• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

KKN UAD Kenalkan Pengolahan Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik

26/08/2024/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Sosialisasikan Pemanfaatan Limbah Dapur di Dusun Krapakan, Pandak (Dok Istimewa)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler periode 127 Unit V.B.1 manfaatkan limbah dapur sebagai pupuk organik. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 3 Agustus 2024, di Dusun Krapakan, Caturharjo, Pandak, Bantul, Yogyakarta.

Sosialisasi bertujuan untuk mengedukasi warga, terutama ibu rumah tangga, mengenai pengelolaan limbah dapur sehingga dapat diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Dengan pengetahuan ini, diharapkan warga dapat memanfaatkan limbah rumah tangga secara efektif, mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih serta sehat.

Acara dimulai dengan sambutan dari ketua unit yaitu Reza Aditya Aryaputra yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Kemudian, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Sri Kushartati, S.Psi., M.A., dosen Psikolog UAD, yang menjelaskan tentang pentingnya pengelolaan limbah dapur. Ia menggunakan Power Point untuk mendukung isi kegiatan yang berlangsung, yang berisi langkah-langkah praktis dalam membuat pupuk kompos dan pupuk organik cair (POC).

Setelah pemaparan, diadakan sesi tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh warga. Acara ditutup dengan demonstrasi pembuatan pupuk kompos serta POC oleh tim KKN UAD, dan warga diajak untuk langsung praktik.

POC adalah pupuk yang dibuat dari fermentasi bahan organik yang mengandung banyak nutrisi dalam bentuk cair. Kegunaannya memberikan nutrisi langsung ke tanaman melalui daun atau akar, meningkatkan pertumbuhan tanaman, dan mencegah penyakit tanaman. Cara pembuatannya, pertama, siapkan bahan-bahan seperti air cucian beras, sisa sayuran. Kedua, campurkan bahan-bahan tersebut dalam wadah tertutup.

Ketiga, tambahkan molase sebagai aktivator fermentasi. Keempat, diamkan selama 1–2 minggu hingga proses fermentasi selesai. Kelima, saring cairan yang dihasilkan dan simpan dalam botol tertutup. Keenam, POC siap digunakan dengan cara dicampur air sebelum penyemprotan ke tanaman.

Harapan Muhammad Noor Aidil selaku perwakilan tim yaitu program sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan limbah dapur menjadi pupuk organik ini dapat menjadikan warga Dusun Krapakan mampu untuk mengelola sampah organik secara mandiri yang berfokus pada pengolahan pupuk kompos dan pupuk organik cair yang nantinya bisa dipakai untuk kebutuhan pertanian oleh warga. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Sosialisasikan-Pemanfaatan-Limbah-Dapur-di-Dusun-Krapakan-Pandak-Dok-Istimewa.jpg 1037 1700 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-26 11:07:282024-08-26 11:07:28KKN UAD Kenalkan Pengolahan Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik

Mahasiswa UAD Latih Pembuatan Sabun Cuci Piring di Padukuhan Kemiri

26/08/2024/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahaln (UAD) Latih Pembuatan Sabun Cuci Piring di Padukuhan Kemiri (Dok. Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 127 Unit I.C.III Universitas Ahmad Dahlan (UAD), melakukan sosialisasi dan pelatihan pembuatan sabun cuci piring dari limbah kulit pisang. Kegiatan yang diadakan di Balai Padukuhan Kemiri pada Selasa, 20 Agustus 2024 itu, berhasil menarik perhatian masyarakat sekitar, terutama mereka yang ingin memanfaatkan limbah organik untuk menghasilkan produk yang bermanfaat.

Pelatihan ini berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 15.30 WIB yang bertujuan untuk memberikan keterampilan baru kepada warga Padukuhan Kemiri, Wijimulyo, Nanggulan, Kulon Progo. Dengan memanfaatkan kulit pisang yang sering kali dibuang begitu saja, peserta dilatih untuk mengolahnya menjadi sabun cuci piring yang ramah lingkungan. “Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa limbah organik seperti kulit pisang bisa diolah menjadi produk yang berguna sekaligus membantu mengurangi sampah, bahkan bisa menjadi barang yang mempunyai nilai jual,” ujar mahasiswi KKN UAD pada saat menyampaikan materi.

