• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

PHBS: Hal Kecil yang Sering Dilupakan

07/03/2022/in Terkini /by Ard

Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan Webinar Diskusi Lingkungan (Foto: Catur)

“Lingkungan merupakan aspek yang sangat penting, jika kita bisa menjaga dan mengelolanya. Kamu saja bisa saya jaga, apalagi lingkungan.”

Program Studi (Prodi) Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan Webinar Diskusi Lingkungan dengan tema besar yang diambil yaitu “Melangkah Bersama, Mengatur Strategi dalam Menjaga dan Memelihara Lingkungan pada Masa Pandemi Covid-19”, Rabu 2 Maret 2022. Acara disiarkan secara langsung melalui Google Meet. Hadir sebagai pembicara Ahmad Faizal Rangkuti, S. K.M., M. Kes. yang merupakan salah satu dosen di Prodi Kesehatan Masyarakat UAD.

Tema yang diambil pada diskusi pagi itu adalah “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat”. Ahmad menyampaikan bahwa, “Tema yang saya ambil menyangkut pada aspek personal dan lingkungan. Jika kita ingin memperbaiki lingkungan, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah melakukan upaya perbaikan pada diri sendiri. Contoh kecilnya seperti melakukan kebiasaan-kebiasaan baik, mandi dengan rutin setelah melakukan aktivitas kampus yang padat, membuang sampah pada tempatnya, dan hal apa saja yang bisa dilakukan sebagai seorang individu serta masyarakat.”

PHBS merupakan kependekan dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Sedangkan pengertian PHBS adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh seluruh lapisan masyarakat atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran sehingga mampu mencegah penyakit dan meningkatkan kesehatan. Harapannya peran aktif ini dapat mewujudkan lingkungan yang sehat.

“Cuci tangan pakai sabun karena banyak aktivitas yang menggunakan tangan. Tangan manusia menempel banyak kuman penyakit. Sebab virus tidak bisa dilihat secara langsung dengan mata maka cuci tangan pakai sabun secara teratur selama 20 detik dan menggunakan masker merupakan langkah utama untuk mencegah virus corona. Gunakanlah masker yang standar dan baik, jangan lupa menggosok gigi atau kegiatan membersihkan rongga mulut yang bertujuan untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang menempel di rongga mulut,” papar Ahmad saat menjelaskan hal-hal yang termasuk dalam PHBS.

Lebih lanjut ia memaparkan, “Konsumsi makanan sehat dan bergizi bermanfaat agar terhindar dari berbagai penyakit kronis. Islam memerintahkan umatnya untuk mengonsumsi makanan yang halal dan baik. Kita bisa melakukannya dengan membiasakan makan tiga kali sehari (pagi, siang, dan malam). Jangan lupa juga lakukan aktivitas fisik, maksudnya tidak harus selalu berupa olahraga tetapi segala macam aktivitas seperti bermain juga termasuk melakukan aktivitas fisik. Contoh lainnya seperti mengepel lantai, jalan kaki, membuang sampah, dan lain sebagainya. Selain itu jaga kebersihan jamban. Terakhir, buanglah sampah pada tempatnya dan lebih dianjurkan memisahkan sampah organik serta anorganik.”

Waktu yang bisa dilakukan untuk cuci tangan pakai sabun yaitu sebelum dan sesudah makan, setelah menggunakan toilet, setelah bermain atau memegang hewan, setelah membuang sampah, sebelum masuk rumah, dan setelah batuk atau bersin, begitu tambah Ahmad.

Di akhir ia menyampaikan, datangnya penyakit disebabkan oleh berbagai macam faktor. Virus tidak mengenal usia dan jabatan. Mari, menjaga kebersihan lingkungan dimulai dari diri sendiri dengan melakukan kebiasaan-kebiasaan baik. Di antaranya membawa botol minum sendiri dan mengurangi jajan di luar yang banyak menghasilkan sampah. Gerakan seperti ini yang perlu kita lakukan. Di masa pandemi penting sekali secara bersama-sama kita memperhatikan aspek kebersihan pribadi dan kebersihan lingkungan. (ctr)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Program-Studi-Prodi-Pendidikan-Fisika-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-mengadakan-Webinar-Diskusi-Lingkungan-Foto-Catur.jpg 643 1357 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-07 10:18:212022-03-07 10:18:21PHBS: Hal Kecil yang Sering Dilupakan

