• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Deru Mesin Kemanusiaan: Saat Komunitas Motor UAD dan LazisMu UAD Antar 100 Tangki Air ke Pelosok Gunungkidul

01/10/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Penyaluran 100 tangki air bersih dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Gunungkidul (Foto. Humas UAD)

Suara deru knalpot motor berpadu dengan kepulan debu jalanan aspal perbukitan karst Saptosari, Gunungkidul. Pagi itu, Sabtu (26/9/2026), rombongan pengendara sepeda motor berjaket jingga tidak sekadar menikmati liukan jalan perbukitan selatan Yogyakarta. Di balik helm dan perlengkapan turing, terselip misi kemanusiaan untuk warga yang tengah dirundung dahaga panjang.

Rombongan tersebut merupakan kolaborasi antara Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah Universitas Ahmad Dahlan (LazisMu UAD), Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI)  UAD, serta komunitas BikersMu D’Orange UAD. Mengusung tajuk Touring & Sharing, rombongan bertolak dari kampus menuju Bundaran Planjan, Kapanewon Saptosari, guna menyalurkan 100 tangki air bersih bagi masyarakat terdampak kemarau.

Kehadiran Rektor UAD di tengah barisan pemotor menegaskan bahwa perjalanan ini bukan sekadar agenda komunitas, melainkan wujud tanggung jawab sosial sivitas akademika.

Musim kemarau 2026 kembali menempatkan sejumlah kawasan di Kabupaten Gunungkidul dalam bayang-bayang krisis air. Berdasarkan pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul per Agustus 2026, setidaknya 12 kapanewon rentan dilanda kekeringan, termasuk kawasan perbukitan terjal seperti Gedangsari, Nglipar, hingga Tanjungsari. Bagi warga setempat, air tanah sulit dijangkau akibat struktur batuan gamping yang porous, sementara tampungan air hujan perlahan mengering. Membeli air tangki secara mandiri menjadi beban biaya tersendiri bagi dapur keluarga.

Melihat kondisi tersebut, LazisMu UAD bergerak cepat mengerahkan armada logistik air bersih. Sebanyak 100 tangki dialirkan langsung ke penampungan komunal dan tandon-tandon warga. Ketua LazisMu UAD, Sunu Prasetya Adi, S.E.Sy., M.E., menjelaskan, penyaluran air bersih menjadi salah satu bentuk bantuan yang paling relevan untuk merespons kebutuhan mendesak masyarakat selama periode kekeringan.

“Agar bantuan tidak salah alamat, LazisMu UAD menggandeng Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) di lima wilayah sasaran, yakni PCM Saptosari, Nglipar, Gedangsari, Ngawen, dan Tanjungsari. Struktur akar rumput inilah yang memetakan titik-titik tandon warga yang paling kritis dan belum tersentuh pasokan bantuan,” kata Sunu.

Ia menambahkan, keterlibatan struktur Muhammadiyah di tingkat cabang menjadi bagian penting agar kebutuhan riil dan lokasi penerima terverifikasi langsung oleh pihak yang paling paham kondisi warganya di lapangan.

Langkah ini bukan kali pertama dilakukan. Kiprah sosial lembaga filantropi kampus ini telah bergulir konsisten di Gunungkidul. Pada Oktober 2024, mereka mengirimkan 100 tangki air beserta beras ke Paliyan. Pada Agustus 2026 lalu, pasokan 100 tangki juga sukses didistribusikan ke Pringombo, Rongkop.

Setiap tetes air yang mengalir dari selang truk tangki ke bak penampungan warga berakar dari kontribusi nyata para pegawai dan dosen di lingkungan kampus UAD. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dipotong secara berkala dikonversi menjadi bantuan fisik yang menyentuh urat nadi kebutuhan dasar masyarakat.

Bagi pihak kampus, menggandeng BikersMu D’Orange menjadi cara segar mendefinisikan aksi filantropi. Hobi berkendara tidak lagi berhenti pada kepuasan individu, melainkan berpadu dengan empati kolektif.

Perjalanan kemanusiaan di tanah berbatu ini belum usai. Tim LazisMu UAD memastikan terus memantau asesmen kebutuhan lapangan bersama mitra lokal. Selama kemarau belum beranjak dan tandon warga masih kering, deru mesin kepedulian dari Yogyakarta dipastikan akan terus melaju ke pelosok Gunungkidul. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyaluran-100-tangki-air-bersih-dari-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-Gunungkidul-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-01 10:23:562026-10-01 10:23:56Deru Mesin Kemanusiaan: Saat Komunitas Motor UAD dan LazisMu UAD Antar 100 Tangki Air ke Pelosok Gunungkidul

Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 2026

30/09/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 2026 (Foto. Istimewa)

Mahasiswa baru Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional. Najma Raihana Tan Maiza, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) angkatan 2026, sukses menyabet Juara III dalam ajang Kejuaraan Tingkat Nasional (Kejurnas) IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 2026 yang digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Siger Way Halim, Bandar Lampung, pada 26 hingga 27 September lalu.

