• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Implementasi Teknologi Lubang Resapan Biopori sebagai Strategi Mitigasi Genangan Air di Desa Kalibondol

16/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) membuat lubang resapan biopori bersama masyarakat Desa Kalibondol, Kecamatan Sentolo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program implementasi teknologi lubang resapan biopori bersama masyarakat Desa Kalibondol, Kecamatan Sentolo, pada Minggu, 22 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mitigasi genangan air sekaligus meningkatkan kapasitas infiltrasi tanah di kawasan permukiman.

Sebanyak sekitar 15 partisipan yang terdiri dari mahasiswa KKN UAD dan masyarakat Desa Kalibondol terlibat dalam kegiatan tersebut. Mahasiswa yang berpartisipasi antara lain Issac, Gadis, Libel, Hapni, Rafi, Alfi, Aqli, Alya, dan Nunuk. Program ini menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan, khususnya dalam mengurangi genangan air serta meningkatkan daya resap tanah melalui penerapan teknologi biopori berbasis partisipasi masyarakat.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh menurunnya kapasitas infiltrasi tanah akibat meningkatnya dominasi permukaan kedap air di lingkungan permukiman. Selain itu, pengelolaan sampah organik rumah tangga yang belum optimal juga menjadi salah satu faktor yang memicu permasalahan lingkungan. Melalui penerapan teknologi sederhana berupa lubang resapan biopori, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kemampuan tanah dalam menyerap air hujan sekaligus mengurangi potensi genangan dan banjir pada musim penghujan.

Lubang resapan biopori merupakan teknologi tepat guna yang berfungsi meningkatkan infiltrasi air hujan melalui pembuatan lubang vertikal di dalam tanah yang diisi dengan bahan organik. Metode ini diperkenalkan oleh Kamir R. Brata sebagai pendekatan ekologis untuk memperbaiki struktur tanah melalui aktivitas organisme tanah yang secara alami membentuk pori-pori tanah. Selain meningkatkan daya serap tanah, biopori juga mampu mengurangi limpasan permukaan (runoff) serta mendukung proses pengomposan sampah organik rumah tangga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat mengenai konsep, manfaat, serta tahapan pembuatan lubang resapan biopori. Selanjutnya, mahasiswa bersama masyarakat melakukan praktik pembuatan lubang dengan diameter sekitar 10 cm dan kedalaman 80–100 cm di beberapa titik strategis, seperti halaman rumah warga, area sekitar saluran drainase, serta lokasi yang berpotensi mengalami genangan. Lubang-lubang tersebut kemudian diisi dengan sampah organik berupa daun kering dan sisa limbah dapur yang berfungsi sebagai media pembentukan biopori sekaligus bahan baku kompos.

Dukuh Kalibondol, Eka Febriyanti, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mengatasi permasalahan genangan air sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap pengelolaan sampah organik dan pelestarian lingkungan.

Kegiatan ini juga melibatkan Darmadi, warga yang memiliki pengalaman dalam pengelolaan lingkungan. Ia dikenal memiliki kompetensi dalam pembuatan pupuk organik, pemanfaatan lubang resapan biopori, serta pengolahan sampah rumah tangga. Dalam kesempatan tersebut, Darmadi turut berbagi pengetahuan sekaligus memberikan praktik langsung kepada masyarakat mengenai pemanfaatan sampah organik sebagai pupuk yang bermanfaat bagi tanaman.

Menurut Darmadi, penerapan biopori tidak hanya berfungsi meningkatkan daya serap air ke dalam tanah dan mengurangi potensi genangan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media pengomposan alami yang menghasilkan pupuk organik. Dengan metode yang sederhana dan mudah diterapkan, masyarakat diharapkan dapat lebih aktif dalam mengelola sampah organik sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka.

Partisipasi masyarakat, khususnya ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Indah, menunjukkan respons positif terhadap pelaksanaan program ini. Secara kualitatif, kegiatan tersebut dinilai mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya konservasi air hujan serta pengelolaan sampah organik berbasis rumah tangga.

