• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Jihan: Sampah Plastik Perlu Dikelola dan Diolah

21/02/2020/in Feature /by NewsUAD

Jihan Nur Rahayuningsih merupakan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dari Program Studi (Prodi) Ilmu Kesehatan Masyarakat angkatan 2016. Ia dipercaya menjadi pemateri pada penyuluhan tentang pengelolaan dan pengolahan sampah, salah satu program kerja (proker) Kuliah Kerja Nyata (KKN) UAD periode ke-76 di Desa Hargosari, Gunungkidul.

Peserta KKN dari divisi VIII.C.1 itu mengiyakan bahwa sampah plastik perlu dikelola dan diolah. Menurutnya, sampah plastik lebih dari kata bahaya. Artinya, dampak yang ditimbulkan bahaya sekali bahkan untuk jangka panjang sampai generasi anak dan cucu ke depannya.

Banyak harapan yang disematkan setelah penyuluhan dan berbagi ilmu pada warga di Balai Desa Hargosari, di antaranya dapat menyadarkan diri sendiri dan menyadarkan orang sekitar terkait sampah. Mengingat tempat pembuangan sampah di Yogyakarta atau Indonesia sudah sangat sedikit, maka pengolahan atau penanganan sampah perlu diperhatikan. Salah satunya bisa dilakukan dengan 3R yaitu reduce, reuse, dan recycle.

Reduce yaitu mengurangi segala sesuatu yang menimbulkan sampah, misalnya dengan melakukan diet plastik, menggunakan kembali plastik, membawa botol minum saat bepergian, dan menyiapkan kantong kain. Selanjutnya reuse, yaitu kegiatan menggunakan kembali sampah secara langsung. Misal botol minyak, sirup, dan kecap. Sementara recycle yaitu memanfaatkan kembali sehingga menghasilkan produk yang lebih bernilai dan memiliki daya jual yang tinggi, misalnya bisa dibuat kerajinan seperti dompet, taplak meja, dan tas.

Jihan menyampaikan, “Perlu diketahui bahwa sampah yang dibakar dan ditimbun dalam tanah sebenarnya bahaya. Mikroorganisme dalam sampah jika ditimbun memang menjadi sangat baik untuk jadi makanan bagi yang ada di dalam tanah. Namun, belum tentu terurai dan sudah ditimbun dalam tanah. Tanah tersebut digunakan kembali untuk menanam, yang otomatis tanah sudah tercemar. Kalau sudah tercemar, tanaman yang dihasilkan dari dalam tanah tersebut secara tidak langsung akan dimakan oleh manusia dan dapat berdampak negatif pada kesehatan.” (Dew)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Jihan-Nur-Rahayuningsih-saat-menjadi-pemateri-pada-penyuluhan-pengelolaan-dan-pengolahan-sampah-pada-Selasa-11-2-di-Balai-Desa-Hargosari-Gunungkidul-bertepatan-dengan-pelaksanaan-program-kerja-KKN.jpg 864 1152 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2020-02-21 09:58:002020-02-21 09:58:00Jihan: Sampah Plastik Perlu Dikelola dan Diolah

KKN UAD Sosialisasi Pentingnya Obat

19/02/2020/in Feature /by NewsUAD

KKN UAD Saat Edukasi Soal Obat

“Obat dapat digunakan untuk pencegahan, penyembuhan, pemulihan, dan peningkatan kesehatan. Namun, obat adalah senyawa kimia yang dapat bekerja sebagai racun sehingga obat harus digunakan dalam dosis yang tepat dan dengan cara yang benar. Obat dapat diperoleh masyarakat dari sarana pelayanan kefarmasian, yaitu apotek, toko obat berizin, rumah sakit, dan puskesmas,” jelas Yosi, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan saat menyampaikan materi pada Sabtu (8-2-2020).

Pemeriksaan kualitas kemasan obat bisa dilihat dari segel, desain kemasan, kualitas printing, dan kerapian kemasan. “Sebelum menggunakan obat, pastikan obat masih baik, baca peringatan dalam kemasan. Gunakan obat sesuai ketentuan dan bacalah cara penggunaan. Penting juga untuk memeriksa tanggal kedaluarsanya. Gunakan obat sesuai aturan minum atau anjuran dalam brosur, dan waktu minum obat sesuai yang disarankan. Hentikan penggunaan obat bila tidak memberikan manfaat. Misal terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, segera hubungi tenaga kesehatan terdekat,” pungkasnya di depan warga dusun Pucangsari, Candirejo, Semanu, Gunungkidul.

