• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Emosi dan Gelak Tawa dari Pementasan Drama “Warung Sedang Tutup!”

28/07/2022/in Terkini /by Ard

Pementasan drama ‘Warung Sedang Tutup’ mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Angkatan 2020 (Foto: Istimewa)

Tidak berlebihan rasanya jika malam itu menjadi malam yang akan selalu dikenang oleh mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Indonesia, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2020. Pasalnya, pementasan drama yang mereka garap karena tugas praktik mata kuliah sukses digelar dan mendapat perhatian dari para pelaku seni pertunjukan.

Mengusung tema komedi dan konsep pertunjukan realis, pementasan drama yang diberi judul “Warung Sedang Tutup!” ini berhasil mengundang gelak tawa, beragam ungkapan apresiasi, dan riuh tepuk tangan penonton yang memenuhi ruang bersinar redup Gedung Societet Militair, Taman Budaya Yogyakarta (TBY).

“Respons emosional penonton saat menyaksikan pementasan ini benar-benar terasa dan tercipta secara alami. Artinya, pementasan yang kami suguhkan layak untuk dinikmati,” ungkap Didi Risaldi, selaku penulis naskah dan sutradara.

Tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa UAD, pementasan drama “Warung Sedang Tutup!” turut disaksikan oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ataupun masyarakat umum Yogyakarta. “Kursi terisi penuh dan ternyata di luar sivitas akademika UAD pun banyak yang tertarik dan menonton pementasan kami,” ucap Sabar Stilla selaku pimpinan produksi, dan Masyifa Ajeng selaku asisten sutradara.

Jika ditelisik lebih jauh, dengan waktu persiapan serta latihan yang relatif singkat (satu bulan) dan digarap oleh orang-orang yang umumnya bahkan tidak mengenal dunia seni pertunjukan, wacana pementasan drama yang digagas oleh mahasiswa Prodi Sastra Indonesia UAD angkatan 2020 terbilang sangat nekat. Terlebih lagi pementasan ini terbuka untuk umum dan digelar di lokasi yang terkenal sebagai “sarang” pertunjukan seni peran di Kota Yogyakarta.

Banyak pengorbanan dan curahan emosional yang dilalui ataupun dirasakan saat menggarap pementasan drama ini. Namun kemudian, melalui komunitas kesenian Sanggar Manggala yang lahir secara organik saat wacana awal pementasan drama tercetus, mereka tidak “kapok” dan bahkan “ketagihan” untuk kembali berproses di bidang kesenian.

“Pementasan drama pada 17 Juli 2022 lalu bukan semata-mata bertujuan untuk menggugurkan tugas praktik mata kuliah, melainkan sebagai wadah kami untuk bersilaturahmi, menjalin keakraban, dan media untuk belajar serta berproses di dunia kesenian,” ujar Muhammad Galung, salah satu aktor yang terlibat di pementasan.

Dinar Saka, sebagai dosen pengampu mata kuliah yang bersangkutan memiliki harapan, agar pementasan drama yang telah digelar oleh mahasiswa Prodi Sastra Indonesia UAD angkatan 2020 bisa memberikan dampak positif. Selain itu bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa Prodi Sastra Indonesia UAD lainnya untuk berkesenian, khususnya kepada angkatan 2021 yang kelak mendapat mata kuliah serupa. (ris)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pementasan-drama-Warung-Sedang-Tutup-mahasiswa-Sastra-Indonesia-UAD-Angkatan-2020-Foto-Istimewa.jpg 900 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-07-28 09:11:512022-07-28 09:11:51Emosi dan Gelak Tawa dari Pementasan Drama “Warung Sedang Tutup!”

Sanggar Manggala: Wujud Kreativitas Mahasiswa Sastra Indonesia UAD

04/07/2022/in Terkini /by Ard

Foto bersama Sanggar Manggala Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Berkesenian adalah media manusia dalam menyampaikan ide, gagasan, ataupun maksud dan tujuan. Selain itu, nilai kreativitas dan sikap ulet kerap menjadi landasan utama untuk menghadirkan suatu karya seni yang berkesan.

Sebagai mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), berkesenian secara tidak langsung telah menjadi “tradisi” yang tidak tertulis. Ada berbagai jenis kesenian yang digiatkan, di antaranya menulis, melukis, berteater, bermusik, dan lain sebagainya. Melalui tugas praktik mata kuliah Kajian Pementasan Drama, mahasiswa Prodi Sastra Indonesia UAD Angkatan 2020 membentuk suatu komunitas kesenian bernama Sanggar Manggala dan menggagas suatu pertunjukan drama.

