• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Dosen Farmasi UAD Edukasi DAGUSIBU Obat dan Kosmetik di Pulau Jeju, Korea Selatan

26/08/2026/in Terkini /by Ard

Dosen Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) edukasi DAGUSIBU obat dan kosmetik di Pulau Jeju, Korea Selatan (Foto. Iis Wahyuningsih)

Dosen Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melanjutkan program pengabdian masyarakat (PkM) tentang edukasi DAGUSIBU di Pulau Jeju, Korea Selatan. Kegiatan ini diselenggarakan di Masjid Baiturrahman bekerja sama dengan komunitas Muslim Jeju pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Ketua PkM, Dr. apt. Iis Wahyuningsih, M.Si., mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai kelanjutan dari edukasi daring sebelumnya sekaligus membawa pembahasan lebih dekat dengan komunitas. Dalam kegiatan lanjutan ini, pembahasan diperluas ke aspek DAGUSIBU berikutnya, yaitu menyimpan dan membuang obat dengan tepat.

“Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program daring kami sebelumnya mengenai cara mendapatkan dan menggunakan obat dengan benar. Dengan bertemu langsung dengan komunitas di Jeju, kami berharap informasi yang disampaikan menjadi lebih praktis dan lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Iis.

Selain itu, kegiatan ini juga memperkenalkan DAGUSIBU kosmetik, mengingat pentingnya peran produk kosmetik dalam kehidupan sehari-hari. Kosmetik digunakan secara luas oleh berbagai kalangan dan kelompok usia, sehingga penting bagi konsumen untuk memahami cara memilih, menggunakan, menyimpan, dan membuang produk kosmetik secara aman dan bertanggung jawab.

Ia menambahkan bahwa topik kosmetik disertakan untuk menjawab kebutuhan sehari-hari komunitas tersebut.

“Kosmetik banyak digunakan di Korea, jadi kami merasa DAGUSIBU tidak terbatas pada obat-obatan saja. Masyarakat juga perlu mengetahui cara memilih, menggunakan, menyimpan, dan membuang produk kosmetik dengan tepat,” ungkapnya.

Setelah penyampaian materi, peserta secara aktif mengajukan pertanyaan dan terlibat dalam diskusi mengenai topik yang dibahas. Banyak pertanyaan berfokus pada situasi yang mereka hadapi sehari-hari, termasuk cara menyimpan obat dengan benar, penanganan obat yang tidak terpakai atau kedaluwarsa, serta cara memilih dan menggunakan produk kosmetik secara aman. Diskusi tersebut menjadikan sesi lebih interaktif dan memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertanya tentang hal-hal praktis secara langsung dengan narasumber.

Komunitas Muslim Jeju menyambut baik kelanjutan program ini. Yoga, yang mewakili komunitas tersebut, menyatakan bahwa topik-topik yang dibahas sangat relevan dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Topik-topik ini sangat dekat dengan kebutuhan sehari-hari kita. Kita menggunakan obat-obatan dan kosmetik, namun terkadang kita kurang memperhatikan bagaimana cara penyimpanan, penggunaan, atau pembuangannya yang tepat. Program ini memberikan informasi praktis yang dapat kami bagikan kepada keluarga dan komunitas kami,” ujar Yoga.

Ke depannya, Iis berharap kerja sama antara Fakultas Farmasi UAD dan komunitas Muslim Jeju dapat terus berlanjut melalui kegiatan edukasi yang lebih rutin dan relevan.

“Kami berharap ini bukan sekadar kegiatan sekali jalan. Di masa mendatang, kami ingin terus membangun kerja sama dengan komunitas Muslim di Jeju serta mengembangkan berbagai program edukasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung pemahaman dan penerapan perilaku hidup yang aman dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” kata Iis.

Yoga juga menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat diperluas di masa depan.

“Kami berharap kerja sama semacam ini dapat terus berlanjut, dengan lebih banyak topik dan kegiatan yang bermanfaat bagi komunitas Muslim di Jeju,” ujarnya.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan informasi yang praktis dan relevan, tetapi juga membuka ruang dialog dan memperkuat interaksi dalam upaya membangun kolaborasi yang berkelanjutan. Fakultas Farmasi UAD berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkembang melalui berbagai program edukasi kesehatan yang bermanfaat bagi komunitas Muslim di Korea Selatan. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dosen-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-edukasi-DAGUSIBU-obat-dan-kosmetik-di-Pulau-Jeju-Korea-Selatan-Foto.-Iis-Wahyuningsih.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-26 08:34:042026-08-26 08:34:04Dosen Farmasi UAD Edukasi DAGUSIBU Obat dan Kosmetik di Pulau Jeju, Korea Selatan

Dosen Farmasi UAD Berdayakan Guru Thailand Selatan melalui Inovasi Herbal Wedang Uwuh

26/08/2026/in Terkini /by Ard

 

Dosen Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berdayakan guru thailand selatan melalui inovasi herbal wedang uwuh (Foto. Ichwan Ridwan)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali memperkuat kiprahnya di tingkat internasional melalui program pengabdian kepada masyarakat. Dosen Fakultas Farmasi UAD, apt. Ichwan Ridwan Rais, M.Sc., Ph.D., melaksanakan program pengabdian masyarakat mandiri di Sangkhom Wittaya Islamic School, Sadao, Songkhla, Thailand Selatan, pada Selasa 11 Agustus 2026.

