• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Memahami Filosofi OBE: Menggeser Fokus Pendidikan ke Arah Kompetensi dan Dampak Nyata

27/06/2025/in Feature /by Ard

Prof. B.M. Purwanto, M.B.A., Ph.D., sebagai narasumber pada Materi Pengantar dan Landasan Filosofi Kurikulum OBE di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas FEB)

Di tengah pesatnya tuntutan dunia kerja dan perubahan global, pendidikan tinggi ditantang untuk terus bergerak dari sekadar mencetak lulusan berijazah menuju generasi kompeten yang berdampak secara nyata. Sesi pertama Workshop Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (AFEB PTMA) pada Selasa, 17 Juni 2025, bertempat di Ruang Serbaguna Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menjadi ajang penting untuk mengurai landasan filosofis OBE secara mendalam.

Prof. B.M. Purwanto, M.B.A., Ph.D., sebagai narasumber pada sesi kali ini, mengupas secara kritis bagaimana perguruan tinggi harus bertransformasi. Ia menekankan bahwa akuntabilitas pendidikan saat ini bukan sekadar tentang jumlah lulusan, tetapi juga kompetensi aktual yang mahasiswa miliki dan kontribusi nyata mereka terhadap masyarakat. “Kita terlalu lama sibuk menghitung input dan proses, padahal yang seharusnya kita soroti adalah outcome, bahkan impact,” ujarnya dengan tegas.

Konsep OBE dipaparkan sebagai sistem pendidikan berbasis hasil belajar yang terukur dan relevan. Pendidikan tidak lagi hanya dinilai dari apa yang diajarkan dosen, tetapi juga dinilai berdasarkan apa yang dapat dilakukan mahasiswa setelah lulus. Beliau juga menyampaikan bahwa saat ini dunia sudah bergerak ke arah impact-based education, yaitu pendidikan yang tidak hanya menghasilkan kompetensi, tetapi juga memberikan dampak sosial.

Ia juga menyoroti pentingnya menyelaraskan visi, misi, strategi, dan sumber daya dalam penyusunan kurikulum. Visi tanpa strategi adalah angan, dan strategi tanpa fondasi nilai tidak akan menjadi apa-apa. Oleh karena itu, seluruh proses pendidikan perlu berakar pada nilai-nilai khas lembaga, termasuk nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan di PTMA.

Dengan gaya penyampaian yang inspiratif, beliau mengajak para peserta untuk merenung: “Apakah kita sedang mendesain lulusan yang mampu berpikir kritis, beradaptasi, dan memberi kontribusi nyata atau hanya sekadar mengejar akreditasi?”

Sesi ini tidak hanya menjadi momen berbagi ilmu, tetapi juga ruang diskusi bagi para pengelola Perguruan Tinggi Muhammadiyah untuk kembali pada hakikat pendidikan, yaitu menumbuhkan manusia seutuhnya yang siap menghadapi dunia. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-B.M.-Purwanto-M.B.A.-Ph.D.-sebagai-narasumber-pada-Materi-Pengantar-dan-Landasan-Filosofi-Kurikulum-OBE-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-FEB.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-27 13:39:492025-06-27 13:39:49Memahami Filosofi OBE: Menggeser Fokus Pendidikan ke Arah Kompetensi dan Dampak Nyata

Mahasiswa UAD Torehkan Prestasi di Kejuaraan Nasional UPI Karate Cup V 2025

26/06/2025/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Kejuaraan Nasional UPI Karate Cup V 2025 (Foto. Wiwin)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang National Open Tournament & Festival UPI Karate Cup V 2025 yang digelar oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada 30 Mei–1 Juni 2025 di Gymnasium UPI, Bandung. Dua atlet dari Program Studi Manajemen, Wiwin Wiandani angkatan 2022 dan Muhammad Farel Naufalino angkatan 2023, sukses meraih medali dalam kategori yang berbeda.

