• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Tim MeRAMU IMM FEB UAD Bekali Pelaku Usaha MieDes Pembukuan dan Pengelolaan Finansial

28/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim MeRAMU IMM FEB Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekali pelaku usaha Miedes pembukuan dan pengelolaan finansial (Foto.Tim MeRAMU UAD)

Tim MeRAMU Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan Pelatihan Literasi Keuangan bertema “Edukasi Literasi Keuangan: Keuangan Teratur, Usaha Lebih Terukur” pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 2 Kantor Kelurahan Srihardono ini diikuti secara antusias oleh 37 pelaku usaha MieDes se-Kalurahan Srihardono.

Inisiatif ini dihadirkan untuk memberikan pemahaman praktis mengenai manajemen keuangan usaha mikro. Melalui pengelolaan yang terstruktur, para pelaku usaha diharapkan dapat mengetahui kondisi finansial bisnis secara presisi, menetapkan Harga Pokok Produksi (HPP) yang tepat, serta mengambil keputusan pengembangan usaha secara lebih terukur.

Lurah Srihardono, Awaludin, menyampaikan dukungan penuh atas terselenggaranya pelatihan ini. Ia mengimbau agar materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan komunikatif, mengingat sebagian besar pelaku usaha MieDes merupakan warga lanjut usia.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim MeRAMU IMM FEB UAD, Muhamad Abi Saputra, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah bertukar pengalaman, bukan panggung untuk menggurui. “Kami hadir di sini untuk berbagi pengetahuan akademis yang diharapkan dapat melengkapi pengalaman praktis bapak dan ibu yang telah bertahun-tahun menjalankan usaha MieDes di lapangan,” ujar Abi.

Rangkaian acara diawali dengan pengerjaan pre-test untuk memetakan pemahaman awal peserta, dilanjutkan pemaparan materi inti oleh dua anggota tim, Rudi Yuli Nugroho dan Afifah Nuur Khoirutunnimah. Sesi materi menyoroti tiga pilar utama pengelolaan keuangan UMKM, yaitu pemisahan uang usaha dan pribadi, penyusunan HPP untuk kepastian harga jual, serta pembukuan arus kas harian secara sederhana.

Dari hasil diskusi interaktif, terungkap bahwa kendala utama sebagian besar peserta terletak pada percampuran dana operasional usaha dengan kebutuhan rumah tangga, serta pencatatan transaksi yang belum konsisten. Rangkaian pelatihan kemudian diakhiri dengan evaluasi melalui post-test dan dokumentasi bersama. Melalui pendampingan ini, Tim MeRAMU IMM FEB UAD berharap para pelaku usaha MieDes di Srihardono mampu menerapkan pembukuan terencana demi mendorong keberlanjutan ekonomi lokal. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-MeRAMU-IMM-FEB-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bekali-pelaku-usaha-Miedes-pembukuan-dan-pengelolaan-finansial-Foto.Tim-MeRAMU-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-28 09:20:232026-09-08 13:03:39Tim MeRAMU IMM FEB UAD Bekali Pelaku Usaha MieDes Pembukuan dan Pengelolaan Finansial

Tim PPKO RDC UAD Sukseskan Malam Puncak Pentas Seni HUT RI di Karangtengah

28/08/2026/in Terkini /by Ard

Tim PPKO RDC Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukseskan malam puncak pentas seni HUT RI di Karangtengah (Foto. Tim PPKO UAD)

Kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia masih berlanjut di Padukuhan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, Bantul. Pada Sabtu, 22 Agustus 2026 malam, warga setempat berkolaborasi dengan Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) Robotic Development Community (RDC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar malam puncak berupa Pentas Seni Semarak HUT RI.

Dalam acara ini, mahasiswa UAD tidak sekadar hadir sebagai penonton, tetapi juga ikut turun tangan menyukseskan kegiatan. Tim PPKO RDC UAD membantu memfasilitasi siaran langsung (live streaming) melalui platform YouTube. Langkah ini dilakukan agar kemeriahan pentas seni bisa disaksikan secara daring oleh masyarakat luas, terutama bagi warga yang berhalangan hadir langsung ke lokasi.

Selain membantu urusan penyiaran, tim mahasiswa juga ikut naik ke atas panggung. Mereka menyumbangkan penampilan seni tari dan berkolaborasi dengan warga RT 6 untuk menghibur ratusan penonton yang memadati area kegiatan.

