• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Melihat Pemikiran dan Peradaban Islam

05/02/2016/0 Comments/in Terkini /by Super News

Senin (25/01/2016) diadakan seminar dengan tema “Pemikiran dan Peradaban Islam”. Acara tersebut diadakan di aula Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Jalan Ringroad Selatan, Tamanan, Bantul sejak pukul 08.00-11.30 WIB.

Untuk kesekian kalinya, Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) menjadi pelopor terselenggaranya acara Program Kaderisasi Ulama (PKU) Universitas Darussalam (Unida) Gontor. UAD telah dipercaya sebagai wadah untuk menyukseskan program tersebut.

“Saya berterima kasih kepada UAD karena telah menerima PKU Unida Gontor untuk mempresentasikan hasil karya terakhir kami,” kata Imam Pambudhi, M. Hum. selaku pembimbing PKU Gontor.

Dalam seminar tersebut, diadakan presentasi dengan tiga judul. Yakni Konsep Relativitas dalam Pluralisme Agama, Konsep Hadits Shahih Persepsi Sunni-Syiah, serta Poligami dan Mut’ah. Sebanyak lebih dari 200 peserta yang berasal dari UAD dan umum berpartisipasi dalam acara tersebut.

Sebagai universitas yang peduli akan Islam dan peradabannya di dunia, UAD berharap seminar tersebut mampu menjadi pembelajaran bagi mahasiswa untuk lebih kritis dan peduli akan perkembangan Islam selama ini.

Thonthowi, S. Ag., M. Hum. selaku kepala LPSI bertutur dalam sambutannya, “Terima kasih kepada teman-teman PKU yang telah memberi kepercayaan kepada UAD untuk membantu perkembangan pemikiran dan peradaban Islam di dunia.” (AKN)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2016-02-05 04:05:392016-02-05 04:05:39Melihat Pemikiran dan Peradaban Islam

Seindah Bersama, Seabad Terasa, Sahabat untuk Selamanya

05/02/2016/0 Comments/in Terkini /by Super News

 

Itulah tema yang diambil dalam “Perpisahan dan Pelepasan Mahasiswa” student exchange Universitas Malaya, Malaysia, dengan Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Acara tersebut dilaksanakan pada Sabtu (23/01/2016) di aula Islamic Center UAD, Jalan Ringroad Selatan, Banguntapan, Bantul.

Setiap tahun, khususnya di semester ganjil, UAD melaksanakan pertukaran pelajar (student exchange) dengan banyak negara. Dan pada semester ganjil tahun ajaran 2015/2016, program studi Bahasa dan Sastra Arab FTDI UAD melaksanakannya.

Mahasiswa pertukaran pelajar tersebut adalah Abdul Hadi, M. Shahzuwan, Amin, Nur Shafwah, Nurul Afiqah, Bazlin, dan Siti Nurul Iman. Mereka berbaur dalam menuntut ilmu dan beraktivitas dengan mahasiswa UAD lainnya. Kebersamaan mereka ditambah dengan tinggal di asrama UAD (Persada).

Serumpun merekah bersama, kalimat ini yang dapat digambarkan pada kebersamaan yang terjalin selama lebih dari lima bulan. Tidak sulit menciptakan keakraban di antara mahasiswa Malaysia dan Indonesia. Hal ini karena Malaysia dan Indonesia merupakan satu rumpun, yakni Melayu.

Mahasiswa Malaysia mengaku dapat dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan di Indonesia. Hal ini mereka buktikan dengan aktif dalam mengikuti kegiatan di kampus. Seperti lomba tingkat nasional, turut memilih pemimpin dalam organisasi mahasiswa, juga berbagai kegiatan lainnya.

Hasilnya pun cukup memuaskan. Dalam acara International Day yang dilaksanakan Kantor Urusan Internasional UAD satu bulan lalu, Malaysia meraih gelar sebagai stand terkreatif.

