• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

IMM FKIP UAD Respons Persoalan Sampah di Yogyakarta

14/07/2022/in Terkini /by Ard

IMM FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan diskusi tentang lingkungan dan sampah (Foto: Istimewa)

Indonesia telah dinobatkan sebagai penyumbang sampah terbesar kedua di dunia setelah Cina. Di Yogyakarta sendiri, krisis atau persoalan mengenai sampah saat ini begitu memprihatinkan, terlebih ketika Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan yang sempat beberapa kali ditutup, menambah rentetan kemelut persoalan sampah. Berangkat dari kenyataan inilah yang menjadi latar belakang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan kegiatan diskusi dengan tema “Langkah Kecil untuk Membuat Bumi Tersenyum”.

“Tujuan dari diadakannya kegiatan ini adalah untuk mengajak kader, Pimpinan Komisariat, dan mahasiswa untuk lebih melek terhadap persoalan sampah,” ujar Hurin Nabila selaku ketua Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat.

Pemantik berasal dari Komunitas Kader Hijau Muhammadiyah (KHM) Komite Yogyakarta, Yusuf Bastiar, diundang pada diskusi yang berjalan selama kurang lebih tiga jam tersebut.

Yusuf menjelaskan bahwa masyarakat Indonesia sekarang dalam kehidupan sehari-hari tidak dapat terlepas dari penggunaan plastik saset. Plastik saset inilah yang menjadi penyumbang sampah terbesar. Perusahaan-perusahaan besar yang menggunakan kemasan saset dalam produknya menjadi biang dari permasalahan banyaknya sampah plastik di Indonesia. Padahal, sampah tersebut termasuk jenis yang sulit diuraikan ataupun didaur ulang.

“Produk berkemasan saset yang konon katanya dirancang untuk membantu masyarakat dengan ekonomi lemah, sejatinya bukanlah menjadi solusi, tetapi justru melahirkan persoalan baru,” jelas Yusuf ketika menyampaikan materi diskusi.

Di akhir pemaparan, ia menerangkan mengenai langkah kecil apa saja yang dapat dilakukan mahasiswa untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, dan dengan harapan dapat membuat bumi tersenyum. Di antaranya dengan melakukan pengolahan sampah dalam ranah rumah tangga seperti memilah sampah dari yang mudah terurai hingga yang tidak mudah terurai, kemudian membeli botol air minum yang dapat diisi ulang juga dapat menjadi upaya mengurangi penggunaan plastik.

Melalui diskusi ini diharapkan mampu memberikan kesadaran bagi kader IMM dan mahasiswa pada umumnya untuk mengurangi penggunaan sampah plastik. Selain itu, rencana tindak lanjut dari kegiatan tersebut adalah dibentuknya koperasi sampah yang nantinya setiap komisariat dapat menyetorkan sampah-sampah mereka kepada koperasi. (wid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/IMM-FKIP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-diskusi-tentang-lingkungan-dan-sampah-Foto-Istimewa.jpg 1200 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-07-14 13:34:262022-07-14 13:34:26IMM FKIP UAD Respons Persoalan Sampah di Yogyakarta

Keutamaan Ibadah Kurban dan Puasa Arafah

12/07/2022/in Terkini /by Ard

Kajian islami “Keutamaan Berkurban dan Puasa Arafah oleh IMM PBII Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Widia)

Hari Raya Iduladha merupakan hari besar umat Islam yang di dalamnya memiliki keutamaan. Dalam rangka menyambut datangnya Hari Raya Iduladha itu, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), dan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengadakan kajian islami dengan tema “Keutamaan Berkurban dan Puasa Arafah”.

“Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada Pimpinan Komisariat dan kader baru tentang apa saja keutamaan dalam ibadah kurban dan puasa Arafah,” ujar Oki Ariyanto selaku ketua Bidang Tabliq Kajian dan Keislaman.

Dengan mengundang narasumber R.M. Adhe Mahendra, yang merupakan mahasiswa Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM), kajian dilaksanakan secara blended learning yaitu via Google Meet dan di Masjid Kampus II UAD. Acara yang dilaksanakan selama kurang lebih dua jam ini diawali dengan membaca surah Al-Kahfi terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan sesi kajian yang disampaikan oleh Adhe.

