• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Kaderisasi Umat: Menyiapkan Pemimpin Masa Depan yang Berintegritas dan Berkompetensi

10/03/2026/in Terkini /by Ard

Ceramah Tarawih Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada rangkaian RDK 1447 H (Foto. Dinda)

Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kajian dan salat tarawih berjemaah dalam rangkaian Ramadan di Kampus (RDK) 1447 H pada Rabu, 4 Maret 2026. Kajian tersebut menghadirkan Dr. Mhd. Lailan Arqam, M.Pd. yang menyampaikan tausiah bertema β€œKaderisasi Umat: Menyiapkan Pemimpin Masa Depan yang Berintegritas dan Berkompetensi.”

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa kaderisasi kerap dipahami secara sempit sebagai persoalan organisasi semata. Padahal, menurutnya, kaderisasi memiliki dimensi yang jauh lebih luas karena berkaitan dengan berbagai aspek kehidupan.

β€œSaya diminta berbicara tentang kaderisasi umat. Tema ini menarik, tetapi sering kali orang menyempitkan makna kaderisasi hanya sebagai persoalan organisasi. Padahal kaderisasi juga merupakan problem epistemologis, sosiologis, teologis, hingga psikologis,” ujarnya.

Ia menuturkan bahwa dalam perspektif Islam, konsep kaderisasi dapat dipahami melalui ayat Al-Qur’an yang menjelaskan dialog antara Allah Swt. dan malaikat tentang penciptaan manusia sebagai khalifah di muka bumi. Dalam ayat tersebut, Allah menegaskan bahwa manusia memiliki peran penting dalam memakmurkan bumi dan menjalankan nilai-nilai kebaikan.

Menurutnya, konsep khalifah fil ardh menjadi dasar penting dalam memahami regenerasi kepemimpinan. Manusia diciptakan sebagai generasi yang saling menggantikan serta memiliki tanggung jawab untuk menegakkan nilai-nilai kebaikan di dunia.

β€œDalam tafsir dijelaskan bahwa khalifah adalah generasi yang saling menggantikan dan berperan untuk menegakkan hukum Allah serta memakmurkan bumi. Inilah yang menjadi dasar bahwa kaderisasi merupakan proses regenerasi kepemimpinan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa peran khalifah tidak hanya dimiliki oleh pemimpin formal seperti presiden, gubernur, atau wali kota. Setiap individu sejatinya memiliki tanggung jawab sebagai khalifah dalam kehidupan sehari-hari.

β€œKhalifah tidak hanya mereka yang memiliki jabatan tertentu. Sejatinya setiap individu adalah pemeran khalifah di muka bumi ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa profil kader yang unggul setidaknya memiliki dua karakter utama, yakni tauhid yang lurus dan kompetensi profesional. Tauhid menjadi fondasi utama yang mengarahkan seseorang untuk menjalankan kehidupan sesuai dengan nilai-nilai yang diridai Allah Swt.

β€œProfil kader yang paling dasar adalah memiliki tauhid yang lurus. Kita sadar betul dari mana kita berasal, ke mana tujuan kita, dan dengan cara apa kita menjalani kehidupan,” tuturnya.

Selain itu, kader juga harus memiliki kompetensi yang unggul dan profesionalitas agar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, profesionalitas yang dilandasi oleh nilai tauhid akan mendorong seseorang untuk bekerja secara optimal demi kemaslahatan bersama.

β€œKader yang baik adalah mereka yang memiliki kompetensi unggul dan profesional. Kompetensi itu kemudian digunakan untuk membawa kemaslahatan bagi masyarakat,” katanya.

Di akhir tausiah, ia mengajak seluruh jemaah untuk memahami pentingnya kaderisasi dalam berbagai peran kehidupan, baik sebagai orang tua, pendidik, maupun anggota masyarakat. Dengan demikian, setiap individu dapat berkontribusi dalam melahirkan generasi yang berintegritas, berkompetensi, dan berkemajuan di masa depan. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ceramah-Tarawih-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-pada-rangkaian-RDK-1447-H-Foto.-Dinda.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 10:34:502026-03-10 10:34:50Kaderisasi Umat: Menyiapkan Pemimpin Masa Depan yang Berintegritas dan Berkompetensi

UAD Peringkat 1 PTS Indonesia dalam Pendanaan Penelitian Multitahun Lanjutan 2026

