• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

KKN UAD Inisiasi Pengaktifan Kembali Kelompok Wanita Tani Kebonjero

10/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) inisiasi pengaktifan kembali Kelompok Wanita Tani Kebonjero (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) periode ke-155 menginisiasi pengaktifan kembali Kelompok Wanita Tani (KWT) Dewi Sri di Padukuhan Kebonjero pada 17 Februari 2026. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA). Sebelumnya, kegiatan KWT sempat tidak aktif karena kesibukan masing-masing anggota.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai jenis dan manfaat tanaman obat keluarga, kemudian dilanjutkan dengan praktik penanaman bersama anggota KWT. Adapun tanaman yang dibudidayakan antara lain jahe emprit, jahe merah, kunyit, lengkuas, dan kencur. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, mahasiswa KKN mendorong masyarakat untuk tidak hanya mengenal jenis tanaman obat, tetapi juga memahami khasiatnya bagi kesehatan.

Titania Claudia Felicia, salah satu anggota KKN, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi kesehatan berbasis lingkungan. “Sudah banyak masyarakat yang mengetahui jenis-jenis tanaman obat keluarga, namun masih jarang yang memahami manfaat dari masing-masing tanaman tersebut. Karena itu, kami ingin memberikan pemahaman yang lebih komprehensif,” ujarnya.

Ketua KWT Dewi Sri menyambut baik pendampingan yang dilakukan mahasiswa KKN. Ia berharap kegiatan ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan tidak terhenti seperti sebelumnya. Salah satu anggota KKN, Reynaldo menambahkan, “Kami berharap pengaktifan kembali KWT ini dapat terus berlanjut. Selain itu, keberadaan tanaman obat keluarga diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pola hidup sehat,” tandasnya. Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD berharap KWT Dewi Sri semakin aktif dan mandiri dalam mengembangkan potensi pertanian serta pemanfaatan TOGA di Padukuhan Kebonjero. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-inisiasi-pengaktifan-kembali-Kelompok-Wanita-Tani-Kebonjero-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 10:11:462026-06-17 13:24:10KKN UAD Inisiasi Pengaktifan Kembali Kelompok Wanita Tani Kebonjero

Solusi Sampah Organik Rumah Tangga, KKN UAD Kenalkan Biopori

09/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggiatkan program pengelolaan sampah organik berbasis biopori di Dusun Semilir (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VII.A.2 menggiatkan program pengelolaan sampah organik berbasis biopori di Dusun Semilir RT 17–20. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada 7–10 Februari 2026. Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sampah rumah tangga menjadi pupuk alami bernilai guna, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Kegiatan ini disesuaikan dengan kondisi masyarakat Dusun Semilir yang mayoritasnya berprofesi sebagai petani. Pengolahan sampah organik menjadi kompos melalui lubang biopori diharapkan mampu membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pupuk secara mandiri, sekaligus menekan volume timbunan sampah rumah tangga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan tahap sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya memilah dan mengelola sampah organik, serta memaparkan ragam manfaatnya bagi kelestarian lingkungan dan sektor pertanian. Usai pemaparan materi, warga langsung diajak untuk mempraktikkan pembuatan lubang biopori sebagai media pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos.

Program ini memang dirancang secara aplikatif agar masyarakat tidak sekadar memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara mandiri di rumah. Tak hanya berfokus pada biopori, mahasiswa KKN UAD Unit VII.A.2 juga melaksanakan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) berupa jahe, kencur, dan cincau.

Guna mengoptimalkan lahan yang ada, penanaman TOGA ini dilakukan di lokasi yang sama dengan titik pembuatan biopori pada masing-masing RT. Melalui sinergi kegiatan ini, mahasiswa mendorong masyarakat untuk memanfaatkan hasil pupuk kompos dari biopori guna menunjang pertumbuhan tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dapur keluarga.

“Melihat pekerjaan warga yang mayoritas adalah petani, kami ingin sampah organik yang ada di lingkungan rumah dapat dimanfaatkan kembali menjadi pupuk yang berguna bagi lahan pertanian. Harapannya, kebiasaan ini dapat terus berlanjut setelah program KKN selesai,” ungkap Rifki, selaku Ketua Unit KKN UAD di Dusun Semilir.