Selama sosialisasi dan pelatihan, para peserta juga dibimbing secara langsung oleh mahasiswa KKN UAD dalam proses pembuatan sabun cuci piring dari limbah kulit pisang. Langkah-langkahnya meliputi proses pengolahan kulit pisang, pencampuran bahan-bahan alami lainnya, hingga teknik pengemasan produk. Bahan-bahan yang dibutuhkan di antaranya texapon, air, garam (NaCl), ekstrak kulit pisang, serta pewarna dan pewangi seperlunya.

Ini adalah hal yang sederhana, tetapi penting untuk mengurangi limbah dan menciptakan produk ramah lingkungan. Kami juga berharap sosialisasi dan pelatihan ini bermanfaat bagi masyarakat setempat, yang kemudian dapat membuat dan memasarkan sabun hasil buatan mereka sehingga dapat menambah penghasilan.

Salah satu warga mengungkapkan antusiasmenya ketika mengikuti pelatihan. “Ini adalah ilmu yang sangat bermanfaat, dengan adanya sosialisasi dan pelatihan, tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga menghemat pengeluaran rumah tangga,” ujar Sawarti.

Pelatihan tersebut memang mendapat tanggapan positif dari masyarakat, dengan harapan kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan untuk memberdayakan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahaln-UAD-Latih-Pembuatan-Sabun-Cuci-Piring-di-Padukuhan-Kemiri-Dok.-Istimewa.jpg 1196 1700 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-26 10:51:532024-08-26 10:52:09Mahasiswa UAD Latih Pembuatan Sabun Cuci Piring di Padukuhan Kemiri

KKN UAD Kenalkan Lilin Aromaterapi dari Bahan Jelantah

26/08/2024/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Adakan Program Pengolahan Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi (Dok. Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Reguler Periode 127 Unit IV.B.2 yang ditempatkan di Dusun Banjarwaru, Kelurahan Gilangharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 19 Agustus 2024 melakukan sosialisasi dan praktik cara mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat setempat sekaligus upaya pelestarian lingkungan.

Program yang diprakarsai oleh mahasiswa KKN UAD ini bertujuan untuk mengurangi dampak pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh pembuangan minyak jelantah secara sembarangan. Di Banjarwaru, minyak jelantah biasanya dibuang atau digunakan kembali tanpa pengolahan yang tepat, yang dapat merusak lingkungan dan kesehatan masyarakat. Dengan mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, mahasiswa KKN UAD tidak hanya menawarkan solusi ramah lingkungan tetapi juga memberikan alternatif sumber penghasilan bagi warga setempat.

Adapun proses produksi lilin aromaterapi dari minyak jelantah melalui beberapa tahap di antaranya, panaskan minyak jelantah dengan api kecil. Setelah minyak jelantah sedikit panas, masukkan stearin dan parafin, lalu aduk hingga menyatu dan mencair dengan sempurna. Pastikan perbandingan minyak jelantah, stearin, dan parafin adalah 1:1:1. Setelah larut dengan sempurna, tambahkan pewarna krayon dan minyak esensial sesuai selera sambil tetap dipanaskan. Setelah campuran mencair sempurna, matikan kompor. Kemudian, tuangkan larutan minyak ke dalam wadah yang sudah diberi sumbu dan diamkan selama 15–30 menit hingga lilin mengeras dengan sempurna. Jika lilin sudah mengeras dengan sempurna maka lilin aromaterapi siap digunakan.

Program ini memberikan banyak manfaat, antara lain seperti pengurangan limbah yaitu dapat mengurangi pencemaran lingkungan dengan memanfaatkan limbah minyak jelantah. Kemudian dapat dijadikan sarana pemberdayaan ekonomi dengan menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat Banjarwaru, khususnya dalam pembuatan dan penjualan lilin aromaterapi. Selain itu juga dapat digunakan sebagai peningkatan kesadaran lingkungan yaitu dengan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya daur ulang dan dampak buruk dari limbah minyak jelantah.

