• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Semarak Andalan Awards 2022

15/07/2022/4 Comments/in Terkini /by Ard

Penyerahan penghargaan mahasiswa berprestasi oleh Dr. Muchlas, M.T. Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Ajang Andalan 2022 (Foto: Humas UAD)

Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan acara Anugerah Kemahasiswaan Universitas Ahmad Dahlan (Andalan) Awards 2022 pada Kamis, 14 Juli 2022. Bertempat di Amphitarium Kampus IV UAD dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube, acara ini memberikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika di lingkungan kampus UAD khususnya di bidang kemahasiswaan.

Dr. Muchlas, M.T. selaku Rektor UAD, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Andalan Awards merupakan bentuk penghargaan kepada mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan, yang telah berpartisipasi dalam mengantarkan nama UAD untuk memiliki reputasi baik di mata publik. “Secara material mungkin tidak akan sepadan, tetapi kami harap, ini bisa memberikan motivasi secara emosional sebagai bentuk dukungan penuh dari seluruh pihak baik fakultas maupun universitas,” papar Muchlas.

Gelaran Andalan Awards tahun ini bekerja sama dengan Indosat Ooredoo Hutchison sebagai salah satu sponsor. Suzanna Permata, selaku perwakilan dari PT Indosat Tbk (VIP Head of Sales South Central Java and DIY), menuturkan bahwa kerja sama dan sinergi kedua belah pihak telah berlangsung hampir enam tahun. “Kami berharap tahun-tahun ke depan kerja sama bisa terus dilakukan, karena UAD merupakan partner yang luar biasa,” tambahnya. Indosat berkomitmen untuk mendukung kebutuhan ICT (Information and Communication Technology) di UAD seperti pengadaan smart room, access point, dan perangkat switch.

Menurut data yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., pada tahun 2021 UAD mengalami kenaikan pesat dalam jumlah prestasi mahasiswa tingkat nasional hingga mencapai angka 883. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat pada tahun 2022 berkat sinergi yang baik dari mahasiswa dan dosen yang terlibat. Selain itu, UAD juga menempati posisi ke-15 dalam capaian kinerja bidang kemahasiswaan tingkat nasional yang diklasterisasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Hal inilah yang kemudian mendorong Bimawa UAD untuk menggelar Andalan Awards sebagai sebuah ajang penghormatan dan penghargaan kepada segenap insan yang telah berpartisipasi dalam memajukan UAD. Beberapa kategori penghargaan yang diberikan antara lain adalah program studi dan fakultas berprestasi, mahasiswa berprestasi, dosen pembimbing dan pelatih terbaik, serta masih banyak lagi. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan dari Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Ahda Gitana dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari Kirana Bhaskara. (tsa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyerahan-penghargaan-mahasiswa-berprestasi-oleh-Rektor-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-pada-Ajang-Andalan-2022-Foto-Humas-UAD.jpg 1876 2500 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-07-15 08:08:522022-07-15 08:13:16Semarak Andalan Awards 2022

Sentra HKI UAD Bersama DJKI Kemenkumham RI Gelar Workshop Penyusunan Draf Paten

14/07/2022/in Terkini /by Ard

Workshop penyusunan draft paten yang diselenggarakan  Sentra HKI UAD bersama DJKI Kemenkumham RI (Foto: Gufron)

Sentra Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) merupakan pengelola Kekayaan Intelektual (KI) sivitas akademika UAD dan masyarakat yang berada di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Sentra HKI sendiri menyediakan layanan berupa konsultasi terkait KI baik hak cipta, paten/paten sederhana, desain industri, pendaftaran merek, rahasia dagang, dan indikasi geografis.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pelayanan sekaligus mengembangkan jumlah dan kualitas hasil HKI, Sentra HKI UAD menyelenggarakan workshop bertajuk “Penyusunan Draf Paten”. Hadir sebagai pembicara yakni Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (DJKI Kemenkumham RI) pada Rabu, 13 Juli 2022. Acara berlangsung di Meeting Room Kampus II UAD Unit B.

Terdapat tiga materi yang diberikan, yaitu “Pemeriksaan Formalitas dan Publikasi” oleh Drs. Slamet Riyadi, M.Si. selaku Kepala Subdit Permohonan dan Publikasi. “Penyusunan Spesifikasi Paten” yang disampaikan Kepala Subdit Pemeriksaan Paten, Rani Nuradi, S.Si., M.H., dan “Penelusuran Paten” oleh Stefano Thomy A. selaku Pemeriksa Paten.