Lebih lanjut Yosi menjelaskan tentang cara menyimpan obat yang benar, yakni jauhkan obat dari jangkauan anak. Selain itu juga simpan obat dalam kemasan asli dan dalam wadah tertutup rapat, jangan lepas label karena berisi aturan pemakaian, simpan obat di tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung atau sesuai petunjuk yang tertera dalam kemasan. Jangan tinggalkan obat di mobil dalam jangka waktu panjang karena suhu tidak stabil, dan segera buang obat yang telah kedaluarsa. (JM)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-UAD-Saat-Edukasi-Soal-Obat-3.jpg 821 1868 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2020-02-19 10:57:252020-02-19 10:58:03KKN UAD Sosialisasi Pentingnya Obat

KKN UAD Edukasi tentang Hipertensi

17/02/2020/in Feature /by NewsUAD

“Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu keadaan ketika tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Sering disebut juga the silent killer karena penyakit ini muncul tanpa keluhan. Faktor risiko hipertensi di antaranya kegemukan, merokok, kurang aktivitas fisik, diet tinggi lemak, konsumsi garam berlebih, dislipidemia, konsumsi alkohol berlebih, psikososial, dan stres,” jelas Rossy, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada (8-2-2020). Rossy dan tim KKN UAD memberikan penyuluhan tentang hipertensi kepada warga desa Pucangsari, Gunungkidul.

KKN UAD Saat Mengecek Tekanan Darah Warga

Lebih lanjut ia menyarankan agar kita selalu menjaga tekanan darah, atur pola makan dengan membatasi daging berlemak dan minyak goreng, makan ikan sedikitnya tiga kali per minggu, batasi konsumsi gula, batasi garam saat memasak, batasi makanan olahan dan cepat saji, serta tidak kalah penting adalah perbanyak mengonsumsi buah dan sayur.

Agar tekanan darah tetap normal (tekanan darah normal 120/80 mmHg), kontrol tekanan darah secara teratur. Tekanan darah yang tidak terkontrol akan menimbulkan komplikasi, jadi harus hati-hati. Ketahui juga efek samping obat yang diminum, jangan sembarangan menggunakan obat bebas. Minum obat teratur dan sesuai anjuran dokter, pastikan ketersediaan obat di rumah. Sebab, tekanan darah tinggi sering tanpa gejala.

“Komplikasi hipertensi bisa menimbulkan penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, kerusakan retina, penyakit pembuluh darah tepi, gangguan saraf, bahkan gangguan otak. Periksa kesehatan secara rutin dan ikuti anjuran dokter, atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur, diet dengan gizi seimbang, upayakan pula aktivitas fisik dengan aman, hindari asap rokok, alkohol, dan zat karsinogenik lainnya,” paparnya di balai dusun Pucangsari, Candirejo, Semanu, Gunungkidul. (JM)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-UAD-Saat-Mengecek-Tekanan-Darah-Warga-2.jpg 774 1032 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2020-02-17 10:58:342020-02-17 10:58:34KKN UAD Edukasi tentang Hipertensi

Risen Dhawuh Abdullah: Jadikan Menulis sebagai Terapi Otak

15/02/2020/in Feature /by NewsUAD

Sastra menjadi salah satu wadah untuk mengekspresikan diri serta mengutarakan gagasan dengan hal yang tak biasa, melalui prosa dan puisi. Baik kritikan maupun opini, dapat tersampaikan kepada pembaca dengan bungkus yang menarik, sehingga terkadang pembaca tak menyadari jika di dalam prosa tersebut terdapat kritikan bukan hanya sekadar hiburan.

Seperti yang dilakukan oleh Risen Dhawuh Abdullah, mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia (Sasindo) angkatan 2017 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang sudah lama berkecimpung di dunia tulis-menulis khususnya sastra. Baginya, menulis adalah terapi otak.

“Menulis mampu menyegarkan diri dari kesumpekan sehari-hari. Bukan berarti harus mengistirahatkan otak. Justru kadang penyegaran itu bisa ditempuh dengan cara berpikir. Karena jika sering berpikir, justru sangat membantu pengolahan ide,” ungkapnya.

Antologi cerpen Aku Memakan Pohon Mangga karya Risen Dhawuh Abdullah

Risen memulai menulis cerpen sejak menginjak kelas XII SMA. Kini beberapa karyanya sudah banyak yang termuat di berbagai media baik cetak maupun online. Aku Memakan Pohon Mangga menjadi salah satu judul antologi cerpen miliknya.