Lebih jauh lagi, inisiatif ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di lingkungan desa. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggiatkan-program-pengelolaan-sampah-organik-berbasis-biopori-di-Dusun-Semilir-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-09 10:33:042026-06-17 13:23:43Solusi Sampah Organik Rumah Tangga, KKN UAD Kenalkan Biopori

Edukasi Monetisasi Digital, Warga Pengkok Antusias Pelajari Potensi Media Sosial

09/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan sosialisasi monetisasi digital di Pengkok, Patuk, Gunungkidul (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) unit VIII.A.3 sukses selenggarakan kegiatan Sosialisasi Monetisasi Digital bagi masyarakat Dusun Pengkok, Kalurahan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, pada Senin, 16 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Balai Pedukuhan Pengkok ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait pemanfaatan media sosial sebagai sarana menambah penghasilan.

Choirul Huda, sebagai narasumber, memfokuskan sosialisasi pada optimalisasi platform digital, khususnya TikTok dan fitur profesional di Facebook, yang memungkinkan pengguna memperoleh keuntungan dari konten yang dipublikasikan. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan konsep monetisasi digital, strategi pembuatan konten yang konsisten dan relevan, serta pemanfaatan fitur insight untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Festyanove, selaku penanggung jawab program kerja menjelaskan bahwa media sosial memiliki potensi ekonomi apabila dikelola secara tepat dan berkelanjutan. “Media sosial dapat menjadi ruang produktif bagi masyarakat untuk mempromosikan usaha seperti UMKM maupun membangun personal branding yang berdampak pada peningkatan pendapatan,” ujarnya.

Peserta juga diberikan contoh penerapan monetisasi yang sesuai dengan kondisi masyarakat setempat, termasuk promosi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui video pendek dan konten informatif. Kegiatan ini disambut baik oleh masyarakat Dusun Pengkok yang tampak antusias mengikuti pemaparan materi serta aktif berdiskusi mengenai peluang pengembangan usaha berbasis digital.

Sosialisasi ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk memanfaatkan media sosial secara lebih produktif dan berkelanjutan, sehingga potensi ekonomi digital di Dusun Pengkok dapat berkembang secara optimal. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-mengadakan-sosialisasi-monetisasi-digital-di-Pengkok-Patuk-Gunungkidul-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-09 10:13:162026-03-09 10:13:16Edukasi Monetisasi Digital, Warga Pengkok Antusias Pelajari Potensi Media Sosial

Mahasiswa KKN UAD Optimalkan Edukasi Pencegahan PTM di Wonocatur

06/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) optimalkan edukasi pencegahan PTM di Wonocatur (Foto. KKN UAD)

Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penyakit tidak menular (PTM) masih perlu ditingkatkan. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 103 Unit I.A.2 dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar sosialisasi bertajuk “Menjaga Kesehatan sebagai Amanah Allah dan Upaya Mencegah Penyakit Tidak Menular (PTM)”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 21 Februari 2026, bertempat di Masjid Nurul Huda, Wonocatur, Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sosialisasi digelar bertepatan dengan Pengajian Ibu-Ibu menjelang waktu berbuka puasa.

Sosialisasi bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari amanah Allah sekaligus langkah preventif dalam mencegah PTM. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada edukasi pola hidup sehat dan prinsip pencegahan PTM melalui perubahan gaya hidup.

Materi dipaparkan oleh anggota KKN yang merupakan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat UAD. Dalam penyampaiannya, mahasiswa menjelaskan konsep kesehatan dalam perspektif Islam sebagai bentuk syukur dan tanggung jawab atas amanah tubuh yang diberikan Allah Swt. Selain itu, dijelaskan pula gambaran umum penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan stroke yang memiliki angka kejadian cukup tinggi, baik secara global maupun nasional.

Mahasiswa juga memaparkan berbagai faktor risiko PTM, antara lain pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, kebiasaan merokok, stres, dan obesitas. Penjelasan disertai langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara sederhana di rumah, seperti menerapkan pola makan seimbang, rutin berolahraga, menghindari asap rokok, mengelola stres, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dengan bahasa yang mudah dipahami. Metode yang digunakan berupa pembagian cetak materi presentasi (print out PPT) agar peserta dapat mengikuti penjelasan secara lebih efektif dan partisipatif.

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari peserta. Ibu-ibu jemaah Masjid Nurul Huda tampak antusias mengikuti sosialisasi serta aktif mengajukan pertanyaan, terutama terkait pola makan sehat dan cara mengontrol tekanan darah serta gula darah.