Sosialisasi Sentra Hak Kekayaan Intelektual UAD

07/03/2022/in Terkini /by Ard

Dra. Sudarmini, M.Pd, selaku narasumber menjelaskan pelayanan Sentra KI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Annisa)

Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berkolaborasi dengan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) UAD mengadakan sosialisasi HKI pada Sabtu, 26 Februari 2022. Dengan narasumber Dra. Sudarmini, M.Pd. selaku kepala sentra HKI UAD, kegiatan dilaksanakan secara daring melalui ruang virtual Zoom Meeting dan melalui streaming YouTube PBSI FKIP UAD-Official.

Perlu diketahui, Sentra Kekayaan Intelektual Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD memiliki layanan berupa pengajuan permohonan KI, konsultasi KI, serta penyedia data KI sivitas akademika (dosen serta mahasiswa) UAD. Hal tersebut setara dengan BRI, BPI, Bidang KKN, dan PKM.

“Semua produk yang dapat dirasakan manfaatnya bagi kehidupan kita adalah kekayaan intelektualitas. Hasil suatu produk atau proses yang berguna bagi manusia,” ungkap Sudarmini.

Hak cipta secara deklaratif berkewajiban untuk mempublikasikan karya ciptaan, dengan rentang waktu karya yang tidak begitu lama maksimal dua sampai tiga tahun lalu. Berbeda dengan paten, desain industri, dan merek secara konstitutif, yang tidak boleh dipublikasikan sebelum didaftarkan.

Kekayaan intelektual memiliki perlindungan berbasis hukum agar terproteksi dan sah dicatatkan oleh negara. Terdapatnya payung hukum yang melindungi kekayaan intelektual, yaitu dapat menghindari plagiasi dan penyalahgunaan oleh pihak lain. Mendaftarkan di sentra UAD akan memudahkan untuk akreditasi dan beberapa potongan biaya dari harga yang telah ditetapkan oleh DJKI.

“Buka laman https://hki.uad.ac.id/pencatatan-hc/ kemudian sesuaikan dengan objek perlindungan hak cipta yang akan dibuat,” jelas Sudarmini memaparkan cara mendaftarkan hak cipta.

Ia melanjutkan, terdapat jenis lainnya yaitu invensi berupa ide, yaitu sebuah gagasan teknologi yang dapat memudahkan kehidupan manusia. Ide ini termasuk dalam penciptaan sesuatu yang belum pernah ada dan mampu memecahkan permasalahan. Sedangkan paten diberikan pada penemu invensi atas hasilnya di bidang teknologi dan akan dilindungi selama dua puluh tahun.

“Desain industri dapat didaftarkan hak cipta dengan tiga jenis, yaitu desain keseluruhan atau utuh memiliki beberapa komponen yang dapat dibongkar pasang, desain sebagian atau parsial dengan sebagian produk yang diajukan permohonan, dan desain seperangkat. Objek perlindungan desain industri meliputi komposisi warna, komposisi garis, bentuk, dan konfigurasi,” kata Sudarmini.

Berkas admnistrasi yang harus dipenuhi untuk melakukan pencatatan hak cipta berupa KTP seluruh pencipta, formulir pencatatan hak cipta, surat pengalihan, surat pernyataan, serta lampiran karya cipta. Sering terjadi kesalahan pemohon berupa tidak singkronnya objek serta subjenis dengan jenis hak cipta yang akan diajukan. Oleh karena itu, sebelum memprosesnya harus diperhatikan dengan benar. (anh)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dra.-Sudarmini-M.Pd-selaku-narasumber-menjelaskan-pelayanan-Sentra-KI-UAD-Foto-Annisa.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-07 08:06:432022-03-07 08:17:55Sosialisasi Sentra Hak Kekayaan Intelektual UAD

Milad ke-35 PKn UAD: Menguatkan Pendidikan Kewarganegaraan Digital

02/03/2022/in Terkini /by Ard

Perayaan Milad ke-35 Program Studi PPKn Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Raihan)

“Melalui konsep kewarganegaraan digital, setiap warga negara akan memiliki pemahaman dan keterampilan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dengan benar. Dalam kualifikasi sebagai warga negara digital, tentunya dituntut untuk memiliki keterampilan yang luas, pengetahuan, dan akses menggunakan internet guna berinteraksi dengan publik lainnya.”