10/03/2026/in Terkini /by Ard

 

Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam bidang penelitian. Berdasarkan data pendanaan penelitian multitahun lanjutan melalui program BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun Anggaran 2026, UAD berhasil menempati peringkat pertama perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia serta peringkat ke-16 perguruan tinggi secara nasional.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD, Prof. Dr. Anton Yudhana, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menjelaskan bahwa sebanyak 31 proposal penelitian dosen UAD berhasil lolos pendanaan penelitian multitahun lanjutan untuk tahun kedua β€œAlhamdulillah, ini merupakan capaian yang sangat membanggakan. UAD mampu masuk 16 besar perguruan tinggi di Indonesia dan menempati posisi pertama untuk kategori PTS. Ini tentu menjadi prestasi luar biasa bagi para dosen peneliti di UAD,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa kualitas penelitian di UAD semakin kuat dan berkembang. Ia menambahkan, β€œDari 31 proposal yang dilanjutkan pada tahun kedua ini, ketersebarannya hampir merata di seluruh fakultas. Baik fakultas berbasis sains dan teknologi, pendidikan, sosial-humaniora, maupun kesehatan. Hal ini menunjukkan bahwa budaya penelitian di UAD berkembang secara luas dan merata,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Anton menyebutkan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari berbagai faktor pendukung. Salah satunya adalah komitmen dosen dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang penelitian.

Selain itu, strategi yang disusun oleh LPPM melalui bidang riset dan inovasi juga berperan penting. LPPM membentuk tim task force atau gugus tugas penelitian yang melibatkan berbagai bidang keilmuan dan fakultas. Di tingkat program studi juga telah ditunjuk koordinator penelitian untuk mengawal kegiatan riset para dosen. β€œPara dosen sangat proaktif mengikuti berbagai kegiatan mulai dari sosialisasi, klinik proposal, hingga proses submission. Dukungan pimpinan universitas juga sangat besar, termasuk dalam penyediaan pendanaan penelitian internal yang memperkuat ekosistem riset di UAD,” tambahnya.

Dalam mendukung peningkatan kualitas penelitian, LPPM juga mengembangkan berbagai strategi, seperti penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Penelitian, panduan penelitian yang lebih implementatif, serta pengembangan Sistem Informasi Penelitian (SIMPEL) yang terintegrasi dalam portal dosen.

Selain itu, LPPM secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) melalui program Cipta Reka, yaitu forum evaluasi terbuka yang memperlihatkan capaian penelitian kepada publik internal maupun eksternal, termasuk dunia industri.

Prof. Anton menegaskan bahwa arah penelitian UAD tidak hanya berfokus pada publikasi ilmiah, tetapi juga pada riset yang berdampak dan dapat diterapkan di masyarakat. β€œPenelitian tidak cukup berhenti pada publikasi, tetapi harus menuju keterterapan. Harapannya, hasil riset dosen dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, dunia usaha, maupun industri, serta mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan umat,” ungkapnya.

Ia juga berpesan kepada para dosen yang memperoleh pendanaan agar menjalankan penelitian dengan integritas akademik yang tinggi, serta memastikan seluruh target luaran penelitian dapat tercapai sesuai proposal yang diajukan. β€œKami berharap penelitian multitahun ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Mari kita kawal bersama agar penelitian ini benar-benar berdampak dan membawa kemaslahatan,” tutupnya. (Mawar)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kampus-IV-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD-1.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 10:23:282026-03-10 10:23:28UAD Peringkat 1 PTS Indonesia dalam Pendanaan Penelitian Multitahun Lanjutan 2026

KKN UAD Inisiasi Pengaktifan Kembali Kelompok Wanita Tani Kebonjero

10/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) inisiasi pengaktifan kembali Kelompok Wanita Tani Kebonjero (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) periode ke-155 menginisiasi pengaktifan kembali Kelompok Wanita Tani (KWT) Dewi Sri di Padukuhan Kebonjero pada 17 Februari 2026. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA). Sebelumnya, kegiatan KWT sempat tidak aktif karena kesibukan masing-masing anggota.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai jenis dan manfaat tanaman obat keluarga, kemudian dilanjutkan dengan praktik penanaman bersama anggota KWT. Adapun tanaman yang dibudidayakan antara lain jahe emprit, jahe merah, kunyit, lengkuas, dan kencur. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, mahasiswa KKN mendorong masyarakat untuk tidak hanya mengenal jenis tanaman obat, tetapi juga memahami khasiatnya bagi kesehatan.