“Kami berpesan, kita harus berbuat lebih yang orang lain lakukan dalam hal kebaikan. Ambilah segala yang baik dari persahabatan, pertemanan, juga pengajaran dan pelajaran. Jika menuntut ilmu didasarkan pada keikhlasan, maka akan menghasilkan kebaikan yang luar biasa. Mudah-mudahan kebersamaan kita dapat disambung kembali ke depannya. InsyaAllah, pemimpin Persada akan bersilaturahmi ke Malaysia,” ujar Thonthowi, S.Ag., M.Hum. selaku Wakil Direktur. (AKN)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2016-02-05 04:04:532016-02-05 04:04:53Seindah Bersama, Seabad Terasa, Sahabat untuk Selamanya

Relativitas dalam Pluralisme Agama

05/02/2016/0 Comments/in Terkini /by Super News

 

Konsep relativitas dalam pluralisme agama merupakan satu judul presentasi yang dipaparkan dalam seminar “Pemikiran dan Peradaban Islam” pada Senin (25/01/2016) yang bertempat di aula Islamic Center kampus IV UAD, Jalan Ringroad Selatan, Tamanan, Bantul. Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 200 peserta dari berbagai fakultas di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan masyarakat umum.

Kegiatan ini adalah Program Kaderisasi Ulama (PKU) Universitas Darussalam (Unida) Gontor yang untuk kesekian kalinya mempercayai UAD sebagai tempat presentasi yang diharapkan mampu membantu perkembangan pemikiran dan peradaban Islam di dunia.

Dalam pemaparan materi, dibahas konsep relativitas dalam perspektif teologi atau ketuhanan. Terdapat beberapa problem relativisme yang mengkontaminasi pluralisme. Di antaranya umat manusia pada hakikatnya memiliki posisi sejajar, kebenaran absolut ada pada Tuhan semata,  dan manusia memiliki kebebasan beragama.

Sedangkan implikasi yang terjadi adalah pencampur adukan agama, pengaburan makna kafir, dan hermeneutika.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa pluralisme merupakan sebuah kemasan cantik yang berisi relativisme. Sedangkan Islam memiliki ideologi bahwa menegaskan identitas keberagaman dalam beragama, mengakui peran agama, dan memberdayakan hubungan antaragama.

Dengan diadakannya seminar tersebut, mahasiswa diharapkan mampu membuka pikiran tentang pemikiran dan peradaban Islam di dunia saat ini. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mengembangkan ilmu pengetahuan yang dimiliki. (AKN)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2016-02-05 04:03:592016-02-05 04:03:59Relativitas dalam Pluralisme Agama

Persada Adakan Hunting Tourist dan Kunjungan Industri

05/02/2016/0 Comments/in Terkini /by Super News

Demi menyukseskan program tahunan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Persada (Pesantren Mahasiswa KH Ahmad Dahlan) mengadakan kegiatan Hunting Tourist dan Kunjungan Industri yang bertujuan untuk melatih berbicara menggunakan bahasa Inggris juga berwirausaha.

Kegiatan tersebut diadakan di kawasan Candi Borobudur dan sekitarnya, Magelang, Jawa Tengah, pada Minggu (24/01/2016). Seluruh pengurus Persada mulai Direktur, Kepala Asrama, Musyrif, dan Musyrifah, telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Juga para santri yang berjumlah sekitar 150 mahasiswa yang berasal berbagai fakultas di UAD bersemangat untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan ini dimulai sejak pukul 05.00-21.00 WIB dari keberangkatan sampai kepulangan. Dalam rentan waktu tersebut, santri diminta untuk melakukan wawancara dengan beberapa turis asing di Candi Borobudur. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing bagi santri, terutama bahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional.

Selain itu, untuk melatih mental berwirausaha, santri Persada berkunjung ke dua tempat usaha rumahan yang diharapkan mampu memotivasi santri untuk menjadi pengusaha demi membuka lapangan pekerjaan di masa depan.

Dua tempat tersebut adalah “Rumah Ketela” dan “Lidiya Art”. Rumah Ketela merupakan industri rumahan milik Ida. Di dalamnya terdapat pembuatan berbagai macam makanan hasil olahan ketela dan umbi-umbian. Hal ini tentu menjadi pengalaman baru bagi santri untuk lebih bisa mengolah makanan yang bermacam-macam dari ketela.