Dalam sambutannya, Kepala Sentra HKI UAD Dra. Sudarmini, M.Pd. menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan dari DJKI Kemenkumham RI untuk bersilaturahmi ke UAD, sehingga sivitas akademika UAD yang berkecimpung dalam urusan HKI Paten dapat menyerap ilmu tentang penyusunan draf paten langsung dari ahlinya.

“Kami berharap dari kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman dan menghasilkan drafer paten yang mampu menyusun deskripsi paten sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Sudarmini.

Hadir secara langsung Wakil Rektor Bidang Akademik UAD, Rusydi Umar, S.T., M.T., Ph.D. Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, ia menuturkan workshop kali ini merupakan kesempatan yang langka, karena para peserta dapat belajar langsung dengan pembicara yang memang ahli tentang hak paten. Ia berharap, dengan adanya workshop tersebut dapat menjadi bekal untuk menghasilkan draf paten yang sesuai dengan klasifikasi paten.

“Bapak dan ibu tidak hanya memahami saja, melainkan dapat praktik langsung untuk membuat draf patennya,” ujarnya. “Kami juga berharap kerja sama ini dapat berjalan terus, sehingga kegiatan semacam ini tetap berkelanjutan dan akan ada angkatan-angkatan selanjutnya yang melahirkan draf paten baru dari UAD.”

Lebih lanjut, Slamet Riyadi menyampaikan closing statement seusai menyampaikan materi bahwa DJKI siap membantu drafer UAD dalam penyusunan draf paten. “Yang penting ide-ide kita itu dapat diterjemahkan dengan baik menjadi suatu invensi. Semoga antara UAD dengan DJKI tetap menjalin hubungan yang berkelanjutan,” tandasnya.

Senada dengan itu, Rani Nuradi, menjelaskan sudah saatnya kita memulai untuk membuat strategi-strategi menyusun draf paten yang akan diajukan. “Proses itu lebih baik di awal, karena makin ke depan, aturan paten akan lebih ketat lagi dan untuk mendukung kemandirian perguruan tinggi. Sehingga proses pemeriksaan draf paten yang diajukan akan lebih lancar untuk mengurangi permasalahan di tengah jalan.” (guf)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Workshop-penyusunan-draft-paten-yang-diselenggarakan-oleh-Sentra-HKI-UAD-bersama-DJKI-Kemenhumham-RI-Foto-Gufron-scaled.jpg 1440 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-07-14 14:39:332022-07-14 14:39:33Sentra HKI UAD Bersama DJKI Kemenkumham RI Gelar Workshop Penyusunan Draf Paten

IMM FKIP UAD Respons Persoalan Sampah di Yogyakarta

14/07/2022/in Terkini /by Ard

IMM FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan diskusi tentang lingkungan dan sampah (Foto: Istimewa)

Indonesia telah dinobatkan sebagai penyumbang sampah terbesar kedua di dunia setelah Cina. Di Yogyakarta sendiri, krisis atau persoalan mengenai sampah saat ini begitu memprihatinkan, terlebih ketika Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan yang sempat beberapa kali ditutup, menambah rentetan kemelut persoalan sampah. Berangkat dari kenyataan inilah yang menjadi latar belakang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan kegiatan diskusi dengan tema “Langkah Kecil untuk Membuat Bumi Tersenyum”.

“Tujuan dari diadakannya kegiatan ini adalah untuk mengajak kader, Pimpinan Komisariat, dan mahasiswa untuk lebih melek terhadap persoalan sampah,” ujar Hurin Nabila selaku ketua Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat.

Pemantik berasal dari Komunitas Kader Hijau Muhammadiyah (KHM) Komite Yogyakarta, Yusuf Bastiar, diundang pada diskusi yang berjalan selama kurang lebih tiga jam tersebut.

Yusuf menjelaskan bahwa masyarakat Indonesia sekarang dalam kehidupan sehari-hari tidak dapat terlepas dari penggunaan plastik saset. Plastik saset inilah yang menjadi penyumbang sampah terbesar. Perusahaan-perusahaan besar yang menggunakan kemasan saset dalam produknya menjadi biang dari permasalahan banyaknya sampah plastik di Indonesia. Padahal, sampah tersebut termasuk jenis yang sulit diuraikan ataupun didaur ulang.