Ke depan, program biopori diharapkan dapat diintegrasikan dengan kegiatan kerja bakti rutin maupun program lingkungan desa. Selain itu, monitoring secara berkala juga diperlukan untuk memastikan keberlanjutan fungsi lubang resapan biopori. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, mengurangi risiko genangan air, serta menumbuhkan perilaku pro-lingkungan di tengah masyarakat. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-membuat-lubang-resapan-biopori-bersama-masyarakat-Desa-Kalibondol-Kecamatan-Sentolo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-16 10:22:402026-03-16 10:22:40Implementasi Teknologi Lubang Resapan Biopori sebagai Strategi Mitigasi Genangan Air di Desa Kalibondol

Profesionalisme Profetik dalam Membangun Peradaban Berilmu

15/03/2026/in Terkini /by Ard

Prof. Dr. Suyatno, M.Pd.I. penceramah tarawih Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mei)

Ceramah tarawih dalam rangkaian kegiatan Ramadan di Kampus (RDK) digelar di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Selasa, 10 Maret 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan Prof. Dr. Suyatno, M.Pd.I. yang menyampaikan materi bertema “Prophetic Professionalism: Meneladani Nilai-nilai Keguruan Nabi dalam Membangun Peradaban Berilmu.”

Suyatno memaparkan bahwa profesionalisme dibangun oleh dua unsur utama, yakni kemampuan dan komitmen. Menurutnya, kedua unsur tersebut harus berjalan bersama agar seseorang mampu menjalankan tanggung jawab secara profesional.

“Jadi dua-duanya ada, kemampuan dan komitmen seseorang untuk melaksanakan pekerjaan secara kompeten, bertanggung jawab, disiplin, dan berkualitas tinggi sesuai dengan standar yang berlaku,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa bagi seorang muslim, profesionalisme tidak cukup hanya berlandaskan rasionalitas dan pengalaman empiris. Profesionalisme harus ditopang oleh nilai-nilai profetik yang berakar pada misi kenabian Nabi Muhammad saw.

Suyatno mengutip Surah Al-Jumu’ah ayat 2 yang menjelaskan misi Nabi Muhammad, yakni membacakan ayat-ayat Allah, menyucikan jiwa manusia, mengajarkan syariat, serta memberikan pemahaman tentang hikmah dan kemaslahatan dalam kehidupan.

Ia juga menyampaikan bahwa profesionalisme profetik memiliki tiga orientasi utama. Pertama, berorientasi pada humanisasi atau upaya mengangkat martabat manusia. Kedua, mencegah berbagai sistem yang menindas manusia. Ketiga, menjadikan seluruh aktivitas keilmuan sebagai sarana untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah.

“Segala sesuatu yang kita pelajari dan kembangkan harus dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah. Semakin berilmu, seharusnya semakin menegaskan fungsi kita sebagai hamba Allah,” tuturnya.

Suyatno mengingatkan bahwa profesionalisme yang dilandasi misi kenabian akan mengarahkan manusia pada tanggung jawab, kedisiplinan, dan kualitas kerja yang tinggi sekaligus bernilai ibadah di hadapan Allah Swt. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-Suyatno-M.Pd_.I.-penceramah-tarawih-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mei.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-15 09:59:082026-03-15 09:59:08Profesionalisme Profetik dalam Membangun Peradaban Berilmu

Bimawa UAD Dorong Kemandirian Usaha Mahasiswa

15/03/2026/in Terkini /by Ard

Sosialisasi program pembinaan mahasiswa wirausaha (P2MW) Bimawa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Septi)

Biro Kemahasiswaan Dan Alumni (BIMAWA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan sosialisasi program pembinaan mahasiswa wirausaha (P2MW) yang dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting pada Kamis, 5 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi kompetisi kewirausahaan nasional dan mengulang prestasi di ajang KMI Expo.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa program P2MW menjadi salah satu kompetisi yang digarap serius oleh universitas. Kompetisi ini dinilai mampu memberikan pengalaman belajar berharga di luar ruang kelas yang kelak menjadi bekal kemandirian mahasiswa setelah lulus.