Sedangkan “Lidiya Art” adalah tempat usaha milik Haryanto, di dalamnya menghasilkan lukisan dan karya seni seperti patung dan ornament-ornamen. Bahan utama pembentuk karya seni ini adalah tanah liat serta pasir hasil erupsi Merapi pada tahun 2010 silam. (AKN)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/field/image/mahasiswa_uad_di_borobudur_pelatihan_dan_jalan-jalan.jpg 221 500 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2016-02-05 04:03:292016-02-05 04:03:29Persada Adakan Hunting Tourist dan Kunjungan Industri

Perpisahan dan Pelepasan Mahasiswa Malaysia

05/02/2016/0 Comments/in Terkini /by Super News

Setelah satu semester menuntut ilmu di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), tepatnya di program studi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Tarbiyah dan Dirasat Islamiyah (BSA FTDI), tibalah bagi ketujuh mahasiswa student exchange UAD untuk kembali ke universitas asalnya, yakni Universitas Malaya, Malaysia.

Ketujuh mahasiswa itu adalah Abdul Hadi, M. Shahzuwan, Amin, Nur Shafwah, Nurul Afiqah, Bazlin, dan Siti Nurul Iman. Selain belajar di kampus, mereka juga difasilitasi untuk tinggal di Persada (Pesantren Mahasiswa KH Ahmad Dahlan) atau biasa dikenal dengan asrama UAD selama mengikuti program pertukaran pelajar tersebut.

Untuk itu, Persada memberikan persembahan terakhir bagi mereka dengan acara “Perpisahan dan Pelepasan Mahasiswa Malaysia” yang dilaksanakan di aula Islamic Center UAD, Jalan Ringroad Selatan, Banguntapan, Bantul pada Sabtu (23/01/2016).

Santri Persada pun memberikan penampilan sebagai kenangan terakhir. Seperti video dokumenter, menyanyi, drama, dan lain sebagainya. Setelah satu semester berbaur dengan mahasiswa UAD, tentunya ketujuh mahasiswa Malaysia merasa berat untuk berpisah.

“Saya senang bisa bergaul dengan kalian. Dapat bertukar pikiran, suka duka bersama dengan segala watak, juga beragam budaya yang dapat memperkaya pengalaman dan komunikasi kami,” kata M. Shahzuwan bin M. Razak dalam penyampaian kesan dan pesan.

Lebih jauh, Shahzuwan menyampaikan rasa terima kasih atas segala kebaikan yang diberikan. Dengan itu, rasa kekeluargaan dan kebersamaan dapat terjalin sehingga menimbulkan ukhuwah dan kemandirian.

Sementara itu, Anhar Anshary, M. Si. selaku direktur Persada berpesan dalam sambutannya, “Kami berharap mahasiswa Malaysia mendapat nilai tambah, baik dalam kognitif maupun pengalaman spiritual dengan ibadah bersama. Kami dari pemimpin memohon maaf atas kekurangan yang didapatkan. Silakan dinikmati dan diamalkan segala kebaikan yang telah didapat demi mewujudkan santri yang berilmu dan bermoral baik tapi tetap sederhana.” (AKN)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/field/image/mahasiswa_uad_asal_malaysia_kembali_ke_kampung_halaman_setelah_belajar_di_uad.jpg 276 500 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2016-02-05 04:02:492016-02-05 04:02:49Perpisahan dan Pelepasan Mahasiswa Malaysia

Pelopor Ketahanan Pangan dengan Bahan Baku Lokal

05/02/2016/0 Comments/in Terkini /by Super News

Pelopor ketahanan pangan dengan bahan baku lokal merupakan visi industri rumahan “Rumah Ketela” milik Ida yang berlokasi tidak jauh dari Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Usaha tersebut mulai dijalankan sejak erupsi Merapi tahun 2010 silam. Hal itulah yang menjadikan Ida untuk lebih peduli pada lingkungan dengan memanfaatkan segala sesuatu yang tersedia di alam. Maka, singkong dan umbi-umbianlah yang dipilih untuk menjadi bahan baku usahanya tersebut.

Banyak sekali produk olahan yang dihasilkan dari bahan makanan tersebut. Di antaranya Jaya Risoles, Brownies Cinta, Cassava Steak, Java Donat, Bakpao Java, Cup Cake Java, Egg Roll, dan lain-lain.

Santri Persada Universitas Ahmad Dahlan (Pesantren Mahasiswa KH Ahmad Dahlan UAD) melakukan kunjungan industri pada Minggu (24/01/2016) ke tempat tersebut guna meningkatkan minat dan motivasi untuk berwirausaha di masa depan kelak.