Begitulah yang disampaikan Ketua Program Studi (Prodi) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dikdik Baehaqi Arif, M.Pd., dalam sambutannya. Ia juga menjelaskan tentang kesiapan prodinya dalam memasuki dan hidup di dunia digital. Menurutnya, kewarganegaraan digital merujuk pada seperangkat norma yang sesuai serta perilaku yang bertanggung jawab dengan memperhatikan penggunaan teknologi informasi, penyalahan penggunaan isu-isu teknologi informasi, serta etika dalam informasi.

Sambutan itu ia sampaikan ketika perayaan Milad ke-35 Prodi PKn yang diselenggarakan pada Rabu, (23-02-2022). Acara ini mengangkat tema “Menguatkan Pendidikan Kewarganegaraan Digital”. Logo milad kali ini juga penuh dengan filosofi. Biru melambangkan makna ilmu pengetahuan, sedangkan orange melambangkan kehangatan, semangat, dan percaya diri. Hal itu sangat cocok dengan bahasan yang disampaikan dalam acara tersebut.

Lebih lanjut, Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Wahyu Darma Putra menjelaskan, dalam perkembangan teknologi 4.0 diharapkan membawa perubahan bangsa dan negara di era teknologi informasi digital yang akan membentuk sebuah pemahaman dan pengetahuan kewarganegaraan. (rai)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Perayaan-Milad-ke-35-Program-Studi-PPKn-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Raihan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-02 08:10:242022-03-02 08:14:03Milad ke-35 PKn UAD: Menguatkan Pendidikan Kewarganegaraan Digital

Orientasi Pramuka PPG UAD

01/03/2022/in Terkini /by Ard

Pemaparan materi oleh Muhammad Mulyadi pada kegiatan Orientasi Pramuka PPG Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Farida)

Program Profesi Guru (PPG) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan kegiatan Orientasi Pramuka pada Sabtu, 19 Februari 2022. Acara ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube Prodi PPG UAD. Hadir sebagai pemateri adalah Drs. Arifin Budiharjo, M.T., Dr. Sugiyanto, S.Sos., M.M., M.D., dan Muhammad Mulyadi.

Dr. Sri Hartini, M.Pd. selaku Kepala Program Studi (Kaprodi) PPG UAD menyampaikan, mahasiswa harus dikenalkan dengan Pramuka sehingga tidak merasa asing saat terjun ke sekolah, dapat berbaur, serta melanjutkan proses keahlian yang didapat dan pengembangan selanjutnya.

“Pendidikan Kepramukaan dilaksanakan berdasarkan pada nilai kecakapan untuk membentuk kepribadian dan kecakapan hidup. Siapa yang dididik dalam Pramuka? Peserta didik tersebut adalah Pramuka, yang terkelompok dalam siaga usia 7 sampai 10 tahun, penggalang usia 11 hingga 15 tahun, penegak usia 16 sampai 20 tahun, dan pandega usia 21 sampai 25 tahun. Di atas itu sudah dimasukkan dalam kelompok dewasa. Pendidik Pramuka adalah pembina, pamong, satuan karya, dan instruktur. Materi pendidikan Pramuka yaitu penghayatan nilai dan kecakapan, sementara orientasi materi mengenai karakter, keterampilan, dan kebangsaan,” papar Arifin.

Sugiyanto menambahkan, Prinsip Dasar Kepramukaan merupakan asas yang mendasari pikiran, perkataan, dan perbuatan Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan Metode Kepramukaan merupakan cara belajar progresif, efektif, dan efisien, yang bersifat universal karena digunakan dalam penyelenggaraan kegiatan Kepramukaan di semua negara. Penerapannya disesuaikan dengan kepentingan, kebutuhan, situasi, kondisi, perkembangan bangsa, dan masyarakat Indonesia.

Di sesi ketiga, terdapat kegiatan refleksi dan penugasan. Mahasiswa diimbau untuk menyimak dengan saksama dan mencatat hal-hal penting karena penugasan tersebut berkaitan dengan sertifikat yang akan didapatkan mahasiswa PPG UAD.