Kegiatan yang menjadi bagian dari agenda pendampingan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Thailand tersebut menyasar para guru sebagai mitra utama. Program berfokus pada pemberdayaan melalui pelatihan pembuatan Wedang Uwuh, minuman herbal tradisional khas Yogyakarta yang memanfaatkan berbagai rempah dan bahan alami.

Wedang Uwuh merupakan minuman tradisional yang terdiri atas sejumlah rempah, seperti jahe (Zingiber officinale), kayu secang (Caesalpinia sappan), kayu manis (Cinnamomum verum), cengkih (Syzygium aromaticum), kapulaga, dan gula batu. Perpaduan bahan tersebut mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti flavonoid dan senyawa fenolik, yang dikenal memiliki aktivitas antioksidan.

Pemilihan guru sebagai sasaran program didasarkan pada peran strategis mereka sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Melalui pelatihan tersebut, para guru diharapkan tidak hanya mampu menerapkan pengetahuan tentang herbal secara mandiri, tetapi juga meneruskannya kepada siswa, keluarga, serta komunitas di sekitarnya.

Pelatihan dilaksanakan melalui dua tahapan. Tahap pertama berupa pembekalan teori mengenai identifikasi bahan, profil fitokimia, serta manfaat dari berbagai komponen Wedang Uwuh. Selanjutnya, peserta mengikuti lokakarya interaktif melalui praktik langsung, mulai dari pemilihan bahan baku, pengeringan secara higienis, hingga standardisasi formulasi agar kualitas produk tetap terjaga.

Menariknya, peserta juga didorong untuk mengembangkan inovasi dengan memanfaatkan tanaman obat lokal yang tersedia di Thailand Selatan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuat pengetahuan yang diperoleh lebih mudah diterapkan secara berkelanjutan sesuai dengan potensi sumber daya setempat.

Hasil evaluasi menunjukkan para guru mampu memahami materi sekaligus mempraktikkan proses pembuatan, pengeringan, dan penyajian minuman herbal secara mandiri. Selain menjadi sarana transfer pengetahuan kesehatan, program ini juga membuka peluang pengembangan produk herbal sebagai bagian dari potensi ekonomi sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, Fakultas Farmasi UAD tidak hanya memperluas edukasi mengenai pemanfaatan herbal, tetapi juga mendorong pertukaran pengetahuan dan budaya antara Indonesia dan Thailand. Program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan produk herbal berbasis potensi lokal yang dapat memberikan manfaat kesehatan sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dosen-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-berdayakan-guru-thailand-selatan-melalui-inovasi-herbal-wedang-uwuh-Foto.-Ichwan-Ridwan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-26 08:27:392026-08-26 08:27:39Dosen Farmasi UAD Berdayakan Guru Thailand Selatan melalui Inovasi Herbal Wedang Uwuh

15 Mahasiswa KKN AB XIII UAD Bantu Pemulihan Pascagempa di Manggarai Barat

24/08/2026/in Terkini /by Ard

 

Mahasiswa KKN AB XIII UAD Bantu Pemulihan Pascagempa di Manggarai Barat (Foto. KKN AB XIII)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerjunkan 15 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Anak Bangsa (KKN AB) Periode XIII ke Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Pengabdian berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Agustus hingga 13 September 2026, dengan fokus yang disesuaikan pada misi kemanusiaan pascagempa.

KKN Anak Bangsa merupakan program pengabdian UAD di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang melibatkan mahasiswa dari organisasi otonom Muhammadiyah, yakni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Hizbul Wathan (HW), dan Tapak Suci (TS). Program yang pertama kali dilaksanakan pada 2016 tersebut kini memasuki periode ke-13.

Penerjunan mahasiswa berlangsung melalui upacara adat Manggarai di Kantor Desa Cunca Wulang, Minggu 16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Pemerintah Desa Cunca Wulang, tokoh adat, tokoh masyarakat, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mbeliling, serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Manggarai Barat.

Kepala Desa Cunca Wulang, Pius Suparjo Sadu, menyambut kehadiran mahasiswa dan berharap mereka dapat berkolaborasi dengan pemerintah desa serta masyarakat. Ia juga meminta agar misi kemanusiaan menjadi bagian dari program tematik KKN karena mahasiswa hadir tidak lama setelah gempa melanda wilayah Nusa Tenggara Timur.

“Dikarenakan mahasiswa hadir ketika gempa baru saja terjadi, kami berharap dapat ditambahkan misi kemanusiaan sebagai program tematik KKN,” ujar Pius.

Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026 mendorong mahasiswa bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) melakukan penyesuaian terhadap program kerja yang telah dirancang sebelumnya. DPL KKN AB XIII UAD, Yahya Hanafi, mengatakan penyesuaian dilakukan agar program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan masyarakat pascabencana.

“Program-program KKN mahasiswa akan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi pascabencana. Mahasiswa KKN AB XIII diharapkan tidak hanya menjalankan program akademik, tetapi juga menjadi bagian dari relawan Muhammadiyah yang berada di bawah koordinasi MDMC,” jelas Yahya.

