• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Spirit Isra Mikraj dalam Bingkai Islam Berkemajuan

04/03/2022/in Terkini /by Ard

Kajian Keislaman oleh Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

“Jangan hanya sebatas menyebar pamfletnya tetapi tidak tahu makna yang sesungguhnya. Banyak perbedaan pendapat dari pengertian Isra dan Mikraj. Kisah ini mungkin sudah sering kita dengar saat hari perayaan itu tiba. Banyak sekali pelajaran atau ibrah yang dapat diambil dari kejadian yang berlangsung satu malam ini.”

Begitulah yang disampaikan Hasbi Assidiqi, S.Ag. saat menjadi pembicara dalam kajian keislaman yang diselenggarakan oleh bidang Tabligh dan Kajian Keislaman Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Tayang pada Senin, 28 Februari 2022, kajian yang bertema “Spirit Isra Mikraj dalam Bingkai Islam Berkemajuan” itu dipandu oleh Naufal Abdul Aziz selaku ketua bidang TKK IMM FAI UAD. Acara disiarkan secara langsung di platform Google Meet. Pembicara yang hadir merupakan demisioner KORKOM IMM UAD. Peserta yang mengikuti kajian ini adalah kader IMM FAI UAD yang bersifat wajib, dan terbuka untuk masyarakat maupun mahasiswa umum.

Jika merujuk pada Q.S. Al-Isra ayat 1 dan Q.S. An-Najm ayat 13–18, kata Hasbi, terdapat tiga kunci yang ada pada peristiwa Isra Mikraj yaitu asra’, ‘abdi, dan layl. Asra’ adalah memperjalankan, memindahkan materi dari satu tempat ke tempat lain. Tempat menyatakan satu titik dalam ruang sehingga asra’ terkait dengan ruang beserta atributnya. ‘Abdi menunjuk pada hamba pilihan-Nya yakni Rasulullah yang meliputi jiwa, raga, jasmani, dan rohani. Layl mewakili waktu.

“Banyak sekali pelajaran atau ibrah yang dapat diambil dari kejadian yang berlangsung satu malam ini antara lain, meningkatkan rasa keimanan kepada Allah Swt. Dan kepada Rasullullah saw. Tidak boleh ada keraguan di dalamnya, bisa dipertanyakan iman kita jika meragukan hal yang sudah tertera di dalam Al-Qur’an. Sesuatu hal yang ada di dalam Al-Qur’an wajib kita imani. Selanjutnya, memohon pertolongan kepada Allah Swt. dalam setiap langkah kehidupan di dunia. Kita adalah orang yang lemah, kita harus sadar bahwa kita diciptakan hanya untuk menghadapi ujian. Kita sangat perlu pertolongan dari Allah Swt. Mulailah setiap kegiatan dengan doa agar kegiatan yang dilalui menjadi berkah, hal ini yang sudah mulai hilang dari kita. Segala langkah dan kegiatan yang kita lakukan hendaknya selalu memohon pertolongan kepada Allah Swt. Terakhir, meyakini bahwa di balik setiap ujian dan cobaan akan ada hikmah besar jika kita bersabar dan bertawakal kepada Allah Swt.,” ujar Hasbi.

Sedangkan aktualisasi Isra Mikraj dalam bingkai Islam berkemajuan yakni dengan menghadirkan jiwa (istihdhorul qalbi) dalam ibadah amaliah. Dalam Islam berkemajuan sering kita dengar ramal ilmiah ilmu amaliah, maka kejadian Isra Mikraj bukan hanya sebatas sebagai catatan sejarah atau hanya menjadikan perayaan momentum semata. Lebih dari itu, kualitas ibadah dan amaliah harus semakin bertambah.

Perbaiki hubungan dengan Allah dan manusia agar tidak merasakan kehampaan dan kesia-siaan dari amaliah, mewujudkan kesalehan sosial secara luas. Dalam surat Al-Maun menyatakan bahwa identitas seorang bukan hanya kesalehan individu tetapi bagaimana kesalehan individu bisa memberikan dampak pada kesalehan sosial secara luas.