“Keteladanan pembina Pramuka adalah jiwa seorang pembina sehingga menjadi figur idola dan panutan bagi peserta didiknya, disukai saat ada, dirindukan saat tak ada, dan dikenang saat tiada,” ujar Mulyadi di akhir sesi kegiatan. (frd)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pemaparan-materi-oleh-Muhammad-Mulyadi-pada-kegiatan-Orientasi-Pramuka-PG-UAD.-Foto-Farida.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-01 09:00:452022-03-01 08:36:20Orientasi Pramuka PPG UAD

FKIP UAD Adakan Seminar Hasil Pengenalan Lapangan Persekolahan

23/02/2022/in Terkini /by Ard

Seminar hasil pengenalan lapangan persekolahan yang diselenggarakan FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Arika)

Seminar hasil pengenalan lapangan persekolahan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali digelar pada Sabtu (19-02-2022), melalui platform Zoom Meeting dan kanal YouTube FKIP UAD Official. Kali ini, hadir sebagai pemateri adalah Dr. Wagiran, M.Pd., Prof. Drs. Dr. Harun Joko P., S.E. M.Hum., dan Prof. Drs. Herman Dwi S., M.Sc., M.T., Ph.D.

Wagiran selaku Ketua Subpokja Kampus Mengajar dalam mengawali materi menyampaikan, “Kegiatan Kampus Merdeka bertujuan membekali mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan dan keahlian dengan menjadi partner guru dan sekolah dalam menumbuhkan kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran, sehingga berdampak pada penguatan pembelajaran literasi dan numerasi sekolah.”

Kegiatan Kampus Mengajar merupakan ajang mahasiswa dalam menyalurkan minat dan bakat yang telah didapat selama masa perkuliahan maupun di luar perkuliahan. Wagiran lebih lanjut menjelaskan tentang apa saja yang diperoleh jika mengikuti kegiatan tersebut, antara lain kepekaan sosial, keterampilan mengajar, cara berkomunikasi yang baik, kreativitas mengajar, dan lain sebagainya.

Sambung Harun Joko dalam menyampaikan materi, “Setelah selesainya seminar pada siang hari ini, diharapkan akan terbit jurnal yang dinamai Jurnal Ilmiah Magang DIK (JIKP) yang misalnya, ditulis 2 mahasiswa UAD, 2 mahasiswa UMS, 1 dosen UAD, dan 1 dosen UMS.”

Materi yang terakhir disampaikan oleh Herman Dwi Surjono dengan judul “Kompetensi Teknologi (TIK) bagi Guru Masa Depan”. Ia menegaskan seiring berkembangnya zaman dan teknologi, keahlian dalam mengajar juga harus dikembangkan dan ditingkatkan. Pengimplementasian cara mengajar yang baik akan memperbaiki kualitas anak bangsa. Tantangan guru zaman sekarang ini adalah kecakapan dalam sistem mengajar, yakni kecakapan informasi, inovasi, dan teknologi. (ark)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-hasil-pengenalan-lapangan-persekolahan-prof.-drs.-Herman-Dwi-Surjono-M.Sc_.-M.T.-Ph.D.-Dosen-Fakultas-Teknologi-UNY.jpg 428 854 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-02-23 12:43:132022-02-23 12:44:12FKIP UAD Adakan Seminar Hasil Pengenalan Lapangan Persekolahan

BK UAD Adakan Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual

19/02/2022/in Terkini /by Ard

Kepala Sentra HKI UAD Dra. Sudarmini, M.Pd. beri sosialisasi HKI di Prodi BK FKIP UAD (Foto: Yosita)

Kamis, (17-02-2022) Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Prodi BK FKIP UAD”.

Acara disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube @prodibkuad dan Zoom Meeting. Tercatat sosialisasi dihadiri 145 peserta, dengan Dra. Sudarmini, M.Pd. yang merupakan Kepala Sentra HKI UAD sebagai narasumber.

Sudarmini menyampaikan, “Pengelolaan Kekayaan Intelektual (KI) UAD berada di bawah naungan LPPM UAD, setara BRI, BPI, Bidang KKN, dan PKM. Sesungguhnya tugas kami adalah tugas layanan, jadi kami tugasnya melayani kepentingan terkait dengan pengajuan dan permohonan KI untuk aktivitas akademik baik dosen, mahasiswa, kolaborasi mahasiswa dan dosen, maupun sebaliknya.”

