• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

KKN ADI UAD Terapkan Kurikulum TPQ Inovatif dan Berdaya Guna di Buton Selatan

30/08/2023/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN ADI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terapkan pembelajaran TPQ berbasis kurikulum inovatif dan berdaya guna di Buton Selatan (Dok. Istimewa)

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak di tingkat Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ), sekelompok mahasiswa yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) Ahmad Dahlan Mengabdi (ADI) Unit I.A.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Desa Hendea, Kecamatan Sampolawa, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, bekerja keras untuk merancang kurikulum yang inovatif dan berdaya guna. Upaya ini bertujuan untuk memberikan pengalaman pendidikan yang lebih menarik dan relevan bagi generasi muda di desa tersebut.

Mereka berkolaborasi dengan mahasiswa KKN dari kampus lain yang juga ditempatkan di Buton Selatan. Mereka yang terlibat di antaranya Fakhri Ilham Syarifudin (UAD), Salsabilla Fitri Ayu Rizky (UAD), Islam Madina (UAD), Dita Dwi Lestari (UMB), Nur Wahida Arsad (UMB), L.M. Wirya Mardani (ITBM Wakatobi), Melvy Septria Maghfirroh (UAD), Friska Aprilia (UM Buton), La Padu (ITBM Wakatobi), Rian Andika (UM Buton), Wa Ode Aksa (UM Buton), dan Fitriani (ITBM Wakatobi).

Dalam kurikulum yang mereka rancang, mahasiswa KKN memasukkan elemen-elemen pembelajaran yang menggabungkan ajaran agama, pengetahuan umum, serta aspek kreativitas dan keterampilan. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu anak-anak mengembangkan potensi secara holistik, bukan hanya dalam hal akademis, tetapi juga etika dan nilai-nilai yang baik.

Salah satu inovasi yang mencuri perhatian adalah aspek kreativitas dan keterampilan dalam proses pembelajaran. Mahasiswa KKN merancang modul pembelajaran interaktif yang dapat diakses melalui keterampilan seni dan kreativitas. Ini tidak hanya membuat proses pembelajaran lebih menarik, tetapi juga memberikan akses yang lebih luas bagi anak-anak di desa tersebut.

Selain itu, mahasiswa KKN juga menggandeng penduduk lokal dan tokoh agama setempat dalam merancang kurikulum. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa nilai-nilai lokal dan kearifan lokal juga terintegrasi dalam proses pembelajaran. Partisipasi masyarakat dalam pembentukan kurikulum juga meningkatkan rasa memiliki dan komitmen terhadap pendidikan di TPQ.

Salah satu mahasiswa KKN, Sasa, menyatakan, “Kami merasa sangat bersemangat untuk berkontribusi dalam pendidikan anak-anak di desa ini. Kurikulum yang kami rancang tidak hanya berfokus pada pembelajaran formal, tetapi juga pada karakter dan keterampilan yang relevan dengan dunia masa depan.”

Upaya mahasiswa KKN dalam merancang kurikulum TPQ itu mendapat apresiasi dari pemerintah desa dan masyarakat setempat. Mereka diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang memberikan dampak positif dalam perkembangan pendidikan di tingkat anak-anak.

Dengan kreativitas dan semangat mereka, mahasiswa KKN membuktikan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk masa depan yang lebih baik. Keberhasilan rancangan kurikulum ini mengilhami kolaborasi lebih lanjut antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam upaya memajukan pendidikan di wilayah pedesaan. (fakhri/roy)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-ADI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-terapkan-pembelajaran-TPQ-berbasis-kurikulum-inovatif-dan-berdaya-guna-di-Buton-Selatan-Dok.-Istimewa.jpg 1200 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-08-30 10:10:002023-08-30 10:10:00KKN ADI UAD Terapkan Kurikulum TPQ Inovatif dan Berdaya Guna di Buton Selatan

Atasi Sampah dengan Ember Tumpuk

28/08/2023/in Terkini /by Ard

KKN Reguler 111 Unit IV.B.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah di Dusun Krekah, Gilangharjo, Pandak, Bantul. (Dok. KKN IV.B.2 UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode ke-111 Unit IV.B.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan sosialisasi pengelolaan sampah di Dusun Krekah, Gilangharjo, Pandak, Bantul, pada Senin, 21 Agustus 2023. Sariman, penggiat sampah dari Jejaring Pengelola Sampah Mandiri (JPSM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) didapuk sebagai pemateri.

“Kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah ini merupakan salah satu upaya penanganan darurat sampah di Bantul dan diharapkan dapat memberikan pemahaman bagi warga Dusun Krekah untuk mengurangi penumpukan sampah yang ada,” sambut Yudi Santosa, Kepala Dusun Krekah.

Sampah telah menjadi momok bagi Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan ditutup. Pengelolaan sampah menjadi urgensi bagi seluruh elemen masyarakat. Pengelolaan sampah itulah yang kini sedang diupayakan bersama. Zero sampah menjadi metode yang dibawa oleh Sariman untuk mengelola sampah organik rumah tangga. Sampah ini dikelola menjadi pupuk oleh magot pada media ember tumpuk.

Ember tumpuk merupakan sebuah media pengelolaan sampah organik yang memanfaatkan ember untuk media penguraian sampah. Ember ditumpuk dan dilubangi agar lalat BSP dapat masuk dan berkembang biak menghasilkan magot. Magot adalah pengurai sampah alami yang biasa digunakan untuk pakan ternak. Magot juga dapat menguraikan sampah hingga menjadi pupuk kompos (padat) dan pupuk lindi (cair).

Pengolahan sampah rumah tangga sangat penting karena sampah seperti sisa makanan atau tumbuhan sering tercampur hingga mengakibatkan bau tidak sedap dan permasalahan lingkungan lainnya. “Daripada dibuang, sampah rumah tangga mending disedekahkan saja ke hewan seperti ayam, burung, unggas, ikan, lele, cacing, dan maggot,” terang Sariman.

Sosialisasi tersebut dilanjutkan dengan praktik pengolahan sampah melalui ember tumpuk mulai dari cara pembuatan hingga cara kerjanya. Melalui sosialisasi, diharapkan warga mampu memilih dan mengolah sampah secara mandiri sehingga dapat membantu meminimalisir penumpukan sampah dan mewujudkan program “Bantul Bebas Sampah” pada tahun 2025. (Sin)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Reguler-111-Unit-IV.B.2-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-kegiatan-sosialisasi-pengelolaan-sampah-di-Dusun-Krekah-Gilangharjo-Pandak-Bantul.-Dok.-KKN-IV.B.2-UAD.jpg 1125 1500 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-08-28 07:39:092023-08-28 07:39:09Atasi Sampah dengan Ember Tumpuk

KKN UAD Lakukan Edukasi Dagusibu Obat pada Anak Usia Dini

10/08/2023/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Lakukan Edukasi Dagusibu Obat pada Anak Usia Dini (Dok. Istimewa)

Melihat maraknya kasus gagal ginjal akut pada anak-anak di Indonesia yang sempat viral di sosial media, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 87 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang bertempat di wilayah RW.01 Tegalpanggung, Kemantren Danurejan melaksanakan program bertajuk “Pengenalan Obat dan Dagusibu pada Anak Usia Dini”. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 13 Juni 2023.

KKN UAD memandang terkait pengobatan mandiri penting dilakukan untuk memberikan pengetahuan terkait dampak penyalahgunaan obat-obatan, salah satunya resistensi akibat dari tidak tepatnya penggunaan obat. Sebab itu, perlu adanya peningkatan penyuluhan terkait program Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang (Dagusibu) tentang penggunaan obat-obatan yang baik dan benar di masyarakat, termasuk kepada anak-anak.

Hadir selaku pembicara yakni Apt. Azis Ikhsanudin M.Sc., dan Apt. Lolita, M.Sc., Ph.D., di bantu sembilan mahasiswa KKN UAD melakukan pendampingan dalam meningkatkan efektivitas terapi, mengurangi kesalahan terapi serta penyalahgunaan obat-obatan. Kegiatan ini di ikuti oleh 20 anak yang berada di wilayah RW.01 Tegalpanggung, Kemantren Danurejan, Yogyakarta.

”Kami mengawali kegiatan dengan penyuluhan pengenalan obat dan Dagusibu yang baik dan benar. Dengan adanya kegiatan apoteker cilik ini diharapkan mampu memberikan pemahaman terkait prinsip keamanan penggunaan obat, seperti hanya minum obat dengan izin orang tua, jangan berbagi obat atau menggunakan obat orang lain, simpan obat dalam wadah aslinya dan di tempat aman, serta membuang obat dengan benar,” papar Apt. Ikhsanudin.