Titania Claudia Felicia, salah satu anggota KKN, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi kesehatan berbasis lingkungan. β€œSudah banyak masyarakat yang mengetahui jenis-jenis tanaman obat keluarga, namun masih jarang yang memahami manfaat dari masing-masing tanaman tersebut. Karena itu, kami ingin memberikan pemahaman yang lebih komprehensif,” ujarnya.

Ketua KWT Dewi Sri menyambut baik pendampingan yang dilakukan mahasiswa KKN. Ia berharap kegiatan ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan tidak terhenti seperti sebelumnya. Salah satu anggota KKN, Reynaldo menambahkan, β€œKami berharap pengaktifan kembali KWT ini dapat terus berlanjut. Selain itu, keberadaan tanaman obat keluarga diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pola hidup sehat,” tandasnya. Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD berharap KWT Dewi Sri semakin aktif dan mandiri dalam mengembangkan potensi pertanian serta pemanfaatan TOGA di Padukuhan Kebonjero. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-inisiasi-pengaktifan-kembali-Kelompok-Wanita-Tani-Kebonjero-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 10:11:462026-03-10 10:11:46KKN UAD Inisiasi Pengaktifan Kembali Kelompok Wanita Tani Kebonjero

Ramadan Berdampak, UAD Adakan Kajian Inklusif dan Buka Bersama HIDIMU se-DIY

09/03/2026/in Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan Kajian Inklusif dan Buka Bersama HIDIMU se-DIY (Foto. Tim Masjid IC UAD

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyemarakkan Ramadan di Kampus (RDK) 1447 H dengan menggelar “Kajian Ramadhan Inklusif & Buka Puasa Bersama” pada Kamis, 5 Maret 2026. Bertempat di Masjid Islamic Center UAD, acara ini mengusung tajuk “Ramadhan Berdampak, Untuk Kemaslahatan Umat”. Lebih istimewa lagi, kajian ini turut dihadiri oleh ratusan anggota Himpunan Difabel Muhammadiyah (HIDIMU) se-DIY yang dikoordinasi oleh Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY.

Kehadiran mereka menjadikan momen ini sebagai ruang silaturahmi inklusif yang menggambarkan semangat dakwah persyarikatan dalam merangkul seluruh kalangan masyarakat, tanpa sekat dan tanpa batas. Rangkaian acara diawali dengan lantunan Ayat Suci Al-Qur’an dari perwakilan TPQ Inklusi Ibnu Ummi Maktum.

Kepala Bidang di Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) Universitas Ahmad Dahlan, Muhammad Syaiful Effendi, M.Pd.B.I., yang pada kesempatan tersebut hadir mewakili Rektor UAD, menyambut hangat kedatangan para tamu undangan.

“Merupakan sebuah keberuntungan bagi UAD dapat menjamu teman-teman HIDIMU. Kami senantiasa membuka pintu agar fasilitas kampus dan masjid milik persyarikatan ini dapat dimanfaatkan untuk masyarakat luas,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua MPKS PWM DIY, Zainal Arifin, turut mengapresiasi dukungan fasilitas dari UAD, seperti ketersediaan jalur landai (ramp) di area masjid. Ia sangat berharap sinergi ke depannya dengan UAD dapat mewujudkan cita-cita berdirinya Muhammadiyah Difabel Center di DIY.

Acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan bantuan secara simbolis. Pada momen tersebut, UAD selaku pihak fasilitator menerima penyerahan wakaf Al-Qur’an Braille. Selanjutnya, perwakilan PT BPRS HIK MCI bersama Lazismu DIY turut menyerahkan bantuan kado Ramadan berupa paket sembako secara langsung kepada perwakilan anggota HIDIMU se-DIY.

Memasuki acara inti, Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ust. Muhammad Sayuti, Ph.D., hadir memberikan tausiah Ramadan. Dalam pemaparannya, ia mengingatkan bahwa energi utama dalam menjalankan ibadah adalah rasa syukur. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa karakter utama seorang muslim sejati adalah memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi dalam aspek apa pun, termasuk kepedulian lingkungan.

“Orang Islam, orang beriman, karakter pokoknya adalah tanggung jawab. Setiap tindakan apa pun, entah itu kebaikan sekecil apa pun, yakinlah bahwa Allah senantiasa mencatatnya,” pesannya.

