• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Mahasiswa UAD Raih Juara I Esai Nasional Ajang PIKIR 2026

29/09/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara I esai nasional ajang PIKIR 2026 (Foto. Haisyam)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih Juara I Cabang Esai dalam Pekan Ilmiah dan Kreativitas Remaja (PIKIR) 2026 yang diselenggarakan oleh UKM LKIM-PENA Universitas Muhammadiyah Makassar. Kompetisi tersebut berlangsung di Universitas Muhammadiyah Makassar, Sulawesi Selatan, pada 31 Agustus – 05 September 2026.

Prestasi tersebut diraih oleh tim yang terdiri atas Mohd Haisyam sebagai ketua, serta Rafli Setiawan dan Dio Lutvi Andre sebagai anggota. Ketiganya mengembangkan gagasan dengan menggabungkan latar belakang keilmuan dari program studi yang berbeda melalui inovasi di bidang teknologi kesehatan.

Tim mengangkat gagasan mengenai inovasi surveilans berbasis data pascahujan untuk mengidentifikasi perkembangan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus menggunakan drone. Gagasan tersebut dilatarbelakangi oleh tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia dan berbagai wilayah dunia. Melalui pendekatan Aedes High Risk Score (AHRS), tim mengusulkan pemantauan genangan air pascahujan yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Data hasil pemantauan tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi lokasi yang memiliki risiko menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk, seperti ban bekas, tempat sampah, dan wadah lain yang menampung air hujan. Informasi tersebut selanjutnya diarahkan untuk mendukung kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara lebih terarah.

“Karena kami bertiga berasal dari program studi yang berbeda, kami mencoba menggabungkan ketiga bidang keilmuan tersebut. Dari proses diskusi, kami kemudian mengambil tema teknologi kesehatan dengan fokus pada inovasi surveilans berbasis data pascahujan untuk mengidentifikasi perkembangan nyamuk Aedes melalui drone,” ujar Mohd Haisyam.

Persiapan mengikuti PIKIR 2026 dilakukan selama kurang lebih dua minggu. Selain menyempurnakan gagasan, tim memfokuskan persiapan pada latihan presentasi dan pembuatan prototipe yang digunakan untuk memperkuat penyampaian inovasi di hadapan juri.

Manajemen waktu menjadi salah satu tantangan yang dihadapi tim. Jarak waktu antara tahap persiapan dan babak final membuat anggota tim harus membagi waktu secara cermat agar latihan presentasi dan penyelesaian prototipe dapat dilakukan sesuai kebutuhan kompetisi.

Upaya tersebut berbuah hasil dengan diraihnya Juara I Cabang Esai. Capaian tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi tim karena harus menghadapi peserta lain yang memiliki pengalaman dan prestasi dalam kompetisi sebelumnya.

“Awalnya kami tidak menyangka bisa menjadi juara karena salah satu lawan yang kami hadapi merupakan juara I sebelumnya. Alhamdulillah, kami dapat meraih Juara I Lomba Cabang Esai. Tentunya ini menjadi kebanggaan sekaligus pengalaman berharga bagi kami,” ungkap Mohd Haisyam.

Selain pengalaman berkompetisi, keikutsertaan dalam PIKIR 2026 di Makassar juga memberikan kesempatan bagi tim untuk mengenal lingkungan dan budaya yang berbeda. Berlangsung di luar Pulau Jawa, perjalanan tersebut mempertemukan mereka dengan berbagai pengalaman baru, salah satunya berkunjung ke salah satu lukisan tertua yang ada di dunia.

Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi tim untuk terus mengembangkan kemampuan dan menghasilkan inovasi yang dapat memberikan manfaat lebih luas. Mereka juga menargetkan untuk terus mengikuti kompetisi serta menyempurnakan gagasan yang telah dikembangkan.