Acara yang dipandu oleh organisasi kepemudaan AMMI ini dihadiri langsung oleh Kepala Padukuhan Karangtengah, Sumardiyono, beserta tokoh masyarakat dan tamu undangan. Malam puncak resmi dibuka pada pukul 20.00 WIB dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars AMMI, yang dilanjutkan dengan pemutaran video kilas balik (after movie) kegiatan kemerdekaan warga.

Panggung pentas seni diisi dengan unjuk kreativitas dari berbagai kalangan usia. Penampilan yang disuguhkan di antaranya pentas seni anak-anak TK, Tari Oglek, Tari Kreasi Nusantara, Tari Lestari Alamku, hingga pertunjukan Ketoprak dan Jegog Lesung dari pemuda AMMI.

Malam keakraban ini sekaligus menjadi momen pengumuman dan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba 17-an, seperti lomba Paku Mania, Balap Karung, Sundul Air, dan Estafet Air yang telah digelar pada hari sebelumnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan piala kepada juara umum oleh Kepala Padukuhan, dilanjutkan dengan bersih-bersih area secara gotong royong. Melalui kegiatan ini, kekompakan dan tali silaturahmi antarwarga diharapkan makin erat, sekaligus menjadi wadah bagi mahasiswa UAD untuk membaur dan membawa manfaat langsung bagi masyarakat Karangtengah. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PPKO-RDC-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-sukseskan-malam-puncak-pentas-seni-HUT-RI-di-Karangtengah-Foto.-Tim-PPKO-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-28 09:14:192026-08-28 09:14:19Tim PPKO RDC UAD Sukseskan Malam Puncak Pentas Seni HUT RI di Karangtengah

KKN UAD Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting di Mertelu

28/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) optimalisasi peran kader posyandu dalam pencegahan stunting di Mertelu (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 159 Unit V.B.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan Optimalisasi Peran Kader dalam Pencegahan Stunting di Ruang Rapat Kelurahan Mertelu, Gedangsari, Gunungkidul, Jumat 21 Agustus 2026. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam upaya pencegahan stunting.

Sebanyak 13 kader Posyandu dari tiga wilayah di Kelurahan Mertelu, yakni Krinjing, Mertelu, dan Mertelu Kulon, mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan menghadirkan Nur Syarianingsih Syam, S.KM., M.Kes., dosen Kesehatan Masyarakat UAD sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan KKN UAD 159 Unit V.B.3, sebagai pemateri.

Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui pemahaman awal peserta. Acara kemudian dibuka oleh pembawa acara dan dilanjutkan sambutan Kamituo Kelurahan Mertelu, Supriyanta, S.Sos. Ia menekankan pentingnya pemahaman kader dalam melakukan pengukuran antropometri serta pemantauan status tumbuh kembang bayi dan balita sebagai bagian dari pencegahan stunting.

Selain edukasi, mahasiswa KKN UAD juga memberikan pelatihan melalui studi kasus. Para kader diberi kesempatan mempraktikkan materi, khususnya dalam pencatatan dan plotting hasil pengukuran serta menentukan langkah tindak lanjut berdasarkan kondisi pertumbuhan balita.

Setelah penyampaian materi dan praktik, peserta mengikuti post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap kegiatan. Melalui rangkaian edukasi dan pelatihan tersebut, kader diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam memantau pertumbuhan balita dan menjalankan perannya secara optimal di masyarakat.

“Peningkatan kapasitas kader diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Posyandu yang lebih optimal dan berkelanjutan dalam menjaga kesehatan serta tumbuh kembang anak,” ujar Refika, perwakilan KKN UAD Unit Mertelu Kulon.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN UAD dalam mendukung penguatan kapasitas kader Posyandu sekaligus meningkatkan peran masyarakat dalam pencegahan stunting di Kelurahan Mertelu. (tifa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-optimalisasi-peran-kader-posyandu-dalam-pencegahan-stunting-di-Mertelu-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-28 09:01:422026-09-08 13:03:29KKN UAD Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting di Mertelu

Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD Dorong Kesehatan Salamrejo

27/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim MeRAMU IMM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dorong kesehatan Salamrejo (Foto. Tim MeRAMU UAD)

Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi menerjunkan tim MeRAMU IMM Farmasi UAD di Kalurahan Salamrejo, Jumat 7 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi awal pelaksanaan program pengabdian mahasiswa yang berfokus pada bidang kesehatan dan lingkungan.