Lebih lanjut, Apt. Lolita menjelaskan kegiatan ini juga sebagai upaya untuk membentuk duta apoteker cilik yang memahami konsep Dagusibu di wilayah Danurejan. “Kami juga mengenalkan profesi apoteker kepada anak-anak usia dini.  Kegiatan edukasi pengenalan obat dan Dagusibu sendiri dikemas dengan metode flashcards game dengan pilah obat berdasarkan golongan obat seperti obat bebas terbatas dan obat keras, kemudian memasukkan dalam kotak penyimpanan yang telah disediakan sesuai dengan jenis obat. Hal ini menarik dan mempermudah pemahaman anak-anak akan penggolongan obat,” jelas Apt. Lolita.

Apt. Ikhsanudin menambahkan bahwa kombinasi metode penyuluhan dengan metode flashcards game pilah obat sangat efektif dan akan mudah diterima anak-anak, sehingga akan mempermudah penanaman pola pikir dan pengetahuan mengenai obat sejak dini.

“Penanaman wawasan tentang obat dan Dagusibu ini sebagai sarana menanamkan tanggung jawab dan peduli terkait keamanan penggunaan obat sekaligus memahami pengelolaan obat sejak dini, sehingga risiko penggunaan obat yang tidak tepat dan penyalahgunaan obat dapat dicegah sejak dini,” tutup Apt. Ikhsanudin.

Selain edukasi, mahasiswa KKN juga melakukan lomba mewarnai dengan topik lingkungan dan Dagusibu. Hasil evaluasi menunjukkan terdapat peningkatan skor pengetahuan yang signifikan terkait pemahaman penggolongan obat, dan terlihat antusias anak-anak mengikuti kegiatan sosialisasi dari awal hingga akhir acara. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Lakukan-Edukasi-Dagusibu-Obat-pada-Anak-Usia-Dini-Dok.-Istimewa.jpeg 960 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-08-10 08:46:102023-08-10 08:46:10KKN UAD Lakukan Edukasi Dagusibu Obat pada Anak Usia Dini

KKN UAD Lakukan Revitalisasi RTHP di Brontokusuman

07/08/2023/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama warga Brontokusuman melakukan revitalisasi RTHP (Foto: Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Periode 87 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.C.3 bertempat di RW. 17 Karanganyar, Kelurahan Brontokusuman, Mergangsan, Yogyakarta menyelenggarakan agenda “Revitalisasi Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP)”. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari pada Senin-Rabu, 10-12 Juli 2023.

Setelah melakukan diskusi dengan ketua RW. 17 terkait kondisi lantai atau paving block di lokasi RTHP butuh penyegaran. Mahasiswa KKN UAD melakukan revitalisasi berupa pembersihan paving block taman dari rumput, daun-daun kering, dan lumut serta pengecatan paving block dengan pola polkadot. Selain taman, mahasiswa juga melakukan pengecatan selasar balai warga RT. 62, Brotokusuman.

Ketua Unit I.C.3, Gilang Rediansyah mengatakan bahwa pelaksanaan program kerja ini merupakan bagian dari program tematik kelompok berkaitan dengan pembangunan lingkungan dan penghijauan. “Kegiatan ini dilakukan untuk mewujudkan RTHP di RW. 17 Brotokusuman yang lebih ceria dan bermanfaat untuk masyarakat.”.

Senada dengan itu, Kusnan Majid selaku Ketua RW 17 Brontokusuman menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa untuk melakukan revitalisasi RTHP sekaligus mendukung kegiatan ini dengan melakukan penghijauan berupa penanaman pohon pisang calathea di sekitar RTHP.