“Menjaga kesehatan memang harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Apa yang sudah disampaikan tadi sangat membuka wawasan kami agar lebih peduli terhadap pola hidup sehari-hari,” ujar salah satu peserta. Peserta lainnya menambahkan, “Sekarang lebih baik mencegah daripada mengobati.”

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD Alternatif 103 Unit I.A.2 berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sebagai amanah Allah serta mendorong penerapan perilaku hidup sehat guna mencegah Penyakit Tidak Menular (PTM) sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-optimalkan-edukasi-pencegahan-PTM-di-Wonocatur-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-06 11:06:032026-06-17 13:23:23Mahasiswa KKN UAD Optimalkan Edukasi Pencegahan PTM di Wonocatur

KKN UAD Latih Karang Taruna Ubah Kulit Pisang Jadi Cairan Serbaguna

05/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Pelatihan pembuatan eco enzyme oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Karang Taruna Wahana Krida Muda, Tegalsari (Foto. KKN UAD)

Bayangkan kulit pisang, sisa sayur, dan ampas buah yang biasanya berakhir di tempat sampah kini bisa “naik kelas” menjadi cairan serbaguna untuk kebutuhan rumah tangga. Gagasan sederhana inilah yang dibawa oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 155 Unit IV.C.1 dalam pelatihan pembuatan eco-enzyme di Pedukuhan Tegalsari, Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan edukasi lingkungan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 15 Februari 2026, bertempat di Masjid Al-Furqon Tegalsari RT 07. Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Iin Narwanti, M.Sc., Ph.D. Pelatihan yang diikuti oleh 20 peserta ini menyasar Karang Taruna Wahana Krida Muda sebagai peserta utama, sekaligus menjadi ruang belajar bersama untuk mendorong pengelolaan sampah organik rumah tangga agar lebih bermanfaat dan ramah lingkungan.

Selain mengurangi timbunan sampah organik, eco-enzyme dapat dimanfaatkan secara lebih konkret dalam keseharian. Cairan hasil fermentasi ini umumnya digunakan sebagai pembersih lantai atau kamar mandi setelah diencerkan, penghilang bau, penyegar saluran air, hingga larutan penyubur tanaman dan kompos cair pendamping dengan takaran pengenceran yang tepat. Manfaat ini membuat pengolahan sampah dapur tidak berhenti pada kata “buang”, melainkan bertransformasi menjadi produk yang bernilai guna.

Dalam sesi materi, perwakilan mahasiswa, Putri Damai Rahmawati, memperkenalkan konsep dasar eco-enzyme sebagai cairan serbaguna hasil fermentasi dari bahan sederhana, yakni gula, sisa kulit buah atau sayuran segar, dan air. Peserta juga mempelajari rumus dasar perbandingan 1:3:10 (1 bagian gula, 3 bagian sisa buah/sayur, dan 10 bagian air), beserta ketentuan teknis pembuatannya. Ketentuan tersebut meliputi penggunaan wadah plastik yang dapat ditutup rapat, pengisian air maksimal sekitar 60% dari volume wadah, serta pentingnya penyimpanan di tempat teduh dengan sirkulasi udara yang baik untuk mengurangi risiko kontaminasi.

Proses fermentasi hingga panen dijelaskan memerlukan waktu sekitar 90 hari atau kurang lebih tiga bulan di wilayah tropis. Hasil yang sudah matang umumnya berwarna kecokelatan dan beraroma asam segar khas fermentasi. Pada sesi praktik, peserta didampingi oleh panitia untuk menakar bahan, mencampur, memberi label tanggal pembuatan, hingga memahami cara perawatan wadah selama masa fermentasi.

“Kami ingin memberi alternatif pengelolaan sampah organik yang mudah dilakukan warga. Eco-enzyme dipilih karena bahannya tersedia di dapur dan cara membuatnya sangat sederhana,” ungkap perwakilan mahasiswa KKN.

Pelatihan berlangsung secara interaktif. Peserta tampak antusias mengikuti praktik, mulai dari menakar bahan hingga memberi label pada wadah fermentasi. Pada sesi tanya jawab, pertanyaan yang paling banyak muncul berkaitan dengan takaran 1:3:10, cara mengatasi gas yang muncul selama fermentasi, serta tanda-tanda eco-enzyme yang sudah siap dipanen. Panitia berharap kebiasaan mengolah sampah organik dapat dimulai dari dapur masing-masing dan perlahan menjadi gerakan kolektif di lingkungan pemuda Tegalsari.

