5O, swamedikasi, dan KLIK).

Untuk narasumber, 9 mahasiswa MKM UAD didapuk menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut. Mereka adalah Santy Dwi Kristina, S.K.M., Kartina Catur Agung Suprapto, S.K.M., Meyke Herlin Indriani, S.K.M., Dwi Natapraja, S.K.M., Silvia Astuti, S.Keb., dr. Taufik Wijayanto, dr. Mohammad Affif Bin Rahim M.B.B.S., drg. Mira Maria Mirza., dan drg. Bayu Subagja.

Nuri Hastuti, S.P., M.K.M. selaku Kepala Sekolah SMK Kesehatan Binatama menyampaikan bahwa program ini berguna untuk pemberdayaan siswa agar dapat menjadi Duta UKS yang kompeten dan profesional dalam memberikan pelayanan kesehatan di lingkup UKS. “Nantinya mereka juga diharapkan bisa menyalurkan ilmu tersebut kepada adik-adik di tingkat SLTP saat melakukan Praktik Belajar Lapangan (PBL),” terang Nuri.

Sementara itu, Nurul Kodriati, S.Kep., Ns., M.Med.Sc., Ph.D. dan Ichtiarini Nurullita Santri, S.K.M., M.P.H., Ph.D. selaku dosen pembimbing Prodamat menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya untuk membentuk perilaku hidup sehat pada siswa. “Perilaku hidup sehat pada pelajar sangat penting mengingat 30 persen penduduk Indonesia adalah usia sekolah,” ungkap Nurul.

Peningkatan kesehatan pelajar dapat diupayakan melalui TRIAS UKS yaitu Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan, dan Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat. Kegiatan Pembekalan Duta UKS merupakan bagian dari implementasi salah satu poin tersebut yaitu pendidikan kesehatan. Peningkatan status kesehatan pelajar akan secara langsung berpengaruh pada status kesehatan penduduk pada umumnya. (tsa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Program-Pemberdayaan-Umat-Magister-Kesehatan-Masyarakat-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-SMK-Kesehatan-Binatama-Yogyakarta-Foto-Istimewa.jpeg 900 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-01-10 10:06:582023-01-10 10:06:58Prodamat MKM UAD Berikan Pembekalan untuk Program Duta UKS

Mahasiswa FKM UAD Raih Juara I dan II di Ajang JPHRC 2022

05/12/2022/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada ajang  7th Junior Public Health Researcher Competition (JPHRC) (Foto: Istimewa)

Kongres Nasional (Konas XV) dan Forum Ilmiah Tahunan (FIT VIII) Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) kembali menggelar ajang nasional 7th Junior Public Health Researcher Competition (JPHRC). Kegiatan terlaksana di Hotel Labarsa, Pekanbaru, Riau, pada 24–26 November 2022.

Acara itu menarik 3 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk ikut berpartisipasi dan akhirnya meraih juara. Ayu Saidah peraih juara I dengan judul “Uji Kelayakan Media Video Animasi Manfaat Makan Buah dan Sayur Berbasis Kearifan Lokal”. Sementara itu, Reno Setiaji dan Isah Fitriani berhasil mendapatkan juara II mengambil topik penelitian “Efektivitas Pengembangan Media Flipbook ‘Yuk, Cegah Scabies!’ terhadap Pengetahuan Santri di Pondok Pesantren Al-Islah Yogyakarta”.

Reno saat diwawancarai mengatakan, “Perlombaan ini merupakan ajang bergengsi yang rutin diadakan setiap tahun. Tahun lalu kami belum sempat mengikutinya, sehingga sekarang saatnya ikut bergabung. Apalagi ini sesuai dengan program studi dan bidang keilmuan yang kami ambil. Maka dari itu kami berinisiatif mencoba.”

Persiapan sebelum mengikuti perlombaan adalah dengan melakukan penelitian. Kebetulan penelitian mengambil tempat di pondok pesantren dengan sasaran anak-anak. Metode yang digunakan adalah RnD atau research and development, atau bisa juga diartikan pengembangan dan penelitian. Hasil yang diperoleh merupakan sebuah media berupa flipbook.

“Alhamdulillah, saya merasa sangat senang bisa membawa nama baik UAD di lingkup nasional. Apalagi ketika maju ke podium sebagai juara I sekaligus II diraih oleh UAD. Rasa bangga dan syukur ini semoga dapat menambah motivasi untuk bisa berprestasi lagi di lain kesempatan serta dapat memberikan manfaat,” ucap Reno.