Perjuangan Najma meraih medali di tingkat nasional tidak didapatkan secara instan. Ia mengungkapkan telah menekuni seni bela diri sejak SD hingga akhirnya memfokuskan diri pada cabang olahraga Hapkido saat berada di jenjang SMA atas dorongan orang tuanya. Najma mengaku bersyukur atas pencapaian yang berhasil dibawanya pulang.

“Rasanya lega karena setelah menempuh perjalanan jauh ke Lampung dan banyak berlatih, setidaknya saya sudah dipastikan pulang tidak dengan tangan kosong dengan meraih Juara III,” ungkapnya.

Perjalanan Najma menuju Kejurnas dipenuhi dengan komitmen latihan yang tinggi sejak masa sekolah.

“Saya belajar bela diri sejak kelas 3 SD dan setelah lulus dari SMP dengan melihat adanya potensi, saya direkomendasikan oleh orang tua untuk menekuni Hapkido. Setelah bergabung, saya merasa cocok. Kemudian berlatih dengan giat dengan dukungan orang-orang di sekitar serta dorongan dari pelatih, sehingga bisa mencapai kejuaraan nasional pada tahun ini,” katanya.

Sebagai mahasiswa baru yang dihadapkan dengan tumpukan tugas perkuliahan, waktu yang harus dibagi menjadi tantangan tersendiri bagi Najma. Namun, ia memiliki strategi khusus dalam mengatur jadwal antara akademik dan nonakademik.

“Cara membagi waktu adalah dengan menentukan prioritas dan meminimalisir kegiatan yang tidak begitu penting agar saya tetap fokus dan memiliki waktu untuk melaksanakan keduanya sekaligus,” jelas Najma.

Kendati demikian, tantangan fisik dan mental sempat menghampirinya selama masa persiapan hingga pertandingan berlangsung. Kunci keberhasilannya melintasi tekanan tersebut adalah kerja keras.

“Tantangan terberat saya saat persiapan yaitu berusaha untuk tidak menyerah di tengah jalan karena merasa lelah, terlebih saya masih mahasiswa baru yang memiliki banyak tugas dan kegiatan. Cara mengatasi tantangan tersebut adalah terus yakin kalau saya bisa melewati tantangan, terus memotivasi diri sendiri, dan percaya bahwa setelah semua yang dilakukan selama ini pasti membuahkan hasil,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, tantangannya selama pertandingan adalah rasa takut apabila tidak bisa maksimal dalam pertandingan mengingat kerja kerasnya selama ini. Caran mengatasi ketakutannya dengan fokus dan menyerahkan hasil kepada Allah Swt. Menurutnya, yang terpenting adalah melakukan dengan maksimal dan banyak berdoa.

Najma menjelaskan bahwa capaian ini tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh pihak universitas serta orang-orang terdekatnya.

“Peran kampus sangat membantu saya pada pencapaian ini. Saya berterima kasih kepada UAD karena telah memberikan kesempatan dan dukungan untuk berpartisipasi dalam kejuaraan nasional tahun ini. Dukungan keluarga dan teman-teman juga sangat berarti bagi saya, karena tanpa adanya dukungan dari mereka, saya belum tentu bisa kuat sampai pada tahap ini.”

Ke depan, atlet muda ini berkomitmen untuk terus mengasah kemampuannya baik di dalam arena pertandingan maupun di dalam ruang kuliah. Langkah selanjutnya yang akan Najma lakukan adalah terus mengembangkan prestasi di cabang olahraga Hapkido dan mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya. Targetnya di perkuliahan adalah tetap fokus belajar dan bisa menjadi mahasiswa yang berprestasi.

“Pesan saya untuk teman-teman mahasiswa adalah jangan ragu untuk mencoba hal baru dan tekuni apa yang sudah menjadi bakat kalian. Banyak hal bermanfaat yang bisa diraih dengan mengembangkan kemampuan. Untuk yang sedang menekuni, tetaplah konsisten mengembangkan kemampuan,” jelas Najma. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-III-pada-Kejurnas-IX-Senior-Junior-Hapkido-Indonesia-2026-Foto.-Istimewa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-30 10:51:572026-09-30 10:51:57Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 2026

Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 2026

30/09/2026/in MBKM, Prestasi /by Ard

Tim Al Qorni Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih dua gelar juara di Ajang KMLI 2026 (Foto. Tim Al Qorni)

Prestasi membanggakan ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam Tim Al Qorni setelah berhasil menyabet dua juara sekaligus pada ajang Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) 2026 di kategori percepatan dan slalom. Berdasarkan hasil resmi perlombaan, untuk kategori percepatan UAD sukses menempati posisi ketiga. Sementara itu, untuk kategori slalom UAD kembali mengamankan podium ketiga.