Sejumlah program tanggap bencana disiapkan, meliputi asesmen dampak gempa, pendataan kebutuhan dasar warga, pendampingan psikososial, serta edukasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di lembaga pendidikan Desa Cunca Wulang. Pendekatan psikososial menjadi salah satu perhatian utama untuk membantu masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, menghadapi dampak emosional pascabencana.

Program KKN juga diarahkan pada peningkatan kapasitas masyarakat dan pendidikan kebencanaan agar manfaat pengabdian dapat berkelanjutan. Pemerintah desa, tokoh adat, Muhammadiyah, dan masyarakat turut berkomitmen mendampingi mahasiswa dengan memperhatikan aspek keselamatan selama kegiatan berlangsung.

Melalui pendekatan psikososial, edukasi kebencanaan, dan pemberdayaan masyarakat, KKN AB XIII UAD membawa semangat “ilmu amaliah, amal ilmiah”. Kehadiran 15 mahasiswa diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Cunca Wulang dalam proses pemulihan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana dan mengembangkan potensi desa secara berkelanjutan. (dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-AB-XIII-UAD-Bantu-Pemulihan-Pascagempa-di-Manggarai-Barat-Foto.-KKN-AB-XIII.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-24 08:57:382026-08-24 08:57:3815 Mahasiswa KKN AB XIII UAD Bantu Pemulihan Pascagempa di Manggarai Barat

Respons Cepat Pasca-Gempa, Mahasiswa KKN UAD Bantu Warga Cunca Wulang

24/08/2026/in Terkini /by Ard

KKN Anak Bangsa Periode XIII Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Asesmen Warga Terdampak Gempa (Foto. Ika)

Gempa yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong mahasiswa KKN Anak Bangsa (KKN AB) Periode XIII Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk menyesuaikan program pengabdian dengan kondisi warga. Sejak 18 Agustus 2026, mahasiswa bersama Pemerintah Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, melakukan asesmen ke rumah-rumah warga terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi masyarakat sekaligus memetakan kebutuhan pascabencana.

Selain mendata kondisi rumah warga, tim juga menyisir sejumlah fasilitas umum, termasuk masjid dan gereja yang terdampak. Data yang diperoleh kemudian dikoordinasikan dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Manggarai Barat untuk membantu proses pendataan dan penyaluran bantuan secara lebih tepat.

Kondisi lapangan yang terus berubah membuat mahasiswa harus menyesuaikan program kerja yang sebelumnya telah disusun. Ketua Koordinator KKN AB XIII UAD, M. Farel Naufalino, mengatakan bahwa perubahan tersebut dilakukan karena kebutuhan masyarakat saat ini lebih mendesak. “Setelah melihat langsung situasi di lapangan, masyarakat saat ini jauh lebih membutuhkan program pendampingan psikososial serta mitigasi bencana guna mengurangi dampak trauma,” ujar Farel.

Meski fokus KKN sementara diarahkan pada respons kebencanaan, program kerja lainnya tetap akan dijalankan dengan menyesuaikan kondisi masyarakat. Farel menjelaskan bahwa program individu maupun program tematik nonkebencanaan tidak ditinggalkan, tetapi pola pelaksanaannya dibuat lebih fleksibel mengikuti perkembangan pemulihan desa.

Gerak cepat mahasiswa juga mendapat apresiasi dari Kepala Desa Cunca Wulang, Pius Suparjo Sadu. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa membantu pemerintah desa memperoleh data yang lebih lengkap mengenai kondisi rumah warga maupun fasilitas umum. “Akurasi data dari asesmen ini sangat krusial bagi kami pemerintah desa. Dengan adanya bantuan tenaga dari adik-adik mahasiswa, proses pelaporan ke tingkat kabupaten menjadi jauh lebih cepat dan terstruktur,” ungkap Pius.

Kolaborasi antara mahasiswa KKN UAD, Pemerintah Desa Cunca Wulang, dan MDMC Manggarai Barat diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemulihan warga, baik dari sisi fisik maupun psikologis. Melalui pendataan yang valid dan pendampingan yang berkelanjutan, upaya penanganan pascabencana di Desa Cunca Wulang diharapkan dapat berjalan lebih sistematis hingga masyarakat kembali pulih. (doc/Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Anak-Bangsa-Periode-XIII-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Asesmen-Warga-Terdampak-Gempa-Foto.-Ika.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-24 08:15:102026-08-24 08:15:10Respons Cepat Pasca-Gempa, Mahasiswa KKN UAD Bantu Warga Cunca Wulang

Tim PPK Ormawa RDC UAD Semarakkan HUT RI ke-81 di Bantul

24/08/2026/in Terkini /by Ard

Tim PPK Ormawa RDC Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Semarakkan HUT RI ke-81 di Bantul (Foto. PPKO RDC UAD)

Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu kental di Padukuhan Karangtengah, Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, pada Minggu, 16 Agustus 2026. Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi warga, tetapi juga dimeriahkan oleh kehadiran Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Robotic Development Community (RDC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB ini diinisiasi oleh AMMI, selaku organisasi kepemudaan atau Karang Taruna Padukuhan Karangtengah. Ratusan warga dari RT 01 hingga RT 06, bersama Ibu-Ibu PKK, tumpah ruah mengikuti serangkaian acara, mulai dari senam massal, tradisi dahar (makan) bubur bersama, hingga pembagian hadiah undian senam sehat dan pemeriksaan mata gratis.