Menulis cerpen ataupun puisi memiliki tantangan yang berbeda-beda. Puisi yang sifatnya lebih padat, segala peristiwa yang hendak diangkat hanya diwakilkan dengan beberapa kalimat saja, membuat puisi seakan memeras otak lebih dalam dibanding dengan cerpen. Hal ini pun dialami oleh Risen, sehingga menurutnya lebih susah menulis puisi.

“Sekarang ini jarang sekali ada anak-anak yang masih menekuni dunia tulis-menulis, melihat fenomena itu rasanya prihatin sekali. Saya sebagai orang yang sudah menimba ilmu tentang sastra menjadi malu. Dengan menulis, setidaknya saya bisa mempertanggungjawabkan sebagai orang yang sudah belajar sastra. Selain itu, menulis merupakan hiburan yang murah,” tutupnya saat dihubungi via WhatsApp pada Selasa, (28-1-2020). (Chk).

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Antologi-cerpen-Aku-Memakan-Pohon-Mangga-karya-Risen-Dhawuh-Abdullah.jpg 722 474 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2020-02-15 08:37:232020-02-15 08:37:55Risen Dhawuh Abdullah: Jadikan Menulis sebagai Terapi Otak

Bagus: Juara Sesungguhnya Ada di Hati

11/02/2020/in Feature /by NewsUAD

Bukan murni dari bidang perfilman, tetapi kemenangan berpihak pada Bagus Kurniawan. Laki-laki asal Banyumas ini mengaku harus belajar membuat film dari nol. Hal tersebut tidak membuat mahasiswa Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling (BK) angkatan 2017 ini patah semangat. Ia belajar membuat skenario dan menjadi kameramen yang baik. Menurutnya, tim yang hanya lima orang membuat semangatnya membara. Selain itu, dalam proses penggarapan film kali ini membuat Bagus multitalenta.

Cak Sule, begitulah Bagus menyapanya. Sule merupakan sosok yang mendampinginya dalam pembuatan skenario. Tak hanya itu, dukungan penuh diberikan oleh Caraka Putra Bhakti, M.Pd., selaku Dosen Prodi BK. Lalu, keinginan Bagus tumbuh untuk mengikuti lomba media BK dengan tema “Peran Counselor di Era Milenial sebagai Upaya Mengembangkan Potensi Siswa”. Tutor di bidang video dalam komunitas Counselor Learning Community (CLC) ini mengaku suka dalam media BK, terutama film-film pendek.

Bagus-BK-UAD

Film pendek dengan judul “4.0 Statis atau Dinamis” karyanya dinobatkan sebagai peraih juara 1 tingkat nasional di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Film yang berlatar tempat di sekitar kampus, Laboratorium BK, dan Kampus II Unit B UAD tersebut selanjutnya dijadikan media BK.

Film menarik ini menceritakan peran seorang guru BK yang dahulu sering didatangi siswa untuk curhat. Tapi, zaman sekarang para siswa lebih sering mencari informasi lewat internet atau smartphone. Mereka lebih sibuk dengan smartphone-nya. Kemudian sebagai guru BK, maka sangat diperlukan inovasi, salah satunya dengan menciptakan sebuah aplikasi yang bisa digunakan pada smartphone. Jadi siswa bisa menggunakannya.

“Kalau kalian punya potensi dalam bidang apa pun, teruslah berusaha dan pantang menyerah. Saat mengikuti perlombaan, jangan mengharapkan sebuah juara karena juara sesungguhnya ada di hati. Artinya, melaksanakan proses dengan senang hati dan bahagia. Pasti apa pun hasilnya akan merasa juara terus. Sebagai agen of changes, kita harus memanfaatkan teknologi yang ada. Manfaatkan fasilitas yang ada karena UAD telah menyediakan banyak fasilitas,” pesannya. (Dew)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Bagus-BK-UAD.jpg 1449 1753 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2020-02-11 09:37:102020-02-11 09:37:10Bagus: Juara Sesungguhnya Ada di Hati

Kunci Sukses Puspa Carika pada Lomba Tari se-DIY

08/02/2020/in Feature /by NewsUAD

Kunci sukses dari tim Puspa Carika yaitu kompak dan tidak egois. Maksudnya, semua anggota sama, tidak ada yang paling bagus dan paling jelek. Sesama anggota harus saling melengkapi. Ketika ada kesalahan harus bisa menutupinya dan yang paling penting tidak boleh menyatakan dirinya paling bagus dan menonjol.

