• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Tim PESTAMI UAD Olah Limbah Pisang Jadi Inovasi Ekonomi Sirkular

09/07/2026/in Terkini /by Ard

Tim PESTAMI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) olah limbah pisang jadi inovasi ekonomi sirkular (Foto. Tim PESTAMI)

Tim PESTAMI dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses mengukir prestasi gemilang dengan melaju ke babak semifinal Kompetisi Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Keuangan (KBMK) Tingkat Nasional Tahun 2026. Membawa inovasi ramah lingkungan yang solutif, tim kolaborasi lintas disiplin ilmu ini siap bersaing di panggung nasional. KBMK sendiri merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditbelmawa), Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Kompetisi ini dirancang untuk menguji kemampuan akademik sekaligus mendorong mahasiswa menciptakan solusi inovatif yang aplikatif, etis, dan berdampak nyata bagi dunia usaha serta masyarakat. Pada tahun 2026, KBMK mengusung tema “Pemanfaatan Teknologi dan Strategi Bisnis Adaptif untuk Pertumbuhan Usaha Berkelanjutan dalam Menciptakan Nilai dan Dampak melalui Transformasi Digital dan Praktik Bisnis Bertanggung Jawab.”

“Motivasi utama kami mengikuti KBMK adalah untuk menguji sejauh mana ide dan inovasi yang kami kembangkan mampu memberikan solusi nyata terhadap permasalahan di masyarakat,” jelas Arya, “kami melihat KBMK bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan kemampuan dalam bidang bisnis, riset, serta komersialisasi teknologi.” Tambahnnya.

Komristek dan Inovasi Ekonomi Sirkular Berbasis ESG

Dari lima bidang lomba yang tersedia, yaitu Perencanaan Bisnis, Riset Investasi, Keuangan Audit Investigatif, Penulisan Karya Tulis Ilmiah, dan Komersialisasi Riset dan Teknologi Tepat Guna (KOMRISTEK), Tim PESTAMI memilih bertanding pada bidang KOMRISTEK. Gagasan utama yang diusung oleh Tim PESTAMI berfokus pada SDGs 12 atau Responsible Consumption and Production, yaitu dengan menyulap limbah kulit dan batang pisang menjadi produk pangan berupa mie yang bernilai ekonomis tinggi. Inovasi ini mengedepankan konsep ekonomi sirkular serta pendekatan Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Ide ini berawal dari keresahan kami saat berkunjung ke pabrik pengolahan pisang serta bertemu petani setempat. Kulit dan batang pisang belum memiliki sistem pengolahan yang terstruktur dan hanya menjadi limbah. Padahal, riset kami menunjukkan kedua bahan ini memiliki kandungan gizi yang sangat baik untuk produk pangan,” ujar Arya Eka Putra, Ketua Tim PESTAMI.

Produk tersebut kini telah diproses menggunakan teknologi pengolahan skala industri dan didukung dengan uji laboratorium untuk memastikan keamanan serta kualitasnya sehingga layak dikonsumsi.

Sinergi Lintas Disiplin Ilmu

Keunggulan Tim PESTAMI tidak hanya terletak pada produknya, tetapi juga pada komposisi tim yang solid. Didampingi oleh Retnosyari Septiyani, S.T.P., M.Sc. selaku Dosen Pendamping dari Program Studi Bisnis Jasa Makanan UAD, tim ini beranggotakan tiga mahasiswa bertalenta, antara lain Arya Eka Putra, mahasiswa Prodi Bisnis Jasa Makanan angkatan 2023 sebagai Ketua Tim sekaligus Chief Financial Officer (CFO), Muhammad Fajar Habibie, mahasiswa Prodi Teknik Industri di bagian pemasaran, dan Muhammad Al Afif, mahasiswa Prodi Teknik Industri di bagian produksi.

“Meskipun berasal dari program studi yang berbeda, perbedaan tersebut justru menjadi kekuatan kami. Setiap anggota membawa keahlian masing-masing untuk melengkapi strategi bisnis, analisis pasar, hingga proyeksi keberlanjutan usaha ini,” tambah Arya.

Bangkit dari Kegagalan Masa Lalu

Pencapaian menuju semifinal ini tidak didapatkan secara instan. Persiapan Tim PESTAMI rupanya telah dimulai sejak tahun 2025 lalu dengan gagasan yang sama. Namun, karena kendala teknis tertentu, mereka terpaksa menarik usulan tersebut dan menyudahi kompetisi lebih awal. Namun, kegagalan tersebut dijadikan sebagai momentum evaluasi total. Mereka memperbaiki kekurangan, menyempurnakan ide, dan memantapkan komunikasi tim. Kerja keras tersebut akhirnya terbayar lunas pada tahun ini dengan keberhasilan menembus babak semifinal.

Tantangan Menuju Grand Final di UNSOED

Perjalanan Tim PESTAMI masih berlanjut. Hingga saat ini, seluruh rangkaian tahapan seleksi administrasi dan penilaian berkas berlangsung secara daring. Untuk melangkah ke babak Grand Final, mereka harus kembali melengkapi dokumen dan melewati proses seleksi semifinal yang ketat. Jika berhasil lolos ke babak Grand Final, kompetisi akan dialihkan secara luring yang direncanakan bertempat di Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), bersamaan dengan rangkaian acara Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo.

Tantangan terbesar yang kini dihadapi tim adalah mengedukasi masyarakat guna mengubah stereotip bahwa produk berbahan dasar limbah ini aman, higienis, dan memiliki nilai tambah. Melalui kompetisi ini, Tim PESTAMI berharap dapat membawa nama baik program studi, fakultas, dan Universitas Ahmad Dahlan di tingkat nasional, sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa mampu menjadi motor penggerak yang berdampak bagi lingkungan dan perekonomian. (Anove)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PESTAMI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-olah-limbah-pisang-jadi-inovasi-ekonomi-sirkular-Foto.-Tim-PESTAMI.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-09 08:15:022026-07-09 08:15:02Tim PESTAMI UAD Olah Limbah Pisang Jadi Inovasi Ekonomi Sirkular
You might also like
UAD Terus Berkomitmen Kembangkan Potensi Mahasiswa
Kreskit PBSI UAD Gelar Teras Cerita #1
FSBK UAD Hadirkan Seniman dan Sastrawan Kondang di Cultural Days 2024
KKN UAD Bagikan Kantong Pilah untuk Kurangi Sampah
Menjadi Entrepreneur Sukses dengan Ikut Program MBKM
Mahasiswa Teknik Kimia UAD Raih Silver dan Bronze Medal di Mandalika Essay Competition 2025

PRESTASI

  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Lomba Literature Review Tingkat Nasional09/07/2026
  • Mahasiswa Sistem Informasi UAD Raih Dua Penghargaan Nasional Lewat Inovasi Bioenergi Daun Pepaya Jepang08/07/2026
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Juara 1 Lomba Fotografi di Ajang SILAT APIK PTMA 202606/07/2026
  • Mahasiswa UAD Juara I Poster Competition GALA BISMA VI 202602/07/2026
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Raih Juara III dalam University Clash 202625/06/2026

FEATURE

  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026
  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top