Dalam bulan Dzulhijjah, terdapat dua keutamaan yaitu berkurban dan puasa Arafah. Umat Islam yang memiliki rezeki lebih sangat dianjurkan untuk menunaikan ibadah kurban. Sedangkan ibadah puasa Arafah pun tidak kalah penting, karena di dalamnya memiliki keutamaan tersendiri. Barang siapa melaksanakan puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah maka Allah akan menghapus dosa satu tahun yang lalu dan dosa satu tahun yang akan datang.

“Harapannya setelah ada kajian ini, bertambah pula ilmu pengetahuan serta keimanan kader dan Pimpinan Komisariat, sehingga nantinya dapat mewujudkan mahasiswa yang memiliki ketakwaan kepada Allah Swt.,” terang Oki ketika ditanya mengenai harapan setelah diadakannya kajian. (wid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kajian-islami-Keutamaan-Berkurban-dan-Puasa-Arafah-oleh-IMM-PBII-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Widia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-07-12 07:59:492022-07-12 08:00:32Keutamaan Ibadah Kurban dan Puasa Arafah

Lima Tim UAD Terima Bantuan PPK Ormawa Kemendikbudristek RI Tahun 2022

24/06/2022/in Terkini /by Ard

5 Tim Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Raih Bantuan PPK Ormawa Kemendikbudristek RI 2022 (Gambar: Humas UAD)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi pada 17-06-2022 mengumumkan hasil seleksi akhir Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2022. Dari total 328 subproposal yang berhasil lolos menjadi penerima bantuan, lima tim Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil ikut ambil posisi dalam daftar tersebut.

Mereka terdiri atas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Sains dan Teknologi Terapan (FAST), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) FAST, IMM Farmasi, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Biologi, dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka. Setelah pengumuman ini, selanjutnya tim ormawa yang lolos akan melakukan kontrak untuk kemudian pelaksanaan implementasi program sesuai yang telah disusun dalam proposal.

PPK Ormawa merupakan sebuah program yang berfokus pada pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Pada tahun 2022 ini, Kemendikbudristek selaku penyelenggara menyediakan empat belas topik spesifikasi program yang bisa dipilih oleh peserta. Beberapa di antaranya adalah sociopreneur, pertanian masa depan, sekolah perempuan, desa/kelurahan digital, sanggar tani muda, konservasi tanaman obat, rumah sampah digital, dan lain-lain.

Di UAD sendiri, proses seleksi diawali dari internal kampus yakni masing-masing dari keempat belas topik ini ditransformasikan menjadi program-program yang inovatif oleh ormawa. Selanjutnya, dari 14 subproposal, terpilih 6 subproposal yang lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti interview daring. Lalu, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, hasil akhir seleksi menunjukkan bahwa 5 tim Ormawa UAD berhasil meraih pendanaan.

Kriteria yang menjadi penilaian dalam proses seleksi antara lain yaitu kebaruan program yang ditawarkan, komitmen perguruan tinggi dan mitra untuk menjamin keberlangsungan program, serta fokus program terhadap potensi dan kebutuhan masyarakat. Choirul Fajri, S.I.Kom., M.A. selaku Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD, menyebutkan bahwa komitmen kuat UAD dalam mendukung tim-tim yang masuk seleksi juga menjadi salah satu indikator penting kesuksesan meraih prestasi ini.

“Komitmen tersebut diwujudkan dalam bentuk bantuan dana sebesar 12,5 juta yang akan digelontorkan oleh UAD untuk setiap subproposal. Hal ini menjadi poin kuat yang membantu UAD sukses meloloskan lima timnya,” terang Fajri saat diwawancara melalui Zoom Meeting pada 23-06-2022.

Lebih lanjut, Fajri juga menyampaikan harapannya terhadap tim Ormawa UAD yang berhasil mendapat pendanaan. Ia menuturkan bahwa dengan adanya program ini, diharapkan mahasiswa selain aktif di kegiatan internal juga bisa lebih terasah lagi kepeduliannya terhadap masyarakat. Mereka bisa menerapkan ilmu pengetahuan yang telah didapatkan di perguruan tinggi untuk berkontribusi memajukan masyarakat. “Karena program-program disusun berbasis pada kebutuhan masyarakat di sana, jadi kami harap ini juga bisa aplikatif untuk menyelesaikan masalah sosial di masyarakat,” tandasnya.