Pesan yang ia sampaikan adalah harus bisa komitmen dengan apa yang sudah diniatkan. Selain itu, jangan takut untuk berprestasi. Manfaatkanlah fasilitas kampus dan kesempatan yang diberikan dengan sebaik-baiknya. UAD sangat mendukung mahasiswa yang ingin berprestasi.

Salah satu slogan UAD adalah prestasi adalah tradisi kami. Sangat banyak kompetisi di luar untuk diikuti. Akan banyak pengalaman yang didapat, seperti menambah relasi dengan teman dari universitas seluruh Indonesia, menambah wawasan, dan juga pengetahuan. (ctr)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tiga-mahasiswa-FKM-UAD-saat-mendapatkan-juaran-pada-kompetisi-kesehatan-nasional-3.jpeg 761 767 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-12-05 08:56:512022-12-05 08:57:39Mahasiswa FKM UAD Raih Juara I dan II di Ajang JPHRC 2022

FKM UAD Adakan Konferensi Internasional UPHEC ke-7

31/10/2022/in Terkini /by Ard

Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D. Direktur Utama BPJS Indonesia pada UPHEC ke-7 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menggelar agenda rutin tahunan mereka yaitu konferensi internasional dengan tajuk The 7th Public Health Conference (UPHEC) pada Sabtu, 29-10-2022 secara daring. Tahun ini, tema yang diusung adalah “Public health surveillance system for a more resilience health system”.

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Rektor UAD Dr. Muchlas, M.T. dan dilanjutkan dengan sambutan dekan FKM UAD Rosyidah, S.E., M.Kes., Ph.D. “Kegiatan UPHEC tahun ini berfokus pada isu penguatan sistem surveilans dalam rangka peningkatan sistem dan derajat kesehatan,” ungkap Rosyidah. Ia juga menambahkan bahwa surveilans tidak hanya masalah pengumpulan data, tetapi lebih jauh lagi hasilnya dapat digunakan dalam penyusunan kebijakan dan penanganan permasalahan kesehatan yang tepat.

Konferensi tersebut berhasil mendapat kehormatan dengan mengundang 7 pakar dari dalam dan luar negeri untuk menjadi narasumber. Pembicara utama adalah Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D. selaku Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Sementara itu, tiga pembicara luar negeri adalah Prof. Dr. Wongsa Laohasiriwong (Khon Kaen University, Thailand), Prof. Guy Daly (British University, Egypt), dan Prof. Lisa McKenna (La Trobe University, Australia).

Sedangkan untuk pembicara dari Indonesia adalah Setyarni Hestu Lestari, S.K.M., M.Kes. (Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta), Dr. dr. Andaru Dahesihdewi, M.Kes., Sp.PK(K). (Ketua Komite PPI RSUP dr, Sardjito), dan Ciptasari Prabawanti, S.Psi., M.Sc., Ph.D. (perwakilan akademisi dan praktisi di UAD).

Muhammad Syamsu Hidayat, S.E., M.Sc., Ph.D. selaku Ketua Panitia UPHEC 2022 menjelaskan bahwa kegiatan ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya karena hanya berlangsung satu hari dan fokus pada pemaparan pakar terkait kebijakan serta best practice surveilans kesehatan. “Dengan tema yang diusung, terdapat dua subtopik yaitu penguatan kebijakan kesehatan dan contoh pelaksanaan surveilans di beberapa negara serta institusi kesehatan,” tandas Syamsu.

UPHEC ke-7 ini diikuti oleh 415 peserta dari dalam dan luar sivitas akademika UAD. Mereka berasal dari berbagai kalangan seperti mahasiswa, dosen, ilmuwan, praktisi, perwakilan organisasi profesi kesehatan, petugas kesehatan dari puskesmas dan rumah sakit, serta masih banyak lagi. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan surveilans yang baik dan menguatkan kebijakan kesehatan yang kita miliki. (tsa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-dr.-Ali-Ghufron-Mukti-M.Sc_.-Ph.D.-Direktur-Utama-BPJS-Indonesia-pada-UPHEC-ke-7-Fakultas-Kesehatan-Masyarakat-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 979 1483 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-10-31 08:38:392022-10-31 08:39:13FKM UAD Adakan Konferensi Internasional UPHEC ke-7

Filosofi Logo P2K FKM UAD

15/09/2022/in Terkini /by Ard

Logo Program Pengenalan Kampus (P2K) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Gambar: Istimewa)

Program Pengenalan Kampus (P2K) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tahun 2022 diselenggarakan pada 12‒18 September 2022. Kegiatan ini merupakan sarana bagi Dahlan Muda untuk lebih mengenal kehidupan kampus dan berbagai seluk-beluknya. Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) sebagai salah satu fakultas yang ada di UAD juga turut berpartisipasi dalam gelaran ini. Panitia P2K FKM secara resmi merilis logo P2K FKM UAD pada 21 Agustus 2022 melalui akun Instagram @p2kfkmuad.