KI perlu dipayungi perlindungan berbasis hukum agar kepemilikannya terproteksi dan sah dicatatkan hak cipta oleh negara.

“Terkait dengan pembajakan hak cipta memang sangat luar biasa, terutama buku. Pembajakan buku sangat sulit dihentikan karena antara permintaan dan penyedia pasar yang membajak saling membutuhkan, jadi agak sulit. Namun beberapa kasus sempat sampai ke pengadilan,” tambahnya.

Hak cipta adalah hak eksklusif pencipta yang timbul secara otomatis setelah karya diwujudkan dalam bentuk nyata dan dipublikasikan. Sementara paten adalah hak eksklusif yang diberikan kepada penemu invensi (inventor) atas hasil invensinya di bidang teknologi.

“Jadi kalau berupa cerita pendek atau berupa novel, itu ada wujudnya ada wujud ceritanya,” pungkasnya.

Irvan Budhi Handaka, M.Pd. selaku Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) mengatakan harapannya dalam kesempatan kali ini baik dari mahasiswa maupun dosen Prodi BK dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan memahami prosedur HKI. (yos)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kepala-sentra-HKI-UAD-Dra.-Sudarmini-M.Pd_.-beri-sosialisai-HKI-di-Prodi-BK-FKIP-UAD-Foto-Yosita.jpg 714 1427 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-02-19 10:30:592022-02-19 09:02:41BK UAD Adakan Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual

Limbah Air Cucian Udang Antarkan Tim UAD Raih Medali Emas di AISEEF 2022

17/02/2022/in Prestasi /by Ard

Tim mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih emas pada ajang ASEAN Innovative Science Environmental and Entrepreneur (AISEEF) 2022 (Foto: Istimewa)

Ajang berskala internasional, yakni ASEAN Innovative Science Environmental and Entrepreneur (AISEEF) 2022, tahun ini diikuti 448 tim dari 20 negara, termasuk 2 tim dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Mereka berhasil meraih medali emas dan medali silver.

Tim yang terdiri atas Trisna Avi Listiyaningrum (Program Studi Pendidikan Fisika), Panji Nur Fitri Yanto (Program Studi Bimbingan Konseling), Siti Nur Amalia (Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris), dan Dedek Ajeng Okta (Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris) berhasil meraih medali emas dengan judul karya ilmiahnya “COSIWA (Combination Washing Waste, Anaerobic Bacteria, and Goat Manure): Innovation of Liquid Organik Fertilizer as an Effort to Support SDG’s 2045 in Pacitan Regency”.

Kategori yang diambil tim ini adalah environmental science, yang berfokus pada inovasi dan kreasi yang berhubungan dengan sains lingkungan. Seperti pemanfaatan limbah, obat-obatan herbal, dan inovasi upaya-upaya perbaikan lingkungan lainnya.

Inovasi yang dibuat tim berupa pupuk dari limbah air cucian udang dengan keunggulan pada zat kitin yang dapat menangkal tumbuhnya jamur dan hama pada tanaman. Kandungan pupuk cosiwa yang mereka buat memiliki kandungan 25% kitin yang dapat menangkal tumbuhnya hama dan jamur pada tanaman.

Ketika diwawancarai, Panji salah satu anggota mengungkapkan, ide ini berasal dari studi literatur yang mereka lakukan mengenai limbah udang yang kaya akan kitin tetapi belum pernah dimanfaatkan sama sekali. “Mirisnya kebanyakan limbah udang tersebut hanya dibuang ke laut dan sungai yang mengakibatkan pencemaran lingkungan seperti bau yang menyengat,” sambungnya, (15-02-2022).