Kepala Padukuhan Karangtengah, Sumardiyono, turut hadir dan memberikan sambutannya dalam kegiatan tersebut. Suasana perayaan kian meriah dengan digaungkannya slogan “Menang Kalah Tetap Karang Tengah”, yang merepresentasikan kekompakan serta persaudaraan warga setempat.

Acara ini juga diramaikan dengan bazar sayur murah dan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) warga sekitar. Kehadiran bazar menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempromosikan dan memasarkan berbagai produk lokal, di antaranya Kedai Girli by Bu Elly, Khaistories by Bu Anisa RT 03, Pecel dan Thiwul by Bu Zumaroh, Mayuma Kitchen by Pak Ardymas, Keset dan Aksesoris by Bu Aisyah, serta Bakso Tusuk Kuah by Bu Annisa RT 02.

Di tengah semarak kemerdekaan tersebut, Tim PPK Ormawa RDC UAD turut memeriahkan acara dengan menggelar lokakarya robotika. Mahasiswa UAD menampilkan ragam inovasi teknologi melalui Tim Al-Jazari dan Tim R-Squad. Salah satu yang paling menarik perhatian warga adalah Robot Nawasena, yang sengaja diperkenalkan sebagai solusi pertanian cerdas di Karangtengah.

Tidak hanya mendemonstrasikan robot, mahasiswa UAD juga mensosialisasikan platform website program PPK Ormawa kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa ini memberikan pengalaman baru bagi warga untuk melihat langsung wujud fisik teknologi robotika sekaligus mengenal inovasi pemberdayaan yang sedang dikembangkan di desa mereka.

Kegiatan tersebut sukses menjadi wadah yang multifungsi; tidak sekadar memperingati kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana promosi teknologi tepat guna dari mahasiswa UAD, menjaga kesehatan warga, mendukung UMKM lokal, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan semangat gotong royong. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PPK-Ormawa-RDC-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Semarakkan-HUT-RI-ke-81-di-Bantul-Foto.-PPKO-RDC-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-24 08:03:142026-08-24 08:03:14Tim PPK Ormawa RDC UAD Semarakkan HUT RI ke-81 di Bantul

UAD Gelar Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW 2026

24/08/2026/in Terkini /by Ard

Pengajian peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW yang dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, Badan Pembina Harian (BPH), dosen, serta tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan UAD. Pengajian ini mengusung tema “Meneladani Nabi: Menjaga Keistikamahan dalam Ibadah, Merawat Kesehatan dalam Bekerja”. Acara ini dilaksanakan pada Jumat, 21 Agustus 2026, bertempat Aula Masjid Islamic Center dan disiarkan langsung melalui kanal YoTube @LPSI UAD setelah pelaksanaan salat Asar berjamaah.

Rangkaian acara diawali dengan laporan Kepala LPSI UAD terkait evaluasi dan penilaian Indeks Kinerja Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) pegawai yang mencakup enam aspek diantaranya refreshing (senam, lari, jalan sehat), hafalan, kehadiran pengajian universitas, kehadiran pengajian unit kerja fakultas, keaktifan di persyarikatan, serta kontribusi di persyarikatan. Selain itu, dilaporkan pula capaian penghimpunan dana ZIS Lazismu UAD periode Januari hingga Juli sebesar Rp1.528.234.067, penyaluran beras sebanyak 13.895 kg bagi 556 penerima manfaat, pentasyarufan Beasiswa Sang Surya, program bantuan air bersih, hingga aksi penggalangan dana gempa NTT.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T., menyampaikan apresiasi atas kehadiran jemaah sekaligus menekankan pentingnya kenyamanan hati dalam lingkungan kerja. “Kalau kita di kampus sudah bisa memberikan situasi yang nyaman, menyenangkan, dan menentramkan hati, diharapkan di rumah bisa memperoleh hal yang sama sehingga berdampak positif bagi peningkatan kinerja kita,” tutur Prof. Muchlas.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan simbolis Beasiswa Sang Surya oleh Rektor UAD kepada perwakilan mahasiswa penerima dari berbagai program studi.

Pada sesi inti, tausiah disampaikan mengenai pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW, merawat kesehatan tubuh saat bekerja (melalui aktif bergerak, menjaga pola makan, dan tidur yang cukup), serta menanamkan etos kerja profesional berdasarkan prinsip itqan dan empat sifat wajib rasul (siddiq, amanah, tabligh, dan fathonah). Acara ditutup dengan pengumuman infak pengajian dan ramah tamah menikmati hidangan bersama. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pengajian-peringatan-Maulid-Nabi-Muhammad-saw.-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-24 07:53:452026-08-24 07:53:45UAD Gelar Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW 2026

UAD Resmikan Gym dengan Semangat Move, Grow, dan Inspire

20/08/2026/in Terkini /by Ard

Peresmian gym Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar acara Doa Bersama dalam rangka Pembukaan Gym UAD yang berlangsung di Kampus V UAD pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kegiatan yang diinisiasi oleh Dekan FKIP UAD, Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., tersebut menjadi bagian dari upaya UAD dalam mendukung kesehatan fisik sivitas akademika, khususnya dosen dan tenaga kependidikan (tendik).

