• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Setetes Darah untuk Seribu Harapan

15/12/2025/in Terkini /by Ard

Donor Darah oleh Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi (Prodi) Sistem Informasi (SI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. HIMASI UAD)

Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi (Prodi) Sistem Informasi (SI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menginisiasi program donor darah sebagai bagian dari agenda Divisi Sosial dan Keagamaan (Sosma). Kegiatan ini telah dilaksanakan pada Jumat, 5 Desember 2025, bertempat di Ruang Pojok Kependudukan, Lantai 1, Kampus 4 UAD.

Indi Nuraeni, mahasiswa Sistem Informasi angkatan 2023 yang juga menjabat sebagai Kepala Divisi Sosial Agama serta Ketua Panitia Donor Darah, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk menanamkan nilai kemanusiaan dalam diri mahasiswa dan masyarakat. “Kami ingin menanamkan nilai-nilai kemanusiaan seperti kepedulian di masyarakat, membantu menyelesaikan permasalahan kebutuhan dalam ketersediaan darah di masyarakat, serta memberikan manfaat terhadap masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Menurut Indi, alasan HIMASI UAD menginisiasi program ini tak lepas dari pentingnya darah bagi kehidupan manusia. Ia menegaskan bahwa kehilangan darah dapat menyebabkan dampak fatal sehingga donor darah menjadi salah satu wujud kepedulian nyata. “Darah merupakan salah satu bagian terpenting dalam tubuh dan memiliki banyak fungsi, sehingga akibatnya akan sangat fatal bagi mereka yang kehilangan banyak darah. Oleh karena itu, donor darah merupakan salah satu bentuk nyata dari saling membantu. Dengan menyumbangkan sebagian darah kita, kita telah memberikan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan,” jelasnya.

Kegiatan donor darah tahun ini bersifat terbuka untuk umum dan menyediakan berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan berat badan, tekanan darah, golongan darah, hingga gula darah. Pelaksanaan kegiatan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta sebagai mitra utama.

Secara teknis, proses donor darah dilakukan melalui beberapa tahap. Calon pendonor diminta mengisi lembar skrining data diri dan kesehatan yang disediakan PMI. Selanjutnya, pendonor menjalani tes kesehatan langsung oleh petugas PMI. “Jika lolos dari tes kesehatan maka proses pengambilan darah akan dilangsungkan, tetapi jika tidak memenuhi standar kesehatan maka pengambilan donor darah akan ditunda atau dibatalkan,” jelas Indi.

Tahun ini, panitia menargetkan sebanyak 30 pendonor. Program donor darah ini juga merupakan kegiatan rutin Divisi Sosma HIMASI yang telah berjalan sejak tahun 2024 dan kembali dilaksanakan pada tahun 2025.

Indi mengungkapkan bahwa antusiasme peserta terlihat sangat tinggi sejak kegiatan dimulai. “Sejauh ini para peserta donor darah terlihat sangat antusias dan bersemangat. Dari hal ini kami dapat melihat dari mereka adanya jiwa-jiwa kepedulian terhadap sesama dengan keberanian yang mereka miliki untuk menyumbangkan darah mereka,” tuturnya.

Ia berharap dengan diadakannya kegiatan donor darah ini bisa membantu mereka yang membutuhkan, meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama, dan bisa mengetahui betapa pentingnya setetes darah kita terhadap mereka yang membutuhkan. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Donor-Darah-oleh-Himpunan-Mahasiswa-HIMA-Program-Studi-Prodi-Sistem-Informasi-SI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-HIMASI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-15 09:43:002025-12-15 09:43:00Setetes Darah untuk Seribu Harapan

Cara Menggapai Pertolongan Allah

12/12/2025/in Feature /by Ard

Ust. Drs. Masykur Azhari, M.A., Pemateri Kajian Ahad Pagi Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. IC UAD)

Kajian Ahad Pagi Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Ahad, 7 Desember 2025, menghadirkan Ustaz Drs. Masykur Azhari, M.A. dari Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman dengan tema “Menggapai Pertolongan Allah”. Dalam ceramahnya, beliau mengajak jemaah untuk memahami tabiat manusia serta cara meraih pertolongan Allah melalui kesabaran, syukur, dan keikhlasan.