Sebagai penanggung jawab, Bimawa akan terus memberikan pendampingan secara efektif sampai program-program selesai dilaksanakan. Pihak universitas juga akan memberikan dukungan berupa monitoring dan evaluasi dengan melakukan kunjungan secara berkala ke desa mitra untuk melihat langsung progres yang telah dilakukan. Secara umum, lini masa program dijadwalkan berlangsung selama enam bulan terhitung sampai November 2022. Terakhir, bagi mahasiswa yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini juga akan mendapatkan rekognisi SKS (Satuan Kredit Semester) sesuai dengan mata kuliah yang relevan. (tsa)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/PPK-ORMAWA-biru.png 1080 1080 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-06-24 09:50:592022-06-24 09:50:59Lima Tim UAD Terima Bantuan PPK Ormawa Kemendikbudristek RI Tahun 2022

Apakah Ada Batasan Aurat Perempuan?

22/06/2022/in Terkini /by Ard

Kajian Islam IMM Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Laela)

Bidang Tablig dan Kajian Keislaman (TKK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Psikologi UAD mengadakan kajian Islam pada Jumat, 17 Juni 2022. Tema yang dibahas yaitu “Interaksi Sosial dan Batasan Aurat Perempuan”, dengan tujuan memahami batasan aurat Immawati dan adab dalam berinteraksi antarsesama.

Berlangsung selama dua jam melalui platform Google Meet, dalam acara itu hadir Immawati Wardah Imaniyah, S.Psi. selaku narasumber sekaligus Sekretaris Umum Pimpinan Cabang IMM Djazman Al-Kindi Yogyakarta 2019–2020. Pimpinan Komisariat (PK), kader IMM Psikologi UAD, juga PK IMM lainnya, ikut terlibat acara tersebut.

Dalam pemaparannya, Immawati Wardah menyampaikan peradaban perkembangan zaman sekarang dipengaruhi oleh para perempuan yang membuka wawasan dan pemikirannya, sehingga kemajuan dan arah gerak bangsa makin beraturan.

“Perkembangan zaman makin pesat karena adanya kesetaraan gender, yaitu kesetaraan derajat antara laki-laki dan perempuan. Apa pun yang dikerjakan laki-laki juga dapat dikerjakan perempuan. Berkaitan dengan itu, tidak menutup kemungkinan adanya interaksi yang cukup akrab dalam ranah habluminannas atau hubungan baik sesama manusia,” paparnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sebagai kader IMM yang senantiasa menyeru kepada kebajikan tentunya bisa menyikapi hal tersebut. Adab berinteraksi antara laki-laki dan perempuan harus dipahami, begitu juga batasan aurat perempuan terhadap yang bukan mahram.

“Adab perempuan dalam berinteraksi dengan laki-laki yang bukan mahram yaitu menutup aurat sebagaimana batasan yang ditentukan. Batasan aurat perempuan mencakup semua hal kecuali wajah dan telapak tangan. Batasan ini juga berlaku antara perempuan muslim dengan perempuan nonmuslim. Kedudukan di antaranya sama, tetapi dikhawatirkan jika aurat tersebut diceritakan kepada orang lain. Adab berinteraksi lainnya yaitu berkomunikasi sesuai keperluan, tegas dalam menjawab tanpa mendayukan-dayukan suara. Menghindari ber-khalawat (berdua) karena membahayakan sehingga jaga jarak dan menundukkan pandangan juga harus diperhatikan kembali,” tambahnya.

Di akhir acara, Immawati Wardah menyampaikan bahwa hukum dasar bergaul dan berinteraksi antara laki-laki dan perempuan baik secara bersama ataupun individu adalah boleh. Hukum berubah haram apabila melewati batasan yang sudah ditentukan syariat Islam. Sebab, tidak sempurna keimanan seseorang jika hanya habluminallah (hubungan antara manusia dengan Allah) dan tidak diimbangi habluminannas (hubungan baik dengan sesama manusia). (lae)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Immawati-Wardah-Imaniyah-kanan-atas-selaku-narasumber-kajian-islam-TKK-IMM-Psikologi-UAD-Foto-Laela.jpg 655 1365 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-06-22 10:13:502022-06-22 10:13:50Apakah Ada Batasan Aurat Perempuan?

