Manfaatkan Gawai untuk Akses dan Menulis Berita

Suasana pelatihan jurnalistik Kreskit “Jurnalistik dalam Media Online” yang dilaksanakan pada Ahad (26/11/2017).
Manusia era globalisasi ingin apa pun serba instan dan terjangkau, misalnya dalam membaca berita. Apalagi di kalangan mahasiswa, yang lebih memilih membaca lewat gawai daripada harus membaca koran. Dengan latar belakang tersebut, mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra (PBSI) yang tergabung dalam Kreativitas Kita (Kreskit) menyelenggarakan pelatihan jurnalistik yang menjadi program kerja (proker) unggulan tahun ini. Pelatihan tersebut dilaksanakan pada Ahad (26/11/2017).
“Jadi, di Kreskit itu ada empat pimpinan redaksi yaitu majalah, online, mading, dan buletin, yang masing-masing mempunyai proker. Di luar itu, pimpinan umum juga mempunyai proker yang dinamakan proker unggulan. Nah, acara ini adalah realisasi dari proker unggulan itu,” jelas Riska Ayu Rosalina selaku ketua panitia pelatihan.
Pelatihan tersebut dibuka untuk seluruh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan pembicara Agung PW selaku Pimpinan Redaksi Online Kedaulatan Rakyat (KR). Mengusung tema “Jurnalistik dalam Media Online”, diharapkan mahasiswa yang datang tidak hanya mendapat sertifikat, tetapi juga ilmu.
Gawai yang semakin canggih, mempunyai banyak manfaat, di antaranya untuk mengakses berita. Peran mahasiswa, dapat memanfaatkan hal itu dengan semakin luas. Misalnya dengan menulis dan turut memublikasikan melalui media-media sosial yang digunakan. Seperti tugas dari mahasiswa PBSI, keterampilan menulis sangat diperlukan.
Pelatihan yang diselenggarakan di auditorium kampus 2 UAD ini terdapat dua sesi. Untuk sesi pertama materi, dan sesi kedua praktik.
“Jumlah peserta yang datang melebihi dari kuota yang ditetapkan panitia. Dapat disimpulkan, antusias mahasiswa sangat bagus,” imbuh Riska. (nda)




Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta resmi bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setelah kedua belah pihak menandatangani Nota Kesepahaman (MoU), Senin (5/6/2017). Penandatanganan itu berlangsung di Ruang Sidang Utama Kampus 1 UAD Jl. Kapas 9, Semaki, Yogyakarta.
Dra. Alif Mu’arifah, S.Psi., M.Si., Ph.D., atau biasa disapa Alif adalah dosen di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Program Studi (Kaprodi) Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD). Alif lulus sarjana S1 di dua universitas, yakni IKIP Yogyakarta yang saat ini di kenal Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada tahun 1985 dengan mengambil Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) serta Universitas Proklamasi (UP) 45 Yogyakarta mengambil Program Studi Psikologi. Ia mengambil S2 di Universitas Gadjah Mada (UGM) di Program Studi Psikologi Klinis, dan mendapat gelar doktor di Universitas Sains Malaysia (USM) pada tahun 2015.