Penerjunan dihadiri Lurah Salamrejo Dani dan Kepala Bidang Pembinaan Organisasi Kemahasiswaan dan Prestasi Mahasiswa UAD, Danang. Dalam kegiatan tersebut, tim MeRAMU memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan bersama masyarakat selama masa pengabdian.

Empat program utama yang dipaparkan meliputi SEDAYA, GEMPAR JENTIK, SAPA HIPERTENSI, dan SUMBER URIP. Keempatnya dirancang dengan pendekatan edukatif dan partisipatif agar masyarakat dapat terlibat aktif dalam pelaksanaan program.

SEDAYA berfokus pada pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. GEMPAR JENTIK diarahkan pada edukasi dan pemantauan jentik nyamuk sebagai upaya pencegahan penyakit. Sementara itu, SAPA HIPERTENSI menghadirkan edukasi mengenai pencegahan, deteksi dini, dan penerapan pola hidup sehat.

Program SUMBER URIP berfokus pada konservasi dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Melalui program ini, masyarakat diajak mengenal jenis, pemanfaatan, serta pentingnya menjaga keberlanjutan tanaman obat sebagai bagian dari potensi kesehatan dan lingkungan di Kalurahan Salamrejo.

Pelaksanaan seluruh program akan mengedepankan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kalurahan, dan masyarakat. Sebagai tanda dimulainya kegiatan, dilakukan penandatanganan berita acara penerjunan oleh Lurah Salamrejo Dani dan Danang selaku Kepala Bidang Pembinaan Organisasi Kemahasiswaan dan Prestasi Mahasiswa UAD.

Melalui MeRAMU IMM Farmasi UAD 2026, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar dari masyarakat dan membangun kepedulian sosial. Program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta mendorong terciptanya masyarakat Salamrejo yang lebih sehat, mandiri, dan berdaya.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-MeRAMU-IMM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dorong-kesehatan-Salamrejo-Foto.-Tim-MeRAMU-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-27 08:45:372026-09-08 13:03:20Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD Dorong Kesehatan Salamrejo

Penerjunan KKN ADI di Kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara

27/08/2026/in Terkini /by Ard

 

Penerjunan KKN ADI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara (Foto. KKN UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerjunkan 18 mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata Ahmad Dahlan Mengabdi (KKN ADI) periode ke-160 di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara. Program tersebut resmi dimulai pada 15 Agustus 2026 dan akan berlangsung selama 30 hari.

Penerimaan mahasiswa KKN ADI dilakukan oleh Rektor Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Muhammadiyah (ITBKM) Muna Barat, Dr. Rasid, S.Pd., M.Pd., bersama Wakil Rektor dan jajaran pemerintah daerah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Muna Barat La Ode Darwin, S.P., beserta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat.

KKN ADI merupakan program yang dirancang UAD melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa yang tergabung dalam organisasi mahasiswa (Ormawa), seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah, untuk terlibat langsung dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2023, KKN ADI telah menyasar sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara, mulai dari Buton Selatan, Wakatobi pada 2024, Kendari pada 2025, hingga Muna Barat pada 2026.

Pelaksanaan KKN ADI periode ke-160 tahun ini melibatkan kolaborasi lima perguruan tinggi Muhammadiyah di Sulawesi, yakni UAD, ITBKM Muna Barat, Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari), Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton), dan ITBKM Wakatobi. Total peserta yang terlibat mencapai 82 mahasiswa, terdiri atas 18 mahasiswa UAD, 32 mahasiswa ITBKM Muna Barat, 9 mahasiswa UM Kendari, 13 mahasiswa UM Buton, dan 10 mahasiswa ITBKM Wakatobi.

Sebanyak 82 peserta tersebut disebarkan ke 11 desa di Kabupaten Muna Barat, yakni Desa Sukadamai, Waturempe, Marobea, Guali, Lahaji, Waulai, Lapolea, Walelei, Latugho, Lombu Jaya, dan Wamelai. Setiap unit KKN ditempati tujuh hingga delapan mahasiswa yang berasal dari lima perguruan tinggi Muhammadiyah untuk menjalankan program kerja bersama masyarakat.