Dina Ayu Martantita berasal dari Ponorogo, Jawa Timur, merupakan mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) angkatan 2016 yang ikut tergabung dalam Puspa Carika. Ini merupakan grup tari Saman yang belum ada satu tahun ada di Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Tim Puspa Carika setelah mengikuti lomba dalam acara Public Healt Party di Kampus III UAD pada 8 Desember 2019. Mereka mendapat juara lima se-DIY.

Dahulu Dina menari daerah dari Jawa Timur seperti Jatil, Merak, dan Kreasi. Tapi, semenjak di Yogyakarta lebih menekuni tari Melayu. Walaupun baru mencoba tari Saman, ia sudah merasakan kekompakan dan komitmen dalam Puspa Carika. Berasal dari angkatan yang berbeda, buktinya tak menjadi halangan. Latihan tetap berlangsung meskipun anggotanya kadang tidak komplet. Puspa Carika bukan mencari orang yang mau menari, tapi mereka yang mau belajar.

Komitmen dan kekompakan diasah terus oleh anggota Puspa Carika. Hal itu dibuktikan dengan mengikuti lomba tari se-DIY pada 8 Desember 2019 di Kampus III UAD. Saat FKM mengadakan Public Health Party, Dina ditemani Dwi Afrilianti, Nurul Karina Sabrina, Fadhila Azzani H, Millennia Intan Borneo, Vionika, dan Putri Prihantanti, berhasil menjadi juara 5. Mereka menampilkan tari Saman dengan nama Ratoh Jaroe, tari yang dipentaskan oleh perempuan dengan live music.

“Ratoh Jaroe bukan sekadar tari, namun ada pesan di dalamnya yaitu manusia yang berdzikir kepada Tuhan diiringi dengan gerakan tangan. Selain berdzikir, juga melatih kekompakan. Esensinya manusia di sini bukan apa-apa dan hanya berdzikir untuk Tuhan.”

Ia berpesan, “Jangan pantang menyerah! Apa yang dimiliki kalian maka tampilkanlah. Apa saja bakat kalian, tidak perlu malu karena kita tidak tahu sukses kita dalam hal apa. Belum tentu kita sukses dalam akademik, mungkin saja sukses kita lewat jalur nonakademik. Jangan lupa harus percaya diri.” (Dew)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Puspa-Carika-setelah-mengikuti-lomba-dalam-acara-Public-Healt-Party-di-Kampus-III-UAD-pada-8-Desember-2019.-Mereka-mendapat-juara-lima-se-DIY..jpg 1280 960 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2020-02-08 09:08:082020-02-08 09:08:08Kunci Sukses Puspa Carika pada Lomba Tari se-DIY

Papan Pintar: APE Versi PGPAUD UAD

20/01/2020/in Feature /by NewsUAD

Anastasya Ristu Pratiwi, Anis Kurnia, dan Maharani Rosi Agustina dari Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bertandang ke Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk mengikuti lomba Alat Permainan Edukasi (APE) dalam acara Festival PAUD tingkat nasional. Perwakilan dari UAD ini membuat alat permainan yang diberi nama papan pintar. Alat tersebut dikerjakan sekitar tiga hari oleh Anastasya beserta tim. Bahannya cukup sederhana dan ramah lingkungan. Berupa kardus, koran, dan beberapa barang yang sudah tidak terpakai lagi.

Anastasya mengungkapkan, “Harapan kami permainan ini bisa mengasah perkembangan motorik pada otak anak. Anak bisa bermain, mendapat ilmu, dan melatih kerja sama. Suasana pembelajaran yang mengasyikan bagi anak usia dini sangat penting. Karena mereka hanya kenal dengan permainan. Sebagai mahasiswa PGPAUD, kita harus kreatif mengisi permainan tersebut dengan ilmu yang bisa mengembangkan potensi anak.”

Tim ini memang tanpa pendampingan dosen ketika mengikuti lomba. Namun, hal itu sama sekali tidak menyurutkan semangat.