Kajian inklusif ini diakhiri dengan pembacaan doa bersama, persiapan berbuka puasa, dan ibadah Salat Magrib berjemaah. Agenda ini tidak hanya memperkuat pemahaman agama, tetapi juga menegaskan komitmen UAD dan persyarikatan dalam menciptakan dakwah yang adaptif, ramah, dan membawa kemaslahatan nyata bagi umat. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-Kajian-Inklusif-dan-Buka-Bersama-HIDIMU-se-DIY-Foto.-Tim-Masjid-IC-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-09 11:54:172026-03-09 11:54:17Ramadan Berdampak, UAD Adakan Kajian Inklusif dan Buka Bersama HIDIMU se-DIY

Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition

09/03/2026/in Prestasi /by Ard

Tim Microteaching Universitas Ahmad Dahlan (UAD) juara 2 dalam ajang FAKIP 6 International Edufair (Foto. Dio Fahmi)

Tim Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil raih Juara 2 Microteaching International Competition dalam ajang FAKIP 6 International Edufair yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, pada 20-30 November 2025. Tim tersebut terdiri atas Dio Fahmi Alfaridhi (Pendidikan Bahasa Inggris), serta Zul Hamdi Batubara dan Risky Uni Hidayati (Pendidikan Biologi).

Dalam kompetisi tersebut, tim merancang modul ajar yang inovatif dengan memadukan teknologi Augmented Reality (AR) dan permainan edukatif Ludo Digestiva Adventure untuk mengajarkan materi sistem pernapasan dan sistem pencernaan. Inovasi ini bertujuan menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan bagi siswa melalui penerapan pendekatan deep learning dalam kegiatan belajar mengajar.

Sebelum memasuki babak final, tim terlebih dahulu mengikuti tahap seleksi awal melalui video microteaching yang menampilkan implementasi modul ajar yang telah dirancang. Setelah dinyatakan lolos sebagai finalis, mereka kemudian mempersiapkan bahan presentasi secara lebih matang untuk dipresentasikan secara langsung di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Dio Fahmi Alfaridhi menyampaikan bahwa inovasi pembelajaran yang mereka kembangkan berfokus pada peningkatan keterlibatan siswa di kelas. β€œKami mengimplementasikan Augmented Reality dan permainan Ludo Digestiva Adventure agar kegiatan belajar mengajar lebih interaktif, menarik, dan mudah dipahami oleh siswa,” ujarnya

Ia juga berharap pengalaman mengikuti kompetisi ini dapat meningkatkan kualitas diri dalam dunia pendidikan. β€œKami berharap prestasi ini dapat memotivasi kami untuk terus berinovasi dalam mengajar. Penghargaan ini juga kami dedikasikan untuk program studi kami, fakultas, serta almamater yang selalu mendukung mahasiswa untuk berprestasi,” tambahnya. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Microteaching-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-juara-2-dalam-ajang-FAKIP-6-International-Edufair-Foto.-Dio-Fahmi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-09 11:34:572026-03-09 11:35:34Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition

Mahasiswa MKM UAD Edukasi Remaja Mantrijeron tentang Pencegahan Stunting

09/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Prodamat di Wilayah Mantrijeron (Foto. Prodamat MKM UAD)

Mahasiswa Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) bertema β€œPeran Remaja dalam Mencegah Stunting di Wilayah Mantrijeron” pada 13 Februari 2026. Kegiatan ini menyasar remaja perwakilan RW se-Kalurahan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, yang merupakan kelompok strategis sebagai calon orang tua penentu kualitas generasi mendatang.

Program ini dilaksanakan oleh Nura Rezka Maharani, Neli Witasari, Iman Gunawan, Rifky Zidane El-Fariq Nizar, Reyna Maulidian, dan Ratnasari di bawah bimbingan Dr. Heni Trisnowati, S.K.M., M.P.H. Latar belakang pelaksanaan kegiatan ini berawal dari temuan kasus stunting serta terbatasnya pemahaman remaja terkait gizi seimbang, anemia, kesehatan reproduksi, dan perilaku berisiko seperti merokok.