“Kami sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan pengecatan paving block RTHP ini. Selain itu, pak lurah Brotokusuman juga mengapresiasi kegiatan revitalisasi karena dinilai bermanfaat bagi warga sekitar. Dan semoga kegiatan revitalisasi RTHP di RW. 17 memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga sekitar.” ucap Kusnan. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bersama-warga-Brotokusuman-saat-melakukan-revitalisasi-RTHP-Foto-Istimewa-scaled.jpg 1189 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-08-07 07:46:232023-08-07 07:49:16KKN UAD Lakukan Revitalisasi RTHP di Brontokusuman

Pelepasan KKN Internasional di KBRI Kuala Lumpur Malaysia

04/08/2023/in Terkini /by Ard

Pelepasan mahasiswa KKN Internasional di Kuala Lumpur, Malaysia (Foto: Istimewa)

Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (Atdikbud KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia kembali menerima mahasiswa asal Indonesia yang akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Agenda pelepasan dan penerjunan mahasiswa KKN diwakili oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Beni Suhendra Winarso SE., M.Si., selaku Kepala Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dan KKN pada Kamis (27-7-2023).

Sebanyak 122 mahasiswa KKN Internasional yang terdiri atas 96 mahasiswa dari 25  Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan “Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yakni Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) serta 32 dosen pendamping.

Hadir secara langsung Atdikbud Prof. Dr. Muhammad Firdaus, S.P., M.SI, Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Friny Napasti, S.Pd., M.Pd., beserta para pengurus Sanggar Belajar di wilayah Kuala Lumpur, Rektor Universitas Muhammadiyah Bone, Dr. H. Muhammad Jafar, M.Pd., Rektor Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan, Dr. Alimul Muniroh, M. Ed., Wakil Rektor II IAIN Madura, Dr. Buna’i, M.Pd., Ketua LPPM Unsoed, Prof. Dr. Ir. Elly Tugiyanti, LPPM UAD, Beni Suhendra Winarso SE., M.Si., Dekan FMIPA UPI, Prof. Dr. Tatang Herman, M.Ed., Dekan Psikologi Universitas Muhammadiyah Gorontalo, dan Pimpinan Cabang Internasional Muhammadiyah (PCIM) Malaysia, Ust. Ali Imron serta Pimpinan Cabang Internasional Aisiyah (PCIA) Malaysia.

Acara pelepasan diawali dengan penandatanganan Memorandum of Action (MoA) antara LPPM UAD dengan SIKL dan diikuti oleh perguruan tinggi lainnya. Beni, dalam sambutannya sekaligus menerjunkan 6 dosen UAD yang sedang melaksanakan kegiatan PkM di empat sanggar bimbingan berbeda menyampaikan pesan agar mahasiswa dapat menyukseskan program KKN yang telah disusun serta menjaga nama baik diri, almamater, dan bangsa.

KKN Kemitraan Internasional (KI) Angkatan 8 ini merupakan kelanjutan dari KKN KI sebelumnya yang digagas oleh Ketua Asosiasi LPTK PTMA, Prof. Harun Joko Prayitno dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dan peserta KKN KI ditempatkan di Sanggar Belajar (SB) yang ada di Semenanjung Malaysia selama 26 hari.

Atdikbud KBRI Kuala Lumpur dalam sambutannya mengaku bahwa kehadiran mahasiswa KKN Internasional di Sanggar Belajar telah memberi manfaat. “Pengabdian lewat mahasiswa KKN ini sangat membantu anak-anak Indonesia yang tidak mendapatkan pelayanan langsung dari SIKL dalam mengakses pendidikan”.

“Semangat nasionalisme harus ditanamkan kepada mereka lewat lagu-lagu kebangsaan dan mahasiswa KKN Internasional harus mempromosikan keindahan alam Indonesia.” tutupnya. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelepasan-mahasiswa-KKN-Internasional-di-Kuala-Lumpur-Malaysia-Foto-Istimewa.jpg 880 1565 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-08-04 07:51:152023-08-04 07:51:15Pelepasan KKN Internasional di KBRI Kuala Lumpur Malaysia

KKN UAD Kenalkan Produk Teh Kulit Salak kepada Warga Bausasran, Danurejan

01/08/2023/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kenalkan Produk Teh Kulit Salak kepada Warga Bausasran, Danurejan, Yogyakarta (Foto: Istimewa)

KKN Alternatif UAD Unit II.B.1 memperkenalkan inovasi baru olahan teh kulit salak dan manisan buah salak kepada masyarakat RW 2 Bausasran, Danurejan, Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada 8 Juli 2023 bertempat di Balai RW dan dihadiri oleh perwakilan ibu-ibu dari setiap RT yang ada di RW 2.

