• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

KKN UAD: Rahasia Para Pengusaha Untung Besar

18/07/2023/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 87 Unit IV. B1 menggelar kegiatan bertajuk “3 in 1” (Foto: Istimewa)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Periode 87 Unit IV. B1 menggelar kegiatan bertajuk “3 in 1” pada Minggu, (9-7-2023) di RW.09, Ngampilan, Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan salah satu agenda rutin yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali.

Rangkaian kegiatan 3 in 1 sendiri meliputi jalan sehat, bazar makanan, dan menjual barang bekas disertai hiburan dan pembagian hadiah yang diikuti oleh masyarakat Purwodiningratan, Ngampilan RW.09 RT 43, 44, 45, dan 46. Selain itu, KKN UAD juga berkolaborasi dengan mahasiswa Kebidanan Universitas ‘Aisyiyah melakukan cek kesehatan.

Eko selaku ketua pelaksana sekaligus Ketua RW.09, menjelaskan kegiatan 3 in 1 ini sangat berpengaruh pada peningkatan perekonomian warga Purwodiningratan, khususnya dalam bazar makanan. Dengan adanya pembagian voucer senilai Rp.4000 menjadi magnet untuk membeli dagangan, sehingga penjual meraup untung besar.

“Bayangkan saja, hanya karena voucer 4 ribu per orang dapat menghabiskan 1 gerobak bakso senilai 400 ribu,” ujar Eko.

Iis Listia, salah satu mahasiswa KKN menjelaskan bahwa kegiatan 3 in 1 ini sangat bermanfaat dari segi ekonomi lewat bazar makanan, kesehatan dengan adanya cek tekanan darah, dan hiburan. “Kegiatan 3 in 1 ini menjadi pengalaman yang cukup berharga dan menghibur bagi saya, karena banyak sekali kegiatan di dalamnya seperti jalan sehat, cek kesehatan, serta bagi–bagi hadiah sambil karaoke bersama warga,” tambahnya.

Lebih lanjut, Katilah, warga RW 09, mengaku senang dengan adanya kegiatan 3 in 1 ini. Selain mengikuti rangkaian acara, ia juga menjajakan dagangannya berupa jajanan pasar yang ludes terjual. “Tentu saja saya senang, selain terhibur saya juga mendapatkan keuntungan,” terangnya. (Iis)

uad.ac.id

Inovatif, Profesional, Dedikatif

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Alternatif-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Periode-87-Unit-IV.-B1-menggelar-kegiatan-bertajuk-3-in-1-Foto-Istimewa.jpeg 853 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-07-18 09:03:562023-07-18 09:03:56KKN UAD: Rahasia Para Pengusaha Untung Besar

KKN UAD Sukseskan Lomba Kampung Hijau Produktif Ngampilan

13/07/2023/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Sukseskan Lomba Kampung Hijau Produktif Ngampilan (Foto: Istimewa)

Tumbuhan merupakan makhluk hidup yang memiliki beragam manfaat bagi kehidupan manusia. Selain berperan sebagai ekosistem penghasil oksigen, beberapa jenis tumbuhan juga dapat dimanfaatkan untuk dikonsumsi dan obat herbal, serta memiliki nilai ekonomis jika diolah dengan benar. Namun, masalah padatnya populasi manusia telah menyebabkan penurunan lahan pertanian, terutama di daerah perkotaan.

Dalam hal ini, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit IV.D.4, yang bertugas di RW.08 Suronatan, Ngampilan telah berperan aktif dalam menyukseskan lomba Kelompok Tani bertajuk “Kampung Hijau Produktif” yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Ngampilan, Yogyakarta. Lomba ini diadakan pada Senin, 3 Juli 2023, di Suronatan dengan tujuan untuk mendorong antusiasme masyarakat untuk menanam berbagai jenis tumbuhan di sekitar lingkungan mereka.

Selama perlombaan berlangsung, mahasiswa KKN berpartisipasi dalam kegiatan penanaman bersama kedua kelompok tani yang ada di RW.08 Suronatan, yaitu Kelompok Wanita Tani (KWT) Hijau Asri dan Kelompok Tani Surotani.