“Kami berharap pencapaian ini menjadi batu loncatan untuk terus belajar. Ke depannya, kami ingin membawa inovasi yang lebih baik dan memiliki nilai tambah sehingga dapat memberikan dampak bagi masyarakat,” tutur Mohd Haisyam. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-I-esai-nasional-ajang-PIKIR-2026-Foto.-Haisyam.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-29 09:08:172026-09-29 09:08:17Mahasiswa UAD Raih Juara I Esai Nasional Ajang PIKIR 2026

Tim King Phoenix UAD Juara III Kontes Robot Terbang Indonesia

28/09/2026/in Prestasi /by Ard

Tim King Phoenix Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih Juara III dalam Kontes Robot Terbang Indonesia 2026 (Foto. Tim King Phoenix UAD)

Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan oleh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di kancah nasional. Tim robot terbang kebanggaan UAD, King Phoenix, berhasil mempertahankan gelar Juara III Nasional dalam ajang bergengsi Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) pada Divisi Vertical Take-Off and Landing (VTOL).

Pada kategori ini, robot terbang dituntut untuk menyelesaikan misi dengan tingkat ketelitian yang sangat tinggi. Selain harus lincah bermanuver melewati gerbang rintangan, robot bertugas membawa dan menjatuhkan paket bantuan medis seberat 100 gram tepat di titik sasaran sebelum kembali mendarat. Peningkatan paling mencolok pada robot tahun ini terletak pada kelincahan transisi gerak serta integrasi sistem kamera pintar otomatis (vision system) yang mampu membaca lintasan secara mandiri.

Perwakilan Tim King Phoenix, Regiana Hermawan, mengungkapkan bahwa proses pembuatan robot terbang ini benar-benar dimulai dari nol. Seluruh anggota tim turun tangan langsung memotong rangka bodi, merakit komponen, hingga menyetel sistem kendali robot berulang kali.

“Tantangan terbesarnya ada pada ketelitian. Kami mengulik detail pengaturan sampai ke angka di belakang koma, karena selisih sekecil apa pun bisa langsung mengubah kestabilan terbang robot. Selama persiapan kami juga melakukan uji terbang maraton setiap hari, mulai dari pagi, siang, sore, sampai malam tanpa henti. Begitu selesai terbang, robot langsung dievaluasi, disempurnakan, lalu diuji lagi,” ungkapnya.

Kerja keras tersebut terbukti membuahkan hasil di arena perlombaan. Tim King Phoenix tampil memukau hingga menuai respek tinggi dari tim-tim kampus lain. Salah satu momen paling mendebarkan terjadi saat sesi duel sengit melawan tim Universitas Diponegoro (UNDIP), di mana kedua robot saling adu kecepatan dan ketepatan dengan selisih waktu finis yang sangat tipis, yakni kurang dari setengah detik.

Meski persaingan di lintasan berlangsung sangat ketat, Regiana menegaskan bahwa rasa persaudaraan dan solidaritas antartim di divisi ini tetap terjaga dengan hangat.

“Apresiasi terbesar tentu untuk seluruh teman-teman Tim King Phoenix yang sudah mendedikasikan waktu, tenaga, dan segalanya. Pencapaian ini adalah milik bersama. Kami juga mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak kampus UAD dan dosen pembina yang tiada henti mendampingi langkah kami,” tambah Regiana.

Pencapaian ini kembali membuktikan kualitas dan konsistensi riset teknologi kedirgantaraan yang dikembangkan oleh mahasiswa UAD. Melalui prestasi ini, Tim King Phoenix berkomitmen untuk terus menyempurnakan inovasi robot terbang mereka agar dapat meraih hasil yang lebih tinggi pada kompetisi mendatang. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-King-Phoenix-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-meraih-Juara-III-dalam-Kontes-Robot-Terbang-Indonesia-2026-Foto.-Tim-King-Phoenix-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-28 09:13:052026-09-28 09:13:05Tim King Phoenix UAD Juara III Kontes Robot Terbang Indonesia

Tutup P2K, UAD Adakan UKM Day 2026

28/09/2026/in Terkini /by Ard

 

UKM Day 2026 dalam rangkaian Program Pengenalan Kampus (P2K) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi mengakhiri kegiatan Program Pengenalan Kampus (P2K) tahun 2026 dengan menyelenggarakan UKM Day. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa baru dengan tujuan mengenalkan 16 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di UAD.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H. dalam sambutannya mengatakan UKM Day adalah kegiatan untuk mendekatkan mahasiswa baru dengan UKM.