“Semoga dengan diadakannya kunjungan industri ini, para santri mampu menimbang dan berpikir bahwa jiwa wirausaha harus dimiliki oleh setiap orang, sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang banyak demi memakmurkan negeri ini,” ujar Anhar Anshary, M.Si. selaku Direktur Persada.

Dalam kunjungan industri tersebut, santri diajarkan untuk dapat mengelola bumi ini sebaik mungkin dengan segala kekayaan yang terkandung di dalamnya, dengan praktik memasak egg roll, cup cake, dan ketela goreng.

“Setiap mahasiswa dari fakultas mana pun berpotensi untuk menjadi pengusaha. Oleh karena itu, janganlah mau digerakkan oleh bumi, tapi jadilah penggerak bumi,” tutur Ida.

Menurut Ida, banyak yang dapat dilakukan oleh setiap orang di dunia ini jika ada niat dan mau melakukannya. Setiap orang harus memiliki tiga kemampuan, yakni berilmu, berbudaya, dan berkarya. Ilmu dapat diambil dan dikembangkan di mana saja untuk menjadikan hidup lebih maju. Sedangkan berbudaya adalah hidup bermasyarakat, ini adalah hal penting untuk membangun relasi dengan orang lain dalam mengembangkan usaha.

Selain itu adalah berkarya. Suatu karya tidak harus melulu sesuatu yang besar, namun bagaimana bisa berkarya dan membawa perubahan menuju lebih baik bagi diri sendiri dan orang lain.

Ida menuturkan, “Kita harus bisa mengambil keputusan dan selalu mengerjakan sesuatu saat itu juga selagi mampu. Jangan putus asa, karena Allah selalu mendampingi orang-orang yang berbuat baik, seperti berpikir, bekerja, dan berdoa.” (AKN)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2016-02-05 04:02:092016-02-05 04:02:09Pelopor Ketahanan Pangan dengan Bahan Baku Lokal

Manajemen Waktu Berdasarkan Skala Prioritas

05/02/2016/0 Comments/in Terkini /by Super News

Kembali, Lembaga Pengembangan Studi Islam Universitas Ahmad Dahlan (LPSI UAD) mengadakan pengajian umum. Acara tersebut diadakan pada Sabtu (23/01/2016) bertempat di aula Islamic Center UAD sejak pukul 19.30-21.30 WIB.

Acara tersebut diadakan dalam rangka menyegarkan pikiran mahasiswa, terutama dalam pengaturan waktu, yang merupakan kendala terbesar bagi mahasiswa dalam menciptakannya. Untuk kesekian kalinya, Ustadz Bachtiar Natsir diundang sebagai pemateri pada kesempatan itu.

Menurut Bachtiar, terdapat empat skala prioritas dalam manajemen waktu. Pertama, hal yang penting dan mendesak. Jika ini terjadi, maka kerjakanlah hal tersebut pada waktu itu juga. Ingat, jangan menunda-nunda kebaikan. Kedua, hal yang tidak penting tapi mendesak. Pada keadaan ini, delegasikanlah. Ketiga, hal yang penting  tapi tidak mendesak. Jika keadaan ini terjadi, buatlah perencanaan yang baik.

“Jika kamu gagal dalam berencana, maka kamu sedang berencana untuk gagal. Jangan merencanakan sesuatu yang kamu tidak sungguh-sungguh untuk melakukannya,” katanya.

Keempat, hal yang tidak penting dan juga tidak mendesak. Tinggalkanlah jika mendapati keadaan semacam ini.

Bachtiar mengungkapkan, “Dalam dasar-dasar keislaman, jangan gagal fokus dalam menuntut ilmu dan tidak boleh ada waktu yang terbuang.”

Lebih jauh disampaikan bahwa melengkapi diri dengan ilmu alat dapat mempercepat dalam proses belajar. Seperti melakukan percepatan dalam membaca cepat, cara menghafal al-Qur’an dengan cepat, dan lain sebagainya.