“Pada tahun sebelumnya di mata kuliah ini, saya mengarahkan mahasiswa untuk menyaksikan berbagai pementasan drama atau teater. Dari kegiatan tersebut, nantinya mahasiswa akan lebih memahami dan mencoba mengkaji mandiri mengenai seperti apa pementasan tersebut. Namun di tahun ajaran ini, saya mencoba manuver baru, mengarahkan mahasiswa untuk mengadakan pementasan drama sendiri secara berkelompok,” ujar Dinar Saka, selaku dosen pengampu mata kuliah Kajian Pementasan Drama.

Bertempat di Gedung Societet, Taman Budaya Yogyakarta (TBY), pementasan drama ini rencananya akan dilaksanakan pada 17 Juli 2022, dan terbuka untuk umum.

“Teman-teman sangat antusias dan bekerja keras di pementasan ini. Tema drama yang kami usung adalah komedi. Karena konsep drama ini realis, tentu terdapat banyak kesulitan di dalamnya. Dari berbagai kesulitan inilah kami merasa bergairah, sebab ini adalah tantangan yang besar. Beruntungnya, kami menggunakan naskah karya sendiri,” ucap Didi Risaldi, salah satu mahasiswa yang terlibat di pementasan pula sebagai sutradara.

Dengan persiapan dan latihan yang saat ini tengah berlangsung, Dinar mempunyai harapan besar agar pementasan drama tersebut sukses terwujud dan dapat memberikan ilmu serta pengalaman tersendiri bagi mahasiswa Prodi Sastra Indonesia UAD. (ris)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-bersama-Sanggar-Manggala-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 900 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-07-04 09:26:272022-07-04 09:26:27Sanggar Manggala: Wujud Kreativitas Mahasiswa Sastra Indonesia UAD

FSBK UAD Gelar Bedah Buku “Indonesian Islamic Fiction in the 21st Century”

25/06/2022/in Terkini /by Ard

Acara Bedah Buku Indonesian Islamic Fiction in the 21st Century oleh FSBK Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Raihan)

Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan acara bedah buku dengan tajuk “Indonesian Islamic Fiction in the 21st Century”. Acara ini berlangsung melalui platform Zoom Meeting dan YouTube FSBK. Hadir beberapa narasumber di antaranya Drs. Muh. Arif Rokhman, M.Hum., Ph.D. selaku penulis buku, dan Wajiran, S.S., M.A., Ph.D. serta Dr. Kasiyarno, M.Hum. sebagai pembedah buku.

“Fenomena islamic fiction atau sastra Islam merupakan kejadian yang cukup langka di dunia. Fenomena ini terjadi dengan terbentuknya kelompok untuk menulis tentang Islam, yang juga menjadi salah satu penyebab agama tersebut bisa mendunia,” jelas Arif Rokhman.

Menurutnya, sastra Islam cocok untuk menjadi topik disertasi dalam penulisan buku. Ini menjadikan sudut pandang Islam lebih luas dan lebih dikenal oleh banyak masyarakat. Bahkan, dalam sastra Islam setiap pembaca akan memiliki rasa empati terhadap agama itu.

“Buku ini disusun sedemikian rupa sehingga bisa menjadi tolok ukur untuk masyarakat yang tertarik terhadap sastra Islam. Buku Indonesian Islamic Fiction in the 21st Century tidak hanya memperkenalkan keadaan Islam, tetapi sejarahnya juga diulas.”

Wajiran menambahkan, buku ini menggambarkan sastra Islam dengan keadaan masyarakat Indonesia. Melihat adanya permasalahan kesetaraan gender era Reformasi 1998, menjadi sebuah perbedaan yang cukup terlihat dan dipahami saat ini.

“Sebelum era Reformasi di Indonesia, gender selalu menjadi tolok ukur dalam melakukan sesuatu. Perbedaan gender yang terjadi menimbulkan perbincangan yang cukup besar di Indonesia. Ini karena perempuan selalu dianggap lemah daripada laki-laki,” tegasnya.

Sastra Islam memandang suatu kelompok bisa dijadikan sebuah karya sastra. Dalam hal ini sastra Islam akan menjadi tren populer di dunia. Sebab, itu buku Indonesian Islamic Fiction in the 21st Century diciptakan agar masyarakat paham dan melihat dengan jelas keberagaman Islam.

“Mengapa sastra Islam saat ini menjadi perbincangan di dunia? Sebab Islam menjadi suatu hal yang dibutuhkan. Kebangkitan Islam menjadi sarana bagi suatu negara untuk mempertahankan keadaan dan kredibilitas negara,” tutup Kasiyarno. (rai)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Acara-Bedah-Buku-Indonesian-Islamic-Fiction-in-the-21st-Century-oleh-FSBK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Raihan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-06-25 07:52:582022-06-25 07:52:58FSBK UAD Gelar Bedah Buku "Indonesian Islamic Fiction in the 21st Century"

Maulidya Ika, Berjalan Menuju Roma

06/06/2022/in Feature /by Ard

Maulidya Ika Fahrani, Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Awardee IISMA 2022 (Foto: Istimewa)

All roads lead to Rome.