“Tujuannya agar ke depan mahasiswa tidak hanya belajar secara akademik di ruang kuliah saja, tetapi juga bisa aktif berorganisasi serta mengembangkan minat dan bakatnya melalui UKM.”

Ia menambahkan, UKM menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk bisa menorehkan prestasi. “Di UAD ada berbagai UKM dengan fokus yang berbeda-beda, seperti olahraga, seni, kewirausahaan, jurnalistik, dan sebagainya.”

Gatot berharap, dengan mengikuti kegiatan UKM Day, mahasiswa baru lebih termotivasi untuk bergabung ke dalam UKM serta bisa memaksimalkan potensi diri dan berujung pada meraih prestasi. Hal tersebut senada dengan jargon dari bidang kemahasiswaan UAD “Prestasi Adalah Tradisi Kami”. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/UKM-Day-2026-dalam-rangkaian-Program-Pengenalan-Kampus-P2K-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-28 09:05:392026-09-28 09:05:39Tutup P2K, UAD Adakan UKM Day 2026

Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak

28/09/2026/in Feature /by Ard

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D. (Foto. Humas UAD)

Menuntut ilmu hingga ke jenjang perguruan tinggi bukan sekadar rutinitas mengejar gelar. Pesan itulah yang ditekankan Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D. dalam agenda Good Talk Off Air di Museum Muhammadiyah Kampus IV UAD, Kamis, 24 September 2026. Ia menegaskan bahwa esensi sejati dari belajar adalah kemampuan menyelesaikan persoalan nyata di tengah masyarakat (problem solving).

Namun dalam kenyataannya, apa yang dipelajari di kampus sering kali belum terhubung dengan kebutuhan warga di lapangan. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa yang berulang dari tahun ke tahun menjadi salah satu bukti bahwa banyak persoalan mendasar di desa belum terselesaikan secara berkelanjutan.

“Berapa puluh tahun mahasiswa datang silih berganti KKN di sebuah desa, tetapi masalah sampah dan problem mendasar di kampung itu nyatanya tidak pernah benar-benar tuntas. Di satu sisi, riset akademisi sering kali hanya berhenti di atas kertas tanpa menyentuh persoalan riil masyarakat,” ungkapnya.

Ia melihat pangkal masalahnya terletak pada kebiasaan kerja yang masih terkotak-kotak dan berjalan sendiri-sendiri. Pemerintah daerah berjalan dengan programnya sendiri, kampus sibuk dengan target akademiknya, dan masyarakat bergelut sendirian dengan problem hariannya. Ibarat deretan tiang kabel di pinggir jalan yang saling tumpang tindih tanpa keterpaduan, semua pihak berjalan masing-masing tanpa menyambung ke titik temu yang sama.

Dari kegelisahan itulah, Sayuti menawarkan arah gerak baru melalui tiga pilar kolaborasi konkret. Pertama, menyatukan langkah kampus, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam program multitahun yang berbasis pada misi riil daerah. Kedua, membangun relasi kampus dan industri yang bermakna, bukan sekadar penandatanganan lembaran MoU atau magang formalitas, melainkan perancangan kurikulum bersama yang selaras dengan kebutuhan zaman. Ketiga, meruntuhkan tembok pembatas antarkampus agar perguruan tinggi bisa duduk bersama, saling berjejaring, dan menggagas aksi nyata kolektif seperti KKN bersama demi menyelesaikan persoalan publik.

Di tengah dinamika kebijakan yang kerap berubah, Sayuti menaruh harapan besar di pundak generasi muda untuk berani memutus mata rantai budaya jalan sendiri-sendiri tersebut. Baginya, transformasi pendidikan tidak bisa ditunggu dari atas, melainkan harus dimulai dari fondasi yang paling mendasar, yakni membangun budaya mutu dan menjunjung tinggi kehormatan ilmu pengetahuan.