Menurutnya, berwirausaha adalah sebuah langkah yang sangat positif, sekalipun mahasiswa tersebut nantinya tidak bekerja di sektor formal yang sejalan dengan disiplin ilmunya. Ia juga turut memotivasi para peserta dengan menilik pencapaian tahun lalu di mana salah satu tim UAD berhasil meraih juara satu tingkat nasional pada KMI Expo.

Sementara itu, pemateri utama, Retnosyari Septiyani, S.TP., M.Sc., memaparkan bahwa pada tahun ini UAD memiliki peluang besar untuk mengirimkan belasan proposal secara maksimal ke tingkat nasional. Proposal tersebut nantinya akan dikategorikan ke dalam dua jalur, yakni tahapan usaha awal dan tahapan usaha bertumbuh. Terdapat enam bidang kompetisi yang dipertandingkan, meliputi makanan dan minuman, budi daya, industri kreatif seni dan budaya, jasa pariwisata dan perdagangan, manufaktur dan teknologi terapan, serta bisnis digital.

Lebih lanjut, Retno menekankan sejumlah aturan krusial bagi calon pendaftar. Produk atau jasa yang diusulkan wajib merupakan hasil pengembangan mandiri oleh kelompok mahasiswa pengusul. Ia menegaskan bahwa usaha tersebut dilarang berstatus waralaba, reseller, titip jual, atau meneruskan usaha milik orang lain tanpa kebaruan.

Selain itu, model bisnis dropshipper maupun jual-beli pakaian bekas impor (thrifting) juga dipastikan tidak boleh diikutsertakan. Hal esensial lainnya adalah setiap usaha yang diajukan diwajibkan memiliki noble purpose (tujuan mulia), yang berarti produk atau jasa tersebut harus mampu memberikan dampak positif dan menjadi solusi nyata atas permasalahan di masyarakat.

Demi memaksimalkan proses persiapan dan pendampingan, pihak penyelenggara menargetkan agar seluruh draf proposal dari para mahasiswa dapat terkumpul maksimal pada bulan April mendatang. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-program-pembinaan-mahasiswa-wirausaha-P2MW-Bimawa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Septi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-15 09:54:502026-03-15 09:54:50Bimawa UAD Dorong Kemandirian Usaha Mahasiswa

UAD Lolos Program Zero Waste Campus WWF-Indonesia

15/03/2026/in Terkini /by Ard

 

Tim Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama direktur keuangan WWE Indonesia (Foto. BSP UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi di bidang pengelolaan lingkungan. Proposal program Zero Waste Campus yang diajukan oleh Biro Sarana dan Prasarana (BSP) dan Pusat Studi Energi dan Lingkungan (PSEL) UAD dinyatakan lolos seleksi program Zero Waste Campus dari Yayasan World Wildlife Fund Indonesia (WWF-Indonesia).

Kepala BSP UAD dan penanggung Jawab program ini Prof. Dr. Ir. Zahrul Mufrodi S.T., M.T., IPM. ASEAN.ENG, menjelaskan bahwa motivasi utama penyusunan proposal tersebut berangkat dari komitmen UAD dalam mempercepat pengurangan sampah di lingkungan kampus. Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya UAD dalam memberikan solusi terhadap persoalan sampah, terutama setelah penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan beberapa waktu lalu. “UAD telah mampu mengolah sampah organik hingga 100 persen, melalui program ini kami ingin melangkah lebih jauh dengan mengatasi krisis timbunan sampah plastik melalui solusi inovatif yang ramah lingkungan dengan biaya yang relatif murah,” jelasnya.