KWT Hijau Asri berfokus pada tanaman yang dapat dikonsumsi, seperti cabai, kucai, dan sawi. Mereka juga memamerkan minuman serai dalam kemasan celup sebagai produk hasil olahan sendiri. Sementara Kelompok Tani Surotani fokus menanam jahe dan kencur yang akan diolah menjadi berbagai produk, antara lain permen jahe, puding jahe, jamu, dan minuman jahe instan.,

Rohmah, salah satu panitia lomba, menjelaskan penilaian juga mencakup aspek administrasi guna mengukur tingkat keaktifan kelompok tani. “Perlombaan ini dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi terhadap kelompok – kelompok tani yang telah berdiri, sekaligus upaya untuk menghidupkan kembali kegiatan penghijauan di lingkungan Kecamatan Ngampilan.” ungkap Rohmah. (Dini)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Sukseskan-Lomba-Kampung-Hijau-Produktif-Ngampilan-Foto-Istimewa.jpeg 481 918 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-07-13 12:00:332023-07-13 12:00:33KKN UAD Sukseskan Lomba Kampung Hijau Produktif Ngampilan

KKN UAD Semarakkan Karnaval Takbir Jogja

11/07/2023/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) semarakkan Karnaval Takbir Jogja (Foto: Istimewa)

Bagi umat Islam khususnya di Indonesia, merayakan kedatangan Iduladha dengan berbagai perayaan pada malam takbiran merupakan momentum yang tidak akan dilewatkan oleh masyarakat. Tak terkecuali bagi Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kecamatan Ngampilan, Yogyakarta.

Dalam rangka semarak Iduladha 1444 H sekaligus mempererat tali ukhuah islamiah antar umat Islam, AMM Ngampilan menyelenggarakan lomba Karnaval Takbir Jogja ke-10 bertajuk “Siarku dalam Takbir: Bersatu dalam Keberagaman” yang berlangsung pada Selasa, 27 Juni 2023.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tengah menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Amir Hidayatulloh, S.E., M.Sc., Unit IV.D.4. turut andil dalam menyukseskan perayaan lomba takbiran sebagai petugas keamanan. KKN UAD sendiri bekerja sama dengan Kokam Pemuda Muhammadiyah menjaga kelancaran kegiatan dari awal hingga akhir acara.

Lomba takbiran Iduladha 2023 diikuti oleh sembilan kontingen dari setiap RW Kecamatan Ngampilan yang diwakili oleh pemuda dan anak-anak. Adapun aspek penilaian meliput display, lampion, kekompakan, dan lantang suara. Dan setiap kontingen diberi waktu oleh panitia selama 5 lebih 2 menit untuk menampilkan penampilan terbaik mereka.

Lebih lanjut, dari semangat para peserta dan masyarakat yang hadir menjadikan Karnaval Takbir Jogja ke-10 sukses berjalan tanpa kendala berarti dan lebih berkesan. Panitia penyelenggara sendiri berharap semangat kebersamaan dan kerukunan yang ditunjukkan dalam lomba takbiran ini dapat terus terjaga dan diperkuat di masa mendatang. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-semarakkan-Karnaval-Takbir-Jogja-Foto-Istimewa.jpg 832 1125 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-07-11 14:14:422023-07-11 14:14:42KKN UAD Semarakkan Karnaval Takbir Jogja

KKN UAD Buat Lorong Sayur di Kelurahan Tegal Panggung Yogyakarta

06/07/2023/in Terkini /by Ard

Pembuatan Lorong Sayur oleh mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Kelurahan Tegal Panggung Yogyakarta (Foto: Istimewa)

Yogyakarta, 25 Juni 2023 – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unit II.D.4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil melaksanakan program kerja Pembuatan Lorong Sayur di wilayah RW.8 Kelurahan Tegal Panggung, Kemantren Danurejan, Yogyakarta. Dalam program yang telah direncanakan, tim KKN Unit II.D.4 UAD bekerja sama dengan masyarakat, pemerintah kelurahan, dan tokoh masyarakat untuk mewujudkan Pembuatan Lorong Sayur.

Lorong sayur bertujuan untuk mengubah area di gang yang kumuh menjadi tempat menanam aneka sayuran agar area tersebut lebih bersih dan dapat bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menambah keakraban mahasiswa dengan masyarakat.