Wiwin Wiandani, yang mulai menekuni bidang olahraga bela diri karate sejak November 2024, berhasil meraih Juara II dalam kategori Komite Mahasiswa -50 kg. Meskipun tergolong pemula, Wiwin mampu tampil percaya diri dan menunjukkan performa yang luar biasa. Ia mengaku bahwa proses latihan menjelang kejuaraan sangat intens dan penuh tantangan.

“Latihannya sangat ekstra, apalagi mendekati pertandingan. Saya harus menyerang dan mendapatkan poin secepat mungkin. Tetapi, saya sangat bersyukur bisa menyumbangkan prestasi untuk UAD,” ujar Wiwin. Ia juga mengapresiasi peran kampus, pelatih, teman, dan keluarga yang telah memberikan dukungan penuh hingga ia mampu tampil maksimal dalam pertandingan.

Sementara itu, Muhammad Farel Naufalino, yang telah menekuni karate sejak sekolah dasar dan kembali aktif di masa perkuliahan, berhasil meraih Juara III dalam kategori Kata Perorangan Senior Putra. Meski harus berhadapan dengan lawan-lawan yang lebih berpengalaman, bahkan dengan rekan satu tim sendiri, Farel tetap mampu menunjukkan konsistensinya.

“Ini menjadi ajang pembuktian atas hasil latihan keras selama ini. Saya juga menambah porsi latihan secara mandiri di gym atau di rumah agar bisa bersaing secara maksimal,” jelas Farel. Ia menyebutkan bahwa pencapaian ini membuka peluang untuk mendapatkan beasiswa serta menjadi motivasi dalam mengikuti kejuaraan-kejuaraan berikutnya.

Keduanya berharap prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga dapat menginspirasi mahasiswa UAD lainnya untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. “Untuk teman-teman, harus semangat untuk meraih prestasi sebanyak mungkin karena di samping banyaknya benefit yang didapatkan, momen-momen membanggakan seperti inilah yang akan menjadi cerita kita di masa yang akan mendatang. Don’t waste your time on something useless, just keep progressing, no excuse!” pesan Farel sebagai penutup. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-Kejuaraan-Nasional-UPI-Karate-Cup-V-2025-Foto.-Wiwin.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-26 11:02:302025-06-26 11:02:30Mahasiswa UAD Torehkan Prestasi di Kejuaraan Nasional UPI Karate Cup V 2025

Adawaru dari Mahasiswa Akuntansi UAD Raih Juara di UAD FAIR 2025

26/06/2025/in Terkini /by Ard

Tim Adawaru dari Mahasiswa Akuntansi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Raih Juara di UAD FAIR (Foto. Tim Adawaru)

Mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih Juara I kategori Inovasi Produk dan Juara III Stan Terunik dalam ajang UAD FAIR melalui usaha kuliner kreatif mereka, Adawaru. “Usaha ini mengusung konsep produk kekinian yang terus diperbarui mengikuti tren pasar,” ungkap Revina.

“Adawaru itu artinya ada yang baru. Kami ingin setiap produk yang kami jual selalu mengikuti tren, contohnya seperti cheesecake dan produk terbaru kami, yaitu graham bar,” jelas Rafif Nabil. Graham bar merupakan camilan khas Thailand dan Filipina yang telah dimodifikasi sesuai selera masyarakat Indonesia.

Tantangan utama yang mereka hadapi adalah dalam tahap uji coba atau tester produk. “Produk yang kami jual harus benar-benar sesuai dengan target konsumen yang ada di UAD FAIR. Jadi, kami banyak melakukan percobaan agar hasilnya pas,” ujar Resta Amalia.

Meski begitu, kebersamaan dalam tim menjadi hal yang paling mereka syukuri. “Yang paling berkesan bagi kami adalah kerja sama dalam tim. Soal juara itu bonus, yang penting kami bisa belajar bareng,” kata Nidaul Fahira.