Walaupun dengan persiapan yang mendadak, beruntungnya tim ini memiliki anggota kompak dan saling melengkapi kekurangan selama perlombaan berjalan. Tentunya hal ini memberikan kesan tersendiri, dari pembuatan tim, penelitian, pembuatan produk yang diawali observasi lapangan, menyusun artikel ilmiah, presentasi, hingga pameran foto both yang mendapati pengunjung paling banyak. (Lrs)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-yang-terdiri-dari-Trisna-Avi-Listiyaningrum-Program-Studi-Pendidikan-Fisika-Panji-Nur-Fitri-Yanto-Program-Studi-Bimbingan-konseling-Siti-Nur-Amalia-Program-Studi-Pendidikan-Bahasa-Inggris-dan-Dedek.jpg 1875 2500 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-02-17 13:54:232022-02-17 13:54:23Limbah Air Cucian Udang Antarkan Tim UAD Raih Medali Emas di AISEEF 2022

PPG UAD Gelar Kuliah Umum Al-Islam dan Kemuhammadiyahan

17/02/2022/in Terkini /by Ard

Kuliah Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) PPG Universitas Ahmad Dahlan (Foto: Arika)

Program Profesi Guru (PPG) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan kuliah umum Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) yang berlangsung secara daring melalui kanal YouTube Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD. Pemateri dalam kegiatan ini adalah Drs. Pardjiman, M.Ag. selaku Wakil Rektor bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan UAD.

“Pendalaman agama dan syariat Islam menjadi kewajiban kita sebagai seorang muslim. Taat akan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya,” buka Pardjiman ketika menyampaikan materi. “Tujuan manusia dilahirkan ke dunia tidak lain hanyalah untuk beribadah, mendekatkan diri kepada Allah. Karena tanpa bantuan dan pertolongan-Nya, kita tidak dapat hidup di dunia ini. Maka marilah kita menjadi hamba yang baik dan taat akan perintah-Nya.”

Al-Islam dan Kemuhammadiyahan merupakan mata kuliah wajib pada lembaga pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah. AIK berperan penting dalam pembinaan para mahasiswa agar terbentuknya insan muslim yang berbudi baik, alim, dan berakhlak mulia. Selain itu juga memiliki pemahaman keduniaan yang luas untuk membangun serta memajukan agama dan bangsa.

Lebih lanjut Pardjiman membahas tentang cara pandang masyarakat tentang Muhammadiyah tentang celana congkrang, bergamis, berjenggot, tidak mau tahlil, ziarah kubur, kalau pengajian sering tidak membicarakan agama malah masalah keuangan, dan terlalu kering spiritualitasnya karena tidak ada yasinan, pujian maupun selawatan. Padahal, tidak melulu seperti itu. Dari kuliah umum inilah ia menjabarkan dan meluruskan tentang Muhammadiyah yang sebenarnya. (ark)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kuliah-Al-Islam-dan-Kemuhammadiyahan-PPG-Universitas-Ahmad-Dahlan-Foto-Arika.jpg 403 844 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-02-17 11:51:432022-02-17 11:51:43PPG UAD Gelar Kuliah Umum Al-Islam dan Kemuhammadiyahan
Page 24 of 24«‹222324

TERKINI

  • BIMAWA UAD Latih Mahasiswa Tingkatkan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Melalui LKMM-TD 202528/08/2025
  • Cassmelcake: Dari Singkong Tradisional Menuju Inovasi UMKM Warga Balong28/08/2025
  • Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Program Biopori dan Jugangan untuk Memperbaiki Kualitas Tanah28/08/2025
  • Menjaga Ekosistem Mangrove untuk Kelestarian Lingkungan Pesisir28/08/2025
  • Mengolah Sampah Plastik Menjadi Paving Block27/08/2025

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan III Kompetisi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional 202528/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I di National Economic Business Competition 202527/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Pers Mahasiswa 2025 dari AJI Indonesia25/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Pengabdian Masyarakat Tingkat Nasional pada ASLAMA PTMA 202519/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II di Ajang AILEC 202519/08/2025

FEATURE

  • Cerita Dwi Nur Fadhliyah, Dari Iseng Hingga Raih Prestasi di BICF 202527/08/2025
  • Nikmat Tak Bisa Terhitung, Syukur Tak Boleh Terputus26/08/2025
  • Psikologi Profetik sebagai Paradigma Integratif Ilmu dan Iman21/08/2025
  • Prof. Maryudi Dorong Inovasi Polimer untuk Lingkungan yang Berkelanjutan20/08/2025
  • Implikasi Putusan MK 135/PUU-XXII/2024: Momentum Baru Demokrasi Lokal Indonesia20/08/2025

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top