Gym UAD didukung oleh Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) UAD dan dikelola oleh FKIP di bawah koordinasi Universitas Ahmad Dahlan. Fasilitas tersebut hadir sebagai ruang kebugaran yang dapat dimanfaatkan oleh dosen dan tendik UAD untuk menjaga kesehatan fisik sekaligus kesehatan mental.

Dalam sambutannya, Muhammad Sayuti menyampaikan bahwa keberadaan Gym UAD merupakan bagian dari program tim kerja wellbeing yang telah dikembangkan FKIP. Program tersebut mencakup berbagai aktivitas kebugaran yang telah terlaksana, seperti yoga, senam, dan badminton.

“Tim wellbeing ini sudah beberapa tahun kita hadirkan untuk memberi ruang dan fasilitas agar dosen dan tenaga kependidikan itu sehat lahir batin. Jadi, kita berkewajiban mendukung agar pegawai UAD itu badannya sehat,” ungkapnya.

Muhammad Sayuti juga menyampaikan apresiasi kepada PPG UAD dan universitas atas dukungan yang diberikan sehingga Gym UAD dapat diwujudkan. Menurutnya, respons terhadap fasilitas tersebut cukup positif. Hal ini terlihat dari jumlah anggota bulanan yang telah mencapai sekitar 35 orang serta tingkat kunjungan yang cukup tinggi meskipun gym belum secara resmi dibuka.

Ia berharap keberadaan Gym UAD dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas. Beliau berharap fasilitas baru ini dapat menjadi ruang bagi pegawai UAD untuk menjaga kesehatan secara berkelanjutan

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia UAD, Dr. Norma Sari, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kualitas sumber daya manusia. Hal ini sesuai dengan tagline yang diusung Gym UAD.

“Gym ini memiliki tiga semboyan, yaitu move, grow, dan inspire. Move berarti kita harus bergerak, bukan hanya pikirannya, tetapi juga badannya. Grow berarti pikiran harus tumbuh, begitu pula dengan kesehatan. Inspire artinya kita harus bisa menginspirasi orang lain agar turut berupaya menjaga kesehatan,” ujarnya.

Dr. Norma juga mengingatkan agar pemanfaatan Gym UAD tetap dilakukan secara seimbang dengan tanggung jawab pekerjaan. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu sivitas akademika mengelola prioritas sehingga kewajiban pekerjaan tetap berjalan, sementara kesehatan juga tetap terjaga.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng serta pengangkatan barbel secara simbolis oleh jajaran pimpinan UAD. Prosesi tersebut menjadi penanda dibukanya Gym UAD secara resmi dan sekaligus menggambarkan semangat menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Prof. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T., IPM. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi berkeliling dan melihat secara langsung fasilitas Gym UAD. Melalui hadirnya fasilitas ini, UAD berharap dosen dan tendik dapat memanfaatkannya sebagai ruang untuk menjaga kebugaran dan kesehatan dalam mendukung aktivitas di lingkungan kampus. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Peresmian-gym-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-20 11:58:472026-08-20 11:58:47UAD Resmikan Gym dengan Semangat Move, Grow, dan Inspire

Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional

20/08/2026/in Prestasi /by Ard

Hana Lin Zakiyah Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) peraih tiga kejuaraan nasional (Foto. Hana)

Prestasi membanggakan diraih Hana Lin Zakiyah mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan meraih tiga penghargaan dalam Lomba Video Kreatif, Presentasi Oral, dan Poster Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD. Hana meraih Juara II Short Video Kelas A, Juara I Poster Subtema Pendidikan Berkemajuan Kelas A, serta Juara Harapan I Presentasi Oral Subtema Sosial, Sastra, dan Budaya Kelas B. Kompetisi tersebut dilaksanakan secara daring dan diikuti mahasiswa S1 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Rangkaian kompetisi berlangsung pada 22 Mei hingga 15 Juni 2026. Kegiatan diawali dengan pendaftaran pada 22–30 Mei, pelatihan pada 31 Mei, dan technical meeting pada 1 Juni. Peserta kemudian mengumpulkan karya pada 2–8 Juni yang diperpanjang hingga 10 Juni, sebelum memasuki tahap kurasi dan penilaian pada 10–13 Juni. Seluruh rangkaian ditutup dengan pengumuman pemenang pada 15 Juni 2026.

Dalam mempersiapkan karya, Hana melalui berbagai tahapan, mulai dari menentukan isu, melakukan brainstorming, mencari referensi, menyebarkan kuesioner untuk kebutuhan presentasi oral, mengolah data, membuat karya, hingga melakukan revisi. “Prosesnya cukup panjang karena kami tidak hanya membuat karya, tetapi juga harus memastikan isu yang diangkat memiliki dasar yang kuat dan bisa memberikan pesan yang jelas kepada audiens,” ungkap Hana.

Ketiga karya yang dihasilkan mengangkat tema berbeda tetapi sama-sama berkaitan dengan pengembangan mahasiswa dan masa depan. Pada kategori poster, Hana mengangkat “Flashcard: Inovasi Belajar Mahasiswa untuk Pendidikan Berkemajuan” sebagai media belajar yang sederhana dan kreatif. Sementara itu, presentasi oral bertajuk “Literasi Produktif: Transformasi Mahasiswa dari Pembaca Pasif Menjadi Penulis Solutif Masa Depan” mendorong mahasiswa untuk tidak hanya membaca, tetapi juga menghasilkan gagasan dan solusi melalui tulisan.