“Produk berkemasan saset yang konon katanya dirancang untuk membantu masyarakat dengan ekonomi lemah, sejatinya bukanlah menjadi solusi, tetapi justru melahirkan persoalan baru,” jelas Yusuf ketika menyampaikan materi diskusi.

Di akhir pemaparan, ia menerangkan mengenai langkah kecil apa saja yang dapat dilakukan mahasiswa untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, dan dengan harapan dapat membuat bumi tersenyum. Di antaranya dengan melakukan pengolahan sampah dalam ranah rumah tangga seperti memilah sampah dari yang mudah terurai hingga yang tidak mudah terurai, kemudian membeli botol air minum yang dapat diisi ulang juga dapat menjadi upaya mengurangi penggunaan plastik.

Melalui diskusi ini diharapkan mampu memberikan kesadaran bagi kader IMM dan mahasiswa pada umumnya untuk mengurangi penggunaan sampah plastik. Selain itu, rencana tindak lanjut dari kegiatan tersebut adalah dibentuknya koperasi sampah yang nantinya setiap komisariat dapat menyetorkan sampah-sampah mereka kepada koperasi. (wid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/IMM-FKIP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-diskusi-tentang-lingkungan-dan-sampah-Foto-Istimewa.jpg 1200 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-07-14 13:34:262022-07-14 13:34:26IMM FKIP UAD Respons Persoalan Sampah di Yogyakarta

Keutamaan Ibadah Kurban dan Puasa Arafah

12/07/2022/in Terkini /by Ard

Kajian islami “Keutamaan Berkurban dan Puasa Arafah oleh IMM PBII Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Widia)

Hari Raya Iduladha merupakan hari besar umat Islam yang di dalamnya memiliki keutamaan. Dalam rangka menyambut datangnya Hari Raya Iduladha itu, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), dan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengadakan kajian islami dengan tema “Keutamaan Berkurban dan Puasa Arafah”.

“Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada Pimpinan Komisariat dan kader baru tentang apa saja keutamaan dalam ibadah kurban dan puasa Arafah,” ujar Oki Ariyanto selaku ketua Bidang Tabliq Kajian dan Keislaman.

Dengan mengundang narasumber R.M. Adhe Mahendra, yang merupakan mahasiswa Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM), kajian dilaksanakan secara blended learning yaitu via Google Meet dan di Masjid Kampus II UAD. Acara yang dilaksanakan selama kurang lebih dua jam ini diawali dengan membaca surah Al-Kahfi terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan sesi kajian yang disampaikan oleh Adhe.

Dalam bulan Dzulhijjah, terdapat dua keutamaan yaitu berkurban dan puasa Arafah. Umat Islam yang memiliki rezeki lebih sangat dianjurkan untuk menunaikan ibadah kurban. Sedangkan ibadah puasa Arafah pun tidak kalah penting, karena di dalamnya memiliki keutamaan tersendiri. Barang siapa melaksanakan puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah maka Allah akan menghapus dosa satu tahun yang lalu dan dosa satu tahun yang akan datang.

“Harapannya setelah ada kajian ini, bertambah pula ilmu pengetahuan serta keimanan kader dan Pimpinan Komisariat, sehingga nantinya dapat mewujudkan mahasiswa yang memiliki ketakwaan kepada Allah Swt.,” terang Oki ketika ditanya mengenai harapan setelah diadakannya kajian. (wid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kajian-islami-Keutamaan-Berkurban-dan-Puasa-Arafah-oleh-IMM-PBII-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Widia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-07-12 07:59:492022-07-12 08:00:32Keutamaan Ibadah Kurban dan Puasa Arafah

Kajian Ayat-Ayat Fisika

06/07/2022/in Terkini /by Ard

Kajian Ayat-ayat Fisika HMPS Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Eka Marcella)

Himpunan Mahasiswa Program Studi Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menggelar kajian Ayat-Ayat Fisika pada Minggu, 3 Juli 2022, melalui platform Zoom Meeting. Kali ini, tema yang diusung adalah “Membangun Generasi Fisikawan Islam yang Beriman serta Berakhlakul Karimah demi Terwujudnya Generasi Intelektual yang Berintegritas Tinggi”.