Mengawali kajian, Ustaz Masykur mengutip Surah Al-Ma‘arij ayat 19–21 yang menjelaskan bahwa manusia diciptakan dalam keadaan mudah berkeluh kesah. “Sesungguhnya manusia itu diciptakan oleh Allah dalam keadaan keluh kesah. Jika diberi ujian kesulitan, curhat itu boleh asal memenuhi beberapa ketentuan,” ujarnya.

Ia kemudian menegaskan dua batasan penting dalam menyampaikan keluh kesah. “Pertama, jangan curhat ke HP atau lewat status dan grup WhatsApp. Kedua, jangan curhat kepada setiap orang karena tidak semua orang cocok dengan kita,” jelasnya. Menurut kajian psikologi, hanya sekitar 20 persen orang yang benar-benar mampu menunjukkan empati ketika mendengarkan curahan hati. “Bisa jadi orang yang kita curhati tidak bisa menjaga rahasia kita,” tambahnya.

Ustaz Masykur menyampaikan bahwa ujian sering kali merupakan cara Allah menyapa hamba-Nya. “Kalau kita punya masalah, itu tandanya Allah sedang rindu kepada kita. Allah ingin menyapa kita, dan sapaan Allah itu ada dua, yaitu dengan kenikmatan atau dengan ujian,” terangnya.

Jika diberi nikmat, seorang mukmin diperintahkan untuk bersyukur; namun jika diberi sesuatu yang tidak menyenangkan, ia harus bersabar. Ustaz Masykur mengutip sabda Nabi Muhammad saw. bahwa tidak ada ujian yang menimpa seorang hamba kecuali menjadi sebab gugurnya dosa-dosa hingga ia berjalan di muka bumi tanpa dosa. “Allah menguji kita sampai dosa kita habis. Allah akan mencabut ujian itu ketika kita berjalan tanpa membawa dosa sedikit pun,” tuturnya.

Menurutnya, bukti iman seorang muslim adalah sabar saat diuji, syukur ketika diberi nikmat, serta ikhlas menerima takdir Allah, termasuk urusan jodoh. Ia mengaitkan hal tersebut dengan Surah At-Taubah ayat 25 yang mengingatkan manusia agar tidak terpedaya dengan banyaknya harta dan kemampuan.

Ia menegaskan bahwa harta paling berharga di dunia ini bukan sekadar emas dan perak. Mengutip Fiqh as-Sunnah dalam bab nikah, ia menyebut tiga “celengan” yang melebihi keduanya. “Jika kalian memiliki tiga hal ini, maka kalian orang yang kaya akhirat. Tiga hal tersebut ialah lisan yang pandai berzikir, hati yang pandai bersyukur, serta seorang istri yang mukminah dan membantu agama suami. Allah menolong agama seorang laki-laki separuhnya melalui istri yang mukminah,” ungkapnya.

Ustaz Masykur juga mengutip nasihat Ibnu Mas‘ud tentang tiga amalan penting untuk memperkuat spiritualitas: memperbanyak membaca Al-Qur’an, menghadiri majelis taklim, serta menyendiri untuk berzikir meninggalkan hiruk pikuk dunia (khalwah). Menjawab pertanyaan tentang bagaimana menghadapi persoalan agar ditolong oleh Allah, beliau menegaskan, “Kuncinya mintalah pertolongan Allah dengan sabar dan salat.”

Ia menekankan bahwa kesabaran perlu dilatih sejak dari rumah, dimulai dengan memperbanyak zikir dan doa. “Doa itu senjatanya orang mukmin. Maka hati-hati jika menzalimi orang lain,” pesannya.

Kajian ditutup dengan ajakan untuk memperkuat kesadaran spiritual dan memelihara hubungan dengan Allah agar setiap ujian hidup menjadi jalan meraih ampunan dan pertolongan-Nya. (Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ust.-Drs.-Masykur-Azhari-M.A.-Pemateri-Kajian-Ahad-Pagi-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-IC-UAD-scaled.jpg 1440 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-12 11:34:322025-12-12 11:34:32Cara Menggapai Pertolongan Allah

Tapak Suci UAD Raih Juara Umum di Kejuaraan Bandung Bedas 2025

12/12/2025/in Prestasi /by Ard

Tim Tapak Suci Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Tapak Suci UAD)

Tapak Suci Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mencatatkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Bandung Bedas 2025 yang berlangsung di GOR Bale Rame Bandung. Dalam ajang bergengsi ini, Tapak Suci UAD sukses menyabet Juara Umum 1, Juara Favorit, serta penghargaan Atlet Terbaik Putri pada dilaksanakan pada 3-5 Oktober 2025, sekaligus menegaskan posisi mereka sebagai salah satu kontingen terkuat di kancah pencak silat nasional.