Mewakili tim Al Qorni, Nayoko Hadi Sutandiyo ketua tim mengungkapkan rasa senang dan bangga karena hasil kerja keras tim selama jauh-jauh hari hingga waktunya berlaga di sirkuit dapat membuahkan hasil pada even KMLI 2026.

Ia menjelaskan, untuk meraih podium percepatan dan slalom tersebut, tim riset bekerja dengan benar-benar memperhitungkan setiap perubahan, mulai dari setingan mekanik hingga setingan elektrik. “Keunggulan teknis yang dimiliki Adev 2 Super Nova adalah sudah berbekal mesin yang bagus, dan kami memiliki tim riset yang kompak untuk dapat mencapai target bersama-sama.”

Nayoko mengungkapkan, menjelang perlombaan, seluruh anggota tim berusaha penuh untuk mendapatkan hasil terbaik. “Menjelang perlombaan terjadi crash pada mobil Adev 2 Super Nova sebelum jam keberangkatan. Kerusakan bisa diperbaiki oleh tim sebelum waktu keberangkatan mobil tiba. Kendala lain yang dialami setibanya di sirkuit, terdapat komponen utama yang diganti pada saat hari loading in karena komponen tersebut mengalami masalah. Ditambah lagi aturan di dalam sirkuit yang tidak boleh mencoba atau mengetes mobil lagi.”

Situasi lebih menantang lantaran driver baru berlatih selama dua minggu dan hanya berkesempatan berlatih dengan driver senior selama satu hari saja. Atmosfer perlombaan memberikan momen berkesan sekaligus mendebarkan bagi tim pendukung maupun driver.

Pada kategori slalom, percobaan pertama sempat gagal dikarenakan faktor driver baru, dan juga adanya perbedaan signifikan antara trek lomba dan trek untuk latihan. Pada percobaan kedua mobil berhasil lolos kategori slalom sekaligus mendapat podium III.

“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada universitas dan dosen pembimbing atas dukungan penuh yang diberikan. Baik dukungan moral, finansial, serta fasilitas berkelanjutan bagi Tim Al Qorni selama mengikuti even demi even,” kata Nayoko.

Ke depan, ia berharap tim bisa menjadi lebih baik dan terus berkembang agar bisa mengikuti berbagai even di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Al-Qorni-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-dua-gelar-juara-di-Ajang-KMLI-2026-Foto.-Tim-Al-Qorni.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-30 10:18:552026-09-30 10:18:55Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 2026

Berbagai Program KKN UAD Perkuat Kebersamaan Warga Jangkang Kidul

30/09/2026/in Terkini /by Ard

Berbagai program KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) perkuat kebersamaan warga Jangkang Kidul (Foto. KKN UAD)

Tim KKN Reguler Periode 159 Unit III.A.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian bersama masyarakat Padukuhan Jangkang Kidul. Kegiatan tersebut mencakup olahraga dan perayaan kemerdekaan, kepedulian terhadap lingkungan, hingga dokumentasi perjalanan KKN sebagai bentuk kebersamaan dengan masyarakat.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan untuk memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia adalah lomba bola voli. Kegiatan yang diselenggarakan bersama Karang Taruna tersebut berlangsung pada 13–22 Agustus 2026 di Lapangan Voli Padukuhan Jangkang Kidul. Perlombaan diikuti oleh 12 tim putra dan 10 tim putri.

Pertandingan menggunakan sistem gugur dengan pembagian tim secara acak dan tidak berdasarkan RT. Sistem tersebut memungkinkan warga dari berbagai wilayah untuk tergabung dalam satu tim sehingga dapat berinteraksi dan membangun kebersamaan dengan warga lainnya. Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan warga sebagai peserta maupun penonton yang memberikan dukungan selama pertandingan berlangsung.

Selain kegiatan olahraga, Tim KKN Unit III.A.2 melaksanakan program kepedulian terhadap lingkungan melalui pembuatan tempat sampah khusus botol plastik. Satu unit tempat sampah dibuat secara langsung oleh anggota KKN menggunakan rangka holo dan jaring besi. Setelah selesai, tempat sampah diberi label khusus botol plastik dan ditempatkan di area Mushola Padukuhan Jangkang Kidul.

Penyediaan tempat sampah tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan. Tempat sampah khusus diharapkan dapat membantu masyarakat mengelola sampah dengan lebih tertib serta mengurangi sampah botol plastik yang berserakan di sekitar lingkungan mushola.

Menjelang berakhirnya masa pengabdian, Tim KKN Unit III.A.2 mengabadikan berbagai kegiatan dan momen kebersamaan bersama masyarakat melalui video after movie berjudul Jangkang Kidul Chronicle. Video tersebut merangkum perjalanan KKN, mulai dari kegiatan bersama warga dan anak-anak hingga aktivitas bersama Karang Taruna di Padukuhan Jangkang Kidul.