Zahrul menambahkan bahwa program yang diajukan juga memiliki keunggulan karena didasarkan pada pengalaman nyata UAD dalam melakukan mitigasi sampah di lingkungan kampus. Selama dua tahun terakhir, UAD telah memulai siklus pengelolaan sampah yang mampu menekan biaya dari sumber sampah serta mengurangi jumlah sampah residu secara signifikan. “Nilai tambah dari proposal ini adalah mempercepat program yang telah kami jalankan. Data pengelolaan sampah selama dua tahun terakhir menunjukkan adanya penurunan sampah residu dan efisiensi biaya operasional,” tambahnya.

Atas capaian tersebut, ia mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya bersama. Menurutnya, lolosnya proposal ini menjadi bentuk pengakuan terhadap upaya yang telah dilakukan UAD dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan. “Alhamdulillah, kami merasa sangat senang dan bangga. Pencapaian ini merupakan validasi atas langkah nyata yang telah kami rintis dalam mengawali pengelolaan sampah, terutama sampah plastik, secara mandiri,” ujarnya.

Ahmad Ahid Mudayana S.KM., M.P.H. sebagai ketua tim menyampaikan bahwa “Setelah pengumuman kelolosan proposal, kami akan segera mempersiapkan tahapan implementasi program. Beberapa langkah awal yang akan dilakukan antara lain menyusun timeline kegiatan, melakukan pencermatan terhadap Rencana Anggaran Biaya (RAB), serta menyiapkan administrasi yang diperlukan untuk proses kontrak hibah”.

Ahid menambahkan, dalam jangka panjang, ia berharap kolaborasi antara UAD dan WWF-Indonesia melalui program Plastic Smart Cities dapat membawa perubahan besar terhadap sistem pengelolaan sampah di lingkungan kampus. “Kolaborasi ini akan mendorong perubahan budaya organisasi, mulai dari kedisiplinan operasional hingga peningkatan etos kerja melalui penerapan SOP dan fasilitas baru. Selain itu, kerja sama ini juga membuka peluang pelatihan yang dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Zahrul menekankan bahwa keberhasilan program Zero Waste Campus tidak hanya bergantung pada ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga pada kesadaran seluruh sivitas akademika. “Kesuksesan program ini tidak hanya diukur dari tersedianya fasilitas seperti tempat pengolahan sampah atau tempat sampah terpilah, tetapi dari kesadaran seluruh sivitas akademika untuk beralih dari pola pikir instan menuju pola pikir berkelanjutan,” pungkasnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bersama-direktur-keuangan-WWE-Indonesia-Foto.-BSP-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-15 09:47:082026-03-16 19:49:17UAD Lolos Program Zero Waste Campus WWF-Indonesia

Dorong Minat Literasi, KKN UAD Buat Pojok Baca di Balai Padukuhan Plumbon

15/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) buat pojok baca di balai padukuhan Plumbon (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 103 Unit I.A.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses laksanakan program pembuatan Pojok Baca atau perpustakaan mini. Fasilitas literasi ini didirikan di Balai Padukuhan Plumbon, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, pada Jumat, 27 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus menyediakan fasilitas literasi yang mudah diakses oleh warga, khususnya kalangan anak-anak dan remaja.

Kehadiran Pojok Baca ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Mahasiswa KKN bahu-membahu bersama warga dalam menata ruang baca, merakit rak, serta mengumpulkan berbagai literatur, mulai dari buku cerita anak, pengetahuan umum, hingga buku edukatif lainnya.

Selain menata buku, mahasiswa juga menghias ruangan dengan memasang sejumlah poster edukasi. Anak-anak yang hadir di balai padukuhan langsung diajak membaca bersama agar mereka lebih tertarik menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari.

Ketua Unit KKN I.A.3, Usamah, menjelaskan bahwa program ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Kami berharap dengan adanya Pojok Baca ini, masyarakat—terutama anak-anak—memiliki akses yang lebih mudah terhadap buku sehingga dapat menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini,” ujarnya.

Inisiatif ini juga mendapat apresiasi dari perangkat Padukuhan Plumbon, Ibu Didik. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kontribusi nyata para mahasiswa.