Total raihan medali mencapai 15 emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Salah satu penyumbang emas, Sabil Isan Permana, menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan pelatih yang menurutnya selalu melakukan seleksi secara adil dan memberangkatkan atlet yang benar-benar siap. Ia juga berpesan agar seluruh rekan tetap bekerja keras dan konsisten karena setiap capaian besar berawal dari komitmen yang kuat.

Prestasi ini diraih melalui kontribusi gemilang para atlet yang berlaga di berbagai kategori. Adapun perolehan medali tersebut berasal dari sejumlah nama, di antaranya Sabil Isan Permana dari Perbankan Syariah yang meraih Juara 1 Kelas C Putra, disusul Catur Fauzan Hidayatullah dari Pendidikan Agama Islam sebagai Juara 1 Kelas J Putra. Selain itu, Wulan Eka Sari dari Ekonomi Pembangunan tampil impresif dengan meraih Juara 1 Under A Putri sekaligus gelar Atlet Terbaik Putri. Kemudian, Hasbi Assyakira Abdillah dari Teknik Industri menyumbang emas pada Kelas B Putra, dan Oktario Gibran Kanzul Haq dari Hukum juga berhasil meraih Juara 1 pada Kelas F Putra.

Kontribusi emas lainnya datang dari Muhammad Fikria Izzuddin dari Bimbingan dan Konseling pada Kelas H Putra, serta Ahmad Faisal Rahman dari Hukum yang menjadi Juara 1 Kelas I Putra. Di sisi lain, Rizki Bhahari dari Bisnis Jasa Makanan turut menambah pundi medali dengan menjadi Juara 1 Kelas A Putra, diikuti Andika Marhatin Putra dari PVTE yang meraih Juara 1 Kelas C Putra. Tidak ketinggalan, Syawal Wahyu Hartanto dari Pendidikan Agama Islam berhasil menjadi Juara 1 Kelas D Putra, Regina Izzati dari PGSD meraih Juara 1 Under A Putri, dan Iqlima Khoirun Nisa dari Gizi menambah emas lewat Kelas C Putri.

Untuk kategori seni, Dziqriya Lissaada dari PBSI tampil sangat dominan dengan meraih Juara 1 Seni Tunggal Tangan Kosong serta Juara 1 Seni Tunggal Bersenjata. Izza Nur Qoriroh Umamy dari Ilmu Komunikasi juga menunjukkan performa terbaiknya dengan menjuarai nomor Solo Kreatif. Selain raihan emas, terdapat pula kontribusi medali perak dan perunggu dari atlet lain seperti Nabil Musaffa dari Manajemen (Juara 2 Kelas G Putra), Muhammad Narendra Wibawa dari Manajemen (Juara 2 Kelas E Putra), serta Fadhillah Rafif Wijaya dari Bisnis Jasa Makanan yang meraih Juara 3 Under A Putra. Kemudian, Cahaya Permata Dehantoro dari Bimbingan dan Konseling turut menyumbang Juara 3 Kelas B Putri, disusul Deni Yustio dari Bimbingan dan Konseling yang meraih Juara 3 Kelas B Putra.

Rangkaian prestasi tersebut mempertegas konsistensi Tapak Suci UAD dalam membina atlet berprestasi, sekaligus mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu perguruan tinggi dengan cabang pencak silat paling kompetitif di Indonesia. Raihan juara ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh kader untuk terus menjaga tradisi emas di masa mendatang. (Tifa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Tapak-Suci-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Tapak-Suci-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-12 11:19:472025-12-12 11:19:47Tapak Suci UAD Raih Juara Umum di Kejuaraan Bandung Bedas 2025

Tim PPK Ormawa BEM Psikologi UAD Raih Penghargaan di Abdidaya 2025

12/12/2025/in Prestasi /by Ard

Tim PPK Ormawa BEM Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Raih Pengargaan di Abdidaya 2025 (Foto. Tim PPK ormawa BEM Psikologi)

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 2 Poster Paling Kreatif pada ajang Abdidaya PPK Ormawa 2025. Tim ini dipimpin oleh Rifan Dwitya Suratman sebagai ketua.