Jangkang Kidul Chronicle kemudian ditayangkan dalam acara malam perpisahan bertajuk “Jangkang Kidul: The Last Chapter”. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk mengenang berbagai momen yang telah dilalui bersama sekaligus menandai berakhirnya masa pengabdian. Acara turut dimeriahkan dengan penampilan seni tari anak-anak serta flashmob kolaborasi antara anggota KKN dan Karang Taruna.

Tim KKN Unit III.A.2 juga menghadirkan “Pojok Memories”, yaitu mading yang berisi kumpulan foto dan dokumentasi kegiatan selama pelaksanaan KKN. Pojok tersebut menjadi salah satu media untuk mengabadikan berbagai pengalaman dan kebersamaan yang telah terjalin antara mahasiswa dan masyarakat Padukuhan Jangkang Kidul.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Tim KKN Unit III.A.2 selama melaksanakan pengabdian di Padukuhan Jangkang Kidul. Lomba voli menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan, pembuatan tempat sampah menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan, sedangkan Jangkang Kidul Chronicle dan Pojok Memories menjadi media untuk mengabadikan berbagai cerita selama masa pengabdian.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pelaksanaan KKN tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menjalankan program kerja, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berinteraksi dan membangun hubungan bersama masyarakat. Berbagai pengalaman selama berada di Padukuhan Jangkang Kidul diharapkan menjadi bagian dari perjalanan dan kenangan yang dibawa mahasiswa setelah masa pengabdian berakhir. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Berbagai-program-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-perkuat-kebersamaan-warga-Jangkang-Kidul-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-30 09:40:502026-09-30 09:40:50Berbagai Program KKN UAD Perkuat Kebersamaan Warga Jangkang Kidul

Pustakawan UAD Raih Prestasi di IPI Awards DIY 2026

29/09/2026/in Prestasi /by Ard

Pustakawan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih prestasi di IPI Awards DIY 2026 (Foto. Salwa)

Pustakawan Perpustakaan Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Salwa Merta Althifannida, S.IP., berhasil mengukir prestasi dengan meraih Juara 3 dalam ajang Pemilihan Pustakawan Berprestasi Berdampak Level DIY Tahun 2026 pada IPI Awards DIY 2026. Kompetisi individu yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah (PD) Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang diselenggarakan pada bulan September 2026 ini bertujuan untuk memilih pustakawan berprestasi yang memberikan dampak nyata bagi pemustaka maupun masyarakat luas. Pesertanya tidak hanya berasal dari pustakawan perguruan tinggi, tetapi juga pustakawan komunitas yang telah terverifikasi.

Dalam kompetisi tersebut, Salwa membawa gagasannya berupa pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) chatbot sebagai bagian dari layanan informasi di Perpustakaan UAD. Inovasi ini dirancang sebagai akses awal bagi sivitas akademika UAD untuk memperoleh informasi seputar perpustakaan secara mandiri, khususnya untuk pertanyaan rutin dan sederhana, sebelum mendapatkan pendampingan lebih lanjut dari pustakawan.

Pengembangan AI chatbot ini dilatarbelakangi oleh tingginya intensitas pertanyaan yang masuk kepada pustakawan, baik melalui layanan daring maupun secara langsung.

“Melalui inovasi ini, saya ingin menyediakan alternatif bagi mahasiswa dan warga UAD untuk memperoleh informasi secara mandiri terlebih dahulu. Pertanyaan yang bersifat sederhana dan rutin dapat dicoba melalui chatbot, sedangkan pertanyaan yang membutuhkan penjelasan atau pendampingan lebih lanjut tetap dapat diteruskan kepada pustakawan,” ujarnya.

“Harapannya, inovasi ini tidak hanya membantu pengguna memperoleh informasi dengan lebih mudah, tetapi juga membantu pustakawan mengelola waktu dengan lebih baik. Dengan berkurangnya waktu yang digunakan untuk menangani pertanyaan rutin, pustakawan dapat memiliki ruang yang lebih besar untuk mengembangkan kompetensi, melakukan pengembangan layanan, dan menjalankan tugas-tugas lain yang mendukung pengembangan perpustakaan.”

Proses persiapan yang dilalui Salwa terbilang cukup singkat, yaitu sekitar enam jam di hari terakhir pengumpulan berkas. Salwa mengaku baru mengetahui informasi mengenai IPI Awards tiga hari sebelum batas akhir pendaftaran. Di tengah padatnya tugas pelayanan rutin di perpustakaan, yang saat itu bertepatan dengan akhir masa yudisium, ia memanfaatkan waktu secara efektif seusai jam layanan untuk menyelesaikan seluruh berkas persyaratan.

Meski gagasan yang diajukan masih berada pada tahap awal pengembangan dan baru memiliki prototype uji coba internal, karya tersebut berhasil menarik perhatian dewan juri hingga meraih apresiasi sebagai Juara 3. Pustakawan yang meraih Juara 1 dalam ajang ini nantinya akan diusulkan sebagai wakil DIY pada Pemilihan Pustakawan Berprestasi Berdampak Level Nasional.