Faisal Ketua Tim KKN Unit II.D.4 UAD menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk menjadikan masyarakat lebih sehat dengan mengonsumsi sayur hasil panen sendiri. Mahasiswa KKN dan warga bekerja sama membersihkan area dari sampah yang menumpuk. Tanaman yang ditanam meliputi cabai rawit, mint, daun bawang, seledri, dan kucai.

Selain itu, mahasiswa KKN juga memberikan bibit tanaman cabai kepada warga RW.8. Langkah ini bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga dan merawat lorong sayur tersebut.

Ani selaku warga RW.08, mengungkapkan antusiasmenya terkait pelaksanaan program tersebut. “Saya sangat senang melihat kerja sama antara mahasiswa KKN dan warga setempat dalam pembuatan Lorong Sayur di RW.8. Saya juga sangat berterima kasih kepada tim KKN UAD atas bantuannya dalam membangun Lorong Sayur ini.”

Diharapkan dengan adanya Lorong Sayur, warga RW.8 Kelurahan Tegal Panggung dapat memiliki akses yang lebih mudah untuk mendapatkan sayuran segar. Program Pembuatan Lorong Sayur ini menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat dan bersih.

Melalui kegiatan KKN, mahasiswa UAD tidak hanya mendapatkan pengalaman praktis dalam menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari, tetapi juga mengembangkan rasa tanggung jawab sosial dan memahami pentingnya memperkuat hubungan dengan masyarakat. Program Pembuatan Lorong Sayur ini merupakan salah satu wujud nyata dari kontribusi mahasiswa dalam membangun kesejahteraan bersama masyarakat sekitarnya. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pembuatan-Lorong-Sayur-oleh-mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-Kelurahan-Tegal-Panggung-Yogyakarta-Foto-Istimewa.jpeg 771 960 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-07-06 08:46:132023-07-06 08:46:13KKN UAD Buat Lorong Sayur di Kelurahan Tegal Panggung Yogyakarta

KKN UAD Manfaatkan Limbah Buah Jadi Produk Fermentasi Serbaguna

05/07/2023/1 Comment/in Terkini /by Ard

Pembuatan Eco Enzyme dari limbah buah oleh mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 87 Unit I.A.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang mengabdi di RW.11 Brontokusuman, Yogyakarta ikut andil dalam dalam pembuatan cairan serbaguna organik atau Eco Enzyme. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 24 Juni 2023 ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit buah menjadi olahan fermentasi yang memiliki nilai guna lebih.

Lia, selaku warga Brontokusuman menyampaikan beberapa fungsi produk eco enzyme. “Setelah panen nanti, kita bisa membuat sabun, shampoo, pembersih lantai, dan juga bisa dibuat minyak yang dapat digunakan untuk mengobati luka dengan cara disemprotkan ke bagian luka,”.

Baginya, cara membuat eco enzyme sangatlah mudah, bahan yang bisa dimanfaatkan berupa kulit maupun sisa buah-buahan kemudian dicampur dengan molase atau gula tebu. Eco enzyme yang bagus minimal terdiri dari 5 macam buah. Takaran molase untuk 3 liter air adalah 10 persen yaitu 300 gram, sedangkan untuk bahan organik dikalikan 3 yaitu 900 gram. Setelah pencampuran semua bahan selesai, langkah selanjutnya dimasukkan ke wadah dan ditutup rapat lalu simpan di tempat sejuk, sebab campuran bahan eco enzyme tidak boleh terkena matahari secara langsung. Masa panen membutuhkan waktu sekitar 3 – 4 bulan.

Melalui kolaborasi pembuatan eco enzyme antara mahasiswa KKN UAD dan ibu-ibu RW.11 Brontokusuman diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat tentang pentingnya mendaur ulang  limbah dapur organik, seperti ampas buah, dan sayuran. Dengan produk fermentasi serbaguna yang memiliki beberapa keuntungan di antaranya, menghemat pengeluaran, mengurangi polusi, serta dapat menyaring udara kotor.