“Jangan pernah merasa semua hal yang telah dilakukan sia-sia, karena segala hal yang telah diperjuangkan pasti ada nilainya. Hanya mendapat juara 2 atau 3 tidak bisa dibilang rendah. Selanjutnya, bisa dibilang pemenang ketika usaha dan potensi dimaksimalkan. Juara 1, 2, dan seterusnya hanya sebuah hadiah dari suatu usaha,” pesannya pada 7-12-2019 di Kampus V UAD. (Dew)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Festival-PAUD-UAD.jpg 439 589 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2020-01-20 09:56:072020-01-20 09:56:07Papan Pintar: APE Versi PGPAUD UAD

Sanji dan Frida Bawa Medali Emas dari Lampung

16/01/2020/in Feature, Terkini /by NewsUAD

Sanji Julia Kristi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) angkatan 2019, sejak Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas 2 memang sudah mengikuti Tapak Suci (TS). Awalnya ia hanya diajak oleh kakak ipar, lama-lama tertarik dan penasaran dengan TS.

Bagi Sanji, manfaat ikut TS yaitu bisa menjaga diri. Sisi menarik dari TS lainnya karena tidak hanya mengajarkan bela diri saja, namun juga mengajarkan dakwah. Sebelum latihan, memang terlebih dahulu disampaikan ceramah tentang Islam.

Sanji Julia Kristi dan Frida Nora Ayu Basri saat menerima medali emas dalam event Tapak Suci International Open 2019 di Universitas Lampung

Ketertarikan Sanji berlanjut sampai meraih juara 1 pada event Tapak Suci International Open 2019. Mahasiswa asli Bantul ini didampingi temannya yaitu Frida Nora Ayu Basri dari Prodi Pendidikan Biologi angkatan 2019. Mereka bertanding di Universitas Lampung (Unila) dalam bidang seni ganda tangan kosong dan membawa medali emas untuk Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Sebelumnya, keduanya telah ikut event TS tingkat nasional di Universitas Airlangga.

Perempuan berkacamata ini berbagi tipsnya. Sebelum tanding, kita harus mempunyai bekal yang matang. Melakukan joging setiap hari juga penting, supaya fisik siap saat di mimbar pertandingan. Setelah itu latihan, kalau bisa lebih dari satu kali. Sanji menerapkan tiga kali latihan tiap minggunya. Menurutnya, tanding dalam bidang seni, ekspresi juga harus main. Selain itu, kekuatan juga tak kalah penting.

“Saat di mimbar perlombaan, awalnya deg-degan. Tapi, harus yakin dan tetap positive thinking. Kunci keberhasilan itu harus bekerja keras dan belajar dari suatu kegagalan,” tutupnya. (Dew)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sanji-Julia-Kristi-dan-Frida-Nora-Ayu-Basri-saat-menerima-medali-emas-dalam-event-Tapak-Suci-International-Open-2019-di-Universitas-Lampung.jpg 1632 1224 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2020-01-16 10:59:182020-01-16 10:59:18Sanji dan Frida Bawa Medali Emas dari Lampung

Afwa: Kenalkan Budaya Indonesia ke Taraf Internasional melalui Seni Lukis

15/01/2020/in Feature /by NewsUAD

Afwa Rizqia Kautsar dari Program Studi (Prodi) Farmasi angkatan 2019 merupakan perempuan yang lahir di Yogyakarta, tetapi besar di Kalimantan. Ia sudah menekuni hobi melukis sejak kecil. Bahkan, sejak duduk di bangku Taman Kanak-Kanak (TK) sudah mengikuti berbagai lomba dan sering menang. Hobinya muncul dari diri sendiri, namun kemudian diperkuat oleh dukungan rang tuanya. Kebetulan, ayah Afwa dahulu juga sering melukis di kanvas memakai cat air.

Kini lomba International Event dalam bidang lukis dicicipinya, hingga mendapat juara 3 kategori Best Popular. Mengangkat tema “Harmony in Unity”, harapan Afwa keberagaman di Indonesia dapat disatukan. Pesan tersirat dari tema tersebut ialah ingin menunjukkan budaya Indonesia ke orang-orang luar. Singkatnya, Afwa ingin memperkenalkan budaya Indonesia melalui seni lukis.

Afwa mengikuti lomba lukis memakai cat air baru pertama kali ini. Dahulu ia hanya suka menggambar sketsa wajah menggunakan tangan dan pensil. Vakum sekian lama, membuat Afwa merasa gugup saat di tempat lomba. Apalagi ia bersugesti bahwa peserta lain seperti sudah biasa ikut lomba. Tak mau kalah dengan rasa gugupnya, ia mencari inspirasi di sosial media yang unik dan bukan sekadar gambar biasa saja.