“Sebaik-baik kita adalah yang mau belajar, mewujudkan spirit billahi fii sabililhaq fastabiqul khairat. Secara sederhana bisa diartikan meraih tekad meraih rida Allah dan menempuh jalan kebenaran maka kami akan bertaruh jiwa raga mendapatkan hasil terbaik dalam kebaikan. Seluruh amaliah setelah menghadirkan jiwa dan memberikan kebermanfaatan pada akhirnya semua harus kita tekadkan dan persaksikan kepada Allah Swt. yang ditempuh dengan dipenuhi spirit kebaikan terus-menerus,” tambahnya.

Terakhir, Hasbi menuturkan, “Mari kita berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan di sekitar kita, jangan sombong, tetap istikamah, dan jangan malas. Semoga pengajian hari ini bisa menjadi pemberat amal kebaikan di hadapan Allah Swt. Mari, dengan perayaan Isra Mikraj tahun ini jadikan momentum sebagai ajang untuk lebih mengenal lagi ajaran Rasulullah saw. dengan baik dan benar.” (ctr)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Hasbi-Assidiqi-S.Ag-sedang-memaparkan-materi.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-04 14:24:492022-03-04 14:24:49Spirit Isra Mikraj dalam Bingkai Islam Berkemajuan

Study Banding IMM Arrabani UM Kudus ke IMM FAI UAD

10/02/2022/1 Comment/in Terkini /by Ard

IMM FAI UAD dan dan IMM Arrabani berfoto di depan Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (Foto: Istimewa)

Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Arrabani Universitas Muhammadiyah Kudus pada 3 Februari 2022 berkesempatan menjalin silaturahmi dengan IMM Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Kegiatan yang dimaksudkan sebagai ajang study banding ini dihadiri 65 peserta. Sebanyak 27 dari IMM Arrabani, dengan 1 orang dari tim kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Kudus.

Dengan mengambil tema “Menjalin Komunikasi Ikatan, Mempererat Silaturahmi dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Organisasi”, acara berlangsung selama tiga jam bertempat di aula Masjid Islamic Center UAD. Alaf Muhammad Zulfikri selaku ketua umum IMM FAI menjelaskan tujuan diadakannya kegiatan study banding untuk mempererat ikatan dan silaturahmi dengan Universitas Muhammadiyah Kudus, menambah relasi, serta menambah wawasan cakrawala dalam ber-IMM dari setiap perguruan tinggi.

Kegiatan dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars IMM. Setelahnya sambutan-sambutan baik dari ketua umum IMM FAI maupun dari IMM Arrabani. Memasuki acara inti, yaitu presentasi dari masing-masing Pimpinan Komisariat serta forum sharing setiap bidang yang ada dalam struktural IMM.

IMM FAI yang menjadi tuan rumah dalam kegiatan kali ini menyampaikan grand design yang akan dibawa dalam satu periode ke depan serta struktural organisasi IMM dan bidang apa saja yang ada di IMM FAI. Sedangkan IMM Arrabani sebagai pemohon study banding menyampaikan latar belakang diadakannya acara itu, tak lupa juga menyampaikan grand design IMM Arrabani dalam satu periode ke depan dan sistematika IMM Arrabani mengenai jalur koordinasi.

Perjalanan yang dilakukan IMM Arrabani menuju IMM FAI UAD membawa wacana yang akan mereka bangun mengenai pemekaran komisariat baru atau pembuatan korkom di dalam Universitas Muhammadiyah Kudus.

“Setelah kegiatan ini diharapkan kami mampu menumbuhkan jiwa semangat dalam diri kader untuk tetap bisa memberikan dampak positif di dalam maupun di luar IMM. Selain itu dengan adanya study banding ini memberikan angin segar untuk komisariat IMM FAI dalam mengimplementasikan hal-hal yang inovatif dan kreatif. Paling utama, kami tetap bisa menjalin komunikasi yang baik antara IMM FAI dengan IMM Arrabani untuk sama-sama memperjuangkan IMM,” tutur Alaf Muhammad Zulfikri. (wid)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/IMM-FAI-UAD-dan-dan-IMM-Ar-Rabani-berfoto-di-depan-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-Foto-Widia.jpg 900 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-02-10 09:30:242022-02-10 08:07:01Study Banding IMM Arrabani UM Kudus ke IMM FAI UAD

IMM FAST UAD Terbitkan Buku Antologi

20/01/2022/1 Comment/in Terkini /by Ard

Launching Buku Secercah Harapan untuk Terus Bertahan pada Pelantikan PK IMM FAST UAD 2021–2022 (Foto: Eka Marcella)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Sains dan Teknologi Terapan (FAST) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerbitkan buku antologi berjudul Secercah Harapan untuk Terus Bertahan pada bulan Desember 2021 lalu.