“Untuk karya ini, saya berencana untuk terus mengembangkannya agar dapat diimplementasikan di lingkungan UAD. Saya juga ingin menjadikan proses pengembangan ini sebagai kesempatan untuk terus belajar dan menyempurnakan inovasi berdasarkan kebutuhan pengguna,” katanya.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan penuh pihak kampus UAD yang mendampingi selama proses persiapan, pemberkasan, hingga pengumpulan karya. Ke depan, Salwa berencana untuk terus mengembangkan inovasi AI chatbot tersebut agar dapat diimplementasikan secara luas di lingkungan UAD.

Menutup keterangannya, Salwa memberikan motivasi bagi sivitas akademika lainnya untuk tidak ragu dalam mengambil peluang. “Untuk mahasiswa, dosen, maupun tenaga didik yang ingin mencoba kompetisi serupa, menurut saya tidak ada salahnya untuk mencoba ketika ada kesempatan. Tidak perlu menunggu sampai merasa benar-benar siap. Maksimalkan kemampuan yang dimiliki, terus berinovasi dan berkarya, sehingga ketika ada kesempatan untuk mengikuti kompetisi, kita sudah memiliki sesuatu yang dapat dibawa dan dikembangkan,” jelas Salwa. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pustakawan-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-meraih-prestasi-di-IPI-Awards-DIY-2026-Foto.-Salwa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-29 09:46:512026-09-29 09:48:03Pustakawan UAD Raih Prestasi di IPI Awards DIY 2026

UAD Gelar Sumpah Apoteker Periode September 2026

29/09/2026/in Terkini /by Ard

Sumpah Apoteker Periode September 2026 Prodi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Sumpah Apoteker Periode September 2026. Acara ini berlangsung pada Senin, 28 September 2026, di Ruang Amphitarium lantai 9 Kampus IV UAD dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube @klik_uad.

Acara dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang turut dibacakan oleh salah satu mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, yaitu apt. Nabil Muhammad Prayoga, S.Farm. Sidang Sumpah Apoteker ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Farmasi UAD, Dr. apt. Iis Wahyuningsih, M.Si. Selanjutnya, Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, Prof. Dr. apt. Nina Salamah, M.Sc., menyampaikan laporan surat keputusan sumpah apoteker. Berdasarkan SK kelulusan yang telah dibacakan, sebanyak 117 mahasiswa Angkatan 50 resmi diambil sumpah profesinya.

Prosesi dilanjutkan dengan pengambilan sumpah profesi yang dipimpin oleh Dekan Fakultas Farmasi dan Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, serta didampingi oleh para rohaniwan. Setelah itu, dilakukan penandatanganan naskah sumpah secara bersama-sama, penyerahan sertifikat profesi, sekaligus pengukuhan kepada seluruh mahasiswa profesi dengan memanggil nama mereka satu per satu.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Kolegium Farmasi Indonesia, Prof. Dr. apt. Dyah Aryani Perwitasari, M.Si., Ph.D., FISQua, memberikan sambutan dan pesan penting. “Yang masih menjadi PR kita bersama adalah bagaimana kompetensi itu dipertahankan. Yang menjawab PR kompetensi itu adalah di lapangan,” ujarnya.

Dekan Fakultas Farmasi UAD juga berpesan bahwa setelah hari ini, ilmu kefarmasian tidak hanya menjadi bekal berkarier, tetapi juga sebuah amanah demi keselamatan pasien dan kebermanfaatan bersama.

Dengan terselenggaranya acara sumpah apoteker ini, diharapkan sebanyak 117 lulusan baru Angkatan 50 tersebut dapat siap terjun langsung ke dunia kerja, menjaga profesionalisme serta kompetensi di lapangan, dan mengemban amanah profesi apoteker dengan penuh tanggung jawab demi keselamatan masyarakat luas. (septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sumpah-Apoteker-Periode-September-2026-Prodi-Pendidikan-Profesi-Apoteker-Fakultas-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-29 09:33:052026-09-29 09:33:05UAD Gelar Sumpah Apoteker Periode September 2026

Edukasi Pencegahan Anemia, Mahasiswa Gizi UAD Inisiasi Program BERSERI

29/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Prodi Gizi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) inisiasi program BERSERI di SMK YPKK 1 Sleman (Foto. Istimewa)

Mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tengah menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Puskesmas Sleman menginisiasi program BERSERI (Bebas Anemia, Remaja Sehat dan Berprestasi) di SMK YPKK 1 Sleman, Pada Kamis, 24 September 2026. Kegiatan yang menyasar siswi kelas X ini dilaksanakan bersamaan dengan agenda skrining kesehatan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja mengenai bahaya serta pencegahan anemia.