Selain praktik langsung dalam berwirausaha, mereka juga mendapatkan banyak pelajaran penting mengenai manajemen usaha. “Kami jadi lebih paham tentang struktur dalam usaha. Itu sangat berpengaruh terhadap jalannya bisnis,” ungkap Nayla Wulan Dari. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Adawaru-dari-Mahasiswa-Akuntansi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Raih-Juara-di-UAD-FAIR-Foto.-Tim-Adawaru.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-26 10:38:052025-06-26 10:38:05Adawaru dari Mahasiswa Akuntansi UAD Raih Juara di UAD FAIR 2025

UAD Jadi Tuan Rumah Workshop Kurikulum OBE AFEB PTMA

20/06/2025/in Terkini /by Ard

Pembukaan Workshop Kurikulum OBE AFEB PTMA di Amphitarium Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Itoshiko)

Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (AFEB) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) sukses menyelenggarakan Workshop Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) pada Selasa–Rabu, 17–18 Juni 2025, di Amphitarium Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, pengelola program studi, serta tim penjaminan mutu dari berbagai PTMA di seluruh Indonesia.

Workshop ini diselenggarakan sebagai respons terhadap tuntutan reformasi pendidikan tinggi dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0 dan implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). OBE dipandang sebagai pendekatan strategis untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kompeten, adaptif, serta memiliki nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan UAD, Dr. Nur Kholis, S.Ag., M.Ag., menekankan pentingnya transformasi kurikulum berbasis hasil belajar. Ia juga menegaskan perlunya integrasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) ke dalam seluruh mata kuliah, tidak hanya terbatas pada mata kuliah keislaman, tetapi juga dalam bidang ilmu ekonomi dan bisnis.

“Kurikulum OBE memungkinkan fakultas merancang pembelajaran yang lebih relevan dan berdampak langsung terhadap kesiapan kerja lulusan, terutama di tengah tantangan global dan digitalisasi dunia usaha,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua AFEB PTMA, Prof. Rizal Yaya, S.E., M.Sc., Ph.D., Ak., CA., CRP., menyampaikan pentingnya sinergi antarfakultas. Ia mendorong seluruh PTMA untuk aktif dalam kolaborasi internasional, termasuk kerja sama dengan lembaga profesi dan universitas luar negeri. Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta serta kolaborasi yang terjalin.

“Workshop ini adalah hasil dari rencana yang telah digagas sejak awal tahun dan akhirnya dapat terlaksana dengan narasumber yang tepat di waktu yang tepat,” ungkapnya.

Workshop berlangsung selama dua hari dengan delapan sesi utama yang meliputi pengantar filosofi OBE, penyusunan profil lulusan dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis OBE, hingga praktik penyusunan dokumen kurikulum dan asesmen pembelajaran. Narasumber dalam workshop ini antara lain: Prof. B. M. Purwanto, M.B.A., Ph.D.; Prof. Dr. Naelati Tubastuvi; dan Dr. Sartini Wardiwiyono, S.E., M.S.Acc., Ak., yang membagikan wawasan serta praktik baik mengenai implementasi kurikulum OBE.

Workshop ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mengatasi disparitas mutu antarprogram studi di lingkungan FEB PTMA dan sebagai sarana menyamakan persepsi antarfakultas dalam penerapan kurikulum OBE yang sistematis dan berkelanjutan. Dengan menghadirkan narasumber yang ahli dan berpengalaman, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan, tetapi juga mendorong kolaborasi serta inovasi dalam pengembangan kurikulum. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pembukaan-Workshop-Kurikulum-OBE-AFEB-PTMA-di-Amphitarium-Kampus-IV-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Itoshiko.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-20 10:08:272025-06-20 10:08:27UAD Jadi Tuan Rumah Workshop Kurikulum OBE AFEB PTMA

Prodi Akuntansi UAD Perkuat Literasi Ekonomi dan Lingkungan di Thailand

10/06/2025/in Terkini /by Ard

Penguatan Literasi Ekonomi dan Lingkungan Berkelanjutan oleh Dosen Akuntansi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Prodi Akuntansi UAD)