Adapun karya Short Video berjudul “Aku di Masa Depan” yang mengajak mahasiswa merefleksikan diri dan membayangkan kehidupan di masa mendatang. Bagi Hana, ketiga karya tersebut menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menyampaikan gagasan yang dekat dengan kehidupan mahasiswa. “Saya berharap pengalaman ini tidak berhenti pada pencapaian lomba saja, tetapi bisa membantu saya lebih kritis dalam melihat persoalan sosial, lebih kreatif dalam menghasilkan ide, dan mampu menciptakan inovasi yang benar-benar memberikan dampak,” pungkasnya. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Hana-Lin-Zakiyah-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-peraih-tiga-kejuaraan-nasional-Foto.-Hana.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-20 11:49:392026-08-20 14:30:47Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional

Dhita Pratama Beberkan Pentingnya Marketing Communication untuk Perkuat Karier

20/08/2026/in Feature /by Ard

Dhita Pratama Putra wisudawan berprestasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada wisuda periode IV tahun 2026 (Foto. Dhita)

Banyak orang terjebak dalam stigma bahwa bidang keilmuan yang diambil saat kuliah adalah jalur tunggal yang membatasi masa depan. Namun, bagi Dhita Pratama Putra, S.Si., atau yang akrab disapa Dhita, ilmu bukanlah sebuah sangkar, melainkan sarana pembentuk pola pikir. Pemuda asal Kabupaten Semarang alumnus SMA N 1 Ambarawa yang menempuh pendidikan di Program Studi Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi Terapan (FAST) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2020 ini berhasil membuktikan bahwa keahlian tidak mengenal batas linearitas.

Pada Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 yang usai dilaksanakan pada Sabtu, 1 Agustus 2026 lalu, nama Dhita menjadi sorotan setelah lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,78 dan memborong dua predikat sekaligus, yakni Wisudawan Berprestasi Akademik dan Nonakademik. Sepanjang masa studinya, ia mengumpulkan lebih dari 130 penghargaan dan gelar kehormatan yang sebagian besar justru didominasi dari kompetisi bidang komunikasi, public speaking, public relations, hingga desain poster.

Langkah awal Dhita menyeberang ke dunia digital marketing dan marketing communication (marcom) di semester dua bukanlah keputusan impulsif atau sekadar terikut tren. Semuanya berakar dari rasa penasaran mendalam yang dipupuk sejak SMA dan semakin terasah tajam saat ia masuk ke jurusan Fisika UAD.

“Sebagai mahasiswa fisika, kita terbiasa mempertanyakan kenapa suatu fenomena alam terjadi, memahami pola, ngumpulin data, sampai menarik kesimpulan,” ujar Dhita menjelaskan pola pikir ilmiah yang dibentuknya. Pola pikir inilah yang ternyata tidak hanya berlaku untuk mempelajari ilmu alam, tetapi juga dunia digital. Saat mulai bekerja sebagai Social Media Strategist di semester dua, Dhita menyadari bahwa media sosial telah berkembang menjadi ruang dinamis yang mampu membentuk opini, citra merek, hingga memengaruhi keputusan seseorang dalam hitungan detik. Fenomena tersebut membuat Dhita sadar bahwa perilaku manusia di ruang digital memiliki pola-pola menarik yang bisa dipelajari secara sistematis layaknya pola alam.

Guna memperdalam minat tersebut, Dhita mulai belajar mandiri atau secara otodidak mengenai digital marketing, content strategy, copywriting, branding, hingga analisis media sosial melalui artikel, webinar, diskusi praktisi, hingga mengambil sertifikasi profesional.

“Aku mulai dari baca artikel, ikut webinar, belajar dari praktisi, dan beberapa kali ambil sertifikasi juga. Yang penting berani coba untuk ambil proyek, jangan takut duluan kalau penasaran sama sesuatu, dan jangan cuma penasaran di awal atau Fear of Missing Out (FOMO), tapi tetap dilanjut,” tegas Dhita. Terjun di dunia marcom baginya bukanlah keputusan untuk meninggalkan fisika, melainkan membawa bekal pola pikir ilmiah ke bidang yang berbeda. “Ilmu tidak akan membatasi seseorang, karena yang paling penting bukan jurusannya, tapi gimana cara kita menggunakan ilmu dan pola pikir yang udah dibangun untuk memberikan solusi di bidang yang mau kita tekuni,” tambahnya.

Meskipun di awal sempat mengalami culture shock karena fisika berfokus pada kepastian sementara marcom berhadapan dengan perilaku manusia yang dinamis dan emosional, Dhita menyadari bahwa kedua bidang ini pada dasarnya memiliki esensi yang sama.

“Awalnya bingung karena di marcom harus belajar storytelling, branding, komunikasi persuasif, dan psikologi audiens yang beda jauh sama teoretis fisika. Tapi belakangan aku sadar, objeknya aja yang beda, fisika mempelajari perilaku alam, sedangkan marcom mempelajari perilaku manusia,” tuturnya. Latar belakang fisika justru menjadi kekuatan pembeda bagi Dhita dalam mengambil keputusan berbasis data.