“Banyak sekali fasilitas yang Allah berikan kepada kita untuk menuntut ilmu. Karena orang yang cerdas adalah dia yang 20 persen waktunya menghasilkan 80 persen dari tujuan awalnya. Bukan malah sebaliknya.” (AKN)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2016-02-05 04:01:172016-02-05 04:01:17Manajemen Waktu Berdasarkan Skala Prioritas

13 Mahasiswa USANT Kembali ke Filipina

05/02/2016/0 Comments/in Terkini /by Super News

Terdapat tiga belas mahasiswa Universitas Saint Anthony Filipina (USANT) yang mengikuti acara penutupan di ruang auditorium kampus I Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Jum’at (5/2/2016). Empat mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) (Bachelor of Secondary and Elementary Education), sedangkan yang sembilan dari program studi Arts in Communication.

Selama tiga minggu, sejak 14 Januari sampai 7 Februari 2016, tiga belas mahasiswa tersebut magang di UAD. Mereka didampingi oleh dua dosen, yakni Mark Philip C. Paderan yang merupakan dosen pendamping dari Program Ilmu Komunikasi, dan Dr. Emma V. Veras yang merupakan pendamping dari FKIP.

            Mereka yang di FKIP mengikuti praktik mengajar di sekolah-sekolah mitra dan lab school UAD. Kegiatan yang dilakukan antara lain mengunjungi dan observasi proses belajar mengajar di sekolah-sekolah binaan UAD, seperti SD Muhammadiyah Condong Catur, SMP Muhammadiyah Depok, SD Muhammadiyah Macanan, SD Muhammadiyah 2 Depok, dan beberapa tempat yang lain.

Sembilan mahasiswa yang lain berada di Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi (FSBK). Mereka mengikuti general lecture, workshop on International TV Broadcasting yang meliputi enam jenis workshop (jurnalistik TV, fotografi, film pendek, talk show, presenter, news reader), photo hunting di Ramayana Ballet dan tempat pembuatan batik, syuting film pendek di Malioboro, serta lainnya.

“Saat workshop, mereka melihat proses pembuatan robot air di Program Studi Fisika, belajar metode pengajaran active learning, dan lain-lain. Kegiatan bersama yang mereka lakukan antara lain belajar alat musik tradisional yakni angklung dan kulintang, tree planting, kunjungan ke tempat wisata seperti Prambanan, Ramayana Ballet, Malioboro, Keraton dan lain-lain,” terang Ida Puspita, Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI).

Masih menurut Ida, tiga belas mahasiswa dan dua dosen asing itu didampingi oleh mahasiswa lokal serta staf pengajar UAD. Peserta sangat aktif mengikuti semua kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Kegiatan yang dilakukan salah satu cara untuk mengenal budaya dan bahasa, baik bahasa Indonesia maupun bahasa Filipina/Inggris.

Sementara itu, acara penutupan dihadiri oleh Dr. Kasiyarno, M.Hum. selaku Rektor UAD, Wakil Rektor, Dekan, staf pengajar dari FKIP dan FSBK, serta pascasarjana UAD. Dari pihak USANT, hadir Atty Butch Ortega selaku Wakil Rektor USANT dan istri, dua dosen pendamping dan mahasiswa dari USANT, serta mahasiswa lokal UAD.

Acara tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan tari tradisional Pattani Thailand yang dibawakan oleh mahasiswa internasional UAD dari Thailand, Zheng Yayue (mahasiswa Tiongkok) menyanyikan lagu Indonesia, tari tradisional Indonesia oleh UKM Tari UAD, penampilan alat musik angklung oleh mahasiswa dari USANT, dan menayangkan video pendek hasil karya mahasiswa selama masa magang.

Selain itu, di akhir acara, diumumkan juga pemenang lomba bertema “Penyiaran Televisi” yang dibagi menjadi 27 kategori di antaranya The Best Sound Director, The Best TV News Editor,  The Best Journalism Camera Person, The Most Talented News Reader, The Most Talented News Presenter, dan beberapa lomba lainnya.

Sebelumnya, pada Kamis (4/2/2016), Atty Butch Ortega secara khusus bertemu  dengan para pemimpin UAD. Mereka membicarakan lebih lanjut mengenai kerja sama antara UAD  dan USANT.