Abdidaya tersebut berlangsung pada 4-6 Desember 2025 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), menghadirkan berbagai karya pengabdian terbaik dari seluruh Indonesia. Menurut Rifan, capaian ini merupakan hasil kerja panjang dari proses pengabdian hingga penyempurnaan poster secara bertahap. “Saya sangat senang karena proses membuat poster tidak mudah. Kami beberapa kali revisi, bahkan sempat membuat dua versi poster untuk memilih mana yang paling kuat,” ujar Rifan menggambarkan dedikasi tim.

Tim ini juga membuahkan hasil yang jauh melampaui target awal. Mereka menghasilkan dua seri Buku Pintar Perempuan, tiga set flash card, kurikulum pendukung kegiatan, serta berbagai produk pembelajaran masyarakat seperti dodol terong, corn ribs, marning jagung, chili oil, dan cabe kriuk. Tidak hanya itu, mereka juga memproduksi 11 berita, 2 artikel pengabdian, 2 buku refleksi, dan 1 video profil sebagai bentuk dokumentasi dan akuntabilitas program. “Menurut saya, kami mampu melampaui banyak hal dari yang tertulis di subproposal. Hampir semua luaran berkembang lebih luas dari yang kami rencanakan,” tambah Rifan.

Rifan menyampaikan harapannya agar capaian ini menjadi pemantik semangat bagi generasi berikutnya. “Kami berharap pengalaman PPK Ormawa ini melahirkan regenerasi yang melanjutkan keberlanjutan program, baik di fakultas maupun universitas. Seperti jargon UAD, prestasi adalah tradisi,” tutupnya. (Mawar)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PPK-Ormawa-BEM-Psikologi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Raih-Pengargaan-di-Abdidaya-2025-Foto.-Tim-PPK-ormawa-BEM-Psikologi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-12 11:04:132025-12-12 11:04:13Tim PPK Ormawa BEM Psikologi UAD Raih Penghargaan di Abdidaya 2025

TIM PLP UAD Torehkan Prestasi pada Ajang KILAB 2025

12/12/2025/in Prestasi /by Ard

Tiga Tim Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Tim Pranata Laboratorium)

Tiga Tim Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengikuti Diseminasi Nasional Karya Inovasi Laboran (KILAB) dan Peningkatan Kompetensi Tenaga Kependidikan PPLPI Tahun 2025 yang berlangsung pada 4–6 Desember 2025 di Jakarta. Ketiga tim tersebut masing-masing diketuai oleh Devanie Firananda H.A. dari Laboratorium PBI FKIP, Sutan Nur Chamida Tri Astuti dari Laboratorium Riset dan Inovasi Biologi FAST, serta Yoga Dwi Prabowo dari Laboratorium Teknologi Pembelajaran Sains FKIP.

Pada kegiatan tersebut, Direktorat Sumber Daya memberikan penghargaan kepada peserta terbaik dari tiga kategori, yakni Kesehatan, Rekayasa Teknologi, dan Sains. Dari ketiga kategori tersebut, PLP UAD atas nama Yoga Dwi Prabowo berhasil meraih penghargaan pada kategori Sains. Sebelumnya, pada tahun 2024 Yoga juga dinyatakan lolos pendanaan Karya Inovasi Laboran.

Gelaran KILAB 2025 diawali dengan proses seleksi nasional yang dibuka pada Agustus 2025 oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Melalui seleksi yang ketat, tiga tim PLP UAD berhasil lolos dan berhak melanjutkan ke tahap diseminasi nasional.

Tim pertama yang dipimpin Devanie Firananda Happy Agtasia, S.Pd., dengan anggota Isnanisha Karlina dan Khoriah Alfath, mengusung inovasi “ARLingo PlayBook Series”. Inovasi ini berupa kit pembelajaran kosakata Bahasa Inggris berbasis permainan dan Augmented Reality (AR) untuk anak usia dini dengan pendekatan play-based learning dan pengalaman multisensori.

Tim kedua yang diketuai Sutan Nur Chamida Tri Astuti, S.Si., M.Sc., dari FAST bersama Galih Prakoso dan Mahmud Afif, mengembangkan karya berjudul “Rancang Bangun Sistem IoT untuk Pemantauan dan Dekontaminasi Otomatis di Cleanroom Laboratorium”. Sistem ini memanfaatkan ESP32, sejumlah sensor lingkungan, serta aktuator sprayer dan lampu UV untuk mendukung dekontaminasi otomatis.