Acara tersebut bertujuan untuk memperkenalkan inovasi baru olahan kulit salak yang dapat dijadikan teh herbal kulit buah salak yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Selain itu, edukasi diharapkan bisa dijadikan ide untuk memulai usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Proses utama dari pembuatan teh kulit salak ini adalah pengeringan kulit salak yang dicampur jahe dengan suhu 60o. Proses ini membutuhkan pengeringan campuran kulit salak dan jahe selama 2 jam.

Adapun keunggulan dari teh kulit salak, yaitu bermanfaat untuk menjaga kesehatan pankreas, dapat menurunkan kadar gula darah, mampu mengatasi diabetes, dan pembuatannya mudah dilakukan. Tentunya pembuatan teh kulit salak bisa untuk mengganti minuman teh yang dikonsumsi masyarakat, dengan minuman teh yang lebih sehat.

Lebih lanjut, teh kulit salak ini juga mengurangi sampah atau limbah yang ada di lingkungan masyarakat. Terakhir, pemanfaatan kulit salak sebagai teh bisa digunakan untuk memenuhi selera masyarakat dan melatih diri supaya bisa memanfaatkan sumber daya yang disediakan alam.

Selanjutnya, KKN Alternatif 87 Unit II.B.1 melakukan sosialisasi pembuatan manisan buah salak. Diolah dengan higienis, tidak mengandung pengawet, dan tidak mengandung pewarna buatan, olahan ini sangat cocok dijadikan sebagai sajian minuman keluarga. Adapun komposisi manisan salak terdiri atas buah salak, gula pasir, air, dan asam sitrat.

Manisan salak yang diproduksi oleh mahasiswa KKN Unit II.B.1 bersama warga menumbuhkan rasa kreativitas dan inovasi baru bagi warga setempat agar dapat mengolah buah salak sebaik mungkin, mulai dari buahnya hingga kulitnya. “Teh kulit salak dan manisan buah salak yang produksi mahasiswa KKN UAD dapat memberikan pengetahuan dan inovasi baru bagi kami, terima kasih,” ungkap Yanti, salah seorang warga RW 2 Bausasran, Danurejan.

Pembuatan teh kulit salak dan manisan buah salak ini diharapkan dapat memberi ide baru bagi semua kalangan untuk mampu dan terampil dalam membuat suatu olahan, baik itu olahan produk herbal maupun makanan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai UMKM sehingga memberikan peluang usaha untuk meningkatkan perekonomian bagi warga setempat, terkhusus warga RW 2 Bausasran, Danurejan. (Lid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Kenalkan-Produk-Teh-Kulit-Salak-kepada-Warga-Bausasran-Danurejan-Yogyakarta-Foto-Istimewa.jpeg 768 1024 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-08-01 14:50:352023-08-01 14:50:35KKN UAD Kenalkan Produk Teh Kulit Salak kepada Warga Bausasran, Danurejan

Pelatihan Anak Bangsa Mengabdi, untuk Daerah 3T yang Lebih Maju

31/07/2023/in Terkini /by Ard

Pelatihan anak bangsa mengabdi oleh KKN Anak Bangsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Setelah selesai mengikuti pelatihan tahap pertama, tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Ahmad Dahlan Mengabdi ke-I dan KKN Anak Bangsa ke-IX Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali hadir dalam Pelatihan Anak Bangsa#2, yakni sebuah program pembekalan yang diinisiasi oleh alumni KKN Anak Bangsa ke-VII dan VIII periode lalu. Acara tersebut dilaksanakan pada Selasa 11 Juli 2023 di Aula Masjid Islamic Center UAD.

Sebanyak 20 lebih peserta yang berasal dari organisasi otonom Muhammadiyah di UAD yakni Tapak Suci, Hizbul Wathan (HW), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-UAD, dan kader persyarikatan lainnya meramaikan kegiatan ini. Selain itu, Ella Yussy Dwi Astuti, S.S. selaku Direktur Anak Bangsa Mengabdi ditemani tim KKN Anak Bangsa ke-VII dan VIII turut hadir selama acara berlangsung.

Menariknya, pelatihan ini diisi oleh alumni dari KKN Anak Bangsa UAD periode sebelum-sebelumnya. Rahmat Saleh, M.Ec.Dev. selaku alumnus KKN Anak Bangsa ke-IV mengisi materi seputar problem solving. Selain itu, Naufal Abdul Aziz, S.Ag. alumnus ke-VII dan Anisa Nuraida alumnus ke-VIII sebagai pemateri sponsorship dan fundraising.