Sebuah pepatah yang tentu sudah familiar di telinga kita, “Banyak jalan menuju Roma”, memiliki filosofi bahwa untuk mencapai suatu tujuan, jangan hanya terpaku pada satu cara. Namun bagaimana jika pepatah tersebut menjelma sebagai sebuah kalimat yang diartikan secara literal? Banyak jalan menuju Roma, lalu jalan mana yang akan jadi pilihanmu?

Maulidya Ika Fahrani, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi Terapan (FAST) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), memilih Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) sebagai jalannya untuk pergi ke Roma. Ika, sapaan akrabnya, berhasil lolos menjadi salah satu awardee IISMA 2022 dan diterima di Sapienza University of Rome, Italia.

Dalam wawancara melalui WhatsApp pada 29-05-2022, Ika mengungkapkan bahwa keberhasilannya menjadi awardee IISMA 2022 ini merupakan sebuah hadiah darinya untuk dirinya sendiri karena pengumuman yang hanya berjarak beberapa hari sebelum ulang tahunnya. Hal tersebut jadi makin terasa spesial karena Ika melalui tahapan proses seleksi di tengah hectic-nya akhir semester tiga dan awal semester empat.

“Saat melihat laman dashboard IISMA bertuliskan “You have been selected …” rasanya semua lelah dan keribetan yang dialami terbayar tuntas. Benar-benar hadiah terindah,” papar Ika.

Ketika ditanya tentang alasannya memilih Sapienza University of Rome sebagai universitas tujuan, Ika menuturkan bahwa dirinya memang sudah bermimpi untuk bisa pergi ke Italia. Sebagai salah satu pusat peradaban, Italia memiliki banyak peninggalan budaya yang menawarkan segudang cerita menarik untuk dikulik. Selain itu, Ika juga mengaku terpikat dengan keindahan kota tersebut dari foto-foto yang ia lihat di internet.

Untuk persiapan menghadapi proses seleksi, Ika giat mengikuti pembekalan yang disediakan oleh kampus mulai dari persiapan tes kecakapan bahasa Inggris, latihan interview, bedah Curriculum Vitae (CV), hingga sharing pengalaman dengan awardee IISMA 2021. Ia juga rutin mengerjakan ujian simulasi Duolingo English Test (DET) dan menghabiskan banyak video latihan tes di YouTube. “Jika ada webinar sharing pengalaman dengan awardee tahun lalu, sebisa mungkin saya hadir dan mencatat poin-poin penting yang disampaikan,” tambah Ika.

Terkait kendala yang dihadapi selama proses seleksi, Ika menuturkan bahwa salah satu yang dihadapinya adalah banyak informasi dan tanggal agenda penting yang dikeluarkan secara mendadak. Sementara itu, respons informasi tambahan dari pihak IISMA sendiri saat itu tidak secepat yang peserta harapkan. Alhasil, Ika dan awardee lain hanya bisa menunggu cemas sambil melanjutkan persiapan tahap selanjutnya.

Kini, Ika sedang bersiap untuk keberangkatannya ke Roma yang kemungkinan dijadwalkan pada akhir Agustus atau awal September 2022. Pembelajaran di Sapienza University of Rome akan dimulai pada bulan September 2022‒Februari 2023. Di sana ia akan mempelajari beberapa courses seperti Global Humanities: Critical Theories and Transnational Cultures, Roman History, Gender Economics, dan Artificial Intelligence, Family Law, Environmental Law.

Terakhir, Ika berharap dirinya bisa terus berkembang dan tumbuh menjadi pribadi yang haus akan eksplorasi pengalaman, membanggakan orang-orang tersayang, dan menjaga nama baik instansi serta bangsa selama berada di sana. “Saya juga berharap semoga bisa membawa banyak manfaat untuk kemajuan Indonesia, UAD dan FAST, orang-orang di sekitar, serta tentunya diri sendiri,” pungkas Ika. (tsa)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Maulidya-Ika-Fahrani-Mahasiswa-UAD-Awardee-IISMA-2022-Foto-Ika.jpg 761 715 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-06-06 13:14:592022-06-06 13:27:07Maulidya Ika, Berjalan Menuju Roma

Mahasiswa Sastra Inggris UAD Berjaya di Kompetisi Reading News Tingkat Internasional

06/06/2022/in Terkini /by Ard

Annisa Inas Ghaida Widadsari, Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Peraih Juara 3 Kompetisi Reading News di UiTM Malaysia (Foto: Istimewa)

Kontes Apples Week 2022 yang digelar oleh komunitas Loudspeakers dari Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia pada 11‒17 April 2022 merupakan sebuah ajang bergengsi untuk mengasah kemampuan diri. Salah satu mahasiswa Sastra Inggris Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Annisa Inas Ghaida Widadsari, ikut berpartisipasi dalam cabang lomba reading news dan berhasil menduduki peringkat ketiga.

