Membangun Generasi Kreatif dan Inovatif

Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (PKTI) bertajuk āBerkarya dengan Tulisan, Membangun Generasi Kreatif dan Inovatifā
Sekitar 120 peserta mengikuti Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (PKTI) bertajuk āBerkarya dengan Tulisan, Membangun Generasi Kreatif dan Inovatifā, bersama Dr. Rully Charitas Indra Prahmana Saragih, M.Pd. PKTI diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) via Google Meet, (16-8-2020).
āTahapan belajar publikasi artikel ilmiah bisa dimulai dari jurnal lokal, jurnal nasional, jurnal nasional terakreditasi, hingga jurnal internasional bereputasi. Perjalanan artikel via Open Jurnal SystemĀ (OJS), melewati berbagai tahapan seperti penulis wajib submit paperĀ melalui website, pengecekan kesesuaian author guidelinesĀ dan cakupan jurnal, lalu cek plagiarismĀ dan kebahasaan, mendistribusikan paperĀ ke reviewerĀ dan penilaian kelayakan, rapat keputusan dewan editor, accepted, penulis merevisi paperĀ sesuai masukan reviewer, mengatur tata letak tulisan, serta yang terakhir dipublikasikan di websiteĀ jurnal,ā paparnya.
Rully mengungkapkan beberapa prinsip penulisan artikel ilmiah yang perlu diperhatikan. Di antaranya menentukan jenis artikel ilmiah yang ingin ditulis, apakah artikel hasil penelitian atau hasil kajian literatur, adaptasi dan pelajari pola penulisan artikel sejenis yang hendak ditulis, juga mengembangkan prototipe artikel yang ditulis dengan menambahkan suitableĀ referensi terkait dengan hasil penelitian sehingga menjadi artikel yang utuh.
āHal penting dalam penulisan artikel ilmiah yang tak boleh luput diperhatikan yaitu usahakan lebih dominan menggunakan literatur dari jurnal sejenis, penulisan yang tersistematis, teliti topik atau materi yang akan dikuasai, bangun jaringan dan kolaborasi dengan sejumlah peneliti dengan tema dan bidang sejenis, serta perbanyak membaca artikel hasil penelitian sejenis yang telah dilakukan peneliti lain,ā tutupnya.
Peserta dalam kegiatan ini terlihat sangat antusias. Meskipun sedang pandemi, mereka terlihat tetap ingin mengembangkan skillĀ agar di masa apa pun tetap tertanam jiwa kreatif dan inovatif. Malah, publikasi jurnal bisa dijadikan ajang menjanjikan untuk menguji kemampuan analisis terkait keadaan saat ini. Bahkan, bisa menciptakan penelitian dan produk yang bisa bermanfaat untuk banyak orang dengan sarana publikasi lewat PKTI. (JM)
