Royan Agil Nugroho selaku Ketua Tim Pelaksana menyampaikan, “Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 kali pertemuan. Saat ini adalah pelatihan yang kedua yang tentunya materinya lebih mengedepankan budaya keorganisasian yang perlu menjadi prinsip dan materi fundraising sebagai bekal mereka untuk mencari sponsorship selama KKN.”

Sementara itu Ella dalam sambutannya menyampaikan, “KKN Anak Bangsa saat ini menjadi bentuk luaran yang baik dalam rangka mengimplementasikan pengabdian secara langsung di masyarakat yang membutuhkan. Sebagai kader persyarikatan tentu ini adalah wujud nyata kepedulian kita.”

Nabila Mayalibit selaku Koordinator Bidang Pelatihan ini mengonsep kegiatan pelatihan dengan baik. Para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk diadakan forum group discussion (FGD) setelah semua materi disampaikan.

Dalam pemaparannya, Rahmat selaku pemateri menyampaikan skema instrumen critical thinking melalui skala prioritas suatu masalah dari yang kurang mendesak hingga mendesak, dan kurang penting hingga sangat penting. Selain itu, ia menegaskan perlu dilakukan analisis kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) atau biasa disingkat SWOT, untuk mengatasi risiko permasalahan yang akan terjadi nanti selama KKN.

Selanjutnya, Aziz dan Annisa mengupas secara tuntas perjalanan mereka dalam mencari donatur dan sponsor pada KKN periode sebelumnya. “Teman-teman bisa memanfaatkan jaringan dan relasi yang sudah alumni KKN Anak Bangsa dapatkan sebelumnya. Artinya, alumni pun dapat teman-teman ajak untuk berkolaborasi melalui program yang akan diadakan nantinya.”

Ella menambahkan, “Hampir 200-an alumni KKN Anak Bangsa UAD dari periode ke-I hingga ke-VIII saat ini yang siap mendukung berbagai kegiatan dan program pengabdian masyarakat KKN Anak Bangsa.”

“Besar harapan kami, teman-teman yang menjadi delegasi KKN Anak Bangsa UAD ke-IX ini mampu melakukan dampak besar dan meninggalkan hal baik yang sustainable kepada masyarakat. Pembekalan ini tidak cukup sekadar diikuti tetapi juga dipelajari dan diterapkan agar tim siap lebih dini,” ujar Royan. Ia juga menegaskan bahwa tim KKN Anak Bangsa harus memahami tujuan dan prinsip yang dipegang selama mengabdi di daerah 3T yaitu co-creation, co-financing, flexibility, sustainability, dan research based community service. (roy)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelatihan-anak-bangsa-mengabdi-oleh-KKN-Anak-Bangsa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 1200 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-07-31 09:42:272023-07-31 09:42:27Pelatihan Anak Bangsa Mengabdi, untuk Daerah 3T yang Lebih Maju

Mahasiswa KKN Anak Bangsa UAD Ikuti Pelatihan Anak Bangsa Mengabdi#1

27/07/2023/1 Comment/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Anak Bangsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Ikuti Pelatihan Anak Bangsa Mengabdi#1 (Foto: Istimewa)

Tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Mengabdi ke-I dan KKN Anak Bangsa ke-IX mengikuti Pelatihan Anak Bangsa#1 yakni sebuah program pembekalan yang diinisiasi oleh alumni KKN Anak Bangsa ke-VII dan VIII periode lalu. Acara tersebut dilaksanakan pada Selasa 4 Juli 2023 di Audit A Kampus III UAD.

Kegiatan dihadiri oleh 20 lebih peserta berasal dari organisasi otonom Muhammadiyah di UAD yakni Tapak Suci, Hizbul Wathan (HW), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-UAD dan kader persyarikatan lainnya. Selain itu, tim KKN Anak Bangsa ke-VII dan VIII turut hadir mendampingi selama acara berlangsung.

Nabila Mayalibit selaku Koordinator Bidang Pelatihan Anak Bangsa Mengabdi menyampaikan, “Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 kali pertemuan, pertemuan perdana ini kami siapkan 3 materi pokok sebagai bekal mereka saat diterjunkan di daerah 3T atau tertinggal, terdepan, dan terluar.”