Buku ini berisi kumpulan cerpen dengan tema motivasi dan artikel argumentasi yang membahas tentang IMM. Penulisan buku berawal dari salah satu program kerja dari divisi Riset Pengembangan dan Keilmuan (RPK) IMM FAST, yaitu Sekolah Kepenulisan. Para kader yang tergabung dalam program tersebut bisa mengikuti serangkaian lomba, kemudian wujud apresiasi terhadap peserta adalah dengan menerbitkan buku antologi yang berisi karya-karya terbaik mereka.

Puji Nurun Hidayah selaku pengurus IMM FAST mengungkapkan alasan di balik tema yang diambil. “Kenapa mengambil tema secercah harapan untuk terus bertahan, karena motivasi di sini ketika mengalami kegagalan, ketakutan, kesulitan, lelah, atau segala hal seperti itu, penulis memilih untuk bertahan karena memang masih ada harapan.”

Ke depannya Puji berharap IMM FAST bisa terus menciptakan karya seperti ini, tetapi lebih relevan dan sesuai dengan identitas dari IMM FAST yaitu sebagai kader saintis. (eka)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Launching-Buku-Secercah-Harapan-untuk-Terus-Bertahan-pada-Pelantikan-PK-IMM-FAST-UAD-2021–2022-Foto-Eka-Marcella.jpg 1200 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-20 12:45:392022-01-20 10:29:13IMM FAST UAD Terbitkan Buku Antologi

Memimpin dengan Nilai Progresif, Inovatif, dan Kritis

17/01/2022/in Feature /by Ard

Alaf Muhammad Zulfikri ketua umum terpilih IMM FAI Universitas Ahmad Dahlan periode 2022/2023 (UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) senantiasa memberikan ruang bagi organisasi otonom milik Muhammadiyah, salah satunya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Pada 13 Januari 2022 lalu, IMM Fakultas Agama Islam (FAI) UAD resmi dilantik untuk kepengurusan yang baru, dengan mengambil tema “Reaktualisasi Teologi Al-‘Asr wujudkan IMM Berkemajuan”. Alaf Muhammad Zulfikri selaku ketua umum terpilih periode 2022/2023 menegaskan bahwa tema ini diambil karena sesuai dengan grand design yang akan dibawa satu periode yang akan datang. Alaf sudah menyiapkan beberapa hal untuk menakhodai IMM FAI ke depan. Jika dalam menjalani kepemimpinan nanti mengalami beberapa hambatan maka sangat dibutuhkan kerja sama tim untuk mewujudkan IMM FAI yang berkemajuan dengan teologi Al-Maun sebagai landasan.

Apa saja yang sudah disiapkan untuk menjadi seorang pemimpin?

Persiapan dengan tolok ukur gambaran ke depannya, baik pengalaman yang dimiliki, jiwa kader yang dibangun selama menjadi kader, dan menjabat sebagai Pimpinan Komisariat. Semuanya senantiasa dilalui dengan ikhlas Lillahi ta’ala. Selain itu dalam ber-IMM tidak digunakan semata-mata untuk eksistensi belaka, tetapi sebagai jalan dakwah perjuangan di ikatan untuk membantu terwujudnya cita-cita Muhammadiyah.

Grand design apa yang akan dibawa selama satu periode ke depan?

Grand desain satu periode ini berlandaskan bangunan awal yang menjadi impian besar demi mewujudkan IMM FAI yang berkemajuan. Kami mempunyai visi yakni transformasi spirit iqra spirit berkemajuan sebagai basis gerakan. Sedangkan misi ada empat, yaitu menanamkan ideologi secara masif, optimalisasi pengilmuan IMM, revitalisasi creative minority, dan menumbuhkan etos ejawantah sebagai bentuk semangat transformasi.

Strategi kepemimpinan seperti apa yang akan diterapkan di IMM FAI?

Untuk strategi simpelnya gaya kepemimpinan ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. Di depan memberi contoh, di tengah membangun prakarsa, di belakang memberi dorongan.

Nilai apa yang harus diterapkan untuk menjadi seorang pemimpin yang baik dan berhasil?