Ketua Unit I.A.2, Andre Pandia, menyampaikan tentang pentingnya mengolah limbah menjadi eco enzyme. “Produksi enzim ramah lingkungan ini menghasilkan gas ozon (O3) yang dapat menurunkan karbon dioksida (CO2) di atmosfer, sehingga dapat mengurangi efek rumah kaca atau global warming. Pelatihan ini sebagai upaya kami dalam mendorong individu untuk memanfaatkan dan menggunakan barang ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.”. (Na)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pembuatan-Eco-Enzyme-dari-limbah-buah-oleh-mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 1500 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-07-05 10:10:412023-07-05 10:10:41KKN UAD Manfaatkan Limbah Buah Jadi Produk Fermentasi Serbaguna

Ciptakan Lingkungan Bersih, Mahasiswa KKN Terlibat dalam Bank Sampah Noto Resik

04/07/2023/1 Comment/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) turut berpartisipasi dalam kegiatan penjemputan dan penimbangan bank sampah Noto Resik Notoprajan Yogyakarta (Foto: Istimewa)

Permasalahan lingkungan makin menjadi serius ketika kita membicarakan penumpukan sampah, baik organik maupun anorganik. Mengingat permasalahan sampah di Indonesia juga makin parah karena banyaknya limbah yang dihasilkan oleh masyarakat disertai dengan kurangnya pengolahan dan tempat pembuangan sampah.

Akan tetapi, Kelurahan Notoprajan menanggapi permasalahan tersebut dengan sebuah aksi bank sampah bernama Noto Resik yang bertugas untuk melakukan penjemputan dan penimbangan sampah, serta memilah sampah yang bisa didaur ulang.

Pada 11 Juni 2023 bertempat di Balai RW 06 Notoprajan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ikut serta membantu bank sampah Noto Resik dalam melakukan penjemputan dan penimbangan sampah area Notoprajan. Hal tersebut merupakan sebuah layanan yang diberikan oleh bank sampah Noto Resik yang dikenal dengan sebutan jemput bola kepada nasabah.

Pelaksanaan penjemputan sampah dapat dilakukan 2 kali dalam sepekan. Sampah yang diangkut bisa mencapai 50 kg, dan sebagian sampahnya berupa kaleng serta alumunium berbentuk gelas seperti kemasan minuman atau kemasan biskuit. Ada pula yang berbentuk kertas yaitu koran dan lembaran kertas yang tidak terpakai, botol-botol dari kemasan limbah dapur atau limbah rumah tangga, botol kaca, bahkan tembaga.

Barang-barang yang tidak berguna tersebut disetorkan ke bank sampah oleh warga setempat agar dapat didaur ulang menjadi barang-barang yang lebih bermanfaat. Namun, bank sampah tidak menerima sampah organik, petugas hanya akan berfokus pada sampah anorganik yang dapat didaur ulang. Meski begitu, KKN UAD berharap agar bank sampah terus aktif sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan mengurangi penumpukan sampah yang berlebihan. (syf)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-turut-berpartisipasi-dalam-kegiatan-penjemputan-dan-penimbangan-bank-sampah-Noto-Resik-Notoprajan-Yogyakarta-Foto-Istimewa.jpeg 960 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-07-04 12:34:022023-07-04 12:34:02Ciptakan Lingkungan Bersih, Mahasiswa KKN Terlibat dalam Bank Sampah Noto Resik

KKN UAD Buat Biopori di Lingkungan Notoprajan

04/07/2023/in Terkini /by Ard

Pembuatan lubang biopori oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VI.D.II di Jl. Notoprajan RW 06 (Foto: Istimewa)

Program kerja dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) bukan sekadar hal wajib untuk memenuhi syarat kelulusan KKN, melainkan program kerja para mahasiswa tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang terhadap daerah yang digunakan sebagai objek kegiatan. Berhubungan dengan itu, mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VI.D.II mengadakan sebuah program kerja untuk membantu mencegah terjadinya banjir di Jl. Notoprajan khususnya RW 06.

Program kerja tematik ini dilaksanakan pada 11 Juni 2023 dengan kegiatan pembuatan lubang biopori, lubang tersebut diharapkan mampu memudahkan peresapan air dan mengatasi genangan-genangan yang ada di Jl. Notoprajan RT 06. Pada pelaksanaannya, selain mahasiswa terdapat beberapa orang ikut berpartisipasi di dalamnya, yaitu Bu Lurah, anggota PKK, dan warga RW setempat. Lubang-lubang yang dibuat ditargetkan berjumlah 14 dan tersebar di setiap titik RT yang ada di RW 06 Notoprajan.