“Kunci terpenting yang perlu kita bawa pulang adalah prinsip 3M: mulai dari yang kecil, mulai dari diri sendiri, dan mulai saat ini. Bekali anak-anak kita dengan kecakapan learning to learn, kemampuan untuk terus belajar mandiri. Karena hanya dengan menghargai ilmu dan berkolaborasi secara konkret, peradaban bangsa ini dapat benar-benar melangkah maju,” pungkasnya. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dekan-Fakultas-Keguruan-dan-Ilmu-Pendidikan-FKIP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Muhammad-Sayuti-M.Pd_.-M.Ed_.-Ph.D.-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-28 08:56:352026-09-28 08:58:02Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak

Presiden Mahasiswa UAD Tekankan Pentingnya Intelektual yang Berpihak pada Kemanusiaan

28/09/2026/in Terkini /by Ard

 

Muhammad Ilham Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Ana)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyambut ribuan mahasiswa baru melalui Program Pengenalan Kampus (P2K) di Grha Pradipta Jogja Expo Center pada Selasa, 15 September 2026. Di hadapan para Dahlan Muda dan Siti Walidah Muda, Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UAD, Muhammad Ilham, menyampaikan orasi penyambutan yang sarat akan nilai perjuangan dan kepekaan sosial.

Dalam sambutannya, Ilham mengingatkan bahwa dunia perkuliahan tidak boleh hanya direduksi sebagai tempat mengejar ijazah semata. Ia mengajak mahasiswa baru untuk memanfaatkan fase ini sebagai kawah candradimuka dalam membentuk karakter dan kepemimpinan.

“Di atas mimbar ini saya mengucapkan selamat datang kepada Dahlan Muda dan Siti Walidah Muda di kampus Universitas Ahmad Dahlan, dengan segala harapan dan cita-cita. Di sini teman-teman telah memulai awal perjalanan, perjalanan untuk belajar, bertumbuh, dan menemukan jati diri,” katanya.

Lebih lanjut, Ilham menegaskan bahwa identitas mahasiswa UAD memiliki akar sejarah yang kuat dengan semangat pembaharuan K.H. Ahmad Dahlan. Menurutnya, DNA intelektual seorang Dahlan Muda menuntut mereka untuk senantiasa hadir dan peka terhadap dinamika persoalan di tengah masyarakat.

“Kita memiliki DNA intelektual yang dekat dengan realitas, yaitu K.H. Ahmad Dahlan. Oleh karenanya, kita tidak boleh hilang dari denyut masyarakat, karena sejatinya pendidikan adalah memanusiakan manusia.”

Menutup orasinya, Ilham turut membagikan pesan rektor serta mengenalkan peran strategis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) sebagai wadah penempaan kader bangsa yang progresif. IMM adalah ruang terbaik untuk menempa gagasan, kepemimpinan, keberanian, dan keberpihakan kepada kemanusiaan. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Muhammad-Ilham-Presiden-Mahasiswa-Badan-Eksekutif-Mahasiswa-BEM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Ana.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-28 08:49:332026-09-28 08:49:33Presiden Mahasiswa UAD Tekankan Pentingnya Intelektual yang Berpihak pada Kemanusiaan

Mahasiswa PLP-KKN UAD Inisiasi Outdoor Learning di Wisata Alam Goa Kebon

28/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa PLP-KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) inisiasi pembelajaran berbasis rekreasi (Foto. PLP-KKN UAD)

Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan dan Kuliah Kerja Nyata (PLP-KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengajak para peserta didik SD Unggulan Muhammadiyah Krembangan melakukan kegiatan edukasi dan rekreasi di Wisata Alam Goa Kebon, Kulon Progo, pada Kamis, 10 September 2026. Agenda pembelajaran luar kelas (outdoor learning) ini dirancang untuk memberikan suasana belajar yang segar sekaligus mengenalkan keindahan alam secara langsung kepada siswa.

Sebelum memulai petualangan menyusuri kawasan wisata, tim mahasiswa PLP-KKN UAD terlebih dahulu memberikan pengarahan terkait tata tertib dan etika peduli lingkungan. Para siswa diberi pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan lokasi, larangan membuang sampah sembarangan, serta ajakan untuk menjaga vegetasi maupun keasrian formasi alam di sekitar Goa Kebon.