Prestasi ini merupakan kali pertama bagi Inas dalam taraf internasional, setelah sebelumnya mengikuti kompetisi serupa di tingkat universitas. Hal itu jelas menjadi sebuah kemajuan baginya karena bisa bertemu dengan lawan-lawan yang hebat dari berbagai kampus luar negeri. Lebih lanjut, Inas juga mengatakan bahwa ini merupakan sebuah privilese untuknya karena bisa menang lomba, meski bukan juara pertama tetapi setidaknya ia masih masuk Top 3.

Saat ditanya melalui wawancara via WhatsApp (28-05-2022) tentang motivasinya ikut kompetisi, Inas menuturkan ia merasa tertantang untuk ikut reading news lagi setelah dulunya pernah berpartisipasi di lingkup kampus. Ia mengaku mendapatkan informasi tentang perlombaan ini dari dosen dan segera memutuskan untuk ikut serta. Diketahui juga, sebelumnya Inas tercatat menjadi penerima beasiswa International Credit Transfer (ICT) 2021 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang membuatnya bisa belajar di UiTM selama beberapa bulan secara daring.

“Jadi rasanya menyenangkan, seperti nostalgia kembali bertemu dengan UiTM,” papar Inas.

Meski terdapat beberapa cabang lomba lain, Inas lebih memilih reading news dibanding lainnya karena ia mengaku ingin meningkatkan kemampuannya ketika berbicara di depan publik. “Aku suka membaca, tetapi public speaking-ku kurang bagus, jadi menurutku reading news adalah ajang yang tepat untuk mengasah kemampuan,” jelasnya.

Sebagai bentuk persiapan, Inas giat melakukan latihan dengan membaca teks berita melalui teleprompter. Hal tersebut dilakukan karena membaca melalui teleprompter yang bergerak jelas memerlukan latihan intens dan tidak sama dengan hanya membaca teks dari kertas. Ia juga rutin menonton video dari YouTube untuk mendapatkan gambaran jelas tentang bagaimana reading news yang bagus.

Teknis pelaksanaan lomba dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting. Terdiri atas dua babak, babak pertama berisi pembacaan berita seperti biasa melalui teleprompter dan babak kedua mengharuskan peserta untuk membaca berita secara impromptu. Mereka diberikan situasi atau kondisi khusus untuk selanjutnya dalam rentang waktu lima menit harus bersiap membawakan berita secara langsung. Karena saat itu sedang berada di kampung halamannya di Kalimantan, Inas mengaku sedikit mengalami kendala jaringan yang buruk.

Dengan prestasinya ini, Inas berharap bahwa kemampuan public speaking­-nya akan jadi lebih baik, bisa sering berpartisipasi dalam perlombaan terutama di taraf internasional, dan memenangkan juara pertama. “Saya belum puas, saya masih akan terus mencoba untuk mengukir prestasi-prestasi lainnya,” tutup Inas. (tsa)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Annisa-Inas-Ghaida-Widadsari-Mahasiswa-Sastra-Inggris-UAD-Peraih-Juara-3-Kompetisi-Reading-News-di-UiTM-Malaysia-Foto-Annisa-2-scaled.jpg 2015 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-06-06 12:58:012022-06-06 12:58:01Mahasiswa Sastra Inggris UAD Berjaya di Kompetisi Reading News Tingkat Internasional

Mahasiswa Sastra Inggris UAD Raih Juara II Speech Competition di Malaysia

30/05/2022/in Prestasi /by Ard

Shohihuzzihni, Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Pemenang Kompetisi Public Speaking di UiTM Malaysia(Foto: Istimewa)

Lagi, mahasiswa Sastra Inggris Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Kali ini adalah Shohihuzzihni, mahasiswa angkatan 2020 yang sukses menjadi juara II dalam speech competition di Malaysia. Acara ini merupakan rangkaian ajang lomba Apples Week 2022 yang diselenggarakan oleh komunitas Loudspeakers dari Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia pada 11‒17 April 2022.

Zihni, sapaan akrabnya, menyatakan bahwa kemenangan ini bukanlah sebuah tolok ukur kesuksesan bagi dirinya, karena kompetisi yang sesungguhnya adalah kehidupan. Meski begitu, ini adalah ajang improvisasi diri untuk melihat bahwa kita punya potensi yang selanjutnya bisa menjadi celah motivasi atau petunjuk agar bisa lebih mengembangkannya.

“Saya ingat sekali saat ikut Mahasiswa Berprestasi (Mawapres), saya masih sangat minim untuk sertifikat penghargaan. Hal tersebut memacu saya untuk menorehkan prestasi sebanyak-banyaknya yang akan berguna untuk masa depan kelak,” ungkap Zihni saat wawancara via WhatsApp (27-05-2022).