Cara pembuatan lubang biopori yakni dengan membuat lubang berdiameter 10‒30 cm dan menggali tanah sedalam 1 meter. Lubang dibuat secara tegak lurus agar dapat berguna lebih maksimal.

Selepas kegiatan bermanfaat ini, diharapkan segala hasilnya mampu mengurangi sampah organik karena masyarakat dapat membuang sampah tersebut ke dalam lubang. Kemudian, lubang tersebut juga mampu menyuburkan tanah karena akan terjadi sebuah proses biologis di dalamnya seperti terbentuknya pupuk kompos, dan tentu saja lubang itu akan membantu mencegah terjadinya banjir. (syf)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pembuatan-lubang-biopori-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Unit-VI.D.II-di-Jl.-Notoprajan-RW-06-Foto-Istimewa.jpeg 960 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-07-04 11:30:252023-07-04 11:30:25KKN UAD Buat Biopori di Lingkungan Notoprajan

Mahasiswa KKN UAD Gelar Pengajian di Bausasran Yogyakarta

20/06/2023/1 Comment/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Alternatif-87 Unit II.D.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) selenggarakan pengajian di Bausasran, Yogyakarta (Foto: Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif-87 Unit II.D.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) selenggarakan pengajian di Musala At-Taubah RW.12 Bausasran, Yogyakarta, pada Minggu, (11-6-2023). Pengajian ini merupakan salah satu implementasi program kerja tentang keislaman dengan mengusung tema “Pentingnya Membaca Al-Qur’an” yang disampaikan oleh ustaz Abdur Rauf dari Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) UAD.

Ustaz Abdur Rauf menjelaskan bahwa Al-Qur’an merupakan wahyu Allah Swt. yang diturunkan pada Nabi Muhammad saw. sebagai wahyu yang terakhir. Mukjizat Al-Qur’an bagi pembaca adalah mendapatkan pahala dan ganjaran yang lebih besar jika mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Berdasarkan hadis riwayat yang berbunyi, “Barang siapa yang membaca satu huruf saja dari kitabullah maka seseorang akan mendapatkan kebaikan satu kali. Tetapi setiap kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kalinya. Sehingga hendaknya kita dapat membaca Al-Qur’an setiap hari agar hidup menjadi lebih berkah dan mendapat kemudahan dalam segala urusan,” jelas ustaz Abdur Rauf.

Lebih lanjut, seusai mendengarkan ceramah terlihat antusias para warga saling berbincang berbagi pengalaman. Beberapa warga RW.12 Bausasran juga memberikan apresiasi sekaligus masukan dari acara pengajian yang diselenggarakan. Salah satu warga menyampaikan bahwa merasa terbantu dalam memperdalam pemahaman tentang pentingnya membaca Al-Qur’an dan keutamaan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Acara pengajian di Musala At-Taubah ini merupakan upaya dari mahasiswa KKN UAD dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di RW.12 Bausasran serta menjadi ajang silaturahmi antara mahasiswa KKN dengan warga setempat untuk mempererat hubungan dan berbagi nilai-nilai keislaman. Mahasiswa KKN berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. (umair/doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Alternatif-87-Unit-II.D.2-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-selenggarakan-pengajian-di-Bausasran-Yogyakarta-Foto-Istimewa.jpeg 735 1080 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-20 14:04:082023-06-20 14:04:08Mahasiswa KKN UAD Gelar Pengajian di Bausasran Yogyakarta

KKN UAD Masifkan Taman Toga di Notoprajan, Yogyakarta

15/06/2023/1 Comment/in Terkini /by Ard

Penanaman tanaman obat keluarga (Toga) oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Notoprajan, Yogyakarta (Foto: Istimewa)

Indonesia Memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa, yaitu 40.000 jenis tumbuh-tumbuhan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.300 merupakan jenis tanaman berkhasiat dan bisa dikelola sebagai bahan obat tradisional.

Hal ini mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif-87 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) unit IV.D.3 melakukan penghijauan melalui penanaman tanaman obat keluarga (Toga) di RW.07 Notoprajan, Ngampilan, Yogyakarta.