Warga Banjarwaru menyambut baik program ini. Mereka merasa senang dapat memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi, sekaligus belajar keterampilan baru. Program ini diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi model bagi dusun-dusun lain di Bantul.

Meskipun program tersebut mendapat respons positif, mahasiswa KKN UAD juga menghadapi tantangan dalam hal ketersediaan bahan baku dan konsistensi kualitas produk. Namun, mereka optimis bahwa dengan dukungan masyarakat dan pihak terkait, program ini dapat terus dikembangkan dan memberikan dampak positif yang lebih besar bagi lingkungan dan ekonomi lokal.

Melalui inisiatif ini, mahasiswa KKN UAD Periode 127 telah menunjukkan peran aktif mereka dalam pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal, serta memperkuat hubungan antara institusi pendidikan dan masyarakat. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Adakan-Program-Pengolahan-Minyak-Jelantah-Jadi-Lilin-Aromaterapi-Dok.-Istimewa.jpeg 1019 1500 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-26 09:19:332024-08-26 09:19:33KKN UAD Kenalkan Lilin Aromaterapi dari Bahan Jelantah

KKN UAD Sosialisasikan Pembuatan POC dan Tabulapot di Dusun Jetis

26/08/2024/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VII.A.1 Sosialisasikan Pembuatan POC dan Tabulapot (Dok. Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 127 Unit VII.A.1 menyelenggarakan sosialisasi pembuatan pupuk organik cair (POC) dan tanaman budi daya dalam pot (tabulapot). Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 19 Agustus 2024 di Balai Dusun Jetis, Hargomulyo, Gedangsari, Gunungkidul.

Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Dusun Jetis akan pentingnya menjaga lingkungan. Selain itu, juga untuk mengurangi jumlah limbah rumah tangga dengan memanfaatkan barang-barang yang umumnya dianggap sampah, seperti air cucian beras dan galon bekas, sehingga mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik di dusun.

Kegiatan dimulai dengan sesi pengenalan tentang pentingnya pertanian berkelanjutan dan pengelolaan sampah rumah tangga yang disampaikan oleh Iftitah Nur Masyaningrum yang berasal dari Program Studi (Prodi Biologi) juga Irgi Yori dari Prodi Hukum. Ibu-ibu PKK diperkenalkan pada konsep tabulapot, yang memungkinkan mereka menanam buah-buahan di ruang terbatas, seperti di pekarangan rumah menggunakan pot dari galon bekas.

Mereka pun diberikan penjelasan mengenai POC, yang dibuat dari bahan-bahan sederhana seperti air cucian beras dan sisa-sisa organik lainnya. Pemanfaatan air cucian beras ini tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga memberikan nutrisi tambahan bagi tanaman. Ibu-ibu PKK diajak langsung untuk mempraktikkan pembuatan POC. Bahan-bahan seperti air cucian beras, tetes tebu, dan E4. Proses ini disertai dengan penjelasan tentang manfaat masing-masing bahan dan cara menggunakannya pada tanaman agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Setelah pembuatan POC, ibu-ibu PKK memulai kegiatan menanam bibit buah-buahan dalam pot. Galon bekas yang sudah dipersiapkan sebelumnya diisi dengan campuran tanah dan pupuk organik. Setiap peserta diajarkan cara menanam bibit dengan benar, termasuk cara merawat tanaman agar tumbuh subur dan sehat, serta pentingnya pemberian POC secara rutin. Sesi ini diakhiri dengan diskusi terbuka di mana ibu-ibu PKK dapat bertanya dan berbagi pengalaman mereka seputar penanaman dan penggunaan POC. Banyak dari mereka yang sangat tertarik dan berencana untuk menerapkan metode ini di rumah masing-masing.

Antusiasme warga Dusun Jetis terhadap program yang telah dilaksanakan sangat tinggi. Ibu-ibu PKK, sebagai peserta utama, menunjukkan minat yang besar dalam mempelajari teknik pembuatan POC dan menanam buah dalam pot. Mereka sangat aktif terlibat dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari edukasi hingga praktik langsung. “Saya jadi tahu ternyata air cucian beras bisa dijadikan pupuk. Sekarang saya tidak langsung membuangnya, tetapi digunakan untuk menyiram tanaman,” ujar salah ibu PKK Dusun Jetis.