Edukasi ini dilatarbelakangi oleh persoalan anemia yang masih menjadi ancaman kesehatan nyata bagi kelompok remaja putri. Mengacu pada data Puskesmas Sleman, prevalensi anemia pada remaja putri terus mengalami peningkatan yang signifikan, yakni dari 13,3 persen pada 2023, naik menjadi 16,57 persen pada 2024, hingga menyentuh angka 27,58 persen pada 2025. Tren tersebut menegaskan perlunya penguatan edukasi secara berkala langsung ke lingkungan sekolah.

Materi penyuluhan disampaikan oleh tim mahasiswa Gizi UAD yang terdiri atas Aisyah Ainun Jaariyah, Afifah Eka Yuniarti, dan Hana Yasfin, dengan didampingi ahli gizi Puskesmas Sleman, Isnain Fusi Tashadella, S.Tr.Gz. Penyampaian materi dibawakan secara komunikatif melalui metode ceramah interaktif dan diakhiri dengan kuis berhadiah.

Rangkaian acara diawali dengan pengerjaan pre-test guna memetakan tingkat pengetahuan awal para siswi setelah mereka merampungkan skrining kesehatan. Selanjutnya, peserta dibekali materi seputar pengertian dan pemicu anemia, tanda dan gejala fisik, dampak negatif terhadap aktivitas belajar, pengenalan asupan kaya zat besi, hingga tata cara konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) yang benar. Selama sesi berlangsung, para peserta tampak antusias menyimak materi dan memanfaatkan sesi diskusi untuk mengklarifikasi berbagai informasi keliru mengenai anemia serta aturan minum TTD.

Efektivitas edukasi tersebut terlihat dari hasil evaluasi akhir (post-test). Dari total 40 siswi yang menjadi responden, sebanyak 30 orang (75%) berhasil mencatatkan peningkatan skor pemahaman, sementara 10 orang (25%) memiliki nilai yang stabil. Rata-rata pemahaman peserta pun melonjak dari nilai 79,5 pada pre-test menjadi 98,5 saat post-test, atau meningkat sebesar 19 poin.

Program BERSERI diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran kesehatan yang lebih kokoh di kalangan remaja. Terbebas dari anemia bukan hanya modal untuk hidup sehat hari ini, melainkan investasi penting dalam mencetak generasi muda yang tangguh dan berprestasi di masa depan. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Prodi-Gizi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-inisiasi-program-BERSERI-di-SMK-YPKK-1-Sleman-Foto.-Istimewa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-29 09:25:112026-09-29 09:25:11Edukasi Pencegahan Anemia, Mahasiswa Gizi UAD Inisiasi Program BERSERI

Tempuh 4.327 Km dari Merauke, Yudhistira Al Fadlan Jadi Mahasiswa Terjauh UAD 2026

29/09/2026/in Terkini /by Ard

 

Yudhistira Al Fadlan jadi mahasiswa terjauh Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2026 (Foto. Yudhistira)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menjadi magnet bagi talenta muda dari berbagai pelosok nusantara. Pada tahun akademik ini, predikat mahasiswa terjauh disandang oleh Yudhistira Al Fadlan. Alumnus SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Merauke tersebut rela menempuh perjalanan sejauh 4.327 Kilometer dari Merauke, Papua Selatan, demi menimba ilmu di Program Studi (Prodi) S-1 Teknik Elektro UAD.

Keterbatasan pilihan perguruan tinggi di kampung halaman menjadi motivasi utama Yudhistira untuk merantau jauh ke Pulau Jawa. Ketertarikannya pada bidang ketenagalistrikan mengalir dari sang ayah yang merupakan seorang pensiunan pegawai PT PLN. Reputasi UAD sendiri ia ketahui melalui informasi dan rekomendasi saudaranya yang telah lebih dulu menempuh perkuliahan di kampus ini.

Melangkah ribuan kilometer jauh dari dekapan keluarga bukanlah perkara mudah. Kendati demikian, wejangan dari kedua orang tuanya menjadi dorongan terbesar bagi Yudhistira untuk berani mendobrak batas kenyamanan.

“Orang tua selalu berpesan, mumpung masih muda kuliah sejauh-jauhnya, jangan selalu berdiam di zona nyaman. Mereka sangat mendukung ketika saya memilih kuliah di UAD. Harga tiket pesawat dari Merauke ke sini memang terhitung tidak murah, bahkan sudah setara biaya jalan-jalan ke luar negeri. Oleh karena itu, saya bertekad tidak akan mengecewakan orang tua,” tuturnya.

Setibanya di Yogyakarta, Yudhistira mendapati suasana yang sangat berbeda. Udara Yogyakarta dirasakannya sejuk, kontras dengan kondisi Merauke yang cenderung terik dan gersang akibat kebakaran serta penebangan hutan. Perbedaan suhu tersebut sempat membuat kondisi fisiknya menurun seusai merampungkan agenda Program Pengenalan Kampus (P2K).

Meski menghadapi tantangan adaptasi cuaca, Yudhistira mengaku sangat menikmati atmosfer kampus barunya. Melalui kegiatan P2K, ia mendapatkan pengalaman berharga karena dapat berinteraksi langsung dengan mahasiswa dari beragam pulau hingga luar negeri—hal yang jarang ia temui di kampung asalnya.