Pada pelaksanaan tahun ini, ITBKM Muna Barat bertindak sebagai panitia KKN ADI. Tim ITBKM Muna Barat bersama Rektor ITBKM Muna Barat menyiapkan berbagai kebutuhan pelaksanaan, termasuk pemeriksaan kondisi lokasi KKN serta koordinasi dengan pemilik rumah, kepala desa, aparat desa, dan masyarakat untuk memastikan kesiapan tempat tinggal dan kelancaran kegiatan mahasiswa.

Bupati Muna Barat La Ode Darwin menyambut dan mendukung pelaksanaan KKN ADI di wilayahnya. Ia berharap mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui berbagai program yang dilaksanakan selama KKN.

Menurutnya, pelaksanaan KKN ADI juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Muna Barat.

Kegiatan penerimaan mahasiswa KKN ADI turut dihadiri Rektor ITBKM Muna Barat Dr. Rasid, S.Pd., M.Pd.; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muna Barat Rika Purwaningsih Darwin; Rektor UM Kendari Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin, M.Sc., IPU., ASEAN Eng., bersama Tim Humas dan LPM; perwakilan UM Buton Dr. Rasman Wijaya, M.Pd.; perwakilan ITBKM Wakatobi Yamin, S.Kom., M.Kom.; perwakilan Kapolres Muna Raya melalui Kapolsek Tiworo Kepulauan; Kepala Dinas Infokom; Sekretaris BAPPEDA Muna Barat; Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Muna Barat; unsur organisasi perangkat daerah; Ketua Badan Pembina Harian ITBKM Muna Barat; para camat dan kepala desa/lurah di wilayah KKN ADI ke-160; serta Wakil Rektor, dosen, mahasiswa ITBKM Muna Barat, dan masyarakat sekitar kampus. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penerjunan-KKN-ADI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-Kabupaten-Muna-Barat-Sulawesi-Tenggara-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-27 08:29:162026-08-27 08:29:16Penerjunan KKN ADI di Kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara

Tim PKM-PM UAD Buat SMART CELL ENGLISH untuk Tingkatkan Life Skills Anak Binaan LPKA Yogyakarta

27/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PKM-PM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) buat SMART CELL ENGLISH untuk tingkatkan Life Skills anak binaan LPKA Yogyakarta (Foto. Tim PKM UAD)

Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) hadirkan inovasi “SMART CELL ENGLISH: Pengembangan Platform Microlearning Android Terintegrasi Siniar untuk Meningkatkan Keterampilan Hidup (Life Skills) Anak Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Yogyakarta.” Program yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tahun 2026 ini diketuai oleh Ika Juni Astiti, bersama Isna Rodiana Binti Munawaroh, Fadia Al-Afwa, Fanny Rahmadani, dan Rafi Amrullah Al-Baihaqi Gunawan, di bawah bimbingan Nur Rifai Akhsan, S.Pd., M.Ed. Melalui program tersebut, tim mengembangkan platform pembelajaran digital yang menggabungkan microlearning, Bahasa Inggris, dan siniar untuk membantu peserta meningkatkan life skills berupa komunikasi, kepercayaan diri, serta independent learning.

SMART CELL ENGLISH tidak hanya digunakan sebagai media belajar Bahasa Inggris, tetapi dirancang agar anak binaan dapat belajar secara praktis, dan mandiri. Materi dalam platform dilengkapi dengan menu podcast mandiri yang mendorong peserta untuk berani berbicara dan mengekspresikan diri menggunakan Bahasa Inggris.

Sebelum program dimulai, tim melakukan koordinasi dengan mitra, menyusun materi, mengembangkan website, serta menyiapkan media dan instrumen pembelajaran. Tim juga melakukan needs assessment melalui observasi dan pre-test untuk mengetahui kebutuhan peserta. Berdasarkan hasil tersebut, materi kemudian disusun agar lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anak binaan LPKA Yogyakarta.

Pembelajaran dilaksanakan dalam enam pertemuan dengan durasi 90 menit dan diikuti oleh 26 anak binaan. Materi yang diberikan meliputi Greetings and Simple Conversation, Daily Life at LPKA, Giving Directions, Expressing Opinion, Job Skills, dan Future Plans. Kegiatan dikemas melalui speaking practice, vocabulary, dan berbagai aktivitas komunikasi sehingga peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mempraktikkannya secara langsung.