Program Studi Akuntansi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan pengabdian internasional bertajuk “Penguatan Literasi Ekonomi dan Lingkungan Berkelanjutan” di Sangkhom Islam Wittaya School (SIWS), Thailand, pada 26–27 Mei 2025.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program daring yang telah dilaksanakan pada Februari 2025 lalu. Dipimpin oleh Nabila Na’ma Aisa, M.Sc., bersama Sartini, Ph.D., tim dosen Prodi Akuntansi UAD memberikan pelatihan pengelolaan keuangan ramah lingkungan serta isu global berkelanjutan. Seluruh sesi disampaikan dalam bahasa Inggris guna melatih kemampuan bahasa asing siswa.

Salah satu kegiatan utama adalah market day, yang melibatkan sekitar 80 siswa dari tingkat SD hingga SMA. Para siswa membuat tas belanja ramah lingkungan dari kaus bekas dan melakukan simulasi belanja berwawasan lingkungan, lalu mempresentasikan hasil keputusan belanja dalam diskusi kelompok.

Selain menyasar siswa, kegiatan ini juga memberikan materi edukatif dan metode pembelajaran aplikatif bagi para guru SIWS. Salah satu sesi dibuat dalam bentuk video agar dapat digunakan kembali sebagai bahan ajar berkelanjutan.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pihak SIWS. “Materi pelatihan ini sangat relevan dengan program menabung dan pembiayaan yang sedang kami kembangkan di sekolah,” ujar Zaki, Wakil Kepala Sekolah SIWS.

Kolaborasi ini menjadi wujud nyata peran strategis Prodi Akuntansi UAD dalam pengabdian masyarakat internasional serta pembangunan pendidikan berkelanjutan lintas negara. (Din)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penguatan-Literasi-Ekonomi-dan-Lingkungan-Berkelanjutan-oleh-Dosen-Akuntansi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Prodi-Akuntansi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-10 13:21:572025-06-10 13:21:57Prodi Akuntansi UAD Perkuat Literasi Ekonomi dan Lingkungan di Thailand

Eka Marcella, Menenun Prestasi dari Disiplin dan Transformasi Diri

22/05/2025/in Terkini /by Ard

Eka Marcella Wisudawan Berprestasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Eka)

Dari Subang, Jawa Barat, Eka Marcella melangkah ke Yogyakarta membawa mimpi dan semangat belajar yang kuat. Pada Wisuda Universitas Ahmad Dahlan (UAD) periode III tahun akademik 2024/2025, mahasiswi Program Studi Manajemen ini dinobatkan sebagai wisudawati berprestasi. Namun di balik capaian tersebut, tersimpan kisah panjang tentang ketekunan, kemampuan manajemen waktu, serta komitmen terhadap pengembangan diri.

Selama menempuh pendidikan di UAD, Eka aktif dalam berbagai kegiatan, baik akademik maupun organisasi. Ia pernah menjadi Teaching Assistant di beberapa mata kuliah seperti Praktikum Manajemen Keuangan, Manajemen Operasional, dan Statistik.

Ia juga menjalani magang sebagai Assistant Research Analyst di PT First Asia Capital, terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat, serta mendukung perencanaan strategis universitas. Perannya sebagai Direktur Eksekutif Produksi di Televisi UAD turut memperkaya pengalaman kepemimpinannya, di mana ia memimpin lebih dari 40 anggota tim dalam produksi konten siaran yang kreatif dan profesional.

Ketertarikannya terhadap dunia manajemen berakar dari minat untuk memahami bagaimana organisasi dikelola dan bagaimana orang-orang di dalamnya bisa berkembang. “Saya selalu punya keinginan untuk membangun bisnis sendiri. Manajemen bukan hanya soal ide, tapi juga soal pengelolaan yang sistematis, dari keuangan hingga strategi pemasaran,” ungkapnya.