Apples Week 2022 memiliki beberapa cabang kompetisi yang dilombakan seperti spelling, reading news, scriptwriting, speech, dan short story. Zihni lebih memilih speech dibanding yang lain karena bidang tersebut menurutnya paling menarik dan cocok untuknya. Lebih jelasnya, ia menjelaskan bahwa dalam speech, ia bisa mengutarakan pemikirannya secara liberal, tanpa terikat pada aturan tokoh, plot, setting, dan lain-lain seperti dalam short story atau scriptwriting.

Sebagai bentuk persiapan, Zihni rajin melakukan senam lidah untuk melancarkan dan memperjelas artikulasi setiap kata dalam bahasa Inggris. Teknis perlombaan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Google Meet. Mekanismenya adalah terdapat tiga tahap penyisihan (15 besar, 6 besar, dan 3 besar), dan di setiap babak, level kesulitannya akan meningkat. Peserta diberikan topik tertentu oleh panitia, lalu dalam rentang waktu yang sudah ditentukan, mereka harus melakukan speech secara impromptu. Pada babak pertama, Zihni mendapat topik “Love”, babak kedua “Myth”, dan babak terakhir “One for all and all for one”. Meski harus berhadapan dengan kompetitor hebat dari kampus luar negeri lain dan mengatasi rasa nervous, ia sukses menduduki tempat kedua.

Dengan kemenangannya ini, Zihni berharap dirinya bisa terus termotivasi untuk mengikuti kegiatan-kegiatan serupa dalam rangka menguji kemampuan yang dimiliki dan agar bermanfaat untuk kariernya kelak. “Saya juga berharap semoga kampus bisa terus memberikan fasilitas berupa informasi dan dukungan kepada setiap mahasiswa yang ingin berkompetisi. Karena kampus yang baik tercermin dari mahasiswa dan alumninya yang berkualitas serta kompetitif di ruang publik,” pungkas Zihni. (tsa)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Shohihuzzihni-Mahasiswa-Sastra-Inggris-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Pemenang-Kompetisi-Public-Speaking-di-UiTM-Foto-Istimewa.jpg 701 745 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-05-30 15:20:442022-05-30 15:20:44Mahasiswa Sastra Inggris UAD Raih Juara II Speech Competition di Malaysia

Mahasiswa Sastra Inggris UAD Sabet Juara I Lomba News Casting

19/05/2022/in Prestasi /by Ard

Abdee Firman Al Rasyid, Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Pemenang Kompetisi News Casting (Foto: Istimewa)

Abdee Firman Al Rasyid, mahasiswa Sastra Inggris Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2021, berhasil menjuarai kompetisi news casting dengan predikat peringkat pertama. Acara ini merupakan rangkaian gelaran lomba Ma Chung English Week 2022 yang diselenggarakan oleh Universitas Ma Chung pada periode bulan Januari‒April 2022.

Ma Chung English Week 2022 memiliki beberapa cabang perlombaan yaitu news casting, speech, dan story telling. Di antara ketiga jenis tersebut, Abdee mengaku memilih news casting karena dirinya belum pernah memenangkan bidang ini. Sebelumnya, diketahui ia memang aktif mengikuti kompetisi bahasa Inggris dan memenangkan beberapa kategori seperti speech dan scrip writing. Kemenangannya kali ini merupakan sebuah suntikan semangat dan pijakan awal bagi Abdee untuk terus berprestasi meraih kemenangan lainnya.

“Sama dengan lomba-lomba lain, saya ikut kompetisi ini untuk menambah rentetan daftar prestasi saya, yang siapa tahu kelak di masa depan akan membantu saya dalam banyak hal termasuk karier,” kata Abdee saat ditanya tentang motivasinya mengikuti lomba pada wawancara via WhatsApp, 17-05-2022. Ia juga menambahkan bahwa hal lain yang didapatnya dari memenangkan kompetisi adalah mendapat tambahan income dari hadiah yang ada. Selain itu, ia sekaligus lebih dikenal oleh banyak orang dan dosen karena prestasinya tersebut.

Sebelum mengikuti lomba, Abdee melakukan beberapa persiapan seperti menyiapkan teks berita yang akan dibacakan, mencari referensi dari sumber yang relevan, memikirkan konsep video, dan mencari spot untuk pengambilan gambar. Karena panitia mengharuskan peserta untuk mengunggah video masing-masing di akun YouTube, maka jadilah Abdee harus berusaha untuk membuat videonya semaksimal mungkin. Untuk memenuhi kriteria tersebut, ia bahkan rela izin meminjam beberapa ruangan di kampus untuk pengambilan gambar agar terlihat seperti seorang pembaca berita profesional.