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2016-02-05 04:00:372016-02-05 04:00:3713 Mahasiswa USANT Kembali ke Filipina

Waharjani: Melihat Iman Anak pada Perkawinan Beda Agama

04/02/2016/0 Comments/in Terkini /by Super News

Mengangkat tentang “Iman Anak dalam Keluarga Perkawinan Campur Beda Agama”, mengantarkan Dr. H. Waharjani, M.Ag yang merupakan Dosen Fakultas Tarbiyah dan Dirasat Islamiyah Universitas Ahmad Dahlan (FTDI-UAD) meraih gelar doktor di Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Fakultas Ilmu Psikologi dan Pendidikan Islam. Lelaki yang selalu memakai kopiah tersebut berhasil meraih nilai sangat memuaskan dengan predikat A.

Waharjani menjelaskan, disertasi itu untuk mengetahui cara orang tua menanamkan iman kepada anak, dalam keadaan ayah-ibu berbeda agama. Selain itu, untuk melihat cara anak menentukan pilihan agama, yang ayah-ibunya berbeda agama.

“Intinya, disertasi itu untuk mengetahui hambatan pelaksanaan orang tua dalam memberikan pendidikan iman anak dalam keluarga kawin campur beda agama,” ungkapnya.

Waharjani menambahkan, berdasarkan penelitian itu, hambatan dalam pelaksanaan pendidikan iman anak dalam keluarga yang pertama ialah berkaitan dengan waktu, seperti kesulitan mencari waktu yang sama dalam pelaksanaan proses pendidikan antara orang tua dengan anak, karena kegiatan orang tua dan anak berbeda. Kedua, hambatan yang berkaitan dengan kepemilikan ilmu agama, yaitu tidak cukupnya ilmu dan pengetahuan agama orang tua untuk memberikan pendidikan iman atau agama pada anak. Dan ketiga, hambatan yang berkaitan dengan perbedaan agama kedua orang tuanya itu sendiri.

“Dalam Islam pada al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 221 dan pada agama Katolik berdasarkan hukum kanon telah dijelaskan, bahwasannya apabila pasangan itu melakukan perkawinan campur beda agama, berarti keduanya melanggar ketentuan hukum agamanya, harus siap menerima risikonya, dan perbuatan tersebut telah dilarang dalam masing-masing agama,” tambahnya.

Sementara itu, Achmad Nurmandi, selaku ketua sidang menjelaskan, gelar yang diberikan ini merupakan lulusan doktor ke-21 dari Pascasarjana UMY.

“Saya harap, dengan gelar doktor yang telah disandang oleh Warjani dapat menjadikan tanggung jawab seorang ilmuwan untuk menerapkan ilmunya, terutama dalam tiga bidang, yaitu keislaman, pendidikan, dan psikologi,” ucapnya.

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2016-02-04 04:30:062016-02-04 04:30:06Waharjani: Melihat Iman Anak pada Perkawinan Beda Agama

UAD Kembali Menggelar KKN Internasional

04/02/2016/0 Comments/in Terkini /by Super News

Pada Januari 2016 ini, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar dua KKN bertaraf internasional. Pada 9-30 Januari 2016, mahasiswa asing UAD program Darmasiswa melakukan Community Service Program di sekolah dasar Muhammadiyah Pambanan. Kegiatan ini diikuti oleh lima mahasiswa Asing, yaitu Kim Soo Yoen dan Kim Jong Jin (Korea Selatan), Shakir Samadamae dan Adam Makeng (Thailand) dan Li Lening (Tiongkok).

Kegiatan yang mereka lakukan dibagi di dua tempat, yaitu kegiatan di sekolah dan di masyarakat.  Kegiatan di sekolah antara lain mengajar bahasa dan budaya masing-masing serta mendampingi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler. Sedangkan dalam masyarakat kegiatan yang dilakukan adalah mengikuti jadwal kegiatan masyarakat setempat, misalnya berkunjung ke pasar tradisional, berkunjung ke rumah penduduk, dan keliling kampung.

“Semua mahasiswa asing sangat aktif melakukan kegiatan di sekolah. Mereka dengan senang hati berbagi ilmu dengan anak-anak, meskipun anak-anak kami sering mengikuti mereka ke ruang guru bahkan saat jam pelajaran telah selesai,” ungkap Dwi Listiyaningsing selaku Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Prambanan.

Shakir Samadamae pun diberikan kesempatan untuk menjadi pembina upacara pada kegiatan rutin upacara bendera hari Senin, 25 Januari 2016 lalu.