Tentu, perjalanan itu tidak selalu mudah. Salah satu tantangan terbesar bagi Eka adalah membagi waktu antara akademik, organisasi, dan kerja praktik. Ia mengatasinya dengan membuat jadwal mingguan, menyusun to-do list harian, serta belajar menetapkan prioritas. “Konsistensi kecil setiap hari bisa membawa hasil besar. Kadang yang dibutuhkan bukan semangat, tapi disiplin,” tuturnya.

Deretan prestasi Eka tak lepas dari kedisiplinan dan kerja kerasnya. Ia meraih juara 1 Business Plan tingkat internasional, medali emas dalam ajang Youthpreneur, serta dinobatkan sebagai Best Presenter pada konferensi internasional. Ia juga aktif sebagai kontributor berita kampus, asisten riset, serta terlibat dalam penyusunan data kurikulum dan perencanaan akademik.

Dalam perjalanan akademiknya, Eka banyak terinspirasi dari para dosen pembimbing. “Mereka bukan hanya pintar, tetapi juga tulus membimbing dan memberi ruang bagi mahasiswa untuk berkembang. Itu yang membuat saya semakin semangat belajar,” ujarnya.

Baginya, menjadi wisudawan berprestasi bukan semata soal penghargaan, tetapi juga bentuk pengakuan terhadap seluruh proses dan perjuangan. “Ini adalah validasi dari semua usaha yang sudah saya lakukan, sekaligus pengingat bahwa saya punya tanggung jawab moral untuk terus berkembang dan memberi manfaat,” katanya.

Ke depan, Eka ingin berkarier secara profesional di bidang people development atau manajemen strategis, sembari membangun usaha sendiri. Ia berharap bisa menciptakan sesuatu yang berdampak, baik secara ekonomi maupun sosial. Untuk adik tingkatnya, ia berpesan, “Ambillah peluang, baik di dunia kerja maupun wirausaha. Dari setiap tantangan, pasti ada pelajaran dan pertumbuhan.”

Jika harus merangkum perjalanannya di UAD dalam satu kata, Eka memilih transformasi. “Karena saya merasa banyak berubah dari cara berpikir, bekerja, hingga menyikapi tantangan.” Di akhir perbincangan, Eka menyampaikan rasa terima kasihnya kepada orang tua, para dosen, sahabat, dan rekan organisasi. “Saya bersyukur dikelilingi orang-orang hebat yang tulus mendukung. Tanpa mereka, saya tidak akan sampai di titik ini.” (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Eka-Marcella-Wisudawan-Berprestasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Eka.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-22 13:03:362025-05-22 13:03:36Eka Marcella, Menenun Prestasi dari Disiplin dan Transformasi Diri

Lathifah: Menggerakkan Lewat Kata, Menginspirasi Lewat Suara

19/05/2025/in Feature /by Ard

Lathifah, Mahasiswa Berprestasi FEB Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto IMM FEB UAD)

Yogyakarta, 11 Mei 2025, suasana Aula Masjid Islamic Center (IC) Kampus 4 UAD pagi itu dipenuhi semangat belajar yang menggelora. Di tengah lingkaran kader-kader muda Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ahmad Dahlan (IMM FEB UAD), berdiri sosok yang tak hanya fasih berbicara, tetapi juga mampu menyentuh ruang batin para peserta. Ialah Lathifah Apriana Putri, Mahasiswa Berprestasi Program Diploma FEB UAD tahun 2023 dan 2024. Dengan tema “Speak to Inspire, Lead with Impact”, ia tak hanya menyampaikan materi, tetapi menghidupkan makna.

Dalam penyampaian materinya, Lathifah membangun sebuah narasi yang kuat tentang hakikat public speaking sebagai seni memengaruhi, bukan sekadar menyampaikan. Ia menekankan bahwa berbicara di depan umum bukanlah ruang untuk menunjukkan siapa diri kita, melainkan tentang bagaimana pesan yang kita sampaikan bisa menyentuh, membangun, bahkan menggerakkan orang lain.