Kini, setelah kondisi fisiknya kembali pulih dan perkuliahan mulai berjalan aktif, langkah Yudhistira terasa makin mantap. Baginya, merantau jauh ke Yogyakarta bukan sekadar mengejar gelar demi membahagiakan orang tua, melainkan membawa pulang perubahan nyata untuk tanah kelahirannya.

“Di Merauke itu terkadang masih sering mati listrik. Jadi setelah lulus dari Teknik Elektro UAD nanti, impian terbesar saya ingin ikut berkontribusi membangun pembangkit listrik di sana, supaya kebutuhan listrik warga bisa terpenuhi dengan baik dan tidak sering padam lagi,” tuturnya penuh harap. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Yudhistira-Al-Fadlan-jadi-mahasiswa-terjauh-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-2026-Foto.-Yudhistira.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-29 09:17:592026-09-29 09:17:59Tempuh 4.327 Km dari Merauke, Yudhistira Al Fadlan Jadi Mahasiswa Terjauh UAD 2026

Mahasiswa UAD Raih Juara I Esai Nasional Ajang PIKIR 2026

29/09/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara I esai nasional ajang PIKIR 2026 (Foto. Haisyam)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih Juara I Cabang Esai dalam Pekan Ilmiah dan Kreativitas Remaja (PIKIR) 2026 yang diselenggarakan oleh UKM LKIM-PENA Universitas Muhammadiyah Makassar. Kompetisi tersebut berlangsung di Universitas Muhammadiyah Makassar, Sulawesi Selatan, pada 31 Agustus – 05 September 2026.

Prestasi tersebut diraih oleh tim yang terdiri atas Mohd Haisyam sebagai ketua, serta Rafli Setiawan dan Dio Lutvi Andre sebagai anggota. Ketiganya mengembangkan gagasan dengan menggabungkan latar belakang keilmuan dari program studi yang berbeda melalui inovasi di bidang teknologi kesehatan.

Tim mengangkat gagasan mengenai inovasi surveilans berbasis data pascahujan untuk mengidentifikasi perkembangan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus menggunakan drone. Gagasan tersebut dilatarbelakangi oleh tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia dan berbagai wilayah dunia. Melalui pendekatan Aedes High Risk Score (AHRS), tim mengusulkan pemantauan genangan air pascahujan yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Data hasil pemantauan tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi lokasi yang memiliki risiko menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk, seperti ban bekas, tempat sampah, dan wadah lain yang menampung air hujan. Informasi tersebut selanjutnya diarahkan untuk mendukung kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara lebih terarah.

“Karena kami bertiga berasal dari program studi yang berbeda, kami mencoba menggabungkan ketiga bidang keilmuan tersebut. Dari proses diskusi, kami kemudian mengambil tema teknologi kesehatan dengan fokus pada inovasi surveilans berbasis data pascahujan untuk mengidentifikasi perkembangan nyamuk Aedes melalui drone,” ujar Mohd Haisyam.

Persiapan mengikuti PIKIR 2026 dilakukan selama kurang lebih dua minggu. Selain menyempurnakan gagasan, tim memfokuskan persiapan pada latihan presentasi dan pembuatan prototipe yang digunakan untuk memperkuat penyampaian inovasi di hadapan juri.

Manajemen waktu menjadi salah satu tantangan yang dihadapi tim. Jarak waktu antara tahap persiapan dan babak final membuat anggota tim harus membagi waktu secara cermat agar latihan presentasi dan penyelesaian prototipe dapat dilakukan sesuai kebutuhan kompetisi.

Upaya tersebut berbuah hasil dengan diraihnya Juara I Cabang Esai. Capaian tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi tim karena harus menghadapi peserta lain yang memiliki pengalaman dan prestasi dalam kompetisi sebelumnya.

“Awalnya kami tidak menyangka bisa menjadi juara karena salah satu lawan yang kami hadapi merupakan juara I sebelumnya. Alhamdulillah, kami dapat meraih Juara I Lomba Cabang Esai. Tentunya ini menjadi kebanggaan sekaligus pengalaman berharga bagi kami,” ungkap Mohd Haisyam.

Selain pengalaman berkompetisi, keikutsertaan dalam PIKIR 2026 di Makassar juga memberikan kesempatan bagi tim untuk mengenal lingkungan dan budaya yang berbeda. Berlangsung di luar Pulau Jawa, perjalanan tersebut mempertemukan mereka dengan berbagai pengalaman baru, salah satunya berkunjung ke salah satu lukisan tertua yang ada di dunia.

Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi tim untuk terus mengembangkan kemampuan dan menghasilkan inovasi yang dapat memberikan manfaat lebih luas. Mereka juga menargetkan untuk terus mengikuti kompetisi serta menyempurnakan gagasan yang telah dikembangkan.