Acara ini, seperti yang diungkapkan Ketua Pelaksana Muhammad Faishal Khairan, bertujuan untuk menambah wawasan para peserta, baik itu dalam hal Al-Qur’an atau sains yang memang saling berkaitan. Kajian tidak semata-mata membahas masalah ayat-ayat fisika tetapi diharapkan para peserta bisa menjadi sosok fisikawan muda yang beriman, berakhlakul karimah, dan berkompeten.

Ustaz Nopriadi Hermani, S.T., M.Sc., Ph.D. yang merupakan alumnus Tokyo Institute of Technology Jepang, sekaligus pemateri kajian ini memaparkan banyak sekali pengetahuan terkait ayat-ayat fisika dan kaitannya dengan Al-Qur’an.

“Fisika merupakan salah satu disiplin ilmu fundamental karena bidang ini sangat berjasa bagi yang mempelajarinya, juga bagi manusia secara umum untuk mengetahui perilaku alam semesta,” ungkap dosen Teknik Nuklir Universitas Gadjah Mada itu. “Kemajuan teknologi berkembang sangat luar biasa karena manusia memahami ayat-ayat fisika.”

Dalam pembahasannya, penulis buku pengembangan diri The Model itu menjelaskan bahwa ayat-ayat Allah ada dua yakni ayat Qauliyah dan Kauniyah. Ayat Qauliyah yaitu tanda-tanda kebesaran Allah yang ada di dalam Qur’an dan hadis sahih, yang berisi motivasi dan inspirasi ilmuwan muslim untuk mencari ayat-ayat fisika pada fenomena alam. Sementara itu, ayat Kauniyah merupakan tanda-tanda kebesaran Allah yang bisa dilihat dari fenomena alam untuk mengenal dan menguatkan iman kepada Allah Swt., guna memenuhi kebutuhan hidup manusia dan menunaikan tugas sebagai khalifah fil ardhi.

Nopriadi juga memaparkan untuk menjadi seorang fisikawan hendaklah menjadi fisikawan muslim yang dimotivasi lebih karena iman dan ibadah. Selain itu membaca fenomena alam sebagai ayat Kauniyah yang dapat menambah keimanan, bisa dijadikan inspirasi, serta mengembangkan sains dengan metode ilmiah yang dibatasi oleh syara atau syariat Islam. (eka)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kajian-Ayat-ayat-Fisika-HMPS-Fisika-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Eka-Marcella.jpg 877 1919 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-07-06 07:47:152022-07-06 07:47:54Kajian Ayat-Ayat Fisika

PPKn UAD Gelar Bincang Buku ‘Lembaga Budi’ Karya Prof. Dr. Hamka

05/07/2022/in Terkini /by Ard

Dr. Farid Setiawan, M.Pd.I., pembicara Bincang Buku “Lembaga Budi” Karya Prof. Dr. Hamka yang diselenggarakan PPKn Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Farida)

Tidak ada pekerjaan yang hina asal halal; tiap-tiap pekerjaan ada manfaatnya untuk diri sendiri, keluarga, dan masyarakat; beberapa orang menilai sebuah pekerjaan hanya dari segi gaji atau jabatan, sedangkan sebagian persen lainnya menilai sebuah pekerjaan dari segi kepuasan hati. Selain itu, secara filosofi kerja buka hanya sekadar insting untuk mencari materi, tetapi pekerjaan bisa menjadi sumber kebahagiaan yang besar.

Begitulah paparan Dr. Triwahyuningsih, M.Hum. mengenai poin penting tentang sifat bekerja yang ada dalam BAB VIII buku Lembaga Budi karya Prof. Dr. Hamka.

“Bekerjalah sesuai bidang yang Anda sukai, jangan hanya sekadar bekerja tetapi harus punya mimpi. Bekerja juga harus dengan cerdas, pandai bergaul dengan rekan kerja, inovatif, dan kreatif. Apa pun pekerjaan Anda, lakukanlah dengan tulus dan ikhlas. Seperti jargon di Muhammadiyah ‘Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas, Mumtaz’,” lanjut dosen PPKn Universitas Ahmad Dahlan (UAD) itu ketika menyampaikan tips ketika terjun ke dunia kerja.

Menurutnya, aspek penting dalam BAB VIII yakni tentang kesungguhan dalam bekerja dan pentingnya budi serta akhlak. Tujuan pembinaan budi yaitu untuk mencintai sesama orang yang tercermin dalam perkataan maupun perbuatan dan perilaku, berusaha menghias diri dari sifat-sifat terpuji, dan tidak kaku bersifat keras ketika berinteraksi dengan orang lain.