Harapan dari Iftitah selaku tim Unit VII.A.1 yaitu program ini tidak hanya berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi terus berlanjut. Sehingga warga Dusun Jetis secara mandiri dapat menerapkan dan mengembangkan pengetahuan yang telah mereka peroleh. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Unit-VII.A.1-Sosialisasikan-Pembuatan-POC-dan-Tabulapot-Dok.-Istimewa.jpeg 1240 1800 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-26 09:07:132024-08-26 09:07:13KKN UAD Sosialisasikan Pembuatan POC dan Tabulapot di Dusun Jetis

KKN UAD Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Lansia di Pronosutan

24/08/2024/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Lansia di Pronosutan (Dok. Istimewa)

Dalam rangka meningkatkan kesehatan dan memberikan pelayanan medis bagi para lansia di Dusun Pronosutan, Kulon Progo, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit III.A.2 mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan tenaga medis dari PKU Muhammadiyah Nanggulan.Acara ini berlangsung pada Senin (19-8-2024) pukul 10.15 hingga 12.30 WIB di PAUD Pepaya Pronosutan.

Kegiatan ini meliputi sesi pemeriksaan kesehatan lengkap, termasuk pemeriksaan tekanan darah, gula darah, serta konsultasi kesehatan, yang diikuti dengan pemberian obat secara cuma-cuma. Tenaga medis memberikan saran terkait masalah kesehatan yang dialami warga dan memastikan bahwa pasien mendapatkan obat yang sesuai dengan kebutuhan mereka tanpa biaya tambahan.

Warga yang datang menyambut baik acara tersebut. Mereka sangat mengapresiasi. Edi selaku Kepala Dusun Pronosutan, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa KKN UAD atas inisiatif ini. “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN UAD yang telah menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan. Semoga kegiatan ini bisa membawa dampak positif bagi kesehatan warga,” ujarnya.

Melalui program tersebut, diharapkan hubungan yang kuat antara akademisi, tenaga medis, dan komunitas lokal semakin terjalin, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Dusun Pronosutan. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Adakan-Pemeriksaan-Kesehatan-Gratis-untuk-Lansia-di-Pronosutan-Dok.-Istimewa.jpg 1156 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-24 10:57:002024-08-24 10:57:00KKN UAD Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Lansia di Pronosutan

KKN UAD Dampingi Warga Hargomulyo Buat Pakan Ternak Silase

24/08/2024/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VII.B.1 Dampingi Pembuatan Pakan Ternak Silase (Dok. Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 127 Unit VII.B.1 menyelenggarakan sosialisasi dan pembuatan pakan ternak silase. Acara dilaksanakan pada Sabtu, 10 Agustus 2024 di Balai Dusun Balong, Hargomulyo, Gedangsari, Gunungkidul.

Kegiatan yang diadakan bertujuan menambah wawasan kepada masyarakat terkait pembuatan pakan ternak silase dengan upaya untuk mengatasi kekurangan pakan pada waktu musim kering, mengingat di Dusun Balong untuk saat ini sedang mengalami kekeringan. Materi pada kegiatan ini disampaikan oleh drh. Eka Sulistya Budiharyana dan dihadiri oleh perwakilan warga per RT sekitar 20 orang.

Alat dan bahan yang perlu disiapkan untuk pembuatan pakan ternak silase meliputi plastik, parang/arit, batu, rumput gajah, tetes tebu, dedak, dan menir. Metode pembuatannya, pertama, potong rumput gajah dengan ukuran 5–10 cm menggunakan parang. Kedua, campurkan rumput yang sudah dipotong kecil dengan tetes tebu, dedak, dan menir sesuai jumlahnya hingga menjadi satu campuran. Ketiga, bahan pakan ternak tersebut dimasukkan dalam kantong plastik dan sekaligus dipadatkan sehingga tidak ada rongga udara. Keempat, bahan pakan ternak dimasukkan sampai melebihi permukaan kantong plastik untuk menjaga kemungkinan terjadinya penyusutan isi dari plastik, dan tidak ada ruang kosong antara tutup plastik dengan permukaan pakan paling atas. Kelima, setelah pakan hijauan dimasukkan semua, diberikan lembaran plastik, dan ditutup rapat dengan tali agar udara tidak dapat masuk, lalu diberi pemberat seperti batu di bagian atas plastik.