Ketua Tim SMART CELL ENGLISH, Ika Juni Astiti, mengatakan bahwa program ini terbentuk sesuai dengan permasalahan utama mitra. “Dengan adanya program ini Bahasa Inggris tidak hanya dipelajari sebagai materi di dalam kelas, tetapi juga menjadi sarana untuk melatih komunikasi, keberanian mengekspresikan diri, dan kepercayaan diri. Oleh karena itu, perlunya menggabungkan platform microlearning dengan pembelajaran intensif dan siniar agar peserta bisa belajar sekaligus mempraktikkan kemampuan mereka,” ungkapnya.

Selama program berlangsung, tim menghasilkan beberapa luaran, yaitu website SMART CELL ENGLISH, enam modul pembelajaran, video pembelajaran, dua podcast, worksheet, dan sertifikat. Hasil evaluasi terhadap 18 Anak Binaan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai dari 58,22 pada pre-test menjadi 75,72 pada post-test, atau meningkat 17,50 poin. Dosen Pembimbing Nur Rifai Akhsan menilai bahwa keberlanjutan program juga menjadi perhatian tim melalui pelatihan penggunaan website, penyediaan modul dan pedoman, serta pembentukan Smart Cell English Rangers. “Yang kami bangun bukan hanya sebuah website, tetapi media pembelajaran yang menghubungkan Bahasa Inggris dengan life skills,” tuturnya. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PKM-PM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-buat-SMART-CELL-ENGLISH-untuk-tingkatkan-Life-Skills-anak-binaan-LPKA-Yogyakarta-Foto.-Tim-PKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-27 08:23:082026-09-08 13:03:10Tim PKM-PM UAD Buat SMART CELL ENGLISH untuk Tingkatkan Life Skills Anak Binaan LPKA Yogyakarta

Program Doktor Ilmu Farmasi UAD Tambah Lulusan Baru

26/08/2026/in Terkini /by Ard

Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Sidang Promosi Doktor Program Studi Ilmu Farmasi Program Doktor (S-3) (Foto. Dinda)

Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Sidang Promosi Doktor Program Studi Ilmu Farmasi Program Doktor (S-3) pada Kamis (20/8/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Auditorium A, Lantai 3, Kampus III UAD, Yogyakarta, dengan Dona Suzana sebagai kandidat doktor.

Dalam sidang tersebut, Dona Suzana mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Pengembangan Terapi Infertilitas dengan Polherbal (Uncaria gambir, Tribulus terrestris, dan Piper retrofractum) melalui Pendekatan Bioinformatika dan Uji In-vivo pada Tikus Jantan.”

Sidang promosi doktor tersebut turut dihadiri oleh pembimbing utama Dr. apt. Kintoko, M.Sc. dan pembimbing pendamping Dr. apt. Moch. Saiful Bachri, M.Sc., serta jajaran dewan penguji.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. apt. Kintoko, M.Sc. menyampaikan kesan dan pesannya kepada Dona Suzana. Ia berharap perjalanan akademik yang telah ditempuh dapat memberikan kontribusi yang lebih luas, khususnya dalam pengembangan bidang medis tradisional dan integratif.

“Semoga dokter Dona bisa terus menjadi dokter yang memahami logika dari pengobatan alam, kolaborasi sintetis, dan terus menumbuhkan diri dalam bidang medis tradisional integratif,” ujar Kintoko.

Ia juga berharap hasil riset yang dilakukan tidak berhenti pada lingkup akademik, tetapi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta berdampak pada dunia usaha dan industri melalui proses komersialisasi.

“Setiap hasil dari riset yang dilakukan harus mempunyai dampak bagi dunia usaha dan dunia industri melalui komersialisasi. Ini penting, kalau ingin menjadi kampus berdampak, berarti setiap diri kita harus memberikan dampak,” lanjutnya.

Sementara itu, Dona Suzana menyampaikan rasa syukur setelah berhasil menyelesaikan pendidikan doktoralnya di UAD. Ia mengaku merasa beruntung dapat menjadi bagian dari lingkungan akademik yang mendukung proses pendidikannya.

“Akhirnya saya dapat menyelesaikan program ini, yang jauh dari rumah. Dan saya sangat beruntung menjadi mahasiswa di sini, di mana environment-nya sangat mendukung untuk menjadi seorang doktor,” ungkap Dona.

Menurutnya, dukungan dari para dosen menjadi salah satu hal yang berkesan selama menempuh pendidikan doktor. Ia mengapresiasi motivasi yang diberikan para dosen selama proses studinya.