Selain Triwahyuningsih, Dr. Farid Setiawan, M.Pd.I. yang merupakan dosen Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) juga menyampaikan BAB VII mengenai budi mulia dalam buku Lembaga Budi. Hamka merupakan seorang pembelajar yang otodidak. Ia belajar mengenai budaya, tasawuf, sosiologi, hingga politik. Predikat yang diberikan kepada Hamka dikenal sebagai ulama, aktivis, pendidik, sastrawan, jurnalis, dan wartawan. Selama hidupnya, Hamka juga memiliki karya 118 judul buku. Karya-karya yang dimilikinya memiliki bobot tersendiri yang berbeda-beda setiap judul.

“Hamka mengelompokkan pengarang itu ada tiga: pengarang buku ilmu pengetahuan, pengarang di surat kabar (wartawan), dan pengarang hikayat dan syair (sastrawan). Hamka juga menekankan seorang pengarang itu perlu memiliki budi yang baik karena tanpa budi yang baik akan menyesatkan masyarakat. Budi itu sangat penting, karena cita-cita seorang pengarang adalah ia mampu meninggikan kecerdasan masyarakat. Artinya, posisi pengarang juga sebagai media edukasi, media sosialisasi, media transformasi bagi orang lain,” jelas Farid.

Terakhir, ia menyampaikan larangan bagi seorang pengarang yakni mengumpat, menggunjing, memfitnah, takabur, sombong, dan membawa permusuhan.

Triwahyuningsih dan Farid Setiawan menjadi narasumber dalam acara yang diselenggarakan oleh Program Studi (Prodi) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) UAD. Bincang buku Lembaga Budi itu sukses digelar pada Sabtu, 02 Juli 2022, secara daring melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube PPKn UAD. (frd)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Farid-Setiawan-M.Pd_.I.-pembicara-Bincang-Buku-Lembaga-Budi-Karya-Prof.-Dr.-Hamka-yang-diselenggarakan-PPKn-UAD.-foto-Farida-2.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-07-05 11:25:442022-07-05 11:27:01PPKn UAD Gelar Bincang Buku 'Lembaga Budi' Karya Prof. Dr. Hamka

OTT: Kolaborasi Empat Elemen Mebersihkan Kejahatan Jalanan

04/07/2022/in Terkini /by Ard

Talkshow OTT Fakultas Hukum Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan pembicara Edy Prajaka, S.Pd. (Foto: Raihan)

“Dalam arti kebahasaan, klitih merupakan kegiatan yang positif. Namun, arti klitih berubah menjadi kegiatan negatif karena adanya kelompok yang melakukan tindakan tidak manusiawi. Akibatnya, saat ini klitih dianggap sebagai kegiatan yang mengerikan dan meresahkan.”

Itulah yang disampaikan oleh Edy Prajaka, S.Pd. saat membuka Program OTT atau Obrolan Tipis-Tipis. Komandan SPAS Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Yogyakarta tersebut membahas tentang “Bersih Klitih, Kolaborasi Empat Elemen”.

“Klitih cenderung dilakukan oleh anak-anak yang masih mencari jati diri. Motif dalam klitih berawal dari pengaruh beberapa orang yang menghasut anak di bawah umur untuk melakukan tindakan agar mendapat apresiasi berupa kehebatan,” lanjutnya.

Sementara itu, beberapa kasus yang telah terjadi, tindakan klitih dilakukan dengan berkelompok. Bahkan, klitih akan terus melakukan tindakan tidak manusiawi jika pelaku berhasil memancing korban untuk membalas perbuatan yang telah dilakukan. Hal ini tentunya membuat mental pelaku makin bertambah kuat untuk mendapatkan posisi dalam kelompok.

“Sekolah telah melakukan berbagi bimbingan konseling terhadap anak. Dalam bimbingan tersebut, sekolah menjelaskan akibat melakukan perbuatan yang tidak manusiawi. Namun, anak-anak cenderung menyepelekan karena mereka menganggap jika melakukan perbuatan tersebut masih di bawah umur sehingga bisa terhindar dari hukuman.”

Lebih lanjut ia menuturkan, klitih akan melakukan aksi pada tengah malam. Sangat jarang pelaku melakukan saat jam sekolah karena kesempatan dalam melakukan tindakan tersebut tidak mungkin berhasil. Namun, tidak menutup kemungkinan jika pelaku melakukan aksi saat sore hari setelah pulang sekolah.