Kongres KBM FAI Wujudkan Kualitas Ormawa yang Egaliter dengan Spirit Islam Visioner

17/06/2022/in Terkini /by Ard

KBM FAI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan kongres serentak seluruh Ormawa (Foto: Widia)

Abdullah bin Umar menyampaikan bahwa Rasulullah saw. pernah berkata, “Ketahuilah bahwa setiap dari kalian adalah pemimpin dan setiap dari kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.” Hadis tersebut merupakan salah satu pengingat bagi manusia, khususnya umat Islam yang tengah diberikan amanah baik dalam masyarakat maupun dalam organisasi. Pertanggungjawaban senantiasa akan dimintai di dunia maupun akhirat.

Sama halnya dengan kegiatan yang tengah dilakukan oleh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Mereka mengakhiri masa periode menjabatnya dengan melakukan kongres sebagai bentuk dari pertanggungjawaban.

Pada 13 Juni 2022, Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) FAI UAD mengadakan kongres serentak seluruh Ormawa, mulai dari Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), hingga Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Kegiatan yang dilakukan secara blended learning ini turut dihadiri Wakil Dekan FAI Arif Rahman, S.Pd.I., M.Pd.I. serta Presiden Mahasiswa UAD yaitu Andar Adi Satria.

“Kongres bukan hanya ajang untuk menggugat tetapi untuk mempertanggungjawabkan amanah yang sudah diberikan selama satu periode ini. Kongres juga sebagai tempat keluarga besar mahasiswa FAI untuk bermusyawarah yang nantinya akan menghasilkan ide-ide baru untuk Ormawa FAI yang lebih baik lagi.” ujar Rendi Herinarso selaku Gubernur BEM FAI ketika memberikan sambutan dalam pembukaan kongres.

Dengan mengambil tema “Membangun Kualitas Ormawa yang Egaliter dengan Spirit Islam Visioner”, diharapkan mampu mewujudkan Ormawa FAI yang memegang teguh nilai-nilai egaliter, yang artinya memiliki persamaan derajat pada setiap manusia, baik itu antara laki-laki maupun perempuan, dan yang paling utama harus berdasarkan pada semangat keislaman. (wid)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KBM-FAI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-mengadakan-kongres-serentak-seluruh-Ormawa-Foto-Widia.jpg 1666 2500 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-06-17 08:48:592022-06-17 08:48:59Kongres KBM FAI Wujudkan Kualitas Ormawa yang Egaliter dengan Spirit Islam Visioner

Kesehatan Lansia Jadi Perhatian IMM FKM UAD

08/06/2022/in Terkini /by Ard

IMM Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Lazismu adakan cek kesehatan untuk lansia (Foto: Istimewa)

Lanjut usia (lansia) merupakan masa yang akan dialami setiap manusia. Dengan kondisi usia yang tidak lagi muda, manusia akan cenderung mudah terkena penyakit. Namun, hal ini dapat dicegah dengan mengetahui pola hidup sehat. Penerapan pola hidup sehat ini sangat membantu mengontrol penyakit bagi lansia. Fakta itulah yang mendorong Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berkolaborasi bersama Lazismu serta Takmir Masjid Nurul Balad, pada 29 Mei 2022, menyelenggarakan kegiatan penyuluhan serta cek kesehatan bagi lansia. Acara ini mengusung tema “Kesehatan Lansia Menjadikan Pintu Surga (Birrul Walidain) Terbuka Lebih Lama”.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat IMM FKM UAD itu dilatarbelakangi juga untuk memperingati Hari Lansia Nasional. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia dan masyarakat umum Desa Donoloyo terkait pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan cek kesehatan secara berkala.

“Mengingat banyaknya lansia yang ada di Desa Donoloyo maka Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat membuat kegiatan tersebut sebagai bentuk dari kepedulian terhadap lansia di sana.” ujar Reno Setiaji selaku ketua bidang.

Dengan diikuti tiga puluh peserta, rangkaian cek kesehatan dimulai dengan registrasi peserta dan dilanjutkan cek tinggi badan, berat badan, lingkar perut, tekanan darah, cek gula darah, cek kolesterol, dan pemberian obat jika itu diperlukan. Setelah itu, dilanjut dengan screening kesehatan sekaligus konsultasi kesehatan.

“Peserta sangat antusias, terlebih ketika penyuluhan pola hidup sehat dengan pemateri yang dapat menguasai bahasa Jawa secara baik sehingga mudah dimengerti oleh peserta yang sudah berumur. Bahkan, dari mereka menginginkan kegiatan ini dilakukan secara rutin,” tambah Reno ketika ditanya mengenai respons peserta penyuluhan dan cek kesehatan.