Dengan adanya kegiatan ini, Karang Taruna Wahana Krida Muda didorong untuk lebih proaktif dan kreatif dalam memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat. Selanjutnya, mereka diharapkan dapat menindaklanjuti pelatihan ini dengan memproduksi batch eco-enzyme bersama secara berkala, mengajak warga memisahkan sampah organik, serta membagikan hasil panen tersebut untuk kebutuhan rumah tangga atau perawatan tanaman. Bagaimanapun juga, melalui langkah kecil yang konsisten, sampah organik yang semula dianggap masalah dapat berubah menjadi solusi ramah lingkungan di tingkat kampung. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelatihan-pembuatan-eco-enzyme-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bersama-Karang-Taruna-Wahana-Krida-Muda-Tegalsari-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-05 10:16:022026-06-17 13:22:56KKN UAD Latih Karang Taruna Ubah Kulit Pisang Jadi Cairan Serbaguna

KKN UAD Gelar Edukasi Stunting pada Remaja di Bantar Kulon

02/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memberikan edukasi pencegahan stunting kepada para remaja di Dusun Bantar Kulon Progo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan Reguler 155 Unit I.C.1 menggelar kegiatan edukasi stunting pada remaja pada Sabtu, 21 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Dusun Bantar Kulon, Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program kerja tematik KKN yang berfokus pada upaya promotif dan preventif pencegahan stunting. Bantar Kulon dipilih sebagai lokasi kegiatan karena perlunya peningkatan pemahaman remaja mengenai persoalan tersebut, terutama terkait pemenuhan gizi seimbang, kesehatan reproduksi, serta persiapan kehidupan berkeluarga. Remaja dinilai memiliki peran strategis sebagai calon orang tua, sehingga edukasi sejak dini diharapkan mampu memutus rantai stunting antargenerasi.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memaparkan materi yang mencakup pengertian, penyebab, dan dampak jangka panjang stunting terhadap pertumbuhan fisik maupun perkembangan kognitif anak. Mereka juga menjelaskan siklus terjadinya stunting, yakni bermula dari remaja putri dengan status gizi kurang yang berisiko menjadi ibu hamil dengan anemia atau Kekurangan Energi Kronis (KEK).

Kondisi tersebut rentan menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah. Apabila tidak diimbangi pola asuh dan asupan gizi yang baik, anak berisiko mengalami stunting dan siklus tersebut dapat berulang pada generasi berikutnya.

Mahasiswa juga memaparkan pentingnya pendekatan pencegahan yang melibatkan seluruh anggota keluarga, terutama pada keluarga dengan faktor risiko seperti kondisi sosial ekonomi rendah, sanitasi kurang baik, dan jarak kehamilan yang terlalu dekat. Pemaparan juga menyinggung peran Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam percepatan penurunan stunting melalui pendampingan keluarga, edukasi kesehatan reproduksi remaja, program keluarga berencana, serta penguatan Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab bersama para remaja. Ketua RW 01 Bantar Kulon, Hardi, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa KKN UAD tersebut. Menurutnya, edukasi ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan wawasan serta kesadaran remaja tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD Reguler 155 Unit I.C.1 berharap para remaja di Bantar Kulon dapat lebih memahami peran mereka dalam pencegahan stunting dan menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah nyata dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-memberikan-edukasi-pencegahan-stunting-kepada-para-remaja-di-Dusun-Bantar-Kulon-Progo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-02 09:50:472026-06-17 13:22:30KKN UAD Gelar Edukasi Stunting pada Remaja di Bantar Kulon

UAD Terjunkan 1.735 Mahasiswa KKN Periode Ganjil 2025/2026

30/01/2026/in Terkini /by Ard

Pelepasan 1.735 Mahasiswa KKN Periode Ganjil 20252026 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan pelepasan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Acara pelepasan ini digelar pada Kamis, 29 Januari 2026, bertempat di Masjid Islamic Center Kampus IV UAD.

Kepala Bidang Pengabdian kepada Masyarakat dan KKN, Dr. Muhammad Hamdi, S.E., M.B.A., dalam laporannya menyampaikan bahwa total mahasiswa peserta KKN yang diterjunkan pada periode ini mencapai 1.735 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 1.121 mahasiswa KKN Reguler, 597 mahasiswa KKN Alternatif, dan 17 mahasiswa KKN Anak Bangsa.