“Bicara itu bukan tentang kamu, tapi pesanmu,” ucapnya dengan penuh keyakinan, mengajak peserta untuk menjadikan kata sebagai medium perubahan. Lathifah memperkenalkan perbedaan mendasar antara speaking to inform dan speaking to inspire. Melalui kisah-kisah personal dan contoh tokoh seperti Buya Hamka, Barack Obama, dan Najwa Shihab, ia menunjukkan bahwa komunikasi sejati adalah tentang menyampaikan nilai, emosi, dan visi perubahan.

Tidak hanya berteori, Lathifah mendorong peserta untuk terlibat langsung dalam simulasi singkat, latihan impromptu, hingga role play yang dirancang untuk membangun kepercayaan diri. “Saya pun dulu takut bicara di depan umum, tapi saya belajar bahwa rasa takut bukan musuh, melainkan sinyal bahwa kita sedang bertumbuh.”

Pengakuan tersebut bukan hanya membumikan materi, tetapi menjadi sumber kekuatan bagi para peserta yang selama ini masih ragu bersuara. Materi yang ia paparkan juga mengandung elemen penting dari komunikasi inspiratif, keaslian, emosi, dan storytelling. Ia membimbing peserta untuk menuliskan kerangka cerita dari pengalaman nyata, lalu menyulapnya menjadi narasi yang menyentuh, membuktikan bahwa setiap orang punya kisah yang layak untuk dibagikan dan didengar.

Kegiatan ini bukan hanya pelatihan, tetapi menjadi pengalaman transformatif. Melalui penyampaian yang autentik, komunikatif, dan sarat makna, Lathifah Apriana Putri menunjukkan bahwa public speaking bukan sekadar keterampilan, melainkan panggilan untuk menyuarakan nilai dan membangun dampak.

Ia menghidupkan pesan bahwa setiap individu dapat menjadi pemimpin, asal berani bersuara dengan tujuan yang jelas. Dalam keheningan refleksi di akhir sesi, salah satu kutipan Lathifah terngiang kuat di benak para peserta, “Gunakan suaramu untuk memberi makna, bukan hanya bicara.” (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Lathifah-Mahasiswa-Berprestasi-FEB-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-IMM-FEB-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-19 14:06:022025-05-19 14:06:02Lathifah: Menggerakkan Lewat Kata, Menginspirasi Lewat Suara

Membangun Komunikator Inspiratif dan Pemimpin Berdampak

19/05/2025/in Terkini /by Ard

Acara Public Speaking IMM FEB Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto IMM FEB UAD)

Yogyakarta, 11 Mei 2025 Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan (RPK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ahmad Dahlan (IMM FEB UAD) menyelenggarakan pelatihan public speaking bertajuk “Speak to Inspire, Lead with Impact” di Aula Masjid Islamic Center Kampus 4 UAD.

Kegiatan ini diikuti oleh kader IMM FEB dan terbuka untuk umum secara gratis. Pelatihan menghadirkan Latifah Apriana Putri, Mahasiswa Berprestasi Program Diploma FEB UAD tahun 2023 dan 2024, sebagai fasilitator utama. Melalui sesi inspiratif yang dikemas secara interaktif, peserta diajak untuk tidak hanya memahami teknik berbicara di depan umum, tetapi juga mengasah kemampuan menyampaikan pesan yang menggugah dan membangun pengaruh positif.

Menurut Devi Nafrilla, Ketua Bidang RPK IMM FEB UAD, pelatihan ini merupakan respons atas urgensi peningkatan kapasitas komunikasi mahasiswa di tengah era disrupsi dan arus informasi yang sangat cepat.

“Kemampuan public speaking kini menjadi fondasi penting bagi setiap individu yang ingin tampil sebagai agen perubahan. Namun, berbicara saja tidak cukup. Kita membutuhkan komunikator yang mampu menginspirasi dan memimpin dengan dampak nyata,” ujarnya. Immawan Adib Dzulfikar, Ketua Umum IMM FEB menekankan pentingnya kesinambungan antara intelektualitas dan kemampuan komunikasi dalam membangun kader Muhammadiyah yang progresif dan berpengaruh.

