• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Nurcholid: Cukupi Gizi Seimbang sejak Bayi

14/10/2020/in Terkini /by Ard

Gizi seimbang perlu dicukupi dengan mengonsumsi makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah porsi yang sesuai dengan kebutuhan setiap orang atau kelompok umur. Perhatikan empat prinsip dasar gizi seimbang yaitu keanekaragaman makanan, aktivitas fisik yang terukur dan teratur, kebersihan diri dan lingkungan yang selalu terjaga, serta pantau dan perhatikan berat badan selalu ideal, (4-10-2020).

Webinar Bulan Bakti 2020 bertajuk “Pemenuhan Gizi Seimbang” via Zoom

“Empat parameter perkembangan anak yang sering dipakai untuk skrining yaitu sosial personal, gerakan motorik halus-adaptif, bahasa, serta gerakan motorik kasar. Kuncinya stimulasi yang tepat seperti menyentuh bayi merupakan ekspresi mendalam dan afeksi, berinteraksi dengan berbicara, bernyanyi, memeluk, dan bercanda, mengajak aktif bermain, 90% potensi kecerdasan otak tercapai selama balita, dan berilah bayi makanan bergizi,” papar dr. Nurcholid Umam, K.Sp.A., M.Sc. selaku dosen Fakultas Kedokteran (FK), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dalam webinar Bulan Bakti 2020 bertajuk “Pemenuhan Gizi Seimbang” via Zoom yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa FK UAD.

dr.

Nurcholid mengajak para ibu dan calon ibu memperhatikan makanan bayi. Air susu ibu merupakan makanan terbaik dari usia 0 sampai enam bulan, halal, serta bergizi seimbang. Tips pemberian makan kepada anak yaitu menyusui dengan benar, yang juga merupakan awal makanan baik. Jangan terburu-buru memberi makanan setengah padat dan padat, selalu ciptakan suasana makan yang menyenangkan, dan perhatikan tampilan makanan.

Masalah malnutrisi terjadi kepada banyak balita di Indonesia yang menyebabkan perawakan pendek dan sangat pendek. Perawakan pendek karena kekurangan gizi disebut stunting, sedangkan yang disebabkan faktor genetik dinamai short stature. “Tingginya prevalensi perawakan pendek pada balita menunjukkan bahwa populasi tersebut mengalami kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Gizi menentukan masa emas anak, berikanlah gizi cukup dan seimbang pada 1.000 hari pertama kehidupan, pola pengasuhan dan pendidikan yang berkelanjutan sangat menentukan pertumbuhan anak di masa yang akan datang,” ucapnya. (JM)

Tags: News UAD, UAD, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Webinar-Bulan-Bakti-2020-bertajuk-Pemenuhan-Gizi-Seimbang-via-Zoom.jpeg 783 720 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-10-14 08:24:482020-10-14 08:24:48Nurcholid: Cukupi Gizi Seimbang sejak Bayi
You might also like
Membangun Administrasi yang Rapi dan Visioner ala IMM
Mahasiswa UAD dari Perwakilan Kontingen DIY Raih Juara I pada Ajang Tapak Suci World Championship 2nd di…
KKN MAs 116 Dorong Peningkatan Kesehatan Lansia di Jumapolo
Tim UAD dan Unjaya Serahkan Aset Hibah Program PKM di Kulon Progo
Cegah Risiko Self-Medication, Dosen Farmasi UAD Latih Remaja Davao Buat Teh Herbal
KKN UAD Gelar Edukasi Kesehatan Bertajuk ‘Kabar Besti’

TERKINI

  • Perkuat Tradisi Akademik, UAD Kukuhkan Empat Guru Besar Baru31/08/2025
  • BIMAWA UAD Latih Mahasiswa Tingkatkan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Melalui LKMM-TD 202528/08/2025
  • Cassmelcake: Dari Singkong Tradisional Menuju Inovasi UMKM Warga Balong28/08/2025
  • Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Program Biopori dan Jugangan untuk Memperbaiki Kualitas Tanah28/08/2025
  • Menjaga Ekosistem Mangrove untuk Kelestarian Lingkungan Pesisir28/08/2025

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan III Kompetisi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional 202528/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I di National Economic Business Competition 202527/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Pers Mahasiswa 2025 dari AJI Indonesia25/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Pengabdian Masyarakat Tingkat Nasional pada ASLAMA PTMA 202519/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II di Ajang AILEC 202519/08/2025

FEATURE

  • Cerita Dwi Nur Fadhliyah, Dari Iseng Hingga Raih Prestasi di BICF 202527/08/2025
  • Nikmat Tak Bisa Terhitung, Syukur Tak Boleh Terputus26/08/2025
  • Psikologi Profetik sebagai Paradigma Integratif Ilmu dan Iman21/08/2025
  • Prof. Maryudi Dorong Inovasi Polimer untuk Lingkungan yang Berkelanjutan20/08/2025
  • Implikasi Putusan MK 135/PUU-XXII/2024: Momentum Baru Demokrasi Lokal Indonesia20/08/2025

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top