“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN UAD yang telah membantu membuat Pojok Baca di balai padukuhan kami. Fasilitas ini sangat bermanfaat bagi warga, terutama bagi anak-anak untuk belajar,” ungkapnya.

Pembuatan Pojok Baca ini merupakan wujud nyata implementasi program kerja pengabdian kepada masyarakat. Keberadaan perpustakaan mini ini diharapkan dapat terus dirawat dan dimanfaatkan secara optimal untuk menghidupkan budaya literasi di lingkungan Padukuhan Plumbon. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-buat-pojok-baca-di-balai-padukuhan-Plumbon-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-15 09:41:132026-03-15 09:41:13Dorong Minat Literasi, KKN UAD Buat Pojok Baca di Balai Padukuhan Plumbon

KKN UAD Inisiasi Festival Anak Saleh Ramadan di Batur Lor

13/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) inisiasi festival anak saleh Ramadan di Batur Lor (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode I.55 Unit I.A.3 sukses gelar Festival Anak Saleh Ramadan 2026 pada Jumat, 27 Februari 2026 di Musala Baitul Jannah, Batur Lor. Kegiatan ini diikuti oleh 51 peserta dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD) dan berlangsung dengan tertib serta penuh antusiasme.

Adapun cabang perlombaan yang diselenggarakan meliputi lomba hafalan, lomba azan, dan lomba mewarnai. Seluruh peserta menunjukkan semangat dan keberanian saat tampil di hadapan dewan juri. Berbeda dari kegiatan pada umumnya, lomba ini hanya dihadiri oleh para peserta tanpa didampingi orang tua, sehingga suasana berlangsung lebih kondusif dan peserta dapat tampil lebih fokus.

Ketua panitia menyampaikan, “Festival Anak Saleh Ramadan 2026 bertujuan untuk menumbuhkan semangat religius anak sejak dini, meningkatkan rasa percaya diri, serta mengembangkan kreativitas dalam suasana bulan suci Ramadan.” Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui program kerja KKN yang berfokus pada pembinaan karakter Islami generasi muda.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut dibantu oleh para santriwati yang sedang menjalani Praktik Dakwah Lapangan (PDL), sehingga rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar dan terorganisasi dengan baik. Pelaksanaan lomba diawali dengan pendaftaran peserta yang dibuka secara daring dan luring untuk memudahkan akses masyarakat. Selanjutnya, peserta dibagi sesuai kategori jenjang pendidikan. Proses penilaian dilakukan secara objektif oleh panitia dan dewan juri berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.

Secara keseluruhan, Festival Anak Saleh Ramadan 2026 di Batur Lor berjalan lancar dan penuh semangat. Ketua panitia menambahkan, “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak serta menjadi langkah awal dalam membangun generasi yang religius, percaya diri, dan kreatif di lingkungan Masyarakat,” tutupnya. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-inisiasi-festival-anak-saleh-Ramadan-di-Batur-Lor-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-13 10:21:182026-03-13 10:21:18KKN UAD Inisiasi Festival Anak Saleh Ramadan di Batur Lor

Ramadhanomics: Mengubah Lonjakan Konsumsi Menjadi Kekuatan Ekonomi Umat yang Berdampak

13/03/2026/in Terkini /by Ard

Dr. H. Riduwan, M.Ag. pemateri ceramah tarawih Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Septia)

Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menggelar Ceramah Tarawih dalam rangkaian kegiatan Ramadan di Kampus (RDK) 1447 H. Pada Kamis, 5 Maret 2026 (bertepatan dengan 16 Ramadan 1447 H) tersebut, kajian ini mengusung tema “Ramadhanomics: Mengubah Lonjakan Konsumsi Menjadi Kekuatan Ekonomi Umat yang Berdampak”.

Ceramah inspiratif ini diisi langsung oleh Dr. H. Riduwan, M.Ag., yang menjabat sebagai Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kepala Bidang Kemitraan dan Investasi (KUBI) UAD, sekaligus Ketua Takmir Masjid IC UAD.