Ia berharap dengan adanya program ini, lansia dapat lebih peduli dengan kesehatan mereka serta mampu mengetahui kesehatan dirinya sendiri dan apa yang dapat dilakukan sebagai pengendalian penyakit yang diderita. (wid)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/IMM-Fakultas-Kesehatan-Masyarakat-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bersama-Lazismu-adakan-cek-kesehatan-untuk-lansia-Foto-Istimewa.jpg 1200 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-06-08 12:43:582022-06-08 12:43:58Kesehatan Lansia Jadi Perhatian IMM FKM UAD

Halalbihalal Keluarga Besar Persada UAD

08/06/2022/in Terkini /by Ard

Ustaz H. Thonthowi, S.Ag., M.Hum. (kiri) dalam acara Halalbihalal Persada Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Tsabita)

Pesantren Mahasiswa K.H. Ahmad Dahlan (Persada) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar acara halalbihalal pada Rabu, 01 Juni 2022, bertempat di Aula Masjid Islamic Center UAD. Acara dihadiri oleh santriwan-santriwati, musyrif-musyrifah, mudir, dan pengurus Persada lainnya.

Ustaz H. Thonthowi, S.Ag., M.Hum. selaku Mudir Persada UAD, menyampaikan petuahnya kepada para santri bahwa di momentum halalbihalal ini, semua orang pasti masih memiliki banyak kekurangan dan kesalahan yang telah diperbuat sebelumnya. Oleh karena itu, sudah sepantasnya bahwa sebagai sesama makhluk Allah Swt. agar saling memaafkan.

Lebih lanjut, ia bercerita bahwa momen Idulfitri dan Iduladha merupakan saat umat muslim bisa berbahagia. Berbeda dengan zaman jahiliah ketika para umat hobi melakukan pesta pora, kedua hari raya tersebut merupakan hadiah dari Allah dan Rasul kepada kita agar bisa bersuka cita.

Untuk para santri, Ustaz Thontowi berpesan agar mereka tidak hanya menjadi santri alim, tetapi juga amil. Maknanya, apa pun yang sudah diketahui harus dilakukan dan diamalkan juga. Tujuan dari menuntut ilmu di Persada UAD adalah guna pengabdian kepada Islam. Nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dan sunah merupakan sesuatu yang mesti dilakukan oleh para santri di mana pun mereka berada.

Terakhir, Ustaz Thonthowi menuturkan bahwa nikmat terbesar adalah ketika kita berada dalam kesulitan kemudian menemukan jalan keluar untuk masalah tersebut. “Oleh karena itu, untuk santri, ketika ada umat yang kesulitan dan kalian membantu, maka kalian telah menanamkan nilai dari kader Persada yang sesungguhnya,” pungkasnya. (tsa)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ustaz-H.-Thonthowi-S.Ag_.-M.Hum_.-dalam-acara-Halal-Bi-Halal-PERSADA-UAD-Foto-Tsabita-2.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-06-08 09:32:552022-06-08 09:32:55Halalbihalal Keluarga Besar Persada UAD

Lintas Lini IMM Fakultas Farmasi UAD

08/06/2022/in Terkini /by Ard

‘Lintas Lini’ oleh IMM Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Farida)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan lintas lini dengan tajuk “Menyiapkan Kader Unggul, Progresif, dan Berperan Aktif untuk Menebar Kebersamaan Ikatan”. Kegiatan ini menghadirkan lima narasumber yaitu Yandira Mifta Farid, Elly Rosmawati, S.K.M, Romantika Dyah, M.S., Nada Auliya Rahman, dan Edy Susanto, S.Farm. Acara berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube IMM FARMASI UAD pada Senin, 30 Mei 2022.

Acara lintas lini diaspora kader IMM Farmasi UAD meliputi kader IMM yang berada di beberapa lini yang nantinya akan di-monitoring apabila terdapat kegiatan atau kepanitiaan. Tujuannya agar para kader berdiaspora mampu berjalan baik dan maksimal di setiap lininya.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya sekadar bagian dari menggugurkan kewajiban di dalam menjalankan program kerja di komisariat, tetapi mempunyai tujuan yang mulia, baik tujuan yang sifatnya pendek maupun jangka panjang. Tujuan yang sifatnya jangka pendek tentunya untuk membekali dan menambah ilmu pengetahuan sehingga lebih memahami cara IMM bergerak. Sementara tujuan jangka panjang dapat dirasakan manfaatnya tidak hanya untuk saat ini saja, tetapi dirasakan juga ketika sudah tidak ada di UAD,” papar Ahmad Ahid Mudayana, S.K.M., M.P.H., selaku pembina IMM Farmasi UAD dalam sambutannya.