“Anak tidak bisa terus dikekang setiap waktu. Jika anak terus dikekang maka ia akan mencari tempat baru yang bebas. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan, anak cenderung memiliki permasalahan internal dengan teman maupun keluarga sehingga menyebabkan adanya kasus klitih yang saat ini meningkat,” jelasnya.

Adapun beberapa antisipasi yang bisa dilakukan di antaranya bentuk pengawasan orang tua terhadap anak. Selain itu harus dibentuk edukasi pendidikan sekolah untuk mengajarkan moral yang baik terhadap lingkungan pertemanan. Anak akan mengetahui bentuk komunikasi yang baik kepada siapa pun sehingga antisipasi tersebut akan berguna sebagai cermin saat melangkah ke depan.

“Banyak pengaruh yang bisa didapatkan dari senioritas. Anak yang masih duduk di bangku sekolah biasanya akan mencari senior yang telah lulus untuk mendapat sebuah pengakuan dari kelompok. Pengaruh itu berupa hal negatif yang mengakibatkan pemikiran anak akan mengubah gaya pertemanan di sekolah,” tegasnya.

Ia menambahkan, peran orang tua sangat penting terhadap jalan kehidupan anak. Pemahaman orang tua terhadap kegiatan organisasi sekolah merupakan hal yang harus diluruskan. Dengan adanya kegiatan organisasi sekolah maka akan membuat anak terus melakukan kegiatan yang positif sehingga akan memberikan inspirasi anak untuk terus berbuat baik.

“Orang tua harus mengontrol anak dalam penggunaan media sosial. Tindakan tersebut berguna untuk mencegah adanya permusuhan dalam lingkungan pertemanan. Saat ini sekolah sudah memberikan pembinaan kepada setiap anak dalam bentuk razia secara positif guna mendidik anak agar terus melakukan perbuatan yang tidak menyimpang,” tutup Edy Prajaka. (rai)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Talkshow-OTT-Fakultas-Hukum-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dengan-pembicara-Edy-Prajaka-S.Pd_.-Foto-Raihan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-07-04 13:58:382022-07-05 08:10:24OTT: Kolaborasi Empat Elemen Mebersihkan Kejahatan Jalanan

Sanggar Manggala: Wujud Kreativitas Mahasiswa Sastra Indonesia UAD

04/07/2022/in Terkini /by Ard

Foto bersama Sanggar Manggala Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Berkesenian adalah media manusia dalam menyampaikan ide, gagasan, ataupun maksud dan tujuan. Selain itu, nilai kreativitas dan sikap ulet kerap menjadi landasan utama untuk menghadirkan suatu karya seni yang berkesan.

Sebagai mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), berkesenian secara tidak langsung telah menjadi “tradisi” yang tidak tertulis. Ada berbagai jenis kesenian yang digiatkan, di antaranya menulis, melukis, berteater, bermusik, dan lain sebagainya. Melalui tugas praktik mata kuliah Kajian Pementasan Drama, mahasiswa Prodi Sastra Indonesia UAD Angkatan 2020 membentuk suatu komunitas kesenian bernama Sanggar Manggala dan menggagas suatu pertunjukan drama.

“Pada tahun sebelumnya di mata kuliah ini, saya mengarahkan mahasiswa untuk menyaksikan berbagai pementasan drama atau teater. Dari kegiatan tersebut, nantinya mahasiswa akan lebih memahami dan mencoba mengkaji mandiri mengenai seperti apa pementasan tersebut. Namun di tahun ajaran ini, saya mencoba manuver baru, mengarahkan mahasiswa untuk mengadakan pementasan drama sendiri secara berkelompok,” ujar Dinar Saka, selaku dosen pengampu mata kuliah Kajian Pementasan Drama.

Bertempat di Gedung Societet, Taman Budaya Yogyakarta (TBY), pementasan drama ini rencananya akan dilaksanakan pada 17 Juli 2022, dan terbuka untuk umum.

“Teman-teman sangat antusias dan bekerja keras di pementasan ini. Tema drama yang kami usung adalah komedi. Karena konsep drama ini realis, tentu terdapat banyak kesulitan di dalamnya. Dari berbagai kesulitan inilah kami merasa bergairah, sebab ini adalah tantangan yang besar. Beruntungnya, kami menggunakan naskah karya sendiri,” ucap Didi Risaldi, salah satu mahasiswa yang terlibat di pementasan pula sebagai sutradara.