Seluruh proses kegiatan ini dilaksanakan secara sistematis demi memastikan pelatihan berjalan efektif dan berdampak. Strategi keberlanjutan juga menjadi perhatian panitia. Peserta diwajibkan membuat video public speaking berdurasi 2–8 menit sebagai tugas akhir. Sertifikat diberikan berdasarkan partisipasi aktif dan penyelesaian tugas, bukan semata kehadiran. Dengan demikian, pembelajaran tidak berhenti di ruang pelatihan, melainkan berlanjut dalam praktik nyata yang berdampak di lingkungan masing-masing.

Sebagai indikator keberhasilan, panitia mencatat tingginya antusiasme peserta dalam mengikuti sesi, keberhasilan menyelesaikan tugas praktik, serta munculnya peningkatan kepercayaan diri dalam berbicara di depan umum.

“IMM bukan hanya ruang intelektual, tetapi juga ruang pengembangan potensi kepemimpinan. Melalui pelatihan ini, kami berharap kader IMM FEB UAD dapat tampil sebagai komunikator visioner dan pemimpin masa depan yang mampu memengaruhi lingkungan dengan gagasan dan kata-katanya,” pungkas Devi Nafrilla. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Acara-Public-Speaking-IMM-FEB-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-IMM-FEB-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-19 13:51:172025-05-20 10:28:18Membangun Komunikator Inspiratif dan Pemimpin Berdampak

UAD Buka Pendaftaran Beasiswa Kuliah Gratis dan Potongan Biaya Hingga 8 Semester

15/05/2025/in Terkini /by Ard

Suasana Kuliah di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sebagai perguruan tinggi swasta (PTS) terbaik 1 nasional pada Top Education School Rankings 2025: Leading Universities in Teacher Training and Academic Studies versi The World University Ranking, kembali membuka program beasiswa penerimaan mahasiswa baru. Program ini merupakan kesempatan emas bagi para calon mahasiswa yang memiliki prestasi akademik, non-akademik, atau hafalan al-Qur’an, untuk melanjutkan studi dengan bebas biaya kuliah atau mendapatkan potongan biaya kuliah selama 8 semester.

Program beasiswa UAD tidak hanya berfokus pada nilai akademik semata, tetapi juga memperhatikan prestasi kejuaraan, bakat khusus, hingga kemampuan hafalan al-Qur’an. Calon mahasiswa yang lolos seleksi akan mendapatkan beasiswa sesuai jalur yang dipilih.

Dr. apt. Wahyu Widyaningsih, M.Si., Kepala Biro Akademik dan Admisi (BAA) UAD menyampaikan, ada berbagai beasiswa yang bisa didapat calon mahasiswa baru.

“Beasiswa yang tersedia di UAD di antaranya beasiswa akademik, ditujukan bagi siswa berprestasi akademik dan mendapatkan rekomendasi dari sekolah. Kemudian ada beasiswa prestasi, memberikan potongan biaya iuran pengembangan institusi (IPI) dan SPP pokok kepada siswa dengan prestasi di bidang non-akademik,” jelasnya.

Selanjutnya juga ada beasiswa program misi (BPM), beasiswa yang diberikan langsung oleh UAD kepada calon mahasiswa baru yang lolos seleksi. Lalu ada beasiswa talenta unggul, diperuntukkan bagi siswa yang memiliki bakat dan prestasi luar biasa di bidang tertentu.

Kemudian ada beasiswa dokter, yang diperuntukkan bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran. Program beasiswa ini mencakup seluruh biaya kuliah hingga jenjang profesi dokter. Kemudian ada beasiswa prodigium Fisika, beasiswa khusus bagi siswa dengan minat dan bakat di bidang Fisika, bekerja sama dengan PT Adi Multi Kalibrasi (AMK).