Bagi orang awam, membaca berita terlihat mudah untuk dilakukan, tetapi ternyata memiliki tantangan tersendiri. Abdee mengklaim dirinya harus melakukan syuting ulang sebanyak hampir 30 kali untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapannya. “Saya ingin video saya bagus, jadi saya coba tidak baca teks, dan itu memakan waktu yang tidak singkat. Bahkan saya hampir menyerah rasanya,” terang Abdee.

Untungnya semua kerja keras yang dilakukan telah terbayar tuntas, Abdee berhasil memenangkan juara pertama. Dengan kemenangannya ini, ia berharap bisa meraih lagi kemenangan lain di berbagai bidang dan mengharumkan nama UAD. Bagi dirinya secara pribadi, ia berharap dampak yang signifikan akan bisa dirasakannya di masa mendatang melalui kerja kerasnya hari ini. Terakhir, Abdee berharap usahanya akan di-recognize oleh kampus. (tsa)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Abdee-Firman-Al-Rasyid-Mahasiswa-Sastra-Inggris-Pemenang-Kompetisi-News-Casting-Foto-Abdee-scaled.jpg 2560 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-05-19 09:00:292022-05-19 08:11:01Mahasiswa Sastra Inggris UAD Sabet Juara I Lomba News Casting

HMPrisai UAD Selenggarakan Diskusi dan Bedah Buku ‘Sudrun dan Buku Terbang’

21/04/2022/in Terkini /by Ard

Diskusi dan Bedah Buku ‘Sudrun dan Buku Terbang’ Karya Alfiandana Susilo Aji, S.S. Alumnus Sastra Indonesia Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Ghufron)

Sebagai bentuk perhatian dan apresiasi mahasiswa yang bergelut dalam bidang sastra, terutama sastra anak, Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia (HMPrisai) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Bidang Sumber Daya Mahasiswa (SDM) bekerja sama dengan Penerbit Gorga menyelenggarakan Diskusi dan Bedah Buku Sudrun dan Buku Terbang.

Agenda tersebut diselenggarakan pada Sabtu (16-04-2022) secara luring yang berlangsung di Perpustakaan (sisi timur) Kampus IV UAD. Hadir sebagai narasumber yaitu penulis buku Sudrun dan Buku Terbang sekaligus alumnus Sastra Indonesia UAD, Alfiandana Susilo Aji, S.S. Selain itu sebagai pembedah buku yaitu Raja Syeh Anugrah, mahasiswa Sastra Indonesia UAD.

Sudrun dan Buku Terbang merupakan buku prosa anak karya Alfian, sapaan akrabnya, yang diterbitkan oleh Penerbit Gorga pada Februari 2022. Ini juga menjadi buku kedua Alfian dari buku pertamanya berjudul Orang-Orang yang Berjalan ke Selatan yang berupa kumpulan puisi. Sudrun dan Buku Terbang berkisah tentang sosok anak kecil bernama Sudrun bersama kedua temannya Marjak dan Ti’in yang diajak oleh bukunya untuk berpetualang melintasi zaman Perang Diponegoro, Paleolitikum, masa Dinasti Han Cina, dan Perang Aceh.

Pada pemaparannya, Alfian yang juga dikenal sebagai penulis puisi itu menyampaikan bahwa ia mulai bersentuhan dan serius menekuni dunia sastra anak semenjak bergabung dengan Komunitas Sahabat Gorga pada akhir 2018. Kegiatannya di sana mengajarkan literasi kepada anak-anak sehingga membuatnya jatuh cinta dengan sastra anak. Sahabat Gorga sendiri adalah sebuah komunitas yang fokus pada pengembangan literasi anak yang dibentuk oleh Pegiat Literasi Anak Yona Primadesi, Penyair Nermi Silaban, dan Penulis Cilik Abinaya Ghina Jamela.

“Dari situ (baca: Sahabat Gorga) saya makin tertarik dan berkeinginan menulis dan menerbitkan buku anak. Saya mulai membaca buku karya Roald Dahl, Mark Twain, Christian Andersen, dan Reda Gaudiamo sebagai bacaan yang direkomendasikan teman-teman dari Sahabat Gorga,” ujarnya saat memaparkan proses kreatif menulis buku Sudrun dan Buku Terbang.

Lebih lanjut, Shela Arindia Pratiwi wakil ketua HMPrisai pada sambutannya menyampaikan bahwa agenda ini sebagai bentuk perhatian mahasiswa yang bergelut di bidang Sastra Indonesia, terutama dunia literasi anak. Selain itu sebagai bentuk apresiasi dan ucapan selamat kepada Alfiandana yang telah menerbitkan buku keduanya.