Pada acara tersebut, terjadi diskusi yang interaktif antara pemateri dan warga yang hadir sampai kegiatan berakhir. “Harapannya agar warga bisa membuat pakan ternak silase dengan metode yang benar, serta diharapkan warga membuat dan memiliki simpanan pakan ternak ketika terjadi kekeringan. Harapan lain dari kegiatan ini yaitu untuk menambah pengetahuan warga terkait pakan ternak silase,” ujar Rehan, salah satu anggota tim. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Unit-VII.B.1-Dampingi-Pembuatan-Pakan-Ternak-Silase-Dok.-Istimewa.jpg 555 1026 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-24 10:37:522024-08-24 10:37:52KKN UAD Dampingi Warga Hargomulyo Buat Pakan Ternak Silase

KKN ABM UAD Adakan Program Sedekah Sampah

24/08/2024/in Terkini /by Ard

KKN Alternatif Bina Masjid (ABM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Adakan Program Sedekah Sampah (Dok. Istimewa)

Indonesia saat ini tengah menghadapi krisis penumpukan sampah yang semakin mengkhawatirkan. Setiap harinya, volume sampah yang tidak terkelola dengan baik terus meningkat, sementara kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) semakin terbatas. Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), TPA Piyungan bahkan telah ditutup karena penuh, memaksa warga membuang sampah sembarangan, menimbulkan bau tidak sedap, dan menjadi sarang penyakit. Beberapa orang memilih untuk membakar sampah, yang berdampak negatif pada kesehatan.

Merespons kondisi tersebut, Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Bina Masjid (ABM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode ke-92 mengambil langkah nyata dengan menggelar sosialisasi bertema “Mengoptimalkan Sedekah Sampah sebagai Amal Jariah”.

Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al-Maa’uun Sutodirjan, Pringgokusuman, Gedongtengen, Yogyakarta, dengan tujuan mengedukasi masyarakat, khususnya umat muslim, agar dapat mengelola sampah secara bijak sehingga tidak menambah masalah baru.

Acara ini dimulai pada pukul 19.30 WIB, dihadiri oleh pengurus Masjid Al-Maa’uun serta perwakilan dari Ketua RT/RW setempat. Rangkaian acara dibuka dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh mahasiswi KKN UAD, dilanjutkan dengan sambutan, penyampaian materi oleh narasumber, dan diakhiri dengan penyerahan keranjang Sedekah Sampah sebagai simbolis dari KKN ABM UAD.

Ustaz Ananto Isworo, S.Ag., yang merupakan founder Gerakan Sedekah Sampah berbasis ECO Masjid di Indonesia, dihadirkan sebagai narasumber utama. Dalam sosialisasi ini, Ustaz Ananto menekankan pentingnya pengelolaan sampah, terutama yang berasal dari rumah tangga. Ia memaparkan prediksi bahwa pada tahun 2050, jumlah sampah di laut bisa lebih banyak daripada ikan. “Di Indonesia, tepatnya di Wakatobi, telah ditemukan paus mati karena menelan sampah,” ungkapnya.

Selain itu, Ustaz Ananto menjelaskan cara pemisahan sampah anorganik yang dapat disumbangkan sebagai sedekah. Sampah anorganik seperti botol plastik, kaleng, aluminium, dan kardus yang tidak bisa diurai oleh alam, dapat dikelola dan dijual, dan hasilnya disumbangkan ke kas masjid untuk membantu warga yang membutuhkan.

Perjalanan Ustaz Ananto dalam gerakan ini dimulai pada tahun 2013 di Masjid Al-Muharram, Bantul, Yogyakarta. Ia berkeliling kampung untuk mengumpulkan sampah rumah tangga yang kemudian dijual, dan hasilnya digunakan untuk membantu yatim-piatu, duafa, dan janda kurang mampu.