“Terakhir ada beasiswa KIP Kuliah, beasiswa dari pemerintah untuk siswa yang memenuhi kriteria ekonomi dan akademik tertentu,” kata Wahyu.

Sementara Dr. Caraka Putra Bakti, M.Pd., Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan, Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) mengungkapkan, setiap tahun jumlah beasiswa dan penerima beasiswa di UAD selalu meningkat.

“Beasiswa yang diberikan UAD ada yang on going, potongan biaya kuliah, dan juga untuk mahasiswa baru. Setiap tahun ada kenaikan untuk jumlah dan penerimanya,” ungkap Caraka.

Kuota dan program studi yang ditawarkan dalam program beasiswa ini terbatas. Oleh karenanya, pendaftar hanya dapat memilih jurusan sesuai dengan yang telah ditentukan.

Program beasiswa ini menjadi wujud komitmen UAD yang juga merupakan PTS terbaik 1 dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-37 dalam mendukung akses pendidikan tinggi yang berkualitas bagi seluruh anak bangsa. Khususnya bagi mereka yang berprestasi namun memiliki keterbatasan finansial. (Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Suasana-Kuliah-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-15 15:22:072025-05-15 15:22:07UAD Buka Pendaftaran Beasiswa Kuliah Gratis dan Potongan Biaya Hingga 8 Semester

Mahasiswa FEB UAD Raih Juara I Lomba Futsal dalam Semarak Milad IMM DIY

03/05/2025/in Prestasi /by Ard

Haniffudin, Mahasiswa FEB Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto Salsya)

Haniffudin, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih juara I lomba futsal dalam acara Semarak Milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ke-61 tingkat Provinsi DIY yang diadakan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM DIY.

Hanif merupakan salah satu anggota IMM FEB yang menjabat sebagai ketua di Bidang Seni, Budaya, dan Olahraga (SBO). Tak hanya itu, ia juga aktif menjadi Anggota Wasit Futsal Asosiasi Provinsi (Aspos) DIY dan Asosiasi Kabupaten (Askab) Kebumen. Lomba yang diselenggarakan pada 25 April 2025 itu, tentunya memiliki tantangan berat dan menambah jam terbang Hanif sehingga ia bersemangat untuk mengikuti lomba lainnya. Penyerahan piala dalam acara Milad IMM DIY dilaksanakan pada 27 April 2025.

“Tantangan yang saya hadapi saat di lapangan tentunya berat, salah satunya memahami dan menguasai lapangan pertandingan,” ujarnya. Tidak hanya itu, tantangan lainnya seperti membuat taktik dan strategi yang efektif untuk mengalahkan lawan, menghadapi tekanan, serta menghadapi lawan yang kuat dan terampil, pun sangat berat untuk dihadapi.

Untungnya, hal itu dibayar dengan kemenangan sehingga semakin membentuk motivasi dan semangat yang kuat. Hanif semakin giat dalam mengembangkan kemampuan dan pengalaman di bidang olahraga, khususnya futsal, agar bisa dijadikan pembelajaran. Harapannya, ia ingin lebih banyak lagi mengharumkan nama baik kampus, khususnya IMM FEB UAD dengan mengulangi kesuksesan yang sama pada kegiatan selanjutnya. (Salsya)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Haniffudin-Mahasiswa-FEB-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Salsya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-03 10:26:152025-05-03 10:26:15Mahasiswa FEB UAD Raih Juara I Lomba Futsal dalam Semarak Milad IMM DIY
Page 3 of 12‹12345›»

TERKINI

  • Mahasiswa UAD Lolos Seleksi Pelatnas Asian Games XX 2026 Cabang Bola Voli Pantai02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis02/04/2026
  • Pesan Mendalam Ekologi dalam Surah Ar-Rahman02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor01/04/2026
  • Memaknai Lailatul Qadar melalui Al-Qur’an01/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top