Edy menyampaikan, bergabung dalam IMM akan bisa menyentuh semua hal, misalkan ketika dipetakan di kajian keislaman maka immawan dan immawati dapat menyentuh di ranah komisariat tahsin, kolaborasi tingkat zona, dan pelatihan-pelatihan yang lainnya.

Lebih lanjut Romantika yang merupakan perwakilan dari Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Farmasi menyampaikan bahwa kerja sama antarteman maupun organisasi, yang terpenting adalah komunikasi yang baik, karena dengan komunikasi yang baik akan terjalin hubungan kerja sama yang baik pula antarorganisasi.

 “Cara mengimplementasikan nilai-nilai IMM dengan menjadi kader diaspora yaitu dalam IMM terdapat nilai keagamaan, nilai intelektual, nilai kemanusiaan. Kemudian dari nilai-nilai tersebut dapat dimanfaatkan di diaspora yang diikuti, tetap membawa nilai-nilai itu dan menjadi penggerak di dalam diaspora yang diikuti,” tutup Elly di akhir acara. (frd)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Lintas-Lini-oleh-IMM-Fakultas-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Farida.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-06-08 09:03:032022-06-08 09:03:03Lintas Lini IMM Fakultas Farmasi UAD

Trilogi dan Tri Kompetensi sebagai Jati Diri Kader IMM

07/06/2022/in Terkini /by Ard

IMM JPMIPA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar acara Rekatan (Foto: Widia)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) merupakan salah satu organisasi otonom dalam Persyarikatan Muhammadiyah yang bergerak dalam bidang keagamaan, kemahasiswaan, dan kemasyarakatan. Didirikan pada tahun 1964 atau bertepatan pada tahun 1384 Hijriah, ortom yang satu ini dapat dengan mudah ditemukan dalam setiap Perguruan Tinggi Muhammadiyah, seperti di Universitas Ahmad Dahlan (UAD). IMM Jurusan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JPMIPA) menjadi salah satu komisariat yang ada di UAD.

Penanaman nilai trilogi dan tri kompetensi dalam jati diri setiap kader menjadi hal yang penting untuk dilaksanakan. Oleh karena itu, IMM JPMIPA melalui kegiatan “Rekatan” berusaha untuk merawat dan menanamkan nilai-nilai tersebut. Dengan menghadirkan narasumber yang sebelumnya telah berperan aktif dalam organisasi IMM, yaitu Immawati Sukma, mereka menyelenggarakan acara yang membahas setidaknya tiga poin yang terdapat dalam trilogi dan tri kompetensi IMM yang perlu diketahui oleh setiap kader.

Pertama, keagamaan (religiusitas), dalam hal religiusitas ini harus ada keseimbangan antara ritual dengan amal, serta menjadikan ilmu untuk kemanusiaan bukan kepentingan penguasa ataupun pemodal. Kedua, intelektualitas, ditandai dengan sikap keterbukaan, siap menerima kritik, bersikap ikhlas, istikamah, dan menghargai kebenaran. Ketiga, yaitu kemanusiaan atau yang sering disebut dengan humanitas. Dalam hal kemanusiaan, kader IMM seyogyanya dapat memanusiakan manusia yang dalam bahasa Arab biasa dikenal dengan fi ahsani taqwim. Proses manusiawi merupakan transformasi kesadaran manusia yang sesungguhnya.

Kemudian Immawati Sukma juga menjelaskan mengenai implementasi trilogi dan tri kompetensi di zaman sekarang, yang harus memiliki moral yang baik, intelektual tinggi, dan kepedulian masyarakat, juga harus menjadi pelopor dalam berbagai lini kehidupan. Kemudian apa saja yang sebaiknya dilakukan kader IMM? Bisa dengan penelusuran terhadap tren yang berkembang, dan bersifat inklusif dengan cara pola kaderisasi. (wid)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/IMM-JPMIPA-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-acara-Rekatan-Foto-Widia.jpg 589 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-06-07 08:53:202022-06-07 08:53:20Trilogi dan Tri Kompetensi sebagai Jati Diri Kader IMM

Membangun Jiwa Kewirausahaan pada “Generasi Kekinian”

06/06/2022/in Terkini /by Ard

Neri Yulianto, S.E. pemateri seminar kewirausahaan yang dilaksanakan IMM FEB Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Laras)

“Sederhananya, berwirausaha adalah mencari keuntungan.”