“Di marcom kan mainnya data, tidak boleh asal asumsi. Kalau performa konten turun, aku tidak langsung nyimpulin algoritmanya berubah. Aku bakal ngumpulin data dulu, membandingkan jenis konten, waktu tayang, sampai engagement rate dan Click-Through Rate (CTR). Mungkin aku tidak bekerja sebagai fisikawan, tapi aku bekerja menggunakan pola pikir yang dibentuk oleh fisika itu sendiri,” jelasnya.

Menjalani peran sebagai mahasiswa fisika dengan beban akademik tinggi sembari bekerja profesional, aktif dalam penelitian, organisasi, volunteer, dan kompetisi tentu menguras energi. Untuk mengatasinya, Dhita tidak hanya mengandalkan motivasi yang cenderung naik turun, melainkan membangun sistem manajemen waktu dan prioritas yang ketat.

“Aku tidak mungkin mengandalkan motivasi aja karena motivasi bisa naik turun, sedangkan tanggung jawab berjalan setiap hari. Jadi aku membiasakan buat skala prioritas, membedakan mana pekerjaan yang benar-benar penting, mendesak, atau bisa ditunda,” ungkap Dhita. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental dan keberanian untuk berkata tidak demi menghindari burnout. “Kita harus berani nolak dan jangan jadi people pleaser untuk aktivitas yang bukan tugas kita. Saat burnout, bukan berarti kita lemah, tapi itu mengajari kita untuk mengelola diri sendiri. Sehebat apapun kemampuan seseorang, akan sulit berkembang kalau tidak bisa menjaga keseimbangan antara ambisi, kesehatan, dan kehidupan pribadi,” paparnya.

Keberhasilan menyeimbangkan berbagai peran ini turut dibuktikan lewat rekam jejak prestasinya di jejaring profesional LinkedIn. Selain mengantongi lebih dari 130 penghargaan di bidang komunikasi dan akademik, Dhita memiliki pengalaman kerja profesional selama hampir 5 tahun sebagai Social Media Strategist, Digital Marketer, dan Communication Specialist. Portofolio kerja nyata yang ia bangun sejak dini, dipadukan dengan keaktifannya dalam riset interdisipliner, kepemerintahan mahasiswa, dan pengabdian masyarakat, menjadi bukti nyata dedikasinya di luar kelas.

Setelah hampir 5 tahun bergelut di industri secara learning by doing, rasa haus akan ilmu mendorong Dhita untuk memperdalam fondasi teoritisnya dengan melangkah ke jenjang S2. Ia berhasil meraih Beasiswa S2 Magister Ilmu Komunikasi dengan konsentrasi Marketing & Branding Communication di Universitas Bakrie.

“Selama 5 tahun ke belakang aku learning by doing, tapi sering bertanya ke diri sendiri, kenapa strategi ini berhasil, gimana brand membangun persepsi masyarakat, kenapa konsumen mengambil keputusan tertentu? Pertanyaan itu buat aku ingin belajar lebih dalam lewat pengalaman akademis,” tuturnya.

Langkah ini diambil bukan untuk menghentikan identitasnya sebagai lulusan fisika, melainkan untuk melengkapi perjalanan kariernya agar mampu menggabungkan pengalaman praktis di lapangan dengan landasan teori yang kokoh dan bernilai ilmiah.

Di balik semua pencapaian tersebut, Dhita memandang UAD sebagai ruang tumbuh yang sangat berharga dalam membentuk karakter dan keberaniannya keluar dari zona nyaman. “Kalau diminta mendeskripsikan UAD, aku tidak akan mengatakan UAD cuma tempat menempuh pendidikan, tapi tempat aku bertumbuh sebagai manusia dan profesional. Selama kuliah, dosen dan tendik di UAD selalu mendorong kita untuk tidak berhenti sama apa yang diajarin di kelas doang, tapi didorong aktif ikut penelitian, kompetisi, organisasi, dan pengabdian. Pengalaman di luar kelas itulah yang jadi pelengkap yang membuat proses belajar jadi lebih bermakna,” kenangnya mengapresiasi peran kampus, bimbingan dosen, serta dukungan keluarga yang tak pernah putus.

Bagi teman-teman mahasiswa yang merasa salah jurusan atau ragu mengeksplorasi karier di luar bidang studi utama, Dhita berpesan agar tidak tergesa-gesa membatasi diri hanya karena nama jurusan yang diampu. “Jangan terlalu cepat membatasi diri cuma karena nama jurusan. Dunia kerja saat ini justru semakin menghargai orang-orang dengan kemampuan lintas disiplin ilmu. Berpindah bidang itu bukan berarti memulai dari nol, karena apapun jurusan yang kita pelajari akan memberikan bekal yang berharga,” tegas Dhita.