Pembuatan konsep hanya diperlukan waktu sehari oleh Afwa. Berbekal kematangan konsep, selanjutnya diolah menjadi lukisan yang berisi keberagaman. Dalam goresan kanvasnya yang perdana, ia mengambil ikon tiap kota yaitu Jembatan Ampera, Monas, Tugu, Patung Bekantan, dan rumah adat. Hasil lukisannya mencerminkan bahwa keberagaman Indonesia dilambangkan dalam ikon kota, menyatunya digambarkan melalui Deoxyribo Nucleic Acid (DNA), dan tangan yang bergandengan melambangkan bersatu.

“Kita sudah menjadi mahasiswa, jangan takut salah karena manusia tempatnya salah. Jangan takut untuk mencoba hal baru. Kalau tidak dicoba sekarang, kapan lagi? Percaya pada potensi sendiri-sendiri. Kemudian, harus diasah karena akan menjadi sebuah value untuk diri sendiri,” pesannya. (Dew)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Afwa_Lukis_UAD.jpg 1483 1948 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2020-01-15 10:48:452020-01-15 10:48:45Afwa: Kenalkan Budaya Indonesia ke Taraf Internasional melalui Seni Lukis

Novita Lakukan Riset Daya Maya ke Bima

14/01/2020/in Feature /by NewsUAD

Novita Dwi Saputri merupakan mahasiswi dari Program Studi Sastra Indonesia angkatan 2016 Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Dalam rangka riset daya maya, ia melakukan kunjungan gratis ke Bima, Nusa Tenggara Barat, yang diadakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia (RI). Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) memang sedang mengadakan riset tentang potensi pariwisata di Bima dan Sumbawa tepatnya di daerah terdepan, terluar, dan terbelakang (3T).

Kegiatan yang dilakukan Vita bukan suatu program dari universitas atau organisasi di kampus. Perempuan cantik ini terlibat karena mempunyai relasi dengan Generasi Pesona Indonesia (Genpi), sebuah organisasi di bawah naungan Kementerian Pariwisata. Selain itu, ia juga pernah ke Beijing pada Juli 2019 dalam rangka Summer Camp dan pernah ikut kepanitiaan dalam banyak kegiatan.

Novita saat memberikan pelatihan produk tenun inovasi ke Bima

Menurutnya, Bima dipilih untuk tempat riset daya maya karena mempunyai potensi wisata yang bagus. Selain itu, banyak pengrajin tenun, tapi belum banyak terekspos ke dunia luar. Pemandu wisata di setiap daerah juga belum ada. Apalagi minimnya promosi di Instagram membuat Bima sulit dikenal banyak orang. Vita juga pernah mendengar kabar bahwa Bima seperti zona merah. Ia mengelak kabar tersebut. Buktinya setelah sampai sana, ia disambut baik oleh warga Bima.

Tak sekadar berkunjung, Vita berkesempatan belajar tenun bersama penduduk asli Bima. Diadakan juga workshop pemanfaatan internet positif, suatu upaya untuk promosi wisata dan oleh-oleh produk lokal supaya semakin terkekspos.

“Be life and make it happened. Miliki mimpi, percaya, dan melakukannya. Aku tidak pernah bermimpi untuk keliling Indonesia dan luar negeri. Tapi, setelah aku jalani dan punya relasi, maka mimpi tersebut akan terwujud, entah dari kampus atau luar kampus. Percaya bahwa mimpi itu akan terwujud. Entah nanti, esok, atau mungkin tahun depan. Kuncinya, lakukan apa yang sudah menjadi mimpi kita,” pesannya pada 27-11-19 di Kampus I UAD. (Dew)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Novita-ke-Bima-Sasindo-UAD.jpg 1080 1616 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2020-01-14 15:40:062020-01-14 15:40:06Novita Lakukan Riset Daya Maya ke Bima
Page 54 of 73«‹5253545556›»

TERKINI

  • Meneladani Kebiasaan Rasulullah di Bulan Puasa sebagai Jalan Menuju Ketakwaan04/03/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Pembuatan Lubang Biopori di Dusun Ploso04/03/2026
  • Tiga Modal Mendidik Generasi Masa Depan03/03/2026
  • Pengaruh Puasa dan Zikir terhadap Struktur Otak Manusia03/03/2026
  • Ibadah Berkualitas Kunci Kesehatan Mental03/03/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I Presenter Terbaik pada ADIYC 202522/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top