Kegiatan diawali dengan pre-test guna mengukur tingkat pengetahuan awal peserta mengenai stunting dan faktor risikonya. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi secara interaktif melalui diskusi kelompok, permainan edukatif, serta pemutaran video tentang prevalensi stunting dan pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Dalam sesi edukasi tersebut, pemateri memberikan penekanan khusus mengenai definisi dan dampak dari kondisi kurang gizi ini.

”Stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan, melainkan kondisi kekurangan gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, pencegahan harus dimulai sejak masa remaja melalui pemenuhan gizi, penerapan perilaku hidup sehat, dan kesiapan sebelum pernikahan,” papar perwakilan pemateri.

Kegiatan ditutup dengan post-test sebagai bentuk evaluasi untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Indikator keberhasilan program ditandai dengan peningkatan pemahaman minimal 80% serta terbentuknya komitmen remaja sebagai agen perubahan dalam mendukung pencegahan stunting di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Melalui kegiatan Prodamat ini, mahasiswa MKM UAD menegaskan peran aktif perguruan tinggi dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting serta penguatan kualitas generasi masa depan. (Doc/Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Prodi-Magister-Kesehatan-Masyarakat-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggelar-Prodamat-di-Wilayah-Mantrijeron-Foto.-Prodamat-MKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-09 11:12:492026-03-09 11:12:49Mahasiswa MKM UAD Edukasi Remaja Mantrijeron tentang Pencegahan Stunting

Soroti Krisis Iklim, Pengajian Ramadan PWM DIY Kupas Tuntas Dinamika Politik dan Kebijakan Ekologi

09/03/2026/in Terkini /by Ard

Pemaparan materi Pengajian Ramadan PWM DIY di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Melanjutkan rangkaian kajian ekologis pada Pengajian Ramadan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, sesi Materi IV menyoroti isu lingkungan dari sudut pandang yang lebih makro, yakni Isu Politik dan Kebijakan. Diskusi yang berlangsung pada Ahad, 1 Maret 2026 di Amphitarium Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ini menghadirkan dua pakar kompeten untuk membedah tema β€œDinamika Politik dan Kebijakan Ekologi di Era Perubahan Iklim”.

Pemateri pertama, Ketua Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Pusat β€˜Aisyiyah, Rahmawati Husein, MCP, Ph.D., memaparkan bahwa perubahan iklim kini bukan lagi sekadar isu ilmiah, melainkan krisis politik global. Efek rumah kaca yang kian parah akibat aktivitas manusia telah memicu peningkatan intensitas dan kompleksitas bencana hidrometeorologi, yang dampaknya semakin nyata dirasakan masyarakat, seperti halnya bencana yang sempat melanda kawasan Wonosari.

Rahmawati menegaskan bahwa lingkungan telah menjadi arena pertarungan politik karena menyangkut sumber daya ekonomi, kepentingan pembangunan, hak masyarakat, dan legitimasi pemerintah. Ia menyoroti fenomena Pilkada yang kerap menjadikan hutan dan Sumber Daya Alam (SDA) sebagai “komoditas politik” yang mudah ditukar dengan izin usaha maupun konsesi lahan. Mengingat kuatnya pengaruh aktor swasta di sektor pertambangan, perkebunan sawit, dan kehutanan, ia mendorong peran aktif masyarakat sipil untuk melakukan kampanye, monitoring, serta evaluasi pengelolaan lingkungan guna mengawal cita-cita pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Sejalan dengan hal tersebut, pemateri kedua, Guru Besar Bidang Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. Ir. San Afri Awang, M.Sc., mengkritisi realitas tata kelola lingkungan di Indonesia yang lebih condong pada praktik politik ekologi. Ia menyebutkan bahwa regulasi sering kali dibuat untuk melayani kepentingan kapitalisme dan didukung oleh elite politisi. Relasi timpang antara orientasi pertumbuhan ekonomi dan daya dukung lingkungan ini berdampak pada tingginya polusi dan memicu terjadinya ecocide atau perusakan ekosistem secara masif.

“Pada tahun 1978, hutan di Indonesia ada 143 juta hektare, namun hari ini hutan kita tinggal 112 juta hektare. Berapa banyak hutan kita yang sudah terdeforestasi?” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa meski Indonesia telah memiliki dokumen Nationally Determined Contribution (NDC) sesuai Perjanjian Paris, implementasinya kerap berkebalikan dengan fakta di lapangan. Mengutip forum COP ke-30, ia juga mengingatkan bahwa perkotaan adalah sumber pencemaran terbesar. Oleh karena itu, penanaman hutan secara global tidak akan efektif menurunkan suhu bumi jika tingkah laku masyarakat perkotaan tidak berubah. Ia mengimbau aksi nyata yang bisa dimulai dari rumah, seperti menghemat penggunaan listrik dan perangkat AC.