Latar belakang ide program ini merupakan hasil diskusi bersama Ketua RW.07, Nur Ismail. Ia mengaku bahwa upaya penghijauan sudah pernah dilakukan namun belum terlaksana dengan baik. “Sebenarnya sudah pernah ada gerakan penanaman tanaman di sekitar masjid Notoprajan dan wakaf (tempat kegiatan warga). Tetapi, akhirnya tidak terurus karena banyaknya kegiatan dan tanaman dipindah-pindah,” jelasnya.

Dari masalah tersebut, akhirnya mahasiswa KKN UAD berinisiatif untuk menghidupkan kembali tanaman Toga dengan mengadakan penyuluhan bertajuk “Manfaat Tanaman Obat Keluarga” pada Rabu, 24 Mei 2023.  “Program Toga ini kami buat sebagai bentuk penghijauan di lingkungan RW.07 Notoprajan, serta sebagai upaya meningkatkan kesehatan warga dengan menyediakan bahan obat tradisional agar mudah didapat dan diolah,” tutur ketua unit IV.D.3 Aditya Nanda Irawan.

Selesai penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit tanaman bersama warga di antaranya lidah buaya, jeruk nipis, dan cabai rawit di pekarangan wakaf RW.07 Notoprajan pada 4-5 Juni 2023. Ketua RT 41 mengaku program ini sangat bagus, karena bukan hanya sekedar penyuluhan tetapi juga aksi pelaksanaan penanaman. Jadi, manfaat kedepannya akan lebih terasa untuk warga.

Alasan mahasiswa KKN UAD memilih bibit tersebut karena jeruk nipis memiliki banyak manfaat seperti mencegah demam, meredakan flu dan batuk, serta membantu mencegah diabetes. Sedangkan lidah buaya bisa dimanfaatkan untuk mempercepat penyembuhan luka dan merawat kesehatan kulit. Untuk taman cabai rawit, nantinya dapat digunakan sebagai bahan masakan rumah oleh warga sekitar. (guf)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penanaman-tanaman-obat-keluarga-Toga-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-Notoprajan-Yogyakarta-Foto-Istimewa.jpg 1030 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-15 08:00:182023-06-15 08:00:18KKN UAD Masifkan Taman Toga di Notoprajan, Yogyakarta

KKN Anak Bangsa UAD: Pengalaman dan Pelajaran Selama Mengabdi di Daerah 3T

05/06/2023/in Feature /by Ard

Podcast Anak Bangsa dengan pembicara Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang pernah mengikuti program KKN Anak Bangsa (Foto: Istimewa)

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Anak Bangsa ini, dalam beberapa hal sama dengan KKN Reguler. Untuk peserta dan mitra kegiatan, KKN Anak Bangsa sama dengan KKN PPuN, yakni bermitra dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) di lokasi KKN. Selain itu, KKN Anak Bangsa dapat pula bermitra dengan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang dekat dengan lokasi KKN. Bedanya hanyalah pesertanya, yakni peserta adalah kader Muhammadiyah. Kegiatan KKN diselenggarakan di daerah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal) serta dilaksanakan oleh mahasiswa yang tergabung dalam organisasi-organisasi otonom Muhammadiyah.

Alumni yang terdiri atas Alim Akbar Anwar dan Fiina Ilhami Salsabila dari KKN Anak Bangsa VIII, Royan Agil Nugroho dari KKN Anak Bangsa VII, dan Maryam Shod dari KKN Anak Bangsa VI, menceritakan pengalaman dan pelajaran berharga selama mengikuti program pengabdian di tempatnya masing-masing dalam acara Siniar Anak Bangsa di kanal YouTube Anak Bangsa Mengabdi.

Dengan wilayah Indonesia yang maritim ini, tidak sedikit daerah-daerah yang belum tersentuh oleh program-program kampus sehingga menimbulkan kesenjangan di beberapa daerah terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Maka dari itu, sangat diperlukan dukungan dari beberapa pihak ataupun lembaga, salah satunya adalah kampus untuk menghadirkan program sosial.

UAD melalui Catur Dharma Perguruan Tinggi menghadirkan kegiatan ini melalui program KKN. KKN Anak Bangsa telah berlangsung sejak tahun 2016 (red:masih berlangsung sampai sekarang).