“Dosen-dosennya selalu memberikan motivasi yang luar biasa, yang tidak pernah saya dapatkan di UI ataupun di Gunadarma dulu,” tuturnya.

Dona Suzana menyelesaikan Program Doktor Ilmu Farmasi UAD dalam waktu 2 tahun 11 bulan 20 hari dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Fakultas-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menyelenggarakan-Sidang-Promosi-Doktor-Program-Studi-Ilmu-Farmasi-Program-Doktor-S-3-Foto.-Dinda.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-26 08:49:352026-08-26 08:49:35Program Doktor Ilmu Farmasi UAD Tambah Lulusan Baru

Prodi Perbankan Syariah FAI UAD Gelar Sosialisasi dan Pembekalan Magang

26/08/2026/in Terkini /by Ard

Prodi Perbankan Syariah FAI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar sosialisasi dan pembekalan magang (Foto. Ana)

Program Studi Perbankan Syariah (PBS) Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan (FAI UAD) sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pembekalan Magang pada Kamis, 6 Agustus 2026 dengan mengusung tema “Peran Lembaga Pengelola Zakat (BAZNAS) dalam Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Syariah: Peluang Magang dan Pengembangan Kompetensi Profesional Mahasiswa Perbankan Syariah.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran dosen dan seluruh mahasiswa PBS UAD angkatan 2023. Hadir pula para narasumber dan dosen penanggung jawab magang, di antaranya Dr. H. Nursya’bani Purnama, S.E., M.Si., CT, CCA, Pribawa E Pantas, S.E.Sy., M.E.K., dan Rofiul Wahyudi, S.E.I., M.E.I., Ph.D.

Dalam sambutan pembukanya, Kaprodi Perbankan Syariah FAI UAD, Dwi Santosa Pambudi, S.H.I., M.S.I., menekankan pentingnya manajemen waktu bagi mahasiswa. Ia mengingatkan bahwa mahasiswa  PBS UAD yang telah menginjak semester 7 kerap kali harus menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan tiga mata kuliah krusial secara bersamaan, yakni pelaksanaan magang, program Kuliah Kerja Nyata (KKN), serta penyelesaian tugas akhir.

“Harapan kami, Mas dan Mbak sekalian perlu betul-betul bisa manajemen waktu dengan sangat tepat. Jangan sampai justru tiga-tiganya terlepas semua, akhirnya kalian tidak bisa menyelesaikan satu per satu,” pesan Dwi Santosa Pambudi di hadapan para peserta.

Selain manajemen waktu, ia juga berpesan kepada para mahasiswa agar senantiasa menjaga nama baik diri sendiri serta almamater Universitas Ahmad Dahlan selama berada di industri tempat mereka magang. Menurutnya, kinerja yang baik selama magang tidak hanya berdampak positif bagi penilaian institusi, tetapi juga membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk langsung direkrut bekerja oleh industri.

Lebih lanjut, sesi sosialisasi ini juga memberikan ruang interaktif bagi mahasiswa untuk mendalami aturan magang, mekanisme konversi mata kuliah bagi yang sudah berpengalaman kerja di lembaga keuangan, hingga teknis pelaksanaan magang di luar kota Yogyakarta. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prodi-Perbankan-Syariah-FAI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-sosialisasi-dan-pembekalan-magang-Foto.-Ana.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-26 08:43:502026-08-26 08:43:50Prodi Perbankan Syariah FAI UAD Gelar Sosialisasi dan Pembekalan Magang

Dosen Farmasi UAD Edukasi DAGUSIBU Obat dan Kosmetik di Pulau Jeju, Korea Selatan

26/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Dosen Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) edukasi DAGUSIBU obat dan kosmetik di Pulau Jeju, Korea Selatan (Foto. Iis Wahyuningsih)

Dosen Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melanjutkan program pengabdian masyarakat (PkM) tentang edukasi DAGUSIBU di Pulau Jeju, Korea Selatan. Kegiatan ini diselenggarakan di Masjid Baiturrahman bekerja sama dengan komunitas Muslim Jeju pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Ketua PkM, Dr. apt. Iis Wahyuningsih, M.Si., mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai kelanjutan dari edukasi daring sebelumnya sekaligus membawa pembahasan lebih dekat dengan komunitas. Dalam kegiatan lanjutan ini, pembahasan diperluas ke aspek DAGUSIBU berikutnya, yaitu menyimpan dan membuang obat dengan tepat.

“Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program daring kami sebelumnya mengenai cara mendapatkan dan menggunakan obat dengan benar. Dengan bertemu langsung dengan komunitas di Jeju, kami berharap informasi yang disampaikan menjadi lebih praktis dan lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Iis.

Selain itu, kegiatan ini juga memperkenalkan DAGUSIBU kosmetik, mengingat pentingnya peran produk kosmetik dalam kehidupan sehari-hari. Kosmetik digunakan secara luas oleh berbagai kalangan dan kelompok usia, sehingga penting bagi konsumen untuk memahami cara memilih, menggunakan, menyimpan, dan membuang produk kosmetik secara aman dan bertanggung jawab.

Ia menambahkan bahwa topik kosmetik disertakan untuk menjawab kebutuhan sehari-hari komunitas tersebut.

“Kosmetik banyak digunakan di Korea, jadi kami merasa DAGUSIBU tidak terbatas pada obat-obatan saja. Masyarakat juga perlu mengetahui cara memilih, menggunakan, menyimpan, dan membuang produk kosmetik dengan tepat,” ungkapnya.

Setelah penyampaian materi, peserta secara aktif mengajukan pertanyaan dan terlibat dalam diskusi mengenai topik yang dibahas. Banyak pertanyaan berfokus pada situasi yang mereka hadapi sehari-hari, termasuk cara menyimpan obat dengan benar, penanganan obat yang tidak terpakai atau kedaluwarsa, serta cara memilih dan menggunakan produk kosmetik secara aman. Diskusi tersebut menjadikan sesi lebih interaktif dan memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertanya tentang hal-hal praktis secara langsung dengan narasumber.

Komunitas Muslim Jeju menyambut baik kelanjutan program ini. Yoga, yang mewakili komunitas tersebut, menyatakan bahwa topik-topik yang dibahas sangat relevan dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Topik-topik ini sangat dekat dengan kebutuhan sehari-hari kita. Kita menggunakan obat-obatan dan kosmetik, namun terkadang kita kurang memperhatikan bagaimana cara penyimpanan, penggunaan, atau pembuangannya yang tepat. Program ini memberikan informasi praktis yang dapat kami bagikan kepada keluarga dan komunitas kami,” ujar Yoga.

Ke depannya, Iis berharap kerja sama antara Fakultas Farmasi UAD dan komunitas Muslim Jeju dapat terus berlanjut melalui kegiatan edukasi yang lebih rutin dan relevan.

“Kami berharap ini bukan sekadar kegiatan sekali jalan. Di masa mendatang, kami ingin terus membangun kerja sama dengan komunitas Muslim di Jeju serta mengembangkan berbagai program edukasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung pemahaman dan penerapan perilaku hidup yang aman dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” kata Iis.

Yoga juga menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat diperluas di masa depan.

“Kami berharap kerja sama semacam ini dapat terus berlanjut, dengan lebih banyak topik dan kegiatan yang bermanfaat bagi komunitas Muslim di Jeju,” ujarnya.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan informasi yang praktis dan relevan, tetapi juga membuka ruang dialog dan memperkuat interaksi dalam upaya membangun kolaborasi yang berkelanjutan. Fakultas Farmasi UAD berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkembang melalui berbagai program edukasi kesehatan yang bermanfaat bagi komunitas Muslim di Korea Selatan. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dosen-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-edukasi-DAGUSIBU-obat-dan-kosmetik-di-Pulau-Jeju-Korea-Selatan-Foto.-Iis-Wahyuningsih.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-26 08:34:042026-09-08 13:03:00Dosen Farmasi UAD Edukasi DAGUSIBU Obat dan Kosmetik di Pulau Jeju, Korea Selatan

Dosen Farmasi UAD Berdayakan Guru Thailand Selatan melalui Inovasi Herbal Wedang Uwuh

26/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

 

Dosen Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berdayakan guru thailand selatan melalui inovasi herbal wedang uwuh (Foto. Ichwan Ridwan)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali memperkuat kiprahnya di tingkat internasional melalui program pengabdian kepada masyarakat. Dosen Fakultas Farmasi UAD, apt. Ichwan Ridwan Rais, M.Sc., Ph.D., melaksanakan program pengabdian masyarakat mandiri di Sangkhom Wittaya Islamic School, Sadao, Songkhla, Thailand Selatan, pada Selasa 11 Agustus 2026.