Sementara itu, tim ketiga yang dipimpin Yoga Dwi Prabowo, S.Pd., dengan anggota Khoirudin Wisnu Mahendra, menghadirkan inovasi “Silent Wave Lab (SWL)”, yaitu alat praktikum gelombang bunyi bagi penyandang disabilitas tunarungu guna mewujudkan pembelajaran fisika yang inklusif. Keikutsertaan ketiga tim PLP UAD dalam KILAB 2025 menjadi wujud komitmen UAD dalam mendorong inovasi laboratorium, peningkatan mutu pendidikan, serta penguatan kompetensi tenaga kependidikan di level nasional. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tiga-Tim-Pranata-Laboratorium-Pendidikan-PLP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Tim-Pranata-Laboratorium.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-12 10:52:462025-12-12 10:52:46TIM PLP UAD Torehkan Prestasi pada Ajang KILAB 2025

IMM FSBK UAD Gelar Diskusi HPT Muhammadiyah

12/12/2025/in Terkini /by Ard

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. IMM FSBK UAD)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan bedah Himpunan Putusan Tarjih (HPT) Muhammadiyah pada Selasa, 25 November 2025, di Lokanusa, Banguntapan, Bantul. Kegiatan ini merupakan program kerja Bidang Tablig, Kajian, dan Keislaman (TKK) IMM FSBK yang ditujukan bagi kader IMM.

Dengan mengangkat tema “Menata Ibadah dan Akhlak Mahasiswa di Kampus Modern”, kegiatan ini bertujuan merespons kegelisahan terkait krisis keislaman dan akhlak di kalangan mahasiswa. Sebagai pemateri, hadir Rizki Fadillah, S.Ag., Kepala Bidang TKK Djazman Al-Kindi Yogyakarta, yang memberikan pemaparan mendalam mengenai ibadah, akhlak, serta relevansinya bagi kehidupan mahasiswa masa kini.

Ketua Bidang TKK IMM FSBK, Ekkawat Sriruenroeng, menyampaikan bahwa kegiatan ini berjalan sukses dengan tingkat partisipasi yang tinggi dari peserta. “Terlihat peserta sangat antusias dalam menyampaikan serta menanggapi keresahan seputar keislaman yang dialami dalam lingkungan kampus. Oleh sebab itu, banyak sekali materi yang dapat didiskusikan dan tercerahkan melalui bedah HPT ini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa forum tersebut mampu menjawab berbagai persoalan keagamaan yang dihadapi mahasiswa melalui diskusi terbuka dan pemahaman yang sistematis. “Alhamdulillah, berbagai keresahan terkait krisis keislaman dapat terjawab dalam bedah HPT ini sehingga persoalan yang dialami teman-teman dapat tercerahkan,” katanya.

Ekkawat berharap kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan pada periode berikutnya sebagai upaya berkelanjutan untuk memperkuat wawasan keislaman dan kesadaran beragama mahasiswa. “Semoga bedah HPT ini dapat diselenggarakan lebih baik lagi di periode yang akan datang. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat meningkatkan keimanan serta sikap kritis terhadap keislaman di lingkungan kampus dan masyarakat,” tutupnya. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ikatan-Mahasiswa-Muhammadiyah-IMM-Fakultas-Sastra-Budaya-dan-Komunikasi-FSBK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-IMM-FSBK-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-12 10:39:312025-12-12 10:39:31IMM FSBK UAD Gelar Diskusi HPT Muhammadiyah

Peringati Milad Muhammadiyah, KKN UAD IV.C.2 Gelar Jalan Sehat dan Senam

11/12/2025/in Terkini /by Ard

Kelompok KKN Alternatif IV.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD) 

Minggu, 30 November 2025, Kelompok KKN Alternatif IV.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan jalan sehat dan senam bagi warga RW 7 Ronodigdayan, Kelurahan Bausasran, Kemantren Danurejan, Kota Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja unggulan yang bertujuan mempererat silaturahmi serta membangun kebersamaan antarmasyarakat, sesuai tema yang diangkat, “Guyub Rukun Mengiringi Langkah Kebersamaan.”

Kegiatan dipusatkan di Joglo Mavista, kediaman Kepala RW 7, dan berlangsung sejak pukul 06.00 hingga 12.00 WIB. Sekitar 80 peserta turut hadir dan mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusias. Salah satu warga, Alif, menyampaikan kesannya, “Kegiatan seperti ini membuat warga dapat berkumpul kembali. Selain menyehatkan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antarwarga.”