Dalam pemaparannya, Dr. Riduwan menjelaskan bahwa perputaran ekonomi selama bulan puasa menghadirkan dua dampak yang saling bertolak belakang, yakni dampak positif dan negatif. Dampak positif terlihat dari terjadinya pergeseran konsumsi dari kelompok kaya kepada kelompok miskin melalui instrumen zakat mal maupun zakat fitrah. Mekanisme pendistribusian tersebut sangat sejalan dengan prinsip ekonomi Islam yang distributif, dengan tujuan memastikan agar harta tidak hanya beredar dan berputar di kalangan orang-orang kaya saja.

Namun, di sisi lain, terdapat efek negatif yang kerap menjadi ironi menjelang akhir Ramadan. Fenomena penuh sesaknya pusat-pusat perbelanjaan modern di perkotaan mengindikasikan bahwa dana yang sejatinya telah bergeser ke masyarakat miskin pada akhirnya dibelanjakan kembali untuk produk-produk atau tempat perbelanjaan milik para pemodal besar.

“Kondisi ideal yang diharapkan adalah perputaran uang terjadi dari jemaah, oleh jemaah, dan untuk jemaah, sehingga mampu menghidupkan pasar-pasar tiban atau pengusaha mikro di lingkungan sekitar kita,” jelas Dr. Riduwan.

Lebih lanjut, tingginya motivasi konsumsi masyarakat selama bulan puasa juga berpotensi memicu inflasi musiman. Kenaikan harga kebutuhan barang pokok yang terjadi sesaat ini berisiko menurunkan daya beli masyarakat kelas bawah. Berdasarkan analisis dari pakar perbankan, perilaku konsumsi yang tidak terkendali justru dapat menjadi sebuah blunder karena berpotensi menciptakan kemiskinan baru akibat ketidakmampuan masyarakat dalam membeli kebutuhan pokok sehari-hari.

Sebagai penutup kajian, jemaah diingatkan kembali mengenai landasan utama dalam berkonsumsi sesuai dengan Surah Al-Baqarah ayat 168, yaitu memilih produk yang halal dan thayyib. Standar produk halal saat ini terbukti memiliki daya tarik yang sangat luas di pasar global, bahkan turut diminati oleh kalangan nonmuslim di Eropa, dengan catatan tambahan bahwa proses produksinya terbebas dari eksploitasi pekerja perempuan maupun anak-anak. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-H.-Riduwan-M.Ag_.-pemateri-ceramah-tarawih-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Septia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-13 10:08:322026-03-13 10:08:32Ramadhanomics: Mengubah Lonjakan Konsumsi Menjadi Kekuatan Ekonomi Umat yang Berdampak

Lazismu UAD Salurkan 8,5 Ton Kado Beras untuk Guru Honorer Muhammadiyah se-DIY

13/03/2026/in Terkini /by Ard

Penyerahan secara simbolis Kado Beras oleh Lazismu Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kepada perwakilan guru sekolah Muhammadiyah (Foto. Humas UAD)

Semarak berbagi di bulan suci kembali dihadirkan oleh Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Melalui Lazismu UAD, kegiatan pentasyarufan bertajuk “Kado Beras di Hari Kemenangan” sukses diselenggarakan pada Kamis, 12 Maret 2026 bertempat di Pesantren Mahasiswa K.H. Ahmad Dahlan (Persada) UAD.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial persyarikatan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Pada Ramadan kali ini, Lazismu UAD menyalurkan total 8.500 kilogram (8,5 ton) beras yang ditujukan khusus bagi para pejuang pendidikan, yakni guru honorer dan guru non-sertifikasi di sekolah-sekolah Muhammadiyah se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Penyaluran bantuan kado beras tersebut menyasar tenaga pendidik dari berbagai jenjang, mulai dari tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK/MA. Bantuan diserahkan secara langsung kepada perwakilan guru dari masing-masing tingkatan sekolah tersebut di seluruh wilayah DIY.