“Gerakan Sedekah Sampah ini bertujuan untuk memperpendek perjalanan sampah, sehingga bisa dikelola oleh masyarakat sendiri. Dalam pengelolaannya, diperlukan niat, kemauan, dan konsistensi,” tegasnya.

Acara tersebut diakhiri dengan penyerahan keranjang Sedekah Sampah dari Ketua KKN ABM Unit I.A.3 Gandri Mukarromah Saputra kepada Ketua Takmir Masjid Al-Maa’uun Sutodirjan, Agus Nurgianto. Diharapkan, dengan adanya gerakan ini, pengurus masjid dapat berperan aktif membantu pemerintah dalam pengelolaan sampah sebagai bentuk amal jariah. (Nfs)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Alternatif-Bina-Masjid-ABM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Adakan-Program-Sedekah-Sampah-Dok.-Istimewa.jpg 1373 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-24 09:40:172024-08-24 09:40:17KKN ABM UAD Adakan Program Sedekah Sampah

Gizi Seimbang dan Cegah Stunting Jadi Proker KKN UAD di Pundak Tegal Kulon Progo

23/08/2024/in Terkini /by Ard

Tim KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Sosialisasikan Pencegahan Stunting dan Gizi Seimbang di Pundak Tegal, Kulon Progo (Dok. Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 127 Unit III.A.3 menyelenggarakan sosialisasi gizi seimbang dan pencegahan stunting yang dilaksanakan pada Selasa, 6 Agustus 2024 di Pendopo Padukuhan Pundak Tegal, Kulon Progo. Kegiatan yang diadakan bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai stunting, penyebab terjadinya stunting, serta pedoman gizi seimbang untuk balita dan ibu hamil.

Acara diawali dengan pengecekan kesehatan balita dan lansia. Rangkaiannya meliputi pengecekan antropometri seperti berat badan, tinggi badan, lingkar lengan atas (LiLA) anak, dan pemberian makanan tambahan (PMT). Selanjutnya, tim KKN UAD memberikan sosialisasi mengenai stunting, gizi seimbang, pengertian dari hipertensi, hingga cara pencegahannya. Pemaparan materi dilakukan oleh semua anggota tim secara lisan dan berkelompok bersama ibu-ibu.

“Stunting merupakan gangguan pertumbuhan pada anak yang ditandai dengan tinggi badan di bawah standar anak seusianya. Penyebabnya bisa karena kurangnya asupan gizi yang diterima sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal anak lahir. Dampak buruk dari stunting dapat menyebabkan terganggunya perkembangan otak, berkurangnya kemampuan kognitif, dan gangguan metabolisme dalam tubuh, serta gangguan pertumbuhan fisik. Stunting dapat ditangani melalui intervensi gizi,” ujar Nur Iqlima saat melakukan sosialisasi. Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab dan ditutup dengan dokumentasi bersama.

Ia menambahkan, “Warga memiliki antusias yang tinggi dibuktikan dengan jumlah mereka yang mengikuti sosialisasi. Selama proses pemaparan materi, para ibu banyak bertanya, sebagai bukti kepedulian terhadap pencegahan stunting anak. Harapannya dengan diadakan sosialisasi ini, masyarakat dapat mengetahui bahaya stunting dan paham mengenai pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi yang seimbang.”

“Dengan adanya KKN, sangat membantu kami sehingga jalannya kegiatan posyandu bisa lancar, menu PMT juga bervariasi dan sehat sehingga baik untuk tambahan gizi balita serta lansia. Ditambah dengan adanya pengecekan tekanan darah, sehingga dapat membantu untuk screening hipertensi pada lansia dan ibu balita,” tutup Dukuh Padukuhan Pundak Tegal. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Sosialisasikan-Pencegahan-Stunting-dan-Gizi-Seimbang-di-Pundak-Tegal-Kulon-Progo-Dok.-Istimewa.jpg 1276 1500 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-23 10:17:152024-08-23 10:17:15Gizi Seimbang dan Cegah Stunting Jadi Proker KKN UAD di Pundak Tegal Kulon Progo