Nilai yang ditumbuhkan sebagai pemimpin sebenarnya sangat kompleks. Banyak hal yang mungkin bisa langsung dilihat secara langsung terjun ke lapangan secara historis, tidak sekadar teoritis saja. Sampai saat ini nilai-nilai yang saya bangun untuk diterapkan menjadi pemimpin yaitu nilai profesionalitas, yakni seorang pemimpin mampu mengayomi, melayani, menjadi teladan contoh yang baik, mendorong support dari belakang, dan membangun suatu bangunan yang kokoh.

Kedua, soliditas. Inilah poin penting seorang pemimpin bisa memengaruhi untuk saling bersinergi dari segenap pimpinan dari atas hingga turunannya, untuk saling beriringan gerak bersama agar tercapai visi misi dan kegiatan, proker yang diinginkan untuk mewujudkan cita-cita tujuan IMM dan Persyarikatan Muhammadiyah.

Lalu nilai inovatif, yang menjadi pokok seseorang di setiap organisasi untuk berpikir, bertindak untuk membangun inovasi hal-hal baru agar berkembang dan lebih bermanfaat lagi. Nilai progresif, ini juga menjadi daya juang sebagai kader mampu bergerak maju lebih berkembang dari hari ke hari agar ke arah kemajuan untuk memperbaiki keadaan.

Banyak hal yang perlu dibangun sebagai pemimpin yang berani untuk dipimpin. Tidak lupa pula untuk adaptasi, menyesuaikan keadaan dan perkembangan zaman. Dengan begitu, maka impian besar organisasi pun akan tercapai.

Satu lagi nilai kritis, untuk selalu berpikir ke depan baik untuk memutuskan suatu dan menyelesaikan persoalan dengan solusi dan memecahkan masalah dengan menempatkan posisinya.

Seberapa pentingnya peran internal untuk kemajuan IMM FAI?

Penting banget, karena internal ini yang menjadi peranan yang sangat besar, dari konseptor dan eksekutor yang saling bersinergi, juga para Pimpinan Komisariat dari atas hingga ke bawah yang saling berintegrasi.

Harapan untuk IMM FAI ke depan?

Membangun sebuah kekeluargaan yang saling merangkul yang menjadikan IMM ini rumah. Ketika ada masalah atau persoalan maka saling berbagi suka maupun duka. Selain itu sebagai ladang perjuangan, ladang dakwah, ladang untuk berani berproses, berani berubah lebih baik ke arah kemajuan. Tujuannya agar bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, IMM, dan Persyarikatan Muhammadiyah.

Selanjutnya yaitu harapan yang sangat besar, impian besar mengenai membangun kultur IMM FAI. Hal ini berhubungan dengan tri kompetensi dasar atas arah gerak IMM dan sebagai kader mampu menanamkan nilai religiusitas, intelektualitas, serta humanitas. Kader IMM semoga juga mampu memahami prinsip ideologi IMM secara menyeluruh sehingga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, juga mampu menyesuaikan keadaan bergerak maju, meningkatkan progresivitas agar lebih baik ke depannya dalam segala hal, berjuang di jalan Allah untuk berdakwah di mana pun berada dan kapan pun. (wid)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Alaf-Muhammad-Zulfikri-ketika-menyampaikan-sambutan-sebagai-ketua-umum-terpilih.jpeg 1066 1599 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-17 09:10:022022-01-17 08:48:24Memimpin dengan Nilai Progresif, Inovatif, dan Kritis

Regenerasi Kepemimpinan IMM FSBK UAD Melalui Gerakan Ilmu dan Amal

11/01/2022/in Terkini /by Ard

IMM FSBK Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam Musyawarah Komisariat XIV (Foto: Istimewa)

Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Sastra, Budaya dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Musyawarah Komisariat (Musykom) XIV pada 5‒8 Januari 2022. Acara diselenggarakan secara blended melalui daring (Google Meet) dan luring (bertempat di Aula Masjid Sulthonain). Tema yang diusung kali ini adalah “Maklumat Kader Profetik: Membumikan Gerakan Ilmu dan Amal”.