Sebagai solusi atas krisis iklim dan kebijakan yang tumpang tindih ini, Prof. San Afri menawarkan konsep keadilan ekologi. Hal ini menuntut adanya akses pemerataan SDA yang berkeadilan, pemanfaatan yang tidak merusak daya dukung ekosistem, serta perlindungan lingkungan hidup yang menjamin keberlanjutan bagi generasi sekarang dan generasi yang akan datang. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pemaparan-materi-Pengajian-Ramadan-PWM-DIY-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-09 10:45:492026-03-09 10:45:49Soroti Krisis Iklim, Pengajian Ramadan PWM DIY Kupas Tuntas Dinamika Politik dan Kebijakan Ekologi

Solusi Sampah Organik Rumah Tangga, KKN UAD Kenalkan Biopori

09/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggiatkan program pengelolaan sampah organik berbasis biopori di Dusun Semilir (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VII.A.2 menggiatkan program pengelolaan sampah organik berbasis biopori di Dusun Semilir RT 17–20. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada 7–10 Februari 2026. Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sampah rumah tangga menjadi pupuk alami bernilai guna, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Kegiatan ini disesuaikan dengan kondisi masyarakat Dusun Semilir yang mayoritasnya berprofesi sebagai petani. Pengolahan sampah organik menjadi kompos melalui lubang biopori diharapkan mampu membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pupuk secara mandiri, sekaligus menekan volume timbunan sampah rumah tangga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan tahap sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya memilah dan mengelola sampah organik, serta memaparkan ragam manfaatnya bagi kelestarian lingkungan dan sektor pertanian. Usai pemaparan materi, warga langsung diajak untuk mempraktikkan pembuatan lubang biopori sebagai media pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos.

Program ini memang dirancang secara aplikatif agar masyarakat tidak sekadar memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara mandiri di rumah. Tak hanya berfokus pada biopori, mahasiswa KKN UAD Unit VII.A.2 juga melaksanakan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) berupa jahe, kencur, dan cincau.

Guna mengoptimalkan lahan yang ada, penanaman TOGA ini dilakukan di lokasi yang sama dengan titik pembuatan biopori pada masing-masing RT. Melalui sinergi kegiatan ini, mahasiswa mendorong masyarakat untuk memanfaatkan hasil pupuk kompos dari biopori guna menunjang pertumbuhan tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dapur keluarga.

β€œMelihat pekerjaan warga yang mayoritas adalah petani, kami ingin sampah organik yang ada di lingkungan rumah dapat dimanfaatkan kembali menjadi pupuk yang berguna bagi lahan pertanian. Harapannya, kebiasaan ini dapat terus berlanjut setelah program KKN selesai,” ungkap Rifki, selaku Ketua Unit KKN UAD di Dusun Semilir.

Lebih jauh lagi, inisiatif ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di lingkungan desa. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggiatkan-program-pengelolaan-sampah-organik-berbasis-biopori-di-Dusun-Semilir-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-09 10:33:042026-03-09 10:33:04Solusi Sampah Organik Rumah Tangga, KKN UAD Kenalkan Biopori

Bukan Sekadar Ibadah, Puasa sebagai Imunisasi Fisik dan Mental

09/03/2026/in Terkini /by Ard

dr. H. Agus Taufiqurrahman, Sp.S., M.Kes. pemateri Pengajian Dhuha Ramadan 1447 H Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Ana)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) menggelar Pengajian Duha Ramadan 1447 H di Masjid Islamic Center (IC) UAD pada Selasa, 3 Maret 2026 bertepatan dengan 14 Ramadan 1447 H. Kegiatan yang mengusung tema β€œRamadan Berdampak untuk Kemaslahatan Umat” ini dihadiri oleh pimpinan universitas serta seluruh dosen dan karyawan UAD.