KKN MAs 41 Usung Program Belajar Sambil Bermain di TK Desa Pondok

22/08/2024/in Terkini /by Ard

KKN MAs 41 Usung Program Belajar Sambil Bermain di TK Desa Pondok (Dok. Istimewa)

Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN MAs) Kelompok 41 Desa Pondok Kecamatan Sukoharjo yang diikuti oleh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Alya Dwi Apriza dan Said Auzar, mengadakan program kerja mengajar di Taman Kanak-Kanak (TK) Desa Pondok. Mereka memberikan pendidikan dan pengajaran yang menyenangkan serta mendidik untuk anak-anak usia dini. Kegiatan ini dimulai dengan berolahraga bersama, dilanjutkan dengan penyuluhan edukasi enam langkah cuci tangan pakai sabun.

Sebanyak 13 anak dari kelas TK A dan 20 kelas TK B Desa Pondok sangat antusias dengan adanya kegiatan yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN MAs 41 Desa Pondok. Mereka mengikuti edukasi mencuci tangan dengan sabun berlangsung dengan penuh semangat dan kegembiraan yang dilihat dari wajah penuh senyuman serta mata yang berbinar. Mereka dengan cepat berkumpul dan memperhatikan terkait edukasi enam langkah cuci tangan pakai sabun.

“Metode yang kami gunakan yaitu metode belajar sambil bermain. Belajar tata cara mencuci tangan dengan benar dan bermain menempel gambar kuman di gambar tangan serta praktik mencuci tangan dengan air keran,” ucap salah satu mahasiswa KKN. “Media yang digunakan untuk bermain tempel gambar adalah toples transparan yang berisi air, gambar tangan yang diukir di atas karton, dan gambar kuman kecil.”

Kepala Sekolah TK Desa Pondok, Miftah Zannah, S.Pd., mengaku sangat senang dengan aktivitas yang dilakukan oleh mahasiswa KKN. “Kami sangat berterima kasih atas semua dedikasi yang sudah mahasiswa berikan kepada anak-anak TK Desa Pondok kami, dan terima kasih sudah memberikan kenang-kenangan berupa papan poster edukasi mencuci tangan pakai sabun,” ucapnya.

Acara diakhiri dengan menonton video edukasi mencuci tangan singkat yang berdurasi 2–3 menit dan pemberian hadiah berupa makanan sebagai penghargaan kepada anak-anak yang berhasil mencuci tangan dengan benar. Suasana yang penuh keceriaan dan semangat belajar ini menunjukkan bahwa melalui pendekatan edukatif yang interaktif dan menyenangkan, anak-anak dapat dengan mudah memahami dan mengadopsi kebiasaan mencuci tangan yang benar.

“Aku senang bisa nempel-nempel kuman di gambar tangan,” ujar Arsyila selaku siswa TK kelas A Desa Pondok.

Melalui edukasi ini, diharapkan anak-anak dapat mengadopsi kebiasaan mencuci tangan dengan sabun secara rutin, terutama sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan setelah bermain. Kebiasaan tersebut diharapkan juga menjadi bagian dari rutinitas harian mereka, yang akan membantu mencegah penyebaran penyakit dan menjaga kesehatan mereka secara keseluruhan.

Selain mengadakan program kerja tersebut, KKN MAs mengadakan lomba semarak Hari Ulang Tahun Republik Indonesia di antaranya balap karung, memindahkan air dengan spons, memindahkan balon, dan menyusun gelas plastik. Kegiatan-kegiatan disambut hangat dan antusias oleh seluruh pihak sekolah terutama siswa/siswi TK Desa Pondok. (Apriza)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-MAs-41-Usung-Program-Belajar-Sambil-Bermain-di-TK-Desa-Pondok-Dok.-Istimewa.jpg 869 1384 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-22 10:33:142024-08-22 10:38:30KKN MAs 41 Usung Program Belajar Sambil Bermain di TK Desa Pondok

KKN UAD Lakukan Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos di Gluntung Lor

22/08/2024/in Terkini /by Ard

Pelatihan pembuatan pupuk kompos KKN Unit IV.D.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Dusun Gluntung Lor (Dok. Istimewa)

Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 127 Unit IV.D.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan pelatihan pembuatan pupuk kompos dari kotoran sapi dan daun kering di Dusun Gluntung Lor, Kelurahan Caturharjo, Pandak, Bantul, pada Kamis, 8 Agustus 2024. Acara ini berlangsung di kediaman Dukuh Gluntung Lor dan dihadiri oleh kelompok tani dan masyarakat setempat.