Untuk merepresentasikan visi dan misinya dalam P2K 2022, FKM memiliki logo yang di dalamnya terkandung makna filosofis. Pertama, palang kesehatan atau health cross sebagai simbol kesehatan dan bentuk memberdayakan Sumber Daya Manusia (SDM) guna mencegah dan melindungi derajat kesehatan manusia. Kedua, manusia melambangkan makhluk sosial yang dapat menghargai juga memahami sesama, serta dapat menciptakan SDM yang bertanggung jawab dan berkualitas dengan pola pikir yang inovatif maupun kreatif dalam mengembangkan sains dan teknologi di bidang kesehatan. Ketiga, daun semanggi melambangkan cinta kasih tanpa batas dan memancarkan kesejukan yang menghidupkan lingkungan sekitarnya.

Kemudian terdapat juga warna ungu dalam logo P2K FKM UAD yang melambangkan spiritualitas serta mendorong kreativitas dan imajinasi dalam meningkatkan perkembangan teknologi maupun komunikasi di bidang kesehatan masyarakat.

Terakhir, warna oranye bermakna kehangatan, keceriaan, serta optimisme untuk berkolaborasi bersama masyarakat mengembangkan ekologi khususnya di lingkungan healthy city. (frd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Logo-Program-Pengenalan-Kampus-P2K-Fakultas-Kesehatan-Masyarakat-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Farida.png 1080 1080 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-09-15 10:34:102022-09-15 10:34:10Filosofi Logo P2K FKM UAD

Upaya FKM UAD Tingkatkan Kesehatan Pasca-Pandemi

03/08/2022/in Terkini /by Ard

Reuni akbar milad ke-20 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Raihan)

Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar acara reuni akbar milad ke-20 dengan tajuk “Tantangan Tenaga Kesehatan Masyarakat dalam Pembangunan Masyarakat Sehat Pasca-Pandemi di Indonesia”. Acara ini berlangsung pada Sabtu, 23 Juli 2022, melalui platform Zoom Meeting dan YouTube FKM.

Dalam sambutan yang diberikan oleh ketua panitia milad FKM ke-20, Ns. Nurul Kodriati S.Kep., M.Med.Sc. Ph.D. menjelaskan, “perayaan milad telah dilaksanakan bulan Mei lalu, yang puncaknya diadakan di Pantai Parangtritis tepatnya di Laguna View. Berbagai rangkaian acara menjadi bukti bahwa FKM bisa memberikan manfaat kepada masyarakat.”

FKM bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kota Bantul untuk mewujudkan visi dan misi perayaan milad, yaitu memberikan banyak manfaat kepada masyarakat. Adapun rangkaian acara yang diadakan yakni bazar makanan oleh Program Studi (Prodi) Gizi UAD, berbagai perlombaan, layanan kesehatan, dan edukasi kepada masyarakat yang memiliki rumah makan.

“Edukasi yang diberikan di antaranya aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam kesehatan masyarakat, sanitasi, dan higienis dalam produk olahan mereka. Aspek tersebut akan terus dikembangkan guna menjaga kesehatan masyarakat dalam cakupan kuliner pascapandemi Covid-19,” jelas Nurul.

“Kami memiliki tagline tahun 2024 FKM UAD sudah memiliki gelar zero master yang diberikan kepada dosen saat studi lanjut. Harapannya dapat memberikan kontribusi lebih cepat dalam perkembangan kesehatan, khususnya dalam paradigma dunia kesmas, gizi, dan K3, yang membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) lebih mumpuni,” kata Lina Handayani, S.K.M., M.Kes., Ph.D. dekan FKM UAD periode 2018-2022.

Kolaborasi yang akan dilakukan untuk memenuhi target SDM kesehatan masyarakat yakni bekerja sama dengan berbagai institusi alumni FKM yang ada di seluruh Indonesia dan di luar negeri. Dalam sambutan yang diberikan, Lina Handayani berharap FKM UAD akan menjadi kiprah bagi semua institusi di Indonesia. Saat ini kolaborasi yang telah terwujud adalah profesi akademisi dalam pengembangan jurnal kesmas menuju level internasional.