Usai sesi pengarahan, para peserta didik dipandu menyusuri kawasan alam yang asri. Mereka antusias mengamati lingkungan sekitar, menikmati udara sejuk perbukitan, hingga menyaksikan langsung keindahan air terjun alami yang menjadi ikon kawasan wisata tersebut. Suasana belajar dikemas secara interaktif dan santai sehingga siswa dapat berekreasi, bertukar cerita, dan berdiskusi dengan para mahasiswa pendamping tanpa beban.

Guru SD Unggulan Muhammadiyah Krembangan, Adhi Tika, memberikan apresiasi positif atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, pengalaman belajar kontekstual di alam terbuka sangat efektif melengkapi pembelajaran formal di sekolah.

“Kegiatan ini memberikan pengalaman baru yang berkesan bagi anak-anak. Mereka tidak hanya berekreasi melepas penat, tetapi juga belajar mengamati lingkungan secara langsung dan menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya menjaga alam sejak dini,” ujar Adhi.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa PLP-KKN UAD, Arifan, menjelaskan bahwa perpaduan rekreasi dan pembelajaran sains lingkungan ini sengaja diusung agar anak-anak tidak merasa jenuh selama proses transfer pengetahuan.

“Kami ingin menghadirkan proses belajar yang bermakna di luar dinding kelas. Lewat media alam terbuka seperti Goa Kebon, peserta didik diajak memahami bahwa menjaga kelestarian bumi dan mengagumi ciptaan Tuhan bisa dipelajari lewat cara yang sangat menyenangkan,” ungkap Arifan.

Selain menumbuhkan kepekaan ekologis dan rasa ingin tahu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara mahasiswa, guru, dan para murid. Kehadiran mahasiswa PLP-KKN UAD di sekolah mitra diharapkan dapat terus memantik kreativitas model pembelajaran yang adaptif, aplikatif, dan berdampak positif bagi perkembangan karakter peserta didik. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-PLP-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-inisiasi-pembelajaran-berbasis-rekreasi-Foto.-PLP-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-28 08:42:372026-09-28 08:42:37Mahasiswa PLP-KKN UAD Inisiasi Outdoor Learning di Wisata Alam Goa Kebon

UAD Tuan Rumah Good Talk Off Air Yogyakarta, Kupas Arah Sistem Pendidikan Indonesia

25/09/2026/in Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Tuan Rumah Good Talk Off Air Yogyakarta GNFI (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan agenda bincang dan jejaring Good Talk Off Air yang diinisiasi oleh Good News From Indonesia (GNFI) pada Kamis, 24 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Audio Visual Gedung Museum Muhammadiyah Lantai 4 Kampus IV UAD, forum diskusi yang biasanya rutin digelar di Jakarta ini hadir di Yogyakarta dengan mengangkat tema “Mau Dibawa ke Mana Sistem Pendidikan Kita?”. 

Kegiatan diawali dengan opening performance menarik dari Kak Egi Prayoga, seorang pendidik sekaligus storyteller yang membagikan dinamika pengalaman dan potret nyata dunia pendidikan dari kacamata guru honorer. Rangkaian acara kemudian resmi dibuka dengan sambutan Produser Eksekutif GNFI, Febriansyah Tri P., yang dilanjutkan dengan sambutan pihak tuan rumah oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UAD, Prof. Ir. Sunardi, S.T., M.T., Ph.D.

Mewakili Rektor UAD, Wakil Rektor Bidang Akademik UAD, Prof. Ir. Sunardi, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas dipilihnya UAD sebagai episentrum diskusi arah pendidikan ini. Dalam sambutannya, ia menitikberatkan tiga hal fundamental bahwa pendidikan merupakan hak konstitusional setiap warga negara, jalan utama mengubah nasib, serta pilar mencerdaskan kehidupan berbangsa.

Hadir sebagai salah satu narasumber utama, Dewan Pembina Sanggar Anak Alam (SALAM) Yogyakarta, Sri Wahyaningsih, B.Sc., menyoroti pentingnya emansipasi dan kemerdekaan belajar yang sesungguhnya. Ia mengkritisi kurikulum formal yang dinilai kian kaku akibat birokrasi dan cenderung menyeragamkan potensi anak.