Pada akhir sambutannya, ia menuturkan bahwa “Seorang sastrawan pernah mengatakan bahwa cerita adalah teman setia; ia mengajari kita berbahasa, menemani kita di hari-hari sepi, menghidupkan imajinasi, mengajak pergi menembus waktu ke berbagai belahan dunia, memperkenalkan pada berbagai jenis kehidupan, mengaduk-aduk emosi meski tanpa realitas yang nyata, serta bagai imunisasi, ia memperkuat pribadi kita. Oleh karena itu, selain raga anak harus diasup makanan bergizi, jiwanya harus diasuh oleh cerita-cerita bermakna,” tutup Shela. (guf)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Diskusi-dan-Bedah-Buku-Sudrun-dan-Buku-Terbang-Karya-Alfiandana-Susilo-Aji-S.S-Alumnus-Sastra-Indonesia-UAD-scaled.jpg 1920 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-04-21 07:53:192022-04-21 07:53:19HMPrisai UAD Selenggarakan Diskusi dan Bedah Buku 'Sudrun dan Buku Terbang'

Belajar Mengelola Event di Coaching Class Ilkom UAD

04/04/2022/in Terkini /by Ard

Acara Coaching Class Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Tsabita)

Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar webinar coaching class pada Rabu, 30 Maret 2022 secara daring melalui Zoom Meeting. Dengan mengangkat tema “The Mind Blowing Event”, coaching class berfokus membahas tentang tips dan trik pengelolaan sebuah event agar sukses besar. Hadir sebagai pembicara yaitu Bakkar Wibowo, founder Balkonjazz Festival dan Prambanan Jazz Festival.

Siapa yang tidak kenal dengan dua festival musik legendaris tersebut? Sosok yang berperan penting di balik layar atas suksesnya gelaran acara tersebut adalah Bakkar Wibowo. Dengan dipandu oleh Kepala Program Studi (Kaprodi) Ilkom UAD, M. Najih Farihanto, S.I.Kom., M.A., Bakkar menjelaskan secara detil tentang hal-hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan sebuah event.

Sebagai langkah awal pre-production, yang utama harus dilakukan adalah riset. Hal ini penting sebagai mitigasi untuk selanjutnya digunakan sebagai direction atau proses pengarahan audiens. Melihat kondisi lapangan secara langsung, bagaimana 20.000 penonton akan diarahkan ketika acara berlangsung, juga pertimbangan waktu penyelanggaraan acara. Di luar negeri, umumnya acara-acara seperti festival musik digelar ketika summer atau musim panas, sama halnya dengan di Indonesia, sebaiknya hindari waktu ketika musim penghujan.

Terkait ide untuk membuat sebuah acara, menurut Bakkar bisa datang dari mana saja. Terlebih saat ini digitalisasi adalah sebuah hal yang bisa dijangkau dari genggaman kita, perbanyak referensi informasi melalui eksplor di media sosial. Selanjutnya, lakukan eksekusi dengan metode ATM (amati, tiru, modifikasi). “Saya sendiri adalah maniak festival, baik lokal maupun internasional saya suka dan sering sekali menonton konser. Dari situ saya jadi tahu banyak hal-hal yang bisa dijadikan inspirasi,” terang Bakkar.

Terdapat empat hal penting yang dijadikan sebagai tolok ukur kesuksesan sebuah acara, yaitu sukses business, sukses crowd, sukses performance, dan sukses dokumentasi baik media maupun visual. Untuk mencapai level tersebut, diperlukan persiapan yang matang. Lebih lama jangka waktu persiapannya maka hasilnya akan lebih well-prepared. Lakukan ceklis untuk memastikan tidak ada hal yang tertinggal walau hanya detail kecil, dan pastikan untuk menetapkan skala prioritas dalam eksekusinya.

Bakkar juga menyampaikan bahwa menurutnya hasil (goals) lebih penting dari pada proses. Ia yakin bahwa setiap orang pasti punya cara-cara unik untuk melakukan proses menuju hasil terbaiknya. Dalam sebuah event, yang dinikmati oleh orang banyak adalah hasilnya. “Ketika ada masalah, jangan panik, tetap tenang dan selesaikan agar bisa dikontrol serta tetap berada dalam jalur,” tegasnya.

Untuk teknis acara, yang paling penting pertama harus diurus adalah permit atau perizinan, hal ini tidak bisa diganggu gugat karena berkaitan dengan governance jadi pastikan sudah mengantongi izin untuk menggelar acara dari instansi setempat. Selanjutnya adalah talent atau bintang tamu, sesuaikan dengan demand audiens dan budget. Lalu, production atau pengawalan acara, segala hal seperti lokasi, panggung, venue, persiapan, dan lainnya harus benar-benar telah dilakukan dengan baik agar acara berjalan lancar. Hospitality atau pengawalan bintang tamu, perlakukan mereka dengan baik dan turuti dengan semaksimal mungkin jika ada permintaan khusus dari mereka. Terakhir, media dan publikasi, berkaitan dengan promosi acara untuk menarik audiens secara optimal, pastikan untuk tidak bocor sebelum tanggal promosi dimulai.