Kepala Kampung Ronodigdayan, Ananta Heri Pramono, juga hadir memberikan sambutan dan berpartisipasi dalam jalan sehat serta senam. Ia mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN yang telah menghidupkan kegiatan positif bagi masyarakat. “Kegiatan ini memberi dampak positif bagi warga dan meningkatkan kekompakan. Semoga kegiatan semacam ini dapat dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

Sebelum kegiatan utama dimulai, acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Unit KKN Alternatif IV.C.2, Kepala RW 7, dan Kepala Kampung Ronodigdayan. Selanjutnya, peserta mengikuti senam pagi, jalan sehat mengelilingi wilayah kampung, dan acara ditutup dengan pembagian doorprize yang semakin memeriahkan suasana.

KKN Alternatif IV.C.2 beranggotakan sembilan mahasiswa dari berbagai fakultas UAD. Mereka melaksanakan program pengabdian masyarakat di Masjid Al-Maʿrūf dan wilayah RW 7 Ronodigdayan selama dua bulan, mulai 29 Oktober hingga 29 Desember 2025.

Ketua Unit IV.C.2, Naufal, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kami bersyukur kegiatan ini berjalan lancar dengan dukungan warga dan perangkat kampung. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin karena memberikan banyak manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Kepala RW 7 turut mengungkapkan apresiasinya kepada mahasiswa KKN. “Terima kasih untuk KKN UAD yang sudah menjembatani acara jalan sehat ini. Sudah lama warga RW 7 tidak merasakan suasana kebersamaan dan kekeluargaan seperti ini. Terima kasih juga sudah meninggalkan kesan yang positif dan menyenangkan. Harapannya ke depan lebih banyak kegiatan seperti ini,” ujarnya. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kelompok-KKN-Alternatif-IV.C.2-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD-1.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-11 10:29:082025-12-11 10:29:08Peringati Milad Muhammadiyah, KKN UAD IV.C.2 Gelar Jalan Sehat dan Senam

PSMPB UAD Kirim Relawan untuk Respons Bencana di Aceh, Sumbar, dan Sumut

11/12/2025/in Terkini /by Ard

Gedung Kampus Utama Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Bidang Humas UAD)

Pusat Studi Mitigasi dan Penanggulangan Bencana (PSMPB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam tim Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) DIY mengirimkan tim respons bencana ke Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Pengiriman gelombang pertama dilakukan pada Jumat, 5 Desember 2025, dengan total 25 relawan.

Tim tersebut terdiri atas lima dokter, lima perawat, tujuh personel SAR, dan delapan relawan psikososial. Dari total relawan psikososial, lima di antaranya merupakan mahasiswa UAD dan dua lainnya adalah alumni, yang menunjukkan peran aktif sivitas akademika dalam misi kemanusiaan. Posko utama penanganan bencana ditempatkan di PDM Bireuen, Aceh.

Para relawan dari UAD yang diberangkatkan dalam respons bencana Sumatra di antaranya: Andiko Setyo (Psikologi 2019), Dessen Karunia (FAI 2025), Dimas Muhammad Farhan Farid (Psikologi), Rifki Ramadhan (PAI, Wisuda November 2025), Muhammad Fattah Ar Ridlo (Psikologi, alumni), Galih Nofri Isro’i (PGSD, lulusan 2023), dan Andiko Setya Putra (Psikologi).

Masa tugas gelombang pertama berlangsung hingga 5 Januari 2026, dengan fokus pada layanan medis, evakuasi, pencarian dan pertolongan, serta dukungan pemulihan psikososial bagi penyintas. Keterlibatan relawan dari berbagai disiplin ilmu memperkuat upaya penanggulangan bencana secara komprehensif di wilayah terdampak.

Tim kedua dijadwalkan diberangkatkan pada akhir Desember 2025 dengan estimasi sekitar 50 relawan tambahan. Pengerahan relawan ini menjadi bentuk komitmen UAD dan MDMC DIY dalam mendukung upaya kemanusiaan di wilayah Sumatra yang tengah mengalami situasi darurat akibat bencana. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Gedung-Kampus-Utama-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Bidang-Humas-UAD-1-1.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-11 10:17:542025-12-11 10:17:54PSMPB UAD Kirim Relawan untuk Respons Bencana di Aceh, Sumbar, dan Sumut

Mahasiswa Psikologi UAD Raih Juara I Kumite -67 kg di Kejuaraan Karate Internasional

11/12/2025/in Prestasi /by Ard

Muhammad Sofyan Adhi Nugroho, mahasiswa S-1 Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Muhammad Sofyan)

Muhammad Sofyan Adhi Nugroho, mahasiswa S-1 Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) asal Karawang, Jawa Barat, berhasil membawa pulang Juara I kategori Beginner Senior Kumite Male -67 kg dalam ajang Senkaido Open International Karate Championship Piala Kemenpora RI 2025. Kejuaraan ini berlangsung di Jakarta pada 17–19 Oktober 2025.