“Setiap anak lahir sebagai individu yang unik dan berhak menemukan potensinya sendiri. Mengapa semuanya harus diseragamkan lewat kurikulum dan mata pelajaran yang sama?” tutur Sri Wahyaningsih.

Melalui model PKBM di SALAM, ia menerapkan pendekatan daur belajar berbasis riset kontekstual dan sistem trisentra—yang menyatukan peran orang tua, sekolah, dan masyarakat. Baginya, pendidikan bukanlah sekadar menghafal buku teks atau mengejar angka, melainkan proses memanusiakan manusia. Hal ini terbukti dari anak-anak didiknya yang sejak dini aktif menulis riset, menerbitkan novel mandiri, hingga menarik perhatian puluhan periset dunia.

Kajian ini kian lengkap dengan pandangan Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., yang menekankan pentingnya menumbuhkan budaya mutu serta kemampuan learning to learn di era modern. Melalui forum bincang santai ini, para peserta diajak merefleksikan kembali hakikat dasar pendidikan agar tak terjebak dalam formalitas semata. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Tuan-Rumah-Good-Talk-Off-Air-Yogyakarta-GNFI-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-25 09:45:582026-09-25 09:45:58UAD Tuan Rumah Good Talk Off Air Yogyakarta, Kupas Arah Sistem Pendidikan Indonesia

Dikpora Yogyakarta Gandeng Dosen UAD Perkuat Pembelajaran Bahasa Inggris di Jenjang SD

25/09/2026/in Terkini /by Ard

Dosen UAD, Patria Handung Jaya, pameteri Peningkatan Kapasitas Guru untuk Mengajar Bahasa Inggris Jenjang SD oleh Dikpora Yogyakarta (Foto. Istimewa)

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Guru untuk Mengajar Bahasa Inggris Jenjang Sekolah Dasar (SD) pada 16–17 September 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Picis, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta.

Kegiatan tersebut menjadi upaya untuk memperkuat kompetensi guru dalam mempersiapkan dan melaksanakan pembelajaran Bahasa Inggris yang sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar.

Narasumber kegiatan ini adalah Dr. Patria Handung Jaya, S.Pd., M.A., dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Materi yang diberikan mencakup kesiapan guru dalam mengajarkan Bahasa Inggris kepada siswa SD. Guru juga mendapat penguatan mengenai cara menciptakan suasana belajar yang komunikatif, sederhana, dan menyenangkan bagi siswa.

Salah satu materi yang disampaikan yaitu pentingnya membiasakan penggunaan instruksi sederhana dalam Bahasa Inggris di dalam kelas. Guru didorong untuk menggunakan ungkapan dan instruksi sederhana secara konsisten agar siswa terbiasa mendengar, memahami, serta merespons Bahasa Inggris secara lebih natural dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Mujino, S.Pd., M.Acc., menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas guru perlu diikuti dengan perubahan pola pikir dalam melaksanakan pembelajaran Bahasa Inggris. Menurutnya, guru perlu menciptakan pengalaman belajar yang membuat siswa nyaman, percaya diri, dan menikmati proses pembelajaran.

“Pola pikir guru dalam mengajar Bahasa Inggris perlu diarahkan agar pembelajaran dapat berlangsung dengan nyaman dan menyenangkan bagi siswa. Dengan suasana yang positif, siswa akan lebih berani untuk mendengar, mencoba, dan merespons Bahasa Inggris tanpa merasa terbebani,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan guru SD di Kota Yogyakarta dalam mengembangkan pembelajaran Bahasa Inggris yang kontekstual, komunikatif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik anak usia sekolah dasar, sehingga mampu memberikan pengalaman yang bermakna bagi peserta didik. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dosen-UAD-Patria-Handung-Jaya-pameteri-Peningkatan-Kapasitas-Guru-untuk-Mengajar-Bahasa-Inggris-Jenjang-SD-oleh-Dikpora-Yogyakarta-Foto.-Istimewa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-25 09:37:372026-09-25 09:37:37Dikpora Yogyakarta Gandeng Dosen UAD Perkuat Pembelajaran Bahasa Inggris di Jenjang SD