Terdapat dua sesi pada pelatihan ini. Sesi pertama dilakukan sosialisasi mengenai pemanfaatan kotoran sapi dan daun kering. Pada sesi tersebut, materi yang disampaikan mencakup pemanfaatan dan pembuatan pupuk kompos. Tim KKN Unit IV.D.2 UAD menjelaskan mengenai manfaat yang dihasilkan dari pupuk kompos untuk tanaman dan menjelaskan tentang cara-cara pembuatan pupuk kompos.

Pada sesi kedua, dilakukan praktik pembuatan pupuk kompos secara langsung oleh tim KKN, Ketua Dukuh, dan masyarakat yang menghadiri pelatihan ini. Langkah-langkah pembuatan pupuk kompos dimulai dengan menggiling daun kering dan kotoran sapi. Tahap kedua dilakukan pencampuran daun kering dan kotoran sapi dengan EM4. Terakhir, dilakukan penimbangan bahan pupuk untuk penyimpanan lalu didiamkan dalam wadah kedap udara guna proses pengomposan. Setelah sesi pembuatan pupuk kompos, dilakukan sesi tanya jawab. Masyarakat menanyakan terkait perbandingan bahan pembuatan pupuk dan lama waktu proses pengomposan.

Ketua KKN Unit IV.D.2 UAD, Hamra Hilya, mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu mendukung pertanian yang berkelanjutan di Dusun Gluntung Lor. “Pembuatan pupuk kompos dari daun kering dan kotoran sapi merupakan cara yang efektif untuk memanfaatkan limbah organik dan memperbaiki kualitas tanah,” ujar Hamra.

Sementara itu, Dukuh Gluntung Lor menambahkan, “Pelatihan ini diharapkan mampu membentuk kelompok wanita tani (KWT) yang aktif dalam kegiatan pertanian di Dusun Gluntung Lor.”

Diharapkan pelatihan pembuatan pupuk kompos dari daun kering dan kotoran sapi tersebut tidak hanya untuk memberikan edukasi baru bagi masyarakat, tetapi juga mampu untuk membantu proses pertanian masyarakat dan membantu pelestarian lingkungan Gluntung Lor agar lebih baik lagi. (Tsy/Lid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelatihan-pembuatan-pupuk-kompos-KKN-Unit-IV.D.2-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-Dusun-Gluntung-Lor-Dok.-Istimewa.jpeg 1218 1400 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-22 10:00:572024-08-22 10:00:57KKN UAD Lakukan Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos di Gluntung Lor
Page 38 of 96«‹3637383940›»

TERKINI

  • Garda Depan Melawan Dengue: Mahasiswa UAD Perkuat Peran Jumantik di Bokoharjo27/02/2026
  • Dukung Sektor Pertanian, KKN UAD Ikuti Penanaman Kentang Serentak di Batur Lor27/02/2026
  • Mahasiswa KKN UAD dan KWT Banaran Lor Gelar Tanaman Tumbuhan Herbal26/02/2026
  • Mudik Sekolah, Menjembatani Siswa dan Perguruan Tinggi25/02/2026
  • Mahasiswa FKM UAD Adakan Senam dan Edukasi Hipertensi di Wonocatur25/02/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I Presenter Terbaik pada ADIYC 202522/01/2026

FEATURE

  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026
  • Meminta Tanpa Menuntut, Belajar Ikhlas dan Tawakal dari Doa Nabi Zakaria25/02/2026
  • Bangun Relasi Spiritual di Tengah Overload Motivasi25/02/2026
  • Nilai Transendental Sebagai Basis Kemajuan Sains dan Teknologi24/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top