Lokasi dan persebaran KKN kali ini mencakup Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, hingga Nusa Tenggara Timur. KKN Reguler ditempatkan di Kabupaten Kulon Progo, Gunungkidul, dan Banjarnegara (Jawa Tengah). Sementara itu, KKN Alternatif disebar di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Terakhir KKN Anak Bangsa ditempatkan di Kecamatan Macang Tanggar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

“Kami berharap pelaksanaan KKN ini dapat mengembangkan potensi mahasiswa sekaligus memperkuat reputasi Universitas Ahmad Dahlan sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berorientasi pada kebermanfaatan sosial,” tegasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik UAD, Prof. Ir. Sunardi, S.T., M.T., Ph.D., berpesan agar mahasiswa mampu merasakan kehidupan masyarakat secara langsung dengan tidak sekadar hadir, melainkan benar-benar membaur dengan warga setempat. Dengan menyelami kehidupan sosial masyarakat, mahasiswa diharapkan tidak hanya belajar berempati, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam menolong serta memperbaiki kualitas kehidupan sehari-hari masyarakat di lokasi KKN.

“Selami mereka, bantu mereka, ajak mereka berpikir bersama, dan bantu mereka dalam memperbaiki kehidupannya dengan komunikasi yang baik,” imbuhnya.

Acara dilanjutkan dengan prosesi penyematan jas almamater secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa sebagai tanda resmi diterjunkannya peserta ke lokasi pengabdian. Kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi dan doa bersama, memohon kelancaran dan keselamatan bagi seluruh peserta selama menjalankan kegiatan KKN. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelepasan-1.735-Mahasiswa-KKN-Periode-Ganjil-20252026-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-30 11:56:512026-01-30 11:56:51UAD Terjunkan 1.735 Mahasiswa KKN Periode Ganjil 2025/2026

KKN UAD Kenalkan Pengolahan Limbah Jadi Lilin Aromaterapi dan Eco Pillow

07/01/2026/in Terkini /by Ard

Pengolahan Limbah Jadi Lilin Aromaterapi dan Eco Pillow oleh Mahasiswa KKN Alternatif 102 Unit I.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Limbah rumah tangga kerap dianggap sebagai masalah lingkungan yang sulit diatasi. Minyak jelantah dibuang begitu saja, plastik kemasan menumpuk tanpa pemanfaatan, dan akhirnya mencemari lingkungan sekitar. Kondisi tersebut justru menjadi titik awal lahirnya inovasi berkelanjutan. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 102 Unit I.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menghadirkan solusi melalui program unggulan bertajuk SIRASA.

Program unggulan pertama dalam SIRASA berfokus pada pemanfaatan minyak jelantah bekas pakai. Minyak jelantah yang sebelumnya dianggap tidak berguna dikumpulkan langsung dari warga, kemudian diolah menjadi lilin aromaterapi yang siap pakai dan memiliki nilai jual.

Proses pengolahannya meliputi tahapan minyak dibersihkan menggunakan tepung untuk mengurangi kotoran serta bau tidak sedap. Kemudian minyak disaring hingga benar-benar bersih. Lali minyak diberi pewarna dan minyak esensial (essential oil). Terakhir adonan dicetak menjadi lilin dengan tampilan menarik.

Kegiatan ini tidak hanya mencakup proses pembuatan lilin, tetapi juga edukasi kepada warga mengenai pengolahan minyak jelantah yang aman, ramah lingkungan, serta potensi ekonominya. Produk lilin kemudian dikemas secara rapi agar layak dipasarkan dan bernilai guna lebih tinggi.

Program unggulan SIRASA yang kedua adalah Eco Pillow Project. Program ini merupakan kegiatan pembuatan bantal ramah lingkungan yang dilaksanakan bersama ibu-ibu warga RW 05.

Bahan baku utama memanfaatkan limbah plastik rumah tangga yang dikumpulkan dari warga, seperti bungkus mi instan, bungkus sabun, kemasan jajanan (ciki), dan kemasan plastik lainnya.

Plastik-plastik tersebut kemudian digunting setipis mungkin sebelum dimasukkan ke dalam plastik zip, kemudian dipakaikan sarung bantal. Hasilnya, limbah plastik yang semula hanya menjadi sampah berhasil diolah menjadi bantal siap pakai yang memiliki nilai guna.