Regenerasi adalah salah satu upaya kaderisasi dalam menyiapkan pemimpin terbaik yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan. Sebagai bagian dari organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah, maka dalam praktiknya IMM menggunakan kepemimpinan profetik sebagai landasan etik dan Muhammadiyah sebagai landasan ideologi. Kedua poin penting ini akan bersinergi dan membuat arah gerak IMM senantiasa selaras dengan tujuannya, yaitu mengusahakan terbentuknya akademisi Islam yang berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyah.

Musykom sebagai permusyawaratan tertinggi di tingkat komisariat, bersifat sakral karena berhubungan langsung dengan keberlangsungan ikatan. Syauqi Khaikal Zulkarnain selaku Ketua Umum PK IMM FSBK periode 2020‒2021 menjelaskan bahwa Musykom adalah ajang untuk refleksi, kontemplasi, dan evaluasi atas segala hal yang telah dilakukan selama satu periode.

“Untuk membentuk kepemimpinan yang transformatif, maka yang menjadi fokus adalah gagasan, segala subjektivitas perlu dihilangkan guna mencapai tujuan bersama, yaitu IMM FSBK yang progresif,” terang Syauqi.

IMM FSBK berkomitmen untuk membumikan gerakan ilmu dan amal, sesuai dengan tema yang juga tercantum dalam Enam Penegasan IMM, yakni ilmu amaliah dan amal ilmiah. Hal ini memiliki arti bahwa segala ilmu pengetahuan harus diimplementasikan dalam gerakan nyata dan segala amal perbuatan yang dikerjakan harus didasari atas ilmu. “Martabat manusia tidak terletak pada pemenuhan hak asasi semata-mata, tetapi terletak pada akal budi manusia yang relational dengan nilai-nilai transenden” ‒Djazman Al-Kindi. (tsa)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/IMM-FSBK-UAD-dalam-Musyawarah-Komisariat-XIV-Foto-IMM-FSBK.jpg 1875 2500 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-11 08:19:482022-01-11 08:19:48Regenerasi Kepemimpinan IMM FSBK UAD Melalui Gerakan Ilmu dan Amal

Musykom XXII IMM Komisarat Fakultas Farmasi

29/12/2021/in Terkini /by Ard

Prosesi Sidang Komisi dalam Musykom XXII IMM Komisarat Fakultas Farmasi UAD (Foto: Farida)

Pimpinan Komisarat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisarat Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), melaksanakan Musyawarah Komisarat (Musykom) XXII secara daring (Zoom Meeting) dan luring (bertempat di Prambanan, Yogyakarta). Berlangsung sejak tanggal 24–26 Desember 2021, tema yang diangkat adalah “Transformasi Nilai Kemuhammadiyahan Membentuk Karakter Pemimpin Berpengetahuan Luas, Berintegritas, dan Berakhlakul Karimah”. Agenda acara ini terdiri atas studium generale, sidang tata tertib, sidang laporan pertanggungjawaban (LPJ), sidang komisi, kemudian pembentukan pengurus baru.

Ahmad Ahid Mudayana, S.KM., M.P.H, selaku pembina IMM Farmasi UAD menuturkan bahwa kepemimpinan selanjutnya harus dapat mencetuskan gagasan-gagasan yang inovatif untuk memecahkan persoalan di bidang farmasi maupun persoalan di bidang kaderisasi ideologi Muhammadiyah.

“Kegiatan musyawarah komisariat merupakan musyawarah tertinggi dalam komisariat untuk menentukan arah gerak dalam satu periode ke depan. Saya berharap kegiatan kali ini tidak sekadar prosesi kegiatan kepemimpinan tetapi saya juga berharap kepada kader immawan dan immawati di Fakultas Farmasi untuk bisa menciptakan gagasan ide yang inovatif dan kreatif, khususnya gagasan untuk meningkatkan kualitas kaderisasi di Fakultas Farmasi.”

Sejalan dengan Ahmad Ahid Mudayana, Mila Erliyana selaku sekretaris PK periode 2020/2021 mengungkapkan bahwa untuk pemimpin baru dan regenerasi, harapannya dapat memegang teguh pendirian, dapat menjadi lebih baik lagi, dan terus berjuang.