Mahasiswa PLP-KKN UAD Adakan Penghijauan di SD Muhammadiyah Krembangan

25/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa PLP-KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan penghijauan di SD Muhammadiyah Krembangan (Foto. PLP-KKN UAD)

Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan dan Kuliah Kerja Nyata (PLP-KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar aksi penghijauan di lingkungan SD Unggulan Muhammadiyah Krembangan, Kulon Progo, pada Rabu, 9 September 2026. Kegiatan ini diinisiasi sebagai wujud kepedulian mahasiswa terhadap kelestarian lingkungan sekolah sekaligus ikhtiar menciptakan suasana belajar yang lebih asri, sejuk, dan nyaman bagi warga sekolah.

Aksi penghijauan tersebut melibatkan kolaborasi langsung antara mahasiswa PLP-KKN UAD, dewan guru, dan peserta didik. Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi edukasi interaktif mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup. Mahasiswa menjelaskan fungsi vegetasi dalam menyaring udara, menurunkan suhu mikro di sekitar ruang kelas, serta mempercantik tata ruang sekolah.

Usai mendapatkan pengantar edukasi, para siswa diajak mempraktikkan langsung teknik penanaman dan perawatan tanaman di area yang telah disiapkan. Didampingi oleh mahasiswa, para siswa tampak antusias belajar menggemburkan tanah, memasukkan bibit ke dalam media tanam, hingga menyiramnya secara teratur. Melalui praktik langsung ini, siswa tidak hanya belajar mencintai lingkungan, tetapi juga dilatih memiliki rasa tanggung jawab dan kerja sama.

Kepala SD Unggulan Muhammadiyah Krembangan, Rini Utami, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif yang dilakukan oleh para mahasiswa UAD. Menurutnya, metode pembelajaran berbasis aksi nyata ini sangat relevan untuk membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini.

“Kegiatan penghijauan ini sangat positif karena anak-anak dapat belajar secara konkret tentang pentingnya menjaga alam. Kami berharap tanaman yang sudah ditanam dapat terus dirawat bersama dan menjadi bagian dari wajah sekolah yang semakin asri,” ungkap Rini.

Hal senada diutarakan oleh salah satu perwakilan dewan guru, Adhi Tika. Ia mengamati antusiasme tinggi dari para siswa selama kegiatan berlangsung. “Peserta didik tidak sekadar mendengarkan materi, melainkan ikut andil menanam dan merawatnya secara langsung. Harapannya, kebiasaan baik menjaga keasrian ini dapat mereka bawa dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan rumah,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa PLP-KKN UAD, Arifan, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai kontribusi nyata dan berkelanjutan selama masa pengabdian mereka di sekolah mitra. “Kami ingin mengajak adik-adik memahami bahwa aksi melestarikan bumi bisa dimulai dari hal paling sederhana, seperti menanam dan merawat satu pohon bersama-sama,” tuturnya.

Melalui program penghijauan ini, mahasiswa PLP-KKN UAD berharap kebiasaan merawat ruang terbuka hijau di sekolah dapat terus dirawat oleh seluruh warga sekolah. Lebih dari sekadar menanam pohon, kegiatan ini menjadi modal penting dalam menumbuhkan kesadaran ekologis generasi muda demi mewujudkan sekolah sehat dan ramah lingkungan. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-PLP-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-penghijauan-di-SD-Muhammadiyah-Krembangan-Foto.-PLP-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-25 09:30:292026-09-25 09:30:29Mahasiswa PLP-KKN UAD Adakan Penghijauan di SD Muhammadiyah Krembangan

Mahasiswa PLP-KKN UAD Edukasi Pengelolaan Sampah di SMAN 1 Piyungan

25/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa PLP-KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dukung program adiwiyata melalui edukasi pengelolaan sampah di SMAN 1 Piyungan (Foto. KKN)

Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan Kuliah Kerja Nyata (PLP-KKN)  Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan lokakarya pemilahan sampah dan pembuatan pupuk organik cair (POC) di SMA Negeri 1 Piyungan, pada Jumat, 4 September 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh 45 siswa yang terdiri atas tiga perwakilan dari setiap kelas X, XI, dan XII.