KKN Anak Bangsa dapat pula bermitra dengan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang dekat dengan lokasi KKN. Hal yang membedakan hanyalah pesertanya, yakni peserta KKN Anak Bangsa adalah kader Muhammadiyah atau yang tergabung dalam organisasi-organisasi otonom Muhammadiyah. Sedangkan KKN Ahmad Dahlan Mengabdi merupakan kali pertama yang diselenggarakan di UAD yang ditujukan oleh seluruh organisasi mahasiswa di UAD.

“Sesi pertama yaitu tentang media yang isinya seputar pengantar video dokumenter, pengenalan desain untuk sosial media dan majalah, serta publikasi media seperti news report atau lainnya. Sesi kedua diisi tentang analisis sosial,” tambahnya.

Dian Sidik Kurniawan, Taffana Ainayya Chandany, dan Royan Agil Nugroho hadir sebagai pemateri dari sesi pertama. Selain itu, Alfreda Fathya, S.Psi. turut pula menjadi pemateri yang membahas tentang analisis sosial. Di akhir materi analisis sosial tersebut, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk diadakan forum group discussion (FGD).

Royan Agil Nugroho menjelaskan, “Tim KKN Anak Bangsa tentu harus mempunyai sedikit gambaran tentang beberapa hal yang harus dilakukan baik selama pra hingga pasca KKN. Adapun luaran dari kegiatan ini yaitu mampu membuat news dan analisis sosial di suatu tempat.”

Ia menegaskan bahwa tim KKN Anak Bangsa harus memahami tujuan dan prinsip yang dipegang selama mengabdi di daerah 3T yaitu co-creation, co-financing, flexibility, sustainability, dan research based community service. (roy)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Anak-Bangsa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Ikuti-Pelatihan-Anak-Bangsa-Mengabdi1-Foto-Istimewa.jpg 900 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-07-27 11:19:272023-07-27 11:19:27Mahasiswa KKN Anak Bangsa UAD Ikuti Pelatihan Anak Bangsa Mengabdi#1

Mahasiswa KKN UAD Ajak Anak-Anak Bermain Sambil Belajar

25/07/2023/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Ajak Anak-Anak Bermain Sambil Belajar (Foto: Istimewa)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berkolaborasi dengan Raudatul Athfal dan Kelompok Bermain Taman Penitipan Anak (RA/KB/TPA) Darul Ilmi menyelenggarakan kegiatan belajar bersama anak–anak bertajuk “Festival Anak Saleh”. Kegiatan ini berlangsung di RA/KB/TPA Darul Ilmi Banguntapan, Bantul, Yogyakarta pada Kamis, (13-7-2023).

Kerja sama antara mahasiswa dengan para guru di RA/KB/TPA Darul Ilmi dan diikuti oleh 60 anak RA dan KB ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat guna menumbuhkan semangat berbagai, terutama berbagai ilmu.

Pengurus RA/KB/TPA Darul Ilmi, Ummi Yessy Puspa Indah S.I.P., S.Pd. AUD., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi bahwa kegiatan ini sangat bagus. Ia berharap mahasiswa serta anak–anak  RA dan KB Darul Ilmi mendapatkan manfaat dari kegiatan belajar bersama tersebut.

Belajar bersama di awali dengan menyanyikan lagu anak–anak, kemudian dilanjut pembacaan dongeng anak, bermain mini gim seperti bernyanyi, bermain lego, dan bermain karet, lalu di akhiri dengan makan bersama.

Muqoyyimul Hisyam Ar Ridlo selaku Ketua pelaksana mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan agenda ini. “Seluruh dedikasi yang kami berikan semata-mata untuk melatih diri dalam bersosialisasi kepada masyarakat sekaligus wujud implementasi keilmuan selama kuliah untuk diaplikasikan di kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.