“Kami menantikan semua pemimpin baru di sini. Kalau seandainya Musykom sebagai ajang atau momentum yang bisa mengakhiri satu periode masa kepemimpinan, maka jangan sampai Musykom ini menjadi ajang atau periode akhir dari suatu perjuangan,” tuturnya dalam akhir sambutan. (frd)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prosesi-Sidang-Komisi-dalam-Musykom-XXII-IMM-Komisarat-Fakultas-Farmasi-foto-farida.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-12-29 14:11:282021-12-29 13:01:10Musykom XXII IMM Komisarat Fakultas Farmasi

Ekonomi Syariah untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

28/12/2021/1 Comment/in Terkini /by Ard

Webinar Ekonomi IMM FEB Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Laras)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta menyelenggarakan webinar tentang ekonomi yang bertema “Ekosistem Digital Ekonomi dan Keuangan Syariah”, Senin (20-12-2020). Webinar ini diikuti lebih dari 100 peserta baik dari UAD maupun luar UAD.

Acara yang juga merupakan dari rangkaian Fastabiqul Khairat #3 IMM FEB UAD tersebut mengundang dua narasumber, yakni Ahmad Akbar Susanto, M.Phil., Ph.D. selaku tim asisten Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, dan Arzan Alifianto yang merupakan funding and transactional Relationship Manager BSI Yogyakarta. Alumnus IMM FEB UAD, Rahmat Saleh, S.E. bertindak sebagai moderator.

Webinar berlangsung dari pukul 09.00 WIB sampai 11.45 WIB, dengan peserta yang sangat antusias. Hal ini dibuktikan dengan sesi tanya jawab yang menarik dan lama, serta dari awal hingga akhir acara, jumlah peserta tidak kurang dari 100 peserta.

Arnest Rapindo selaku ketua panitia mengungkapkan dengan adanya respons baik dari peserta harapannya tujuan kegiatan ini bisa tersampaikan, yakni memberikan informasi perihal isu-isu ekonomi dan peserta dapat menerima serta memahami konsep ekonomi syariah sesuai disiplin ilmunya. Bagaimanapun ekonomi syariah merupakan salah satu pilar dalam pemulihan ekonomi nasional.

Kondisi ekonomi di masa pandemi memberikan tantangan seluruh sektor industri. Di tengah kondisi menantang tersebut, perbankan syariah masih tumbuh resiliensi, tetapi penetrasi bank syariah di Indonesia masih rendah daripada negara lainnya. (Lrs)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rahmat-Saleh-S.E.-moderator-pada-Webinar-Ekonomi-IMM-FEB-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-12-28 08:56:512021-12-28 08:56:51Ekonomi Syariah untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

UAD Kembangkan Wisata Telaga Kemuning Gunungkidul

03/12/2021/3 Comments/in Terkini /by Ard

Peresmian Telaga Kemuning oleh Bupati Gunungkidul didampingi Rektor UAD Dr. Muchlas, M.T.(Foto Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengembangkan Wisata Telaga Kemuning di Bunder, Patuk, Gunungkidul. Pengembangan ini dilakukan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Teknologi Industri (FTI) melalui Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) Kemendikbudristek RI.

Kamis (2-12-2021) Rektor UAD Dr. Muchlas, M.T. dengan Bupati Gunung Kidul Mayor Chb. (Purn) Sunaryanta meresmikan jogging track dan food court di Telaga Kemuning. Ke depan telaga ini akan terus dikembangkan sebagai objek wisata yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat di sekitarnya.

Muchlas menjelaskan, pengembangan wisata yang dilakukan mahasiswa melalui PHP2D sejalan dengan konsen UAD di bidang pengabdian kepada masyarakat. “Salah satu implementasinya adalah dengan memaksimalkan potensi alam menjadi tempat pariwisata. UAD juga akan terus bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk mengembangkan potensi-potensi wisata yang ada.”

Sementara Sunaryanta mengatakan, kerja sama dengan UAD bisa terus ditingkatkan. Tidak hanya pada pengabdian masyarakat saja, tetapi mencakup tri dharma lainnya, yakni pendidikan pengajaran dan penelitian.

“Tujuannya, terutama untuk pembangunan Gunungkidul. Kami terbuka dan mempersilakan perguruan tinggi yang ingin berkontribusi untuk mengembangkan Gunungkidul. Kami ucapkan terima kasih kepada UAD, yang sebelumnya juga telah membantu pembuatan PLTS di Kalurahan Serut,” katanya.