Dengan persiapan dan latihan yang saat ini tengah berlangsung, Dinar mempunyai harapan besar agar pementasan drama tersebut sukses terwujud dan dapat memberikan ilmu serta pengalaman tersendiri bagi mahasiswa Prodi Sastra Indonesia UAD. (ris)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-bersama-Sanggar-Manggala-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 900 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-07-04 09:26:272022-07-04 09:26:27Sanggar Manggala: Wujud Kreativitas Mahasiswa Sastra Indonesia UAD

Dua Mahasiswa Sastra Inggris UAD Lolos Beasiswa Program Transfer Kredit Internasional 2022

04/07/2022/in Terkini /by Ard

Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Humas UAD)

Nabila Azzahra dan Desti Nurwahidah, dua mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Inggris Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2020, sukses meraih prestasi menjadi penerima beasiswa Program Transfer Kredit Internasional atau International Credit Transfer (ICT) Tahun 2022. Keduanya akan menjalani pembelajaran selama satu semester di Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia pada Oktober 2022‒Februari 2023.

Program ini merupakan inisiasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Selama pandemi melanda, program ICT diselenggarakan secara daring dan tahun ini menjadi kali pertama luring digelar. UAD berhasil meraih bantuan dana sebesar Rp99.900.000,00 untuk total enam mahasiswa yang lolos tahun ini.

Bagi Nabila dan Desti, menjadi awardee beasiswa ICT merupakan sebuah prestasi yang membanggakan karena langkah untuk mencari pengalaman baru terbuka lebar. Selain itu, hal ini juga menjadi kesempatan emas bagi keduanya untuk bisa belajar lebih baik lagi dalam hal akademik dan nonakademik. “Lolos program ICT merupakan salah satu pencapaian terbesar saya,” terang Nabila saat diwawancara melalui WhatsApp (28-06-2022).

Berbeda dengan Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) yang mekanisme pendaftarannya melalui lamaran mahasiswa secara pribadi, ICT menggunakan proposal dari universitas asal sebagai acuan untuk proses seleksi. Oleh karena itu, pendanaan yang masuk juga akan melalui universitas asal sebelum akhirnya disalurkan ke mahasiswa. Satu hal lagi yang membedakan IISMA dan ICT adalah learning agreement atau kontrak pembelajaran, di ICT kita perlu mengisi learning agreement sementara di IISMA tidak diperlukan.

Dalam prosesnya, Nabila dan Desti harus mempersiapkan beberapa hal yang digunakan sebagai syarat pendaftaran, seperti transkrip nilai, Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), paspor, English Proficiency Test (EPT) berupa TOEFL/iELTS/DET, dan surat izin orang tua. Mereka mengaku banyak mendapat dukungan dan bantuan dari dosen sehingga kendala-kendala yang ada bisa terlewati dengan mulus.

Terakhir, sebagai titik penting dalam hidupnya, Nabila berharap beasiswa ICT bisa membantunya untuk mendapatkan ilmu baru untuk selanjutnya diamalkan kepada lingkungan sekitar agar lebih bermanfaat. Hal serupa juga dituturkan oleh Desti yang berharap dirinya bisa mempelajari budaya dan mendapat pengalaman baru. “Saya juga ingin berkontribusi terhadap komunitas sosial dan komunitas mahasiswa di sana untuk mengeksplor hal baru,” tutup Desti. (tsa)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-kampus-utama-UAD-dari-ketinggian.jpg 1075 1907 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-07-04 08:43:522022-07-04 08:54:40Dua Mahasiswa Sastra Inggris UAD Lolos Beasiswa Program Transfer Kredit Internasional 2022

Hebatnya KKN di UAD

02/07/2022/in Terkini /by Ard

Program OTT Fakultas Hukum Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan narasumber Beni Suhendra Winarso, S.E., M.Si. (kiri) (Foto: Raihan)

“Kuliah Kerja Nyata (KKN) sudah menjadi bagian dari kurikulum. Namun, beberapa universitas lain menghapus KKN dan mengubah menjadi program magang,” kata Beni Suhendra Winarso, S.E., M.Si. selaku kepala bidang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam acara Obrolan Tipis-Tipis (OTT) Fakultas Hukum UAD.

