Nanoenkapsulasi yang Bermanfaat Mencegah Strok

0
99

Karya tulis ilmiah yang berjudul Napi “Nanoenkapsulasi Ekstrak Seledri (Apium Graveolens) Antihipertensi untuk Pencegahan Strok Dini”, membahas tentang cara memperbaiki sistem pengantaran obat dari ekstrak seledri ke bentuk nanoenkapsulasi. Produknya berupa kapsul, sementara manfaatnya untuk mencegah strok karena hipertensi.

Karya yang disusun oleh Izza Asrofi, Yosi Pratama Dewi, dan Deinaya Ukhti, mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tersebut, mendapat juara 3 di Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dalam ajang Pekan Ilmiah Nasional ke-4. Acara dilaksanakan di Universitas Lampung yang berlangsung dari 19−22 September 2019 lalu.

Dari keterangan Yosi, salah satu perwakilan dari tim, mereka membuat karya ini karena melihat banyak orang yang mengalami gejala strok. Lalu ketika LKTI sebelumnya, ia juga ikut dan kebetulan temanya sama yakni strok, jadi ia sudah lumayan memahami strok dan tinggal pengembangannya.

“Jadi di LKTI kedua temanya strok dan yang ketiga nanoenkapsulasi. Produk ini masih dikombinasikan dari daun seledri. Namun, kami mengembangkan sistem pengantar obatnya dari seledri ke bentuk kapsul,” katanya saat ditemui di Kampus III UAD Jln. Prof . Dr. Soepomo, S.H., Janturan, Yogyakarta, Kamis (26-9-2019).

Selain itu, prestasi mereka direspons baik oleh Deasy Vanda Pertiwi, M.Sc., Apt., selaku dosen dan pembimbing. Ia mengungkapkan, sangat bangga dan semoga prestasi ini memotivasi buat mereka juga mahasiswa Farmasi yang lain.

Deasy berharap, mahasiswa tetap semangat untuk mengikuti lomba semacam ini karena sangat banyak manfaatnya. Ia selalu berpesan kepada teman-teman yang sudah menoreh prestasi untuk mengajak adik-adiknya ikut lomba. Sebab biasanya yang ikut lomba itu-itu saja.

“Kalau mereka sudah berada di semester yang agak atas, saya selalu berpesan, tolong ajak adik-adiknya, tolong ajari adik-adiknya. Jadi ada regenerasi untuk mengikuti lomba seperti itu lagi. Mahasiswa yang sudah menoreh prestasi, biasanya tidak hanya mengikuti lomba itu saja. Sedangkan lomba karya tulis ilmiah itu sangat bermanfaat untuk penelitian tugas akhir, melakukan penyusunan skripsi, dan bisa juga mengikuti PKM tingkat nasional,” imbuhnya. (ASE)