Di sisi lain Lurah Bunder, Maryadi berharap program dari UAD bisa terus berkelanjutan. Salah satu yang mungkin bisa dilakukan adalah dukungan perbaikan akses agar Telaga Kemuning lebih mudah untuk dikunjungi. (ard)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Peresmian-Telaga-Kemuning-oleh-Bupati-Gunungkidul-didampingi-Rektor-UAD-Dr.-Muchlas-M.T.Foto-Humas-UAD.jpg 1406 2500 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-12-03 12:14:132021-12-03 12:14:13UAD Kembangkan Wisata Telaga Kemuning Gunungkidul

Menpora RI Hadiri Pelantikan DPP IMM dan Beri Kuliah Umum di UAD

29/11/2021/in Terkini /by Ard

Dr. H. Zainudin Amali, S.E. M.Si. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia (Foto: Humas UAD)

Minggu, 28 November 2021, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) periode 2021‒2023 resmi dikukuhkan di Ruang Amphitarium, Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) secara luring dan daring dengan protokol kesehatan dari pembukaan, acara inti, hingga penutup. Acara inti berjalan dengan khidmat dengan pembacaan ikrar yang dipandu oleh Abdul Musawir Yahya Ketua Umum DPP IMM terpilih Periode 2021‒2023.

Pelantikan tersebut dihadiri oleh Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dr. Muchlas, M.T. Rektor UAD, Dr. H. Zainudin Amali, S.E., M.Si. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, dan Najih Prastiyo, S.H., M.H.I., Ketua Umum DPP IMM Periode 2018‒2020, serta tamu undangan.

Menpora Zainudin Amali berkesempatan memberikan kuliah umum yang bertajuk “Inklusif Berkemajuan”. Tentang aktivitas-aktivitas organisasi kepemudaan, Amali menuturkan agar jangan berubah, sebab menurutnya gerakan-gerakan diskusi atau semacamnya telah berkurang jika ditawarkan pada pemuda saat ini. “Oleh karena itu kami di Kementerian Pemuda dan Olahraga mendorong anak-anak muda, baik yang tergabung dalam organisasi-organisasi kepemudaan maupun yang tidak tergabung agar menjadi kreatif, inovatif, memiliki pendirian, dan berdaya saing.”

Mengingat persaingan di masa depan akan semakin ketat, maka anak-anak muda perlu membekali diri dengan kemampuan yang luar biasa agar mampu bersaing. Menurut Amali, pemuda yang kreatif, inovatif, dan mandiri tidak bisa lahir begitu saja. Ia berkaca pada sejarah perjalanan persyarikatan dan berkaitan dengan inklusif berkemajuan bahwa IMM tidak perlu khawatir untuk mencari referensi yang terlalu jauh.

“Pemuda saat ini harus adaptif, memiliki kemampuan responsif dengan persoalan bangsanya. IMM di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah bisa menempa diri dan belajar banyak hal secara utuh. Sebab pendirinya, K.H. Ahmad Dahlan, dan penerusnya telah meletakkan dasar-dasar yang sangat baik untuk terus mentradisikan kebersamaan dan persatuan,” katanya.

“Boleh saya katakan Muhammadiyah merupakan organisasi yang paripurna, bagaimana mengelola organisasi yang sejalan urusan dunia, ekonomi, pendidikan, kesehatan, tetapi urusan dakwah juga jalan. Ini tidak mudah dan bisa menjadi referensi bagi IMM,” tambahnya.

Ia menekankan agar IMM bisa mengkaji lebih dalam perihal apa yang telah diwariskan oleh pendiri Muhammadiyah, itu akan lebih tepat dan kemudian diimprovisasi dengan kondisi kehidupan saat ini. “Apalagi kita akan memasuki bonus demografi, dan akan berhadapan dengan tantangan yang luar biasa. Sikap inklusif yang telah ditunjukkan oleh Persyarikatan Muhammadiyah yang menerima pendapat, berbagai pandangan, kemudian terkait kebhinekaan, saya kira ini modal yang sangat luar biasa, ” pungkas Menpora. (hmd)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-H.-Zainudin-Amali-S.E.-M.Si_.-Menteri-Pemuda-dan-Olahraga-Menpora-Republik-Indonesia-Foto-Humas-UAD.jpeg 853 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-11-29 13:41:582021-11-29 13:41:58Menpora RI Hadiri Pelantikan DPP IMM dan Beri Kuliah Umum di UAD

Gagasan Inklusif Berkemajuan IMM untuk Menyongsong Peradaban Islam Modern

29/11/2021/in Terkini /by Ard

Dr. H. Zainudin Amali, S.E. M.Si. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia (Foto: Humas UAD)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) merupakan organisasi kepemudaan yang berada dalam naungan Muhammadiyah. Pada Minggu, 29 November, di Amphitarium Kampus Utama UAD, IMM menggelar Pelantikan Dewan Pengurus Pusat (DPP) IMM Periode 2021‒2023, dengan tema “Inklusif Berkemajuan”.