Program ini tidak hanya bertujuan mengurangi sampah plastik, tetapi juga meningkatkan kesadaran lingkungan, mendorong kreativitas, serta menumbuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan limbah.

Antusiasme warga terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Ibu-ibu warga RW 05 mengikuti setiap proses dengan semangat, mulai dari pengumpulan plastik hingga pembuatan Eco Pillow. Mereka menyadari bahwa limbah yang selama ini diabaikan ternyata dapat diolah menjadi produk bermanfaat.

Melalui program SIRASA, Mahasiswa KKN Alternatif Unit I.C.2 UAD membuktikan bahwa solusi permasalahan lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana dan kolaboratif. Limbah bukan lagi sekadar sisa, melainkan sumber potensi ekonomi dan sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat.

Harapannya, inovasi lilin aromaterapi dan Eco Pillow ini tidak berhenti sebagai program KKN semata, tetapi dapat berlanjut dan dikembangkan sebagai kegiatan berkelanjutan yang memberi dampak nyata bagi lingkungan dan kesejahteraan warga. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pengolahan-Limbah-Jadi-Lilin-Aromaterapi-dan-Eco-Pillow-oleh-Mahasiswa-KKN-Alternatif-102-Unit-I.C.2-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-07 11:12:452026-01-07 11:12:45KKN UAD Kenalkan Pengolahan Limbah Jadi Lilin Aromaterapi dan Eco Pillow

KKN UAD Sosialisasi “SADARI” untuk Kesehatan Perempuan

06/01/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Alternatif 102 Unit IV.A.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Gelar sosialisasi pencegahan kanker payudara dan kanker serviks (Foto. KKN UAD)

Kesadaran perempuan terhadap pentingnya deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks masih perlu terus ditingkatkan. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Alternatif 102 Unit IV.A.1 menggelar sosialisasi pencegahan kanker payudara dan kanker serviks.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 9 November 2025, bertempat di Balai RW 10 Gambiran, Kelurahan Pandeyan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan perempuan terhadap kanker payudara dan kanker serviks melalui dua pendekatan utama, pertama edukasi metode Periksa Payudara Sendiri (SADARI). Kedua pengenalan vaksin Human Papillomavirus (HPV) sebagai upaya pencegahan kanker serviks.

Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan agenda arisan rutin ibu-ibu PKK RW 10 sehingga diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih efektif.

Materi disampaikan oleh anggota KKN yang merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran UAD. Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan gambaran epidemiologi kanker payudara dan kanker serviks, baik secara global maupun nasional, yang menunjukkan bahwa kedua jenis kanker tersebut masih memiliki angka kejadian yang tinggi pada perempuan. Oleh karena itu, deteksi dini dan pencegahan dinilai sebagai langkah penting untuk menurunkan risiko kesakitan dan kematian akibat kanker.

Selain penjelasan mengenai angka kejadian, mahasiswa juga menyampaikan materi terkait faktor risiko kanker, tanda dan gejala awal kanker payudara dan kanker serviks, langkah-langkah praktis melakukan SADARI secara mandiri dan peran vaksin HPV dalam pencegahan kanker serviks.

Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta. Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari para peserta. Ibu-ibu PKK RW 10 tampak antusias mengikuti kegiatan serta aktif mengajukan pertanyaan pada sesi tanya jawab, terutama terkait praktik SADARI yang benar dan keamanan vaksin HPV.

Salah satu warga RT 41 RW 10, Ibu Jini, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi perempuan dan berharap materi yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagai perempuan, kita perlu waspada terhadap kanker payudara dan kanker serviks. Ilmu yang sudah disampaikan sebaiknya tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD Alternatif 102 Unit IV.A.1 berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran kesehatan perempuan serta mendorong penerapan deteksi dini kanker di lingkungan masyarakat sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. (Dra)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Alternatif-102-Unit-IV.A.1-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Gelar-sosialisasi-pencegahan-kanker-payudara-dan-kanker-serviks-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-06 11:26:532026-01-06 11:26:53KKN UAD Sosialisasi “SADARI” untuk Kesehatan Perempuan

Program Grebeg Sampah Kampung Gambiran

06/01/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Unit III.B.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Permasalahan sampah yang menjadi krisis sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menjadi kenyataan publik. Masalah ini dipicu oleh kurangnya jumlah tempat pembuangan sampah dan adanya rencana penutupan TPA Piyungan per 1 Januari 2026.