Royan Agil Nugroho menyampaikan, “Selama KKN, alhamdulillah memberikan banyak sekali pelajaran berharga. Salah satu program yang masih diterapkan sampai saat ini adalah menginisasi Rumah Belajar Liawonci, yang sebetulnya sudah pernah ada, tetapi tidak berjalan kembali.”

Selama mengikuti program ini dapat pula meningkatkan keterampilan secara menyeluruh. Royan menyampaikan beberapa keterampilan penting. Pertama, bijaksana, KKN Anak Bangsa membuat tim menjadi lebih bijak dalam menentukan program kerja yang sesuai dengan kondisi dan lingkungan masyarakat setempat. Selain itu, bijaksana ini muncul secara tidak langsung untuk meningkatkan kerja sama dan kinerja tim agar lebih efektif dan efisien.

Kedua, kerja sama tim, tentunya pelaksanaan KKN Anak Bangsa ini berkolaborasi dengan PTM setempat sehingga perlu adanya upaya kerja sama tim agar mampu melaksanakan program kerja yang optimal. Hal itu membantu Royan untuk bertahan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Ketiga, manajemen program. Dalam hal ini Royan menegaskan bahwa untuk pertama kalinya diterjunkan di lokasi yang baru, tidak mudah untuk mengeksplorasi dan mendalami potensi desa. Sebab, akses informasi bisa sangat terbatas baik itu dari narasumber PTM terdekat dari lokasi maupun dari internet.

“Salah satu misi KKN Anak Bangsa adalah program kerja jangka panjang, sehingga kami belajar banyak hal mulai dari perencanaan, brainstorming idea, koordinasi berbagai pihak, sampai eksekusi,” pungkasnya.

Sejalan dengan itu, Alim menambahkan, “KKN Anak Bangsa memang dipersiapkan jauh-jauh hari. Menariknya, dengan hal itu, hubungan emosional tiap tim lebih terikat. Tim sudah terbentuk 6 bulan sebelum penerjunan.”

Maryam menimpali, “Selama KKN, kami akhirnya belajar keterampilan baru yang sebelumnya belum pernah diasah. Salah satunya adalah dalam beradaptasi. Dengan kultur dan budaya yang berbeda, membuat kami belajar hal baru dan berkembang wawasannya. Setiap jenis program kerja dapat diterapkan, karena sekecil apa pun hal yang kami lakukan untuk mereka merupakan hal yang besar bagi mereka.”

Di akhir siniar, masing-masing mengajak mahasiswa yang ingin mengikuti KKN Anak Bangsa, terutama bagi kader Muhammadiyah seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Hizbul Wathan (HW), Tapak Suci (TS), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), dan lainnya. Maryam menyampaikan, “Kesempatan tidak selalu datang 2 kali, manfaatkan kesempatan emas untuk mengikuti program ini. Dengan niat tulus untuk mengabdi, kita tidak akan pernah tahu sebelum mencoba, gali potensi yang ada di daerah 3T, dan rasakan perjuangan mereka dalam mencapai pendidikan maupun kesempatan belajar agar sama dengan yang kita dapatkan.”

Alim mengakhiri dengan sebuah hadis, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain.” (H.R. Ahmad). (roy)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Podcast-Anak-Bangsa-dengan-pembicara-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-yang-pernah-mengikuti-program-KKN-Anak-Bangsa-Foto-Istimewa.jpg 767 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-05 11:06:102023-06-05 11:06:10KKN Anak Bangsa UAD: Pengalaman dan Pelajaran Selama Mengabdi di Daerah 3T
Page 71 of 99«‹6970717273›»

TERKINI

  • Membangun Gen Alpha yang Tangguh: Sinergi Multi Peran Orang Tua di Era Digital21/04/2026
  • Autentikasi Halal Gelatin Jadi Sorotan dalam Pidato Pengukuhan Prof. Nina Salamah21/04/2026
  • Inaugurasi Prof. Wahyu Widyaningsih: Pengembangan Ganggang Hijau sebagai Kandidat Obat Herbal20/04/2026
  • PBI UAD Sosialisasikan Tugas Akhir dan Program Fast Track20/04/2026
  • HMPS PBI UAD Sukses Gelar The 8th ADEC20/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top