WISUDA PERIODE 2010-2011 UAD SAJIKAN KOLABORASI GAMELAN DENGAN PADUAN SUARA

0
213

Sejak menit awal sajian gamelan sudah mewarnai kedatangan para tamu undangan dan wisudawan UAD yang diselenggarakan di gedung JEC (Jogja Expos Center) sabtu (11/12) kemarin. Konsep dikemas dengan Edutainmant dengan sedikit warna baru ada beberapa perubahan. Drs. Dedi Pramono, MHum, mengatakan konsep kali ini tidak hanya menawarkan kemegahan lampu saja, tapi juga mencoba memasukkan aura jawa dengan menampilakan gamelan disetiap moman-momen tertentu dan juga mengkolaborasikan dengan paduan suara UAD.

 

“Kami juga punya rencana pada wisuda tahun depan ingin menampilkan musik pantatonis, musik diatonic dan acapela dari mahasiswa” tambanya saat ditemui kemarin (10/12). Selain tampilan dan konsep baru tersebut, UAD juga meluncurkan lagu terbarunya yaitu Mars UAD yang diciptakan oleh seniman UAD Prof. Muhammad Affandi. Beliau juga yang menciptakan Himne dan logo milad UAD.

Konsep baru dengan tambahan Gamelan tersebut disambut dengan tepukan tangan para tamu undangan dan wisudawan. Dedi selau kepala biro akademik dan admin Universitas Ahmad Dahlah menegaskan dengan adanya konsep edutainman tersebut diharapkan mampu memberikan suasana yang nyaman dan terhibur agar tidak jenuh dalam berlangsungnya acara wisuda tampa menghilangkan kesakralan akademisi saat acara wisuda berlangsung.

 

Meskipun acara wisuda sempat tertunda karena bencana merapi dan waktu itu Gedung JEC digunakan untuk para pengungsi korban letusan merapi, akhirnya acara pelepasan ditunda. Yang awalnya dijadwalkan pada tanggal 13 November akhirnya pada 11 Desember perayaan wisuda UAD dilaksanakan dengan meluluskan 702 wisudawan dengan 82 cumloade. Pelepasan berjalan dengan lancara tampa ada halangan. (Sbwh)

 

 

Sejak menit awal sajian gamelan sudah mewarnai kedatangan para tamu undangan dan wisudawan UAD yang diselenggarakan di gedung JEC (Jogja Expos Center) sabtu (11/12) kemarin. Konsep dikemas dengan Edutainmant dengan sedikit warna baru ada beberapa perubahan. Drs. Dedi Pramono, MHum, mengatakan konsep kali ini tidak hanya menawarkan kemegahan lampu saja, tapi juga mencoba memasukkan aura jawa dengan menampilakan gamelan disetiap moman-momen tertentu dan juga mengkolaborasikan dengan paduan suara UAD.

 

“Kami juga punya rencana pada wisuda tahun depan ingin menampilkan musik pantatonis, musik diatonic dan acapela dari mahasiswa” tambanya saat ditemui kemarin (10/12). Selain tampilan dan konsep baru tersebut, UAD juga meluncurkan lagu terbarunya yaitu Mars UAD yang diciptakan oleh seniman UAD Prof. Muhammad Affandi. Beliau juga yang menciptakan Himne dan logo milad UAD.

Konsep baru dengan tambahan Gamelan tersebut disambut dengan tepukan tangan para tamu undangan dan wisudawan. Dedi selau kepala biro akademik dan admin Universitas Ahmad Dahlah menegaskan dengan adanya konsep edutainman tersebut diharapkan mampu memberikan suasana yang nyaman dan terhibur agar tidak jenuh dalam berlangsungnya acara wisuda tampa menghilangkan kesakralan akademisi saat acara wisuda berlangsung.

 

Meskipun acara wisuda sempat tertunda karena bencana merapi dan waktu itu Gedung JEC digunakan untuk para pengungsi korban letusan merapi, akhirnya acara pelepasan ditunda. Yang awalnya dijadwalkan pada tanggal 13 November akhirnya pada 11 Desember perayaan wisuda UAD dilaksanakan dengan meluluskan 702 wisudawan dengan 82 cumloade. Pelepasan berjalan dengan lancara tampa ada halangan. (Sbwh)