Menanggapi hal ini, diperlukan tindak lanjut yang dimulai dari level paling krusial, yaitu tingkat rumah tangga. Kampung Gambiran, di Kelurahan Pandeyan, Umbulharjo, membuktikan bahwa perubahan dari tingkat dasar bisa benar-benar mengurangi permasalahan sampah yang terjadi.

Pada hari Minggu, 9 November 2025, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit III.B.3 bekerja sama dengan perangkat kelurahan, Pemuda Trisna Taruna, dan warga RW 13 melaksanakan acara “Grebeg Sampah Kampung Gambiran”.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan memperkenalkan pendekatan edukasi persampahan seperti pengelolaan sampah organik, anorganik, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dengan aman bagi lingkungan.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada sosialisasi satu arah, tetapi menekankan pada kunjungan dari rumah ke rumah (door-to-door) agar mendapatkan hasil yang maksimal. Kunjungan ini bertujuan mendata kebiasaan pengelolaan sampah pada kondisi masing-masing masyarakat per rumah. Dengan pendekatan ini, pendataan bisa memetakan permasalahan dari satu rumah ke rumah lainnya sehingga bisa memberikan solusi berdasarkan objek yang paling krusial.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh masyarakat setempat, Lurah Pandeyan, dan perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Mereka ikut serta turun ke lapangan untuk memantau langsung serta mendampingi mahasiswa KKN dan remaja taruna berbicara dengan masyarakat.

Dalam sambutannya, Lurah Pandeyan mengungkapkan rasa terima kasih atas kerja sama yang terjalin antara mahasiswa, masyarakat, dan pemuda. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan acara ini agar tidak berhenti saat pelaksanaan KKN saja, tetapi menjadi kebiasaan baru dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, perwakilan BPBD menyampaikan bahwa pengelolaan sampah yang efektif merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana alam, pencegahan penyakit menular, dan ketidaknyamanan lingkungan.

Dari proses ini, terungkap bahwa beberapa warga sebenarnya peduli terhadap lingkungan, tetapi terbentur oleh kurangnya pengetahuan, waktu, dan fasilitas. Berdasarkan temuan tersebut, mahasiswa KKN memberikan edukasi dengan cara yang sederhana, relevan, dan disesuaikan dengan situasi masing-masing rumah.

Salah satu materi yang paling menarik perhatian warga adalah pengenalan budidaya maggot (larva Hermetia illucens) sebagai solusi untuk mengolah sampah organik. Untuk mendorong praktik ini, mahasiswa KKN UAD Unit III.B.3 memberikan bayi maggot secara gratis kepada warga yang tertarik sebagai langkah awal.

Lebih dari sekadar kegiatan lingkungan, Grebeg Sampah Kampung Gambiran menunjukkan peran mahasiswa KKN UAD sebagai penggerak perubahan di tengah masyarakat. Pendekatan yang partisipatif dan humanis membuka ruang komunikasi antara mahasiswa dan warga, sehingga edukasi tidak terasa seperti ceramah, melainkan tumbuh dari kebutuhan bersama.

Dari Kampung Gambiran, terlihat bahwa usaha untuk mencapai Yogyakarta yang lebih bersih dan berkelanjutan dapat dimulai dengan tindakan kecil yang dilakukan bersama. Kerja sama ini menunjukkan bahwa solusi masalah sampah tidak selalu harus menunggu dari pihak atas, tetapi dapat dimulai dari gerakan akar rumput yang berkelanjutan. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Unit-III.B.3-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-06 11:13:312026-01-06 11:13:31Program Grebeg Sampah Kampung Gambiran
Page 12 of 36«‹1011121314›»

TERKINI

  • Prodi Magister Informatika UAD Gelar Pelatihan Penggunaan Teknologi Digital yang Aman dan Bijak16/10/2026
  • Mahasiswa UAD Edukasi Siswa tentang Kesiapsiagaan Bencana dan Keselamatan Lalu Lintas16/10/2026
  • KKN UAD Kembangkan Kampung Hijau di Timuran, Yogyakarta16/10/2026
  • Forsikip UAD Gelar Pelatihan Pengembangan Diri Lintas Kampus bagi Awardee KIP-Kuliah15/10/2026
  • Menjajaki Riset, Inovasi, dan Teknologi dari Academic Visit di Tiongkok15/10/2026

PRESTASI

  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026

FEATURE

  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top