Di penghujung perbincangan, ia memberikan pandangan reflektifnya, “Jurusan mungkin menentukan dari mana kita mulai, tapi karakter, cara berpikir, dan kemauan untuk terus belajar itu yang akan menentukan sejauh mana kita akan melangkah.” Tutupnya. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dhita-Pratama-Putra-wisudawan-berprestasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-pada-wisuda-periode-IV-tahun-2026-Foto.-Dhita.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-20 11:41:292026-08-20 11:41:29Dhita Pratama Beberkan Pentingnya Marketing Communication untuk Perkuat Karier

Tim MeRAMU BEM Farmasi UAD Kembangkan Gula Semut Herbal di Hargowilis

19/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim MeRAMU BEM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembangkan gula semut herbal di Hargowilis (Foto. Tim MeRAMU)

Tim MeRAMU BEM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi diterjunkan di Kalurahan Hargowilis, Selasa 11 Agustus 2026.. Penerjunan yang berlangsung di Kantor Kalurahan Hargowilis tersebut menjadi langkah awal pelaksanaan program pengembangan potensi tanaman rempah dan produk unggulan masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Hargowilis Warsidi, S.T., Kepala Bidang Pembinaan Organisasi Kemahasiswaan dan Prestasi Mahasiswa UAD Danang Sukantar, M.Pd., Dosen Pendamping Lapangan Dr. apt. Dwi Utami, M.Si., serta perwakilan masyarakat dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Sermo Lor dan Desa Prima Hargowilis.

Dalam sambutannya, Warsidi menyampaikan dukungan terhadap kehadiran Tim MeRAMU BEM Farmasi UAD dan program yang akan dilaksanakan. Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat bagi pengembangan produk unggulan Kalurahan Hargowilis, khususnya gula semut.

“Besar harapan kami Tim MeRAMU BEM Farmasi UAD dapat memberikan manfaat bagi pengembangan dan inovasi produk unggulan Desa Hargowilis, yakni gula semut,” ujar Warsidi.

Dosen Pendamping Lapangan Dr. apt. Dwi Utami, M.Si., menjelaskan bahwa program KKN khusus MeRAMU merupakan ruang aksi mahasiswa untuk umat melalui kerja sama UAD dan LAZISMU UAD. Program tersebut berlangsung selama dua bulan yang terbagi dalam tahap aktivasi program pada bulan pertama dan finalisasi program pada bulan kedua.

“Tim MeRAMU BEM Farmasi merupakan kolaborasi mahasiswa Fakultas Farmasi dan Manajemen dengan bidang garap produksi dan manajemen pemasaran inovasi gula semut herbal,” jelas Dwi Utami.

Dalam kegiatan tersebut, 15 anggota Tim MeRAMU BEM Farmasi UAD diperkenalkan sekaligus memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan. Program utama tim adalah mengembangkan inovasi gula semut herbal dengan memanfaatkan rempah-rempah hasil budidaya masyarakat Hargowilis.

Rempah yang digunakan meliputi jahe, kencur, kunyit, dan serai. Bahan-bahan tersebut akan dikombinasikan dengan gula semut yang diproduksi masyarakat melalui rumah produksi Desa Prima Hargowilis dengan nama produk COCONERA.

Pengembangan gula semut herbal tersebut mengintegrasikan keilmuan farmasi dengan potensi sumber daya alam lokal. Selain memanfaatkan rempah sebagai bahan herbal, program ini diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah produk sehingga memiliki peluang untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat.

Melalui program tersebut, Tim MeRAMU BEM Farmasi UAD juga mendorong kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kalurahan, kelompok masyarakat, dan pelaku usaha lokal. Kolaborasi diharapkan dapat mengoptimalkan potensi rempah sekaligus mengembangkan produk lokal yang inovatif dan bernilai ekonomi.

Setelah penerjunan, Tim MeRAMU BEM Farmasi UAD akan melanjutkan rangkaian kegiatan dan pendampingan bersama masyarakat Hargowilis. Inovasi gula semut herbal diharapkan menjadi salah satu upaya untuk mengangkat potensi rempah lokal sekaligus memperkuat pengembangan produk unggulan masyarakat. (doc/dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-MeRAMU-BEM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kembangkan-gula-semut-herbal-di-Hargowilis-Foto.-Tim-MeRAMU.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-19 08:57:592026-08-20 14:32:26Tim MeRAMU BEM Farmasi UAD Kembangkan Gula Semut Herbal di Hargowilis
Page 2 of 577‹1234›»

TERKINI

  • Tim MeRAMU IMM FEB UAD Bekali Pelaku Usaha MieDes Pembukuan dan Pengelolaan Finansial28/08/2026
  • Tim PPKO RDC UAD Sukseskan Malam Puncak Pentas Seni HUT RI di Karangtengah28/08/2026
  • KKN UAD Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting di Mertelu28/08/2026
  • Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD Dorong Kesehatan Salamrejo27/08/2026
  • Penerjunan KKN ADI di Kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara27/08/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Resep Istikamah Ibadah dan Menjaga Kesehatan Kerja28/08/2026
  • Bukan Sekadar Juara, Muhammad Ziya Ul Albab Ingin Ilmunya Memberi Manfaat27/08/2026
  • Dhita Pratama Beberkan Pentingnya Marketing Communication untuk Perkuat Karier20/08/2026
  • Hafiz Ahmad Rumalutur, Wisudawan FH UAD Dengan Segudang Prestasi Nasional19/08/2026
  • Di Balik Deretan Prestasi, Ada Perjalanan yang Tidak Sederhana19/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top