Mulailah dengan Cinta
Psikologi pembelajarannya melatih pikiran untuk berimajinasi, sehingga mahasiswa yang sudah lulus tidak perlu khawatir. Bisa dipastikan, tidak akan ada yang menjadi pengangguran, karena ilmu Psikolgi cangkupannya sangat luas dan bisa bekerja di bidang apa saja.
Terbukti, banyak alumni yang hadir di takshow bersama dosen Psikologi Dr. Hadi Suyono, S.Psi.,M.Si. dan Unggul H.N. Utomo, S.Psi.,M.Si. Dengan moderator Anggi, yang juga merupakan alumni, acara bertema “Little Things to Show Our Sense of Humanity” ini berlangsung meriah. Ini merupakan bagian dari Opening Ceremony Psikologi ke-22 yang diadakan pada Ahad (3/12/2017) di halaman utama kampus 1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Jln. Kapas No. 9, Semaki, Yogyakarta.
Selain sebagai psikolog anak-anak, pekerjaan alumni jurusan Psikologi juga beragam. Antara lain auditor di rumah sakit, oligami yang karyanya sudah sampai ke mancanegara, dan masih banyak lagi.
“Jurusan Psikologi, selama ada manusia pasti bisa makan,” tutur Unggul.
“Mulailah pekerjaan dengan cinta, jangan mudah menyerah dan malu. Lakukan pekerjaan denga cinta. Sebab, kita akan senang dengan pekerjaan apa pun jenis. Apalagi psikologi termasuk ilmu yang mencakup semuanya, dan psikolog juga sangat berguna untuk keluarga, masyarakat, serta negara,” lanjutnya.
Menurutnya, alumni UAD sangat beruntung. Selain dari segi pendidikan yang sangat bagus, UAD juga semakin meningkat kualitasnya. Semua itu tidak lepas dari peran beragam organisasi yang ada di dalamnya. Bahkan, sekarang seleksi untuk masuk jurusan ini sangat ketat. (ASE)


Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan penggalangan dana untuk masyarakat Kulon Progo yang tergusur lahan pertaniannya karena pembuatan bandara. Diketahui, masyarakat di sana menggunakan pompa listrik. Namun sejak 27 November 2017, PLN memutus aliran listrik sehingga membuat 38 rumah lumpuh total. Aktivitas jelas terganggu karena air termasuk kebutuhan pokok. Mereka kesulitan untuk memasak, minum, mandi, shalat, dan lain-lain.
Dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggalakan acara bakti sosial (baksos) untuk korban banjir. Setelah melakukan survei kartu keluarga (KK), akhirnya diputuskan daerah yang mendapat baksos adalah Imogiri. Daerah inilah yang dirasa sangat memerlukan bantuan.