Kegiatan dibuka oleh Faza Warda Nadilla, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling, selaku pembawa acara. Selanjutnya, Kepala SMA Negeri 1 Piyungan, Bekti Mulatsih, S.Pd., M.Pd., memberikan pengarahan kepada peserta. Ia mengajak siswa untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Bekti juga berharap program yang diinisiasi mahasiswa PLP-KKN UAD dapat berkelanjutan dan mendukung pelaksanaan Program Adiwiyata di sekolah.

“Anak-anak perlu mengikuti pelatihan ini dengan baik dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh. Kami berharap program dari mahasiswa KKN UAD dapat terus berkelanjutan serta mendukung pelaksanaan program Adiwiyata di sekolah,” ujarnya.

Memasuki sesi materi, Tiara Amanda, mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, menyampaikan edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah. Siswa dikenalkan pada cara memilah sampah berdasarkan jenisnya serta manfaat pengelolaan sampah yang tepat bagi kebersihan dan kelestarian lingkungan. Selain itu, sampah yang telah dipilah berpotensi dimanfaatkan kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Dwi Ayu Teguh Pambudi mengenai pembuatan POC. Ia menjelaskan bahwa limbah organik rumah tangga, seperti sisa sayuran dan buah-buahan, dapat diolah menjadi pupuk yang bermanfaat bagi tanaman. Pengolahan tersebut menjadi salah satu upaya untuk mengurangi limbah sekaligus mengenalkan pemanfaatan bahan organik kepada siswa.

Setelah penyampaian materi, peserta mengikuti praktik pembuatan POC secara berkelompok. Sebanyak 45 siswa dibagi menjadi sembilan kelompok, dengan setiap kelompok didampingi oleh satu mahasiswa PLP-KKN UAD sebagai fasilitator. Menggunakan bahan organik yang telah disiapkan, siswa mempraktikkan tahapan pembuatan POC sambil berdiskusi dan bertukar pengetahuan dengan pendamping.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan praktik berlangsung. Asry, siswa kelas X E-5, mengungkapkan bahwa lokakarya tersebut memberikan pengalaman baru dalam mengolah limbah rumah tangga. “Saya jadi tahu cara memanfaatkan limbah dapur untuk dibuat menjadi pupuk POC. Besok adakan workshop lagi ya, Kak! Kegiatannya menyenangkan,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa PLP-KKN UAD dalam mendukung pengembangan budaya peduli lingkungan di SMA Negeri 1 Piyungan. Melalui edukasi dan praktik langsung, siswa diharapkan mampu menerapkan kebiasaan memilah sampah serta memanfaatkan limbah organik secara bijak, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-PLP-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dukung-program-adiwiyata-melalui-edukasi-pengelolaan-sampah-di-SMAN-1-Piyungan-Foto.-KKN.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-25 09:24:342026-09-25 09:24:34Mahasiswa PLP-KKN UAD Edukasi Pengelolaan Sampah di SMAN 1 Piyungan
Page 3 of 592‹12345›»

TERKINI

  • Prodi BK UAD Pererat Kebersamaan melalui Camp Counseling 202606/10/2026
  • Staf Perpustakaan UAD Dinyatakan Kompeten dalam Uji Sertifikasi Profesi06/10/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Olah Limbah Plastik Menjadi Produk Bernilai Jual06/10/2026
  • Ketua Kolegium Farmasi Indonesia Dorong Apoteker Baru Buktikan Kompetensi di Lapangan06/10/2026
  • Mahasiswa Prodi Gizi UAD Adakan Program Pegas untuk Cegah Stunting05/10/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026
  • Pustakawan UAD Raih Prestasi di IPI Awards DIY 202629/09/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Esai Nasional Ajang PIKIR 202629/09/2026
  • Tim King Phoenix UAD Juara III Kontes Robot Terbang Indonesia28/09/2026

FEATURE

  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026
  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top