Islam sebagai agama akhir zaman membawa sketsa besar yang bertujuan untuk membentuk peradaban Islam modern. Selain itu membangun peradaban berdasar pada nilai utama yang kokoh, yakni tauhid dan dimensi iman, takwa, serta akhlak mulia. Untuk mewujudkannya, IMM menjadi garda terdepan pergerakan dengan bergelut di bidang agama, politik, ekonomi, budaya, dan alam pikiran. Mereka menggunakan pola wasathiyah yakni seimbang, berkemajuan, dan bersikap moderat.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. (Foto: Humas UAD)

Dalam pandangan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. dan Dr. H. Zainudin Amali, S.E. M.Si. selaku Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Inklusif Berkemajuan yang digagas oleh IMM merupakan sketsa besar, untuk syiar dan tajdid yang khariqul ‘adat. Artinya yakni menembus koyak kelaziman serta bijak menghadapi perubahan yang terjadi, juga memadukan syariat dan ilmu pengetahuan menjadi suatu pedoman pergerakan.

Pembaruan yang dilakukan Muhammadiyah bersifat autentik, karena langsung bersumber dari pemahaman Al-Qur’an dan sunnah Nabi. Saat ini IMM bergerak di tengah perubahan zaman yang lebih kompleks, maka sudah menjadi keniscayaan bahwa Inklusif Berkemajuan tepat untuk menjadi panduan.

“Tidak perlu bagi IMM mencari referensi lebih jauh untuk mewujudkan sketsa besar Inklusif Berkemajuan, sebab tokoh pendiri Muhammadiyah, K.H. Ahmad Dahlan telah meletakkan hal tersebut ke dalam panduan pergerakan, jauh di masa dahulu. Saat ini, saatnya kita memiliki sikap demokratis dan mengesampingkan nilai konservatif, guna menjembatani cita mulia merawat keharmonisan persyarikatan, gerakan, organisasi, umat, bangsa, dan negara,” jelas Haedar.

Banyak organisasi kepemudaan masih berjalan di arah yang tidak jelas. Berbanggalah IMM karena memiliki panduan yang jelas, dalam melakukan suatu pergerakan. Menjadi kewajiban bagi IMM mengonstruksi hal tersebut dan menyebarkannya, seperti yang telah Muhammadiyah lakukan dahulu hingga sekarang. IMM harus mengkaji lebih dalam apa yang sudah diwariskan pendiri dan tokoh Muhammadiyah, kemudian melakukan improvisasi pada kehidupan modern saat ini. (didi)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ketua-Umum-Pimpinan-Pusat-Muhammadiyah-Prof.-Dr.-Haedar-Nashir-M.Si_.-Foto-Humas-UAD.jpeg 853 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-11-29 13:15:452021-11-29 13:33:56Gagasan Inklusif Berkemajuan IMM untuk Menyongsong Peradaban Islam Modern
Page 14 of 15«‹12131415›

TERKINI

  • UAD Tuan Rumah Pembekalan Kontingen HW DIY Menuju LBP V Nasional Kwarpus HW15/06/2026
  • Strategi Membangun Personal Branding Mahasiswa untuk Persiapan Karier15/06/2026
  • PK IMM FKM UAD Sukses Gelar Darul Arqam Dasar 202615/06/2026
  • UAD Tuan Rumah Gowes Aptisi Wilayah V 202613/06/2026
  • Doctoral Talk FEB UAD Soroti Strategi UMKM Hijau dan Reformasi Tata Kelola Perbankan Syariah12/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional15/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok12/06/2026
  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026
  • Inovasi Kuliner Sehat Mahasiswa UAD Sabet Penghargaan di Kompetisi Nasional11/06/2026

FEATURE

  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top