Sebagai penutup, Bakkar berpesan bahwa belajar mengelola sebuah event tidak harus langsung dengan sebuah acara besar seperti festival musik terkenal. Bisa dimulai dari menjadi panitia acara di kampus atau organisasi, hal itu akan memberi banyak pengalaman untuk nantinya sebagai bekal untuk melangkah lebih jauh. (tsa)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Acara-Coaching-Class-Ilkom-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Tsabita.jpg 743 1305 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-04-04 08:03:442022-04-04 08:13:33Belajar Mengelola Event di Coaching Class Ilkom UAD

PK IMM FSBK UAD Adakan Ackerman Camp

30/03/2022/in Terkini /by Ard

Agenda Ackerman Camp IMM FSBK Universitas Ahmad Dahlan (UAD) periode 2022-2023 di Desa Pulewulung, Sleman, DIY (Foto: Istimewa)

Menjalin silaturahmi merupakan hal penting yang selalu ditekankan dalam agama. Dengan silaturahmi, rasa persaudaraan dan saling memiliki akan terbangun. Hal inilah yang dilakukan oleh Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Melalui Bidang Kaderisasi, PK IMM FSBK periode 2022/2023 menyelenggarakan Ackerman Camp dengan mengusung tema “Belajar Bersama, Bermakna Selamanya” pada Sabtu–Minggu, 26–27 Maret 2022, yang berlangsung di Desa Wisata Pulewulung, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Ackerman Camp sendiri singkatan dari acara kekeluargaan mengikat anggota camp yang merupakan program kerja (proker) terusan dari periode sebelumnya dan kemudian dikembangkan oleh periode saat ini. Ackerman Camp dijadikan nama untuk proker malam keakraban (makrab) dengan target utamanya adalah para calon kader (cakader) IMM FSBK.

Agenda ini diawali dengan opening dan sharing session para PK IMM FSBK. Adapun susunan acara meliputi pembekalan materi tentang “Organisasi dan Kepemimpinan” dengan menghadirkan secara langsung Wakil Dekan FSBK sekaligus Pembina IMM yakni Wajiran, S.S., M.A., Ph.D. Sementara itu, materi tentang “IMM dan Agen Perubahan” dipaparkan oleh Dani Fadillah, S.I.Kom., M.A. yang merupakan dosen Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi UAD, juga Focus Group Discussion (FGD).

Muhammad LH Fawad Fagwa selaku Kepala Bidang (Kabid) Kaderisasi menyampaikan bahwa konsep Ackerman Camp ini bertujuan untuk mengakrabkan satu sama lain yaitu cakader, kader, maupun PK. “Namun tidak hanya sampai di situ, kami juga menyelipkan beberapa pengetahuan dasar tentang organisasi dan kepemimpinan, dengan cara menghadirkan dua pemateri yang menurut kami cocok guna mendukung proses perkaderan untuk melanjutkan estafet perjuangan di IMM ke depan,” tutur Awad, sapaan akrabnya pada Minggu, 27 Maret 2022.

Lebih lanjut, dengan terlaksananya acara ini, Awad berharap para cakader, kader, maupun PK IMM FSBK dapat lebih saling mengenal dan lebih solid, terlebih untuk para cakader dan kader agar mulai tumbuh benih-benih rasa kekeluargaan dan kecintaan kepada ikatan. Senada dengan itu, Sapri Hatun Hasanah selaku ketua pelaksana menuturkan bahwa Ackerman Camp yang diikuti sebanyak 48 peserta ini berjalan dengan sukses dan lancar. Semoga dari materi-materi yang telah disampaikan dapat bermanfaat dan ke depannya para peserta agar lebih aktif dan semangat dalam menghidupkan IMM.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diakhiri dengan permainan, outbound, color fun, apresiasi peserta, dan tukar kado. (guf)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Agenda-Ackerman-Camp-IMM-FSBK-UAD-periode-20222023-di-Desa-Pulewulung-Sleman-DIY-Foto-Istimewa-scaled.jpg 1919 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-30 09:15:032022-03-30 09:15:03PK IMM FSBK UAD Adakan Ackerman Camp
Page 14 of 15«‹12131415›

TERKINI

  • Mengapa Generasi Muda Terjebak Pinjol dan Paylater Demi Gaya Hidup?11/03/2026
  • KKN UAD Kenalkan Teh Herbal dari Limbah Rambut Jagung11/03/2026
  • Dakwah Perempuan Berkemajuan dalam Merespons Krisis Lingkungan11/03/2026
  • Mahasiswa UAD Edukasi Warga Padukuhan Pengkok Olah Limbah Dapur Menjadi Pupuk Organik11/03/2026
  • Banjir dalam Perspektif Iman dan Manajemen Risiko11/03/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top