Saat ditemui, Sofyan bercerita bahwa ketertarikannya pada karate berawal dari pengalaman masa kecil yang cukup membekas. Ketika duduk di kelas 3 Sekolah Dasar (SD), ia melihat temannya yang tidak bersalah menjadi korban bullying. Momen itu membuatnya meminta kepada orang tuanya untuk diikutkan bela diri. Dari banyak pilihan, ia memilih karate karena melihat bahwa bela diri ini bukan hanya soal kemampuan fisik, tetapi juga seni menguasai diri.

Sofyan juga mengaku bahwa motivasi terbesarnya berasal dari kedua orang tuanya. Baginya, mereka adalah alasan utama untuk terus berkembang, mencoba hal baru, dan memaksimalkan kemampuan diri, baik soft skill maupun hard skill, di dalam maupun di luar perkuliahan.

Menariknya, perjalanan Sofyan menuju kompetisi ini terbilang sangat cepat. Ia baru bergabung dengan UKM Karate UAD pada 5 Oktober 2025 dan hanya beberapa hari kemudian langsung terseleksi oleh senpai-nya untuk ikut bertanding di event berskala internasional tersebut. Dengan waktu persiapan yang sangat terbatas, Sofyan memaksimalkan setiap hari dengan latihan minimal dua jam, mulai dari teori hingga praktik, tentunya diiringi doa agar Allah Swt. melancarkan langkahnya.

Meskipun begitu, perjalanannya tidak sepenuhnya mulus. Sofyan masih berjuang dengan cedera anterior cruciate ligaments (ACL) sejak dua tahun yang lalu di kaki kirinya. “Setiap selesai latihan pasti kram dan nyeri,” ceritanya. Namun, dengan kompres dan obat pereda nyeri, kondisinya bisa kembali stabil.

Ia juga harus meninggalkan perkuliahan selama empat hari sehingga manajemen waktu menjadi tantangan tersendiri. Sofyan mengantisipasinya dengan menyusun skala prioritas: menyelesaikan semua tugas kuliah sebelum latihan, lalu mengulang materi dan mempersiapkan bahan untuk kelas berikutnya setelah selesai berlatih.

Meski penuh tantangan, kemenangan ini terasa sangat berharga bagi Sofyan, apalagi setelah dua tahun vakum dari dunia karate. Rasa syukur dan bahagia memenuhi dirinya saat namanya diumumkan sebagai juara. Sofyan tidak lupa menyampaikan bahwa dukungan dari orang-orang terdekat, mulai dari orang tua, dosen pembimbing, teman kelas, hingga teman seangkatan, sangat membantunya menghadapi proses yang berat ini.

Sofyan membagikan pesan untuk mahasiswa lain yang ingin berprestasi. Menurutnya, hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengenali nilai diri. “Anggap dirimu seperti emas. Di mana pun berada, tetap berharga,” ujarnya. Ia juga mendorong mahasiswa untuk berani mengambil risiko dan mencari pengalaman positif sebanyak mungkin.

“Kalau gagal, selalu ada keberhasilan yang akan datang. Yang penting terus dilakukan dan sungguh-sungguh.” Ia menutup pesannya dengan mengingatkan untuk selalu berpikir positif karena Allah memberikan sesuai dengan prasangka hamba-Nya.

Prestasi Sofyan bukan hanya membanggakan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kesempatan besar bisa datang kapan saja, bahkan dalam persiapan yang singkat, selama seseorang mau berusaha dan tidak berhenti percaya. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Muhammad-Sofyan-Adhi-Nugroho-mahasiswa-S-1-Psikologi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Muhammad-Sofyan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-11 09:59:532025-12-11 09:59:53Mahasiswa Psikologi UAD Raih Juara I Kumite -67 kg di Kejuaraan Karate Internasional

Ilkom UAD Gelar Seminar Edukatif Hari AIDS Sedunia 2025 Bersama Dinas Kesehatan DIY

11/12/2025/in Terkini /by Ard

Seminar Edukatif Hari AIDS Sedunia 2025 oleh Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (Foto. Festyanove)

Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Insight Agency bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan “Seminar Edukatif Hari AIDS Sedunia 2025” di Gedung Amphitarium Kampus IV UAD. Kegiatan ini sukses dilaksanakan pada Senin, 1 Desember 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) Sedunia.