Perwakilan Lazismu UAD, Dr. Ahmad Zaki Annafiri, S.Pd.I., M.Ed., menjelaskan bahwa program berbagi kado beras ini merupakan rutinitas tahunan yang terus dijaga oleh Lazismu UAD. Khusus pada beberapa tahun terakhir, fokus penyaluran bantuan tersebut memang secara spesifik diarahkan kepada guru-guru honorer dan guru non-sertifikasi. Langkah ini diambil dengan tujuan utama untuk turut membantu menyejahterakan kehidupan para tenaga pendidik yang berdedikasi di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah.

Penyaluran kado beras untuk para pahlawan tanpa tanda jasa ini diharapkan tidak hanya sekadar meringankan beban pemenuhan kebutuhan pangan di bulan suci, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di sektor pendidikan.

Melalui program rutin seperti Kado Beras ini, Lazismu UAD terus berkomitmen untuk menebar kebermanfaatan sosial dan program-program Ramadan yang berdampak nyata bagi kemaslahatan umat, khususnya bagi kesejahteraan tenaga pendidik di lingkungan keluarga besar persyarikatan. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyerahan-secara-simbolis-Kado-Beras-oleh-Lazismu-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kepada-perwakilan-guru-sekolah-Muhammadiyah-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-13 09:54:592026-03-13 09:54:59Lazismu UAD Salurkan 8,5 Ton Kado Beras untuk Guru Honorer Muhammadiyah se-DIY

Membaca Banjir dan Ketidakadilan Ekologis dari Krisis Lingkungan

13/03/2026/in Terkini /by Ard

Prof. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes. pemateri pengajian Ramadan 1447 H PWA DIY di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Kegiatan Pengajian Ramadan 1447 H Pimpinan Wilayah ’Aisyiyah (PWA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 8 Maret 2026 di Ruang Amphitarium Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menghadirkan pemaparan materi terakhir yang bertema “Krisis Lingkungan dan Ketidakadilan Ekologis: Membaca Banjir sebagai Dampak Kebijakan dan Eksploitasi Alam” oleh Prof. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes., dengan moderator Fitri Maulida Rahmawati, S.E., M.Si.

Topik ini dinilai penting untuk dibahas mengingat frekuensi bencana banjir di Indonesia terus meningkat. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tercatat terdapat 3.472 bencana terjadi di Indonesia sepanjang tahun 2024 dan 1.109 di antaranya adalah banjir. Bencana tersebut tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, tetapi juga memicu berbagai masalah kesehatan masyarakat, seperti diare, leptospirosis, dan gangguan sanitasi.

Surahma Asti Mulasari menjelaskan, “Banjir yang terjadi di Sumatra dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu curah hujan yang tinggi akibat perubahan iklim serta kerusakan hutan dan lingkungan.”

Ia menambahkan bahwa kerusakan hutan di Indonesia banyak disebabkan oleh alih fungsi lahan menjadi perkebunan, pertambangan, dan kawasan industri. Padahal berdasarkan forest hydrology theory, hutan memiliki peran penting dalam mengontrol curah hujan, mencegah erosi, serta menstabilkan aliran air ke sungai.

Ironisnya, Indonesia yang memiliki kawaan hutan terbesar ketiga di dunia setelah Hutan Amazon dan hutan di Afrika justru menghadapi ancaman kerusakan hutan yang semakin meningkat. Kondisi ini menunjukan bahwa perubahan penggunaan lahan sering kali menjadi konsekuensi dari kebijakan pemerintah terkait pembangunan yang tidak mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan dan dampak yang akan dihadapi oleh masyarakat lokal.