“Pembangunan kesehatan nasional merupakan permasalahan cukup serius yang dialami oleh Indonesia. Upaya yang dilakukan harus memiliki potensi yang bagus untuk dapat keluar dari permasalahan kesehatan. Dari dua belas masalah yang telah dikelompokkan, permasalahan yang cukup serius bagi Indonesia yakni pencegahan dan pengendalian penyakit menular. Sebab masyarakat Indonesia sering menyepelekan permasalahan kecil yang dampaknya akan membesar,” jelas Henny Surendra, S.K.M., M.P.H., Ph.D., FRSPH.

Lebih lanjut ia menambahkan, arah kebijakan dan strategi nasional pembangunan kesehatan tahun 2020 hingga 2024 memiliki tujuan untuk mencapai cakupan kesehatan semesta, salah satunya dengan penguatan pelayanan kesehatan dasar. Adanya arahan yang diberikan merupakan upaya dalam meningkatkan kualitas SDM dalam bidang pelayanan kesehatan. Untungnya, masyarakat telah memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan sehingga dalam dunia kesehatan memiliki budaya gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).

“Dampak pandemi terhadap penyakit menular di Indonesia telah menjadi permasalahan serius bagi kesehatan masyarakat. Salah satu dampak yang diberikan berupa penurunan kunjungan fasilitas kesehatan. Tidak hanya itu, penurunan ini disebabkan oleh kualitas tenaga kesehatan yang masih belum maksimal. Saat ini upaya yang dilakukan yakni memberikan arahan kepada tenaga kesehatan dalam penanggulangan penyakit menular, salah satunya menggunakan masker dan sering mencuci tangan,” tutup Henny Surendra. (rai)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Reuni-akbar-milad-ke-20-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Raihan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-08-03 10:08:592022-08-03 10:08:59Upaya FKM UAD Tingkatkan Kesehatan Pasca-Pandemi

Diskusi Panel Interprofessional Education

11/04/2022/in Terkini /by Ard

dr. Leonny Dwi Rizkita, M. Biomed. Pemateri Diskusi Panel Interprofessional Education oleh Faultas Kedokteran, FKM, dan Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Farida)

Terdapat peran dan tanggung jawab profesi kedokteran dalam Interprofessional Education (IPE). Domain dari IPE yaitu teamwork, attitudes, responsibilities, communication, learning, dan person-centred care. Hal inilah yang dibahas dr. Leonny Dwi Rizkita, M. Biomed. dalam kolaborasi antara Fakultas Farmasi, Fakultas Kedokteran, dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ketika mengadakan diskusi panel dengan tajuk “Interprofessional Education” pada Sabtu, 9 April 2022.

Selain Leonny, acara yang digelar secara daring melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube FKM UAD Official ini menghadirkan dua pembicara lainnya yang ahli di bidangnya. Mereka adalah apt. Putri Rachma Novitasari, M.Pharm. Sci. dan Ahmad Faizal Rangkuti, S.K.M., M.Kes.

“Roles and responsibilities, secara umum diartikan, sebagai tim harus melakukan pengawasan kesehatan dan pencegahan penyakit, penelitian perawatan kesehatan (penelitian medis), rehabilitasi, pendidikan penyedia layanan kesehatan (dokter, perawat, ahli gizi, pekerja sosial, dll.), serta melakukan penyelidikan, diagnosis, dan perawatan orang sakit maupun terluka tidak bisa dilakukan seorang diri tanpa bantuan tim. Oleh karena itu diperlukan belajar dan memahami peran profesi masing-masing agar dalam melayani pasien bisa secara maksimal,” ujar Leonny.

Ethical practice, masing-masing profesi harus memiliki dan mengetahui kode etiknya, seperti halnya kode etik dokter yang tertera pada UU RI No. 29 tahun 2002 tentang Praktik Kedokteran. Dalam menghadapi resolusi konflik, hal-hal yang harus diperhatikan dalam IPE yaitu beri nama masalah dan taruh di atas meja kemudian bersama-sama mengidentifikasi kemungkinan penggerak konflik, mengidentifikasi kepentingan dan tujuan bersama, bersama-sama mencari solusi yang memungkinkan, memastikan solusi memenuhi kepentingan masing-masing pihak, serta mencapai kesepakatan tentang solusi dan cara bertindak.

