Pramudya Wijaya, Mahasiswa UAD Raih 27 Prestasi Gemilang Sepanjang Tahun 2025

Pramudya Wijaya, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Pramudya)
Tahun 2025 menjadi momentum gemilang bagi Pramudya Wijaya, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berbakat yang berhasil menorehkan 27 prestasi bergengsi di bidang tarik suara dan seni vokal pada berbagai ajang kompetisi tingkat nasional hingga daerah. Konsistensi, kerja keras, dan dedikasi tinggi terhadap dunia seni mengantarkan Pramudya sebagai salah satu figur inspiratif di kalangan mahasiswa dan pegiat seni Indonesia.
Deretan prestasi tersebut diraih melalui berbagai kompetisi yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi, organisasi mahasiswa, hingga lembaga pemerintahan. Capaian ini mencerminkan kualitas vokal, penguasaan teknik bernyanyi lintas genre, mulai dari pop, keroncong, religi, hingga cover song, serta kemampuan tampil yang kompetitif di berbagai panggung nasional.
Sejumlah prestasi bergengsi yang berhasil diraih Pramudya sepanjang tahun 2025 antara lain Juara I Menyanyi Solo Putra Symphony Voice Competition UKM Symphony Poltekes Kemenkes Denpasar, Juara I Solo Vocal Pop Euphoria Art tingkat Nasional BEM Poltekkes Kemenkes Surakarta, Juara I Solo Vocal Dies Natalis Kesehatan Masyarakat Ke-22 Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat UPN Veteran Jakarta, serta Juara I Song Cover LogFest Universitas Diponegoro. Tidak hanya itu, Pramudya juga meraih Juara I Solo Vokal FSBB Universitas Siliwangi, Juara I Menyanyi Monarts Universitas Negeri Surabaya, dan Juara I Cover Song Creation Universitas Negeri Jakarta, serta masih banyak lagi.
Selain meraih juara pertama, Pramudya juga konsisten menempati posisi Juara II pada berbagai ajang nasional, seperti Voice of Creativity and Art Festival, Widyatama Islamic Festival 2025, Arunika Vol. 1.0, VSAC Universitas Brawijaya, hingga PRM Universitas Pamulang. Prestasi tersebut menunjukkan daya saing tinggi dan stabilitas performa di tingkat nasional.
Tidak hanya di tingkat nasional, Pramudya juga menorehkan prestasi di tingkat daerah dengan meraih Juara Harapan I Dimas Diajeng Kulon Progo 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo. Capaian ini memperkuat peran Pramudya sebagai representasi generasi muda berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah.
Pramudya menyampaikan bahwa setiap kompetisi menjadi ruang pembelajaran dan pengembangan diri. “Setiap panggung adalah proses. Prestasi ini bukan hanya tentang menang, tetapi tentang konsistensi, disiplin, dan keberanian untuk terus berkembang,” ungkapnya.
Dengan total 27 prestasi dalam satu tahun, Pramudya membuktikan bahwa kerja keras yang disertai komitmen dan kecintaan terhadap seni mampu menghasilkan pencapaian luar biasa. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan generasi muda untuk terus berkarya, berani berkompetisi, serta membawa nama baik institusi dan bangsa melalui prestasi nyata. (Mawar)
uad.ac.id