“Alhamdulillah, saya diberikan kesempatan untuk menjadi pembina upacara. Ini merupakan kesempatan pertama yang tak terlupakan,” tutur Shakir Samadamae.

Di lokasi yang berbeda, tiga mahasiswa dari Universiti Malaysia Pahang, yaitu Muhammad Ameen (Fakulti Sistem Komputer dan Kejuruteraan Perisian), Che Abdul (Fakulti Kejuruteraan Awam) dan Amirul Asyraf (Fakulti Kejuruteraan Awam dan Sumber Alam) mengikuti kegiatan KKN di Dusun Trukan Ngleli, Patuk, Gunungkidul. Mereka melakukan kegiatan KKN pada 27-30 Januari 2016.

Walaupun hanya dalam waktu yang terbilang singkat, mereka dengan cepat bisa berbaur dengan mahasiswa UAD yang lain dan masyarakat yang ada di lokasi KKN. Kemiripan budaya dan bahasa yang digunakan berkomunikasi adalah salah satu faktor yang mendukung kegiatan ini.

Tiga mahasiswa dari Malaysia bersama dengan TIM KKN dari UAD secara aktif mengerjakan program KKN. Beberapa di antara program mereka adalah mengajarkan Bahasa Inggris dan Bahasa Maleyu untuk anak-anak di lokasi KKN. Selain itu, tiga mahasiswa dari Universiti Malaysia Pahang tersebut tidak segan-segan bergabung dengan masyarakat setempat untuk membersihkan masjid dan tempat umum lainnya.

“Dengan kehadiran 3 mahasiswa KKN dari Universiti Malaysia Pahang, anak-anak yang berada di lokasi lebih semangat belajar. Mereka dengan riang mengikuti setiap kelas bahasa yang kami adakan. Selain itu, kolaborasi KKN yang diadakan UAD dengan Universiti Malaysia Pahang ini memberi kesempatan yang lebih luas baik untuk mahasiswa UAD sendiri maupun masyarakat umum untuk memiliki pengalaman internasional,” ungkap  Arika Rahma Ayuningtyas selaku Ketua KKN.

Ditemui di tempat yang berbeda, Anang Masduki, S.SosI.M.A. yang merupakan Dosen Pembimbing Lapangan mengungkapkan, “Program KKN ini mempunyai prosedur yang sama baik untuk mahasiswa lokal maupun internasional, yang berbeda hanya tempat pelaporannya. Mahasiswa UAD memberikan laporan ke UAD sedangkan mahasiswa Malaysia melaporkan kegiatan mereka di Universiti Malaysia Pahang.”

Kepala Kantor Urusan Internasional UAD, Ida Puspita, M.A.Res. berharap kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa asing di UAD, baik Program Darmasiswa maupun kerja sama dengan Universiti Malaysia Pahang, dapat dilaksanakan secara rutin dan dapat membawa manfaat baik bagi masyarakat dan sekolah yang dituju, maupun bagi mahasiswa asing yang melaksanakan kegiatan di masyarakat serta bagi UAD.

“Khusus KKN dengan Universiti Malaysia Pahang, kegiatan ini merupakan untuk yang kedua kalinya,” tutup Ida.

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2016-02-04 04:29:102016-02-04 04:29:10UAD Kembali Menggelar KKN Internasional
Page 557 of 764«‹555556557558559›»

TERKINI

  • Mahasiswa KKN UAD Ajak Warga Jaga Kelestarian Sungai Code22/06/2026
  • Tim PkM Informatika UAD Dorong Literasi Digital Sekolah 22/06/2026
  • Bimawa UAD Siapkan Dahlan Muda Hadapi Tantangan Dunia Kerja22/06/2026
  • UAD Dorong Digitalisasi Pengelolaan Sampah BUMDes 19/06/2026
  • LPSI UAD Ajak Sivitas Akademika Maknai Hijrah melalui Pengajian 1 Muharam 1448 H19/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Gizi UAD Raih Dua Gelar Juara dalam Kompetisi Artikel Ilmiah Nasional 202622/06/2026
  • Tim CIVIC’S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai22/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Medali Perunggu ONMIPA-PT 202618/06/2026
  • Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional15/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026

FEATURE

  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026
  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top