”Sebagai organisasi besar, ’Aisyiyah dapat memberikan suara dan tekanan kepada pemerintah serta melakukan tindakan nyata melalui edukasi dan upaya penjagaan lingkungan,” tutup Prof. Surahma Asti Mulasari. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Surahma-Asti-Mulasari-S.Si_.-M.Kes_.-pemateri-pengajian-Ramadan-1447-H-PWA-DIY-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-13 09:44:212026-03-13 09:44:21Membaca Banjir dan Ketidakadilan Ekologis dari Krisis Lingkungan

Mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat UAD Dorong Pencegahan Stunting Lewat Konseling Keluarga

13/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dorong pencegahan stunting lewat konseling keluarga (Foto. Prodamat UAD)

Menyadari pentingnya upaya pencegahan sejak dini, mahasiswa Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) di Kelurahan Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Program ini difokuskan pada peningkatan pengetahuan keluarga mengenai pencegahan stunting melalui kegiatan konseling keluarga (family counseling) serta edukasi gizi bagi ibu balita.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 23 Januari hingga 13 Februari 2026 di wilayah RW 10, Kelurahan Mantrijeron. Wilayah ini dipilih berdasarkan data dari pihak kelurahan dan puskesmas setempat yang menunjukkan angka kasus stunting lebih tinggi dibandingkan area lainnya. Oleh karena itu, intervensi yang terarah dan intensif dinilai sangat diperlukan untuk meningkatkan kesadaran gizi masyarakat.

Seperti diketahui, stunting masih menjadi salah satu tantangan besar kesehatan masyarakat di Indonesia. Kondisi akibat kekurangan gizi kronis ini tidak hanya membuat tinggi badan anak berada di bawah standar usianya, tetapi juga berisiko memicu gangguan perkembangan kognitif, penurunan daya tahan tubuh, hingga berkurangnya produktivitas di masa depan.

Dalam pelaksanaannya, program PRODAMAT ini melibatkan lima keluarga yang memiliki balita berisiko maupun yang telah terindikasi stunting. Melalui pendekatan kunjungan rumah, tim mahasiswa memberikan edukasi menyeluruh. Materi yang disampaikan meliputi pemahaman dasar stunting, dampaknya terhadap tumbuh kembang anak, pentingnya ASI eksklusif, serta praktik pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tepat.

Selain pemaparan materi, keluarga juga mendapatkan pendampingan langsung dalam pengolahan makanan tambahan bergizi bagi balita. Guna mengukur efektivitas program, para ibu balita diminta mengisi kuesioner sebelum dan sesudah sesi konseling. Hasil evaluasi tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan. Seluruh peserta yang awalnya memiliki pemahaman terbatas, kini menunjukkan tingkat literasi gizi yang jauh lebih baik terkait stunting.

Selain edukasi, kegiatan ini turut disertai dengan pembagian bahan makanan yang dapat digunakan sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita. Hal ini diharapkan dapat membantu keluarga dalam mempraktikkan langsung ilmu yang telah diperoleh selama konseling.

Program ini membuktikan bahwa pendekatan pemberdayaan keluarga melalui edukasi secara langsung menjadi langkah efektif dalam meningkatkan kesadaran pemenuhan gizi anak. Ke depan, upaya serupa diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan melalui sinergi antara masyarakat, tenaga kesehatan, pemerintah, dan institusi pendidikan demi mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Magister-Kesehatan-Masyarakat-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dorong-pencegahan-stunting-lewat-konseling-keluarga-Foto.-Prodamat-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-13 09:34:122026-03-13 09:34:12Mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat UAD Dorong Pencegahan Stunting Lewat Konseling Keluarga
Page 4 of 539«‹23456›»

TERKINI

  • Sarasehan Kebijakan Pendidikan: Guru Wali dan Penguatan Kompetensi BK di Sekolah06/04/2026
  • Upayakan Air Bersih, KKN Anak Bangsa UAD Kenalkan Filter Air di Dusun Lemes, NTT06/04/2026
  • Alumni UAD Ceritakan Pengalaman Studi di Amerika Serikat05/04/2026
  • Mengapa Integritas Lebih Utama dari Sekadar Kecanggihan?04/04/2026
  • Menggali Makna Wakaf dari Kisah Khaibar dan Sahabat Umar03/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top