Kegiatan yang menjadi bagian dari agenda pendampingan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Thailand tersebut menyasar para guru sebagai mitra utama. Program berfokus pada pemberdayaan melalui pelatihan pembuatan Wedang Uwuh, minuman herbal tradisional khas Yogyakarta yang memanfaatkan berbagai rempah dan bahan alami.

Wedang Uwuh merupakan minuman tradisional yang terdiri atas sejumlah rempah, seperti jahe (Zingiber officinale), kayu secang (Caesalpinia sappan), kayu manis (Cinnamomum verum), cengkih (Syzygium aromaticum), kapulaga, dan gula batu. Perpaduan bahan tersebut mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti flavonoid dan senyawa fenolik, yang dikenal memiliki aktivitas antioksidan.

Pemilihan guru sebagai sasaran program didasarkan pada peran strategis mereka sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Melalui pelatihan tersebut, para guru diharapkan tidak hanya mampu menerapkan pengetahuan tentang herbal secara mandiri, tetapi juga meneruskannya kepada siswa, keluarga, serta komunitas di sekitarnya.

Pelatihan dilaksanakan melalui dua tahapan. Tahap pertama berupa pembekalan teori mengenai identifikasi bahan, profil fitokimia, serta manfaat dari berbagai komponen Wedang Uwuh. Selanjutnya, peserta mengikuti lokakarya interaktif melalui praktik langsung, mulai dari pemilihan bahan baku, pengeringan secara higienis, hingga standardisasi formulasi agar kualitas produk tetap terjaga.

Menariknya, peserta juga didorong untuk mengembangkan inovasi dengan memanfaatkan tanaman obat lokal yang tersedia di Thailand Selatan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuat pengetahuan yang diperoleh lebih mudah diterapkan secara berkelanjutan sesuai dengan potensi sumber daya setempat.

Hasil evaluasi menunjukkan para guru mampu memahami materi sekaligus mempraktikkan proses pembuatan, pengeringan, dan penyajian minuman herbal secara mandiri. Selain menjadi sarana transfer pengetahuan kesehatan, program ini juga membuka peluang pengembangan produk herbal sebagai bagian dari potensi ekonomi sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, Fakultas Farmasi UAD tidak hanya memperluas edukasi mengenai pemanfaatan herbal, tetapi juga mendorong pertukaran pengetahuan dan budaya antara Indonesia dan Thailand. Program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan produk herbal berbasis potensi lokal yang dapat memberikan manfaat kesehatan sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dosen-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-berdayakan-guru-thailand-selatan-melalui-inovasi-herbal-wedang-uwuh-Foto.-Ichwan-Ridwan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-26 08:27:392026-09-08 13:02:49Dosen Farmasi UAD Berdayakan Guru Thailand Selatan melalui Inovasi Herbal Wedang Uwuh
Page 20 of 796«‹1819202122›»

TERKINI

  • UAD Jadi Tuan Rumah LSF Goes to Campus, Kenalkan Budaya Sensor Mandiri 05/11/2026
  • Angkat Etnomedisin Suku Osing, Mahasiswa PSDIF UAD Raih Gelar Doktor dengan IPK Sempurna05/11/2026
  • UAD Mewisuda 2.130 Mahasiswa pada Wisuda Periode I TA 2026/202702/11/2026
  • HISKI UAD Luncurkan Antologi Puisi di KIK ke-3502/11/2026
  • Gelar Karya PPG UAD Pamerkan 30 Projek Kepemimpinan30/10/2026

PRESTASI

  • Tim Debat UAD Raih Juara Harapan I pada Kompetisi Debat Tingkat Nasional04/11/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Debat Nasional VERDE 202604/11/2026
  • Mahasiswa UAD Juara III Lomba Poster Kesehatan Mental Tingkat Nasional04/11/2026
  • Tim Futsal FKIP UAD Raih Juara 1 Ahmad Dahlan Sport Competition 202603/11/2026
  • Futsal UAD Raih Juara 1 Liga Futsal Kampus Yogyakarta 202602/11/2026

FEATURE

  • Kesehatan Jiwa untuk Masa Depan yang Indah03/11/2026
  • Menanggapi Musibah dari Perspektif Islam30/10/2026
  • Gelar Dokter adalah Awal dari Pengabdian27/10/2026
  • Menjadi Orang Tua Dimulai Sebelum Anak Hadir26/10/2026
  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top