Melalui terselenggaranya kolaborasi mahasiswa dengan guru, Hisyam bersama timnya berharap dapat meningkatkan jiwa sosial dan nilai-nilai kemanusian pada anak–anak RA dan KB Darul Ilmi menjadi generasi yang unggul dan berkemajuan. (Oktaviani)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Ajak-Anak-Anak-Bermain-Sambil-Belajar-Foto-Istimewa-scaled.jpg 1920 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-07-25 09:03:272023-07-25 09:03:27Mahasiswa KKN UAD Ajak Anak-Anak Bermain Sambil Belajar

KKN UAD: Tingkatkan Branding Produk UMKM Lewat Media Digital

25/07/2023/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan sosialisasi Branding Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Pathuk, Ngampilan, Yogyakarta (Foto: Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit IV.A.3 menggelar agenda dengan tema “Branding Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)” pada Selasa, 12 Juli 2023. Kegiatan ini berlangsung di RW.7 Pathuk, Ngampilan, Yogyakarta diikuti oleh warga Pathuk pelaku industri UMKM. Hadir sebagai narasumber M. Thoyib Amali, S.I.Kom., M.I.Kom., dan Iva Fikrani Deslia, S.I.P., M.A., selaku  dosen Ilmu Komunikasi UAD.

Tujuan sosialisasi ini untuk memberikan gambaran bahwa era digitalisasi dapat dimanfaatkan sebagai pangsa pasar baru serta memudahkan akses antara penjual dan calon pembeli. Mahasiswa berharap, para pelaku usaha di RW. 7 Pathuk yang sebagian besar belum merealisasikan usahanya ke media elektronik dikarenakan belum memahami proses dan cara mengaktualisasikan media digital dapat diterapkan secara masif dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat.

Selain itu, agenda ini merupakan wadah bagi pelaku UMKM untuk mengenal lebih jauh mengenai cara melakukan branding produk, terutama warga di Pathuk yang dikenal sebagai sentra Bakpia. Thoyib, dalam pemaparannya menjelaskan hal utama upaya peningkatan penjualan hasil produksi adalah memberikan sebuah nilai yang baik pada kualitas, merek, serta kemasan sebelum produk di pasarkan kepada masyarakat luas.

“Peningkatan pada elemen-elemen tersebut menjadi branding yang baik terhadap produk. Sehingga,  upaya untuk meningkatkan penjualan dan ekonomi dapat terealisasikan,” papar Thoyib.

Thoyib menegaskan bahwa pemasaran lewat aplikasi daring merupakan langkah tepat, lebih efisien, dan berdampak besar untuk membangun identitas produk. Di mana, penggunaan beragam sosial media dapat memudahkan produsen untuk mengenalkan dan memasarkan produk yang dimiliki.

Senada dengan itu, Iva menuturkan branding produk perlu memperhatikan kualitas produk, penyesuaian harga, lokasi penjualan, dan strategi pemasaran. Pemilihan logo, slogan, dan kemasan telah verifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) menjadi salah satu kekuatan branding yang menandakan produk siap dan layak di pasarkan ke ranah luas.

Adapun cara meningkatkan kapasitas pelaku usaha, Iva menyarankan agar dilakukan mentoring, inkubasi, dan akses relasi pangsa pasar yang tepat. Hal ini sesuai dengan karakterkistik dari masyarakat Pathuk, Ngampilan yang kebanyakan adalah pelaku usaha UMKM sehingga perlu adanya integralistik pada proses peningkatan kualitas serta branding UMKM.

Muflih, salah satu Tim KKN berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan para pelaku UMKM, khususnya di RW.7 Pathuk dalam memperluas pasaran produknya. “Kesadaran akan pentingnya branding produk jadi target utama dalam pelatihan ini,” tandasnya. (Nur)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-sosialisasi-Branding-Usaha-Mikro-Kecil-Menengah-UMKM-di-Pathuk-Ngampilan-Yogyakarta-Foto-Istimewa.jpeg 1200 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-07-25 08:16:052023-07-25 08:16:05KKN UAD: Tingkatkan Branding Produk UMKM Lewat Media Digital
Page 70 of 99«‹6869707172›»

TERKINI

  • Membangun Gen Alpha yang Tangguh: Sinergi Multi Peran Orang Tua di Era Digital21/04/2026
  • Autentikasi Halal Gelatin Jadi Sorotan dalam Pidato Pengukuhan Prof. Nina Salamah21/04/2026
  • Inaugurasi Prof. Wahyu Widyaningsih: Pengembangan Ganggang Hijau sebagai Kandidat Obat Herbal20/04/2026
  • PBI UAD Sosialisasikan Tugas Akhir dan Program Fast Track20/04/2026
  • HMPS PBI UAD Sukses Gelar The 8th ADEC20/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top