Menurutnya, kegiatan KKN berbeda dengan magang. Magang lebih tertuju pada disiplin ilmu yang memiliki durasi waktu satu atau dua bulan. Kekurangan dalam magang yakni tidak memiliki hubungan dengan masyarakat karena magang hanya berlaku pada instansi tertentu.

“UAD masih memberlakukan kegiatan KKN dalam kurikulum guna mendidik mahasiswa dalam melakukan dakwah. Terbagi empat kelompok bidang dalam kegiatan ini untuk mempermudah mahasiswa dalam memilih program yang diinginkan, di antaranya bidang keilmuan, keagamaan, seni dan olahraga, serta tematik,” tegasnya.

Adanya kegiatan tersebut sekaligus membentuk kerja sama antara universitas dengan masyarakat. Upaya tersebut akan membantu masyarakat dalam mengatasi permasalahan di dalam desa. Seperti yang berlangsung saat ini, UAD sedang menjalin kerja sama dengan Kabupaten Bantul untuk mengatasi permasalahan sampah hingga tahun 2025 mendatang.

“UAD membagi dua jenis KKN, reguler dan alternatif. KKN reguler dilaksanakan dalam waktu satu bulan dan mahasiswa akan menginap tanpa melaksanakan kegiatan akademik. Sedangkan KKN alternatif mahasiswa tidak akan menginap tetapi waktu pelaksanaannya lebih lama dan mahasiswa masih bisa melaksanakan kegiatan akedemik.”

Adapun beberapa syarat umum dalam pelaksanaan kegiatan KKN di antaranya mahasiswa yang telah lulus 110 Satuan Kredit Semester (SKS) tanpa nilai D, memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 2.00, lulus tiga dari empat mata kuliah Lembaga Pengkajian dan Studi Islam (LPSI), dan lulus Tes Baca Qur’an (TBQ).

“PKM dan KKN UAD membuka peluang kepada dosen atau mahasiswa untuk mengusulkan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan di beberapa wilayah. Dengan syarat yang terlibat adalah mahasiswa multidisipliner dan terdiri atas sembilan atau sepuluh mahasiswa,” kata Beni Suhendra.

Ia menambahkan, terdapat kelompok bidang lain yang akan diresmikan dalam kegiatan KKN yakni bidang sertifikasi halal dan haram. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan melakukan pendampingan proses produk halal sehingga produk yang akan dijual sudah memiliki sertifikasi halal resmi. Rencananya kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Kabupaten Gunungkidul pada awal Agustus 2022.

“Pengelolaan kegiatan ini kami kumpulkan secara rata dari berbagai fakultas di UAD. Setiap tahunnya kegiatan KKN hampir dilaksanakan 6.000 mahasiswa. Namun, tahun 2020 pada semester genap cenderung lebih tinggi dibanding tahun 2021. Tiga tahun ke depan kami akan mencoba membuka kuota sebanyak 7.000 mahasiswa dalam kegiatan ini,” tutup Beni Suhendra. (rai)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Program-OTT-Fakultas-Hukum-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dengan-narasumber-Beni-Suhendra-Winarso-S.E.-M.Si_.-Foto-Raihan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-07-02 09:29:032022-07-02 09:29:03Hebatnya KKN di UAD
Page 410 of 769«‹408409410411412›»

TERKINI

  • IMM FAI UAD Sukses Gelar Darul Arqam Dasar 202609/07/2026
  • UAD Perkuat Literasi Kesehatan Ibu-Ibu Aisyiyah09/07/2026
  • Tim PESTAMI UAD Olah Limbah Pisang Jadi Inovasi Ekonomi Sirkular09/07/2026
  • FEB UAD Gelar 3rd International Economic Fair 202609/07/2026
  • Mahasiswa Ilkom UAD Sukses Gelar Dahlan Muda Fashion Week 309/07/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Lomba Literature Review Tingkat Nasional09/07/2026
  • Mahasiswa Sistem Informasi UAD Raih Dua Penghargaan Nasional Lewat Inovasi Bioenergi Daun Pepaya Jepang08/07/2026
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Juara 1 Lomba Fotografi di Ajang SILAT APIK PTMA 202606/07/2026
  • Mahasiswa UAD Juara I Poster Competition GALA BISMA VI 202602/07/2026
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Raih Juara III dalam University Clash 202625/06/2026

FEATURE

  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026
  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top