Ketua Pelaksana, Frisca Muthia, menjelaskan bahwa seminar ini mengangkat tema nasional dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI), yaitu “Mengatasi Gangguan, Mengubah Respons AIDS”. Tema tersebut dipilih untuk menyoroti tingginya arus informasi yang tidak akurat, masih kuatnya stigma sosial di masyarakat, serta rendahnya perhatian generasi muda terhadap isu kesehatan reproduksi. Kondisi tersebut membuat misinformasi seputar Human Immunodeficiency Virus (HIV)/AIDS semakin mudah beredar di ruang digital. Melalui tema ini, panitia berharap masyarakat dapat merespons isu AIDS secara lebih rasional, empatik, dan berbasis data.

Persiapan kegiatan berlangsung selama satu bulan melalui koordinasi intensif antara Insight Agency dan Dinas Kesehatan DIY. “Tantangan terbesar terletak pada penyesuaian jadwal narasumber dan bagaimana menghadirkan edukasi HIV/AIDS yang dapat diterima oleh generasi muda, khususnya Gen Z, tanpa menimbulkan rasa takut, stigma, maupun bosan saat acara berlangsung,” jelas Frisca.

Materi seminar disampaikan dalam tiga sesi yang membahas fakta dasar HIV/AIDS, yaitu cara penularan, metode pencegahan, hingga pelurusan berbagai mitos terkait HIV/AIDS yang beredar. Pemateri juga menekankan pentingnya tes HIV/AIDS sedini mungkin serta pemanfaatan layanan kesehatan yang telah difasilitasi pemerintah secara gratis. Selain itu, narasumber menyoroti pentingnya pengurangan stigma terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHIV) dengan penegasan bahwa mereka memiliki hak yang sama untuk hidup sehat, produktif, dan diterima oleh masyarakat. Pesan yang ditekankan adalah prinsip “Jauhi Penyakitnya, Bukan Orangnya”.

Gen Z menjadi audiens utama dalam kegiatan ini karena dinilai sebagai kelompok strategis dalam kampanye kesehatan berbasis digital. Mereka dikenal kritis, adaptif, dan aktif dalam menyebarkan informasi melalui media sosial, tetapi juga rentan terhadap misinformasi. Oleh karena itu, seminar dirancang dengan pendekatan visual dan interaktif yang sesuai dengan karakteristik Gen Z. Pendekatan ini terbukti efektif melalui tingginya antusiasme peserta terhadap sesi diskusi, tanya jawab, dan konseling.

Respons peserta sangat positif. Melalui formulir evaluasi, banyak peserta menilai materi yang disampaikan interaktif dan mudah dipahami. Jumlah peserta mencapai 222 orang. Hal ini menunjukkan bahwa isu HIV/AIDS masih sangat relevan dan penting bagi mahasiswa, terutama bagi mereka yang nantinya akan berperan dalam penyebaran informasi kesehatan di masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, panitia bersama Dinas Kesehatan DIY berencana melanjutkan kampanye melalui penyediaan materi edukatif digital, kampanye lanjutan, serta kemungkinan penyelenggaraan lokakarya tambahan di sekolah maupun perguruan tinggi. Upaya ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan pesan edukasi HIV/AIDS, tidak hanya berhenti pada peringatan satu hari semata. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-Edukatif-Hari-AIDS-Sedunia-2025-oleh-Prodi-Ilmu-Komunikasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-Foto.-Festyanove.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-11 09:50:272025-12-11 09:50:27Ilkom UAD Gelar Seminar Edukatif Hari AIDS Sedunia 2025 Bersama Dinas Kesehatan DIY
Page 26 of 583«‹2425262728›»

TERKINI

  • Mahasiswa UAD Lolos Seleksi Pelatnas Asian Games XX 2026 Cabang Bola Voli Pantai02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis02/04/2026
  • Pesan Mendalam Ekologi dalam Surah Ar-Rahman02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor01/04/2026
  • Memaknai Lailatul Qadar melalui Al-Qur’an01/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top