Dalam sambutannya, Kepala LPSI UAD, H. Rahmadi Wibowo Suwarno, Lc., M.Hum., memaparkan berbagai agenda Ramadan terdekat di lingkungan kampus, mulai dari pengajian jelang berbuka bersama difabel hingga penyaluran zakat melalui Lazismu UAD.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., turut mengapresiasi tradisi pengajian rutin di kampus dan melaporkan bahwa banyak pegawai UAD yang kini aktif berkontribusi dalam struktur Muhammadiyah di daerah masing-masing. Ia juga membagikan kabar baik mengenai Surat Keputusan (SK) Tunjangan Hari Raya (THR) yang telah ditandatangani.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi utama dari Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dr. H. Agus Taufiqurrahman, Sp.S., M.Kes. Ia menekankan bahwa puasa yang benar harus membawa perubahan positif secara holistik, baik secara spiritual maupun sosial.

β€œDi antara tanda puasa yang dilakukan seseorang itu benar, maka semakin banyak hari Ramadan yang dilewati, semakin banyak pula perubahan menuju kebaikan yang tampak pada orang tersebut,” tutur dr. Agus.

Sebagai pakar kesehatan, dr. Agus juga menjelaskan bahwa puasa merupakan bentuk imunisasi spiritual dan fisik yang mampu meningkatkan kesehatan mental serta menurunkan risiko penyakit akibat emosi negatif. Menutup penjelasannya, ia mengingatkan bahwa spiritualitas Ramadan pada akhirnya harus tercermin dalam kejujuran, ukhuwah, dan kontribusi nyata bagi masyarakat. (anw)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/dr.-H.-Agus-Taufiqurrahman-Sp.S.-M.Kes_.-pemateri-Pengajian-Dhuha-Ramadan-1447-H-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Ana.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-09 10:21:022026-03-09 10:21:02Bukan Sekadar Ibadah, Puasa sebagai Imunisasi Fisik dan Mental

Edukasi Monetisasi Digital, Warga Pengkok Antusias Pelajari Potensi Media Sosial

09/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan sosialisasi monetisasi digital di Pengkok, Patuk, Gunungkidul (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) unit VIII.A.3 sukses selenggarakan kegiatan Sosialisasi Monetisasi Digital bagi masyarakat Dusun Pengkok, Kalurahan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, pada Senin, 16 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Balai Pedukuhan Pengkok ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait pemanfaatan media sosial sebagai sarana menambah penghasilan.

Choirul Huda, sebagai narasumber, memfokuskan sosialisasi pada optimalisasi platform digital, khususnya TikTok dan fitur profesional di Facebook, yang memungkinkan pengguna memperoleh keuntungan dari konten yang dipublikasikan. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan konsep monetisasi digital, strategi pembuatan konten yang konsisten dan relevan, serta pemanfaatan fitur insight untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Festyanove, selaku penanggung jawab program kerja menjelaskan bahwa media sosial memiliki potensi ekonomi apabila dikelola secara tepat dan berkelanjutan. β€œMedia sosial dapat menjadi ruang produktif bagi masyarakat untuk mempromosikan usaha seperti UMKM maupun membangun personal branding yang berdampak pada peningkatan pendapatan,” ujarnya.

Peserta juga diberikan contoh penerapan monetisasi yang sesuai dengan kondisi masyarakat setempat, termasuk promosi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui video pendek dan konten informatif. Kegiatan ini disambut baik oleh masyarakat Dusun Pengkok yang tampak antusias mengikuti pemaparan materi serta aktif berdiskusi mengenai peluang pengembangan usaha berbasis digital.

Sosialisasi ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk memanfaatkan media sosial secara lebih produktif dan berkelanjutan, sehingga potensi ekonomi digital di Dusun Pengkok dapat berkembang secara optimal. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-mengadakan-sosialisasi-monetisasi-digital-di-Pengkok-Patuk-Gunungkidul-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-09 10:13:162026-03-09 10:13:16Edukasi Monetisasi Digital, Warga Pengkok Antusias Pelajari Potensi Media Sosial
Page 8 of 540«‹678910›»

TERKINI

  • UAD Gelar Sumpah Profesi Psikolog Angkatan II Periode 202610/04/2026
  • Bedah Strategi 7 Jurus BK Hebat untuk Guru Wali10/04/2026
  • UAD Terima Kunjungan Dubes Inggris Bahas Isu Energi dan Iklim09/04/2026
  • Pentingnya Memperhatikan Kesehatan Mental Guru Wali09/04/2026
  • KKN UAD Edukasi PHBS Sejak Dini di PAUD Aisyiyah Tegalsari08/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top