“Communication juga menjadi hal yang penting dalam kesuksesan kerja sama. Pada dasarnya tidak mungkin semua hal akan dikerjakan sendiri tanpa adanya komunikasi dengan yang lain. Tak hanya itu, kolaborasi dan kerja sama dalam IPE menjadi peran yang utama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Putri menyampaikan mengenai peran dan tanggung jawab profesi Farmasi dalam IPE. Sebagai calon praktisi kesehatan diharapkan kita mengetahui apa yang dimaksud dengan tim kolaborasi dan kerja sama tim yang efektif untuk menghadapi tantangan di zaman modern ini. Permasalahan yang sering terjadi dalam IPE yaitu masalah komunikasi dan sering memicu medication eror.

“Program IPE dalam disiplin ilmu Farmasi memiliki peranan yang sangat penting tidak hanya dalam hal pelayanan obat kepada pasien atau pada tim multidisiplin profesi, tetapi juga sangat memiliki peranan penting dalam dunia pendidikan. Ada berbagai keuntungan yang dapat diperoleh dari model IPE, di antaranya membantu mempersiapkan mahasiswa pendidikan kesehatan untuk mampu terlibat dan berkontribusi secara aktif dalam memecahkan permasalahan (problem solving), serta dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.”

Ia menambahkan, “Peran dan tanggung jawab Farmasi dalam IPE yaitu professional awareness, professional recognition, exploration and trial, professional relation expansion, dan commitment to the collaborative working relationship. Komunikasi dalam kolaborasi merupakan unsur penting untuk meningkatkan kualitas perawatan dan keselamatan pasien, karena dapat melibatkan tumpang tindih terjadinya konflik interprofesional dan juga keterlambatan pemeriksaan jika terdapat salah komunikasi dalam kolaborasi tenaga kesehatan.”

Sementara itu, Ahmad selaku pemateri ketiga menyampaikan mengenai peran dan tanggung jawab ahli Kesehatan Masyarakat dalam IPE. Peran tenaga ahli Kesehatan Masyarakat di masyarakat di antaranya pemberantasan penyakit menular dan tidak menular, perbaikan sanitasi lingkungan tempat-tempat umum, perbaikan lingkungan pemukiman, pemberantasan vektor, pendidikan atau penyuluhan kesehatan masyarakat, pelayanan ibu dan anak, pembinaan gizi masyarakat, pengawasan sanitasi tempat-tempat umum, pengawasan obat dan minuman, serta pembinaan peran masyarakat.

“Apa yang kita dilakukan dalam kolaborasi IPE ini tidak terlepas dari perintah Allah Swt. yaitu kita diciptakan dari berbagai suku, bangsa, agar saling mengenal. Apabila kita jabarkan lebih luas, kita diciptakan dari berbagai profesi untuk lebih saling mengenal dan kita dianjurkan untuk fastabiqul khairat saling berlomba dalam kebaikan. IPE dalam kerja sama meningkatkan kesehatan masyarakat melalui kolaborasi ini merupakan sunah dan suatu perintah dari Allah Swt. sehingga tidak ada alasan untuk bersikap egois dalam profesi masing-masing, karena sesungguhnya setiap profesi itu mulia,” tutup Ahmad.

Terakhir, dari diskusi panel Interprofessional Education, mahasiswa diminta untuk membuat esai mengenai IPE kemudian dipresentasikan dalam pertemuan diskusi selanjutnya. (frd)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/dr.-Leonny-Dwi-Rizkita-M.-Biomed-sedang-memaparkan-materi-dalam-Diskusi-Panel-Interprofessional-Education.-foto-Farida.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-04-11 09:27:452022-04-11 09:28:17Diskusi Panel Interprofessional Education
Page 14 of 15«‹12131415›

TERKINI

  • Rektorat dan Aliansi Mahasiswa UAD Bersinergi Kawal Penanganan Kekerasan Seksual16/07/2026
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Gelar Dahlan Culture Run 202616/07/2026
  • RE-VIBES IMM Farmasi UAD Kembangkan Literasi Kritis melalui Diskusi Buku16/07/2026
  • Press Release Universitas Ahmad Dahlan15/07/2026
  • Gelar Two Thousand Show Vol. 2, Mahasiswa Ilkom UAD Hidupkan Memori Era 2000-an15/07/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Magister Farmasi UAD Raih Prestasi Lomba Poster Nasional16/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Penulisan Naskah Lakon Peksimiprov 202615/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Dua Gelar pada Ajang SILAT APIK PTMA 202615/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih 2 Gelar pada SILAT APIK PTMA 202614/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 1 Kasau Championship 202614/07/2026

FEATURE

  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026
  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top