Begitulah yang disampaikan Neri Yulianto, S.E. saat menyampaikan materinya dalam seminar kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta pada Sabtu, (28-05-2022).

Menurut Keputusan Menteri Koperasi dan UMKM Nomor 04/Per/M.KUKM/IX/2010, kewirausahaan merupakan semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha dan atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi, dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar.

Pada kesempatan tersebut, Neri juga menceritakan pengalamannya dalam berbisnis. Ia mewawancarai calon marketing, dengan hanya melontarkan dua pertanyaan yakni: kamu bisa apa dan targetmu apa? Dua pertanyaan ini menurut Neri sering terlepas dari pikiran mahasiswa. Salah satu penyebabnya adalah tidak adanya keyakinan pada diri mereka.

“Tidak sedikit yang saya wawancarai, mereka kaget harus mendapatkan profit tiga puluh juta dalam satu bulan, hanya 10% yang berani menjawab siap dengan yakin,” kata Neri. Perlu diingat, dalam berbisnis tentunya harus memiliki keyakinan yang besar. Ketika seseorang tidak yakin dengan target itu, maka mental dan wacananya untuk mendapatkan target masih jauh dari angan-angan.

Dalam berwirausaha, jaringan pertemanan juga sangat penting. Makanya, bergaullah dengan orang yang menolong kita untuk mencapai tujuan. Tujuan ini tidak hanya untuk mendapatkan uang saja, tetapi juga bisa memotivasi untuk membuka pikiran kita.

Lalu bagaimana membangun jiwa kewirausahaan pada generasi masa kini? Pertama, keyakinan untuk memotivasi, jangan sampai niat itu bentuk dorongan atau paksaan dari orang lain yang akhirnya menjadikan tidak nyaman, lebih-lebih membangun usaha dengan teman. Kalau mengarahkan atau masukan dari luar tidak masalah, tetapi motivasinya akan berbeda dan juga sangat memengaruhi apa pun yang akan dilakukan ke depannya.

“Kedua, passion atau disesuaikan dengan hobi ketika berbisnis. Hobi itu yang nantinya akan menunjang bisnis kita. Ketika bisnis itu tidak sesuai hobi maka akan terasa sulit berkembang. Ketiga, mentor atau cerita inspiratif. Ini sangat penting, ketika bisnis yang dijalani tidak ada perkembangan ataupun bisnis sedang berjalan lancar dan ingin mempertahankannya, di sinilah mentor diperlukan,” lanjut Neri.

Keempat, memiliki jiwa kepemimpinan, karena dalam berbisnis kita bisa memimpin dengan berbagai karakter berbeda untuk mencapai target. Terakhir, adalah memiliki target dan analisis risiko. Bisnis sebaiknya sesuai dengan target yang dibangun. (Lrs)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Neri-Yulianto-S.E.-pemateri-seminar-kewirausahaan-yang-dilaksanakan-IMM-FEB-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Laras.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-06-06 13:38:392022-06-06 13:38:39Membangun Jiwa Kewirausahaan pada "Generasi Kekinian"
Page 11 of 15«‹910111213›»

TERKINI

  • UAD Tuan Rumah Pembekalan Kontingen HW DIY Menuju LBP V Nasional Kwarpus HW15/06/2026
  • Strategi Membangun Personal Branding Mahasiswa untuk Persiapan Karier15/06/2026
  • PK IMM FKM UAD Sukses Gelar Darul Arqam Dasar 202615/06/2026
  • UAD Tuan Rumah Gowes Aptisi Wilayah V 202613/06/2026
  • Doctoral Talk FEB UAD Soroti Strategi UMKM Hijau dan Reformasi Tata Kelola Perbankan Syariah12/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional15/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok12/06/2026
  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026
  • Inovasi Kuliner Sehat Mahasiswa UAD Sabet Penghargaan di Kompetisi Nasional11/06/2026

FEATURE

  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top