“Kami berharap pencapaian ini menjadi batu loncatan untuk terus belajar. Ke depannya, kami ingin membawa inovasi yang lebih baik dan memiliki nilai tambah sehingga dapat memberikan dampak bagi masyarakat,” tutur Mohd Haisyam. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-I-esai-nasional-ajang-PIKIR-2026-Foto.-Haisyam.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-29 09:08:172026-09-29 09:08:17Mahasiswa UAD Raih Juara I Esai Nasional Ajang PIKIR 2026

Tim King Phoenix UAD Juara III Kontes Robot Terbang Indonesia

28/09/2026/in Prestasi /by Ard

Tim King Phoenix Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih Juara III dalam Kontes Robot Terbang Indonesia 2026 (Foto. Tim King Phoenix UAD)

Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan oleh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di kancah nasional. Tim robot terbang kebanggaan UAD, King Phoenix, berhasil mempertahankan gelar Juara III Nasional dalam ajang bergengsi Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) pada Divisi Vertical Take-Off and Landing (VTOL).

Pada kategori ini, robot terbang dituntut untuk menyelesaikan misi dengan tingkat ketelitian yang sangat tinggi. Selain harus lincah bermanuver melewati gerbang rintangan, robot bertugas membawa dan menjatuhkan paket bantuan medis seberat 100 gram tepat di titik sasaran sebelum kembali mendarat. Peningkatan paling mencolok pada robot tahun ini terletak pada kelincahan transisi gerak serta integrasi sistem kamera pintar otomatis (vision system) yang mampu membaca lintasan secara mandiri.

Perwakilan Tim King Phoenix, Regiana Hermawan, mengungkapkan bahwa proses pembuatan robot terbang ini benar-benar dimulai dari nol. Seluruh anggota tim turun tangan langsung memotong rangka bodi, merakit komponen, hingga menyetel sistem kendali robot berulang kali.

“Tantangan terbesarnya ada pada ketelitian. Kami mengulik detail pengaturan sampai ke angka di belakang koma, karena selisih sekecil apa pun bisa langsung mengubah kestabilan terbang robot. Selama persiapan kami juga melakukan uji terbang maraton setiap hari, mulai dari pagi, siang, sore, sampai malam tanpa henti. Begitu selesai terbang, robot langsung dievaluasi, disempurnakan, lalu diuji lagi,” ungkapnya.

Kerja keras tersebut terbukti membuahkan hasil di arena perlombaan. Tim King Phoenix tampil memukau hingga menuai respek tinggi dari tim-tim kampus lain. Salah satu momen paling mendebarkan terjadi saat sesi duel sengit melawan tim Universitas Diponegoro (UNDIP), di mana kedua robot saling adu kecepatan dan ketepatan dengan selisih waktu finis yang sangat tipis, yakni kurang dari setengah detik.

Meski persaingan di lintasan berlangsung sangat ketat, Regiana menegaskan bahwa rasa persaudaraan dan solidaritas antartim di divisi ini tetap terjaga dengan hangat.

“Apresiasi terbesar tentu untuk seluruh teman-teman Tim King Phoenix yang sudah mendedikasikan waktu, tenaga, dan segalanya. Pencapaian ini adalah milik bersama. Kami juga mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak kampus UAD dan dosen pembina yang tiada henti mendampingi langkah kami,” tambah Regiana.

Pencapaian ini kembali membuktikan kualitas dan konsistensi riset teknologi kedirgantaraan yang dikembangkan oleh mahasiswa UAD. Melalui prestasi ini, Tim King Phoenix berkomitmen untuk terus menyempurnakan inovasi robot terbang mereka agar dapat meraih hasil yang lebih tinggi pada kompetisi mendatang. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-King-Phoenix-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-meraih-Juara-III-dalam-Kontes-Robot-Terbang-Indonesia-2026-Foto.-Tim-King-Phoenix-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-28 09:13:052026-09-28 09:13:05Tim King Phoenix UAD Juara III Kontes Robot Terbang Indonesia
Page 7 of 644«‹56789›»

TERKINI

  • UAD Beri Penghargaan bagi Dokter Baru Berprestasi pada Sumpah Dokter Periode V27/10/2026
  • Tim Dahlan Muda Meramu HMIF UAD Dorong Pengembangan UMKM dan Wisata Packrafting27/10/2026
  • PERSADA UAD Salurkan Donasi Air Bersih di Gunungkidul26/10/2026
  • Dari Menjaga ke Memakmurkan, LPSI UAD Perkuat Tata Kelola Takmir Masjid Kampus26/10/2026
  • BEM Farmasi UAD Perluas Wawasan Global Mahasiswa Lewat Short Course 2026 di IKOP Pharma Malaysia26/10/2026

PRESTASI

  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026

FEATURE

  • Gelar Dokter adalah Awal dari Pengabdian27/10/2026
  • Menjadi Orang Tua Dimulai Sebelum Anak Hadir26/10/2026
  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top